Ternyata Bikini Berasal dari Nama Pulau

Happy International Woman’s Day!

Memperingati Hari Perempuan Sedunia, saya ajak anda membahas soal mode busana yang cukup populer. Siapa yang tak kenal bikini? Pergelaran ratu kecantikan pun menampilkan perempuan dengan bikini. Saat perempuan memanjakan diri di tepi pantai, berjemur pun menggunakan bikini. Bikini lebih dari pakaian renang, seperti yang saya bayangkan semula.

Saya termasuk jarang menonton program televisi karena saya lebih banyak menghabiskan waktu dengan membaca dan menulis. Namun sesekali saya menonton program televisi di sini dikarenakan acaranya memang bermutu dan menjawab rasa ingin tahu. Bukankah seyogyanya program televisi menjadi sumber informasi dan edukasi terpercaya? Dari pengalaman ini, saya jadi tahu asal muasal bikini, yang memang tak pernah diketahui sebelumnya.

Bikini adalah pakaian yang menurut saya dipakai untuk berenang. Itu sebab saya tidak punya bikini karena saya tak bisa berenang. Namun perkembangan selanjutnya bahwa bikini menjadi gaya berpakaian yang akhirnya bisa diterapkan dalam kesempatan lain juga. Banyak model dan artis memperkenalkan bikini untuk menampilkan keindahan tubuh yang kemudian terkesan seksi.

Dibalik sejarah perkembangan mode berpakaian, bikini berawal dari Prancis sebagai rumah besar mode dunia. Adalah Louis Réard yang merancang bikini menjadi dua potong berdasarkan adaptasi pakaian renang. Ini terjadi setahun setelah berakhirnya perang dunia kedua di Eropa. Pada masa itu, Eropa dilanda musim panas pertama kali yang bebas dari perang. Musim panas di Eropa dimaklumi sebagai musim liburan seperti pergi ke pantai dan berjemur. Itu sebab publikasi bikini menjadi momentum yang tepat.

Namun pastinya anda bertanya-tanya, mengapa si perancangnya menggunakan nama bikini?

Pada tahun 1946, setahun setelah perang dunia kedua, Prancis menguji coba nuklir ke pulau tak berpenghuni di Samudera Pasifik. Nama pulau itu Bikini Atol. Nah, Louis Réard mengamati hal itu dan berharap bahwa rancangannya tersebut bisa populer dengan menggunakan nama pulau tujuan nuklir tersebut.

Meski begitu, Louis Réard rupanya juga sudah mendapatkan inspirasi “pakaian renang dua potong” dari perancang sebangsanya, Jaques Heim yang sudah ada beberapa tahun sebelumnya. Jika dirunut dari perkembangan mode ke belakang, bikini sudah ada sejak jaman dulu kala sebelum masehi. Seorang arkeolog menemukan gambar perempuan dengan dua potong pakaian ala bikini dalam lukisan. Perempuan dengan dua potong pakaian seperti mengenakan bikini juga tampak dalam sejarah bangsa romawi.

Nama “bikini” menjadi populer ketika banyak public figure mengenakannya dalam kesempatan lain, tidak hanya untuk berenang saja. Mungkin dugaan Louis Réard menjadi tepat bahwa desainnya akan populer seiring jaman.

Hmm, good to know 🙂

Advertisements

6 Tips Atasi Kulit Kering pada Tangan di Musim Dingin

Musim dingin sudah berangsur-angsur berlalu karena suhu udara tidak lagi minus dalam hitungan celcius di siang hari. Perlahan suhu udara sudah mendekati 5 sampai 10 derajat celcius di siang hari. Itu sudah cukup membuat saya bahagia karena saya yang berasal dari negara tropis masih kesulitan beradaptasi dengan udara dingin. Bagian tubuh yang paling dirasakan terkena udara dingin saat minus adalah tangan. Pasalnya semua bagian tubuh hampir semua tertutup kecuali tangan.

Persoalannya, saya memiliki tipe kulit kering sehingga saat di luar begitu dingin maka tangan saya bisa mengkerut, tak indah. Bahkan jika kulit terlalu kering akibat suhu yang dingin maka kulit tangan jadi bersisik, tak indah. Belum lagi karena kulit begitu menjadi kering sehingga beberapa ruam tangan sampai mudah berdarah bila bergesekan. Intinya, saya harus punya cara agar kulit tangan saya tetap sehat terawat dan tampil cantik juga saat musim dingin.

Berikut tips dari saya

1. Pakai sarung tangan

Berbagai bahan material di Jerman dijual. Sarung tangan berharga murah kisaran 2€ hingga berharga mahal pun ada. Tentu sarung tangan bermaterial seperti bahan kaus kaki atau punya sarung tangan berbahan kulit. Meski harga sarung tangan berbahan kulit lebih mahal, saya menjamin kulit tangan saya terlindungi dengan baik selama di luar bersuhu minus.

2. Gunakan pelembab kulit tangan yang terbuat dari lemon

Pelembab kulit tangan tentu berbeda kegunaannya dengan pelembab tubuh atau kaki. Khusus untuk pelembab tangan, saya memakai pelembab yang mengandung lemon. Pasalnya lemon berkhasiat untuk kulit kering seperti saya. Lemon juga mencerahkan kulit tangan saya yang gelap dan mengkerut karena kedinginan. Itu pemikiran saya. Juga kandungan lemon dalam pelembab kulit mengelupaskan kulit mati yang terjadi akibat pergantian siklus.

