Pilih Hadiah Natal, Begini yang Praktis dan Sejarahnya

Anda akan pilih membeli dan membungkus hadiah di hari raya seperti ini?
Atau memberi hadiah berupa kartu belanja sesuai nilai yang tertera.

Natal tinggal menghitung hari. Supermarket dan pertokoan di Jerman sibuk didatangi pembeli. Jumlah pembeli lebih banyak dibandingkan hari-hari sebelumnya. Salah satu alasan jumlah pengunjung meningkat adalah membeli hadiah untuk orang terkasih. Tradisi natal di sini lekat dengan pemberian hadiah untuk keluarga. Demikian yang saya alami saat bingung memilihkan hadiah.

Bisa jadi anda juga mengalami kebingungan saat memilih hadiah di hari raya. Meski anda mudah mengenal kebiasaan dan karakter orang yang akan diberi hadiah, namun membelikan hadiah bisa jadi hal sulit. Ada rasa khawatir bahwa hadiah yang diberikan tidak sesuai atau hadiah yang diberikan bukan menjadi dambaannya. Dilema ini yang saya rasakan juga saat memilih hadiah.

Selama ini saya punya segudang teori untuk memilihkan hadiah untuk orang lain. Jika mengetik kata kunci pada blog saya, di link ini tampak bahwa pemberian hadiah pertama kali adalah ketulusan. Niat baik yang tulus dari pemberi kepada penerima. Itu sebab jika terjadi acara tukar kado, akan tersingkap bagaimana pribadi orang yang memberikan hadiah pada orang yang tidak dikenali sebelumnya. Bukan besar kecil nilai hadiah, tetapi ketulusan pemberi hadiah akan sungguh tercermin dalam acara tukar kado tersebut.

Kembali ke alasan praktis memilihkan hadiah, di sini saya tidak lagi dipusingkan hadiah apa yang diberikan. Di Jerman, tersedia gutschein semacam kartu voucher belanja senilai sekian Euro yang bisa dipergunakan orang yang diberi hadiah untuk membeli yang dibutuhkan dan dikehendaki. Saya sudah mendapatkan berkali-kali dari kerabat di sini voucher belanja tersebut sesuai nama tempat belanja yang dituju. Misalkan, toko kosmetik dan parfum atau toko pakaian. Dengan voucher tersebut saya bisa berbelanja yang saya butuhkan.

Kartu voucher ini memang praktis. Kita tidak perlu dipusingkan lagi apakah si penerima hadiah akan menyukai yang diberikan. Si penerima hadiah bisa membelanjakan yang dikehendaki. Cara praktis ini tentu saja tidak bisa diuangkan. Misal, saya dapat voucher senilai 50ÔéČ dari toko mebel dan perabotan rumah tangga. Saya bisa membeli barang yang saya mau tetapi saya tidak dapat menguangkannya kembali.

Cara mudahnya, cukup mengkorek bagian perak di balik kartu. Di situ tertera barcode yang bisa digunakan kasir sebagai bukti pembayaran. Mereka juga tidak perlu meminta kartu identitas sebagai bukti bahwa anda adalah pemilik sah kartu. Semua begitu mudah dan praktis.

Sebenarnya gaya hidup memberikan hadiah berupa voucher di Jerman sudah mulai menjadi trend. Trend berupa voucher dari selembar kertas. Trend ini berawal dari negeri Paman Sam. Pada tahun 1887, Asa Candler meletakkan kupon gratis satu botol Coca Cola di koran. Bila anda ingin satu botol Coca Cola, gunting potongan voucher sesuai informasi yang tertera. Kupon yang diguntingkan tersebut menjadi populer dan mulai digunakan dunia industri sebagai promosi produk. Kini di era kecanggihan teknologi, bukan tidak mungkin kupon pun bisa didapat secara elektronik via smart phone.

Di balik alasan praktis, apakah pemberian hadiah juga bisa digantikan dengan pemberian kartu voucher? Namun siapa pun pasti tidak menolak jika diberi hadiah ‘kan. Apalagi hadiah yang diberikan adalah kartu belanja sekian Euro.

So, menurut anda bagaimana?

Advertisements

Mengapa Pria Meletakkan Saputangan di Saku Depan Kanan?

Pernahkah anda memperhatikan saku pada jas pria yang sedang berpakaian formal maka di saku kanan tampak setengah saputangan tersembul? Apa maksudnya itu? Apakah ada sejarah atau makna dibalik saputangan yang diletakkan di saku kanan jas pria? Itu pertanyaan saya.

Baru-baru ini saya menemani suami membeli satu setel jas lengkap untuk keperluan acara resmi. Saat kami sedang memilih, di situ saya memperhatikan saku kanan di jas tampak selipan saputangan yang keluar menonjol. Apakah itu sekedar aksesoris? Itu pemikiran saya. Atau sebenarnya ada fungsi yang saya sendiri tidak tahu.

Karena saya begitu ingin tahu, saya pun bertanya pada modeberaterin yang membantu kami memilihkan pakaian. Modeberaterin adalah karyawan toko pakaian yang bertugas membantu pelanggan memilih pakaian yang tepat. Ini semacam penata gaya. Mereka membantu mencari dan memilihkan pakaian mana yang cocok dikenakan pelanggannya.

