Makan Ikan Tanpa Nasi? Asyiknya Makan Ikan

Ikan bakar dengan roti.

Saya tumbuh dengan keluarga yang sering makan ikan ketimbang daging. Ayah saya yang dilahirkan di wilayah perairan telah memberi saya inspirasi untuk makan ikan lebih sering. Saya pun terbiasa makan ikan sejak saya masih anak-anak. Ibu saya pun terbiasa pula menyiapkannya di rumah. Ibu saya pandai sekali mengolah ikan menjadi menu yang lezat. Tentu ikan pun disantap bersama nasi hangat sudah cukup nikmat buat saya.

Ikan bakar dengan kentang goreng.

Namun, apa jadinya jika makan ikan tanpa nasi?

Ikan fillet tepung dengan kentang rebus.

Awalnya saya sempat protes dan tak berselera melihat ikan bakar atau aneka menu ikan yang diolah di Jerman disantap tidak dengan nasi. Mungkin makan ikan dengan nasi bisa ditemukan di restoran Asia tetapi tidak dalam kuliner lokal. Rasa aneh makan ikan tanpa nasi pun saya harus lewati.

Fish fillet dengan salad kentang.

Di wilayah tempat tinggal saya sulit sekali menemukan ikan segar. Saya pun terbiasa membeli ikan yang sudah siap disantap ketimbang memasaknya di rumah. Misalnya ikan salmon diberi tepung dan digoreng. Itu pun disantap dengan kentang rebus.

Sensasi makan ikan tanpa nasi lainnya yang sering saya temukan adalah saat festival. Festival yang dimaksudkan adalah acara rutin yang digelar tiap kota seperti Oktoberfest selama beberapa hari yang mengundang antusiasme warga lokal untuk bergembira, makan, minum dan penuh hiburan. Berbagai gerai kuliner pun turut serta dijajakan di festival ini, salah satunya adalah menu ikan bakar.

Ikan bakar dijual dengan per gram sekian Euro. Satu potong ikan makarel bisa bervariasi harganya tergantung timbangan per gram. Ada harga sekitar 16€ sampai 25€ untuk satu ekor ikan. Ikan juga biasanya dipanggang dalam oven mesin dan ikan pun dibungkus dengan tepung untuk melindungi kulitnya agar bisa dikonsumsi. Menariknya, ikan di sini tanpa duri atau duri ikan begitu mudah dibuang. Jadi tiada keraguan makan ikan di Jerman dengan durinya yang mengganggu.

Makan ikan pun tetap asyik meski tanpa nasi. Bagaimana pun ikan memiliki kandungan gizi yang tinggi dan menyehatkan pula.

Ayo, makan ikan!

Advertisements

3 Kue Buah-buahan di Musim Panas yang Menarik

Buah itu wajib dikonsumsi sesering mungkin karena buah banyak mengandung vitamin, nutrisi dan serat yang baik untuk pencernaan. Namun buah tidak hanya dikonsumsi secara langsung saja, tetapi juga ada pilihan mengemas buah menjadi kue yang cantik. Tak hanya indah dilihat, kue yang berbalut buah juga bermanfaat untuk menggantikan rasa manis di kue.

Berikut ini ada tiga pilihan kue dari buah-buahan yang saya beli dari toko kue. Maklum saya masih belum percaya diri untuk membuat kue sendiri, meski sudah ada perlengkapan membuat kue di dapur sendiri. Tiga kue berikut tidak hanya enak tetapi juga benar-benar mudah dibuat bagi yang penasaran membuatnya.

1. Obst-Joghurt-Torte

Kue pertama datang dari perpaduan pfsirsch dan erdbeere. Disebut obst torte dimaksudkan sebagai kue berisi buah-buahan. Buahnya pun tergantung selera. Semisal kue buah-buahan yang ditampilkan adalah buah persik yang disebut bahasa Jerman pfsirsch dan strawberry yang disebut bahasa Jerman erdbeere. Tentu anda sudah tahu manfaat yang didapat dari kedua buah tersebut.

