Gembok Cinta “Eiserner Steg” & Katedral St. Peter di Regensburg

 

image
(Der Eiserne Steg atau gembok cinta menurut istilah saya di Regensburg. Sumber foto: Dokumen pribadi)

 

 

Anda pernah dengar jembatan cinta atau gembok cinta dimana sepasang kekasih mengikat janji lalu memasang gembok sebagai tanda ikatan yang tak terpisahkan, seperti terkunci tak bisa dibuka lagi. Yah, itu persepsi saya. Itulah cinta bila sudah terkunci, tak akan bisa dibuka kembali. Konon kunci dari gembok dilemparkannya ke sungai di sebelahnya untuk menandakan keabadian cinta.

Rupanya Regensburg punya Der Eiserne steg atau The Love Locked Bridge. Ini adalah jembatan kecil untuk pejalan kaki yang menghubungkan utara dan selatan lalu melewati sungai Danube dimana mereka memasang gembok cinta di sepasang jembatan tersebut. Dari sini pemandangan juga cukup indah.

Oh ya, saya dengar di Jerman sendiri ada beberapa “Eiserner Steg” atau jembatan gembok cinta. Artinya, Regensburg adalah salah satunya. Sayangnya saya tidak menghitung sudah berapa banyak gembok yang terpasang dan tidak menemukan sejarah pemasangan gembok pertama kali.

Regensburg adalah ibukota dari Oberpfalz, yang menjadi pertemuan dua sungai besar yakni Donau dan Regen dan berbatasan juga dengan Hutan Bayern. Regensburg merupakan salah satu situs warisan dunia yang diakui oleh UNESCO.

 

image
(Katedral Regensburg St. Peter atau Dom St. Peter yang bergaya gothik seperti pada umumnya bangunan gereja di wilayah Bayern. Sumber foto: Dokumen pribadi)

 

 

Satu yang menjadi ciri khas kota ini adalah Gereja Katedral St. Peter yang pertama kali dibangun pada tahun 700. Katedral ini kemudian dibangun kembali dan diperluas pada abad ke-11.

Pembangunan kembali dalam gaya Gothic dimulai tahun 1273 yang katanya dibangun terus menerus dan baru rampung sekitar tahun 1538. Butuh sepuluh tahun untuk mendirikan menara gereja pada tahun 1859 hingga 1869. Oh ya, jika kita hadir misa di Katedral ini pada minggu pagi maka anda akan mendengar panduan suara yang merdu dan khas anak-anak laki yang dikenal dengan “Domspatzen” itu.

Sayangnya kunjungan singkat ini tak menjelajah setiap sudut kota ini sehingga tak banyak gambar juga untuk merekamnya.

Advertisements

Kebun Binatang di München: Tierpark Hellabrunn

 

image
(Tiket masuk dan informasi yang tersedia di Kebun binatang Hellabrunn. Sumber foto: Dokumen pribadi)

 

 

Siapa yang suka berkunjung ke kebun binatang? Meski tak lagi anak-anak tetapi kebun binatang selalu memiliki sisi yang menarik untuk dikunjungi. Selain melihat pola tingkah binatang yang lucu dan menggemaskan, saya pun bisa menemukan jenis binatang secara langsung yang belum pernah saya dengar atau lihat. Di setiap kebun binatang dapat dipastikan akan banyak orangtua yang mengajak anak-anak mereka mengenal jenis, kebiasaan, habitat dan bersentuhan langsung dengan binatang sehingga hal ini menarik dan menyenangkan bagi anak.

image

image

image

image

(Aneka jenis satwa. Sumber foto: Dokumen pribadi)

 

image
(Petugas sedang memberi makan ke Singa Laut. Sumber foto: Dokumen pribadi)

 

 

Tierpark Hellabrunn, kebun binatang yang terletak di München, Jerman ini telah ada sejak tahun 1911. Bagi pengunjung yang datang anda akan bisa mendapatkan informasi lewat brosur yang tersedia. Terdapat sekitar 460 spesies dan total binatang sekitar 5000 menjadikan kebun binatang ini paling menarik di München dan layak dikunjungi.

Kebun binatang ini menurut rekomendasi layak dikunjungi. Mengapa? Karena kebun binatang ini mengusung konsep “Geo-Zoo” pertama kali dunia, yakni binatang dibiarkan hidup menurut distribusi geografis mereka dalam komunitas mereka yang kompleks. Jadi sekilas sepertinya kebun binatang ini menawarkan habitat alami yang dilindungi dengan pendekatan spesies yang sesuai. Para pengunjung juga dapat mengamati binatang dengan mudah.

Dengan membayar karcis masuk 12 Euro untuk orang dewasa per satu kali datang, anda akan menikmati aneka jenis satwa yang menganggumkan. Ada juga tawaran untuk tiket masuk satu tahun penuh dengan ketentuan tertentu. Kebun binatang ini terpelihara dengan baik, tertib dan bersih. Luar biasa! Saya paling suka mengamati simpanse sekeluarga yang lucu dan menggemaskan.

image

 

image
(Keluarga Simpanse yang menggemaskan. Sumber foto: Dokumen pribadi)

 

 

Ada beberapa kafe, restoran dan kios es krim yang bisa anda temukan bila membutuhkan sembari rehat sejenak. Para orangtua tak perlu khawatir dengan taman bermain anak-anak karena ada sebuah taman bermain yang besar untuk segala usia anak sembari anda rehat dan menikmati sajian di kafe sekitar. Semuanya aman, menarik dan menyenangkan bagi pengunjung terutama anak-anak.

Tips untuk mengunjungi:
1. Bayarlah dengan uang tunai saat beli tiket alias mereka tidak menerima kartu kredit.
2. Jika ingin leluasa dan tidak terlalu ramai seperti kebanyakan kebun binatang lainnya, hindari hari akhir pekan atau libur karena dipastikan penuh.
3. Datanglah pagi hari sehingga bisa leluasa mengeksplor tiap jenis hewan.
4. Di dalam juga disediakan kafe dan restaurant bagi anda yang ingin santai dan takut kelaparan.
5. Sediakan payung bila musim hujan tiba karena banyak ruang area terbuka.
6. Dapat diakses dengan transportasi umum, bis atau kereta (U-Bahn). Dari Marienplatz, anda bisa naik kereta U3 langsung menuju lokasi.

Semoga bermanfaat!