3. Sembunyikan tangan di jaket

Cara praktis lainnya adalah memasukkan kedua tangan di saku jaket selama berada di luar. Saya hanya berpikir bahwa tangan saya tetap terlindungi dari suhu dingin meski ini cara yang simpel. Untungnya hampir semua jaket pasti ada kantungnya. Itu sangat berguna untuk menyembunyikan tangan di balik saku jaket agar tidak terlalu terpapar dinginnya suhu di luar.

4. Pakai minyak pelembut kuku atau minyak zaitun

Minyak pelembut kuku berbahan vitamin E yang membantu merawat kuku agar tidak rapuh. Selain itu, minyak ini membuat kuku tampak cerah dan tidak pucat akibat kedinginan. Oh ya, minyak pelembut kuku juga bisa diganti minyak zaitun yang juga bagus menutrisi kulit dari dalam.

5. Bawa penghangat tangan

Di sini tersedia berbagai kemasan hand/täschenwarmer yang mungkin dikenal penghangat tangan. Bentuknya berbagai macam tergantung harga dan keunikan. Ini memang berfungsi untuk diletakkan di saku jaket atau bisa digenggam di tangan. Bentuknya memang seukuran genggaman tangan yang dikemas portable dan menghangatkan tangan kala musim dingin tiba. Ternyata alat bantu ini cukup menghangatkan kulit tangan saya agar tidak kedinginan.

6. Rendam tangan dalam baskom berisi air panas

Setelah berpergian dalam suhu dingin, setiba di rumah maka saya memasukkan tangan dalam baskom berisi air panas. Tambahkan minyak zaitun di dalamnya. Rendam tangan dalam hitungan 30 menit. Anda akan melihat kulit tangan menjadi lebih cerah ketimbang sebelumnya.

Semoga enam tips saya bermanfaat bagi anda yang memerlukannya.

Hai Milenial, Hati-hati Burnout!

Jika anda berpikir bahwa burnout hanya menyerang kalangan orang usia lanjut, maka anda salah besar. Ternyata burnout menyerang juga kalangan muda, yang kini dijuluki generasi milenial. Tak percaya? Hal ini baru saja dialami oleh seorang remaja yang secara tidak langsung saya kenal. Hmm, saya yang mendengarnya prihatin.

Sebelumnya saya mengenal mantan rekan kerja suami yang juga berhenti bekerja karena dia mengalami burnout. Cerita saya bisa dicek di sini. Saya hanya berpikir gejala ini mungkin hanya mereka yang mengalami beban pekerjaan berkelanjutan, artinya mereka yang adalah orang-orang senior dalam pekerjaan atau mereka berusia lanjut. Ternyata burnout juga bisa dialami siapa saja. Penasaran ‘kan?

Burnout dalam bahasa Jerman bisa diterjemahkan menjadi “Ausgebranntsein” sedangkan dalam bahasa Indonesia mungkin, ini perkiraan saya saja yakni “lelah batin“. Memang kategori gejala ini dialami bagi mereka yang bekerja dan punya beban pekerjaan yang rutin, berkelanjutan dan tak menemukan solusi untuk memecahkan kejenuhan dalam hidup sehari-hari. Namun seiring dengan perubahan gaya hidup maka burnout bisa saja menyerang anak muda.

Kok bisa?

Burnout memang sepengetahuan saya belum bisa masuk dalam perawatan medis. Karena mereka yang mengalaminya, hanya mengalami kelelahan yang tak bisa dirasakan secara fisik. Itu biasa dikenal stress, gairah beraktivitas menurun dan menyendiri, bahkan depresi.

Hal itu bisa terjadi pada generasi milenial yang sedang kekinian. Burnout berdampak pada generasi milenial saat mereka tak mampu mengatasi kejenuhan hidup. Jenuh dirasakan saat remaja tak mampu memenuhi tuntutan gaya hidup, kebiasaan yang jadi kekinian, mencontoh apa yang dilakukan orang lain, mengikuti trend kekinian, dan masih banyak lagi. Jenuh ketika si milenial tidak memiliki apa yang dimiliki teman sebayanya. Jenuh ketika realita hidup tidak berjalan seperti impian.

Itu sebagian alasan yang saya ketahui dari remaja yang mengalami burnout. Meski ini tidak bisa digeneralisasikan, namun nyatanya burnout bisa menyerang kala kita tidak punya solusi untuk menyelesaikan kejenuhan batin. Burnout di kalangan milenial mungkin terjadi kala ada kesenjangan antara tuntutan gaya hidup dan realita kehidupan yang sesungguhnya.

Solusinya?

  1. Sediakan waktu untuk mengontrol penggunaan gadgets agar tidak berlebihan. Atau berhenti dari rutinitas penggunaan komputer atau telepon pintar yang menghubungkan diri dengan dunia maya.
  2. Alihkan perhatian dengan olahraga di luar rumah. Lakukan kegiatan kebugaraan yang disuka. Jika tidak, cukup berjalan kaki atau jogging di sekitar kompleks rumah agar mendapatkan energi baru.
  3. Hirup udara segar dengan berjalan di taman sehingga lebih rileks. Cari suasana yang dekat dengan alam sehingga memunculkan rasa syukur atas hidup dan nikmat dari Tuhan.
  4. Bercerita kepada teman, sahabat, orangtua atau orang yang dipercaya agar tidak merasa sendirian. Bagikan apa yang dirasakan bisa cerita atau menulis sehingga mendapatkan social support.
  5. Lakukan hobby yang jadi kesukaan selama ini.

