Burghausen (3): Dari Gerbang Keempat Sampai Gerbang Ketiga

Kiri: Kapel St. Maria. Kanan adalah pemandangan Jerman – Austria.

Melanjutkan kunjungan kami ke Burghausen, kompleks istana terpanjang di dunia yang lokasinya ada di antara Munich dengan Salzburg. Itu sebab Anda bisa memasukkannya menjadi daftar kunjungan.

Baca: Cerita Burghausen (1)

Lubang mata-mata untuk pengintaian di sekitar benteng kastil.

Kita mulai dari gerbang terluar kemudian gerbang kelima seperti cerita terakhir, kini cerita dilanjutkan pada gerbang selanjutnya yakni bagian keempat dan ketiga. Apa yang menarik di sini?

Pada gerbang keempat, bagian yang menonjol adalah kapel tertua dan taman kastil yang pada masanya begitu cantik. Sedangkan pada bagian ketiga adalah “Aventinushaus” dan “Haberkasten” yang akan diceritakan.

Menuju gerbang ketiga.

Baca: Cerita Burghausen (2)

Kapel yang dimaksud adalah Kapel St Maria yang menjadi kapel dengan gaya arsitektur Late Gothic yang diperkirakan pembangunannya pada 1479-1489. Lainnya menyebut kapel ini adalah Kapel Hedwig karena Hedwig adalah istri dari Duke Georg yang berkuasa pada masa itu.

Pada bagian berikutnya adalah benteng di sekitarnya di mana kita bisa melihat perbatasan Jerman dengan Austria yang dibatasi sungai nan cantik.

Lanjutnya yang tak kalah menarik adalah Taman Vicedom atau disebut Vicedom Garten yang letaknya di seberang kapel.

Mungkin ini Aventinushaus.

Pada masanya taman yang dibangun pada Abad 16 ini merupakan taman yang indah, letaknya tak jauh pula dari kantor Vicedom. Vicedom pada masa itu pejabat administratif, pengganti adipati bangsawan penguasa masa itu.

Lanjut ke gerbang berikutnya adalah gerbang ketiga yang tak kalah menariknya yakni Aventinushaus. Siapa itu Aventinus?

Aventinus adalah sejarahwan yang disegani di Bavaria terutama karena menuliskan tentang silsilah kebangsawanan dan kondisi Bavaria pada masa itu. Karyanya dikenal dengan sebutan “Bavarian Chronicle”.

Mungkin ini Haberkasten.

Aventinus (1477-1534) pernah tinggal di Burghausen juga dan sebagai Mentor untuk anak adipati yang berkuasa pada masa itu. Kediaman Aventinus tidak jauh dari “Haberkasten”.

“Haberkasten” adalah semacam alun-alun yang dulu biasa dijadikan tempat berkumpulnya warga untuk penyelenggaraan festival atau tradisi kebesaran.

Keberadaan “Haberkasten” diperkirakan masih bertahan hingga abad 19. Oh ya memang saat kami berkunjung terdapat spanduk pergelaran konser musik yang memang akan segera diselenggarakan di Burghausen.

Sepertinya “Haberkasten” dahulu menjadi parade kegembiraan warga. Analisa saya, mungkin itu menjadi kesempatan entertainment bagi warga pada masa itu.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s