Be Like a Flower. Bloom Wherever You Are! 

Schönen Wochenende. Happy weekend! 

Advertisements

Tips Mempersiapkan Cincin Pernikahan

Anda yang sedang mempersiapkan pernikahan tentu tak lepas dari pemikiran membeli cincin kawin. Saya pernah menulis tentang fakta cincin kawin di sini  Meski sudah usai bagi saya membeli cincin kawin, namun tak ada salahnya saya bagikan pengalaman ini. Nah, silahkan dicermati tips di bawah ini:


1. Uang, uang dan uang

Untuk membelinya, tentu anda perlu uang kecuali anda yang memiliki cincin kawin dari warisan turun temurun. Model atau selera mudah asalkan kocek anda mencukupi, ya ‘kan? Berapa dana yang anda siapkan untuk cincin kawin? 

Seberapa pun dana untuk cincin kawin yang disiapkan ternyata tidak ada hubungannya dengan kelanggengan atau keabadian. Hasil riset menunjukkan malahan cincin berharga murah dikatakan memiliki tingkat perceraian yang lebih rendah. Jadi tidak usah terpengaruh gengsi atau selera, siapkan saja dana yang cukup. Di pasaran tersedia aneka macam cincin kawin yang sesuai kocek anda, dari yang termurah hingga mahal seharga rumah atau mobil misalnya. 

Pertama-tama tanyakan pada pegawai toko cincin kawin yang sesuai dengan anggaran anda. Ini lebih baik ketimbang anda suka cincinnya tetapi uang anda tidak cukup.

2. Model

Ada pasangan yang berpikir cincin kawin dipakai hanya untuk perhelatan pelaksanaan nikah saja, namun ada pula yang akan dipakai sepanjang masa. Cincin kawin memiliki model klasik, tak ada ornamen hanya melingkar saja biasa di jari. Atau model kekinian yang disertai ornamen penghias di permukaan cincin, biasanya mereka yang tidak ingin terlihat kuno. Anda tinggal datang ke toko perhiasan, ragam dan modelnya bisa dicek.

Meski model cincin kawin selalu melingkar di jari, namun ada pula pasangan yang memikirkan desain model hingga ornamen sesuai keinginan. Mereka yang seperti ini harus tanyakan pada pihak toko untuk memesannya terlebih dulu. Butuh waktu kurang lebih dua-tiga bulan tergantung kerumitannya.

Pasangan yang memiliki desain tersendiri mengartikan cincin kawin lebih dari simbol pernikahan. Misalnya ada tanda lingkaran yang diartikan cinta tak pernah berakhir. Atau gambar angka/huruf untuk mengingatkan satu sama lain tanggal anniversary atau initial nama.

3. Selera kesepakatan bersama

Jika cincin tunangan, mungkin anda yang perempuan tak perlu tahu modelnya karena si pria biasanya membeli sebagai hadiah kejutan. Di beberapa belahan budaya ada yang mengartikan cincin tunangan hanya dipakai oleh perempuan saja. Ada pula budaya yang mengharuskan keduanya, laki-laki dan perempuan mengenakan cincin tunangan bersama-sama. Atau meski bertunangan tetapi tak perlu mengenakan cincin tunangan.

Nah kembali ke topik cincin kawin, anda juga perlu menyepakati bersama-sama soal model cincin dan anggarannya.Sebagai contoh suami saya tidak suka model yang klasik dan trendi dengan ornamen blink-blink seperti mata. Agak susah mencari bersama yang sesuai selera kita berdua. 

Jika kesepakatannya cincin kawin harus dipakai sepanjang masa maka kita cari model yang tidak terlihat kuno tetapi juga suami nyaman memakainya seterusnya. Oleh karena itu carilah cincin kawin yang sesuai selera/keinginan bersama termasuk ukurannya. Jangan sampai ukurannya kebesaran atau kekecilan!

