Kreasi Sendiri (37): Pepes Ikan Salmon Trout, Dibungkus Daun Pisang dan Bergizi Tinggi

Pepes ikan buatan sendiri.

Ikan adalah salah satu pangan bergizi tinggi, apalagi jika ikan yang saya gunakan pada makanan berikut adalah ikan salmon trout. Ikan bisa menjadi pilihan kreasi menu agar tidak melulu makan daging. Itu sebab saya mencari tahu bagaimana membuat pepes ikan karena persedian daun pisang saya masih tersedia. Anda tentu tahu bahwa daun pisang itu tak mudah ditemukan di tempat tinggal saya sekarang.

Muncul ide membuat pepes ikan karena saya sudah lama sekali tidak makan pepes ikan. Jangan berharap pepes ikan mujair atau pepes ikan mas karena itu semua tidak ada di sini. Saya hanya menemukan ikan salmon trout. Rupanya ikan jenis ini hidup juga di perairan Indonesia loh. Ikan ini tergolong rendah kalori dan kaya protein. Jadi mengapa tidak mencoba pepes ikan di Jerman.

Bahan yang diperlukan

  1. Ikan salmon trout 10 kg
  2. Daun pisang
  3. Daun basilikum (=kemangi) 2 kantong
  4. Tomat besar 3 buah
  5. Cabai 4 buah
  6. Bawang merah 2 siung
  7. Bawang putih 5 siung
  8. Sereh
  9. Daun salam
  10. Kunyit
  11. Sedikit jahe
  12. Kemiri
  13. Garam

Langkah membuatnya

  1. Bersihkan ikan dengan baik. Potong ikan menjadi lebih kecil.
  2. Haluskan bumbu yakni cabai, bawang merah, bawang putih, kemiri, sedikit jahe, garam dan kunyit.
  3. Siapkan kemangi dan tomat diiris lebih kecil.
  4. Taruh ikan dalam wadah. Bumbui ikan dengan bumbu yang dihaluskan, tambahkan sereh yang dipotong menjadi beberapa bagian dan daun salam.
  5. Siapkan daun pisang. Bersihkan daun pisang dengan baik.
  6. Taruh di atas daun pisang, tomat dan daun basil. Kemudian letakkan potongan ikan yang sudah dilumuri bumbu halus. Beri sereh dan daun salam.
  7. Kukuh selama 20-30 menit atau hingga matang.
  8. Anda juga memanggangnya sebentar di pemangggang teflon selama dua menit, atau air kering.
  9. Silahkan dinikmati selagi hangat dengan nasi dan lalapan.

Ternyata ikan pepes begitu mudah dibuat asal ada niat belajar mencoba memasaknya. Jika saya bisa, tentu juga anda pasti bisa membuatnya di rumah. Ssstt, ini pertama kali dalam hidup saya membuat pepes ikan.

Selamat mencoba di rumah!

Antwerpen, Belgia (1): Kemeriahan Pasar Natal yang Tak Ingin Terlewatkan

Lokasi wisata utama kota Antwerpen menjadi Christmas Market.
Lokasinya dekat Katedral Antwerpen, yang juga sedang direnovasi.
Katedral tampak muka.
Meriah dan ramai.

Masih dalam suasana natal dan tahun baru, saya bagikan kemeriahan pasar natal yang sudah berakhir di beberapa tempat. Di Jerman pasar jelang natal sudah selesai dua atau tiga hari menjelang tanggal 25 Desember, Hari Raya Natal itu sendiri. Ini diterapkan juga di negara lain seperti saat saya berkunjung ke Zürich, Swiss dan Amsterdam, Belanda. Sementara ada sebagian negara yang masih menggelar pasar natal seperti di Budapest, Hungaria yang pernah saya sampaikan sebelumnya. Atau di Wina, Austria yang juga masih menggelar Christkindlmarkt di depan Istana Schonbrunn. Rupanya Belgia masih menggelar pasar natal sampai awal Januari tahun berikutnya.

Dari Rotterdam, Belanda kendaraan kami melaju sekitar satu setengah jam lebih menuju Antwerpen, Belgia. Kami berpikir untuk berhenti di Antwerpen untuk mengetahui keindahan kota tersebut. Sayangnya hari sudah gelap, meski kami tiba masih sekitar jam 5 sore. Ini musim dingin setelah hari raya natal berlalu. Kami segera mencari lokasi parkir umum di pusat kota. Tiga puluh menit parkir umum untuk mobil berbayar 2€, letak parkiran dekat dengan Grote Markt, pusat kota.

