Leipzig: Bermula dari Mimpi Ingin ke Jerman

The Augesteum of University Leipzig.
Stadthaus dan neues Rathaus.

Setelah kami berkunjung ke Dresden beberapa pekan lalu, kami meluncur ke tengah lagi untuk bermalam. Kami berhenti dan mampir sebentar di Leipzig. Leipzig itu adalah kota kedua yang paling padat populasinya di wilayah Jerman bagian Timur, setelah Berlin. Terhitung 2017, Leipzig menempati urutan ke sepuluh sebagai kota terpadat di Jerman. Leipzig juga bisa dikatakan kota metropolitan dan industri.

Depan kantin kampus Universität Leipzig.

Saya mengenal kota Leipzig saat saya masih mengikuti kuliah Psikologi semester pertama di Jakarta. Sewaktu saya belajar sejarah Psikologi, di situ saya tahu bahwa Psikologi lahir di dunia pertama kali di Universität Leipzig. Muncul mimpi saat itu bahwa suatu saat saya bisa menyambangi Jerman, meski saya harus berpikir ulang bagaimana caranya kala itu. Ternyata saya berhasil mewujudkan angan saya hingga membawa saya di Leipzig beberapa minggu lalu.

Stasiun utama Leipzig.

Kami menginap semalaman hanya untuk mampir sebentar. Tak banyak tempat yang dikunjungi. Hanya jiwa penasaran muncul saat berhenti di depan kampus Leipzig. Seperti kampus saya dan kampus-kampus di Jerman dimana banyak mahasiswa hilir mudik dengan sepeda. Banyak spot untuk mahasiswa nongkrong dan diskusi di dekat kampus.

Area industri.

Leipzig sejak jaman kekaisaran romawi sudah menjadi kota perdagangan karena letaknya yang strategis di tengah Jerman. Kini Leipzig pun masih menjadi kota yang nyaman untuk dihuni karena kota ini tumbuh menjadi kota industri dan maju meski dahulu ini masuk dalam wilayah Jerman bagian timur. Leipzig sekarang menjadi kota perdagangan dan pusat ekonomi.

Street foods.

Akhirnya mimpi membayangkan Jerman yang dikenal hanya Universität Leipzig menjadi nyata. Saya pejamkan mata sejenak untuk bersyukur namun suami sudah memberi kode untuk segera melanjutkan perjalanan kami.

Advertisements

Filet Spiesse, Sate dengan Kentang Goreng: Makanan Khas Jerman (56)

Apa yang terbayang dalam benak anda jika makan sate dengan kentang goreng? Ya, ini adalah sate ala kuliner Jerman. Sebelumnya saya pernah membahas Schaschlik yang juga dikemas seperti sate, makanan nusantara. Namun schaschlik adalah potongan daging tanpa lemak yang diselipi paprika. Berbeda dengan schaschlik, saya membahas hal serupa tetapi berbeda penyajiannya yakni filet spiesse.

Apa itu filet spiesse?

Saya menikmati makanan ini di restoran di Austria, yang dekat perbatasan Jerman. Restoran lokal ini menawarkan menu ini seperti sate karena semua potongan daging ditusuk dalam bilah besi. Ini bukan seperti di Indonesia dimana potongan daging ditusuk pada bilah bambu. Sepertinya bilah besi lebih membuat potongan daging masak lebih baik. Potongan daging pun dipilih tanpa lemak.

Hal menarik pada fllet spiesse adalah sisipan bawang bombay yang ikut dibakar bersamaan potongan daging. Isi satu porsi hanya satu tusuk yang terdiri beberapa potong daging. Rasa daging pun tak banyak rempah seperti sate khas nusantara. Hanya ada rasa asin dan merica saja.

Perbedaan schaschlik dengan filet speisse terlihat. Schaschlik yakni potongan daging yang disisipi dengan paprika dan diberi sedikit saus merah, bisa jadi pedas sesuai selera. Sedangkan filet spiesse adalah potongan daging yang disisipi dengan bawang dan tanpa saus. Begitu ya!