4. Ukir nama

Cincin kawin kebanyakan selalu terukir nama pasangannya. Cincin untuk mempelai perempuan diselipkan nama mempelai laki-laki di dalam yang melingkari cincin. Begitu pun sebaliknya untuk mempelai laki-laki.

Sesuai pengalaman tidak ada biaya tambahan ukir nama pasangan di cincin. Pihak toko sudah tahu bahwa kita akan membeli cincin kawin sekaligus menawarkan perlu atau tidaknya ukir nama. Jika anda rasa tidak perlu, juga tidak masalah tergantung kebutuhan dan keinginan anda. Bagi anda yang perlu ukir nama biasanya memakan waktu 2-3 hari atau bisa langsung ditunggu.Ukir nama bisa selesai hari itu juga.

5. Sertifikat/Surat bukti kepemilikan

Untuk menunjukkan otentik dan originalitas cincin kawin maka diperlukan surat bukti kepemilikan atau sertifikat. Berapa karat,gram dan pemotongan cincin tersebut? Ada yang dijadikan aset karena harganya yang mahal namun ada pula yang menjadikan cincin kawin sebagai lambang pernikahan yang tidak bisa dijualbelikan apalagi hilang. Semuanya berpulang pada anda.

Sebagai barang berharga tentu sertifikat diperlukan sebagai bentuk keaslian cincin kawin anda, berlian, emas atau perak.

Semoga bermanfaat!

Saya Bangga Warna Kulit Saya: “Ich bin eine exotische Frau”

Sumber foto: Dokumen pribadi



“Kami punya perawatan lulur dan massage whitening terbaik. Apa ibu mau coba? Itu favorit di salon kami,” kata kasir  saat saya menyambangi salon kecantikan di suatu kota di Indonesia. Aduh, mengapa mereka yang duduk jadi kasir berpikir wanita dengan warna kulit seperti saya akan pilih whitening untuk perawatan kulit? Ini bukan kejadian pertama kali saya dianggap akan coba produk whitening. 

Saya yang mendengar pertanyaan kasir langsung geleng-geleng heran. Si kasir pun menambahi, “Banyak salon lain yang pakai produk whitening palsu. Di sini pastinya tidak. Asli. Super whitening lebih mahal tetapi langsung kelihatan hasilnya. Mau coba?”  Kasir menunjuk krim whitening dan harga perawatannya.Karena habis berlibur di pantai, perempuan biasanya ingin memutihkan kulitnya kembali, pikirnya.

Dengan sewot saya bertanya, “Mengapa ibu berpikir saya perlu perawatan whitening?” Jawabnya “Karena banyak perempuan kepengen kulit putih.” Saya balas lagi, “Oh ya? Saya tidak ingin bu. Saya suka warna kulit saya. Suami saya apalagi,” Selang tak berapa lama, suami saya masuk membawakan plastik isi sampo dan vitamin rambut yang tertinggal di mobil.Kasir tadi langsung tersenyum menyanjung, “Oh beruntung sekali ibu. Mari silahkan naik ke ruang perawatan lantai atas!”

Saya tidak tahu maksud kalimat si kasir dengan mengatakan “beruntung” saat saya jelaskan kalimat, saya suka warna kulit saya atau saat dia tahu suami saya. 

Sambil mencoba perawatan lulur dan pijat tradisional, saya adakan tanya jawab dengan terapisnya. “Mbak, memang banyak perempuan yang datang untuk program whitening?” Perempuan muda yang sudah bekerja setahun tersebut, menyahut “Banyak bu. Padahal kulitnya sudah putih. Katanya biar disayang suami” Sementara tangannya sibuk menaruh krim lulur ke tubuh saya. Sambil dipijat-pijat dia bilang “Kalau kulit kita putih penampilan jadi lebih menarik. Kayak di tivi itu, bu” Gubraks!