Begitu keluar parkir, kami melihat banyak orang lalu lalang menuju ke Altstadt atau sekitar katedral. Lokasi ini disebut Grote Markt dalam bahasa setempat dimana banyak butik, area pertokoan pusat perbelanjaan dan menariknya pasar natal masih berlangsung. Christmas market di Antwerpen masih berlangsung sampai 5 Januari dan kami tak ingin melewatkannya. Suami saya tahu bahwa saya ingin mencoba kuliner yang meriah di sini.

Di dekat Katedral, jangan lewatkan die Krippe yakni kandang natal yang berisi figur drama kelahiran Yesus Kristus. Sebagaimana di Jerman, die Krippe biasanya berada di dekat Katedral, Dom atau Gereja utama pusat kota. Selain itu beranjak ke halaman gereja, terdapat instrumen yang dihiasi dekor bertema khusus yang membangkitkan suasana magis. Di situ terdapat restoran eksklusif bagi wisatawan menikmati sajian lokal, dengan suasana lampu temaram.

Christmas Market di Belgia menawarkan ice skating yang menjadi wahana keluarga, anak-anak dan remaja senang menikmatinya. Di Antwerpen saya tidak menemukannya tetapi di Brussels, saya mendapati area ice skating yang berdekatan dengan Christmas Market. Ini yang membedakan Christmas Market di Belgia dengan negara lainnya.

Kandang natal atau disebut die Krippe.
Kiri adalah mistletoe raksasa yang dihiasi cahaya kebiruan yang membuat banyak orang berdiri di bawahnya.
Ini adalah mistletoe raksasa.
Api unggun elektrik raksasa, tempat orang duduk menghangatkan diri.
Kios yang menjual pernak-pernik natal.

Ada berbagai booth yang menjual aneka kebutuhan natal, pernak-pernik natal dan musim dingin hingga kuliner yang sayang jika dilewatkan. Ini seperti umumnya Christmas Market. Namun di sini kami bisa menemukan api unggun besar elektrik dengan tempat duduk yang bisa menghangatkan orang-orang yang menikmati dinginnya malam. Tak kalah menariknya adalah mistletoe raksasa yang didesain mengagumkan. Riuh orang lalu lalang membuat semarak pasar natal ini.

Hal menarik lainnya adalah permainan cahaya dari lampu yang bersamaan dengan instrumen yang membuat suasana semakin indah. Cahaya yang indah dari lampu kelap-kelip membuat banyak orang berfoto. Di sini ternyata ada photo booth juga yang membuat orang bisa berselfie ria. Meski natal baru saja berlalu, namun di sini anda masih bisa menyaksikan semaraknya sebelum Hari Raya Tiga Raja atau dalam bahasa Jerman, Heillige Drei König.

Lalu kuliner apa saja yang saya nikmati di Christmas Market Antwerpen, simak cerita selanjutnya.

Happy New Year 2020

Ilustrasi.

It is all about TIME

Time flies so fast. And life contains the most of unexpected things. We will understand miracle of life fully when we allow the unexpected things to happen. Miracles do happen when you believe. The wise man said “Never give up before the miracle happens” because believing in yourself is the first secret to success.

As I dont know about tomorrow, I never save the best for later. Time is really precious. Sometimes the best thing you can do is not think, not wonder, not imagine, not obsess. Just breathe and have faith that everything will work out for the best.

All mentioned above is regarding my qoutes to inspire in beginning new year. Happy New Year to all my lovely readers and visitors!

Wir werden sehen was die Zeit bringt. Ein Prosit Neu Jahr 2020!

Selamat Tahun Baru 2020! Semoga sukses menyertai anda sekalian.

Makanan Khas Jerman (65): Camembert Burger, Burger Rasa Keju Buat Cheese Lovers

Burger tampak atas.



Burger tampak samping.

Burger adalah salah satu makanan di Jerman yang sebenarnya bukan berasal dari sini. Seperti yang pernah saya sampaikan ada tiga makanan populer di sini yang begitu mudah dijual tetapi bukan makanan khas Jerman. Ada pizza, donner dan juga burger. Ketiganya menjadi makanan meriah dan murah untuk dibeli padahal ketiganya memang bukan makanan tradisional negeri sosis ini.

Saya juga bukan pecinta burger tetapi sesekali saya mencobanya setelah kenalan saya mengajak makan siang di salah satu kafe yang baru buka. Setelah saya melihat menu yang disediakan, pilihan saya jatuh pada burger camembert. Deskripsi burger dijelaskan bahwa burger berisi camembert keju yang digoreng, salad sayuran dan preiselberee. Ini membuat saya penasaran dengan rasa burger keju ini. Bagaimana dengan anda?

