Makanan Khas Asia (60): Dada Ayam Fillet Pakai Saus Kanton

Saus kanton itu terasa sedikit manis dan encer.

Makanan selanjutnya yang saya perkenalkan berasal dari Asia, tepatnya dari negeri tirai bambu. Kuliner ini terdiri atas daging ayam fillet bertepung dan digoreng kemudian diberi saus kanton. Nah saus kanton ini memberikan citarasa yang aduhai nikmat bagi pecinta makanan asia. Demikian si pramusaji menjelaskan ketika saya memesan sajian ini. Jadi hanya tinggal satu porsi lagi, dia akan membuatkannya untuk saya secara istimewa.

Saya memang belum pernah makan pesanan dada ayam fillet dengan saus kanton. Setelah saya mencicipinya, seperti yang anda lihat, saya langsung jatuh cinta. Ini enak sekali. Dada ayam dibalut tepung, diiris sedemikian rupa diletakkan di sisi nasi putih. Bersamaan saus kanton berwarna kecokelatan gelap bersama sayuran. Saus kanton pun diberi ekstra jika saya memerlukan lebih banyak lagi.

Baca: Aneka kuliner malam di Shenzhen, Tiongkok

Kanton sendiri adalah salah satu bagian di Tiongkok yang terletak di bagian Tenggara, yang terkenal dengan aneka gaya masakan yang lezat. Kini Kanton lebih dikenal Guangzhao. Selera masakan di Tiongkok bagian ini sama seperti di Hong kong. Saya sendiri pernah menyambangi wilayah ini bersama suami. Rahasia kuliner mereka adalah jahe, bawang putih dan anggur beras.

Lalu apa yang membuat saus kanton berwarna kecokelatan gelap?

Rupanya dalam saus kanton ada kecap, jamur shitake dan sedikit cuka. Agar sedikit mengental, saus yang hampir matang diberi tepung maizena. Namun rahasia lainnya adalah bawang putih, jahe dan anggur beras yang menguatkan aroma masakan dari kanton ini.

Untuk sayuran, mereka biasa membiarkan saus matang baru sayur dimasukkan. Itu sebab ada rasa crunchy dan segar pada sayuran. Mereka tidak benar-benar memasak sayuran sampai layu dan matang. Mereka percaya bahwa itu menjadi makanan yang sehat sebenarnya.

Ini bisa menjadi kreasi anda. Anda bisa menggantinya dengan daging ayam bagian lain atau daging sapi sesuai selera anda. Namun pastikan bahwa saus dibiarkan tidak menyatu saat memasaknya sehingga anda benar-benar bisa merasakan rasa asli saus kanton.

Hmmm, selamat makan!

Makanan Khas Meksiko (8): Empanada, Ini Mirip Pastel atau Panada dari Manado

Bentuknya mirip Pastel atau Panada ‘kan?
Ada tiga jenis yang dijual, anda suka yang mana?

Bagi anda yang suka jajan atau mencoba street foods, silahkan mencoba makanan asal Amerika Latin berikut ini. Lebih tepatnya ini berasal dari Meksiko, yang kaya akan kuliner pedasnya. Seperti yang anda lihat, bentuknya pun mirip seperti pastel atau panada sebagai jajanan nusantara.

Tebak dimana saya menemukannya?

Sewaktu saya dan suami berkunjung ke Brussels, Belgia kemudian kami mendatangi Christmas Market yang menjadi keriaan saat libur natal dan tahun baru. Seperti yang saya ungkapkan sebelumnya, pasar rakyat ini digelar sampai awal Januari tiap tahun. Isinya tidak hanya berbagai keperluan di musim dingin saja melainkan juga kuliner dari berbagai negara. Salah satu booth yang menjajakan jajanan yang menarik minat saya adalah empanada dari Meksiko.

Apakah anda pernah makan empanada sebelumnya?

Empanada yang dijual ada tiga jenis seperti yang tampak dalam foto di atas. Ada empanada vegetarian berisi sayuran saja, empanada isi chilli corn cane dan empanada isi keju. Dan yang paling ingin saya makan adalah isian chili corn cane. Namun sayangnya, jajanan ini sudah habis terjual. Saya hanya mendapati empanada isian veggie saja. Isinya adalah aneka sayuran yang ditumis. Empanada veggie pun tetap enak sama seperti pastel loh.