Pertama, anda harus membuat kue lapisan dasar dulu yang terbuat dari tepung, gula, sedikit garam, kuning telur dan air. Setelah dipanggang dalam oven, biarkan dingin. Kedua, buat campuran yoghurt yang terbuat dari sari lemon, yoghurt dan gula. Beri sedikit gelatin, campurkan dengan kuat menjadi kaku. Lapisan ini ditambahkan pada lapisan pertama. Ketiga, kue ditambahkan pada lapisan akhir sebelum dibekukan di lemari es dengan ditambahkan gelatin setelah dicairkan sebelumnya.

2. Mandarinen-Käsesahnetorte

Kue kedua bisa dicoba bagi mereka yang suka makan jeruk mandarin. Kue ini juga sama-sama terbuat dari yoghurt sama seperti kue pertama. Setelah anda mendapatkan kue dasar, kini anda bisa memilihkan jeruk mandarin yang tampak baik sebagai isian dan dekorasi atas.

Untuk lapisan selanjutnya adalah krim yoghurt dari yoghurt, sari jeruk dan gula. Kocok hingga menjadi krim kuat. Setelah itu bisa ditambahkan pada lapisan dasar kue dengan isian jeruk mandarin di dalam. Lalu tambahkam krim yoghurt lagi di atasnya. Tambahkan pilihan jeruk mandarin di atasnya sebagai dekorasi. Siram lagi gelatin sebelum dimasukkan dalam kulkas.

3. Frucht Wirbel Sahnetorte

Kue ketiga juga masih campuran buah-buahan. Setelah anda memiliki dasar kue dengan menggunakan remahan biskuit, lanjutkan dengan krim lapisan dengan sahne atau krim kue. Selanjutnya pilih buah yang dikehendaki, seperti jeruk mandarin dan buah strawberry.

Ketika anda sudah membuat lapisan yoghurt dan gelatin mencair, campurkan kedua buah yang dimaksud. Lalu aduk buah-buahan bersama yoghurt dan krim kue menjadi satu. Paling baik setelah kue menyatu, simpan dalam lemari es semaleman.

Kofta, Kroket Isi Sayuran dengan Kuah Kari: Makanan Khas India (7)

Tampak kofta sebelum diberi kuah kari.

Minggu lalu saya membahas bakso daging sapi khas Makedonia maka kali ini saya membahas bola-bola isi sayur dan tambahan keju paneer sedikit di dalam. Jika melihat penampilannya, anda bisa membayangkan ini seperti kroket. Setelah saya mencoba menikmatinya, kofta berbeda dengan kroket apalagi menikmatinya ditambah kuah kari. Ini adalah salah satu kuliner khas India. Saya menikmati satu kofta saja tanpa kuah kari sudah cukup kenyang. Pasalnya kofta dibuat dari kentang.

Penasaran ‘kan? Lanjut ulasan kofta berikut ini!

Kofta setelah dibuat adonan, dibentuk bulat lonjong dan diberi tepung roti.

Di India kofta bisa menjadi pilihan makanan vegan karena berisi hanya sayuran saja. Namun kofta yang saya perlihatkan pada anda adalah makanan vegetaris dimana ada keju paneer di dalam. Ada pula yang membuat kofta dengan daging sapi cincang ditambah rempah-rempah India yang harum. Pastinya kofta dinikmati dengan kuah kari yang lembut dan sedikit pedas.

Rupanya kofta tidak hanya berasal dari India saja, teman saya asal Persia mengaku bahwa di Iran pun ada kofta. Isian kofta pun tergantung si pembuat, bisa sayuran atau daging juga. Ini mengingatkan saya pada kroket yang bisa diisikan apa saja seperti sayuran, telur rebus atau daging sapi. Di Jerman, jajanan kofta kerap dijajakan sebagai street foods di gerai Imbis Turki atau Timur Tengah. Hal membedakan kofta dengan kofta asal India adalah kofta asal India diberi saus kari sebelum disantap.

Tampak isian kofta tanpa kuah kari.

Saya mengikuti pembuatan kofta asal India. Pertama, bahan yang perlu disiapkan adalah kentang yang sudah direbus kemudian dihancurkan. Kedua, bahan lain seperti wortel, kacang polong, keju paneer, tepung
Ground flour sejenis tepung khas India, masala, garam, merica, azwan, bawang putih dan ketumbar. Ketiga, campur semua bahan dalam satu wadah secara bersamaan dan dibentuk bola-bola kecil.

