4 Alasan Kita Sulit Bersyukur

Konon kita menjadi sulit bersyukur karena kita melihat diri kita dengan seseorang yang berada di “atas” kita dalam hal pangkat, jabatan, pendidikan, harta benda, dan lain-lain. Orang yang demikian, sibuk membandingkan diri sendiri dengan orang lain dan tidak punya waktu untuk diri sendiri.

 

Gambar
(Sumber foto: Kutipan dari Oprah saat mengunjungi Madame Tussauds, Bangkok)

 

 

Alasan kita sulit bersyukur, karena:

  1. Membandingkan diri kita dengan yang lain

Sesungguhnya tidak ada yang suka dibanding-bandingkan dalam hidup ini. Saya sendiri pun protes ketika ibu saya membandingkan saya dengan adik saya, atau misalnya dengan anak perempuan tetangga lain. Kecenderungan membanding-bandingkan satu orang dengan orang lain adalah proses untuk memberi penilaian apa yang kurang dan apa yang lebih dalam dua pribadi yang dibandingkan tersebut. Tentu, saya protes misalnya jika saya dibandingkan dengan si Anu yang jelas-jelas berbeda dengan saya. Prinsip saya, setiap orang itu unik di dunia ini. Tidak ada yang sama. Jika kita membandingkan diri kita dengan teman yang berhasil berarti kita memberi penilaian diri kita bahwa kita “kurang” sedangkan teman yang berhasil adalah “lebih”. Stop membandingkan. Stop memberikan penilaian dengan membuat ukuran sebagai pembanding. Jadi diri sendiri! Adalah langkah awal untuk bersyukur.

 

  1. Melihat apa yang dimiliki orang lain

Pernah punya laman media sosial atau membuka akun media sosial kemudian menyaksikan seseorang mengunduh foto-foto liburan atau makanan yang menggiurkan? Apa yang anda rasakan saat anda melihatnya? Sebuah penelitian menyatakan bahwa sebagian besar orang yang melihat seperti itu akan timbul rasa iri. Mengapa terjadi seperti itu? Karena kita melihat apa yang tidak kita punya. Karena kita melihat “kepunyaan” orang lain. Kembali ke topik bersyukur, kita menjadi sulit bersyukur karena kita melihat “kepunyaan” orang lain. Kita menjadi iri. Lupakan “milik orang lain”, dan lihat seberapa kaya yang sudah kita punya!

  1. Kemampuan yang minim untuk “Nrimo”

Ibu saya berasal dari Jawa. Saya selalu ingat falsafah tradisional yang diajarkannya, yakni “Nrimo”. Saya tidak tahu apakah ada kaitan antara budaya Jawa dengan falsafah “Nrimo”, tetapi buat saya yang terpenting kita belajar memaknai “Nrimo” atau terima apa yang kita miliki. “Nrimo” bukan berarti kita pasrah. “Nrimo” bukan berarti kita lemah. “Nrimo” adalah cara kita melihat dalam diri kita, apa yang kita punya. Suatu perasaan ikhlas tentang diri sendiri. Membangun falsafah “Nrimo” yakni mengembangkan rasa ikhlas terhadap seluruh proses hidup yang kita jalani. Saya percaya bahwa orang yang telah berhasil dalam hidupnya berawal dari perjalanan proses suka dan duka. Sehingga yang terlihat di mata kita terhadap keberhasilan orang lain adalah “hasil” sementara proses yang terjadi dari orang lain cenderung diabaikan. “Nrimo, Percaya pada kemampuan diri sendiri!” yang mengajarkan kita untuk mensyukuri talenta diri sendiri.

  1. Budaya “instan”

Serupa dengan uraian di atas, budaya “instan” tercipta seiring dengan kemudahan dan kemajuan teknologi. Orang tidak lagi bersusahpayah membuat masakan rendang berhari-hari, karena sudah ada rendang instan siap saji. Tidak hanya makanan instan, tetapi juga budaya “instan” terhadap kecenderungan orang untuk menjadi populer dan terkenal di media. Lain lagi cerita tentang orang yang ingin “instan” untuk mendapatkan pendidikan dengan jalur yang tidak wajar. Atau orang yang ingin segera “instan” menjadi kaya dan mengambil hak orang lain, korupsi. “Instan” tidak lagi menjadi sebuah istilah tetapi menjadi budaya yang membiasakan orang untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan dengan mudah dan cepat. Mengapa kita menjadi sulit bersyukur? Karena kita ingin segera mendapatkan apa yang dimiliki orang lain, tanpa memikirkan bahwa semua yang terjadi pada setiap orang memakan waktu dan proses yang tidak mudah. Ingatlah, sabar! Tidak mudah untuk mendapatkan apa yang kita kehendaki.

Kesimpulan

Tentang belajar bersyukur, saya ambil kisah perumpamaan berikut dari Anthony de Mello, SJ.

Usahawan kaya dari kota terkejut menjumpai nelayan di pantai sedang berbaring bermalas-malasan di samping perahunya, sambil menghisap rokok.

“Mengapa engkau tidak pergi menangkap ikan?”, tanya Usahawan itu.

 Jawab Nelayan itu, “Karena ikan yang kutangkap telah menghasilkan cukup uang untuk makan hari ini.”

“Mengapa tidak kau tangkap lebih banyak lagi daripada yang kau perlukan?”, tanya Usahawan itu sekali lagi.

“Untuk apa?” Nelayan itu balas bertanya.

“Engkau dapat mengumpulkan uang lebih banyak,” Jawabnya.”Dengan uang itu engkau dapat membeli motor tempel sehingga engkau dapat melaut lebih jauh dan menangkap ikan lebih banyak. Kemudian engkau mempunyai cukup banyak untuk membeli pukat nilon. Itu akan menghasilkan ikan lebih banyak lagi, jadi juga uang lebih banyak lagi. Nah, segera uangmu cukup untuk membeli dua kapal… bahkan mungkin sejumlah kapal. Lalu kau pun akan menjadi kaya seperti aku.”

“Selanjutnya aku mesti berbuat apa?” tanya si Nelayan.

“Selanjutnya kau bisa beristirahat dan menikmati hidup,” kata si Usahawan.

“Menurut pendapatmu, sekarang ini aku sedang berbuat apa?” kata si Nelayan itu puas.

Lebih bijaksana untuk menjaga kemampuan untuk menikmati hidup seutuhnya daripada memupuk uang.  Belajar bersyukur dan nikmati hidup yang sudah Tuhan berikan.

Advertisements

Bagaimana Bila Tersesat Saat Traveling? 8 Benda yang Harus Dibawa

wpid-IMG-20140122-WA0005.jpg
Saya sering traveling namun saya juga sering tersesat. Sumber foto: Dokumen pribadi.

Kita tidak dapat memprediksi hal-hal yang mungkin terjadi apabila berada di negeri orang, termasuk tersesat. Saya pernah mengalami beberapa kali dan sungguh membuat saya belajar hal-hal yang baru di negeri orang. Namun demikian, kita perlu mengantisipasi agar kita tahu hal yang harus dilakukan secara tepat sehingga kita bisa kembali ke tempat tinggal “sementara” di negeri tersebut.