Saya beli satu.

Setelah saya membeli empanada, saya pun bertanya via whatsapp ke kenalan asal Meksiko. Dia studi bersama saya di Jerman. Dia pun berpendapat bahwa empanada itu sejenis pastry yang berisikan sayuran, daging atau keju sesuai selera. Empanada bisa digoreng pun bisa dipanggang. Dan ini sama seperti hasil kreasi sendiri sewaktu saya membuat pastel. Bentuknya pun serupa, hanya namanya saja yang berbeda. Saya yang berasal di Indonesia mengenalnya sebagai pastel atau panada dari Manado. Jajanan ini pun bisa ditemukan di Filipina, Malaysia dan Singapura juga.

Jika saya perhatikan empanada ini mirip seperti jajanan lain asal India dan Afrika. Ya, Samosa atau Sambusa seperti yang pernah saya ulas sebelumnya. Isian samosa dari India adalah kentang dan kacang lentil yang dihaluskan dan berbumbu. Sedangkan sambosa pun hampir mirip seperti samosa.

Baca: Antara Samosa dari India atau Sambusa dari Afrika

Sekarang anda jadi paham bahwa kuliner dari berbagai negara itu bisa punya kemiripan, hanya perbedaan nama dan sebutan saja. Migrasi antar penduduk telah memberi pengaruh pada dunia culinary.

Ssstt, empanada ini bentuknya lebih besar dari pastel loh. Makan 1 saja sudah membuat saya kenyang.

Tips Untuk Anda (9): Membuat Tahu Pong Sendiri di Rumah

Tahu pong buatan sendiri.

Apa jadinya jika anda merindukan makan tahu gejrot atau tahu isi yang berasal dari tahu pong. Selintas keinginan saya muncul ketika saya ingin makan jajanan tersebut yang saya kenal di Jakarta.

Tahu kini mudah dijumpai di restoran umum atau supermarket di Jerman. Bagaimana pun gaya hidup vegan dan vegetaris pasti mengenal tahu sebagai salah satu panganan di Eropa. Namun, saya belum menemukan tahu pong yang saya sukai. Rupanya tahu pong hanya dipesan khusus bila ada permintaan di toko asia.

Saya pun mencari informasi bagaimana membuat tahu pong dari tahu putih biasa yang umumnya dijual di toko asia. Alhasil saya berhasil membuatnya sendiri sehingga bisa digunakan sebagai jajanan tahu gejrot, tahu isi sayur dan semacamnya. Tanpa pengawet, tahu pong ini bisa awet selama disimpan di lemari pendingin. Hasil pengalaman saya tersebut, saya bagikan kepada anda di bawah ini.

Tahu gejrot olahan tahu pong buatan sendiri.

Langkah pertama, potong tahu sesuai selera yang sudah dibeli dari toko asia. Anda bisa memotong tahu menjadi persegi atau segitiga, sesuai keinginan. Goreng tahu dalam minyak panas sampai menutupi keseluruhan tahu. Tahu yang masak adalah tahu yang sudah berwarna kuning kecokelatan seluruh permukaannya. Setelah masak, tiriskan minyaknya. Tunggu tahu hingga menjadi dingin.

Langkah kedua, membuat tahu pong. Masak air dalam panci hingga mendidih. Beri satu sendok garam. Saat air sudah mendidih, masukkan tahu ke dalam air mendidih dan matikan kompornya. Biarkan tahu terendam selama beberapa jam lamanya atau hingga air menjadi dingin. Setelah tahu terendam, peras tahu dengan tangan untuk mengeluarkan airnya. Jika tahu kering, anda sudah siap membuat tahu gejrot atau tahu isi sayur.

Tahu isi sayur.

Selanjutnya, pembuatan tahu gejrot yang mudah.

1. Air gula asam diperoleh dari asam jawa ditambah gula merah yang dimasak dalam air panas. Setelah matang, air gula asam disaring.

2. Haluskan garam, cabai dan bawang merah. Kemudian potong-potong tahu pong dan letakkan di atas piring. Letakkan cabai yang dihaluskan di atas potongan tahu.