Jadi ini alasan sebagian perempuan ingin gunakan produk whitening. Apakah perempuan berkulit putih identik dengan cantik? Pastinya tidak. Cantik tidak ditentukan dengan warna kulit. Jangan tergoda figur publik seperti artis atau model iklan yang kebanyakan berkulit putih! Berkulit putih tidak selalu identik cantik. 

Saya bangga dengan warna kulit saya. “Ich bin eine exotische Frau” kata saya dalam bahasa Jerman. Saya adalah seorang perempuan eksotis. Saya tidak perlu berjemur untuk tanning atau solarium. Apa itu? Teknik menggelapkan kulit. Jika anda berkulit seperti saya, hayo sehatkan kulit kita! Bukan putihkan kulit.Plus jangan malu karena warna kulit yang berwarna!

Ingat loh!! Untuk teknik menggelapkan kulit, mereka perlu bayar mahal. So, bersyukurlah kita dengan kulit sehat ini! Jadi diri sendiri saja cukup. 

Setelah selesai perawatan dan hendak bayar di kasir, saya cek harganya jadi lebih mahal. “Loh, kok harganya segini bu?” tanya saya pada kasir. Kasir yang pertama sudah pergi, kasir sekarang sudah berbeda orang. Berbeda shift rupanya. “Iya, benar segitu bu” kata kasir itu. “Karena ibu ‘kan memilih perawatan whitening ya,” jelasnya. Gubraks! Rupanya susah mengubah mindset jika perempuan berkulit seperti saya ujung-ujungnya ingin perawatan whitening, pemutih kulit. Hadeuh!

Tertawa….

Begini Sebaiknya Berkomunikasi Jika Marah dengan Pasangan

Sumber foto: Dokumen pribadi

Namanya menikah, pastinya ada dua orang yang berbeda secara karakter termasuk faktor-faktor yang membentuknya seperti budaya, pola asuh dsb. Menemukan kesulitan dalam berkomunikasi dengan pasangan, itu hal yang wajar. Bagaimana jika anda marah yang santun dengan pasangan?

Ada dua cara menghadapi pasangan saat anda marah, (1). Emotional coping, kecenderungan yang lebih menekankan emosi. Misalnya menangis meraung-raung, banting barang, merusak barang atau berteriak-teriak. Saya paham, anda sedang marah tetapi apakah itu menyelesaikan masalah? Yang ada, masalah akan semakin runyam dan menarik perhatian banyak orang sekitar anda. 

(2). Problem coping, kecenderungan yang lebih memusatkan pada masalah yang terjadi. Cari waktu yang terbaik berdua untuk diskusi! Jangan libatkan pihak lain dulu, seperti anak, orangtua, dsb! Ajak bicara dari hati ke hati, toh dia adalah pasangan hidup anda. Jangan biarkan anda terprovokasi oleh masalah, biarkan anda bisa mengendalikan masalah!

 Anda perlu menghindari hal-hal berikut saat anda marah dengan pasangan.

Apa saja? Ini dia

1. Tidak mau mendengar, lebih banyak bicara

Pria dikatakan tidak suka mendengar. Saat saya tanya kepada para pria, mereka berkata perempuan lebih banyak berbicara bahkan mengatakan hal-hal tidak perlu, terlalu mengkhawatirkan hingga hal-hal tidak relevan. Jadi ini alasan para pria tidak mau mendengar. So, jika hendak berkomunikasi dengan pasangan, sebaiknya rumus pertama adalah mendengarkannya. Apa pun masalah yang dihadapi dengarkan dia dulu, bagaimana pendapat dan perasaannya. Beri kesempatan baginya untuk menanggapi, berkomentar dan mengklarifikasi. 