Kloster Andechs: Biara Andechs

image

(Menara ini yang selalau dijadikan simbol dari Kloster Andechs. Sumber foto: Dokumen pribadi)

Kloster Andechs adalah sebuah biara Gereja Katolik dengan arsitektur bangunan bergaya khas baroque. Bagi umat Katolik berziarah menjadi pengalaman batin yang mempesona saat kita menemukan sisi-sisi spiritual kehidupan. Di Bayern ini memang banyak bangunan gereja khas bergaya baroque. Terletak sekitar 30 km sebelah barat daya dari Kota München, biara ini dapat dijangkau pula oleh kendaraan umum seperti S-Bahn jika anda tak bawa kendaraan pribadi atau ikut paket tur.

image

image

(Diapit oleh laut, tampak menara Kloster Andechs dari kejauhan. Sumber foto: Dokumen pribadi)

Sebagai tempat ziarah, biara ini dibangun dengan suasana yang menyejukkan bagi para pengunjungnya karena terletak di sebuah bukit antara Ammersee dan Starnbergersee. Dikelilingi dengan padang rumput yang luas tentu akan menjadi pemandangan yang indah bagi siapa pun yang memandangnya. Tentu, biara ini terbuka bagi siapa saja yang ingin mengunjunginya. Jadi ingat jika di Indonesia, setiap bulan rosario seperti Mei dan Oktober maka banyak kelompok umat Katolik mendatangi tempat ziarah untuk mencari suasana kedamaian batin sembari refleksi diri.

image

image

(Suasana dalam gereja berciri khas baroque. Sumber foto: Dokumen pribadi)

Berbeda dengan Indonesia, bila mengunjungi tempat ziarah, disini para Peziarah tampak datang untuk menikmati suasana gereja khas baroque ini dan rasa bir yang luar biasa populer tentunya dibandingkan pengalaman spiritual yang biasa terjadi di tempat ziarah.

Konon katanya para biarawan di tempat ini telah memproduksi bir selama lebih dari seribu tahun. Mungkin bir mereka yang dikenal seantero Bayern juga merupakan bir terbaik. Anda bisa bertanya apabila anda ingin mengunjungi produksi bir lokal buatan disini. Siapa tahu anda bisa kunjungi pusat produksinya.

image

image

Bangunan khas bercirikan baroque.

image

(Sebagai tempat ziarah seperti di Indonesia, ada sovenir benda rohani atau sekedar buah tangan yang dijual disini juga. Sumber foto: Dokumen pribadi)

Jika anda suka bir, anda bisa merasakan perbedaanya mengapa bir disini punya cita rasa yang khas. Tak jauh memang dari lokasi gereja, ada restoran yang menawarkan citarasa makanan dan camilan khas Bayern.

Nah ini dia tips bagi anda, hindari datang saat akhir pekan (wochenende) karena pastinya tempat ini penuh dengan orang yang ingin berziarah atau sekedar datang menikmati bir yang sudah terkenal seribu tahun lalu.

Sumber bacaan:
http://www.wikitravel.org

8 Tips Mengunjungi Tempat Ibadah yang Jadi Lokasi Wisata

 

???????????????????????????????
Masjid Kapitan Keling di Penang. Dokumen pribadi.

 

 

 

 

image
(Gereja Katolik sisa peninggalan sejarah masa lalu dari Kota Ho Chi Minh City, Vietnam. Sumber foto: Dokumen pribadi)

 

 

 

image
(Kek Lo Si Temple di Penang, yang diyakini merupakan Kuil terbesar di Pulang Penang, bahkan terbesar se-Asia Tenggara. Dari sini, anda bisa melihat kota Penang seluruhnya. Sumber foto: Dokumen pribadi)

 

 

Tidak hanya museum atau pemandangan alam yang jadi pesona travelling tetapi juga tempat ibadah kerap menjadi destinasi wisata yang mengagumkan. Kemegahan arsitekturnya, pesona sejarah dan mistisnya hingga sampai suanasa spiritual yang dibangunnya kadang mengundang perhatian bagi pengunjung untuk datang.

Bila kita berkunjung ke tempat ibadah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai berikut:

 

Aceh
(Masjid Raya di Banda Aceh. Sumber foto: Dokumen Pribadi)

 

 

1. Cara berpakaian
Sebaiknya kenali tempat ibadah yang akan menjadi tujuan anda, termasuk dalam cara berpenampilan. Banyak tempat ibadah tidak mempersoalkan namun ada baiknya anda bertanya dulu agar anda pun nyaman dan tidak ditolak. Biasanya pemandu wisata akan memperingatkan anda soal pakaian yang pantas dan sopan bila diperlukan. Misalnya, kenakan selendang yang disediakan sebagai busana wajib sebelum masuk. Ada juga petugas yang memperingatkan atau menegur bila ada hal yang kurang berkenan. Misalnya, saya pernah melewati batas suci dengan mengenakan sandal, petugas pun memberitahu langsung. Di Eropa, petugas juga ada yang melarang mengenakan topi saat memasuki gereja.

Pengalaman saya lainnya, sewaktu saya ingin sekali masuk dan berfoto di Masjid Raya Aceh. Saya pun diminta untuk mengenakan selendang penutup kepala layaknya kerudung kepala. Bagaimana pun anda wajib mematuhi aturan yang berlaku.

2. Waktu berkunjung
Perhatikan pula waktu atau jadwal kunjungan. Di beberapa tempat ibadah, waktu kunjungan untuk berwisata hanya pada hari tertentu atau jam tertentu. Ada pula tempat ibadah yang dibuka hanya masa tertentu saja. Misalnya, saat menjelang dan selama perayaan keagamaan saja.

Umumnya tempat ibadah yang dijadikan lokasi umum memang dapat dikunjungi kapan saja. Namun ada baiknya anda cari informasi agar tidak menyesal sudah datang jauh-jauh.

Di beberapa tempat ibadah ada pula yang menyediakan tur gratis dengan jadwal dan ketentuan tertentu. Anda bisa ikut tur bersama dalam kelompok, dan jangan lupa siapkan tips buat pemandu. Jika anda tertarik dengan tempat ibadah tersebut, di beberapa tempat juga disediakan brosur, leaflet atau booklet sederhana yang didapat dengan mengisi buku tamu di muka pintu masuk.

3. Hormati mereka yang berdoa
Namanya berkunjung ke tempat ibadah, anda pasti menemukan orang-orang yang sedang berdoa. Sebagai pengunjung, anda wajib menghormati mereka dengan tidak menimbulkan kegaduhan dan ketidaknyamanan bagi mereka. Tak segan-segan, petugas biasanya menegur anda sebagai turis bila dianggap tidak sopan. Kesopanan anda juga harus dijaga bila anda ingin mengambil gambar orang-orang yang sedang berdoa. Sebaiknya tanyakan langsung.

4. Teknik pengambilan gambar
Anda mungkin mengagumi keagungan, kemegahan dan gaya arsitekturnya yang mempesona. Sebagai pengunjung, penggunaan kamera juga jadi pertimbangan seperti penggunaan blitz, area yang boleh difoto, area yang tidak boleh difoto, waktu untuk memfoto saat perayaan keagamaan berlangsung hingga lokasi larangan foto. Buatlah kehadiran anda untuk mendokumentasikan kunjungan tidak mengganggu kesakralan tempat ibadah.

5. Ikuti petunjuk pemandu atau aturan setempat
Apa pun yang disampaikan pemandu wisata atau papan informasi di muka sebaiknya dituruti saja. Selain hal itu untuk menghormati tempat ibadah, kita juga tak ingin terkena pengaruh bila melanggar, misalnya dilarang masuk bila menstruasi, dilarang memegang/menyentuh barang yang sakral dianggap suci, dilarang masuk batas suci buat pengunjung, atau apa saja yang memang diminta dari tempat ibadah tersebut. Mereka yang memberikan larangan tersebut pastinya sudah memikirkan konsekuensinya.