3. Siram potongan tahu dengan air asam jawa.

Selamat mencoba!

Rekomendasi Tempat (32): Restoran Jang Tse, Ausburg yang Menawarkan Makan Sepuasnya dengan Harga Terjangkau

Tampak depan.
Suasana restoran.
Sup pembuka dan sushi.
Contoh makanan utama.

Akhir pekan bisa jadi anda berencana makan bersama keluarga di luar rumah. Oleh karena itu, saya ulas makan sepuasnya di restoran di Ausburg, yang menjadi kota terbesar ketiga di negara bagian Bavaria, Jerman. Tentang Ausburg selintas akan saya jelaskan kemudian.

Setibanya di kota ini, kami mulai merasa lapar. Maklum kami datang saat jam makan siang. Kami berputar mencari lokasi parkir di pusat kota, sayangnya tak mudah juga mendapatkannya. Imbiss Asia di sini menawarkan paket makan dibawa pulang, sementara kami ingin mencari restoran yang nyaman untuk beristirahat sejenak.

Pilihan makan sepuasnya yang dihitung per orang mungkin menjadi alternatif pengisi waktu akhir pekan bersama keluarga.

Pencarian tak sia-sia. Kami mendapati restoran selera Tiongkok yang cukup besar dan nyaman untuk beristirahat sejenak setelah berkendara berjam-jam. Restoran ini terletak di lokasi perbelanjaan. Untuk parkir mobil, setiap mobil dibatasi hanya dua jam gratis dan selebihnya harus membayar. Siasat jitu mengatasi perparkiran di kota besar yang semakin sempit lahan parkir mobil.

Restoran Jang Tse berada di lantai 2 dengan pintu masuk berdekorasi negeri tirai bambu yang mudah dikenali siapa saja. Mulai dari aksara Tiongkok hingga patung barongsai menghiasi pintu masuk. Begitu tiba pun suasana restoran khas Tiongkok begitu kental. Ada akuarium besar dan berbagai ornamen dekorasi bergaya restoran Tiongkok tampak sekali di sini. Ini mengingatkan pengalaman kami berdua di Tiongkok tempo lalu.

Restoran yang luas dan cocok dijadikan restoran keluarga. Kita bisa makan siang dengan penawaran makan prasmanan yang dihitung per orang. Untuk hari Senin hingga Jumat saat makan siang maka harga per orang sangat terjangkau, yakni 8,90€. Apalagi tiap orang bebas makan apa saja yang disediakan. Makanan disediakan secara buffet mulai dari makanan pembuka seperti sup, roti atau sushi ada di sini. Bahkan krupuk atau aneka gorengan seperti lumpia pun juga ada, tetapi ini baru sisi pembukaan.

Aneka sushi.
Salad.
Dessert.
Dessert lainnya.
Salad sayuran dan lainnya.

Makanan utama pun terdiri aneka lauk pauk lengkap dari daging ayam, daging sapi, daging babi, daging bebek dan sea food. Diracik dengan selera masakan tiongkok umumnya, tentu anda tahu bahwa ini enak. Tak lupa sayuran mulai dari cap cay, tumis sayuran warna-warni dan sayur segar lainnya. Anda juga bisa makan dengan nasi putih atau mie goreng sepanjang perut anda bisa menampungnya.

Sebagai penutup hidangan, anda bisa mengambil aneka buah dan salad sayuran dan buah. Ada juga aneka cokelat dan manisan. Lainnya seperti agar-agar jelly, aneka pudding hingga kue khas Jerman bisa anda pilih. Sekali lagi, makanlah sesuai kebutuhan anda dan hanya makan di tempat.

Pramusaji yang ramah, restoran bersih dan nyaman hingga makanan yang enak adalah harapan tamu restoran seperti kami. Nyatanya menikmati makan prasmanan bersama keluarga bisa menjadi pilihan di akhir pekan. Meski harga per orang saat wiken sedikit lebih mahal, tetapi restoran seperti ini layak direkomendasikan.

Selamat berakhir pekan bersama keluarga!

Kreasi Sendiri (37): Pepes Ikan Salmon Trout, Dibungkus Daun Pisang dan Bergizi Tinggi

Pepes ikan buatan sendiri.