Bagaimana pun hidup itu harus seimbang, sehat jasmani dan rohani. Pilihan hidup sehat pun di tangan anda. Jika anda mengalami gejala burnout, temukan solusinya segera agar tidak berkelanjutan.

Mengapa Kita Membeli yang Tidak Dibutuhkan?


Jika membaca judul di atas, pertanyaan saya, apakah anda pernah mengalaminya dalam hidup? Anda membeli pakaian padahal tidak butuh misalnya. Lalu apa yang anda rasakan kemudian? Bahagia atau menyesal? Baru-baru ini saya dan teman-teman di sini membahas masalah ini ketika kami pergi makan siang bersama. Akhirnya kami selintas mendiskusikannya untuk saya bagikan dalam artikel berikut.

Seorang teman bercerita saat kami makan siang bersama bahwa dia sudah tiga tahun lamanya tidak membeli pakaian seperti baju, celana dan pakaian dalam lainnya. Dia pun bertanya pada kami, dimana tempat terbaik untuk membeli pakaian di Jerman agar dia bisa membawakannya juga untuk sanak saudaranya. Ketika kami mendengar bahwa dia sudah tiga tahun tidak membeli baju, reaksi kami semua di situ pun terkejut. Wajar kami kaget karena kami tidak pernah selama itu menahan uang untuk tidak membeli pakaian. Apakah anda pernah tidak membeli pakaian selama tiga tahun lamanya?

Di tengah kemajuan berbagai teknologi dan perangkat komunikasi, kita bisa jadi tidak disibukkan dengan bertransaksi tunai dan datang langsung. Kita bisa saja membeli pakaian atau barang secara online, jika kita tidak punya waktu untuk shopping. Asal punya uang, kita juga bisa membeli barang yang kita inginkan lewat perangkat telepon pintar. Apa pun yang ingin anda beli, bisa anda dapatkan tanpa harus berpergian. Kini anda juga bisa membeli apa yang diinginkan tanpa harus membayar secara tunai, misalnya dengan kredit atau cicilan.

Dari diskusi tersebut, akhirnya kami menyepakati bahwa ada kecenderungan kita membeli barang yang tidak dibutuhkan setidaknya sekali dalam setahun. Tetapi mengapa?


1. Karena membeli itu (Katanya) Investasi

Sebagian orang percaya bahwa membeli itu adalah pilihan investasi. Contohnya, ada orang yang membeli barang-barang tertentu yang berharga, apa pun itu. Mereka berpikir, suatu saat barang-barang tersebut dapat dijual kembali bila mereka membutuhkan uang atau uang tambahan. Terkadang harga barang-barang yang sudah dibeli bisa jadi turun, namun bisa jadi barang-barang yang terlanjur dibeli itu berharga naik. Itu semua tergantung pada barang apa yang dibeli. Alasan bahwa kita membeli barang yang tidak dibutuhkan dikarenakan kita berpikir barang-barang tersebut bisa menjadi kebutuhan jangka panjang. Apa itu? Investasi.

2. Membeli dikarenakan dorongan emosional

Ada saja orang yang terlanjur membeli barang yang tidak dibutuhkan setidaknya karena terpengaruh gaya hidup, percaya pada saran penata gaya atau tak tahan melihat orang lain mengenakannya. Itu sebab toko pakaian selalu menunjukkan model yang sesuai dengan potongan baju yang dikenakan agar menarik minat pembeli. Pengalaman saya lainnya adalah saat saya mencoba pakaian dan penata gaya memberikan beberapa saran yang membangkitkan emosi saya untuk membelinya. Di situ saya mengambil hikmah bahwa tugas penata gaya di toko pakaian benar-benar berhasil mempengaruhi saya.


3. Karena membeli dilakukan saat ada sale, harga turun dan diskon toko

Sebagaimana kita ketahui, bahwa berbelanja itu ada musimnya. Di Eropa yang mengenal empat musim tentu terjadi empat kali pergantian pakaian karena kita tidak mungkin mengenakan pakaian musim panas untuk musim dingin, begitu pun sebaliknya. Di luar hari raya, toko-toko di sini sering kali mengadakan program turun harga, sale, diskon yang menarik siapa saja untuk berbelanja. Pertanyaannya, apakah kita membutuhkan barang-barang itu? Belum tentu juga. Di situ, saya terkadang menyesal terpengaruh iklan toko yang sedang sale, padahal saya belum tentu membutuhkannya. Alhasil barang-barang tersebut pun dihibahkan kepada orang lain.


4. Karena membeli barang itu bisa jadi gengsi, prestige, status sosial, dll

Jika ada dua pilihan, satu tas harga mahal dan tas yang lain dengan model sama berharga murah maka manakah yang anda pilih? Kebanyakan perempuan memilih tas yang berharga mahal, pendapat teman-teman pria. Meski seorang perempuan membutuhkan tas, namun dua tas di antara pilihan harga dan mereka tentu mereka memilih tas yang punya nilai status sosial atau gengsi. Mereka yang mampu membeli karena gengsi atau prestige, juga bukan berarti mereka membutuhkan barang-barang tersebut. Mereka membeli karena mereka mampu dan ingin, titik.