Menurut dia, saputangan pada saku jas pria tidak harus berisi saputangan di masa kini. Dahulu memang banyak jas pria menempatkan saputangan yang berbentuk segiempat dalam saku jas agar saputangan tersebut bisa digunakan sewaktu-waktu. Dalam kehidupan di Eropa, para pria sering merasa membersihkan hidung atau melap keringat dengan saputangan. Ini sama seperti perempuan-perempuan Eropa jaman dahulu selalu membawa saputangan di tangan mereka atau diletakkan di dalam tas jinjing.

Makin lama saputangan di saku jas pria diganti dengan membalikkan kantong saku agar bisa menonjol. Ada juga yang menggantinya dengan dijahit agar seperti aksesoris saja. Dengan begitu citra saputangan yang menyembul di saku jas depan pria adalah ekspresi diri. Para perempuan punya beragam ekspresi mode yang selalu berganti, sedangkan pria tak banyak. Saku jas pria menjadi aksesoris mode yang menampilkan pria tampil elegan.

Namun demikian saku jas depan pria yang ditambahkan dekorasi ternyata menimbulkan keunikan. Di beberapa negara Eropa jaman dahulu menempatkan saputangan dari kain linen yang dihias. Ini seperti menandakan pribadi si pemakai jas. Bagaimana pun warna jas yang tanpa motif akan memberikan kesan berbeda dengan saputangan berbentuk persegi menonjol di saku depan.

Sejarah lain mencatat di abad 15, kain linen dari Tiongkok didatangkan ke Eropa. Bisa jadi ini menjadi cikal bakal mode penempatan saputangan persegi pada saku jas depan pria. Meski kini tidak semua jas pria masih melakukan demikian, namun ini bisa jadi pilihan mode jika pria ingin tampil berbeda.

Good to know ­čÖé

Lima Alasan Kita (Masih) Perlu Berkirim Kartu Ucapan

Kartu ucapan hari raya Natal berbahasa Jerman.
Kartu ucapan di hari ulangtahun berbahasa Jerman.

Apakah anda masih berkirim ucapan saat hari raya tiba? Menjelang hari raya natal, rupanya toko-toko masih memajang penjualan kartu natal. Itu artinya, kartu ucapan masih diminati di tengah kecepatan berkirim pesan seperti sekarang ini. Hal ini yang mendasari saya mengamati alasan orang yang masih berkirim kartu ucapan.

Kartu ucapan konon berasal dari tradisi masyarakat Tiongkok yang gemar berbalas ucapan ketika terjadi perayaan tahun baru Tiongkok. Namun penelusuran informasi lain menyebutkan, masyarakat di Mesir sudah lebih dulu memulai tradisi berkirim ucapan. Lepas dari sejarah permulaan berkirim kartu ucapan, setidaknya sudah diketahui bahwa tradisi berkirim ucapan adalah bagian dari budaya menjelang hari-hari istimewa. Kartu ucapan adalah tanda kasih kepada seseorang yang tak ternilai harganya.

Kartu ucapan juga tidak hanya saat menjelang hari raya saja. Kita juga bisa berkirim kartu ucapan untuk perayaan khusus semisal ulangtahun atau hari istimewa lainnya. Apakah kartu ucapan semakin ditinggalkan? Di tengah media yang semakin cepat dan instan, nyatanya kartu ucapan masih tersedia di rak penjualan. Itu artinya, masih ada peminat untuk membelinya.

Pertanyaannya, mengapa kita masih perlu berkirim kartu ucapan?

1. Karena ucapan yang diberikan terkesan istimewa dan elegan

Apakah anda pernah merasakan perbedaan mendapatkan ucapan tertentu dari seseorang secara elektronik dan yang lainnya diberikan lewat kartu ucapan? Saya pernah. Mendapatkan kartu ucapan itu menurut saya membuat saya sebagai penerima terlihat istimewa. Bayangkan bahwa si pemberi ucapan harus meluangkan waktu untuk pergi memilihkan kartu, mengeluarkan biaya untuk membelinya hingga meluangkan waktu untuk menuliskan kalimat yang berarti kepada saya. Bukankah itu istimewa namanya? Lagipula memberikan ucapan lewat kartu ucapan juga terlihat elegan dan profesional. Bayangkan bahwa anda mendapatkan kartu ucapan dari bos dan teman satu kantor atas promosi pekerjaan. Bukankah kartu ucapan itu begitu bernilai harganya dari sebuah promosi yang baru saja anda dapatkan? Mengapa? Karena anda yang menerima kartu ucapan adalah orang istimewa.