Ikan adalah salah satu pangan bergizi tinggi, apalagi jika ikan yang saya gunakan pada makanan berikut adalah ikan salmon trout. Ikan bisa menjadi pilihan kreasi menu agar tidak melulu makan daging. Itu sebab saya mencari tahu bagaimana membuat pepes ikan karena persedian daun pisang saya masih tersedia. Anda tentu tahu bahwa daun pisang itu tak mudah ditemukan di tempat tinggal saya sekarang.

Muncul ide membuat pepes ikan karena saya sudah lama sekali tidak makan pepes ikan. Jangan berharap pepes ikan mujair atau pepes ikan mas karena itu semua tidak ada di sini. Saya hanya menemukan ikan salmon trout. Rupanya ikan jenis ini hidup juga di perairan Indonesia loh. Ikan ini tergolong rendah kalori dan kaya protein. Jadi mengapa tidak mencoba pepes ikan di Jerman.

Bahan yang diperlukan

  1. Ikan salmon trout 10 kg
  2. Daun pisang
  3. Daun basilikum (=kemangi) 2 kantong
  4. Tomat besar 3 buah
  5. Cabai 4 buah
  6. Bawang merah 2 siung
  7. Bawang putih 5 siung
  8. Sereh
  9. Daun salam
  10. Kunyit
  11. Sedikit jahe
  12. Kemiri
  13. Garam

Langkah membuatnya

  1. Bersihkan ikan dengan baik. Potong ikan menjadi lebih kecil.
  2. Haluskan bumbu yakni cabai, bawang merah, bawang putih, kemiri, sedikit jahe, garam dan kunyit.
  3. Siapkan kemangi dan tomat diiris lebih kecil.
  4. Taruh ikan dalam wadah. Bumbui ikan dengan bumbu yang dihaluskan, tambahkan sereh yang dipotong menjadi beberapa bagian dan daun salam.
  5. Siapkan daun pisang. Bersihkan daun pisang dengan baik.
  6. Taruh di atas daun pisang, tomat dan daun basil. Kemudian letakkan potongan ikan yang sudah dilumuri bumbu halus. Beri sereh dan daun salam.
  7. Kukuh selama 20-30 menit atau hingga matang.
  8. Anda juga memanggangnya sebentar di pemangggang teflon selama dua menit, atau air kering.
  9. Silahkan dinikmati selagi hangat dengan nasi dan lalapan.

Ternyata ikan pepes begitu mudah dibuat asal ada niat belajar mencoba memasaknya. Jika saya bisa, tentu juga anda pasti bisa membuatnya di rumah. Ssstt, ini pertama kali dalam hidup saya membuat pepes ikan.

Selamat mencoba di rumah!

Makanan Khas Italia (32): Spaghetti Frutti Di Mare Atau Spaghetti Bolognesse, Suka Mana?

Spaghetti frutti di mare, lihat tuh sea food di dalam spaghetti! Bagaimana menurut kalian?

Spaghetti tentu tak asing lagi terdengar bagi anda yang suka sekali kuliner Italia. Pecinta makanan pasta atau makanan berbentuk mie ini pasti tahu bagaimana mengetahui tekstur spaghetti terenak dengan tambahan rasa lainnya. Spaghetti sendiri sudah lama mendunia dibandingkan aneka bentuk pasta lainnya yang berasal dari Italia. Bentuknya yang khas seperti mie pada makanan asia, jelas membuat spaghetti digemari banyak orang.

Kali ini saya membawa dua ulasan rasa spaghetti yang berbeda. Tentu anda tinggal memilih mana yang menjadi kesukaan anda. Keduanya saya nikmati justru saat saya sedang tidak berada di Italia. Itu sebab saya katakan spaghetti sudah populer dan bisa disajikan bagi mereka ahli kuliner masakan dari negeri Italia.

Pertama, kita membahas spaghetti yang berisi makanan laut atau disebut dalam bahasa Italia, spaghetti frutti di mare. Spaghetti ini sama seperti kebanyakan makanan Italia yang berisi sea food, yang pernah saya bahas sebelumnya. Ada pizza frutti di mare hingga salad frutti di mare yang juga sama-sama disajikan dengan hidangan laut. Bagaimana pun kuliner yang berada di tepi laut mediterania ini kaya juga dengan aneka macam hidangan laut.