Kedua yang menarik adalah menikmati sate dengan kentang goreng. Menikmati sate seperti ini tak ubahnya menyantap steak, karena potongan daging yang grilled dan kentang goreng.

Apakah anda tertarik mencobanya?

Dresden (3): Katedral Trinitas yang Bersejarah

Katedral Dresden dari Brühl’s terrace.

Saat kami menyusuri sungai Elbe dengan kapal wisata, kami melihat indahnya bangunan gereja katedral ini. Semula di Dresden, Frauenkirche yang pernah dibahas di artikel sebelumnya dikenal sebagai katedral, namun gereja tersebut beralih menjadi gereja protestan seiring bertambahnya jemaat Lutheran di Dresden.

Letaknya di sisi Kastil Dresden.

Atas pertimbangan bahwa Dinasti Saxony sebagai leluhur dan penguasa di Dresden menganut katolik maka dipilihlah gereja Sanctissismae Trinitas sebagai katedral. Di katedral ini dimakamkan Raja dan Ratu serta penguasa kerajaan Saxony di masa lalu. Bahkan anda bisa melihat makam Raja dan Ratu Polandia sebagai bukti keterkaitan wilayah kekuasaan Dinasti Saxony di masa lalu, artinya bisa mencapai negara Polandia.

Tampak dalam gereja.

Katedral ini tidak sebesar gereja katedral yang umumnya saya kunjungi. Padahal gereja ini masih aktif melayani misa untuk umat katolik. Gereja yang dibangun pada abad 18 ini sempat menjadi korban perang. Ya, pada perang dunia kedua bangunan gereja sempat mengalami kehancuran. Kemudian pemerintah setempat melakukan renovasi tanpa mengubah struktur dan gaya bangunan sebelumnya.

Monumen yang saya maksud.

Kekejaman perang pun masih tersimpan dalam monumen di dalam gereja, bagian belakang. Saya melihat banyak turis berhenti dan mengamati monumen tersebut. Monumen itu sebagai simbol bahwa tidak akan ada perang lagi sebagai kejahatan terbesar manusia. Awalnya saya tak paham tanggal tertulis 30 Januari 1933 dan 13 Februari 1945 di dua bilah monumen. Tanggal 30 Januari 1945 adalah tanggal dimana kekejaman itu dimulai dan 13 Februari 1945 adalah tanggal dimana Dresden mengalami pemboman pada perang dunia kedua.

Meski gereja katedral ini sederhana dibandingkan katedral lain yang biasa saya kunjungi, namun kekhusyukan umat untuk berdoa bisa saya rasakan. Ini tampak dari sebagian pengunjung yang datang juga berdoa dan melakukan keheningan di sini. Sedangkan di luar sana, begitu riuh dengan turis dan perbaikan bangunan.

Bagaimana pun kedamaian itu selalu bisa kita rasakan saat kita berada di rumah Tuhan.

Selamat berhari Minggu!

Dresden (2): Ini Tempat Wajib Dikunjungi Bagian Pertama

Zwinger, tampak dalam.

Sebagaimana cerita saya sebelumnya di link ini, saya dan suami berkunjung ke Dresden, yang letaknya di timur. Dresden itu berbatasan dengan negara Ceko. Dresden dikenal sebagai kota cantik, tidak hanya bangunan baroque saja yang menghiasinya tetapi juga bangunan bergaya rococo. Apa itu bangunan rococo? Anda akan bisa melihat gaya bangunan yang berukir seperti tanaman merambat menghiasi bangunannya.

Kami puas seharian berjalan menikmati kota ini. Jika anda datang di musim sommer seperti sekarang, musim panas maksudnya maka anda bisa menyelusuri sungai Elbe. Tour guide akan memperkenalkan anda mengenai sejarah kota Dresden dan bangunan-bangunan yang berada di sisi sungai. Untuk menikmati tur ini, terakhir kali kami membayar 19€ per orang.

Selanjutnya, saya akan membawa anda di bagian pertama pada bangunan-bangunan yang ada di Dresden.