2. Merasa diri “paling”

Meski anda lebih hebat secara pendidikan atau pekerjaan dibandingkan pasangan hidup anda, namun menikah membuat anda sama dan setara. Jangan berpikir pula bahwa anda yang mencari nafkah sehingga anda lebih dominan dan powerful! Pandanglah pasangan anda sebagai pribadi yang pernah anda cintai dan kagumi saat anda menikah dulu! Terima dia apa adanya, meski dia salah dan anda benar. Jangan merasa ‘sok’ atas pasangan anda sendiri!

3. Mengungkit kesalahan masa lalu

Kecenderungan bila marah adalah melihat kesalahan yang sama di masa lampau. Berpikirlah past is past! Yang lalu sudah berlalu. Masalah anda saat ini tak akan selesai jika anda membahas masalah yang lalu. Masa lalu bukan masalah. Masalah anda adalah hanya tentang saat ini untuk nanti masa depan anda berdua.

4. Marah-marah, berteriak dan cenderung emosional 

Seberapa rumitnya masalah anda, tidak akan pernah selesai jika anda berteriak-teriak dan emosional. Kendalikan emosi anda, mengapa?Ini untuk kesehatan mental dan jantung anda juga. Jika anda marah-marah, jantung anda bekerja 4 kali lipat yang berarti berisiko dan membahayakan keselamatan anda. Masalah akan selesai pada wakunya, tetapi tidak dengan marah-marah.

5. Menuduh dan tidak percaya 

Di awal pernikahan, anda sudah memulai hubungan kepercayaan dengan pasangan anda.Tentu jika anda tidak mempercayainya, buat apa menikahinya? Saat sedang bermasalah, percayakan pasangan untuk bercerita, mengklarifikasi dan berpendapat. Jangan pernah mengkaitkan masalah anda berdasar sumber orang lain! Itu namanya menuduh dan tidak santun.

Mengapa Sulit Jadi Pendengar yang Baik?

Di suatu sore, seorang anak bertanya pada ibunya:

Anak : Ibu, mengapa kau selalu mendengarkan aku berbicara?

Ibu : Karena aku ingin tahu tentang keseharianmu dan apa saja yang kau lakukan, nak.

Anak : Mengapa temanku tidak suka mendengarkan aku bicara di kelas?

Ibu : Tentu, kau tidak boleh bicara saat dalam kelas. Kita tidak mungkin memahami dengan baik, jika ada dua orang bicara. Jadi jika kau ingin memahami pelajaran di kelas, jadilah pendengar yang baik.

Anak : Baik, Bu. Itu sudah sering aku lakukan hanya saja mengapa temanku itu tidak pernah mendengarkan apa yang aku katakan?

Ibu : Apa yang kau katakan pada temanmu?

Anak : Aku bilang Klara itu terlihat suka makan, lalu temanku ini mengatakan kepada Klara bahwa aku mengejeknya gendut. Oh ibu, aku tidak berkata demikian. Akhirnya Klara marah padaku.

Ibu : Kau sudah jelaskan pada Klara soal itu?

Anak : Aku sudah berusaha tetapi Klara tidak mau jadi pendengar yang baik seperti ibu.

Ibu : Kau tahu Nak, kunci agar orang mau mendengarkanmu adalah pilihlah apa yang ingin didengarnya.

Anak: Mungkin bu. Seperti yang disampaikan Maria padaku, Klara ingin aku minta maaf.

Ibu : Yups, awali kalimatmu saat mendekati Klara dengan kata ‘maaf’ dengan begitu kau sudah curi perhatiannya untuk diam dan mulai mendengarkanmu. Umumnya setiap orang mendengarkan apa yang dipilihnya untuk didengar. Tidak ada yang seratus persen orang benar-benar mengucapkan secara sempurna dan tepat apa yang baru didengarnya. Seperti yang kau katakan pada temanmu tentang Klara, suka makan tidak serta merta gemuk ‘kan?

Anak : Ya Bu.

Ibu : Jadi jangan mudah percaya apa yang temanmu katakan yang berasal dari orang lain! Jika informasi itu belum benar namanya gosip. Karena mereka yang bergosip bisa menambahkan atau mengurangi fakta yang didengarnya. Ini juga alasan orang sukar jadi pendengar yang baik, nak.