Spaghetti frutti di mare dikemas dalam gumpalan mie yang dimasak secara al dante. Begitu juru masak orang Italia menyebutkan istilahnya. Jangan terlalu lembek dan tak pula keras! Hidangan laut ditumis terlebih dulu dengan menambahkan minyak zaitun dan bawang putih. Lalu beri tomat dan makanan laut yang hendak dihidangkan. Selain bumbu penyedap, tambahkan daun peterselli dan saus balsamico sebagai tambahan setelah dihidangkan bersama spaghetti.

Spaghetti bolognesse, saus tomatnya dan kejunya memang tiada duanya.

Kedua, spaghetti yang juga sudah lama dikenal di Indonesia. Spaghetti bolognesse, yang berasal dari kota kecil di Italia, Bologna. Jika anda pernah merasakan spaghetti bolognesse dan lassagna maka anda bisa menyimak bahwa saus yang dipergunakan adalah sama. Keduanya pun punya rasa yang sama dan dibuat mirip.

Orang-orang Bologna dulu kala pandai meracik saus bolognesse ini dalam masakan mereka. Menggunakan daging giling dan sedikit resep rahasia maka jadilah saus tomat yang aduhai enak ini. Sausnya memang diracik istimewa dengan rempah-rempah khas Italia. Itu sebab ada rasa berbeda jika spaghetti bolognesse buatan lain, dengan hanya saus tomat biasa.

Begitulah, anda akan pilih spaghetti yang mana dari antara keduanya?

Kreasi Sendiri (36): Mie Godok, Mie Kuah Dinikmati di Musim Winter Itu Sesuatu Sekali

Mie Godok berkuah sudah siap disantap.

Makanan selanjutnya adalah hasil kreasi sendiri yang terasa istimewa di musim winter. Winter atau musim dingin yang baru saja dimulai di sini. Ada keinginan untuk menikmati yang hangat, seperti mie godok. Mie godok yang juga bisa disebut mie nyemek pernah saya nikmati di Semarang dan Yogyakarta. Dengan sedikit kreasi, saya berhasil membuatnya seperti yang saya tulis di bawah ini.

Dengan sedikit kreativitas bahan, rasa mie godok itu lebih kaya ketimbang mie instan.

Bahan yang diperlukan

  1. Mie keriting
  2. Sayuran bisa sawi, wortel, tauge dsb
  3. Suwiran daging ayam
  4. Cabai
  5. Bawang merah
  6. Bawang putih
  7. Kemiri
  8. Minyak wijen
  9. Kaldu ayam dan garam
  10. Lada
  11. Bawang goreng
  12. Telur ayam
  13. Daun bawang
  14. Minyak goreng
  15. Air

Langkah memasak

  1. Rebus air hingga mendidih. Masukkan mie keriting dan masak hingga matang atau sekitar 5-10 menit. Tiriskan airnya.
  2. Potong-potong sayur yang dikehendaki, termasuk daun bawang.
  3. Haluskan cabai, bawang merah, bawang putih, kemiri dan garam.
  4. Panaskan wajan, masukkan minyak goreng.
  5. Masukkan telur ayam. Orak-arik telur hingga matang, kemudian masukkan bumbu yang dihaluskan. Masak bersamaan.
  6. Ketika sudah beraroma harum, beri air setengah dari panci. Masak hingga mendidih.
  7. Tambahkan bubuk paprika, lada, minyak wijen dan garam sedikit.
  8. Masukkan sayuran yang sudah dipotong.
  9. Masukkan lagi mie keriting yang sudah ditiriskan airnya.
  10. Masak bersamaan hingga matang sekitar 15 menit.
  11. Sajikan selagi panas. Beri topping, suwiran daging ayam, daun bawang dan bawang goreng.

Selamat mencoba di rumah!

Makanan Khas Asia (58): Apem Balik, Semacam Pancake Atau Martabak Manis Dari Malaysia

Apem Balik lebih dekat terlihat mirip seperti martabak manis.

Apakah Apem Balik sama dengan martabak manis yang saya kenal di Jakarta dulu?