1. Zwinger

Gerbang luar.

Ini adalah tempat menakjubkan di Dresden menurut saya. Sekilas bangunan ini seperti istana, tetapi ada taman yang indah namun tertutup seperti benteng pertahanan. Ini yang diperlihatkan Zwinger yang berasal dari bahasa Jerman. Bangunan yang didirikan sejak abad 12 ini, tidak dapat diprediksi kapan tepatnya selesai karena pembangunannya yang benar-benar menakjubkan. Kini Zwinger lebih dikenal sebagai museum, tempat menyimpan Old Master Picture, museum porselen juga Royal Cabinet of Mathematical and Physical Instruments.

Saat kami datang, banyak orang di situ duduk di taman bersama keluarga atau sekedar menikmati keindahannya. Sementara yang lain tampak sibuk berfoto di berbagai spot yang indah. Tempat ini pada dasarnya gratis tetapi jika anda penasaran untuk masuk ke dalam musem, anda perlu bayar. Saran saya, datang di musim semi atau musim panas akan membuat suasana tempat ini begitu indah.

2. Gereja Frauenkirche

Monumen Martin Luther tampak depan gereja.

Dahulu ini adalah gereja katolik, bahkan dahulu gereja ini bisa dikatakan katedral. Berangsur-angsur gereja ini menjadi gereja Lutheran setelah terjadinya reformasi gereja. Bahkan untuk menandainya, ada patung Martin Luther di depan gereja. Jika di beberapa kota di Jerman ditemukan Frauenkirche adalah gereja katolik, maka ini justru adalah gereja Lutheran.

Bergaya bangunan baroque yang tampak pada bentuk kubah dan interior gereja, gereja ini menyimpan misteri sejarah peradaban dari waktu ke waktu. Gereja ini pernah menjadi saksi perang, dimana gereja sempat hancur menjadi korban perang. Rekonstruksi dan perbaikan untuk kembali ke bentuk asli memerlukan waktu yang tak singkat. Kata suami, saat dia datang pertama kali, gereja ini pun mendapatkan renovasi. Saat kami datang juga, ada perbaikan di beberapa sisi.

3. Semperoper

Ini adalah bangunan opera yang megah dan indah yang pernah saya lihat menurut saya. Semperoper juga bisa dilihat dari sisi sungai Elbe. Mengapa indah? Ada tiga gaya arsitektur pada bangunan ini antara lain baroque, renaissance and greek classical revival. Secara lengkap bangunan opera ini selesai dibangun pada akhir abad 19.

4. Dresden Castle

Saat kami tiba di sana, ada informasi perbaikan untuk kastil selama kurun waktu tertentu. Amat disayangkan kami tak sempat berkunjung ke kastil yang indah itu. Padahal di kastil ini tertera silsilah kerajaan Saxony yang dulu pernah berjaya.

5. Old & New Green Vault

Ini adalah bangunan bergaya baroque seperti kamar-kamar bersejarah yang menyimpan harta karun dan karya seni. Mengapa disebut gedung hijau? Saya sendiri tidak tahu alasannya. Padahal isi gedung adalah pameran yang unik peninggalan kerajaan juga. Gedung ini juga menyatu dengan kastil yang sekarang sedang direnovasi.

6. The Fürstenzug

The Fürstenzug dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai arak-arakan kerajaan. Di sini kita bisa menemukan mural besar berisi silsilah penguasa Saxony. Mural ini menggambarkan leluhur yang pernah menjabat di Dresden sejak berdirinya Dinasti Wettin. Letak mural ini pun tak jauh dari dua lokasi yang saya ceritakan di atas.

So, nantikan cerita saya yang lain!

Menikmati Alam itu Menyehatkan dan Gratis Pula

Menikmati alam sekitar itu meningkatkan suasana hati lebih positif.
Selalu ada bangku di pinggir danau, sungai atau taman permandian yang membuat orang duduk dengan nyaman.