5. Membeli pada waktunya saja

Alasan terakhir dari diskusi dengan teman adalah membeli barang yang tidak dibutuhkan bisa terjadi pada waktu-waktu tertentu. Maksudnya adalah kita cenderung membeli barang yang tidak dibutuhkan hanya karena kita ingin tampil baru dan berbeda. Misalnya, kita membeli baju baru pada hari raya, padahal kita masih punya ratusan baju lainnya. Contoh lain, kita membeli barang saat barang itu wajib dimiliki, meski tidak dibutuhkan sama sekali. Dan masih banyak lagi contoh lainnya.

Anda sendiri bagaimana?

Mengapa Mata Boneka itu Besar?

Pernahkah anda memperhatikan boneka-boneka yang jadi mainan anak memiliki mata yang besar?

Awalnya saya menyadari ketika sebagian besar boneka yang saya temukan di supermarket menunjukkan mata yang besar. Apa pun figur dari boneka, entah binatang atau orang-orangan, pastinya matanya tampak besar. Tentu ini menjadi bentuk keheranan saya.

Mengapa boneka itu dibuat dengan mata yang besar, bahkan tidak sesuai dengan ukuran wajahnya?

Ada beberapa hal untuk menjawab rasa penasaran saya.

Pertama, mata adalah jendela hati

Boneka yang bermata besar berasal dari figur film kartun yang divisualisasikan. Melalui media visual, rupanya mata berperan penting untuk menunjukkan karakter dari tokoh yang dimainkan. Misalnya, karakter tokoh kartun sebagai tokoh baik atau tokoh jahat maka akan terlihat dari sorot mata yang ditampilkan. Itu sebab mata memang dibuat ukuran lebih besar agar emosi dan karakter dari tokoh boneka itu terlihat.

Kedua, mata besar identik dengan tokoh boneka yang lucu, menggemaskan dan menarik.

Saya pun mengkaitkan dengan jawaban beberapa orang sekitar saya. Saya penasaran dengan pertanyaan di atas, lalu saya pun bertanya kepada mereka. Jawabannya sebagian besar adalah bahwa mata yang besar menunjukkan tokoh dari boneka tersebut cute dan attractive. Heh! Mungkin orang senang memberikan boneka yang menarik dan menggemaskan ketimbang boneka yang biasa-biasa saja. Mata yang besar adalah cara untuk menggambarkan boneka itu menarik dan menggemaskan.

Ketiga, mata besar menunjukkan wajah polos dan kekanak-kanakan.

Ini mungkin jawaban konyol. Seorang teman berkata bahwa mata besar dari boneka untuk menunjukkan wajah boneka akan tampak polos dan lugu, jelasnya innocent. Saya yang mendengar penjelasan teman saya hanya bisa termangut-mangut memahami penjelasannya. Karena boneka ini memang lebih digemari oleh anak-anak, yang digambarkan sebagai jiwa yang polos dan lugu.

Menurut anda sendiri, suka boneka yang bermata besar atau tidak?

Atasi “Bad Hair Day” di Musim Dingin? Delapan Tips Untuk Perempuan

Tahukah anda bahwa musim dingin bisa memberi pengaruh pada penampilan rambut? Sebagai perempuan, saya fokuskan penampilan rambut pada perempuan saja berdasarkan pengalaman. Di musim dingin, rambut panjang seperti saya mengalami bad hair dikarenakan rambut terpapar suhu dingin sehingga rambut pun perlu mendapatkan perhatian ekstra.

Rambut adalah mahkota perempuan. Tentu bad hair day akan mempengaruhi performa sepanjang hari. Sebenarnya rambut bermasalah di musim dingin tidak dihadapi oleh saya, tetapi kebanyakan perempuan. Karena suhu juga berdampak pada penampilan rambut. Rambut menjadi kering, mudah patah bahkan sulit diatur. Itu yang saya alami dan semua teman saya yang juga perempuan setelah saya bertanya.

Berikut tips saya saya agar rambut tak bermasalah di musim dingin.

1. Gunakan penutup kepala

Ketika seluruh tubuh sudah tertutup agar terlindungi dari suhu dingin di luar, tentu rambut di kepala juga perlu diperhatikan. Gunakan penutup kepala bisa seperti topi, syal, topi kupluk, penutup kepala yang jadi satu dengan jaket. Untuk yang berambut panjang bisa digelung, sedangkan yang berambut pendek bisa dipercantik dengan penutup kepala lainnya. Pilih penutup kepala yang berbahan material nyaman dan menambah penampilan anda di musim dingin. Ada juga penutup kepala yang bisa dimodifikasi seperti bandana rambut sekaligus menutup telinga juga.

2. Pakai conditioner rambut

Jujur saja bahwa musim dingin yang bersuhu rendah menyebabkan rambut saya jadi mudah kusut dan sulit sekali diatur. Siasatnya adalah menggunakan conditioner rambut yang mengandung pelembut sehingga rambut mudah diatur dan tidak terlampau kering. Selesai keramas, cukup oleskan bukan di bagian akar rambut melainkan di bagian helaian hingga ujung rambut. Itu yang saya lakukan sesuai petunjuk hair styles.

3. Keringkan rambut dengan maksimal

Jangan pernah keluar rumah saat rambut masih basah di musim dingin! Apa yang sudah saya alami adalah rambut langsung beku seperti es. Lalu saya juga mengalami influenza dan badan merasa kedinginan (=baca masuk angin). Daripada sakit, lebih baik siasati rambut setelah keramas dengan benar-benar kering sebelum berpergian keluar. Anda juga bisa atur jadwal keramas dimana anda tidak harus berpergian keluar setelahnya.