2. Karena ada keakraban antara anda sebagai pengirim dengan si penerima

Memberi ucapan lewat elektronik sah-sah saja. Namun bayangkan bahwa seseorang telah meluangkan waktunya untuk menuliskan kalimat penuh makna di kartu ucapan anda. Itu artinya ada hubungan personal nan intim yang dibangun si pemberi kartu dengan anda, si penerima kartu. Tulisan tangan meningkatkan keterampilan motorik halus dan mengaktifkan daerah di otak yang terlibat dalam pemikiran, bahasa dan memori si penulis kartu ucapan. Rupanya ini tidak hanya melibatkan unsur kognitif dan konatif saja, menuliskan kartu ucapan juga mengandung unsur afektif, bagian unsur psikologis yang mendorong sisi emosional baik si pemberi ucapan maupun si penerima kartu ucapan. Ini membentuk keintiman yang personal yang tidak bisa dilakukan lewat ucapan elektronik. Jika anda ingin membangun keakraban dengan seseorang, ungkapkan itu lewat kartu ucapan.

3. Karena ucapan yang diberikan lewat kartu lebih menyentuh secara emosional

Kartu ucapan mengungkapkan emosi manusia ketimbang anda mendapatkan ucapan secara elektronik. Saya pernah menuliskan ucapan kartu ulangtahun ke sahabat saya. Ternyata ketika saya menuliskannya dengan tangan saya, seolah-olah perasaan saya pun ikut bermain, saya tersentuh. Rupanya ini pun yang dirasakan sahabat saya saat menerima kartu ucapan. Dia yang membacanya pun terharu dan menangis. Kami berpelukan setelahnya. Begitu besar makna ucapan lewat sebuah kartu, daripada anda mendapatkannya secara elektronik.

4. Karena mengirimkan kartu ucapan membuat anda tetap terhubung dengan si penerima

Jika anda ingin tetap terhubung dengan orang yang sudah lama tak dijumpai, beri dia sebuah kartu ucapan. Entah itu kartu ucapan hari raya, hari ulangtahun atau bahkan hari persahabatan misalnya. Dengan kartu ucapan, anda membiarkan orang lain tahu bahwa mereka begitu berarti dan merasa dihargai. Atau, anda mendapatkan undangan makan dari sebuah kolega. Coba kirimkan kartu ucapan terimakasih atas undangan makan sembari memuji masakan si empunya rumah. Dijamin kartu ucapan yang anda tuliskan adalah sebuah perasaan hangat bagi si penerima atas balasan yang sudah mereka lakukan. Hal terhebat dari kartu ucapan adalah anda bisa tetap terhubung dengan si penerima meski anda jauh di mata.

5. Karena kartu ucapan akan menjadi sebuah memori yang indah dalam hidup

Saya pernah berkunjung ke seorang Oma. Dia menunjukkan kepada saya satu kotak berisi kartu ucapan hari ulangtahun, hari valentin dan hari perayaan pernikahan dari mendiang suaminya. Rupanya dia masih menyimpan dengan baik aneka kartu ucapan yang sudah berumur itu. Saya pun demikian, masih menyimpan kartu-kartu dari suami saya yang diberikannya pada saya. Alasannya, anda tak pernah tahu bahwa kartu ucapan itu begitu punya nilai sejarah. Suatu saat kartu ucapan itu bisa menjadi memori yang indah dalam hidup anda, bukan?

Kesimpulan

Di hari Minggu, dimana di Jerman sudah mulai memasuki Minggu Adven Pertama, pikirkan siapa yang akan anda berikan kartu ucapan saat Natal nanti. Hal lain misalnya, pikiran siapa orang ingin anda berikan ucapan lewat kartu. Mungkin kartu ucapan anda begitu bernilai ketimbang sebuah bingkisan hadiah.

Selamat Hari Minggu!

Jalan Kaki Jadi Salah Satu Rahasia Panjang Umur Orang Jepang

Mengenal berbagai orang dengan latar belakang budaya yang berbeda memang jadi ide menarik untuk belajar tentang kehidupan. Salah satunya adalah rahasia panjang umur ala orang Jepang. Meski umur adalah rahasia Ilahi, namun siapa pun berkehendak ingin punya umur yang panjang dan sehat sejahtera tentunya.

Adalah teman baik saya yang sama-sama belajar di sini dan berasal dari Jepang. Sebut saja namanya Masako. Saya memperhatikan dia berjalan kaki menuju kampus, sementara saya sedang berada di dalam bis. Pikir saya, mungkin dia sengaja melewatkan jadwal bis karena kondisi bis yang sedikit penuh sehingga dia memilih berjalan kaki menuju ke kampus.

Setibanya di kampus, saya menghampiri dia dan menyapanya. Saya katakan bahwa saya melihatnya berjalan kaki menuju ke kampus sementara saya sedang berada di dalam bis. Padahal jika dia mau, dia bisa naik bis dengan waktu lebih singkat ke tempat tujuan ketimbang berjalan kaki yang memakan waktu lebih lama.

Anda tahu, apa jawaban dia?

“Anna, bagaimana pun berjalan kaki itu lebih sehat. Lagi pula, saya memang tidak ingin terburu-buru tiba di kampus.”

Penasaran dengan jawabannya. Saya pun menarik kursi dan duduk sebentar dengannya. Dia mengatakan bahwa berjalan kaki adalah bagian keseharian yang dihadapi orang Jepang pada umumnya. Dari rumah menuju ke stasiun kereta pasti berjalan kaki. Dari stasiun kereta menuju ke kantor atau sekolah, tak luput dari berjalan kaki. Orang Jepang senang berjalan kaki karena itu adalah bagian dari olahraga. Itu artinya lebih sehat.