Siapa pun percaya bersyukur itu membuat kita merasa bahagia. Salah satu cara sederhana yang dilakukan untuk bersyukur adalah bersentuhan dengan alam. Itu adalah pengalaman yang sering saya lakukan selama tinggal di sini. Bagaimana tidak? Orang-orang akan keluar rumah menikmati alam saat cuaca cerah seperti akhir-akhir ini. Apalagi jika anda perhatikan bahwa foto-foto di taman yang saya sajikan ini gratis, tak ada tiket masuk untuk menikmatinya.

Mungkin ini bisa jadi spot berfoto.

Saat ini suhu di tempat tinggal saya berkisar dua puluhan derajat celcius. Dengan cuaca cerah seperti ini, saya dan suami pun tak mau ketinggalan dengan berjalan kaki di taman yang luas, penuh bunga dan tanaman obat-obatan yang selama ini saya tidak ketahui. Ternyata tak hanya kami, banyak orang datang ke taman tersebut berjalan mengitari taman, duduk atau tiduran di bangku taman, membaca buku atau pun menikmati kesendirian di taman. Kami senang menikmatinya hangatnya matahari dan nyanyian burung berkicau. Tetapi maaf, saya tidak bisa mendokumentasikan dan mengambil foto aktivitas mereka.

Ini salah satu dari sekian taman yang disediakan pemerintah daerah di sini untuk warganya.
Duduk, diam dan menikmati alam itu membahagiakan ternyata.

Di sisi taman rahasia, tak banyak orang di situ maka kita bisa mendengarkan nyanyian burung, jangkrik dan kodok bersahutan. Orang bisa melakukan keheningan di taman tersebut, hanya mendengarkan suara alam. Ternyata bersentuhan dengan alam itu membahagiakan.

Secret garden. Gratis.
Botanical garden yang juga gratis. Ini jadi sumber informasi untuk saya.

Saya hanya berpikir bahwa taman secantik ini di mungkin bisa jadi dikomersialkan. Artinya orang perlu membayar tiket masuk. Di Jerman kita tidak bayar sama sekali, jika itu berhubungan dengan nature dan alam. Bahkan orang-orang di Jerman senang memanfaatkan waktu cerah dengan bersepeda atau berolahraga. Ada juga yang berkunjung ke sungai atau danau yang ada di tiap kota untuk berjemur, duduk atau menikmatinya dengan baik. Aktivitas lain, ada juga mereka yang berjalan ke hutan dan pegunungan seperti yang pernah saya ulas manfaatnya di link ini.

Apa kaitannya menikmati alam dengan kesehatan?

Kemarin Kompas, Harian Online News menuliskan hasil penelitian bahwa menghabiskan waktu minimal dua jam di alam akan membuat kita lebih sehat dan bahagia. Dan itu benar menurut pengalaman keseharian saya di sini.

Sehat dan bahagia begitu mudah, mengapa kita tidak mencobanya? Nikmati alam sekitar anda, tanpa merusak sama sekali. Kadang kita perlu keluar dari rutinitas yang membosankan, terlampau moderen bahkan bising. Nikmati kicauan burung, desiran angin dan warna-warni alam. Percaya pada saya bahwa itu nikmat sekali.

Semua itu gratis.

Saya berjalan kaki mengitari taman. Duduk di tepi danau dan diam sejenak. Atau saya berjemur di tepi permandian umum duduk di taman. Berjalan kaki ke hutan dan pegunungan. Cara lain membaca buku di taman. Dan hal lain, berjalan kaki menyusuri sungai.

Itu cara saya. Ternyata cara-cara tersebut meningkatkan mood saya menjadi lebih positif. Hal ini juga menurunkan tingkat stress saya, menyiapkan ujian sommer semester yang akan berlangsung sebentar lagi.

Jadi, apa rencana hari Minggu anda?

Sensasi Makan Burger Ikan di Die Manufaktur Burgerei Burger, Dresden: Rekomendasi Tempat (29)

Fisch burger dan pommes.