Selanjutnya, bola-bola kecil dimasukkan dalam wadah yang berisi tepung roti sambil dibuat agak lonjong. Kemudian kofta yang sudah hampir matang ini digoreng dalam minyak panas yang merendam keseluruhan kofta. Setelah kofta berwarna kecokelatan, kofta bisa didinginkan dan disimpan di mesin pendingin untuk disajikan sebagai stok makanan. Sebelum kofta disajikan, ada kuah kari berisi saus yang creamy dan sedikit pedas.

Kebanyakan orang India menikmati kofta dengan roti khas India seperti naan atau plain parata. Namun ada pula yang menikmati kofta kari dengan nasi. Semua tergantung selera yang makan, sama seperti isian kofta pun tergantung si pembuat. Bagi saya, satu kofta saja sudah cukup mengenyangkan.

Bagaimana menurut anda?

Ternyata Tahu dan Paneer, Keju Khas India Tampak Serupa

Mengenal kuliner berbagai negara itu menarik menurut saya. Apa yang saya kenal dan makan belum tentu menjadi hal yang sama dengan bangsa lain. Seperti melihat tahu dan keju yang menurut saya adalah sama. Warnanya yang sama-sama putih dan teksturnya yang sama-sama lembut telah membuat saya tidak bisa membedakannya dengan baik.

Menurut pendapat anda bagaimana? Keju paneer dan tahu itu sama ya bentuknya?

Tahu adalah makanan yang kaya kandungan protein. Saya mengenal baik pembuatan tahu karena saya pernah datang ke pabrik pembuatan tahu saat saya bersekolah di sekolah menengah pertama. Kala itu saya dan teman sekelompok mendapatkan tugas wawancara pemilik industri rumahan tahu. Di situ saya melihat bagaimana tahu diolah mulai dari kacang kedelai hingga menjadi tahu yang dipotong-potong siap dijual.

Tahu terbuat dari sari kacang kedelai yang mengental. Di sini tahu disebut tofu bila disajikan di restoran khas Asia. Tahu menjadi makanan tradisional Asia Timur dan Asia Tenggara seperti Indonesia. Tahu itu pada dasarnya berasa tawar tetapi sedikit gurih karena ada garam sedikit saat diolah. Tekstur tahu lembut halus tetapi sedikit keras sehingga bisa diolah menjadi berbagai macam makanan.

Bagaimana dengan keju paneer?

Menurut anda, potongan kecil-kecil tersebut tahu atau paneer?

Saya mengenal aneka macam keju itu saat saya tinggal di Jerman. Pada dasarnya saya tidak terlalu sering makan keju saat masih di Indonesia. Itu sebab saya tidak bisa membedakan aneka macam keju yang ada di Jerman. Bahkan satu kali saya benci sekali sewaktu tinggal di asrama mahasiswa dimana tetangga mahasiswa menyimpan keju yang amat sangat bau dan memenuhi kulkas. Dia berpendapat bahwa keju yang berbau khas ini sangat enak dan dia memberi saya sedikit untuk membuktikannya. Menurut tetangga saya ini, keju yang berbau adalah keju yang enak.

Sementara saya mendapati teman mahasiswa asal India memiliki keju paneer untuk diolah menjadi masakan khas negeri Taj Mahal. Keju paneer yang semula saya duga adalah tahu, sebenarnya tidak berbau sama sekali. Saya heran juga mengapa keju paneer itu tampak serupa dengan tahu karena teksturnya yang lembut halus dan warnanya yang sama-sama putih.

Keju paneer itu terbuat dari susu sapi. Saya pun segera cari tahu bahwa keju paneer banyak digunakan dalam kuliner khas India, Nepal dan sekitarnya. Tetapi anehnya nama paneer sendiri justru berasal dari Persia.