Pemikiran tersebut melintas saat saya menjajarkan makanan saya dari Indonesia, bersebelahan dengan makanan dari Malaysia. Kebetulan kami berdua menyajikan makanan finger foods yang memang cocok disajikan sebagai dessert. Kue dari negeri tetangga Indonesia itu tampak mirip seperti makanan yang saya kenal. Kami pun berkenalan dan saling menjelaskan satu sama lain, apa yang disajikan. Ya, kue asal Malaysia ini disebutnya pancake, Malaysian Pancake.

Kemudian martabak atau pancake tersebut diiris lebih kecil lagi menjadi beberapa potong yang dibagikan kepada peserta yang datang. Kue ini pun menjadi pemikat bagi siapa saja yang datang dan penasaran dengan rasa manis dan sedikit kacang di dalam. Sepertinya kenalan dari negeri Malaysia ini berhasil membuatnya dengan baik. Sementara saya sendiri tidak pernah mencobanya langsung saat saya berada di Malaysia.

Kue apem balik ternyata juga disebut kue terang bulan, martabak manis, pancake dan masih ada sebutan lain.

Saya memang beberapa kali singgah di Malaysia, mulai dari Malaka, Kuala Lumpur dan Penang tetapi saya tidak menyimak dengan baik jajanan ini. Saya pun bertanya pada mahasiswa di sebelah saya. Dia sendiri adalah warga di sini tetapi dia pernah mengalami pertukaran pelajar dan tinggal di Kuala Lumpur selama satu tahun. Bahasa melayunya juga baik sehingga membuat saya penasaran bagaimana dia bisa membuatnya dengan baik. Sementara saya belum pernah sama sekali membuatnya.

Dia mengatakan apem balik semacam street foods yang mudah dijumpai di Malaysia. Membuatnya pun mudah sehingga ini mendorongnya untuk disajikan dalam acara festival budaya Asia. Bahan yang diperlukan sama seperti membuat martabak yang saya kenal di Jakarta. Martabak atau terang bulan juga merupakan jajanan populer di Jakarta juga.

Ada tepung terigu, ragi, gula pasir, vanila bubuk, telur ayam dan baking soda. Anda hanya perlu menguleni dan didiamkan sekitar 5 jam di lemari pendingin. Setelah itu dicetak di pemanggang dan diberi isian sesuai selera. Isian bisa berisi kacang tumbuk, cokelat, keju atau selai buah.

Kesimpulan saya, bisa jadi ini sekedar nama saja yang berbeda tetapi soal rasa tetap sama. Bila di Malaysia ini disebut paling banyak apem balik, terang bulan atau pancake sementara yang saya kenal adalah martabak manis.

Makanan Khas India (10): Papadum, Roti Panggang Nan Renyah Sampai versi Pedas

Roti ini enak, renyah dan mengeyangkan.

Sebelum menjelaskan roti dari India, saya ingatkan lagi tentang aneka roti yang saya jumpai di Mesir. Salah satu dari roti yang saya sukai ini, saya tidak mendapatkan jawaban, apa nama roti tersebut. Roti datar, panggang, renyah dan juga ada rasa pedas ini bisa dikatakan mirip dengan roti papadum asal India. Bisa jadi migrasi penduduk antar bangsa dahulu memberikan pengaruh kuliner pada dua bangsa tersebut. Meski sedikit mirip, tetapi roti papadum ini berbeda. Apa perbedaannya?

Silahkan simak ulasan saya selanjutnya!

Roti asal India ini bisa dijumpai dalam versi mentahnya di supermarket di Jerman. Pada bagian makanan asia, roti papadum mentah atau sebelum dipanggang bisa ditemukan. Saya mengetahui hal ini dari kenalan asal India yang juga studi bersama saya. Semula saya berpikir bahan pangan asal India sulit ditemukan, ternyata tidak juga. Salah satunya roti papadum yang dibuatkan untuk saya dan kenalan asal Spanyol.

Roti papadum ini semacam flatbread yang dipanggang sebelum disajikan. Pastinya ini tidak berminyak seperti gorengan dan rendah kalori pula. Buat saya makan roti ini sudah kenyang, tetapi bagi kenalan asal Bangladesh, Pakistan dan India biasa mengkonsumsinya sebagai cemilan atau topping makanan. Roti ini digemari tidak hanya soal rasanya saja yang sederhana, tetapi roti ini bisa jadi selingan santapan. Menurut saya, ini seperti krupuk yang biasa disantap bersama makanan utama pada makanan nusantara.