6. Memberi derma
Tiada ada salahnya juga jika anda bisa memberikan derma yang biasanya diletakkan dengan maksud untuk perawatan dan pemeliharaan tempat ibadah. Ada derma yang memang diletakkan dalam kotak atau wadah tertentu di muka atau pintu masuk. Ada pula melalui slip rekening bank yang sudah disediakan formnya sehingga langsung dapat diisi nominalnya dan dikirimkan antar bank. Atau ada pula melalui pembelian atau jasa tertentu, misalnya jual lilin. Lilin dapat diambil dan kita letakkan koin untuk membelinya dalam kotak, biasanya hal ini dijumpai di beberapa Gereja. Atau, jasa ramalan misalnya saya temui di beberapa kuil dan uang jasa nanti disalurkan untuk sumbangan.

7. Tidak membuat kegaduhan
Namanya di tempat ibadah yang dikenal sakral, syahdu dan khusyuk sehingga memungkinkan siapa saja berdoa. Tentu kita harus menghormati dengan tidak membuat kegaduhan. Kadang ada sign board yang terpasang “Keep Silent” untuk memperingatkan pengunjung agar tidak berisik.

8. Jaga kebersihan
Sebagai pengunjung di tempat ibadah, anda pun diharapkan untuk turut serta menjaga kebersihan dan kerapihan lokasi kunjungan anda. Buanglah sampah pada tempatnya! Lihat kondisi sekitar, jika memang harus melepaskan alas kaki, ikuti saja!

Semoga bermanfaat!

Tips Travelling ke Kamboja

image

image

(Atas: Suasana Pnom Penh. Bawah: Salah satu kompleks candi Angkor Watt. Buddha dalam empat wajah. Sumber foto: Dokumen pribadi)

Negara ASEAN yang satu ini memang unik karena meski terbilang rawan konflik tetapi cukup aman untuk dikunjungi. Namanya menjadi populer sebagai lokasi wisata yang konon Angkor Watt terpilih oleh UNESCO untuk menggantikan kemegahan candi Borobudur. Karena isu ini, empat tahun lalu berbondong-bondong saya dan beberapa teman mengunjungi Kamboja untuk menyaksikan kemegahan kompleks candi Angkor Watt yang memang cukup luas.

Kompleks Candi Buddha, Angkor Watt ini memang tak cukup dikunjungi dalam waktu satu hari. Sangking luasnya ada tiga pilihan karcis masuk, satu hari, tiga hari atau tujuh hari. Letaknya memang membutuhkan kendaraan seperti sepeda atau Tuk Tuk, transportasi lokal di sana. Anda bisa menyewa sepeda dan memesan Tuk Tuk langsung dari penginapan.

Berikut semoga membantu bila anda punya rencana mengunjungi Kamboja:

1. Visa yang saya lakukan adalah VOA (Visa On Arrival) dengan membayar 20 US Dollar dan cukup melewati border gate dengan mengantri selama 5-10 menit maka sampailah di “Welcome to Cambodia”. Ada beberapa pilihan jalur darat, saya mencoba ikut bis dari kota Ho Chi Minh City.

image

(Bila melalui jalur darat, perbatasan Vietnam dan Kamboja dipenuhi kasino. Sumber foto: Dokumen pribadi)

2. Tuk Tuk adalah moda transportasi lokal yang tersedia di sana. Pastikan anda membawa peta Kamboja atau kartu nama hotel atau tulisan aksara kamboja yang dapat ditunjukkan kepada supir Tuk Tuk. Tawarlah harga yang diminta, jangan naik sebelum menawar harga.

3. Ada pilihan transportasi lain, yakni taksi dari Pnom Penh ke Siem Rip, destinasi wisata Angkor Watt. Bis atau taksi dapat dipesan dari hotel. Rata-rata petugas hotel memiliki pengetahuan dan bahasa Inggris yang cukup membantu. Bila ingin naik taksi, kurang lebih 70 US Dollar bisa dibagi 3-4 orang. Oh ya, anda wajar memperingati supir taksi disini karena mereka terbiasa menyetir taksi dengan agresif, semaunya dan terkesan ugal-ugalan.

4. Hati-hati juga jika anda menggunakan transportasi perahu karena beberapa turis komplen karena mesinnya yang tidak jalan atau standar keamanannya yang kurang. Bila anda datang saat perayaan keagamaan, sulit sekali mendapatkan perahu karena biasanya sudah dipesan. Mayoritas penduduk Kamboja beragama Buddha. Selain itu, di sepanjang jalan dipenuhi lautan manusia yang ikut merayakannya, macet dan padat.

image

(Di atas kapal penyebrangan, dijumpai jajanan sate babi, kuping babi dan usus babi yang dijual bebas. Sumber foto: Dokumen pribadi)

5. Dapat ditemukan dengan mudah makanan atau jajanan yang mengandung babi. Jadi tanyakan dulu sebelum membeli. Pengalaman teman saya, dia menghindari makanan lokal karena kandungan daging babi lalu dia pun membeli mie instan kemasan cup. Rupanya mie instan cup tersebut juga memiliki rasa babi. Ada pula mereka menjual sate babi, usus babi, kuping babi yang dijual bebas layaknya jajanan pada umumnya.

6. Bisa juga anda menghemat biaya akomodasi dengan menumpang Sleeping Bus. Jika anda sampai di Pnom Penh malam atau dini hari, berhati-hatilah jika anda pergi seorang diri. Hindari menggunakan perhiasan yang memancing rasa tidak aman anda sebagai perempuan.

7. Sebaiknya anda juga bisa memisahkan uang dan barang berharga menjadi dua atau tiga bagian. Tunjukkan saja fotokopi paspor, simpan identitas asli dan kartu kredit di tempat aman. Jangan tinggalkan barang berharga di kamar penginapan, sebaiknya titip saja di box deposit hotel atau dibawa saja.

8. Apapun selalu bisa di tawar, seperti harga hostel/penginapan. Saya masih bisa dapatkan harga hingga 5 US Dollar per kamar untuk dua orang. Taksi, Bis dan Tuk Tuk juga saya berlakukan sama. Tawar dulu sebelum deal menggunakannya.

9. Bila membeli sovenir pastikan untuk menawar harga. Lalu buka dulu kemasannya, jangan tergiur harga murah. Pengalaman saya, saya membeli kaos murah ternyata ukurannya adalah untuk anak-anak.

image

(Hati-hati dengan konstruksi bangunannya saat menjelajah kompleks Angkor Watt. Sumber foto: Dokumen pribadi)

10. Bila ke Angkor Watt, berhati-hati dengan konstruksi bangunannya karena sedang dalam tahap pengerjaan rekonstruksi oleh UNESCO.