4. Cuci rambut 2 kali seminggu

Setelah saya mengalami bad hair day, si penata rambut menyarankan agar tidak sesering mungkin keramas. Anda perlu banyak waktu juga untuk mengeringkan apalagi bagi perempuan berambut panjang. Selain itu, kondisi di luar juga masih tergolong bersih, tak banyak polusi. Lagipula rambut sering ditutupi agar tidak terpapar salju atau suhu yang dingin.

5. Mengganti shampo yakni dry shampoo jika diperlukan

Bagi anda yang terbiasa sering mencuci rambut, anda juga bisa menggantinya dengan dry shampoo untuk merawat penampilan rambut anda. Dry shampoo juga bisa digunakan bilamana anda merasa rambut anda lepek dan tak tertata dengan baik. Lebih jelas tentang dry shampo, anda bisa ulik tulisan saya di link ini.

6. Gunakan vitamin rambut

Seperti hal yang sudah saya sampaikan di atas bahwa rambut di musim dingin mudah patah dan rontok juga. Oleh karena itu, punya rambut yang sehat itu penting. Caranya adalah memberikan nutrisi pada rambut dengan vitamin rambut yang sesuai dengan jenis dan masalah rambut yang dihadapi. Tak hanya tubuh saja butuh vitamin, rambut juga perlu vitamin yang sesuai dengan kebutuhannya.

7. Gunakan shampo khusus untuk musim dingin

Jika rambut masih juga bermasalah, siasat lain yang bisa ditempuh adalah mengganti rambut yang khusus untuk musim dingin. Apakah ada? Di supermarket atau toko kosmetik di sini tersedia shampo yang memang khusus untuk musim dingin. Bahan yang digunakan pada shampo ini juga terbilang khusus. Siapa tahu shampo ini bisa membantu anda?

8. Potong rambut

Dari delapan saran yang tertulis di atas, mungkin ini saran terakhir. Ganti penampilan rambut dengan gaya tatanan baru bisa jadi pilihan menarik. Segeralah ke salon dengan memotong rambut anda sesuai trend awal tahun! Saran lain yang bisa diterapkan adalah memotong ujung rambut. Bukankah ini baik untuk membuang rambut yang pecah dan mudah patah?

So, semoga delapan tips di atas bermanfaat bagi anda yang membutuhkan. Ini sekedar berbagi pengalaman.

Selamat berhari Minggu!

TGIF, Thanks God It’s Final. “Every Day Posting” on 500th Days

Today I have got a notification by WordPress that my blog challenging “every day posting” is succesfully done on 500th days. This is amazing to share my daily life experiences through personal blog. Sometimes my minds was stuck on mother language as primary blog language because I was been expat and have been speaking in German and English to others as usual. Somehow I am keen on writing to share as part of life. Perhaps someone at out there is interested to know what they didn’t know yet.

Every day I wake up and alert my self to upload one post what I have provided it yet. I comitted to post my blog at 7 – 8 am in Germany Time. Anything at all on day, I have to warn my self to upload my blog. If I have problem with internet such as I was on traveling so on, I keep to search out one place which provides WIFI service. So now you understand why I have late upload post.

As seen I have a lot of things to do every day. I must finish my study in Germany while I am focus to be part-time job worker. To organize my daily activity I should to set up some drafts a week and may called those “Bank Data” then. When I was lazy either busy, I will take my “bank data” to be blogging. Bank data consist of writings or photos that I have made before. I have some few minutes to review my draft before updating. That’s why you found my post in typo or unclearly sentences. I checked my post then when I have chance on breakfast or lunch.

Back to typo or eror gramatic, I’d prefer to blog in my mother language. I am not yet perfect to be English woman or “Deutsch frau” to explain everything in my blog. However writing in my mother language is easy option to avoid gramatic proof read. It could be a solution when you want to blog every day, but stuck on gramatic. Choice the easy way, write as you can think it fun. My opinion, writing must be easy and fun, not pressure!

Check or control my post is also important. I don’t want to frustrate my readers seeing my blog indistinct. So spare my time every day is not only blogging, but controlling what it is done. When all seems fine, I do blog walking or reply the comments. The next advice, keep in touch with readers is also important meanwhile I am busy.

The last tips, I am ought to care around such as events, news, moments or anything what it happenned. It could be inpired me to ready up draft or ilustration. As blogger I have smart phone to connect with camera or notes documentation what I have seen by.

Thus blogging is simple way as my thought over 500 days. I keep to run this challenging so on.

At least I thank all of readers to stopping by at my blog. Thanks for your support!

Tahukah Anda Skala Warna dan Kegunaan Lampu di Rumah?

Selama ini saya begitu tidak peduli dengan kehadiran lampu. Bagi saya, semua lampu saja saja yang berfungsi untuk menerangi ruangan. Setelah saya berada di Jerman, saya baru tahu bahwa tiap ruangan di rumah itu perlu cahaya lampu berbeda-beda? Wow! Selain itu, saya juga menjadi tahu mengapa restoran memasang lampu temaram saat saya dan suami pergi candle light dinner. (Baca: https://liwunfamily.com/2018/10/25/mengapa-lampu-di-restoran-kafe-cahayanya-redup-saat-makan-malam/)

Belum lagi di sini saya mendapati lampu otomatis yang hemat energi. Lampu itu hanya nyala selama beberapa menit sesuai keperluan saja. Asyiknya lagi, lampu ini bisa mengenali lewat sensor bilamana ada kehadiran sosok manusia. Contoh lampu di halaman, depan garasi mobil, lorong tangga rumah dan toilet atau ruangan lain yang anda kehendaki.