Anak :  Baik bu, itu berarti ibu menjadi pendengar yang baik karena ibu percaya padaku ‘kann?

Ibu : Ya, kunci jadi pendengar yang baik adalah kepercayaan. Dengan begitu, jangan mudah menaruh kepercayaan dengan bercerita masalah pribadimu kepada orang lain! Sebaiknya jika ada masalah, ceritakan pada orang yang kamu percayai, Nak atau ke Tuhan dengan berdoa. Jangan suka mengumbarnya pada orang lain!

Anak : Baik Bu, karena pada dasarnya kita tidak mudah menjadi pendengar yang baik ya.

***

Kata orang itu sambil bercerita mengenang masa kecilnya. “Sekarang aku jadi begini bahwa aku adalah orang yang tidak suka mengumbar segalanya kepada orang lain atau media sosial. Segalanya diceritakan pada yang dipercayai atau kepada Tuhan,” katanya sambil matanya basah berlinang. Ia menyimpan perkaranya dalam hati.

Lalu ia menutup percakapan kami dengan berkata, “Jika yang kamu lihat masih persepsi, dilihat dari berbagai sudut pandang, dan apa yang kamu dengar bisa saja masih opini, mengapa mudah kau jadikan itu sebagai informasi. Kemajuan komunikasi dan informasi tidak serta merta kau terima sebagai kenyataan, pelajari dulu. Ada data baru bicara,” tegasnya. Ia pun berlalu.

 

 

 

 

 

Sedang Patah Hati? Ini Tipsnya

image
Indahnya suatu relasi ketika masih bersama, namun saat patah hati, tidak ada yang menyukainya. Sumber foto: Dokumen pribadi.

Tidak ada pasangan di awal pacaran akan berpikiran untuk pisah dan patah hati. Suatu hubungan diawali dengan rencana yang indah. Namun apa daya bahwa suatu hubungan bisa saja kandas tanpa bisa dipahami sebab dan muasalnya.

Berikut tips untuk mereka yang sedang ‘Patah Hati’

1. Jangan Disangkal, Terima Kenyataan

Awal dari perpisahan bukan perkara mudah untuk diterima. Kadang kita tidak percaya bahwa kita bisa putus sama dia. Bahkan mungkin orang lain dan teman-teman sudah menyangka kita sampai pada tahap pernikahan.  Jika kita terus menyesali kenyataan, kita tidak akan menerima dan terus menerus larut dalam kesedihan. Jadi, STOP! Terima bahwa perpisahan itu adalah hal yang wajar dalam berpacaran. Tuhan mungkin ingin menunjukkan siapa sebenarnya jodoh kita nanti.

2. Kesalahan bukan pada Anda

Kita tidak akan pernah bisa mengulangi hal yang sama. Kita juga tidak bisa mengundurkan waktu dan memperbaiki kenyataan yang sudah tejadi. Anda akan terus menderita jika terus memikirkan perpisahan itu. Ingat, kesalahan juga bukan pada Anda. Refleksi dari perpisahan bukan terletak pada siapa yang menyebabkan perpisahan tetapi apa sebenarnya makna di balik perpisahan.

3. Hapus dan buang semua kenangan tentang dia

Memang tidak mudah buat kita untuk melupakan kenangan indah, apalagi setelah perpisahan kita seperti kehilangan hal-hal yang biasa dilakukan bersama. Wajar bahwa poin ini tak mudah dilakukan, tetapi jika dilakukan ternyata 2 kali lebih efektif untuk menanggulagi patah hati. Karena hal-hal yang masih ada dalam memori akan senantiasa teringat lagi jika ada ‘media pengantar’nya. Lagian, jika kita membuang semua hal yang lama, kita jadi mudah menerima hal yang baru. Siapa tahu kita segera mendapatkan orang yang lebih baik.