Di bawah ini saya paparkan beberapa tips yang mungkin membantu anda apabila mengalami hal yang sama, yakni:

1. Tidak usah panik dan tetap tenang
Saya bisa paham kondisi anda apabila anda bingung dan berusaha “pulang” menuju tempat tinggal sementara anda. Tidak usah panik dan tetaplah tenang agar anda tidak memancing rasa curiga dari orang sektiar, bahkan mungkin bisa mengancam keselamatan nada apabila anda terlihat seperti turis, akan mudah diperdaya. Untuk beberapa negara yang rawan bagi area turis, tentu anda disarankan untuk cari informasi yang benar dan tepat. Kepanikan justru akan membuat anda tidak bisa berpikir dan secara psikologis akan menghambat anda.

2. Gunakan petunjuk yang anda miliki saat itu

Potretlah sebanyak mungkin, termasuk lokasi tempat tinggal anda yang akan menjadi alat bantu sebagai petunjuk bila tersesat.
Potretlah sebanyak mungkin, termasuk lokasi tempat tinggal anda yang akan menjadi alat bantu sebagai petunjuk bila tersesat.

Cek dalam tas anda, benda apa saja yang sedang anda bawa? Apa anda bawa kartu nama hotel, peta kota, atau hanya ingat nama hotel? Jika anda punya kartu nama hotel/peta kota, tentu akan membantu anda mencari petunjuk arah yang harus anda lakukan. Atau anda bisa gunakan informasi tersebut untuk menemukan lokasi yang sedang anda cari.

Pengalaman saya, saya pernah tidak punya petunjuk apapun seperti kartu nama hotel, peta kota dan nama hotel karena saya sedang berada di negeri yang memiliki huruf aksara yang tidak bisa saya pahami. Untunglah saya masih menyimpan dokumen email dalam smartphone saya tentang nama hotel tersebut dan menjadikan email tersebut sebagai petunjuk informasi untuk ditanyakan kepada orang yang tepat.

Selanjutnya, jika tidak ingin tersesat, anda bisa menyimak tips saya setelah ini tentang benda-benda yang wajib dibawa agar tidak tersesat lagi.

3. Cari Petugas Polisi
Polisi dianggap sebagai orang yang tepat dalam memberikan informasi. Anda bisa gunakan petunjuk yang anda punya semisal nama hotel, nama lokasi/jalan tempat tinggal, atau hal-hal yang harus dilakukan karena anda bingung untuk menuju lokasi sasaran. Perlu diingat juga, tidak semua polisi di setiap negara bisa berbahasa inggris. Tetapi pada dasarnya, polisi akan sangat ramah membantu turis seperti anda di negara mereka.

Jika polisi yang anda jumpai tidak bisa berbicara bahasa inggris, biasanya polisi tersebut akan merujuk rekannya yang lain yang bisa berbahasa inggris untuk membantu anda. Anda juga bisa berikan kartu nama hotel atau dokumen nama lokasi sasaran yang anda cari, sehingga polisi dapat mengetahui kemana anda harus bergerak. Di beberapa hotel di negara yang tidak beraksara latin, mereka akan menuliskan nama hotel sesuai dengan huruf lokal setempat. Syukur-syukur, anda diantar ke lokasi apabila kebetulan sang polisi akan lewat ke arah yang sama. Ucapkan terimakasih setelah anda dibantu dan tetap tersenyum. Anda akan sangat dihargai apabila anda juga belajar bahasa lokal untuk ucapkan kata “terimakasih”.

4. Segera kunjungi Tour Information atau Petugas Pembantu turis “Ask Me”
Di pusat kota-kota besar, biasanya pemerintah menyediakan pusat layanan informasi bagi turis. Anda bisa datang ke situ untuk bertanya arah jalan pulang. Ada juga petugas-petugas yang mengenakan slyer selempang bertuliskan “ask me” yang juga suka berseliweran di pusat-pusat keramaian, seperti stasiun, pusat perbelanjaan, dsb.

5. Gunakan smartphone
Lagi-lagi jika anda punya smartphone, anda bisa gunakan untuk mendeteksi dengan bantuan google maps lokasi yang anda cari. Anda bisa juga gunakan dokumen email saat anda book hotel. Pengalaman saya, saya gunakan kamera dalam ponsel untuk memotret peta lokasi hotel sehingga bisa dicek apabila salah jalan. Setidaknya dengan smartphone, anda bisa manfaatkan banyak fitur yang akan membantu anda mencari lokasi. Anda juga bisa menelpon hotel/tempat tinggal anda menginap, menelpon rekan kerja/saudara anda yang dikenal di negara tersebut.

6. Tanyakan kepada Mahasiswa/Siswa Sekolah yang bisa berbahasa Inggris.
Tidak mudah untuk bertanya kepada peduduk lokal apalagi bagi mereka yang tidak menguasai bahasa inggris. Tips saya saat saya sedang naik transportasi umum dan bertanya lokasi, saya bisa tanya ke mahasiswa/siswa sekolah. Asumsi saya saat itu, mereka pasti belajar bahasa inggris sehingga mereka bisa membantu saya menemukan lokasi yang saya cari. Bahkan, mereka justru membantu untuk menerjemahkan ke supir bis yang saya tumpangi agar saya bisa turun di lokasi yang saya mau.

7. Ingat nama hotel/alamat hotel
Di saat anda panik, anda justru tidak bisa berpikir. Apabila anda punya ingatan yang masih sangat baik, anda bisa ingat nama hotel/nama lokasi tempat tinggal anda. Hal pertama yang biasa saya lakukan di negara yang baru saya kunjungi adalah mengingat patokan lokasi tempat tinggal saya, seperti nama gedung besar sekitar, nama pasar sekitar, nomor kendaraan di lokasi tempat tinggal, dsb. Usahakan untuk mengingat petunjuk yang anda punya agar membantu anda.

8. Cari lokasi ternama yang bisa berbahasa inggris, seperti tempat kursus, hotel internasional, rumah sakit internasional, dsb.
Saya pernah tersesat dan sudah mondar mandir tetapi belum menemukan lokasi yang saya cari. Akhirnya, saya menemukan lokasi tempat kursus bahasa inggris. Asumsi saya saat itu, tempat kursus pasti memiliki orang yang bisa berbahasa inggris dan membantu saya untuk menemukan lokasi yang saya inginkan. Jadi, apabila anda tersesaat silahkan temukan di sekitar anda, gedung berstandar internasional karena pastinya mereka memiliki staf yang bisa berbahasa inggris dengan baik.

Supaya tidak tersesat lagi, berikut benda-benda yang harus disimpan dalam tas yang anda bawa pergi:

1. Peta kota
Anda bisa dengan mudah mendapatkannya saat mendarat di aiport. Peta tersebut gratis tersedia di pojok-pojok informasi. Anda juga bisa mengunduh peta kota sebelum berangkat dari internet. Di negara-negara besar, anda bisa dapatkan peta kota dan berbagai leaflet informasi di tempat-tempat publik seperti stasiun, terminal, hotel, tur informasi, dsb.

2. Ponsel
Akan ada banyak manfaat yang akan gunakan dengan ponsel, seperti cerita saya di atas. Gunakan berbagai fitur yang anda punya. Bahkan anda juga bisa memanfaatkan nomor lokal untuk mengakses internet. Sekarang anda juga menggunakan google maps untuk mendapatkan petunjuk menuju lokasi yang anda inginkan.

3. Bulpen dan kertas
Jika tersesat, mereka akan membantu anda menggambarkan lokasi yang anda cari. Atau anda bisa mencatat dan menggambarkan lokasi sekitar anda sebagai alat bantu agar anda tidak pergi ke lokasi yang salah berulang kali.