Berbicara tentang lampu, akhirnya saya dapat penjelasan setelah datang ke swalayan toko bangunan di sini. Kebetulan saya memerlukan lampu untuk salah satu ruang di rumah. Saat mencari lampu, ada papan informasi yang menjelaskan warna dan kegunaannya. Ini bukan lampu warna-warni semacam lampu disko tetapi temperatur warna dalam skala kelvin. Dari situ, saya jadi paham bahwa lampu kamar tidur misalnya maka memerlukan skala warna sekitar 2700 Kelvin.

Berikut penjelasannya.

1. Sky white

Dari jenisnya saja sudah diketahui bahwa lampu pada kelompok ini yang paling terang. Skala warna yang diperlukan sekitar 8000 Kelvin. Warnanya putih terang benderang cocok digunakan di ruangan rumah seperti keller, ruang bawah tanah. Di Jerman, kami memiliki ruang bawah tanah dengan keperluan yang bisa dicek di sini. Selain itu, lampu kelompok ini bisa juga digunakan di garasi mobil. Ada banyak hal dilakukan di garasi mobil seperti mencari barang di mobil, memperbaiki mobil dan sebagainya. Itu sebab butuh cahaya terang benderang.

2. Active day white

Berikutnya adalah lampu-lampu yang memiliki warna terang namun tidak lebih terang dari kelompok lampu jenis pertama. Kelompok lampu ini menghasilkan warna natural. Skala warna lampu di jenis ini sekitar 4000 Kelvin. Ruang rumah yang memerlukan lampu jenis ini misalnya ruang kerja. Anda juga bisa meletakkan lampu seperti ini di ruang belajar anak-anak. Selain itu, lampu seperti ini bisa juga diletakkan di ruang tamu. Saya sendiri menempatkan lampu ini di ruang makan. Karena malam hari, cahaya lampu yang terang natural diperlukan untuk menyiapkan makan malam dan menikmatinya, khusus di musim dingin. Seperti musim panas, kami jarang menggunakan lampu di ruang makan karena lamanya sinar Matahari lebih panjang.

3. Relax warm white

Untuk kelompok lampu jenis ketiga dapat dikatakan sebagai lampu sedikit terang, namun tidak juga gelap. Ada sebagian orang yang menempatkan lampu ini di ruang tamu agar memunculkan kehangatan saat malam hari. Skala warna lampu pada kelompok ini sekitar 2700 Kelvin. Lampu jenis ini juga baik digunakan di ruang tidur. Ruang tidur yang terlalu terang benderang juga menimbulkan ketidaknyamanan, itu yang saya alami. Jika seseorang tak bisa tidur, perhatikan lagi cahaya lampu kamar tidur! Itu sebab kelompok lampu ini memunculkan kesan rileks bagi yang menikmatinya.

4. Simulation light

Terakhir, kelompok lampu yang redup dan memang berbeda dari tiga kelompok di atas. Ini hanya sekedar simulasi warna lampu. Lampu jenis ini melibatkan teknik dengan waktu. Anda bisa mengatur nyala lampu kamar tidur hanya menyala sekitar 30 menit ketika anda nyalakan.

Kesimpulan

Setelah mengamati papan informasi tersebut, setidaknya saya mendapatkan penerangan bahwa lampu berfungsi tidak hanya sekedar pencahayaan saja. Bahkan lampu saja bisa memunculkan kesan rileks bagi mereka yang merasakan cahayanya.

Qi Mongolian Barbeque Restaurant, Makan ala Prasmanan: Rekomendasi Tempat (21)

Makanan pembuka yang saya pilih.

Informasi saus untuk makanan utama.

Sea food menggunakan saus mongolia dan sayuran menggunakan saus thailand.

Makanan penutup yang saya pilih adalah puding.

Pilihan menikmati liburan awal tahun adalah mencoba kuliher baru. Itu pemikiran saya. Akhirnya pilihannya jatuh pada restoran di Linz, Austria. Kami pun meluncur ke shopping center pluscity yang terletak di selatan Linz. Kami ingin mencoba rasa baru yang belum pernah kami cicipi sebelumnya.

Di mall yang cukup besar ini, kami pun menemukan restoran Mongole Barbeque. Informasi di muka restoran dikatakan bahwa sebelum jam 17.00 harga per orang 11.60€ setelah jam tersebut harga per orang menjadi sekitar 16€. Tampak bahwa makanan disajikan secara prasmanan. Hal yang membuat saya tertarik adalah saus mongolia yang ditawarkan istimewa di sini. Akhirnya kami pun masuk dan memilih tempat.

Ada dua lorong meja prasmanan. Lorong pertama dibagi tiga, yakni aneka sayuran seperti sawi, jamur, wortel, brokoli dan aneka sayuran lainnya. Kemudian bagian sea food seperti ikan tuna, ikan salmon, cumi, daging kepiting, kerang hijau, gurita, udang dengan jenis yang sudah dikupas dan udang besar yang belum terkupas. Bagian terakhir dari lorong pertama adalah potongan daging seperti daging ayam, daging sapi, daging babi, daging kangguru, daging kalkun dan daging kelinci.

Kemudian lorong kedua berisi dua bagian. Di sini juga tersedia nasi putih dan sup pembuka. Bagian pertama terdiri atas makanan asia yang sudah selesai dimasak seperti aneka tumisan dan sushi. Bagian kedua berisi aneka macam hidangan penutup seperti buah, yoghurt, kue, puding dan permen.