4. Lakukan yang disukai tetapi tidak bisa terwujud hanya karena dia

Konon seorang aktris sampai membeli sepatu berhak tinggi dengan harga fantastis dan berita tersebut dimuat agar si mantan, yang juga aktor tahu bahwa dulu si aktris tidak bisa melakukan karena si mantannya tidak menyukainya memakai sepatu hak tinggi. Hal ini mau menunjukkan bahwa hidup kita sudah bebas dan tidak terbelenggu lagi. Kita juga bisa jadi apa yang kita inginkan. Kita mau tunjukkan bahwa hidup kita baik-baik saja bahkan jauh lebih baik.

5. Buka pertemanan yang baru

Dulu mungkin kita sulit untuk berteman dengan si A atau si B. Saatnya kita menerima pertemanan dengan yang lain. Dengan demikian, kita bisa melupakan perpisahan dengan mantan. Dengan membuka pertemanan baru, kita seperti diberi kesempatan untuk memilih dan menimbang bahwa ada yang lebih baik dari apa yang pernah kita alami. Jangan mudah menyerah dan jangan terlalu terburu-buru untuk mulai relasi baru. Jangan ceritakan masa lalu kepada rekan yang baru kecuali jika ditanya.

Dengan perpisahan, kita belajar menjadi pribadi yang dewasa, karena kita bisa membedakan yang terbaik dalam hidup kita. Perpisahan adalah hal yang wajar.

Semoga tips ini bermanfaat!

Pentingnya Panggilan Nama untuk Eksistensi Diri

image
Siapa pun ingin diakui keberadaannya di dunia ini. Sumber foto: Dokumen pribadi.

‘Everything has a reason to exist in this world’

Apalah arti sebuah nama, begitu pepatah mengatakan. Nama menjadi penting karena menunjukkan jati diri dan keberadaan. Bahwa sesuatu atau seseorang itu ada di dunia ini.

Apa yang terjadi saat ini adalah semua orang butuh pengakuan atas dirinya? Pengakuan adalah bentuk cinta. Artinya, semua orang ingin dicintai.

Segala sesuatu di dunia ada maksudnya. Bahkan hidup kita di dunia pun ada tujuannya. Tuhan menciptakan setiap orang dan sesuatu bukan tanpa maksud. Mirislah saya kala mendengar seseorang bahwa hidupnya sudah tidak berguna lagi. Hal negatif dalam hidup pun ada agar kita belajar mengenal dan memilah mana yang positif dan negatif. Jika hidup ini berisi hal yang baik, dimanakah keberadaan yang buruk? Tentu ada maksud mengapa hal buruk ada di dunia ini. Segalanya ada dengan alasan.

Banyak orang bisa mengklaim dan mengakui keberadaan orang lain, mengabaikan kebenaran. Tetapi di situ, kita paham bahwa dalam hidup ada orang-orang tersebut yang keberadaanya karena kerja keras dan jerih payah kita. Terima saja, toh banyak mata akan tahu sebenarnya siapa di balik itu semua.

Kita mudah membenci hal yang buruk atau orang yang jahat. Hey, hidup ini tidak ada yang sempurna. Kita hadir untuk melengkapi semua itu. Mereka menjadi pelengkap hidup kita agar kita menjadi sempurna. Apakah yang baik itu pasti sempurna?

Keberadaan adalah kunci bahwa setiap orang dan segala sesuatu menjadi pelengkap satu sama lain. Belajarlah untuk berada di pihak lain, maka kita akan mengerti alasan di balik itu semua, baik atau buruk.

Ada orang yang karena kejahatannya atau sifat buruknya merasa diakui keberadaanya. Atau, orang yang bingung dengan dirinya dan mengklaim pekerjaan orang lain. Atau, sesuatu menjadi dikenal karena bertentangan dan penuh konflik. Semua negatif dan buruk bukan berarti tanpa tujuan diciptakan dan ada di dunia.