4. Kartu nama hotel
Simpan baik-baik kartu nama hotel saat anda sudah melakukan reservasi. Biasanya anda bisa dengan mudah mendapatkannya. Apabila hotel atau lokasi tempat tinggal anda tidak memiliki kartu nama hotel, silahkan minta bantuan penduduk lokal untuk menuliskan nama dan alamat tempat tinggal, terutama jika anda berada di negara yang tidak beraksara latin.

5. Kamus
Jika anda tertarik untuk membawa kamus yang ringan dan praktis akan sangat membantu. Gunakan kamus antar bahasa inggris dengan bahasa setempat. Biasanya kamus-kamus memiliki panduan pertanyaan simpel dan sederhana dengan bahasa lokal yang mungkin akan membantu anda untuk bercakap-cakap dengan penduduk lokal.

6. Kartu nama teman/rekan kerja/saudara yang tinggal di negera tersebut.
Bagus jika anda punya kenalan/saudara/kerabat yang berada di negara tersebut. Minta kartu nama mereka atau minta mereka menuliskan nama dan nomor telpon mereka dalam bahasa setempat.

7. Kamera/Ponsel yang tersedia fasilitas kamera
Silahkan potret sebanyak mungkin gambar depan tempat tinggal anda, lokasi peta tempat tinggal anda, nomor bis/transportasi yang biasa anda tumpangi. Foto bisa anda cek setelahnya, akan menjadi alat bantu untuk mengecek lokasi yang anda cari.

8. Informasi petunjuk kendaraan umum (public transportation).
Biasakan untuk memiliki informasi kendaraan umum sehingga akan membantu anda untuk mengenali lokasi tempat tinggal anda. Beri tanda lokasi tempat tinggal anda dan lokasi yang anda cari sebagai alat bantu anda kemudian.

Semoga pengalaman saya dapat membantu anda agar tidak tersesat. Hal yang terutama yang perlu anda siapkan adalah senyum manis kepada orang. Saat tiba pertama kali di negara orang, pelajari kata-kata sederhana seperti ucapan pertama kali saat bertemu, ucapan terimakasih, ucapan maaf, dsb sehingga akan membantu anda di kemudian hari.

Semoga bermanfaat!

6 Tempat Wisata Gratis di München (Munich)

1
Frauenkirche yang menjadi landmark kota Munich. Dokumen pribadi.

Siapa yang tak kenal klub sepak bola Bayern Muenchen yang sedang “naik daun” akhir-akhir ini? Atau, kenal dengan produk mobil BMW? Atau, tahu Oktoberfest yang biasa digelar setahun sekali di akhir September hingga awal Oktober? Atau, apakah anda peminum Bir, tentu tahu bagaimana rasa dan jenis Bir yang terkenal enak di dunia? Atau biar lebih mudah, apa anda sempat nonton film “Ainun & Habibie” yang sempat menjadi “box office” di Indonesia?

Nah, jika anda mengenal beberapa dari pertanyaan tersebut, anda pasti mengenal Muenchen atau Munich yang biasa dikenal dalam international terms.

Kali ini, saya mau berbagi pengalaman wisata gratis selama di München yang mungkin menarik hati anda untuk mencoba.

1. Frauenkirche

image
(Suasana dalam Frauenkirche. Sumber foto: Dokumen pribadi)

Biasa dikenal sebagai “church woman” atau “Gereja Perempuan” Frauenkirche dijadikan simbol bagi kota Muenchen. Dengan dua tower kembar yang bisa diambil dari puncak kota München. Di sini, kita bisa melihat keagungan dan kemegahan gereja katolik dengan sejarah yang menyertainya. Di kota ini ada pahatan gambar Paus Benediktus XVI yang sempat menjadi uskup disini.

Gereja ini menjadi seperti museum dan tak pernah sepi dari turis yang datang, baik untuk berdoa atau ikut misa maupun yang datang untuk melihat dan mempelajari arsitekturnya. Selain itu, gereja ini dipenuhi beragam mitos dan informasi seputar Muenchen masa lalu. Gereja ini menjadi salah satu lokasi wajib dikunjungi apabila ingin ke Muenchen.

2. Marienplatz atau sentral Muenchen

image
(Marienplatz tampak dari atas dan tampak dua menara Frauenkirche. Sumber foto: Dokumen pribadi)

Sebagai sentral Muenchen, tentu akan banyak orang lalu lalang di tempat ini. Marienplatz seperti tugu dengan patung Bunda Maria dibalut warna kuning emas di atasnya. Lokasinya berada di depan Rathaus Muechen sehingga tentu akan menjadi lokasi sentral.

Yang menarik bagi wisatawan apabila melewati atau berada di Marienplatz jam 12 siang tepat, maka akan melihat patung-patung yang berada di gedung Rathaus akan menari mengikuti lonceng gereja yang dibunyikan. Biasanya wisatawan akan berhenti sejenak dan mengamati patung-patung tersebut menari. Lokasi ini dikelilingi bangunan menarik dan sayang untuk dilewati.

3. Englischer Garten

Datanglah saat musim panas atau semi, dijamin anda akan menyukai tempat ini. Kita bisa melihat danau dengan taman disekelillingnya. Banyak orang duduk di sekitarnya, membaca buku atau ngobrol. Disitu juga ada restaurant bergaya Bavarian dimana kita bisa minum bir dengan berbagai jenis rasa dan warna.

Jika anda pernah menonton film “Ainun & Habibie” Englischer Garten adalah lokasi dimana pasangan Ainun & Habibie berjalan di taman tersebut sebagai sepasang kekasih yang mesra sekali. Dari namanya saja, Englishcer Garten, sudah terdengar seperti lokasi taman dengan tawaran mata yang sejuk dan indah mengamati tanaman-tanaman di sekitarnya.

4. BMW Museum

image
Menara BMW.

Ingin tahu mobil-mobil BMW dan detil sejarah hingga model
Modelnya, datanglah ke BMW museum. Selain mobil-mobil BMW juga
terdapat motor buatan BMW dan aneka merchandise BMW. Sir Henry Royce
memang brilian dalam menciptakan branding mobil ini. “Strive perfection in
everything you do” begitu kutipan Sir Henry Royce yang menginspirasi bahwa
buatannya selalu menjadi yang terbaik di dunia.
Di sini jika anda punya uang, anda bisa membeli produk-produk
mereka secara langsung. Petugas penjualannya selalu ramah dalam melayani
pertanyaan dan melakukan uji coba terhadap produk mereka. Di depan
Museum terdapat pabrik pembuatannya. Sayangnya, saya tidak mencoba
untuk masuk ke dalam pabrik tersebut.

5. Olympiazentrum

2

Olympizentrum seperti arena olahraga di Muenchen. Tak jauh letaknya dari BMW Museum, anda bisa turun dalam satu stasiun yang sama. Dikelilingi dengan besi-besi yang menyerupai sarang laba-laba, Olympiazentrum menjadi lokasi menarik untuk dikunjungi oleh siapapun, sekedar bermain skating di kala musim salju atau musim panas, atau jogging di sekitar areal lahan yang luas sekali.
Saya suka sekali di puncak dari Olympiazentrum dimana kita bisa melihat kota Muenchen secara keseluruhan, menarik sekali. Sambil duduk di bangku dan mengamati kota München, saya merasakan keindahan kota dan perasaan damai menyadari bahwa pada akhirnya saya tiba di Jerman. Atau, anda juga bisa melihat kota Müchen secara keseluruhan dari tower di sana.
Jika ada festival pertunjukan musik atau konser, Olympiazentrum selalu dijadikan tempat pelaksanaannya.