Selamat berlibur 😀

Sumber:

http://www.travelindochina.com

Tips Antisipasi Sakit Saat Travelling

image
(Perhatikan iklim dan cuaca yang sedang melanda negara tujuan. Siapkan selalu payung, jaket/mantel dan kaos kaki untuk menghangatkan badan. Tampak cuaca sedang hujan yang diambil dari sebuah kamar hotel. Sumber foto: Dokumen pribadi)

 

Tidak ada yang ingin sakit saat sedang traveling apalagi saat anda akan menuju lokasi ke negara lain. Niat untuk berlibur dan bersenang-senang berubah menjadi pengalaman sakit yang luar biasa tidak mengenakkan seperti yang pernah saya alami, maag kambuh dan masuk angin saat sedang di Kamboja. Pikiran saya cuma satu saat itu, saya tidak mau dirawat dan sakit di sana. Bagaimanapun memang lebih enak di negara sendiri saat sakit melanda.

Agar terhindar dari sakit yang mengancam kesenangan liburan anda di luar negeri, tips berikut mungkin bisa membantu:

1. Kenali destinasi wisata anda
Kini dengan mudah kita dapat mengakses apa saja yang sedang terjadi di negara yang sedang kita tuju, seperti iklimnya, wabah penyakit musiman sampai-sampai kondisi pelayanan medis yang ada di negara tersebut. Siapa sih yang mau sakit? Kita juga tak ingin membawa penyakit dari negeri orang ke sini. Siasati dengan cari informasi sebanyak-banyaknya tentang destinasi wisata yang akan dikunjungi. Bukan tidak mungkin kita menemukan nama penyakit yang tak pernah dijumpai di sini. Cek juga apakah destinasi wisata yang dituju sedang mendapatkan peringatan “travel warning” karena wabah penyakit. Jika kondisi anda juga tidak tahan dingin, seperti sinus, asma dsb tanyakan pada ahlinya untuk mengantisipasi hal tersebut di negara tujuan, terutama negeri empat musim. Tanyakan juga kepada travel agent di sana mengenai kondisi di negara tujuan untuk rumah sakit internasional atau apotik yang bisa berbahasa Inggris dalam pelayanannya.

2. Perlunya Vaksinasi
Jika memang diperlukan, anda juga bisa mengantisipasi dengan vaksinasi sebelum travelling. Agar cara kerja vaksin optimal sebaiknya tubuh sudah mendapatkan vaksin minimal 7-10 hari sebelum berangkat. Untuk informasi lebih lanjut, saya mendapatkan vaksinasi di pelayanan Bandara Sukarno Hatta yang menangani vaksin untuk mereka yang akan umroh. Masa kerja vaksin berbeda-beda, ada yang hingga 25 tahun namun ada pula yang cuma setahun.

3. Pentingnya punya Travel Insurance
Jika anda melamar visa Schengen, tentu ada persyaratan minimal sesuai ketetapan pengajuan visa sehingga anda tidak bisa hanya sekedar memiliki travel insurance sebagai syarat administratif. Di beberapa lokasi wisata semisal Asia, travel insurance tidak menjadi persyaratan saat melamar visa namun anda bisa memanfaatkan travel insurance sesuai hak-hak yang bisa kita peroleh, misalnya kompensasi bila koper hilang, kompensasi bila penerbangan tertunda hingga butuh penginapan, dsb. Ada juga kedutaan yang mewajibkan pelamar visa memiliki travel insurance sesuai daftar resmi yang mereka miliki. Tanyakan pula hak anda sebagai pengguna travel insurance, termasuk bagaimana harus melakukan klaim dan meminta kompensasi bila terjadi hal yang tidak dikehendaki.

4. Bawa obat-obatan pribadi
Hanya anda sendiri yang dapat mengenali kondisi tubuh anda, termasuk sakit kambuhan yang biasa anda alami. Siapkan obat-obatan pribadi yang biasa anda konsumsi. Lengkapi surat keterangan dokter bila anda membawa obat khusus. Teman saya membawa obat cair yang memang harus dikonsumsinya sementara saat melewati pemeriksaan di bandara, tidak boleh membawa cairan padahal cairan tersebut adalah obat yang harus dikonsumsinya dari hasil pengobatan di Penang. Jadi diperlukan bukti yang diperlukan tentang kondisi anda, seperti surat keterangan dokter. Atau misalnya anda sedang hamil, di beberapa bandara ada syarat dan perlakuan khusus bila sedang hamil

5. Konsultasi kesehatan sebelum berangkat
Antisipasi kesehatan anda dengan berkonsultasi pada dokter yang biasa menangani anda. Tanyakan hal-hal yang dilakukan bila sakit anda kambuh. Minta dokter menuliskan resep yang umum dan mudah didapat bila diperlukan obat tambahan. Bila memang kondisi tubuh anda memang tidak fit dan dianjurkan dokter untuk istirahat, sebaiknya anda pertimbangkan kembali niat untuk travelling. Selain biaya yang mahal bila berobat di negara orang, sakit di negara orang tentu akan lebih merepotkan.

6. Jaga kesehatan sebelum berangkat
Di atas semua itu, hal mujarab yang harus dilakukan adalah menjaga kesehatan sebelum berangkat. Jaga pola makan, pola tidur, hindari stress dan perbanyak olah raga agar anda terhindar dari sakit. Ingat pula bahwa kemungkinan jet lag untuk wilayah negara yang memiliki perbedaan waktu jauh, mungkin saja terjadi. Jadi siapkan tidur yang cukup sebelum berangkat.

Mengunjungi Thailand

Saya suka dikira orang Thailand, jika ditanya, “Woher kommen Sie? Thailand ja?”. Atau “Sind Sie Thailand?” Mereka menebak demikian karena memang karakteristik fisik orang Thailand tidak jauh beda dengan kita. Sama seperti saya sulit membedakan orang-orang asal Eropa itu.

Kali ini saya mau berbicara hasil pengamatan saya terhadap pengalaman berpetualang sebanyak empat kali ke Negeri Gajah Putih itu. Maklum saya sampaikan hasil pengamatan saya ke teman saya yang mau berwisata ke sana. Kebetulan dia baru saja kecantol dengan perempuan Thailand yang bekerja di store di Mall di Jerman.

Baiklah, saya akan mulai berdasarkan daya ingat saja hehehe…

image

image
(Banyak kuil Buddha yang tersebar di Thailand. Sumber foto: Dokumen pribadi)

 

1. Mayoritas warga Thailand beragama Buddha. Kita akan banyak menjumpai kuil dan bangunan Buddha. Mereka dengan banyak tradisi beragamanya sejalan dengan kepercayaannya memang memiliki pesona daya tarik wisata bagi Turis asing, misalnya, patung sleeping Buddha yang tidak hanya ditemukan di kota Bangkok saja. Di Ayuthaya, bekas ibukota Thailand, ada patung sleeping Buddha yang tidak berlapis warna emas.

image
(Salah satu sudut kota Hat Yai, Thailand Selatan. Sumber foto: Dokumen pribadi)

2. Ada juga masyarakat Thailand yang beragama muslim, mayoritas mereka menetap di bagian selatan. Kota besar Thailand Selatan namanya Hat Yai, yang menjadi pintu masuk juga buat pendatang yang datang dari Penang, Malaysia. Konon orang Malaysia suka datang ke kota ini buat berbelanja karena harganya jadi lebih murah dalam Baht. Tak jarang saya menjumpai pedagang-pedagang disini bisa berbahasa melayu.

image
(Keindahan dari Phi Phi Island yang sayang dilewatkan jika anda berkunjung lewat Phuket. Sumber foto: Dokumen pribadi)

3. Objek wisata populer memang keindahan pantainya, mulai dari selatan hingga utara. Wow!!! Pantainya memang terkenal indah. Selain itu, anda juga bisa datang ke Chiang Rai, tak jauh dari Chiang Mai bila ingin melihat komunitas perempuan Thailand cantik “Berleher panjang”. Thailand memang menawarkan hal-hal natural, religius hingga modern. Ada Madamme Tussauds, misalnya. Juga ada wisata sex yang menarik kaum adam untuk mencobanya.