Memanggil nama adalah cara kita menghargai dan mengakui keberadaan orang lain, meski banyak nama yang sama tetapi kita tahu bahwa nama x dengan tabiat y cuma satu di dunia ini.

Mengenal sesuatu adalah cara agar kita belajar tentang keberadaan. Hargai setiap perbedaan dan konflik. Cintai orang lain, bahkan orang yang jahat sekalipun. Karena yang buruk adalah perbuatannya, bukan orangnya. Pada dasarnya, setiap orang dan segala sesuatu butuh dicintai, karena itulah mereka diakui keberadaannya.

Jika Saya Seorang Pria…

image
Sumber foto: Dokumen pribadi.

Jika saya seorang pria,saya akan egois seperti dirinya yang merasa bahwa wanita lebih banyak daripada pria dan mudah didapatkan.

Jika saya seorang pria, saya akan matikan hp dan pura-pura tidak peduli ketika ada telpon dan sms dari wanita yang mencintainya. Pria hanya merasa bahwa wanita yang dicintainya baik-baik saja. Pria akan menelpon dan harus bisa dihubungi jika dia menelpon wanita yang diinginkannya.

Jika saya seorang pria, saya akan cuek saja bercengkerama dengan wanita lain dan menceritakan kehebatan wanita itu. Pria bebas bercerita dan wanita tidak boleh cemburu.

Jika saya seorang pria, saya akan marah besar dan merasa harga diri terinjak-injak ketika mendapati wanitanya sedang bersama pria lain sekedar bercengkerama umumnya yang dilakukannya.

Jika saya seorang pria, saya harus mendapatkan yang saya inginkan, tak peduli dengan apa yang terjadi pada wanitanya. Pria tidak punya waktu untuk mendengarkan, lebih memilih dengan teman-temannya.

Jika saya seorang pria,saya akan menjadi pria terbaik bagi wanita yang dicintai. Saya akan selalu ada baginya sebelum saya kehilangan dia untuk selama-lamanya.

Hmm….

Aku Bersyukur

image
Dokumen pribadi

Aku bersyukur,

Aku menjadi kuat ketika orang lain mencela dan memfitnahku.

Aku bersyukur,

Aku menjadi sabar ketika sesuatu yang kuharapkan tak kunjung datang.

Aku bersyukur,

Aku menjadi lebih pandai saat orang lain memberikan pekerjaan yang tidak aku sukai.

Aku bersyukur,

Aku menjadi rajin berdoa ketika aku merasa seluruh dunia menjauhiku.

Aku bersyukur,

Aku merasa hidupku menjadi berguna saat aku bisa menolong orang lain dan mengalah saat terjadi persaingan tak sehat.

Aku bersyukur,

Aku menjadi lebih bijaksana saat orang lain mencobaiku dengan berbagai perkara yang tidak aku mengerti.

Aku bersyukur,

Aku menjadi lebih mandiri saat orang lain mengabaikan aku.

Aku bersyukur,

Aku menjadi tangguh saat ‘musuhku’ berusaha menjatuhkan dan membuatku terpuruk.

Aku bersyukur,

Aku menjadi paham arti cinta ketika aku mengorbankan kesenangan dan kebahagiaanku untuk orang yang aku kasihi.

Aku bersyukur,

Aku mengerti rencana Tuhan saat orang lain menipuku.

Aku bersyukur,

Aku semakin dicintai Tuhan saat aku sakit dan merasa sendiri.

Aku bersyukur,

Aku mengerti arti hidup karena aku tahu bahwa aku tak pernah ditinggalkanNya.

Aku bersyukur,

Tuhan telah membentukku dengan pengalaman berharga dan kasih dari orang-orang sekitarku, bahkan berkat dari orang yang memusuhiku.

Aku bersyukur