6. Allianz Arena

 

image
(Stadion Alianz Arena. Sumber foto: Dokumen pribadi)

 

 

Nah, buat anda pencinta sepak bola atau fans dari klub “Bayern München” silahkan luangkan waktu untuk berkunjung ke arena stadion yang terkenal di dunia itu. Jika memang tidak ada pertandingan, kita bisa dengan leluasa untuk pergi ke sana sambil berfoto ria. Karena apabila ada pertandingan maka kereta pun akan penuh sesak dengan penonton dan fans dari klub bola. Datanglah malam hari saat tidak musim salju, dijamin anda akan memotret gedung ini dengan sinar lampu yang menakjubkan. Fantastis dan menarik!

 

Ada banyak lokasi wisata atau sightseeing semacam city tour yang bisa anda lakukan di kota ini. Saya mencoba berwisata sendiri tanpa ikut tur. Untuk Oktoberfest, saya akan lanjutkan tulisan saya di waktu lain. Pastinya menarik terutama bagi anda penyuka jenis bir dan festival perayaan Jerman.

Selamat berkunjung ke Kota München!

Tips Berbelanja Agar Tidak Menyesal

Membeli yang dibutuhkan selalu dihadapkan pada banyak pilihan dan proses tawar menawar, tentu kita harus lebih bijak. Gambar diambli dari Sudut Pasar Malam, dekat Ben Tanh Market Ho Chi Minh City 2010.
Membeli yang dibutuhkan selalu dihadapkan pada banyak pilihan dan proses tawar menawar, tentu kita harus lebih bijak. Gambar diambli dari Sudut Pasar Malam, dekat Ben Tanh Market Ho Chi Minh City 2010.

Kalimat terbersit saat saya pulang dari sebuah pusat perbelanjaan. Jika pusat perbelanjaan yang baru saya datangi tadi, dipenuhi oleh banyak orang untuk membeli aneka produk yang ditawarkan harga miring. Kurang dari seratus meter saya keluar, saya menemukan kembali pusat perbelanjaan lain, yang juga menawarkan harga miring dan dipenuhi oleh pengunjung dan mungkin juga pembeli.

Sepanjang perjalanan usai melewati pusat perbelanjaan, saya pun berdiskusi dengan teman seperjalanan. Apa yang menyebabkan seseorang begitu tertarik untuk membeli barang padahal mungkin atau bisa jadi barang tersebut tidak terlalu ia butuhkan? Apakah perilaku seperti ini adalah gaya hidup? Jika saya tidak punya, saya akan merasa “menderita”.

Agar tidak “menderita”, berikut tips yang bisa dicoba:
1. Beli barang sesuai kebutuhan, bukan sesuai keinginan.

Saya butuh tas karena tas saya tidak punya tempat untuk membawa perlengkapan ke kantor. Tas harus yang kuat, bla bla bla. Hal itu disebut membeli berdasarkan kebutuhan. Saya memerlukannya maka saya membelinya.

2. Tentukan skala prioritas terhadap kebutuhan barang yang mau dibeli.

Membeli berdasarkan keterdesakan dan kepentinganya. Pikirkan bahwa saya membeli karena alasan stok sudah habis, barang di rumah sudah rusak, saya memerlukannya untuk membantu saya bekerja, meringankan pekerjaan saya dsb.

3. Menabung untuk membeli barang lebih baik daripada ”berhutang”.
Belajarlah bijak dalam membeli dengan kesadaran bahwa saya membutuhkannya dan punya uang untuk itu. Memang sih ada pepatah mengatakan bahwa jika kita tidak terpaksa “berhutang” kita tidak akan pernah punya barang. Logis juga! Tetapi coba anda bayangkan hanya untuk membeli baju atau membayar makanan di restaurant, anda harus berhutang? Pikirkan untuk menyimpan uang lebih dari sisa-sisa belanja rutin dan pergunakan uang tersebut untuk kebutuhan barang-barang yang memang disukai tetapi sebenarnya tidak diperlukan. Daripada “menderita” di kemudian hari, sebaiknya dipikirkan untuk membeli dengan uang yang tersedia.

4. Pelajari produk atau barang yang diperlukan.
Hal ini wajib dilakukan terutama untuk barang-barang semisal elektronik agar kita tidak merugi dengan informasi yang salah atau tidak tepat. Bisa jadi di kemudian hari, kita “menderita” oleh produk yang kita beli karena kita tidak mengerti dengan benar dan tepat produk tersebut.

5. Lakukan survey pasar.
Hal ini dilakukan agar kita mendapatkan pembanding dari soal harga, kualitas hingga detil produk yang akan kita beli. Dengan demikian, kita tidak perlu “menderita” apabila ada barang berkualitas bagus dengan harga yang terjangkau.

Kesimpulan

Poin terpenting sebelum berbelanja adalah milikilah rasa puas terhadap barang-barang yang sudah anda beli. Lihat pakaian baru, sadarlah bahwa masih banyak pakaian lain yang belum terpakai. Lihat tas baru, sadarlah bahwa tas anda masih baik untuk digunakan. Lihat sepatu baru, sadarlah bahwa sepatu anda masih nyaman digunakan. Lihat barang elektronik, sadarlah barang elektronik yang anda mliki tidak rusak. Begitu seterusnya hingga akhirnya anda berhasil dan tidak menimbun banyak barang karena kebiaasan berbelanja. Percayalah banyak tokoh dunia bersahaja yang berpenampilan sederhana, agar mudah diingat orang!

Lagi-lagi soal berbelanja, semoga tips di atas benar-benar bermanfaat. Saya rasa kita tidak ingin “menderita” setelah membelinya bukan? hehehe…

6 Alasan Tidak Pernah Berhenti Bermimpi

“Never stop Dreaming, Anna!”

Seseorang memberi saya semangat agar saya tidak boleh berhenti bermimpi. Anda ingin tahu alasan, mengapa kita tidak boleh berhenti bermimpi?

wp-1487502223898.jpeg

[Bermimpi itu ibarat kita mendaki gunung. Kita akan merasa lelah untuk mencapai puncaknya. Jika kita sudah sampai di puncak, kita akan melihat ke bawah bahwa semua yang sudah dilalui itu benar-benar indah.]

Berikut hal-hal yang menginspirasi saya:

1. Bermimpi itu gratis dan tidak bayar

Siapa bilang kita harus membayar mahal untuk sebuah impian di dunia ini? Kita hanya perlu memetakan impian dalam pikiran kita dan tidak perlu bertanggungjawab untuk mengeluarkan biaya. Gratis! Jadi, jangan takut untuk terus bermimpi!

2. Membuat hidup “lebih hidup”

Jika kita tidak punya impian, terbayang kita tidak punya sesuatu untuk diraih. Datar. Monoton. Tidak menarik. Punya impian mendorong kita untuk terus bersemangat dalam hidup. Yakinlah bahwa suatu saat nanti, impian kita akan tercapai. Hidup tidak lengkap jika kita tidak punya impian.