4. Anda kenal istilah “Lady Boy”? Disini dengan mudah kita bisa menemukan kaum transgender yang anggun dan cantik itu.

image
(Harga makanan cukup terjangkau dan rasa yang pas di lidah. Tanyakan dulu kepada penjual sebelum membeli. Sumber foto: Dokumen pribadi)

 

5. Soal rasa makanan Thailand, lidah saya tidak mengalami masalah. Bila anda ke Thailand Selatan, banyak restoran yang menyediakan makanan halal. Sebaiknya bila pesan menu, anda bisa tanyakan dulu sebelum menyantap. Tom Yam, kari dan aneka salad patut anda coba.

image
(Foto Raja Thailand di pusat kota Bangkok. Sumber foto: Dokumen pribadi)

6. Mereka sangat menghormati Raja dan Ratu Thailand. Saya mengamati mereka banyak meletakkan foto dan display Raja dan Ratu Thailand di tempat umum. Mereka selalu meletakkan di tempat tinggi, misalnya di rumah maka tidak diletakkan di lantai atau sembarang tempat.

7. Bila ke Thailand, coba juga Thai Massage, dijamin anda ketagihan:) Thai Massage tidak menggunakan minyak dan si pemijat menggunakan seluruh anggota badan mereka untuk membuat badan kita mengalami relaksasi. Satu hal yang menarik, sebelum memijat mereka terlebih dulu memberi hormat pada sesuatu yang diletakkan di tempat tinggi di ruang pijat. Sayangnya saat saya wawancara, si pemijat tidak bisa menjelaskan dengan baik dalam bahasa Inggris. Sewaktu datang pertama kali, saya pijat di tempat yang bertuliskan harga pasti, 200 Baht per 1,5 jam. Berikutnya jika tidak di area wisata, saya tawar saja dan ternyata dapat harga yang murah.

8. Di Thailand, kita bisa menawar harga. Misalnya pijat, makanan, sovenir, Tuk Tuk (moda angkutan umum)
sampai paket wisata. Sampai-sampai Petugas Paket Wisata bisa hapal kebiasaan orang Indonesia dengan menawar harga terlebih dulu.

9. Anda tertarik diramal? Anda ingin mengetahui kelanggengan hubungan dengan pacar anda? Silahkan mampir. Disini si Pemandu akan minta anda meletakkan koin di kaki Buddha yang dipercayai. Bila koin menempel dan tidak jatuh saat anda menyebutkan nama pacar dan permintaan anda, berarti hubungan anda akan langgeng. Ada pula dengan mengocok nomor semacam lotre di gelas kayu. Silahkan ambil satu dan nanti anda akan bayar sukarela pada seseorang di kuil tersebut yang bisa membacakan peruntungan anda lewat nomor undian yang anda ambil.

image
(Tertarik berbelanja, bisa lakukan di “Floating Market” atau pasar apung. Sumber foto: Dokumen pribadi)

 

10. Dari selatan hingga utara, Thailand memang menarik untuk dikunjungi, baik itu wisata alamnya dan budayanya. Penduduk Thailand adalah orang yang ramah terhadap turis dan pendatang. Jika anda suka berbelanja, Bangkok juga dipandang sebagai surga belanja. Suka berbelanja ala tradisional, silahkan mengamati “Floating Market” atau pasar apung.

Selamat berlibur!

Begini 8 Cara Hemat Biaya Akomodasi Kala Traveling

image
(Apartemen bisa dipandang murah bila anda tinggal lama, sebulan misalnya. Anda juga bisa merasakan sensasi seperti di rumah sendiri. Sumber foto: Dokumen pribadi)

Selama ini kita berpikir bahwa hanya hotel saja tempat kita “tinggal sementara” saat kita travelling. Padahal ada beberapa rekomendasi yang dapat dilakukan untuk memangkas besaran alokasi akomodasi yang dikeluarkan. Boleh dibilang biaya akomodasi terbilang besar saat kita travelling.

Berikut inspirasinya:

1. Guest House/Bed&Breakfast/Hostel

image
(Salah satu guest house yang saya temukan di Thailand Selatan. Sumber foto: Dokumen pribadi)

Sebenarnya semua istilah ini hampir sama dan mirip, yakni mini hotel yang menawarkan fasilitas menginap dan sarapan pagi. Ada pula pilihan, tidak termasuk sarapan pagi dan biaya menginap jadi berkurang. Sebagian besar hostel, guest house, B&B menyediakan dapur umum yang bisa dimanfaatkan untuk kita memasak, menghangatkan makanan, buat minum sendiri dengan aturan tertentu, misalnya jika masak dengan menu khusus mungkin ada biaya tambahan. Daripada beli minum di luar, kita bisa buat minum kopi/teh atau minuman lainnya dengan dispenser yang disediakan. Semakin hemat ‘kan. Biaya menginap disini tentunya lebih murah dibandingkan hotel.

Bisa juga trik yang satu ini dicoba, jika anda hanya beberapa jam saja (tidak sampai 12/24 jam) cobalah menawar harga di guest house tersebut asalkan selama tinggal di situ, tidak berganti hari. Siapa tahu anda bisa dapat harga murah? Trik ini ternyata berhasil tergantung pada keahlian anda negosiasi dengan pemiliknya.

2. Dormitory
Ini adalah pilihan satu kamar berisi empat, enam, delapan hingga dua belas orang. Pastinya lebih hemat karena anda tidak menyewa kamar seluruhnya. Pilihan ini juga bisa untuk anda yang berangkat travelling berkelompok (group). Selain itu, anda bisa sekalian mendapatkan teman baru sekamar dari berbagai negara. Namun, ada beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan bila tidur di Dormitory, seperti kemanan, ketenangan dan kebersihan. Ada orang tertentu tidak suka suara bising dalam kamar atau lampu harus dimatikan bila tidur, barang-barang pribadi tidak berserakan dsb. Jadi hormati penghuni yang lain juga agar anda tidak menjadi “pusat perhatian dan pembicaraan” sesama penghuni kamar.

Bila anda tidak merasa nyaman dengan Dormitory campur, yakni satu kamar bersama lelaki dan perempuan, anda juga bisa mencari pilihan dormitory yang khusus perempuan saja. Memang harga dormitory campur lebih murah hanya saja anda perlu pertimbangkan kenyamanan dan keamanan. Beruntung jika Dormitory campur yang anda pilih berpenghuni perempuan semua.