Tiba di Dresden adalah waktunya makan siang. Setelah suami memarkirkan mobil, kami berjalan menyusuri kota tua yang jadi destinasi turis. Mata kami berkeliling untuk mencari rekomendasi tempat makan. Maklum saja, tiap tempat dipenuhi pengunjung karena ini memang waktu makan siang. Lagipula kami datang di waktu hari libur di Jerman.

Adalah restoran yang mengusung makanan burger dan kreasinya, bernama die Manufaktur Burgerei Burger dan letaknya di seberang gereja Frauenkirche. Kami pun mengambil lokasi strategis dimana kami bisa mengamati lalu lalang turis yang mondar-mandir di altstaadt. Lalu pramusaji datang menawarkan menu untuk dipesan.

Pilihan suami saya adalah menu burger ikan dan kentang goreng. Katanya, dia penasaran makan burger yang berasa ikan fillet. Nama menu yang tertera adalah fisch burger. Sepertinya ada ikan fillet yang diberi bumbu dan dibungkus tepung roti. Dalam lapisan burger ada salad sayuran. Untuk roti burgernya, ada beberapa pilihan sesuai selera pengunjung. Suami pilih roti wijen.

Bila ditilik rasanya, suami suka dengan kreasi burger rasa ikan. Ini memang pertama kalinya dia menikmati burger seperti ini. Terbukti, saya sama sekali tidak mendapatkan percobaan rasa yang biasanya dia tawarkan setiap kami makan.

Böffsteak.

Menu kedua yang saya pilih adalah böffsteak. Ini adalah daging sapi cincang yang dibumbui kemudian dipanggang. Lalu ditutupi dengan telur mata sapi seperti yang anda lihat dalam foto. Ada tambahan rasa yakni beberapa lembar speck atau bacon yang dipanggang kemudian diletakkan di atas steak. Untuk menikmatinya, ada salad home made dari restoran sendiri.

Saya suka juga kreasi steak yang berbeda dari steak yang biasanya saya nikmati. Siapa tahu anda pun berkunjung ke Dresden maka bisa berkunjung ke restoran ini.

Dresden (1): Begini Cara Menikmati Keindahan Kota

Menikmati sungai Elbe dengan kapal wisata, asyik ‘kan!
Frauenkirche yang terkenal dan wajib dikunjungi.

Jika anda datang ke Jerman, sudah barang tentu banyak tempat anda bisa jelajahi. Jerman terdiri atas 16 Bundesland atau 16 negara bagian yang tiap wilayahnya punya keunikan dan citra yang berbeda. Saya sudah menjelajahi Jerman bagian Selatan, bagian barat dan kini saya datang ke Jerman bagian Timur. Perlahan saya ingin menjangkau seluruh Jerman.

Pojok kota.

Salah satunya adalah Dresden, ibukota dari Saxony dan letaknya ada di timur Jerman. Dreseden itu banyak diminati turis karena banyak bangunan baroque yang menarik mata. Tak hanya itu, kota yang dilalui sungai Elbe ini juga punya pesona wisata tersendiri. Siapa pun yang datang ke Dresden paham bahwa kota ini cantik dan indah.

Banyak monumen di sini.

Ketika kami menjejakan kaki di Dresden, kami segera cari tahu apa yang bisa dilakukan untuk menikmati pesona kota ini. Berikut saran kami,

1. Keliling kota pakai bis

Starting point bis keliling kota Dresden.

Sebagaimana kota-kota di Eropa yang jadi destinasi wisata, umumnya ada pilihan keliling kota dengan paket satu hari atau beberapa hari. Bahkan voucher keliling kota biasa dilengkapi dengan diskon tertentu, seperti pesan sesuatu di kafe/restoran atau diskon tiket masuk objek wisata.

Beli tiketnya di sini.

Untuk mendapatkan tiket ini, anda datang ke pusat kota dan datang langsung ke booth yang menawarkan jasa ini. Lokasi tersebut juga menjadi starting point untuk keliling kota Dresden. Ada 22 halte pemberhentian yang membuat anda puas seharian keliling kota cantik ini.

2. Private Tour

Contoh kendaraan privat tour tampak belakang. Saya tidak nyaman jika mengambil foto dari depan.