Pesanan datang dalam porsi yang cukup besar sebagaimana anda lihat. Ada kentang goreng dan salad sayuran untuk melengkapi menu yang saya pesan. Wah, makan kentang goreng saja sudah cukup mengenyangkan untuk saya. Ditambah lagi burger keju yang belum pernah saya coba sebelumnya.

Camembert berasal dari nama salah satu wilayah di Prancis, yang banyak memproduksi susu sapi. Susu sapi ini menjadi bahan utama pembuatan keju camembert ini. Sebagaimana anda tahu, saya kenal beraneka macam keju setelah tinggal di Jerman. Camembert ini keju yang lembut dan moist, dan punya tekstur yang berbeda dari kebanyakan keju lainnya. Di supermarket di sini, saya bahkan bisa memilih keju camembert yang rendah fett juga.

Camembert menjadi keju yang populer karena keju ini yang lembut, tak berbau dan creamy bila dilelehkan. Umumnya camembert disajikan dalam makanan kalt essen sebagai pendamping salami, daging ham atau bacon. Rasanya yang gurih menurut saya menjadi enak sebagai pendamping kalt essen di Jerman.

Keju Camembert.

Bagaimana dengan camembert dijadikan burger?

Camembert menjadi kreasi burger setelah burger juga memberikan cheeseburger sebagai pilihan rasanya. Burger tentu bisa dikreasikan sesuai pilihan pemesan. Apalagi rasa creamy keju camembert membuat burger ini cocok dijadikan pilihan bagi pencinta burger.

Pertama camembert diolah seperti membuat schnitzel. Camembert dilumuri tepung roti kemudian digoreng hingga berwarna kecokelatan. Untuk menikmatinya, camembert di Jerman perlu saus preiselberee yang diambil dari buah sejenis strawberry dengan buahnya yang kecil, berwarna merah dan rasanya asam. Saus ini diracik khusus untuk melengkapi rasa camembert burger di sini.

Jika anda penyuka cheeseburger, maka anda perlu mencoba camembert yang sekarang populer di beberapa negara maju. Camembert burger tiap negara tersebut punya varian berbeda untuk meracik isian hingga sausnya.

Mesir (25): Kairo Museum Nasional, Tempat Koleksi dan Informasi Peradaban Sejarah yang Wajib Dikunjungi

Museum tampak depan.
Firaun Amenhotep III, yang ditemukan di Karnak Temple.
Lokasi lantai dasar.

Salah satu mumi yang dipamerkan.
Peti mati emas untuk menyimpan mumi di dalam.

Begitu tiba di Kairo, anda sebaiknya berkunjung ke museum nasional atau yang disebut sebagai El Mathaf El Masri dalam bahasa setempat. Sebagai destinasi wisata dunia, tempat ini tak pernah sepi dikunjungi wisatawan. Seperti saat kami datang, antrian begitu padat, tak teratur dan tampak kurang tertib. Bersyukurlah kami datang bersama agen tur, sehingga kami tidak begitu sulit untuk tiba di pintu masuk. Saran saya, anda perlu pergi dalam kelompok wisata sehingga mempermudah antrian masuk dan mendapatkan penjelasan selama di museum.

Setibanya di pintu masuk, tas dan barang bawaan harus melalui jalur screening tertentu. Itu sebab, sebaiknya anda tak perlu membawa banyak barang untuk mempersingkat jalur antrian. Lalu ikuti semua petunjuk pemandu wisata agar anda tidak tersesat. Maklum museum ini sangat besar. Saya rasa satu hari pun tak akan pernah selesai karena museum ini sarat dengan koleksi dan informasi bernilai historis yang tinggi. Jumlah koleksi antiknya sekitar 120 ribu. Untuk menjaga keutuhan benda purbakala ini, sebaiknya anda tak perlu menyentuh atau menjamahnya.

Museum yang dibangun sejak tahun 1902 ini terdiri atas dua lantai dan 56 kamar besar. Lantai pertama berisikan artefak periode tahun 1069 – 1550 Sebelum Masehi. Di lantai ini juga terdapat sarkofagus, patung hingga metal, aksesoris yang dipergunakan saat periode yang disebut the new Kingdom. Lantai 1 ini begitu luas karena sebagian koleksinya berasal dari Valley of The Kings yang pernah saya kunjungi sebelumnya. Peninggalan para Firaun seperti Tuthmosis III atau Hatshepsut yang ditemukan di kompleks pemakaman Luxor Barat juga tersedia di sini.