3. Mengenali potensi diri

Dengan bermimpi, saya tahu hal-hal yang harus dilalui untuk mencapainya. Saya belajar untuk gagal dan mencoba lagi. Gagal dan mencoba lagi. Akhirnya, saya menyadari potensi yang ada dalam diri saya. Saya pun belajar memetakan kekuatan dan hal-hal yang harus ditingkatkan dalam diri saya agar saya bisa mencapai impian.

4. Unjuk Nyali

Setiap orang dalam hidupnya pasti pernah dipuji. Bagaimana rasanya bila kita mendapatkan pujian? Ada rasa bangga pada diri sendiri dan tersanjung. Nah, dengan terus bermimpi dan ternyata terwujud adalah sebuah kebanggaan bagi diri sendiri untuk menunjukkan kepada orang lain. Bermimpi dan terus mencoba meraihnya adalah bentuk uji nyali yang membuktikan seberapa pantas saya mendapatkannya. Tunjukkan bahwa anda layak mendapatkannya. Jadi, jangan berhenti meraih impian.

5. Lebih tekun

Dengan bermimpi, segala cara pasti dilakukan agar impian tercapai. Mau dapat nilai bagus maka saya harus tekun belajar. Mau pergi traveling keluar negeri, maka saya harus tekun menabung dan berhemat. Mau ini atau itu, maka saya jadi tekun berdoa:) Percaya saja, terwujudnya impian ditentukan seberapa besar anda gigih dan tekun untuk terus berusaha agar tercapai.

6. Punya pengalaman

Jika ditanya tentang impian, semua orang bermimpi yang terbaik atau tertinggi atau terbesar. Impian itu pasti tidak kecil dan tidak mudah. Jika mudah meraih impian, maka tidak ada perjuangan dan berarti sama saja dong. Apa yang membuat impian begitu berbeda? Jawabannya adalah pengalaman. Dengan bermimpi, kita punya pengalaman yang suatu saat jika diceritakan ke orang lain akan menimbulkan kebanggaan dan superioritas. Awal bermimpi adalah pengalaman susah dan menderita. Tetapi disitulah entry point buat kita untuk diuji pengorbanannya dalam meraih impian.

Jadi, jangan pernah berhenti untuk meraih impian! Dengan gagal, anda bangun. Dengan jatuh, anda bangkit. Dengan bermimpi, anda tahu bahwa hidup ini sebuah petualangan yang menyenangkan. 

Bermimpi, lakukan dan terus bersemangat untuk meraihnya. Satu hal, lakukan impian anda bukan buat orang lain. Do it for yourself! You will be proud of it!

Mari Berbelanja Bijak! Begini Caranya

Salah satu contoh pasar apung yang masih tradisional di Thailand, kini menjadi nilai jual bagi turis yang datang. Dokumen pribadi.
Salah satu contoh pasar apung yang masih tradisional di Thailand, kini menjadi nilai jual bagi turis yang datang. Dokumen pribadi.

Sebagai seorang perempuan, saya pun tak luput dari godaan untuk membeli barang-barang yang sedang diskon. Belum lagi tawaran untuk membeli gadget baru atau sekedar membeli keperluan aksesoris perempuan untuk tampil indah dan cantik. Jika sudah membeli barang yang sedang sale, tentu saya juga “kalap” untuk memilih lalu membelinya.

Namun seiring dengan berjalan waktu, saya sadar ada banyak barang yang sebenarnya tidak saya perlukan. Mungkin saya membelinya karena keinginan semata. Sejak keinginan traveling saya semakin tinggi untuk menjelajah negara orang, saya pun mulai berhemat dan berbelanja bijak. Syukurlah sampai detik ini, saya masih belum tergoda untuk memiliki kartu kredit. Saya berpikir saya akan semakin “kalap” lagi apabila bisa membeli dengan kartu kredit hehehe….

Berikut berbelanja bijak ala saya:

  1. Buat list prioritas barang yang akan dibeli

Jika anda ingin membeli barang-barang sebagai keperluan dan stok bulanan atau mingguan, usahakan untuk membuat list prioritas sebelum berangkat belanja. Hal ini sangat membantu anda untuk lebih fokus terhadap hal-hal yang hendak dibeli. Caranya, cek barang-barang yang jadi prioritas untuk dibeli karena memang tidak ada di rumah atau stoknya habis. Usahakan untuk membeli barang yang memang menjadi kebutuhan dasar dan tunda dulu barang-barang pelengkap yang memang sedang diperlukan.

Tulis nama barang sekaligus merk yang biasa anda beli agar anda tidak terpengaruh untuk mencoba hal yang lain. Saya terbiasa membeli barang-barang pelengkap apabila saya memiliki sisa uang berbelanja lebih atau kebetulan saat itu ada tambahan uang dari penghasilan lain.

Saya akan konsisten terhadap barang yang sudah saya masukkan dalam list. Sesekedar window shopping akan saya lakukan apabila barang-barang dalam list sudah terpenuhi dan ada sisa uang.

  1. Beli dalam jumlah besar

Agar lebih efisien dan tidak perlu bolak balik membeli, saya lebih suka membeli dalam jumlah banyak dan besar. Coba anda bandingkan harga barang dalam kemasan yang kecil dengan kemasan besar, tentu ada selisih harga yang lumayan meski jumlah nominalnya kecil. Dengan membeli dalam stok yang besar, anda juga bisa berhemat transportasi sehingga tidak perlu bolak balik membelinya.

  1. Pertimbangkan kualitas dan harga barang

Terkadang dalam membeli, insting saya sebagai perempuan akan membeli barang yang berharga murah. Namun harga barang tentu akan menentukan kualitasnya. Jadi sebaiknya pikirkan untuk membeli barang yang tidak merusak/mudah rusak dan memiliki kualitas yang hampir mirip dengan barang yang lebih mahal. Buat saya harga barang menentukan kualitas. Saran saya, tidak ada salahnya jika kita membeli barang dengan harga mahal namun awet sehingga tidak perlu membeli berkali-kali.

  1. Menabung lebih baik untuk membelinya

Berhubung saya tidak punya kartu kredit, saya terbiasa untuk membuat rencana pengeluaran untuk membeli barang. Atau, jika saya ingin membeli barang yang saya inginkan,  saya sudah menabung terlebih dahulu. Saya juga biasa untuk membeli barang yang bukan jadi prioritas apabila saya memiliki uang tambahan atau bonus. Sekedar mendengar informasi dari teman-teman yang memiliki kartu kredit, sekarang kita juga bisa mengatur cicilan untuk membayarnya. Anda juga bisa mengikut pola cicilan seperti ini.

  1. Hindari mall/pusat perbelanjaan jika sedang tidak ada uang

Nah, langkah ini mungkin terdengar tidak masuk akal. Tetapi cara ini cukup jitu buat saya untuk menahan diri agar tidak menghabiskan uang untuk membeli barang-barang hanya pemuas mata sajaJ.

Lakukan aktivitas lain yang memang tidak perlu untuk berkunjung ke mall/pusat perbelanjaan. Sekarang memang pusat perbelanjaan akan menyediakan segala hal dalam satu tempat seperti restoran/cafe untuk pertemuan. Saat saya menghindari mall/pusat perbelanjaan, teman saya meminta untuk bertemu di cafe/restoran di pusat perbelanjaan. Saya pun konsisten hanya bertemu dan sedapat mungkin untuk menghindari membeli barang-barang pelengkap.