Dia menambahkan lagi, berjalan kaki juga membuat panjang umur. Ketika orang berjalan kaki, ia menggerakkan seluruh anggota tubuhnya. Jika kita malas bergerak atau kurang gerak tentu akan mudah terserang penyakit. Kalimat dia ini mengingatkan saya begitu mudahnya saya menggunakan ojek motor jika malas berjalan kaki di Jakarta dulu.

Saya diam sesaat mendengar penjelasannya. Dia pun melanjutkan lagi, berjalan kaki itu adalah olahraga yang gratis dan tak perlu mengeluarkan biaya. Jika kita bisa melakukannya tiap hari selama beberapa jam, bukankah itu baik untuk tubuh? Katanya lagi melanjutkan perbincangan kami soal berjalan kaki ke kampus.

Memang anda tak perlu berjalan kaki dari rumah anda di Jakarta Timur misalnya menuju ke kantor di Jakarta Pusat. Namun sediakan waktu anda untuk berjalan kaki tiga puluh menit hingga satu jam tiap hari. Itu saran terbaik dokter agar tubuh tetap sehat. Dengan begitu, anda pasti tahu bahwa berjalan kaki itu ternyata nikmat dan sehat.

Baca juga https://liwunfamily.com/2018/05/23/bagaimana-orang-bisa-panjang-umur/

Jika anda ingin panjang umur, silahkan coba resep orang Jepang ini ya!

10 Tahun di WordPress, Lima Alasan Untuk Bertahan

Minggu lalu, wordpress memberi kejutan informasi bahwa blog saya sudah memasuki usia sepuluh tahun. Ya, saya sudah memulai blogging sejak tahun 2008 meski sempat vakum beberapa tahun. Baru aktif kembali, empat tahun belakangan ini. Alasannya, saya senang menulis. Dengan menulis, membantu saya berpikir lebih terstruktur dan sistimatis.

Pengalaman sepuluh tahun menulis di wordpress, apa saja yang diperoleh?

1. Menyediakan banyak fitur yang memudahkan blogger pemula.

Ketika saya mencari platform yang tepat untuk menyalurkan hobi menulis, rekan kerja saya menyarankan untuk mencoba wordpress. Padahal waktu itu, usia wordpress baru menginjak lima tahun. Saya yang pemula sebagai blogger, merasa dimudahkan untuk membuat blog saya tampak profesional. Sebagai amatir blogger, wordpress memberikan kemudahan untuk langsung digunakan. Saya pikir, gratis pula untuk menyalurkan hobi menulis pertama kali. Itu yang menarik dan membuat saya bertahan hingga sekarang.

2. Blogging dimana saja

Hal yang menyenangkan dari wordpress adalah platform ini bisa digunakan praktis, tak harus berhadapan dengan laptop atau komputer. Saya bisa mengunduhnya di smartphone kemudian mengetik buah pikiran saya atau apa yang sedang saya alami. Meski saya membuat blog di Indonesia, wordpress tetap mudah digunakan ketika saya pindah dan berada di luar negeri. Kecuali ketika saya berada di Tiongkok, postingan saya sempat membutuhkan waktu untuk diterbitkan. Bisa jadi ini sesuai kebijakan dan prosedur pemerintah setempat. Selebihnya, saya tetap mudah menyalurkan hobi menulis saya di mana saja tanpa kesulitan.

3. Layanannya yang responsif jika ada kesulitan/masalah

Pernah suatu kali, saya sedang di Prancis dan memerlukan bantuan tim customer service dari wordpress. Mereka pun dengan sigap menjawab pertanyaan saya dan cepat menangani apa yang jadi keluhan saya. Lagi pula platform ini dijamin aman dari serangan spam.

4. Ada penghasilan tambahan jika mau

Sudah lebih dari satu tahun, blog yang awalnya gratis ini dibuat menjadi konten berbayar. Saya pikir ini baik juga untuk menjadi tambahan penghasilan. Beberapa kali, saya mendapatkan tawaran untuk kerjasama dan secara ekonomi menguntungkan. Seharusnya lebih menguntungkan lagi jika saya bisa menulis di blog dalam bahasa Inggris. Persoalannya, saya tidak ingin kehilangan bahasa ibu saya karena kondisi saya yang menetap di luar negeri. Lagi-lagi wordpress juga menyediakan terjemahan. Jika ada pembaca tak paham apa yang saya tulis, mereka bisa membuat alih bahasa.

5. Terhubung dengan banyak blogger seluruh dunia

Alasan terakhir, apa yang membuat saya juga tetap bertahan di wordpress? Saya mendapatkan banyak teman, sesama blogger dari penjuru dunia. WordPress menghubungkan saya dengan sesama blogger yang punya kesamaan minat tema artikel atau hanya sebagai pembaca saja. Blogwalking itu menjadi ide yang menarik untuk saling memperkaya pertemanan atau tema artikel yang ditulis.