Roti papadum dalam bahasa Inggris, sedangkan di Jerman dikenal dengan sebutan papad saja. Roti ini terasa renyah, crispy dan memang menjadi nikmat sebagai selingan makanan seperti makan ayam kari atau dal makhani. Ini mengingatkan saya seperti makan krupuk saja. Namun ada juga yang menyajikan ini sebagai makanan pembuka sambil menunggu makanan utama yang dipesan di restoran khas india.

Kenalan asal Spanyol yang juga bersama kami menikmati roti papad, berpendapat papad itu seperti tortilla. Anda bisa menyantap apa saja agar terasa enak dimakan. Ada yang menikmatinya bersama sambal khas India atau yoghurt yang diberi bawang dan tomat. Benar juga, ini bisa seperti tortila.

Bila anda perhatikan terdapat biji-bijian. Ya, roti ini terbuat dari tepung beras dan kacang lentil. Pembuatan roti papad umumnya lebih dikenal sebagai home industry. Seiring dengan berbagai permintaan, roti papad pun dikenal dengan rasa pedasnya bagi pecinta makanan pedas. Makan apa pun bisa nikmat dengan tambahan roti papad sebagai selingan.

Tertarik mencoba roti papadum atau papad?

Makanan Khas Timur Tengah (12): Koushary, Hidangan Perpaduan Nasi, Pasta dan Kacang Lentil

Salah satu porsi koshari atau koshary yang saya ambil.

Hidangan dari Mesir ini masih berlanjut dan tak luput juga diulas. Pasalnya saya sempat melihat hidangan ini beberapa kali diletakkan di meja prasmanan. Saya pun penasaran dan mengambil sedikit porsi dalam piring saya. Saya tertarik karena koushary, nama yang tertulis di atas meja prasmanan, berisikan nasi, sedikit pasta dan kacang. Hmm, rasanya pun enak.

Koushary, ada yang menyebutnya sebagai kushari, koshary, kosheri atau koshari. Sepintas nama-nama tersebut terdengar sama jika disebut, hanya penulisannya berbeda karena diambil dari huruf lokal yang berbahasa arab.

Saya membayangkan koushary ini seperti saya biasa membeli nasi uduk saat tinggal di Jakarta atau nasi kuning saat saya tinggal di Bandung. Koushary ini bisa dijumpai hampir di seluruh warung makan di Mesir. Ini seperti street foods juga yang mengeyangkan. Bayangkan makan satu porsi koushary sudah lengkap dengan nasi, pasta dan kacang lentil yang berbumbu. Lalu diberi bawang goreng di atasnya maka semua sudah terasa nikmat buat orang-orang di Mesir. Anda tinggal memilih lauk pauk atau tumisan sayur sebagai pelengkap.

Jika India punya Dal Makhani sebagai makanan nasional, maka Mesir punya koushary.

Koshary seumpama nasi uduk Jakarta atau nasi kuning Bandung bisa dicocokkan dengan sambal khas tomat dan lain sebagainya. Satu piring penuh koushary tersedia 200 kalori bila dihitung nilai gizinya. Tak ada aturan untuk menikmati koushary sebagai sarapan pagi, makan siang atau makan malam. Bahkan jika anda sudah merasa lapar, koushary bisa dibeli di pinggir jalan.

Ketika Husain menceritakan koushary, saya seperti tak habis pikir bagaimana menikmati semua secara bersamaan. Ini tampak berantakan dan tak menarik. Suami saya yang melihat saya mengambil satu porsi di piring tampak meragukan bahwa saya akan menghabiskannya. Ternyata ini enak, renyah, gurih dan berbumbu yang nikmat. Antara nasi, mie (pasta) dan kacang bersamaan.

Nyatanya koushary wajib dinikmati bila anda datang ke Mesir. Bahkan saya semakin penasaran ketika warung makan, gerobak kaki lima di Kairo hingga restoran pun menjualnya. Anda akan semakin penasaran jika anda tidak mencobanya saat sedang berada di Mesir.

Apakah anda sudah pernah menikmati koushary sebelumnya?