  1. Cari barang yang memiliki bonus

Saya juga sering mengandalkan bonus-bonus yang kadang ditawarkan. Misalnya dengan membeli barang A dapat hadiah barang B. Tentu hal ini akan menguntungkan, selain mencoba barang B tentu kita masih bisa mendapatkan stok barang lain. Atau, bila anda membeli barang dengan jumlah nominal tertentu, anda akan mendapatkan potongan berbelanja, misalnya.

  1. Membeli secara online

Seiring dengan kemajuan jaman, kini kita juga bisa memanfaatkan jaringan online untuk membeli barang. Sampai saat ini, saya belum pernah mencobanya di negara saya sendiri. Saya pernah melakukan sewaktu membeli barang kebutuhan di negara orang. Selain hemat transportasi serta keinginan untuk membeli barang-barang diluar yang dibutuhkan, membeli barang secara online membuat saya praktis.

  1. Manfaatkan pasar tradisional

Saya pikir untuk kondisi di Indonesia, membeli barang di pasar tradisional untuk keperluan dasar seperti sembako masih relevan. Di pasar tradisional terjadi proses tawar menawar dan disinilah ditentukan keahlian kita untuk menawar dan mendapatkan harga yang terjangkau.

Kesimpulan

Hal-hal di atas sekedar berbagi pengalaman agar kita bisa berhemat dan lebih bijak dalam mengelola pengeluaran, terutama saya sebagai perempuan. Saya biasa fokuskan pada hal-hal yang memang akan dibeli per periodik agar saya punya waktu untuk menabung atau menyediakan uang sesuai harga barang yang akan saya beli.

Saya pikir, tips dari semua adalah belilah barang yang dibutuhkan. Artinya dahulukan barang-barang yang memang menjadi prioritas, tidak sekedar keinginan semata. Jika saya memiliki tas yang masih baik, saya tentu akan menunda untuk membeli tas yang baru dan memanfaatkan uang untuk keperluan lain.

Di tengah maraknya konsumerisme seiring dengan bertumbuhnya pusat perbelanjaan, tentu kita pun harus lebih bijak dan cermat agar tidak tergoda untuk bergaya hedonis dan sebenarnya uang bisa dimanfaatkan untuk ditabung atau keperluan mendesak lainnya.

Tips Persiapan Berlibur Saat Musim Dingin (Salju)

Berkunjung ke stadion Alianz Arena di saat musim Winter. Dokumen pribadi.
Berkunjung ke stadion Alianz Arena di saat musim Winter. Dokumen pribadi.

wp-1490928566976.jpeg

Musim dingin atau yang dikenal dengan musim salju memang sudah usai di belahan bumi sana, tapi saya pikir perlu juga sekedar berbagi pengalaman persiapan yang harus dilakukan sebelum saya berangkat ke negara tujuan. Saya rasa dengan mudah kita bisa mendapatkan aneka tips dan persiapan menghadapi musim dingin melalui internet tetapi satu hal yang terpenting metabolisme dan ketahanan tubuh masing-masing orang berbeda-beda, termasuk kita yang berasal dari daerah tropis.

Awalnya saya sempat dilarang untuk pergi karena cuaca yang ekstrim, menurut saya karena pengaruh perubahan iklim sebagai dampak dari cuaca yang tidak menentu, jadi wajar jika banyak yang mencemaskan saya untuk berangkat di musim dingin. Satu hal yang perlu diingat pula, sebenarnya tidak ada rasa dingin bila salju muncul apabila kita berpakaian dengan benar dan tepat. Cara berpakaian yang salah dan mengenakan bahan yang tidak tepat, tentu akan menimbulkan rasa dingin.

Berdasarkan pengalaman, berikut hal-hal yang bisa dilakukan:

1. Gali informasi tentang kondisi cuaca negara yang dituju

Sebelum berangkat, saya sudah mencari informasi di internet di bulan tersebut selama 3 tahun terakhir tentang alam dan kondisi cuacanya. Berapa derajat cuaca di sana jika saya tiba di periode tersebut? Tidak hanya dari internet, saya pun bertanya ke teman yang tinggal di negara tersebut, seperti apa kondisi dingin di sana. Saya juga bertanya pendapatnya tentang kemungkinan yang mungkin muncul, seperti salju yang menghambat penerbangan, pemanas ruangan di tempat tinggal yang akan saya tempati, dsb. Saya juga memastikan hal-hal yang biasa mereka lakukan di negara tersebut saat musim dingin tiba.

Tidak berhenti sampai disitu, saya juga bertanya dengan teman Indonesia yang pernah tinggal di negara tersebut atau negara-negara yang mengalami musim salju. Bagaimana kondisi tubuh mereka dan persiapan yang mereka lakukan? Untungnya dengan bertanya atau bahkan ngobrol dengan teman Indonesia yang pernah menetap di luar negeri sebelumnya, saya jadi dipinjamkan beberapa perlengkapan winter yang memang sesuai dan cocok saat salju tiba.

2. Kenali dan pahami tubuh sendiri

Coba Anda ingat apa yang terjadi pada tubuh anda jika anda mengalami kondisi dingin, seperti naik gunung di ketinggian yang dingin, misalnya. Saya sendiri membandingkan kondisi tubuh saya saat saya berkunjung ke Korea Selatan, bagaimana reaksi tubuh saat kondisi dingin tiba. Apakah anda alergi seperti gatal-gatal apabila kondisi dingin muncul? Atau, apakah anda mimisan saat dingin?

Kenali tubuh anda sendiri terhadap reaksi dingin. Tingkat imunitas tubuh setiap orang berbeda-beda. Saya yakin negara yang anda tuju adalah negara yang bersih dari polusi, tentu reaksi pertama dalam tubuh adalah hal yang wajar. Tetapi hanya anda sendiri yang paling tahu kondisi tubuh anda sendiri.

3. Berangkat dalam kondisi fit

Jika anda sudah siap dengan segala hal termasuk tanggal keberangkatan dan tiket di tangan. Siapkan tubuh yang fit untuk anda. Tubuh yang fit dan stamina yang sehat tentu akan memungkinkan tubuh memiliki kekebalan yang baik pula. Ingat bahwa kita akan naik pesawat dengan penerbangan yang tidak pendek dan perbedaan waktu yang berbeda dengan negara sendiri. Jadi tubuh yang fit akan memungkinkan kita untuk nyaman selama perjalanan dan sampai disana.

4. Cek kesehatan

Tidak ada salahnya untuk cek kesehatan ke dokter, terutama dokter yang mengenal riwayat sakit anda. Saya pun demikian. Setelah mendengar cerita teman bahwa ia sempat mengalami darah keluar di kuping, saya pun cek ke dokter THT untuk memastikan kondisi telinga saya.

Tanyakan kepada dokter seberapa baik kondisi tubuh anda untuk berada di wilayah dingin. Selain itu, jika ada beberapa keluhan dan gejala ringan lainnya, minta dokter menuliskan resep obat yang mudah didapat apabila mengalami keluhan di negara tujuan. Minta nasehat dokter apa yang harus dilakukan untuk mengatasi alergi dan sebagainya.