Koleksi perhiasan misalnya sebanyak dua kamar. Ini menjadi perhatian buat saya bahwa warga Mesir dulu sudah tahu fashion, bagaimana mereka mendandani wajah, membuat tindik di telinga dan mengenakan kalung sebagai akesesoris. Untuk area perhiasan bernilai jual tinggi, tidak bisa didokumentasi pengunjung, hanya bisa dilihat secara bergantian dalam kamar tertutup.

Gambaran peninggalan Tutankhamun, termasuk topeng emasnya yang sampai sekarang masih dipamerkan di negara lain.




Hal menarik lainnya adalah satu area yang terdiri beberapa kamar peninggalan berharga dari Firaun Tutankhamun.

Gambaran kehidupan sebelum masehi yang memperlihatkan perhiasan dan aksesoris yang sudah ada.
Kursi peninggalan yang dipakai Firaun.





Sphinx, tempat paling banyak dijadikan berfoto para wisatawan.

Firaun Menkaure dari Dinasti Keempat, didampingi dewa Hathor dan Bat.

Denah peninggalan Tutankhamun menarik perhatian kami ketika beliau memiliki banyak peninggalan. Bahkan Firaun Tutankhamun memiliki topeng terbuat dari emas, yang kemudian dipamerkan di sejumlah negara maju yang tertarik dengan temuan ini. Dia disebut sebagai “King Tut” yang mencengangkan dunia dengan peninggalannya sekitar lima ribu. Di Museum ini peninggalannya disimpan dalam 7 kamar.

Tentu anda juga penasaran tentang penampakan mumi. Museum ini memiliki dua kamar menyimpan mumi dan satu kamar menyimpan mumi hewan. Pada mumi manusia diperlihatkan kubur batu, penutup tubuh yang terbuat dari dekorasi dan lapisan mewah hingga contoh mumi yang tampak masih utuh yang usianya mencapai tiga ribu tahun lebih. Dan dahulu mereka juga membuat mumi hewan. Di sini juga bisa ditemukan sphinx batu, hewan berwajah manusia yang di luar museum sudah tak utuh lagi.

Sedangkan lantai dasar berisi dokumen papirus, potret kehidupan sehari-hari dan dewa-dewa kuno. Lalu anda akan menemukan pintu keluar museum yang melewati toko sovenir besar. Di sini tersedia aneka pernak-pernik yang bisa dijadikan buah tangan. Bahkan jika pengunjung haus, di sini juga tersedia minuman yang dijual. Untuk toilet umum tersedia di dekat sini, namun pastikan uang receh untuk memberikan tip untuk jasa mereka.

Padatnya turis dan banyaknya koleksi memang membuat pengunjung seperti kami bingung. Itu sebab saya sarankan untuk datang bersama pemandu wisata sehingga anda benar-benar tahu bagaimana memanfaatkan kunjungan anda.

Apakah anda suka berkunjung ke museum juga?

Seberapa Berani Petualangan Anda Tahun ini?

“Das Leben ist entweder ein wagemutiges Abenteuer oder Nichts.”

Ilustrasi.

Terjemahan peribahasa tersebut adalah hidup itu adalah petualangan, antara anda berani atau tidak sama sekali. Peribahasa ini saya dapatkan ketika saya ngobrol dengan sesama orang Jerman di sini. Kami bercerita satu sama lain tentang kunjungan ke berbagai tempat di dunia yang unik, menarik dan asyik. Akhirnya saya yang suka traveling berkesimpulan bahwa hidup itu memang sebuah petualangan dan biarkan itu berjalan sebagai pengalaman berharga.

Akhir tahun 2019 pun tinggal menghitung jari. Anda dan juga saya sama-sama akan memasuki tahun yang baru. Pertanyaannya, seberapa berani petualangan anda di tahun ini? Tentu pertanyaan ini bukan tentang traveling saja, tetapi apa yang sudah dicapai sepanjang tahun ini.

Apakah anda sudah berani memulai sesuatu yang belum pernah dicoba sebelumnya?

Apakah anda sudah berani membuat perubahan hidup yang dulu menjadi niat awal tahun?

Apakah anda sudah berani menerima kegagalan dan kejatuhan yang buruk yang membuat anda terpuruk, malu dan gagal di tahun ini?

Apakah anda sudah berani menghadapi kenyataan ditolak, diremehkan dan rasa pesimis dari orang sekitar tentang mimpi yang ingin dibangun?

Ilustrasi.