Di India, keju paneer bisa digoreng atau dimasak dengan kacang polong, bayam lalu diberi kuah kari. Keju paneer diolah bersama makanan vegetaris itu sudah menjadi makanan yang enak di India. Keju paneer juga bisa diolah menjadi pelengkap salad yang berisi aneka sayuran. Rasa keju paneer yang tawar, sedikit asam dan terasa susu akan melengkapi nutrisi salad yang diolah bersamaan.

Meski tahu dan keju paneer tampak serupa, ternyata keduanya berbeda.

4 Kreasi Salad Pembuka Ini Dari 4 Negara

Saya kerap mengulas salad baik sebagai makanan utama maupun makanan pendamping. Bagaimana pun salad memang bukan sekedar tumpukan sayuran belaka, tetapi salad memang diracik dengan saus yang enak agar tetap lezat dinikmati. Itu sebab kekuatan utama rasa salad saya pikir ada pada komposisi aneka isian salad dan saus yang menguatkan rasanya.

Berikut ini saya bagikan kepada anda, empat salad yang saya nikmati dari empat restoran khas dari empat negara berbeda. Di sini salad sebagai makanan pembuka dikenal dalam bahasa Jerman ‘vorspeise’ dan bisa juga dikenal sebagai ‘beilagensalat’.

Artikel ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran bagaimana mereka meracik salad agar tetap enak disajikan kepada tamu restoran.

1. Yunani

Jika anda berkunjung ke restoran khas Yunani di sini maka anda biasanya mendapatkan salad pembuka. Salad pembuka dihadirkan untuk tamu sambil menunggu pesanan makanan anda. Seperti yang anda lihat pada foto, bagaimana salad tersebut menurut anda?

Salad ini umumnya disajikan dalam porsi kecil. Isiannya ada irisan kol, peperoni, tomat dan buah zaitun. Salad pada makanan mediterania seperti ini biasanya rasa sausnya hanya cuka dan minyak zaitun sedikit. Ada tambahan sedikit garam. Lalu buah zaitun juga menjadi menjadi kekhasan dalam makanan mediterania.

2. Austria

Salad kedua adalah salad dari negeri tetangga Jerman, Austria. Umumnya kuliner Austria tak ubahnya makanan di tempat saya, termasuk salad. Saat kami memesan makanan di restoran lokal, maka pramusaji akan menyediakan salad pembuka untuk makanan utama yang memerlukan salad. Karena tidak semua menu pesanan pasti mendapatkan salad pembuka.

Seperti yang anda lihat dalam foto, isian salad terdiri atas irisan daun salada air, sedikit kol merah, tomat dan irisan telur rebus. Untuk saus salad yakni mayonnaise dengan bumbu racikan si Chef dapur. Ada yang menambahkan mustard, namun ada pula memakai madu. Dalam saus ada rasa asam manis yang menyatu.

3. India

Untuk salad ketiga, saya pilihkan dari restoran khas India. Ini memang tidak bisa digenaralisasikan pada kuliner India, tetapi saya mendapati salad pembuka di restoran India di Jerman. Salad pembuka ini diberikan untuk pesanan tertentu saja.

Seperti yang anda lihat pada foto, salad ini terdiri atas irisan kol, kol merah dan irisan wortel mentah, irisan tomat, irisan timun dan irisan nanas. Ada irisan daun peterseli sebagai topping. Untuk sausnya, tentu kuliner India tak lepas dari yoghurt. Sausnya berasa asam manis dan garam masala yang menjadi rempah khas India menjadi penguat rasa.

4. Jerman

Terakhir adalah salad pembuka dari tempat tinggal saya sekarang. Salad pembuka diberikan sebagai pendamping makanan utama. Seperti yang anda lihat pada foto, salad ini terdiri atas irisan kol, irisan wortel, irisan paprika, irisan timun dan tomat. Sebagaimana salad pada nomor 2, saus salad berasa asam manis. Biasanya saus salad adalah campuran mayonnaise, mustard dan racikan bumbu dari Chef dapur restoran. Ini menjadi rahasia masing-masing restoran.

Kira-kira salad pembuka mana yang anda sukai?

