Merry Christmas

May Christmas brings hope and peace in your heart!  
Merry Christmas!

Frohe Weihnachten!

Selamat merayakan Natal!

Advertisements

Hallstatt, Austria: Temukan Kedamaian Batin di Tepi Danau

 

wp-image-1351482405
Salah satu sudut di Hallstatt yang kerap gambarnya berseliweran di media sosial.

 

 

 

wp-image-885704254
Pemukiman yang masih lestari di pinggir danau Hallstatt menambah semarak pemandangan sekitarnya.

 

Mungkin bagi anda yang pernah menyimak lokasi UNESCO World Heritage yang berseliweran di facebook maka Hallstatt, Austria tidak asing lagi bagi anda. Atas informasi viral yang saya dapatkan di media sosial tersebut, saya pun cari tahu lokasi yang letaknya ternyata tak jauh dari tempat tinggal. Sebagai estimasi, google maps memperkirakan saya butuh 3 jam untuk tiba di lokasi dari rumah tinggal saya. Karena merasa tak jauh, saya dan suami pun berniat berkunjung ke sana dengan mengendarai mobil.

Jika anda berangkat dari Munich, Jerman maka ada banyak paket promosi tur untuk berkunjung ke Hallstatt. Tanpa ikut paket tur pun, rasanya mudah berkunjung ke Hallstatt dengan menumpang kereta dari stasiun Hauptbahnhof Munich menuju stasiun Hauptbahnhof Salzburg. Dari stasiun Salzburg, anda bisa tetap melanjutkan rute dengan kereta api dan turun di stasiun terdekat yakni Hallstatt Markt. Dari sini tentunya anda bisa menumpang ferry yang tersedia menuju lokasi danau terindah itu. Demikian pengalaman seorang rekan yang bercerita dengan menggunakan kereta, sementara saya dan suami berangkat menggunakan mobil. Namun jika anda tak mau repot, anda bisa mengikuti paket tur yang disediakan pemerintah setempat, berangkat dari kota Salzburg.

 

wp-image--1585808162
Pemandangan di sekitar danau.

 

 

wp-image--21556243
Salah satu Gereja yang berada di dekat danau.

 

 

wp-image--134545219
Angsa cantik bermain di danau.

 

 

wp-image--161000330
Pusat kota yang menawarkan kesejukan mata.

 

 

dig
Damai rasanya berada di pinggir danau ini.

 

Lokasi wisata ini awalnya merupakan tambang garam terbesar di dunia, tak jauh berbeda dengan kota Salzburg. Oleh karena itu Hallstatt dikenal dalam bahasa Jerman sebagai salah satu Salzwelten, yakni Salz adalah garam dan Welten adalah dunia. Kota Hallstatt tidak besar bahkan berjalan kaki menyusurinya danau saja sudah cukup tiga puluh menit. Kota yang diselimuti pegunungan di sekitarnya dan danau di tengah menjadikan pemandangan kota ini begitu indah dan damai.

Tidak ada tiket masuk untuk datang menyusuri danau. Jika anda suka menyusuri danau dengan sewa kapal, itu bisa jadi pilihan dengan beragam harga yang ditawarkan di sini. Di sekitar danau, saya menyaksikan bahwa rumah tradisional bergaya Jerman masih terpelihara di tempat ini. Memang Austria dan Jerman memiliki banyak kemiripan budaya dan tradisi, tidak hanya soal bahasa yang sama.

Begitu banyak turis datang hanya untuk menyaksikan keindahan danau ini. Anda pun berkesempatan untuk menikmati sajian masakan khas Jerman di restoran yang terdapat di pinggir pantai. Hal romantis ini yang diciptakan para pemilik restoran dengan menyajikan pemandangan indah di tepi danau bagi para turis yang datang.

Ada dua gereja yang tetap kokoh berdiri megah yakni gereja Katolik dan gereja Protestan. Bangunan ini juga menjadi ciri khas Hallstat bilamana anda mendapatkan gambarnya viral di media sosial. Ada banyak sisi foto bisa diambil, namun pastinya pemandangan danau tidak lepas dari rumah penduduk yang bergaya rumah tradisional Jerman. 