Bagaimana dengan anda sendiri?

Semakin Bertambah Usia, Semakin Bekurang Teman

Apakah anda percaya bahwa semakin anda bertambah usia maka semakin anda kehilangan teman? Mungkin anda menyangkalnya dengan mengatakan bahwa anda selalu punya teman sejak taman kanak-kanak hingga bersekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Itu betul sekali! Apalagi saat kita sedang berusia muda, teman adalah segalanya. Mereka adalah dunia kita bahkan memberi pengaruh pada kehidupan kita.

Memasuki perkuliahan hingga awal anda bekerja maka teman anda tentu semakin bertambah. Tetapi apakah anda yakin bahwa mereka semua adalah teman anda? Ketika kita bertambah dewasa dengan beban pekerjaan setiap hari dan mungkin juga kehidupan berkeluarga maka saya yakin anda semakin kehilangan teman.

Mengapa?

Karena konsep teman saat kita masih muda dengan konsep teman saat kita dewasa itu berbeda. Sebuah studi yang diselenggarakan National Institute on Aging pada April 2017 mengatakan bahwa seiring bertambahnya usia, pertemanan itu lebih kental ketimbang air meski jumlah teman berkurang. Artinya, saat usia bertambah dewasa bukan lagi dihitung seberapa banyak jumlah teman kita melainkan seberapa baik kita mengenal dan saling mendukung satu sama lain. Ukurannya bukan lagi kuantitas tetapi kualitas.

Sejak kapan kita mulai memikirkan kualitas pertemanan?

Studi lain yang diterbitkan dalam jurnal Royal Society Open Science tahun lalu mengatakan bahwa rata-rata sejak usia dua puluh lima tahun kita mulai mengurangi lingkaran pertemanan kita. Rentang usia dua puluh lima tahun ketika seseorang sudah mulai memantapkan pilihan hidupnya seperti karir, berkeluarga atau memutuskan pindah ke suatu tempat yang berjauhan. Bukan tidak mungkin kehilangan lingkaran teman dikarenakan adanya perbedaan minat, cara pandang atau tak punya waktu untuk berteman. Sibuk pekerjaan atau sibuk urusan keluarga.

Dahulu saat masih muda, pengaruh teman sebaya sangat menentukan kebiasaan dan kebahagiaan anda. Namun kini bisa jadi ikatan keluarga atau kesuksesan karir menjadi penentu hidup anda. Kita masih punya teman, namun tak sebaik dan sebanyak yang dikenal saat kita masih muda dulu.

Namun begitu, ada yang berpendapat bahwa teman saat tua adalah investasi. Anda mungkin berpikir bahwa hanya mereka yang berkeluarga bisa berbahagia, nyatanya tidak harus demikian. Anda bisa menemukan teman yang sangat berarti bahkan bersama teman-teman yang intim ini kehidupan anda juga tetap berarti.

Meski kita kehilangan banyak teman saat kita bertambah usia, namun kita tidak kehilangan makna teman itu sendiri.

Selamat berhari Minggu, teman!

Mengapa Warna Sprei Kamar Hotel Cenderung Putih?

Seringnya saya berpergian untuk tugas kantor atau sekedar liburan membuat saya mengenal berbagai macam hotel. Mulai dari hotel berbintang hingga hotel melati sudah pernah saya rasakan. Satu yang menjadi pertanyaan saya, mengapa sprei kamar hotel kebanyakan berwarna putih. Saya jadi penasaran.

Rupanya pihak pengelola pun membuat berbagai eksperimen warna sprei agar bisa terlihat menarik bagi tamu hotel. Sampai akhirnya diputuskan bahwa warna putih itu lebih baik ketimbang warna-warna lainnya. Era tahun 1990-an banyak hotel beralih menggunakan sprei berwarna putih. Bahkan ada hotel yang memakai warna putih untuk sarung bantal dan sarung selimut juga. Sisanya mereka meletakkan dekorasi dan aksesoris berbeda warna.

Dari sekian pengalaman menginap di hotel, saya pun jadi tertarik cari tahu. Apa alasan sprei kamar hotel selalu berwarna putih?

1.Warna putih lebih mudah dibersihkan

Jika saya paling malas mengenakan pakaian warna putih karena pakaian berwarna putih itu justru selalu dicuci terpisah dari pakaian berwarna. Namun pengelola hotel memilih warna putih pada seprei, sarung bantal dan sarung selimut dikarenakan lebih mudah dibersihkan. Menurut pengelola hotel, mereka mencuci warna putih lebih mudah dengan air bersuhu 60 sampai 80 derajat celcius maka noda membandel mudah dibersihkan. Karena semua berwarna putih maka tak ada keraguan untuk memilah berdasarkan warna. Jadi kemungkinan luntur atau warna pudar karena sudah lama digunakan tampak tidak terlihat jelas pada bahan berwarna putih.