Siapkan pengaman khusus untuk barang pribadi dan berharga. Sebaiknya barang berharga tidak ditinggal di dormitory. Jaga kebersihan dan ketenangan kamar.

3. Apartemen
Sekarang ada pilihan juga untuk tinggal di apartemen. Anda akan berhemat bila anda berangkat dalam kelompok kecil, tiga sampai lima orang dan menyewa satu apartemen bersama. Anda juga akan semakin berhemat karena biasanya pilihan menginap yang ditawarkan mulai dari satu bulan, tiga bulan, dst. Ada pula apartemen yang menghitung biaya per hari tetapi biasanya harganya jadi lebih mahal.

Apartemen jadi pilihan karena anda seperti berada di rumah sendiri. Anda bisa memanfaatkan keahlian memasak anda dan mengurangi konsumsi di luar.

Hal yang perlu diperhatikan adalah anda harus menyetor deposit yang jumlahnya lumayan besar sebagai jaminan. Anda harus menjaga dan merawat barang-barang dalam apartemen. Bila rusak, ada ketentuan khusus biayanya.

4. Bandara
Ini sebenarnya bukan pilihan yang baik karena beberapa bandara melarang untuk menginap kecuali hal/situasi tertentu. Saya bisa menghemat biaya akomodasi dengan mengambil rute penerbangan tengah malam, sampai di negara tujuan dini hari dan tak mungkin keluar bandara. Lalu istirahat di bandara hingga pagi hari, berangkat ke hotel pagi hari dan biasanya belum boleh ‘check in’ dulu, titip barang dan langsung memulai wisata di hari pertama. Hemat satu hari ‘kan?

Ada pula pengalaman teman saya yang bisa menumpang di bandara hingga satu minggu sepanjang tidak diketahui petugas bandara. Jika kita kedapatan, sanksi dan dendanya besar juga.

5. Rumah teman/kerabat yang dikenal
Ini suatu keberuntungan jika anda punya kenalan kerabat/teman yang memiliki tempat tinggal. Anda akan berhemat untuk pengeluaran akomodasi. Namun diskusikan kepada kerabat/teman anda tersebut, ketentuan yang berlaku jika anda menumpang tinggal disitu. Apakah ada biaya tambahan?

Atau misalnya teman/kerabat anda tinggal di asrama, apakah bisa numpang tinggal bersama? Jangan sampai kehadiran anda malah menimbulkan masalah. Saya pernah numpang di flat teman saya hanya boleh dua malam saja, selebihnya saya harus tidur di luar.

6. Sleeping bus (Bis malam)
Di beberapa kota tertentu, ada pilihan sleeping bus yang menyediakan tempat duduk sekaligus bed untuk tidur. Namanya sleeping bus, pastinya perjalanan akan dimulai malam hari hingga menuju dini hari. Anda bisa berhemat untuk tidak mengeluarkan biaya akomodasi ‘kan?

Hal yang perlu diperhatikan bila anda perempuan pergi seorang diri di malam hari di kota yang asing dan terpencil, sebaiknya urungkan saja. Jika anda pergi dalam jumlah kelompok kecil, tentu akan membantu anda menghemat biaya menginap.

Sleeping bus biasanya harganya lebih mahal dibandingkan harga bis reguler tetapi tidak sampai semahal tidur di hostel. Siapkan makanan dan minuman selama perjalanan. Soal toilet, dijamin pastinya tersedia dengan baik dan bersih.

7. Rute penerbangan malam hari

image
(Memilih rute penerbangan malam hari memungkinkan anda menghemat biaya akomodasi. Sesampai di pesawat, siapkan strategi tidur nyaman anda. Sumber foto: Dokumen pribadi)

Jika saran di atas tidur di bis, ini juga saran menghemat dengan tidur di dalam pesawat. Dengan memilih rute penerbangan malam hari, anda sudah berkurang satu malam untuk menginap atau berkurang satu malam biaya akomodasi.

8. Berkemah
Berkemah bisa jadi pilihan bila lokasi wisata yang anda tuju bersentuhan langsung dengan alam terbuka dan diperbolehkan untuk berkemah. Jika memang diijinkan, anda perlu mencari informasi tentang keamanan dan kenyamanan lokasi kemah anda. Persiapkan pula tenda dan perlengkapan memasak lainnya. Selain lebih murah, anda juga bisa bersentuhan langsung dengan alam sekitar.

Selamat mencoba!

10 Cara Wujudkan Impian Berkunjung Keluar Negri

 

wp-image-639232556
Mendapatkan kesempatan pergi ke Vatikan adalah impian terindah saya.

 

 

Beberapa dari teman dan kerabat bertanya bagaimana saya bisa meraih kesempatan keluar negeri karena maklum saja boleh dibilang saya bukan anak orang kaya. Jadi selama ini modal saya jalan-jalan hanya nekat, tekad dan berkat. Saya bersyukur bahwa dengan modal sendiri saya bisa mewujudkan impian yang dulu hanya saya baca di buku dan saya tonton di televisi. Mengeksplorasi dalam negeri dulu sudah saya lakukan selama saya bekerja di Indonesia. Saya sudah mengunjungi dari Aceh hingga Papua karena tugas kantor.

image
(Sempatkan mampir ke Papua New Guinea saat dapat tugas kantor sebulan di Papua. Sumber foto: Dokumen Pribadi)

Bagi saya, yang terpenting adalah anda tidak bisa membeli pengalaman karena pengalaman anda menikmati perjalanan di negri orang sangat berkesan dan belum tentu dialami oleh semua orang.

Semoga 10 cerita berikut bisa menjadi inspirasi:

1. Berhemat, Tekun kerja dan Menabung.

wp-image--1339103286
Setiap perjalanan keluar negri memang memerlukan biaya yang tak murah. Oleh karena itu, giatlah bekerja dan berhemat misalnya dengan bawa bekal ke kantor, tidak membeli barang yang tidak dibutuhkan dan mengurangi jajan. Tak hanya itu, konsisten menabung dengan menyisihkan sepersekian persen dari pendapatan kita setiap bulan. Cari tambahan penghasilan untuk mengisi pundi-pundi tabungan anda. Ingat juga anda masih butuh kerja dan hidup disini, jadi kalkulasikan total perjalanan baru kemudian dibagi per bulan untuk kewajiban menyisihkan di tabungan. Jangan habiskan semua tabungan anda untuk wisata keluar negeri!