5. Vaksinasi Influenza

Untungnya sebelum berangkat, saya sempat vaksin beberapa termasuk influenza. Saya dapatkan vaksin influenza di rumah sakit Bandara Soekarno Hatta. Saat itu, saya ikut teman saya yang mau berangkat umroh. Saya bisa bayangkan jika tidak divaksin influenza, karena saya mengamati banyak orang sakit flu, tidak hanya orang Asia tetapi juga orang yang tinggal di negara tujuan.

Saya lupa harga dari vaksin Influenza tersebut karena saya bayar sekaligus dengan 2 vaksinasi yang lain. Saya pikir di Indonesia sudah ada beberapa rumah sakit yang menyediakan vaksin tersebut. Vaksinasi Influenza berlaku selama 1 tahun.

Sewaktu saya pulang dari negara tujuan, saya bertemu wanita Srilanka, dia mengalami sakit influenza dengan gejala berat. Dia sudah berobat ke rumah sakit terbaik, tetapi apa boleh buat, lebih baik mencegah daripada mengobati.

6. Pastikan informasi tentang asuransi kesehatan yang kita miliki

Untuk negara yang saya tuju, saya memang harus memiliki asuransi kesehatan atau yang dikenal travel insurance. Tidak sekedar sebagai administrasi belaka, saya pikir kita perlu bertanya juga hak-hak yang kita dapatkan apabila kita harus mengalami perawatan dan pengobatan di negara tujuan. Tanyakan pula prosedur untuk klaim dan reimbursement apabila ketentuannya tersebut. Tanyakan rumah sakit yang direkomendasikan, biaya pengobatan dan klaim yang diperoleh dan bukti administrasi dan surat yang diperlukan untuk klaim, dsb.

Saya rasa kita semua ingin tetap sehat selama di negara tujuan tetapi tidak ada salahnya memastikan tentang prosedur tersebut daripada kita tidak tahu hak-hak kita memanfaatkan travel insurance.

7. Beli perlengkapan musim dingin di sini

Saat saya bertanya dengan teman di negara tujuan, dia menyarankan saya membeli di negara tujuan karena memang sedang sale dan discount besar-besaran. Memang berbeda jika discount/sale dengan di negara sendiri, disana harga barang-barang berkualitas memang benar-benar layak untuk dibeli.

Tetapi saya menyarankan untuk membeli di sini. Saya sudah membeli jauh-jauh hari sebelum berangkat dengan mencicil setelah saya browsing di internet, toko yang menyediakan perlengkapan winter. Saya rasa harganya lumayan bisa dijangkau bila beli disini. Saya ingat sewaktu saya sampai di negara tujuan, saya sudah disambut salju. Salju turun dengan lebat sekali dan untunglah saya sudah membawa jaket winter saya serta perlengkapan lainnya. Selain itu, saya sempat membandingkan model dan merek jaket winter yang sama yang saya beli di sini dengan negara tujuan, ternyata jauh lebih murah saya beli di sini.

Ada baiknya tanyakan juga kepada petugas toko, barang-barang apa yang diperlukan untuk dikenakan saat musim salju, seperti sarung tangan, penutup kepala, topi kupluk, jaket bulu angsa, sepatu khusus musim salju dan pakaian long john underwear satu set.

Demikian sekedar berbagi pengalaman apabila ingin berkunjung ke negara empat musim saat salju turun. Satu hal yang menarik buat saya dari negara tropis, kita bisa menyaksikan indahnya salju dan rasa dingin yang berbeda. Selain itu,  harga tiket pesawat jadi lebih murah saat berpergian di saat musim dingin.

OPINI: Cara Pengenalan Pendidikan Kesehatan Reproduksi Saat Usia Dini

wp-image-277331993jpg.jpeg
Mimik muka tidak menyeramkan saat memperagakan dan menjelaskan kepada anak usia dini amat diperlukan. Sumber foto: Dokumen pribadi.

Maraknya berbagai kasus kekerasan seksual akhir-akhir ini telah menimbulkan opini dan praduga penyebab kejadian tersebut. Bahkan kekerasan seksual tidak hanya dialami oleh orang dewasa saja tetapi anak-anak yang ternyata dilakukan oleh orang-orang yang biasa dikenalnya dekat. Tulisan ini dimaksudkan untuk berbagi pengalaman melatih dan mengajari anak-anak tentang kesehatan reproduksi. Sedini mungkin, kita wajib memperkenalkan kepada anak-anak tentang kesehatan reproduksi dengan informasi yang benar. Namun yang lebih penting adalah life skills, yakni anak terlatih untuk melindungi dirinya dan merasa aman terhadap bahaya-bahaya yang mengancam keselamatan dirinya, terutama organ reproduksi.

Berikut pengenalan kesehatan reproduksi dini kepada anak di usia pra sekolah:

1. Tubuhku adalah berharga

Sejak kecil, beritahu pada anak bahwa tubuhnya begitu berharga. Tuhan telah memberi karunia tubuh yang sehat dan lengkap dan kita wajib bersyukur. Tubuh yang berharga berarti anak tahu jika sakit atau luka tentu rasanya tidak enak dan tidak nyaman. Ajari anak untuk menghargai tubuhnya dan tidak melakukan hal-hal yang menyakiti tubuh. Jika sedang mengajari anak untuk berdoa, minta anak untuk menyelipkan doa syukur atas tubuh yang sehat yang telah diberikan Tuhan.

2. Perkenalkan bagian-bagian tubuh

Banyak orangtua yang terkadang lupa dan tidak terbiasa memperkenalkan bagian-bagian tubuh anaknya. Anak dibiarkan tahu sendiri atau orang lain mengajarinya. Ajari anak untuk mengetahui bagian-bagian tubuh dari rambut hingga ujung kaki. Sebut nama dan fungsi bagian tubuh tersebut. Untuk organ reproduksi, sebutkan nama yang mungkin sesuai dengan bahasa lokal dan mudah dipahami anak. Misalnya, jika anak terbiasa untuk bilang “mama susu”, bisa dikatakan untuk payudara adalah susu. “Susu” akan tumbuh seiring dengan usia. Jika perempuan maka bentuk susu akan seperti “mama” dsb. Bagian tubuh akan bertumbuh dan berkembang seiring usia dan waktu. Misalnya tinggi badan, panjang rambut, dsb.

3. Merawat dan menjaga kebersihan

Ajak anak untuk merawat dan menjaga kebersihan tubuhnya. Ganti pakaian dalam dua kali sehari karena bila tidak, akan tumbuh kuman dan menyebabkan rasa tidak nyaman. Minta anak untuk membersihkan tubuhnya sendiri dan bukan orang lain. Latih anak untuk mandi sendiri, buang air dan membersihkan tubuhnya saat sedang tidak berpakaian. Tumbuhkan rasa malu apabila anak sedang tidak berpakaian. Anak paham bahwa rasa nyaman muncul bila anak memakai pakaian yang bersih dan lengkap bila bertemu teman atau orang lain.

4. Membedakan jenis kelamin

Ajari anak untuk bisa membedakan dari gender. Misalnya, “Saya adalah A. Saya adalah perempuan, seperti Ibu. Kakak seperti Bapak. Mereka adalah laki-laki.” Sebut hal-hal yang membedakan secara fisik antara laki-laki dan perempuan, seperti perempuan memiliki rambut yang panjang sedangkan laki-laki berambut pendek. Organ reproduksi perempuan dengan laki-laki berbeda dan memiliki fungsi yang berbeda setelah dewasa nanti. Katakan saja, Guru nanti akan menjelaskan di sekolah tentang fungsi organ reproduksi tersebut.