2. Warna putih terlihat elegan dan berkelas

Percayakah bahwa warna putih itu terlihat mewah dan elegan? Selain fasilitas hotel yang disediakan, rupanya sprei, sarung bantal dan sarung selimut pun jadi pertimbangan agar membuat tamu betah. Kenyamanan tamu untuk menginap jadi pertimbangan sehingga diputuskan warna putih lebih cocok karena terlihat berkelas.

3. Warna putih cocok dipadupadankan dengan aksesoris lainnya di kamar hotel

Anda pasti sepakat jika warna putih adalah warna dasar yang mudah untuk dikombinasikan dengan warna lainnya. Seperti pada foto di atas, pengelola hotel menambahkan hiasan bantal kecil dengan warna kuning emas. Begitu pun selempang yang menutup tiap selimut bercorak kuning emas dan abu-abu. Akesoris demikian tampak selaras dengan warna putih pada seprei, bantal dan selimut bukan?

4. Warna putih membuat tempat tidur tampak bersih

Alasan lain yang saya temukan, mengapa warna putih dipilih untuk seprei, sarung bantal dan sarung selimut? Dikarenakan warna putih akan membuat kamar tidur terlihat bersih. Bagaimana pun tamu hotel senang jika tidur di kamar yang bersih dan nyaman.

5. Warna putih tampak membuat kamar terkesan baru.

Alasan terakhir yang saya temukan, bahwa warna putih akan selalu terlihat baru bagi yang melihatnya. Kebanyakan tamu hotel ingin tinggal di hotel yang tampak baru atau selesai direnovasi. Itu semua terjawab ketika pengelola memasang seprei, sarung bantal dan sarung selimut berwarna putih.

Semoga bermanfaat!

Mengapa Ada Popcorn Saat Kita di Bioskop?

Why is popcorn associated with movies?

Pernahkah berpikir mengapa saat di bioskop, kita menikmati popcorn? Tak hanya di Indonesia, Amerika bahkan benua Eropa juga bahwa menikmati popcorn identik dengan kita menonton film di bioskop. Namun mengapa popcorn sebagai makanan yang identik dijual saat menonton film di dalam bioskop?

Dahulu film-film di bioskop tidak secanggih seperti sekarang. Film di bioskop dahulu masih hitam putih alias tidak berwarna. Film di masa itu pun tidak ada suara. Industri pemilik bioskop kemudian mempertimbangkan makanan kecil yang bisa dinikmati orang selama menonton film. Saat itu makanan kecil yang dimaksud adalah makanan ringan dan tidak berbau tajam karena saat dalam ruang pemutaran film yang tentunya tertutup. Bau makanan yang menyengat tentu akan mengganggu kenyamanan saat menonton film.

Pertimbangan lainnya adalah makanan ringan tersebut tidak membuat bunyi yang mengganggu kenyamanan menonton film. Akhirnya pemilik industri bioskop masa itu memilih popcorn karena makanan ringan ini sudah mulai dijajakan pada abad 19 di acara-acara karnaval. Lagi pula popcorn rasa manis dan asin tidak menimbulkan gangguan saat penonton menyaksikan film. Jadi popcorn diperbolehkan untuk dinikmati selama dalam ruang pemutaran film.

Alasan lain mengapa popcorn dinikmati saat kita menonton film adalah harganya yang terjangkau. Pemutaran film di jaman dahulu adalah solusi bagi sebagian masyarakat yang ingin mendapatkan hiburan tetapi tak cukup uang untuk menikmati opera di teater. Karena tidak ingin membebani penonton yang ingin menikmati film maka dijuallah popcorn yang harganya terjangkau. Cukup hanya dengan biji jagung, orang sudah bisa menikmati makanan kecil yang renyah.

Mengapa tidak makanan lain saat kita menonton film? Pastinya anda tidak ingin terganggu mendengar suara orang mengunyah makanan, bau makanan yang tajam atau bunyi perlengkapan makanan yang digunakan. Popcorn menjawab itu semua. Siapa pun suka, tua-muda dan anak-anak. Popcorn yang renyah bisa dipilih asin atau manis.

Saat menonton film di bioskop, anda menonton bersama orang lain yang tentu ingin dihargai juga karena demikian pesan yang selalu tersedia di awal film. Karena anda menonton bersama orang lain juga.

11 Ide Rayakan Hari Lajang 11 November

14 Februari menjadi hari yang paling dikenal banyak orang di seluruh dunia karena tanggal tersebut dikenal sebagai hari kasih sayang. Hari kasih sayang identik dengan berpasangan atau bersama dengan orang lain yang dikasihi. Bagaimana jika sebaliknya? Maksudnya, merayakan diri sendiri yang masih lajang. Itu sebab muncul fenomena hari lajang. Hari lajang dikenal sebagai anti atau kebalikan dari hari valentin.

Tepatnya 11 November dirayakan bagi masyarakat Tiongkok moderen untuk merayakan hari lajang. Meski begitu hari lajang bukan hanya bagi yang masih lajang, namun sesungguhnya hari “me time” yakni waktu berkualitas dan menyenangkan diri sendiri. Hari dimana anda menyiapkan tradisi atau sesuatu istimewa untuk diri sendiri.