2. Ikutan undian berhadiah.
Ini pengalaman teman saya yang selama hidupnya belum pernah keluar negri. Ia ikut lomba undian berhadiah ke Italia. Saya pun kaget luar biasa. Biaya sepenuhnya ditanggung sponsor. Siapa sangka hanya membeli barang lima ribu rupiah, ia bisa mendapatkan kesempatan itu. Nasib orang siapa yang tahu ya!

image
(Berkunjung ke Thailand, salah satu favorit saya karena undangan teman baik di sana. Pengumuman pijat yang terpasang di Phi-Phi Island. Sumber foto: Dokumen pribadi)

3. Perluas relasi pertemanan antar negara.
Nah, anda tak pernah menyangka juga kisah teman kerja saya yang pemalu ini dan juga belum pernah keluar negri. Jangankan keluar negri, keluar dari pulau jawa saja belum pernah. Mojang asal Bandung ini diundang oleh temannya yang dikenal di internet hanya karena salah kirim email. Hubungan pun berlanjut hingga akhirnya ia berkesempatan mengunjungi negri Mesir. Wow!!! Lain lagi kisah saya, saya sudah empat kali mengunjungi Thailand dan selama tiga kali berturut-turut saya mendapatkan undangan dari teman WNA USA yang bekerja di Thailand. Dengan ada teman di negeri orang tersebut, kita lebih merasa aman dan nyaman. Namun ada hal yang harus diwaspadai, tidak semua orang yang anda kenal di dunia maya adalah teman baik. Jadi selidiki dulu teman tersebut baru putuskan keberangkatan. Siapa tahu akomodasi dan biaya makan ditanggung oleh teman ini? Who knows ya!

4. Melamar kerja di luar negeri.
Jika anda punya keahlian dan latar belakang akademis yang baik, mengapa tidak mencoba kerja di luar negri? Ada anak dari teman kerja saya, berusia 25 tahun dan mencoba peruntungan dengan bekerja di perusahaan minyak di Kuwait. Kini anak tersebut telah berpindah tugas di Dubai. Luar biasa bagi si Ibu yang adalah rekan kerja saya ini. Tidak harus ahli juga, ada website yang menawarkan tenaga sukarelawan (volunteer) dengan gaji tak seberapa tetapi anda punya kesempatan dan pengalaman luar biasa. Saya pernah bertemu di Penang seorang sukarelawan asal UK yang menjadi guru bahasa Inggris di banyak negara Asia. Bahkan di usia senjanya itu, ia tak mau kembali ke negaranya dan memilih menghabiskan diri dengan pesiar dan sukarelawan di negara Asia. Menarik bukan?

5. Menikah dengan WNA (=Warga Negara Asing).
Nah, ini dia buat yang beruntung bertemu jodoh WNA. Selamat bagi anda! Bukan tidak mungkin anda punya kesempatan mengunjungi negerinya, berjumpa dengan keluarganya. Saya bertemu jodoh saya, WNA Jerman di Jerman saat saya sedang mencari studi. Harap diingat ya bahwa semua atas dasar cinta, bukan status kewarganegaraannya atau materi yang dimilikinya. Sepupu saya pun bertemu dengan suaminya, WNA Australia di Bali. Jadi tak harus keluar negeri untuk bertemu jodoh WNA. Bisa juga ikutan online datingsite, tetapi harap diingat bahwa jangan mudah percaya juga karena maraknya kasus scammer dan kriminalitas maka diperlukan kewaspadaan anda. Ada juga keberuntungan menghampiri teman gereja saya yang juga bertemu jodoh yang diinginkannya di usia yang tak lagi muda. Wanita berusia kisaran 45 tahun ini berjumpa dengan suaminya, WNA Macedonia di internet sementara ia sendiri belum pernah tahu Macedonia apalagi jalan-jalan keluar negeri. Jangan putus asa, bagi Tuhan segalanya itu mungkin!

6. Mengambil studi di luar negeri.
Melamar beasiswa di kampus ternama di luar negeri adalah cara yang banyak juga dilakukan. Selama studi, selain menimba ilmu, anda juga mendapatkan pengalaman yang luar bisa bergaul dan menambah pertemanan dengan mahasiswa dari berbagai negara. Siapa tahu anda bersahabat baik lalu suatu saat mengunjunginya lagi di negaranya? Ada beberapa teman kerja saya memang mengambil studi di luar negri dan berpeluang buat mengunjungi negara lainnya atas undangan sahabat kuliahnya dulu. Teman saya mengambil studi di Belanda, lalu punya teman dekat orang Spanyol, jadilah dia berkunjung ke Spanyol beberapa kali.

7. Kerja di kapal pesiar.

 

wp-image-1288090232
Ilustrasi. Victor Habour di Hong Kong.

Punya ketrampilan berbahasa inggris dan bisa terampil dalam hospitality, cobalah melamar di kapal pesiar. Anak dari teman Ibu saya, bekerja di kapal pesiar. Memang sih kesempatan bersama keluarga tidak setiap saat tetapi pengalaman mengunjungi luar negri dengan kapal pesiar sungguh luar biasa. Jika anda tertarik, ada agen penyalur juga. Atau, anda bisa cari informasinya melalui internet.

 

8. Berprestasi/Lomba Ilmiah.
Nah, ada banyak tawaran berprestasi yang berseliweran di media online dan media cetak. Apa keahlian anda? Kembangkan itu dengan tekun. Lalu jangan ragu untuk mencoba! Sepupu dari teman saya berkesempatan ke Jepang karena berhasil memenangkan kompetisi berprestasi di kampusnya. Mahasiwa jurusan kedokteran Universitas Indonesia ini berhasil menjadi juara pertama dan berangkat ke Jepang. Impiannya ke Jepang menjadi nyata dengan perjuangannya memenangkan kompetensi berbakat.

9. Berburu tiket pesawat murah.

 

blog 8
Trip pertama kali ke luar negeri dengan tiket termurah. Foto ini diambil di Katedral Ho Chi Minh City yang dijadikan landmark kota. Sumber Foto: Dokumen pribadi.

Awal saya bisa berangkat keluar negri adalah hasil perburuan tiket murah dari rekan kerja di kantor lama. Ia menawarkan tiket pesawat Jakarta – Ho Chi Minh City dengan harga murah. Untuk ambil tiket murah, pilih waktu yang jauh, misalnya 6 bulan hingga 1 tahun sehingga anda punya waktu untuk menabung. Lumayan kan?! Dengan tiket murah, sekarang siapa pun bisa keluar negeri. Jadi silahkan berburu tiket murah.

 

10. Peluang kerja di Indonesia yang lebih baik.
Ada teman saya yang memiliki sepupu yang bekerja di perusahaan skala internasional, beruntung dia bisa bekerja sambil berkelana dari satu negara ke negara lain. Jika saya bisa melakukannya di dalam negeri, sementara dia dapat melakukannya antar negara. Lain juga teman saya yang bekerja di organisasi internasional, ia mendapatkan kesempatan capacity building untuk staf di luar negeri. Ada pula teman baik saya yang menjadi marketing produk kecantikan USA yang setiap tahun dapat kesempatan ke USA untuk pertemuan reguler tahunan. Bukan pula tidak mungkin organisasi/perusahaan mengirim anda untuk sekolah lanjutan di luar negeri. Artinya segala kesempatan itu mungkin bila anda bekerja di perusahaan/organisasi besar berskala internasional. Tunggu apalagi? Patut dicoba nih.

Bagaimana menurut anda ide di atas? Apa anda tertarik mencoba salah satunya? Siapa tahu ada ide inspiratif lainnya yang muncul dari anda? Selamat mencoba!