Perasaan damai itu yang saya rasakan kala saya datang pertama kali di Hallstatt. Merasa damai sesaat menikmati karya ciptaan Tuhan yang luar biasa indah dan mempesona. Di tepi danau, saya mendapatkan kedamaian batin kala air danau tenang dan pemandangan di sekitarnya yang menawarkan keagungan Tuhan. 

Siapa pun mata yang memandang lokasi ini tepat dikatakan bahwa kedamaian ada di sini. Seorang turis asal Tiongkok berpendapat bahwa pemandangan ini seperti layaknya di Surga karena memberikan kedamaian. Saya sependapat!

Einen brauchst Du: Puisi Bahasa Jerman (5)

Indahnya musim gugur.

Bagunan yang dimaksud di pinggiran Jerman-Austria.

Sepertinya sedang direnovasi karena bangunan baru tampak dibangun di depannya.

Sebenarnya bukan tentang bangunan yang diceritakan tetapi puisi yang indah yang saya temukan di sini.

Musim gugur tiba. Warna sekitar menjadi berwarna dan terlihat cantik sekali. Betapa hebat keagungan Tuhan melalui aneka warna yang indah ini. Bahwa hidup ini indah jika ada banyak warna yang kita lihat. Kita membutuhkannya agar hidup tidak membosankan.

Tak jauh dari situ, saya menemukan sebuah sekolah Realschule yang tampak sedang direnovasi di pinggiran perbatasan Jerman-Austria. Tampak bangunan yang sudah lama namun masih indah terlihat. Anda tahu bahwa keindahan itu sejatinya bukan soal bagaimana melihat dengan mata tetapi mengalami dengan hati. Ya, saya menemukan sesuatu yang indah terpampang di sini. Sebuah puisi berbahasa Jerman yang maknanya luar biasa dalam, jika anda bisa berbahasa Jerman tentunya.

Berikut kutipan puisi tersebut:

 

Einen brauchst Du

Auf dieser Welt,

der mit Dir weint und lacht,

einen, der unbeirrt  zu Dir hält,

der Deine Probleme zu seinen macht.

 

Einen brauchst Du

Einen, der Dich in die Arme nimmt,

wenn eine Hoffnung zerbricht,

einen, der Deine Saiten stimmt.

Einen brauchst Du als Licht.

Di situ tertulis oleh Emmy Grund.

Saya mau menerjemahkannya cuma rasanya puisi ini lebih indah untuk dimengerti saja. Bahwa dalam hidup, kita tidak bisa hidup seorang diri. Kita membutuhkan seseorang, entah itu pacar, kekasih, suami/isteri, sahabat, ibu/ayah, kakak/adik, atau siapa pun yang tepat untuk menggambarkannya menurut anda sesuai puisi di bawah ini. Saya maksudkan puisi tersebut dalam bahasa Indonesia sebagai berikut:

Siapa yang kamu butuhkan di dunia ini?

Seseorang yang selalu menemani kala menangis dan tertawa.

Seseorang yang selalu mendukungmu.

Seseorang yang menjadikan masalahmu adalah masalah bersama.

Ya, kamu membutuhkan seseorang.

Seseorang yang siap memelukmu.

Seseorang yang ada saat harapan itu hilang.

Seseorang ibarat sebuah gitar yang harus menguatkan senarnya agar suara terdengar merdu.

Seseorang ibarat sebuah cahaya yang menuntunmu dalam kegelapan.

Romantis ya?

 Selamat berhari Minggu! ❤ Jadikan ini sebagai hari dengan orang yang anda kasihi!

21 September: Hari Perdamaian Internasional



‘Heal the world.. make it a better place… for you and for me…And The Entire Human Race…There Are People Dying…If You Care Enough…For The Living…Make A Better Place…For You And For Me’

Saya pun hafal lirik ini karena begitu menyentuh liriknya. Secuil lirik yang dinyanyikan oleh (alm) Michael Jackson tampaknya cocok untuk mengingatkan kita bahwa perdamaian itu membawa ketentraman batin bagi siapa saja. Lagu ini berjudul Heal the World yang diambil dari album Dangerous tahun 1992. Si penyanyi pun bangga dapat menciptakan lagu ini, yang kemudian menginspirasinya untuk membuat yayasan sosial agar dunia lebih baik lagi.