Cerita selengkapnya tentang hari lajang bisa dilihat di sini. Namun kini saya beri 11 ide menarik seorang diri yang mungkin bisa jadi pilihan anda di hari ini. Apa saja?

1. Berbelanja online

Siapa pun suka berbelanja? Pemikiran ini yang mendasari diskon besar-besaran saat hari lajang dimana pun. Industri bisnis belanja online memanfaatkan hari lajang untuk menarik animo banyak orang agar berbelanja. Nah, jika selama ini kita selalu memberi hadiah untuk orang lain maka di hari lajang ini bisa jadi anda memilih hadiah untuk diri sendiri. Tak perlu pergi jauh-jauh ke pusat perbelanjaan, cukup pasang mata di depan komputer atau layar smart phone anda. Happy shopping!

2. Baca buku kesukaan

Bagaimana caranya untuk melarikan diri dari kejenuhan harian? Baca buku. Membaca memberikan inspirasi saat anda kehilangan minat dan tak bergairah. Pilihlah buku yang sesuai dengan kondisi anda saat ini. Baca buku yang berisi novel romantis atau kisah mistis petualangan tentu menggiring imajinasi anda seharian. Siapkan tempat yang nyaman dan cemilan, dijamin anda puas membaca buku yang dimaksud.

3. Mendengarkan musik sambil ditemani secangkir kopi di kafe istimewa

Musik memberi suasana emosi yang diinginkan pendengarnya. Semakin istimewa lagi jika mendengarkan musik ditemani secangkir kopi dalam suasana yang berbeda. Bilamana selama ini anda pergi ke kafe kesukaan bersama orang lain, kini pergilah seorang diri. Nikmati kopinya, alunan musiknya, suasana di sekitar kafe hingga senyum ramah barista kopi yang menyambut anda. Sadari bahwa itu semua indah.

4. Menonton film kesukaan

Seharian menghabiskan waktu dengan nonton drama korea, boleh juga. Tak suka drama korea, anda bisa pilih yang bertemakan komedi atau horor yang menjadi kesayangan selama ini menonton film. Siapkan tempat yang nyaman, aneka film yang ingin ditonton hingga cemilan. Namun bila tak ingin repot, anda bisa pergi ke bioskop dan cari film yang sedang hits atau film yang menghibur anda saat ini. Kapan lagi menghibur diri sendiri dengan sajian film keinginan anda jika bukan “me time” di hari lajang.

5. Pergi ke salon kecantikan

Kapan terakhir kali anda merapikan rambut? Selama ini mungkin anda berpenampilan menarik dan tampilan “wah” saat ada pesta atau acara khusus. Kali ini saat anda ingin membahagiakan diri sendiri, mengapa tak coba pergi ke salon untuk memperbaiki tatanan rambut atau minta didandani oleh ahlinya. Bisa jadi anda sendiri tidak mengenali diri sendiri bahwa anda sesungguhnya rupawan. Atau selama ini begitu sibuk beraktivitas hingga lupa merawat diri. Ayo, santaikan diri untuk merawat penampilan!

6. Pijat dan sauna

“Me time” identik dengan rehat, relax dan rekreasi sebentar. Pernah coba pijat dan sauna? Selama ini mau pergi pijat dan sauna perlu waktu berjam-jam dan tak ada waktu lowong. Padahal mendapatkan pijatan pada tubuh dan berdiam diri di sauna menjadi aktivitas yang menyenangkan dan menyehatkan. Saat dipijat dan berdiam di sauna mungkin anda perlu berjam-jam, itu berarti saatnya lepas dari smart phone atau memperhatikan layar gadget yang setiap saat sering kita perhatikan. Kini perhatikan tubuh anda, apakah kini saatnya relaks?

7. Memasak makanan favorit

Jauh di perantauan, tiba-tiba keinginan untuk makanan favorit muncul. Karena tak mudah ditemukan, mengapa tak mencoba buat sendiri? Cari resep di internet, beli bahan di pasar dan langsung praktik masak di rumah. Kapan lagi bereksperimen memasak dan mencicipi masakan sendiri? Makanan favorit itu mengobat kerinduan loh. Coba saja!

8. Jogging/fitness

Tak suka melakukan ketujuh ide di atas, coba lakukan olahraga sendirian! Sudah lama mendaftarkan diri ke fitness studio, tetapi belum pernah melakukannya seorang diri. Bagaimana jika menantang diri untuk memenuhi target fitness? Atau ambil headset, siapkan baju dan sepatu jogging kemudian mulailah jogging di sekitar jalanan rumah! Buatlah olahraga itu menyenangkan diri sendiri, bukan keterpaksaan!

9. Makan di restoran yang disuka

Selama ini anda ingin mencicipi kuliner yang berbeda seperti masakan Prancis atau masakan Italia yang terkenal itu, namun tak ada waktu. Atau ada restoran baru dengan konsep yang berbeda dan menarik atensi anda untuk datang. Tak perlu takut makan sendirian di restoran. Justru anda bisa memesan fasilitas istimewa di restoran tersebut seperti menikmati alunan musik biola hanya untuk anda atau seseorang memainkan musik piano untuk anda sambil anda menikmati sajian. Bahkan ada fasilitas meletakkan boneka atau manekin di kursi hadapan anda agar tak merasa sendiri. Fasilitas istimewa lainnya misalnya sajian terenak dan paling banyak dipesan tamu di restoran tersebut. Anda tahu bahwa menikmati makanan yang disuka itu seperti mensyukuri nikmat Tuhan.