Kaftedes, Bakso Sapi Asal Makedonia: Makanan Khas Yunani (7)

Makedonia tidak hanya nama negara di Eropa tetapi juga nama salah satu area regional di Yunani. Makedonia disebut memiliki populasi terbesar kedua di Yunani. Nama Makedonia memang tak asing disebut sejak jaman para dulu kala. Ibukota Makedonia adalah Thesalonika, yang juga sering disebut dalam kitab suci. Kini saya membahas menu bola-bola daging asal Makedonia. Ini seperti bakso menurut saya, hanya saja tidak ada tambahan tepung kanji. Kaftedes benar-benar bola daging sapi sebenarnya.

Sebenarnya menu khas Yunani yang disebut masuk area Balkan hampir memiliki kesamaan bentuk, tekstur dan rasa. Contohnya Kaftedes ini seperti mirip dengan Suzuki atau Soutzukakia yang pernah saya bahas sebelumnya. Silahkan anda buka link yang saya berikan!

Perbedaan kedua bola daging tersebut adalah pada saus dan teksturnya. Pada suzuki, bola daging sapi tersebut dipanggang dan disantap tanpa saus. Kita menikmatinya dengan nasi pedas paparika. Sedangkan kaftedes merupakan bola daging sapi yang bertekstur lembut dan disantap bersama saus merah. Meski begitu tidak semua kaftedes itu dinikmati dengan saus. Ada juga yang menyantapnya tanpa saus dan dibiarkan kering setelah digoreng atau dimasak dalam oven sebentar.

Saat saya menelusuri makanan kaftedes, ada juga yang menyebut makanan ini terbuat dari daging kambing. Sedangkan kaftedes yang saya pesan merupakan daging sapi cincang seperti bakso begitu yang diberi bumbu sedikit dan dibentuk seperti bola-bola. Kaftedes juga bisa dinikmati dengan saus tzatziki. Saus yoghurt dengan timun dan berasa bawang putih.

Kaftedes lainnya diberi tambahan saus tomat yang kental seperti rasa saus pasta bolognose. Ini yang saya pesan. Untuk melengkapi rasa merah pada kaftedes, saya mendapat salad wortel disamping kentang goreng. Ini adalah kaftedes moderen menurut saya.

Apakah anda tertarik mencobanya?

Gemüse Füllung Palatschinken, Pancake Gulung Isi Sayur: Makanan Khas Jerman (55)

Menjadi seorang vegetaris merupakan pilihan bagi mereka dengan ragam alasan tertentu. Salah satunya adalah teman mahasiswa asal Jerman. Dia tergolong berusia lebih muda daripada saya dan mengklaim diri adalah seorang vegetaris. Dia tidak makan daging, tetapi masih mengkonsumsi susu, telur, keju dan sejenisnya. Menariknya, di Jerman sudah berkembang pilihan menu vegetaris di restoran.

Menu ini adalah menu makan siang di kantin kampus. Di kantin kampus atau biasa disebut sebagai mensa memang kerap menyediakan menu vegetaris sebagai pilihan menu mahasiswa yang lain. Karena saya sedang bersama dengan teman vegetaris, saya jadi mengamati menu yang dipilihnya. Menu ini adalah makanan khas Jerman, gemüse füllung palatschinken.

Palatschinken memang bukan hal baru dibahas di blog ini. Anda bisa menyimaknya di ulasan saya tentang palatschinken di waktu lalu. Palatschinken biasa disebut juga pancake. Sebelumnya saya membahas palatschinken berbentuk dessert dan manis. Itu sebagai hidangan pencuci mulut. Berbeda dengan palatschinken yang saya bahas sekarang, palatschinken ini berisi sayuran yang dikemas menjadi menu makanan utama.

Saya membuatnya di rumah berdasarkan resep dari ibu mertua. Silahkan dicoba!

Untuk pembuatan pancake seperti biasanya, yakni tepung, susu, garam dan butter. Setelah semua dicampur maka bisa dituang menjadi adonan tipis di wajan datar seperti teflon misalnya. Lalu siapkan bahan isian sayuran berikutnya yang juga sama mudahnya.

Potong kecil-kecil semua sayuran yang dikehendaki seperti wortel, kentang, daun bawang dan seledri jika suka. Tumis semua sayuran selama lima menit. Kemudian beri bumbu seperti garam, oregano, merica dan sedikit pasta tomat. Masak hingga matang.