Banyak cara bisa dilakukan untuk membuat dunia lebih baik dengan membuat kondisi dunia yang damai di tengah berbagai isu politik, agama, pengungsi, terorisme dan masih banyak lagi. Salah satunya adalah mendorong kaum muda untuk membuka persahabatan dengan siapa saja, bahkan dengan mereka para pengungsi dan migran. 

Pesan ini disampaikan oleh Sekjen PBB António Guterres dalam memperingati Hari Perdamaian Internasional pada hari ini (21/9). Dalam siaran pers PBB dikatakan tahun ini bertemakan ‘Together for Peace: Respect, Safety and Dignity for All.’ Peringatan Hari Perdamaian Internasional ditetapkan setiap tahun pada 21 September oleh PBB sejak 1982. 

Well, good to know!

A Desire Becomes A Miracle

 

 

God is fair, He wouldn’t put in my heart a desire that couldn’t come true.

If it is meant to me it will be happened then see how God works in my FAITH.

I really didn’t know how life should be.

Impossible, they said to me!

It’s only how to believe it in praying.

With God, all things are possible.

The God´s power is unlimited then wondering if God can do…

This is more than desire. I called it a miracle.

Happy Sunday!

 

In Bahasa Indonesia.

Tuhan itu adil, Dia tidak akan menaruh dalam hati saya sebuah keinginan yang tidak bisa terwujud.

Jika itu dimaksudkan untuk saya, itu akan terjadi kemudian melihat bagaimana Tuhan bekerja dalam IMAN saya.

Saya benar-benar tidak tahu bagaimana seharusnya hidup.

Tidak mungkin, mereka berkata kepada saya!

Hanya bagaimana mempercayainya dalam berdoa.

Dengan Tuhan, segala sesuatu mungkin terjadi.

Kekuatan Tuhan tidak terbatas, lalu bertanya-tanya seandainya Tuhan bisa lakukan …

Ini lebih dari sekedar keinginan. Saya menyebutnya keajaiban.

Selamat Berhari Minggu!

Why Life is Mystery

In English

Sometimes we must conquer our feeling, only to prove that we are deserve to be the best in life. 

We plan, we do and we surrender to God then hoping a miracle. In the beginning we complain to God, why it happened to us. We thought that God is not fair. We asked to people around. No one can explain it until we hear in silence. 

At the end, we can be wise to see the whole as part of life. There is still on His purpose. God has big design in our life that unknown by ours. This is called as mystery. 

No one can predict the future, except God. But every one knows God never leave us alone. He always be with us to find His paths become destiny. 

I am surrender to You, God.  Have a blessed day! 

In Bahasa Indonesia

Kadang-kadang kita harus menaklukkan perasaan kita, hanya untuk membuktikan bahwa kita pantas untuk menjadi yang terbaik dalam hidup.

Kita berencana, kita melaksanakan dan kita serahkan pada Tuhan kemudian berharap keajaiban. Pada awalnya kita mengeluh kepada Tuhan, mengapa hal itu terjadi kepada kita. 

Kita pikir Tuhan tidak adil. Kita bertanya kepada orang-orang di sekitar. Tidak ada yang bisa menjelaskan hal itu sampai kita mendengarkannya dalam keheningan.

Pada akhirnya, kita bisa bijaksana untuk melihat keseluruhannya sebagai bagian dari kehidupan. Ternyata masih pada tujuan-Nya. Tuhan memiliki desain besar dalam hidup kita yang tidak diketahui oleh kita. Ini disebut sebagai misteri.

Tidak ada yang bisa memprediksi masa depan, kecuali Tuhan. Tapi setiap orang tahu bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Dia selalu bersama kita untuk menemukan jalan-Nya menjadi takdir.

Saya pasrahkan padaMu, Tuhan. 

Bahagia Terbesar Kadang Dari Hal yang Paling Kecil

Kata teman saya yang bijak, “Das Große Gluck ist manchmal ganz Klein.” Terjemahannya adalah seperti judul di atas. Intinya, jangan menyepelekan sesuatu yang menurut anda kecil, sederhana apalagi dianggap tidak berarti. SALAH! Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi nantinya. Wir werden sehen was die Zeit bringt.