10. Berendam di bathtub

“Me time” termurah yang saya lakukan adalah menikmati air hangat, tambahkan essential oil dan berendam di bathtub kamar mandi sendiri saat tak ada orang di rumah. Itu nikmat sekali! Tambah lagi, pasang lagu-lagu favorit dan majalah gosip. Anda juga bisa menikmati “me time” di bathtub sendiri sambil minum red wine. Ini ide menarik karena di luar sedang ditutupi salju.

11. Menulis

Terakhir, ide dari saya adalah menulis. Tulislah apa yang sedang anda alami, pikirkan dan rasakan! Sedang jatuh cinta, tulislah! Punya impian, sampaikan itu! Membuat fantasi, jadikan tulisan yang menarik. Menulis puisi atau apa pun ekspresi tulisan anda, nyatanya menulis itu lebih dari ekspresi kata dan kalimat. Menulis itu menjiwai apa yang anda ketahui dan rasakan. Menulis itu seperti menjadi diri sendiri.

So, bagaimana anda menjalani single day di hari ini? Happy Sunday!

Mengapa Orang Ingkar Janji?

Janji adalah hutang. Peribahasa itu mungkin tepat untuk menagih seseorang yang sudah berucap. Itu sebab tak mudah bagi seseorang untuk mengucapkan janji. Karena janji itu selalu terdengar manis, namun kenyataan justru bisa jadi sebaliknya. Manis pahitnya kenyataan, memang lebih baik tidak usah mengumbar janji.

Pengantar soal janji di atas adalah hasil diskusi saya dengan seorang teman yang berjanji datang, namun tidak datang kenyataannya. Dia yang sudah berjanji datang, dua kali sudah mengecewakan saya dan teman. Janji lain juga pernah diucapkan oleh teman yang tidak jadi datang, namun lagi-lagi dia pun ingkar. Berangkat dari pengalaman ini, saya dan seorang teman mendiskusikan ini. Apa penyebab orang ingkar janji?

Berikut pendapat dari kacamata kami.

1. Karena tidak ada konsekuensi yang jelas dan pasti bila ingkar janji.

Coba bayangkan jika ada konsekuensi bila orang tidak menepati janji! Pasti orang yang akan berjanji berpikir ulang untuk mengucapkan janjinya. Mereka menjadi ingkar janji karena tidak jelas konsekuensi yang diperolehnya. Misalnya, jika teman yang berjanji kepada kami tidak menepati janjinya bertemu hingga ketiga kalinya maka ia harus mentraktir kami.

2. Karena kecenderungan karakter kepribadian tertentu.

Ada orang yang punya kepribadian yang tak suka mengumbar janji dan selalu berusaha menepati janji. Sementara ada juga orang yang senang memberi janji dan lupa menepatinya. Dalam sebuah rujukan dikatakan bila seseorang cukup kronis ingkar janji. Itu berarti punya kecenderungan pribadi ingkar janji sehingga banyak orang memberi label. Ini dimaksudkan bila si orang yang suka berjanji berulang kali membuat janji dan tidak menepatinya.

3. Karena terbiasa mendapatkan orang-orang yang ingkar janji.

Alasan lain orang ingkar janji bilamana ia hidup dan terbiasa dengan orang-orang yang ingkar janji. Kebiasaan buruk ini memicu orang lain bisa jadi melakukan hal yang sama. Kebiasaan mendapati hidup yang selalu ingkar janji justru membuat kita permisif terhadap janji dan sesuka hati menepatinya.

4. Karena orang yang berjanji merasa tidak aman (insecure) sehingga perlu mengucapkan janji.

Ada kondisi tertentu yang membuat orang senang membuat janji karena ia merasa “terancam” atau tidak aman. Nyatanya orang senang membuat janji yang tidak realistis dan tidak mengucapkannya dengan penuh pertimbangan. Kemudian tindakan berjanji dilakukannya secara impulsif saat diri merasa “insecure”.

5. Karena orang yang berjanji kebanyakan hanya untuk menyenangkan orang lain.

Kebanyakan mereka yang umbar janji dan mengingkarinya, melakukannya hanya untuk menyenangkan orang lain. Menjanjikan sesuatu itu terdengar manis dan membuat bahagia bagi yang mendengarkannya. Akhirnya begitu seringnya berjanji, hingga lupa menepati janji yang terucap. Menyenangkan hati orang lain boleh saja, tetapi berpikirlah sebelum berkata janji.

Kesimpulan

Dari kelima alasan di atas, akhirnya kami berkesimpulan bahwa manusia tidak ada yang sempurna, bisa salah termasuk saat ingkar janji. Namun sebaiknya toleransi yang diberikan adalah bila kita tidak sering mengumbar janji dan mempertimbangkan masak-masak sebelum berjanji.