5. Berkata “Tidak”

Ajari anak untuk berkata “Tidak” apabila ada orang lain yang  memaksa tidak berpakaian (telanjang) dan menyentuh organ reproduksi seperti payudara. Minta anak memahami bahwa tubuh begitu berharga dan bisa terluka apabila orang lain melakukan hal-hal yang tidak disukai. Selain itu, anak diminta untuk bersikap tegas apabila ada orang lain yang memaksa untuk menyentuh organ reproduksi. Jika sikap tegas dan penolakan telah diberikan, ajari anak untuk melakukan perlawanan, menghindar atau lari dari orang tersebut.

6. Melihat hal-hal yang tidak perlu

Akhir-akhir ini, anak begitu mudah mendapatkan tontonan atau gambar-gambar porno. Mungkin anak belum paham tentang pornografi. Sampaikan ke anak bahwa pornografi adalah tontonan atau gambar yang memperlihatkan bagian tubuh yang telanjang (tidak berpakaian). Tanamkan ke anak rasa malu apabila melihat orang lain atau gambar/tontonan sedang telanjang. Katakan bahwa anak tidak memerlukan gambar/tontonan tersebut.

7. Melindungi diri

Ajari anak untuk melindungi diri apabila merasa organ tubuhnya sakit atau mendapatkan perlakukan kasar dari orang lain. Minta anak untuk menyampaikan secara langsung kepada orangtua apabila anak mengalami rasa sakit dan tidak nyaman terhadap perlakuan orang lain. Apabila anak mengalaminya di tempat umum seperti sekolah atau jalan, minta anak untuk lapor kepada guru, satpam atau orang dewasa sekitar. Katakan bahwa orang lain tidak berhak untuk bersikap kasar dan menyakiti tubuhnya. Buat anak berani untuk menolak, lari atau memberi perlawanan apabila ada orang lain yang memaksa dan melakukan kekerasan terhadapnya.

Semoga pengenalan ini bermanfaat bagi semua. Sedini mungkin, mari kita perkenalkan informasi yang benar dan perilaku yang melindungi agar terhindar dari informasi yang begitu mudah didapatkan dan perlakuan orang dewasa yang tidak sepatutnya dilakukan kepada anak-anak kita.

7 Cara Berpikir Positif Ala Saya

image
Pikiran itu ibarat awan, begitu luas dan kita yang perlu mengendalikannya. Dokumen pribadi.

“Don’t lose your hope. We never know what tomorrow will bring”

 

Menjadi pesimis dan putus asa adalah hambatan bagi seseorang untuk berpikir positif. Berikut adalah tips yang mungkin bisa dilakukan:

 

  1. Belajar berempati

Berempati dimaksudkan kita mampu menempatkan diri kita dalam posisi orang lain. Dengan demikian, kita mampu menghayati dan mencoba bermain peran bagaimana dan apa yang kita alami seandainya menjadi orang lain. Hal ini dimaksudkan kita mampu menghilangkan pikiran negatif dan menerima keadaan pihak lain.

  1. Ubah paradigma atau sudut pandang

Bilamana pikiran negatif menyerang kita, ubahlah apa yang sedang kita pikirkan itu menjadi sesuatu yang lebih positif. Mengubah hal negatif menjadi positif dimaksudkan kita mampu melawan pikiran-pikiran negatif dan menempatkan aura dan hal positif dalam pikiran kita. Pikiran adalah kendali dalam diri kita, jika kita dikendalikan dengan hal positif tentunya akan terasa lebih baik.

  1. Segala sesuatu ada alasannya

Di dunia ini, tidak ada yang dibuat secara kebetulan. Segala sesuatu terjadi karena ada alasan. Apa pun yang terjadi bukan berarti tanpa sebab. Jadi belajarlah menerima alasan dibalik itu semua. Sebagian besar yang terjadi dalam hidup ini juga bukan dirancang oleh kita. Alasan menentukan sebuah kejadian. Jadi terima alasan dan buka diri untuk memahaminya. Menyangkal sebuah alasan justru akan menghambat diri untuk berpikir positif.

  1. Ceritakan kepada orang terdekat

Tidak ada salahnya saat ini anda bercerita kepada orang terdekat bahwa anda sedang belajar untuk selalu positif dan meminta mereka untuk mengingatkan anda bilamana anda berpikir negatif. Dengan begitu, peluang anda untuk selalu berpikir positif akan lebih besar karena anda memiliki orang-orang yang membantu anda. Ingat, jika kita selalu berpikir negatif, orang-orang sekitar anda pun risih mendengarnya.

  1. Tulis slogan/tulisan positif di dekat anda

Ada baiknya anda membuat motivasi diri untuk berpikir positif dengan menempelkan tulisan-tulisan atau slogan bermakna di sekitar tempat yang sering anda lihat, misalnya dinding lemari pakaian, meja kerja, dsb. Hal ini dimaksudkan untuk membantu anda agar tidak lupa bahwa berpikir positif itu menyehatkan jiwa dan raga.

  1. Berdoa

Selain mendekatkan diri kepada Tuhan, berdoa diyakini akan mampu mendorong kita untuk bersemangat dan membangkitkan aura yang lebih positif. Mintalah kepada Tuhan agar kita dapat selalu berpikir positif. Merangkai kata-kata dalam doa tentunya akan membawa kita pada harapan-harapan yang positif.

  1. Baca buku “Self Help” atau motivasi diri

Membaca buku “self help” atau motivasi diri yang membangkitkan semangat tentunya akan membantu anda untuk selalu optimis. Dengan begitu, pikiran-pikiran anda akan terbangun lebih positif lagi. Buku-buku seperti ini di Indonesia diletakkan dalam kelompok bacaan psikologi atau psikologi populer dalam toko buku.

 

Tidak mudah memang untuk berpikir positif. Satu hal, ingatlah bahwa berpikir negatif tidak akan membantu kita untuk menjadi pribadi yang baik. Pikirkan hal-hal positif yang anda miliki tentu akan merangsang anda menjadi pribadi yang berkualitas. Hidup dengan pikiran positif akan membuat anda selalu merasa bahagia ketimbang hal-hal buruk yang pasti tidak menyenangkan.

Tiada yang Mustahil Bagi Tuhan

“God has a perfect plan for us. He never does it all at once, just step by step because he wants to teach us to WALK by FAITH, not by sight”

 

wpid-basilika-st.-anna-3.jpg.jpeg
Semua percaya bahwa kekuasaan Tuhan tidak ada batasnya. Sumber foto: Dokumen pribadi.

Jika semua disediakan instan bagimu, kamu tidak akan pernah belajar untuk mengenali proses. Kamu harus berjalan tahap demi tahap, agar kamu belajar sabar.

Jika semua mudah tersedia di hadapanmu, kamu tidak akan pernah belajar untuk bersungguh-sungguh. Iman mengajarimu untuk selalu tekun dan percaya meski itu mustahil bagimu.

Bagi Tuhan, tidak ada yang sia-sia karena semua ada dalam rencanaNya. Ia hanya ingin kita bersungguh-sungguh terhadap apa yang kita impikan. Jangan pernah kehilangan harapan karena harapan yang membuatmu bertahan untuk menggapainya.

Teruslah bermimpi dan lakukan, jangan terlena oleh mimpi dan tidak berbuat sesuatu.

Semua itu indah pada waktuNya.