Jika anda tak ingin pergi dalam kelompok besar turis, anda bisa ikut private tour. Di pusat kota yang jadi destinasi turis maka anda bisa menemukan private tour yang dijajakan kendaraan seperti becak bermotor. Isi privat tour bisa satu, dua orang hingga empat orang. Si supir bisa merangkap tour guide yang siap mengajak anda berkeliling destinasi kota Dresden. Asyiknya, anda bisa berhenti sesuka hati bila ingin mendokumentasikan tempat-tempat menarik menurut anda.

3. Naik delman di pusat kota

Naik delman tampak istimewa bila anda berkunjung wisata di Eropa.

Bosan dengan dua moda transportasi di atas yang tampak moderen, anda bisa mencoba cara ketiga. Apa itu? Naik delman, meski lambat tetapi menarik dan asyik. Menyusuri tempat wisata kota Dresden, anda ditemani petugas kusir delman yang ahli menjelaskan kota ini. Naik delman diperuntukkan untuk kelompok kecil yang terdiri atas beberapa orang. Banyak wisatawan memilih moda transportasi ini untuk ajang foto pribadi. Seru!

4. Naik kapal wisata

Asyiknya naik kapal wisata.

Seperti yang dijelaskan di atas, Dresden dilalui sungai Elbe. Sama seperti kota-kota lain di Jerman, sungai di sini bisa menjadi aktraksi wisata bagi turis. Oleh karena itu, ada pilihan kapal wisata dengan durasi tertentu. Pengalaman saya untuk kapal wisata ini, per orang dikenakan 19€ dengan durasi 1,5 jam. Di kapal wisata ini, pengunjung bisa menyimak penjelasan informasi seputar tempat-tempat yang dilalui. Di musim panas seperti ini, turis banyak memilih di dek atas dimana orang bisa berjemur di bawah sinar matahari. Oh ya anda bisa juga memesan minuman di sini seperti kafe.

5. Berjalan kaki dan menikmati kuliner di pusat kota

Dresden kota baru tampak dari kota tua.

Pilihan terakhir adalah berjalan kaki menyusuri kota tua dimana objek wisatanya mudah dijangkau. Saya juga akhirnya menjangkau destinasi wisata dengan berjalan kaki. Tentu anda juga harus memakai alas kaki yang nyaman. Anda juga bisa menyelami kota ini dengan mencicipi aneka kuliner khas Jerman.

Kiri adalah toko sovenir dan kanan adalah kafe/restoran.

Tips,

Jika anda perlu toilet umum maka anda bisa datang ke area pusat informasi wisata. Di sana ada public toilet dengan bayar 70 cents Euro.

Palatschinken, Pancake ala Jerman yang Manis: Kue Khas Jerman (8)

Palatschinke berisi es krim vanila dan cokelat.

Hari ini di Jerman dijadikan hari libur dan besok juga pada hari Senin. Hari libur ini disebut Pfingsten atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai hari raya Pentakosta. Hitungan kalender liturgi gereja katolik maka hari ini adalah lima puluh hari setelah perayaan Paskah. Libur pun berlangsung sampai besok senin. Karena libur, saya ajak anda mengulas kue asal Jerman.

Apa itu?

Saya pernah menuliskan tentang crepes, yang ternyata begitu mudah untuk membuatnya. Kreasi crepes dipesan sesuai peminat. Crepes di Indonesia berbeda bahan dan pembuatannya dengan crepes yang dijual umumnya di Eropa. Rupanya saya mendapati serupa crepes, namanya palatschinken. Kuliner ini sering saya jumpai jika ada festival musiman.

Nama palatschinken itu akan dijumpai juga di Austria. Sedangkan anda akan tahu bahwa palatschinken itu juga dijumpai di Prancis atau Spanyol dengan nama crepes. Dan anda perlu tahu bahwa dalam bahasa Inggris, palatschinken disebut pancake. Hmm, jadi tahu ya bahwa tidak ada perbedaan antara palatschinken dengan crepes.