Langkah terakhir adalah menyisipkan sayuran yang dimasak ke dalam pancake. Siapkan pancake di wadah yang bisa digunakan untuk oven. Isi di tengah pancake tumisan sayuran. Lipat lagi pancake menjadi dua bagian. Panggang dalam oven panas 150 – 200 derajat celcius. Sajikan dengan parutan keju mozarella di atasnya.

Bagaimana menurut anda?

3 Kue Cokelat Enak dari 3 Negara Bisa Jadi Inspirasi Anda

Double chocolate yang dipesan di kafe di Pilsen, Ceko.

Dahulu saat masih di Indonesia, saya tidak suka menikmati kue seperti kue tar dan kue-kue lainnya. Alasannya, kue-kue tersebut terasa manis buat saya. Hingga saya pindah ke sini, saya jatuh cinta dengan kue-kue yang disajikan di kafe atau toko roti. Kue di sini benar-benar enak, rasa manisnya pun bisa disesuaikan. Rasa manis kue cokelat di sini tidak berlebihan pun tidak menggunakan pemanis buatan. Bahkan anda bisa memesan kue yang khusus untuk golongan diet gula, laktosefrei atau mereka yang alergi terhadap produk tertentu.

Saya kumpulkan tiga inspirasi kue cokelat enak seperti di bawah ini. Sengaja tiga kue cokelat ini dipilih dari 3 negara yang pernah saya cicipi sebelumnya. Siapa tahu anda bisa membuatnya di rumah.

1. Double chocolate

Kue pertama saya temukan saat saya berkunjung ke kota Pilsen, Ceko. Tak sengaja kami berhenti di suatu kafe. Kami pun memutuskan untuk memesan kue yang sama, double chocolate. Kami pun tak menyesal memilihnya karena kue ini benar-benar enak. Kue double chocolate ini memang ekstrim cokelat tetapi rasanya tidak pahit pun tak terlalu manis.

Kue tampak berwarna cokelat dan dilapisi cokelat. Di lapisan kue terdapat cokelat putih dan cokelat lainnya. Ini benar-benar kenikmatan kue cokelat yang sempurna lezatnya. Bagi chocolate lovers, anda perlu mencobanya. Rasa manis cokelat juga tidak membuat pahit atau tak nyaman di perut. Kebanyakan kue double chocolate lainnya meletakkan krim di tengah lapisan, sedangkan kue ini tidak. Bahkan saya kagum bahwa cokelat di lapisan kue tidak melted, seperti umumnya kue cokelat lain.

2. Sachertorte

Siapa pun yang datang ke Wina, Austria pasti kenal kue ini. Bahkan kue yang begitu populer ini ada di hampir seluruh Austria pun negara tetangga seperti Jerman loh. Saya pernah mengupas kue ini saat berkunjung ke Wina, Austria tempo lalu. Ceritanya bisa ditemukan di sini.

Hal menarik dari kue ini adalah huruf S yang menjadi dekorasi atas kue ini, hanya untuk menunjukkan identitas kue. Kue sachertorte awalnya dibuat oleh Herr Sacher untuk dessert tamu kerajaan. Karena kue ini begitu enak, kepopuleran kue ini menjadi meluas. Di Wina sendiri ada kafe yang mengklaim kue sachertorte asli, namun ada banyak kafe juga yang menjualnya dan membuat anda tergila-gila mencobanya.

Kue sachertorte ini adalah kue cokelat dengan selai buah di tiap lapisan dalam kue. Cokelat pada kue itu tidak membuat eneg dan terasa lezat. Itu sebab kue ini pun juga dijumpai di Jerman.

3. Schoko kokos

Kue ketiga adalah kue cokelat berasa seperti spons tetapi ada rasa cokelat. Kue ini saya temukan di Jerman. Tambahan pula ada rasa gurih manis dari taburan kelapa kering. Kue ini umum disajikan di kafe-kafe di Jerman. Perpaduan warna cokelat, kuning dan putih pada kue ini memang indah dan menawan mata. Bahkan masih ada selai sebagai mata hiasan kue yang dibuat berjarak.