Restoran cukup luas dibandingkan restoran lain yang ada di situ. Aksesoris dan dekorasi dibangun seperti bangunan-bangunan di tiongkok. Atasnya menyerupai payung besar dan tiang di sekitar dengan aksara khas. Dapur dijaga juru masak dengan seragam dapur warna putih. Sedangkan pramusaji adalah para perempuan berperawakan asia.

Hal yang patut dicoba antara lain

Pertama, saus barbeque mongolia.

Sesuai nama restoran maka mencoba makanan dengan saus ini patut dicoba. Sausnya seperti pada saus ala masakan jepang pada umumnya, warna cokelat kental. Rasanya seperti saus teriyaki, saus tiram dan asin manis bercampur menjadi satu. Masakan dengan saus mongolia adalah semua hidangan yang anda kehendaki menjadi satu. Saya ingin hanya sea food saja, maka semua ditumis dalam wajan datar kemudian ditambah saus mongolia seperti yang dijelaskan di atas.

Setiap pelanggan hanya mendapatkan pilihan satu saus saja dari sekian saus yang ditawarkan. Jika anda ingin makan banyak maka perhatikan porsi makanan yang diambil. Jangan sampai anda membuang makanan!

Kedua, jika anda adalah vegan atau vegetarian maka anda juga bisa tetap menikmatinya.

Di sini tersedia aneka macam hidangan daging. Padahal anda juga bisa memilih hanya sayuran saja. Pilihan sausnya, bisa dipilih saus thailand seperti yang saya ambil. Atau, jika anda merasa tidak cocok maka anda cukup pilih tanpa saus dan hanya ditumis saja. Cukup enak juga.

Ketiga, mencicipi hidangan laut segar.

Jika anda suka makan makanan laut seperti yang kami nikmati maka anda bisa mengkreasikan semua makanan laut yang disuka dengan saus yang dipilih. Hidangan laut cukup lengkap di sini. Anda juga bisa pilih saus rasa pedas jika anda suka makanan pedas. Tambahkan sayuran untuk menikmatinya bersama nasi putih. Mantap!

Keempat, penyuka makan daging.

Jika anda adalah pemakan segala, di sini tersedia aneka daging yang tidak terjual pada umumnya di restoran. Pernah mencoba makan daging kangguru? Tetapi ingat, jika anda tak merasa yakin menyukainya dan nyaman mengunyahnya sebaiknya jangan diambil!

Kelima, hidangan yang sudah matang.

Tak ingin menunggu makanan dimasak secara langsung? Anda bisa memilih hidangan asia yang bisa langsung disantap. Di lorong kedua tersedia makanan yang sudah matang.

Porsi makan saya memang tak banyak. Padahal makan prasmanan ini membebaskan orang mengambil sesuka hati. Sayangnya, saya tidak berkehendak mencicipi semua hidangan. Pastinya layak direkomendasikan!

Saran saya, datanglah saat tidak hampir mendekati jam makan malam! Pengalaman kami, waktu tersedia untuk menikmati makanan hanya sebentar meski kami masih dibolehkan duduk-duduk di restoran. Jika datang saat makan malam atau makan siang, sebaiknya datang tepat waktu dimana hidangan masih tersedia lengkap.

10 Cara Saya Hindari Influenza Saat Musim Dingin

Musim dingin sudah mulai sejak memasuki minggu ketiga di Jerman. Beberapa kali salju turun, terkadang suhu dan udara dingin menyebabkan tubuh rentan kedinginan. Tak hanya itu, hujan pun kadang juga datang meski hanya sebentar. Itu sebab kami yang tinggal di empat musim merasa informasi cuaca begitu penting tiap hari. Pasalnya ini juga menentukan pakaian yang dikenakan hingga aktivitas yang akan dilakukan.

Jika udara dingin, toh saya harus tetap beraktivitas seperti biasa. Teman bangku sebelah di kampus, asal Meksiko, tiba-tiba pamit tak hadir karena flu berat. Sepulang dari kuliah, saya bertemu juga teman mahasiswa asal Indonesia yang juga sedang mengalami flu. Dia adalah mahasiswa asal Bandung. Meski Bandung punya hawa udara yang lebih dingin ketimbang Jakarta, kota asal saya namun tetap saja flu bisa menyerang siapa saja. Pastinya saat anda mengalami influenza, anda pasti tidak akan nyaman beraktivitas secara normal.

Berdasarkan pengalaman tersebut, saya membagikan sepuluh cara saya agar terhindar dari influenza.

1. Vaksin influenza

Vaksin inluenza itu berdampak sekali buat saya. Pengalaman saya pertama kali ke Jerman saat musim dingin, saya sudah melengkapi diri dengan mendapatkan vaksin influenza. Waktu itu, saya menemani teman di klinik di Bandara Soekarno-Hatta, mendapatkan vaksinasi untuk keperluan umroh. Saya pun ikut serta mendapatkan beberapa vaksin. Dokter di sana juga menyarankan vaksin influenza karena saya berangkat saat musim dingin di Eropa. Harganya waktu itu 75 ribu rupiah. Vaksin influenza berlaku selama satu tahun. Dampaknya sangat luar biasa sehingga tubuh terhindar dari flu yang kebanyakan dialami orang-orang sekitar saya yang berasal dari negara tropis.