Palatschinken terbuat dari tepung, telur dan air. Setelah menjadi adonan, dibuat dalam wajan pipih dan dipanggang beberapa menit. Isian palatschinken biasanya berisi manis.

Apa saja isian palatschinken?

Palatschinken isi nutela saja dan taburan gula bubuk.

Umumnya palatschinken diisikan sesuai pesanan atau selera pembeli. Saya paling sering memesan pisang dan nutella. Itu perpaduan yang sangat nikmat. Lainnya, palatschinken juga bisa dikombinasikan dengan es krim cokelat, vanila atau strawberry. Sebagai pemanis, palatschinken bisa dipadukan dengan krim kue atau gula bubuk.

Saya senang memesan palatschinken untuk menemani sore atau sarapan pagi. Ya, sewaktu saya menginap di Budapest ternyata ada palatschinken dalam buffet hotel. Dalam bahasa Hungaria, palatschinken dikenal palacsinta. Bahkan saya menemukan jajanan palatschinken di pasar menjelang natal di Budapest. Ceritanya di link ini.

Bagaimana palatschinken di Indonesia?

Palatschinken berisi pisang dan nutella.

Saya pernah mendapati palatschinke disajikan di salah satu hotel di Indonesia sebagai dessert. Namanya juga bukan palatschinken. Itu berarti kue palatschinken sudah mendunia dengan nama yang berbeda-beda. Selama ini paling enak jika palatschinken diisi dengan rasa manis, bukan rasa gurih atau pedas.

Selamat berhari Minggu!

Selamat Hari Raya Idul Fitri!

Hari ini saudara-saudara muslim merayakan hari raya Idul Fitri. Saya dan keluarga memang tidak merayakannya, tetapi saya tumbuh dalam keragaman di Indonesia yang menjadi negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Saat ini saya bisa merasakan bagaimana saudara-saudara muslim sedang berbahagia berkumpul dengan keluarga.

Di Jerman, 1 Syawal 1440 H jatuh pada 4 Juni 2019 sesuai ketetapan Dewan Koordinasi Muslim Jerman. Saya pun tak ketinggalan dengan makan bersama teman mahasiswa muslim dari Azerbaijan. Saya undang ke rumah. Ini menjadi pengalaman menarik bagaimana saya mendengarkan perayaan lebaran di tanah airnya. Atau makanan khas yang disajikan di Azerbaijan saat hari raya idul fitri.

Saya putuskan membuat makanan nusantara yang mudah dan praktis. Bagi mereka yang belum kenal dan tidak pernah berkunjung ke Indonesia, kedua makanan yang saya sajikan menjadi permulaan bahwa makanan nusantara itu kaya rempah. Dia bahkan memuji masakan saya, yang sebenarnya saya tidak pernah memasaknya di rumah di Jakarta. Satu pengalaman berharga, saya harus memilih resep dan mengolahnya di negara perantauan.

Pertama, Bakwan goreng

Apa yang anda bayangkan tentang bakwan goreng tetapi dirasakan di Jerman? Karena tidak ada yang jual bakwan, maka saya membuatnya sendiri. Silahkan disimak resep saya berikut, apakah sama ataukah anda menemukan hal yang berbeda?

Bahan yang diperlukan

  1. 10 sendok makan tepung terigu
  2. 1 buah wortel, iris halus
  3. 1/4 kol iris halus
  4. 1 buah daun bawang, kemudian diiris
  5. 1 buah telur ayam
  6. Sedikit air
  7. Garam dan merica
  8. Bawang putih bubuk
  9. 1/2 sendok makan kaldu ayam
  10. Minyak sayur secukupnya

Cara memasak

  1. Siapkan wadah. Masukkan wortel, kol dan daun bawang.
  2. Tambahkan tepung terigu.
  3. Campurkan bersamaan air dan telur.
  4. Masukkan garam, merica, kaldu ayam dan bawang putih. Aduk semua bahan.
  5. Panaskan wajan dan masukkan minyak sayur.
  6. Masukkan satu sendok besar penuh adonan dan goreng dalam minyak panas. Masak hingga berwarna kecokelatan.
  7. Sajikan selagi hangat

Kedua, Opor Ayam

Umumnya opor ayam disajikan dengan lontong kala lebaran tiba. Namun kali ini saya masak untuk memperkenalkan kuliner nusantara yang kaya rempah.