Kue ini seperti pada umumnya kue lainnya, hanya saja ada selai buah yang dikehendaki sesuai selera anda. Anda bisa memilih warna merah dari strawberry atau kuning dari nanas. Rasa gurih pada taburan kelapa yang disebut kokos membuat kue ini punya rasa cokelat yang berbeda.

Jika anda boleh pilih, suka yang mana?

Grilled Calamari, Cumi Panggang yang Kenyal Enak: Kreasi Sendiri (22)

Hari Senin kemarin menjadi hari libur di sini. Mengingat cuaca cerah, kami pun membuat acara di teras rumah dengan barbeque keluarga. Biasanya kami barbeque daging, namun kali ini saya memilih menu berbeda.

Beberapa waktu lalu, saya penasaran untuk mencoba cumi panggang. Saya baru saja membeli cumi besar di supermarket mengingat harganya yang sedang ada potongan. Saya bingung mengemasnya. Segera saya contek resep masakan ala Italia. Siapa tahu anda berminat mencobanya di rumah.

Bahan yang diperlukan

  1. 500 gram cumi
  2. 2 sendok makan Minyak Zaitun Extra Virgin Bertolli
  3. 2 bawang merah.
  4. 2 siung bawang putih.
  5. Garam dan merica
  6. lemon

Cara membuatnya

LANGKAH 1: Bersihkan cumi-cumi dan lepaskan tentakel, kepala dan tulang belakang. Buang semuanya kecuali tentakel

LANGKAH 2: Bilas isi cumi untuk menghilangkan pasir dan tiriskan dengan baik.

LANGKAH 3: Haluskan bawang putih, bawang merah dan garam juga merica. Tambahkan juga minyak zaitun. Balurkan pada sisi cumi bersamaan.

LANGKAH 4: Kencangkan rongga cumi dengan tusuk gigi. Kemudian tinggalkan di lemari es sampai siap untuk memasak agar bumbu meresap.

LANGKAH 5: Panaskan oven sebelum dipanggang. Masukkan cumi berbumbu dengan panas 150 derajat celcius sampai berwarna kecokelatan. Untuk cumi tidak memerlukan waktu lama untuk dipanggang. Anda juga bisa menggorengnya di wajan dengan sedikit minyak. Masak selama 5 menit dengan api kecil pada dua sisinya.

LANGKAH 6: Beri perasan lemon segar.

LANGKAH 7: Anda bisa sajikan dengan sayuran yang sedikit dipanggang dan kentang goreng.

Selamat mencoba!

Tips Untuk Anda (2): Garam Tidak Menggumpal

Tips kedua untuk anda berasal dari pengemasan bumbu dapur, yakni garam. Garam adalah bumbu wajib tersedia di dapur. Sejarang apa pun anda memasak, garam harus ada di dapur untuk menambah rasa. Garam yang disimpan biasanya berbentuk bulir halus seperti pasir. Garam pasir ini memang praktis digunakan dibandingkan anda harus menghancurkan terlebih dahulu garam balok.

Garam pasir ini kebanyakan diletakkan di botol atau wadah tertutup seperti pada foto. Biasanya garam seperti butir pasir ini akan mudah digunakan. Namun sayangnya garam seperti ini akan bermasalah bila terlalu lama dalam wadah. Hal ini saya alami di dapur sendiri.

Akhirnya saya dapat tips saat saya duduk memesan menu di restoran. Sebagaimana umumnya meja restoran di sini selalu tersedia garam dan merica bubuk. Namun ada yang berbeda dengan wadah garam dalam botol. Rupanya ada bulir-bulir beras diletakkan menyatu dengan garam.

Apa yang terjadi?

Saya bertanya pada pramusaji saat membayar makanan. Dia berpendapat bahwa beras menjaga kelembaban agar garam dalam wadah tidak menggumpal. Masalahnya jika garam yang diletakkan di atas meja restoran tidak bisa digunakan maka pengunjung restoran akan komplen dan mengeluh. Untuk menghindari hal itu maka diletakkan bulir beras agar garam bisa tetap digunakan.

Ada pendapat?