Mengamati Orang Korea Selatan

Ini masih soal jalan-jalan ke Korea, yang sekarang memang sedang booming budaya K-Pop yang tidak hanya melanda Indonesia saja loh. Saya punya teman baik, WNA USA yang jadi guru di Thailand bilang kalau banyak murid-muridnya menggandrungi gaya K-Pop. Lantas sewaktu saya bagikan cerita kunjungan dan foto-foto di Korea maka dia jadikan itu semacam bahan diskusi menarik di kelas.

Ternyata K-Pop tidak hanya melanda Asia, di Jerman juga loh. Sewaktu ada karnaval tahun lalu di pusat kota München, panggung anak muda pun menyetel lagu Gangnam style sambil berjoget ria ala Psy untuk mengusir dinginnya salju kala itu. Tanpa mau menggeneralisir, sekedar opini, berikut pengamatan hasil kunjungan saya ke Korea Selatan tahun 2012 lalu:

1. Pernah lihat tulisan Korea Selatan? Kata si Tour Guide yang membawa kami ke DMZ tour, paket tur ke perbatasan Korea Selatan – Korea Utara, bahwa tulisan korea selatan berasal dari campuran gaya huruf cina dan jepang.

2. Orang Korea Selatan sangat menghargai hasil produk buatan dalam negeri. Tak salah banyak orang pakai hp merk Samsung misalnya. Atau membeli mobil buatan Korea. Mereka juga sangat mencintai film buatan Korea sendiri dibandingkan impor.

3. Sebenarnya butuh waktu lama buat Korea Selatan untuk bangkit dalam dunia industri hiburan. Boleh dibilang musik mereka berkiblat ke negeri Paman Sam.

4. Bagi mereka, operasi plastik adalah hal yang wajar dan umum. Saya pun jadi merasa tidak aneh jika di sebelah saya adalah remaja laki-laki yang mukanya habis dipermak berjalan di tempat-tempat umum. Sayangnya saya tidak sempat mampir ke klinik operasi plastik, hehehe…

5. Tidak banyak bisa dijumpai orang Korea Selatan yang bisa berbicara bahasa inggris. Saya selalu tanya ke setiap orang dulu sebelum bicara, apa bisa bicara bahasa inggris? Umumnya mereka akan menghindar, menundukkan kepala dan mengatup kedua tangan di dada. Mungkin bahasa tubuhnya bilang bahwa saya tidak bisa bahasa inggris. Kejadian itu pun terjadi saat datang di hari pertama dan cari sarapan, saya dan teman harus bayar mahal karena lagi-lagi masalah komunikasi. Saya juga pernah nyasar di Seoul, baca https://liwunfamily.wordpress.com/2012/06/10/menyerah-5/.

image
(Salah satu makanan yang mengandung daging babi dipajang di tempat makan. Sumber foto: Dokumen pribadi)

 

6. Ini soal makanan. Bagi anda yang tidak makan daging babi, silahkan ditanya dulu ke penjualnya untuk memastikannya. Buat saya, rasa makanannya agak ajaib di lidah. Hampir setiap pesan makanan, saya selalu disuguhkan Kimchi, semacam menu wajib dan gratis. Oh ya, saya pernah makan malam bersama teman pria asal Korea, si Penjual menghidangkan semua makanan di meja. Saya hampir frustasi untuk membayarnya nanti. Rupanya memang begitu jika kita akan makan besar. Si penjual akan memajang makanan semua di meja. Kita hanya membayar menu utama saja. Wah, untungnya pula saya ditraktir oleh teman saya ini. Jika kita sudah merasa pasti dengan makanan yang mau dimakan, kita bisa menolak untuk tidak dihidangkan semua. Yang uniknya nih, sewaktu siang bolong yang menurut saya saat itu cuacanya masih sejuk dan ingin sekali makan mie rebus. Saya mampir sendirian di Resto tak jauh dari hostel menginap. Karena harga mie murah, saya pesan. Saya lupa nama makanannya. Si pelayan menyuguhkan seporsi mi dalam mangkuk besar, berikut es batu di dalam mi dan di luar mi serta gunting besar. Saya kaget dan bingung makannya. Rupanya di Korea saat itu sedang menuju musim panas, jadi mie disajikan pakai es. Jika musim dingin maka mie masih panas.

image

image
(Makan mie yang bercampur es batu di dalamnya. Disediakan gunting khusus memotong mi bila kesulitan. Sebelumnya penjual akan membagi empat bagian dengan gunting sebelum disajikan. Sumber foto: Dokumen pribadi)

7. Orang Korea punya karakter kerja keras. Di pusat kota Seoul saya akan temukan banyak kafe untuk mereka duduk sambil minum minuman lokal khas Korea. Mereka suka merayakan dan mengapresiasi kerja mereka dengan minum dan makan sampai larut malam. Jika larut malam, saya sering temukan mereka mabuk di sudut-sudut taman kota atau area pertokoan yang sudah sepi dan tutup. Di akhir pekan, mereka mengisi waktu bersama keluarga, teman atau pacar dengan duduk dan ngobrol di taman kota atau tempat wisata. Tempat wisata dan taman kota selalu penuh jika akhir pekan.

8. Anak muda Korea sedang digandrungi gadget. Saya amati mereka bisa berjalan sambil chatting. Meski mereka berpacaran, satu sama lain malah sibuk dengan gadget di tangan mereka.

9. Orang Korea termasuk orang yang tertib dalam berlalu lintas, ini di Seoul loh. Semua aturan dibuat jelas dengan huruf Korea dan cara bacanya. Mereka juga orang yang ramah terhadap orang asing.

10. Meski mereka terlihat modern, rupanya mereka sangat menghargai tata krama dan sopan santun. Buat mereka juga ciuman bibir di tempat umum masih tabu. Mereka akan berkata dengan sopan untuk menegur bila kedapatan orang yang tua, atau berbisik membicarakannya.

2. Gyokbugong palace (the bigest palace).
(Gyokbugong Palace adalah salah satu istana paling besar dari lima istana yang tersebar di kota Seoul. Sumber foto: Dokumen pribadi)

 

4. Hanok Traditional Village
(Hanok, Desa tradisional yang masih tetap terpelihara di balik kemegahan Kota Seoul yang metropolitan dan maju. Disini anda bisa menyaksikan tradisi yang masih dipegang orang Korea Selatan. Sumber foto: Dokumen pribadi)

 

6. The carnaval in Everland (like Disneyland)
(Everland diibaratkan seperti Walt Disney Korea Selatan, megah dan menarik sebagai wisata keluarga. Sumber foto: Dokumen pribadi)

 

6. The lantern festival
(Saat saya berkunjung, ada Festival Lampion di sepanjang jalan utama di Seoul. Sumber foto: Dokumen Pribadi)
7. Obama in Wax Museum
(Obama dalam Museum Wax 63 di Kota Seoul. Sumber foto: Dokumen pribadi)

Untuk lokasi wisata yang seru di Seoul, selain DMZ tour, coba juga kunjungi Everland semacam Disneyland dan Wax Museum 63 yakni semacam Madame Tussauds. Jika anda suka berbelanja bisa juga kunjungi pusat perbelanjaan terbesar Lotte Mart.