Bahan yang diperlukan

  1. 500 gram ayam potong
  2. 250 gram santan kelapa
  3. 2 lembar daun salam
  4. 1 batang serai
  5. 1 sendok kecil kaldu ayam
  6. 1 sendok makan minyak sayur
  7. 2 lembar daun jeruk
  8. Bawang merah
  9. Bawang putih
  10. Kunyit
  11. Ketumbar.
  12. Sedikit jahe
  13. Garam dan sedikit gula
  14. Bawang goreng, jika suka
  15. Air secukupnya

Cara memasak

  1. Bumbu dihaluskan yakni bawang merah, bawang putih, ketumbar dan kunyit.
  2. Panaskan wajan, masukkan minyak sayur. Tambahkan bumbu yang dihaluskan.
  3. Setelah bumbu yang dihaluskan harum, masukkan air. Tambahkan daun salam, daun jeruk, sereh dan sedikit jahe. Masukkan santan.
  4. Tambahkan ayam yang sudah dipotong-potong.
  5. Masukkan garam, gula dan kaldu ayam.
  6. Masak hingga daging ayam empuk.
  7. Setelah matang, taburi bawang goreng.

Dari kedua menu di atas, saya sesuaikan dengan kondisi bumbu dan bahan yang ada di sini.

2 Salad Khas Bayern Jelang Musim Panas

Salad menjadi pilihan makanan yang menyehatkan. Karena salad menawarkan makanan kaya serat ketimbang kalori untuk memenuhi konsumsi makanan anda. Serat sangat baik untuk saluran pencernaan. Tak hanya itu, salad yang baik juga menawarkan banyak sayuran seperti salada, daun rucola misalnya yang kaya vitamin. Sayuran lain juga perlu dimasukkan dalam kreasi salad karena bagaimana pun sayuran sangat baik untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Berkaitan dengan kreasi salad, kali ini saya menampilkan dua kreasi salad khas Bavaria. Kedua salad ini saya pesan di restoran lokal. Barangkali ini bisa menjadi pertimbangan menikmati salad.

Salad sosis

Jika anda perhatikan, sosis tampak di sisi kiri. Salad didominasi dengan aneka sayuran.

Jerman dikenal sebagai negeri sosis. Pasalnya anda menemukan aneka ribuan jenis sosis dari utara hingga selatan. Untuk mendapatkan salad sosis, tidak semua sosis bisa digunakan untuk salad. Salad sosis menjadi ciri khas kuliner Bavaria dan Austria. Sosis yang digunakan adalah lyoner, yang dikenal dalam istilah asing yakni bologna sausage.

Saya memesan kuliner ini bukan kali pertama, tetapi tiap juru masak di restoran selalu membuat kreasi yang tak pernah sama. Bologna sausage memang berasal dari salah satu kota Italia, Bologna. Sosis ini memang cocok untuk salad karena kandungannya yang tampak lemak sama sekali.

Lanjut salad kedua…

Salad schinken

Seperti yang anda lihat dua gulungan schinken ada di sisi sayuran.

Salad selanjutnya yang menjadi ciri khas sajian Bavaria adalah salad schinkenstreifen. Schinken bisa dikatakan dalam istilah yang biasa kita gunakan adalah daging ham. Agar tetap menyehatkan, porsi daging ham tidak boleh melebihi porsi sayuran.

Namun jangan salah, tidak semua ham itu berasal dari daging meski tampaknya sama. Kemajuan industri makanan ternyata mampu membuat daging ham tidak berasal dari daging. Ini untuk mensiasati kepentingan konsumen yang concern untuk makanan seperti salad.

Hmm, begitulah dua salad yang bisa diperkenalkan saat ini.