2. Mengenakan pakaian yang tepat dan sesuai saat beraktivitas

Menurut orang Jerman, tidak ada cuaca yang salah melainkan pakaian yang salah sehingga menyebabkan tubuh masuk angin atau terserang influenza. Selama musim dingin, pakaian juga disesuaikan. Saya pasti mengenakan thermal leggings dan atasan yang membuat tubuh tetap hangat sebelum mengenakan pakaian pada umumnya. Tak lupa, jaket musim dingin yang pastinya waterproof. Sepatu pun didesain dari kulit dengan desain dalam yang hangat. Jika masih terasa dingin, saya masih mengenakan sarung tangan kulit dan penutup telinga. Jadi bandana atau penghias rambut bukan sekedar aksesoris saja, namun menutupi telinga agar tubuh tidak terpapar hawa dingin.

3. Perbanyak makan buah dan sayur (sup)

Makan buah itu tak mengenal musim. Musim dingin itu perlu juga makan buah agar tubuh tetap mendapatkan asupan nutrisi yang cukup. Buah kaya akan vitamin, ketimbang kita mengkonsumsi obat-obatan dan suplemen. Sebagian besar buah seperti tomat, jeruk, mangga dan apel mengandung vitamin C yang diperlukan sebagai imunitas tubuh, melindungi diri dari flu. Begitu pun sayuran seperti brokoli dan tomat yang bisa dibuat menjadi sup hangat. Sebuah penelitian menyebutkan brokoli baik untuk mencegah tubuh mengalami masuk angin.

4. Minum air putih hangat ditambah irisan lemon saat bangun tidur

Selain kopi, saya juga menyiapkan air putih hangat yang dimasukkan irisan lemon. Jika tubuh sudah merasa kedinginan di pagi hari, saya langsung menikmati segelas air putih hangat dengan irisan lemon ketimbang minum obat. Rupanya resep ini manjur karena air putih hangat dengan lemon dapat meningkatkan imunitas tubuh. Jika tubuh dalam kondisi fit, tentu tidak mudah pula terserang flu dari orang-orang sekitar.

5. Tidak keluar rumah saat rambut dalam keadaan masih basah

Suatu kali saya terburu-buru keluar rumah dengan rambut masih dalam keadaan setengah basah. Alhasil saya mengalami bersin-bersin. Mengetahui gejala tersebut, maka saya pastikan bahwa mencuci rambut perlu waktu juga untuk mengeringkannya. Jika anda keluar rumah dengan rambut setengah basah di musim dingin maka bersiaplah dengan tubuh kedinginan dan flu menyerang.

6. Perbanyak jalan kaki atau olahraga

Musim dingin itu membuat siapa saja malas untuk keluar rumah. Malas membuat tubuh kurang bergerak. Jika tubuh kurang bergerak maka bersiaplah dengan sakit yang datang kapan saja. Olahraga yang saya lakukan adalah berjalan kaki keliling kota. Menikmati pinggir danau dengan sinar matahari saat udara cerah adalah pilihan yang jitu. Saya bisa berjalan kaki sekitar danau atau taman kota. Semua itu benar-benar menyehatkan dan cara jitu mengusir rasa malas keluar rumah saat musim dingin.

7. Berendam atau mandi air hangat

Beberapa kali saya ikut suami pergi berendam air panas di lokasi tertentu. Biasanya paket mandi air panas dan sauna sekaligus menginap di hotel. Namun harganya lumayan. Ada juga cara gratis yakni memilih mandi air hangat dan meletakkan wewangian di bathtub pribadi. Cara ini cukup ampuh agar tubuh tetap hangat.

8. Sering mencuci tangan setelah berpergian atau melakukan aktivitas

Meski terdengar sepele, namun mencuci tangan itu penting. Perilaku sehat pertama kali dari mencuci tangan agar terhindar dari kuman penyakit. Kebiasaan mencuci tangan dari luar perlu agar terhindar dari kuman, virus dan bakteri. Alasan lain bahwa tangan juga menjadi transmisi penyebaran virus seperti influenza. Jadi alangkah baiknya jika tangan juga tetap bersih.

9. Mengunyah permen jahe atau minum jahe manis

Awalnya saya takjub juga bahwa di rak supermarket di bagian kuliner asia, saya menemukan permen jahe. Setelah saya cek di kemasannya, permen jahe ini buatan Indonesia. Mengapa tidak mengkonsumsi permen jahe saat di luar udara dingin? Rupanya ini jadi salah satu cara terbaik saya agar tubuh terhindar dari flu. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa jahe mengandung antiradang yang kuat melawan flu. Jahe juga mengandung antiinflamasi yang meningkatkan kekebalan tubuh dari serangan virus. Jika tak ada permen jahe, saya sudah siapkan jahe dan gula merah di rumah. Tinggal dimasukkan semua dalam air panas, dan siap diminum.

10. Menikmati minuman panas seperti teh dan cokelat panas

Ilustrasi, teh hijau.

Jika anda suka minum teh, pilih teh hijau untuk menghindari flu. Teh hijau mengandung inflamasi antibakteri dan antivirus yang melindungi tubuh dari flu. Selain teh hijau, coba juga teh jahe seperti yang pernah saya alami di sini. Teh jahe dipercaya bisa mencegah tubuh dari masuk angin. Tak suka teh, anda bisa memilih minuman cokelat panas. Minuman yang terbuat dari cokelat hitam dipercaya bisa melawan virus flu.

Semoga sepuluh cara saya di atas berhasil anda terapkan untuk mencegah influenza. Namun sekali lagi, mencegah lebih baik daripada mengobati.