Membangun keberanian itu tidak mudah. Ketika saya ingin berkunjung ke suatu tempat, ada rasa takut. Apakah tempat tersebut aman? Belum lagi orang yang tahu saya akan pergi pun bertanya “Saya dengar tempat itu tak aman.” Ditambah lagi informasi miring tentang tempat yang dikunjungi tersebut. Begitu tiba di tempat tujuan, semua berjalan baik sepanjang kita bisa menghadapinya dengan baik. Itu pengalaman petualangan yang saya pikir, antara saya berani menghadapinya atau tidak sama sekali.

Di akhir tahun, saya tidak akan membahas capaian resolusi dan segala hal soal rencana di sepanjang tahun. Saya pikir itu semua ada di tangan anda.

Jika goal anda tahun ini berhasil, anda pasti bahagia. Tetapi jika goal anda tidak terwujud di tahun ini, anda juga harus bahagia.

Karena anda masih punya harapan di tahun berikutnya sepanjang anda berani gagal, berani mencoba lagi dan berani untuk memperjuangkannya.

Terkadang saya berpikir, mengapa Tuhan meletakkan mimpi itu pada saya karena Tuhan tahu bahwa saya bisa memperjuangkannya dengan baik. Namun semua itu butuh keberanian. Berani memulai maka berani memperjuangkannya.

Di akhir artikel, saya hanya bertanya seberapa berani anda berpetualang di tahun ini?

Mereka yang berhasil adalah mereka yang berani memulai dan berjuang untuk mendapatkannya.

Selamat berhari Minggu bersama keluarga!

Amsterdam (1): 3 Jajanan Kekinian yang Buat Penasaran Enaknya

Tebak, apa ini?
Orang mengantri untuk membeli jajanan kekinian dan mengabadikannya di media sosial.

Amsterdam sebagai ibukota Belanda, sudah sering menjadi destinasi wisata orang Indonesia. Tak heran saya kerap berjumpa dengan wisatawan asal Indonesia dalam perjalanan liburan saya yang singkat di salah satu kota terbesar di negeri kincir angin tersebut. Meski ini bukan kali pertama berkunjung ke sini, tetapi ini pertama kali saya mendokumentasikannya lewat tulisan. Seperti soal street foods yang mungkin menarik untuk dicoba saat anda datang ke sini.

Kroket kekinian (kanan) dijual pakai mesin otomatis.

1. Poffertjes

Pancake asli Belanda ini wajib dicoba.

Poffertjes mungkin tak asing lagi bila anda pernah menikmati sebelumnya. Saya sendiri pernah memesannya di salah satu kafe dimana sang pemilik berkewarganegaraan Belanda dan menetap di Indonesia. Poffertjes yang saya kenal saat itu adalah semacam pancake yang ditaburi gula icing atau gula bedak. Poffertjes itu pasti manis dan bisa dikreasikan sesuai pesanan.

Tiba di Amsterdam, poffertjes menjadi jajanan yang bisa dibeli. Meski ada juga pancake semacam crepes atau pfannkuchen yang disebut dalam bahasa Jerman. Namun poffertjes itu adalah pancake asli Belanda. Poffertjes ini saya pesan di salah satu kafe di area toko bunga dan sovenir. Teksturnya lembut, manisnya pas ditambah selipan butter sehingga aroma kue benar-benar terasa selagi hangat.

Dalam sejarahnya dikatakan poffertjes ini dibuat oleh Belanda bagian Selatan yang dulu banyak dianut masyarakat beragama Katolik. Bentuk poffertjes bulat, sedikit tawar dan sedikit berwarna putih bila diberi gula bedak maka ini mengingatkan pada bentuk komuni dalam misa kudus. Itu sebab kafe yang menjual poffertjes asli ini memajang patung Bunda Maria di sudut kafe. Kafe ini selalu ramai pengunjung dari berbagai belahan dunia. Anda bisa melihat aneka foto dan testimoni soal kuliner pancake yang mereka sajikan.

2. Frite fries (Kentang goreng)

Kentang goreng itu dijual di pusat kota Amsterdam.

Jajanan kedua yang sedang populer di ibukota negeri kincir angin adalah pommes dalam bahasa Jerman. Ya, kentang goreng yang sepertinya biasa kita nikmati di restoran. Kini kentang goreng itu dinikmati dengan aneka saus, tak hanya saus sambal saja. Ada saus mayonnaise, saus kari sampai saus sate segala. Katanya, anda wajib makan kentang goreng buatan negeri kincir angin karena kentang produksi mereka berkualitas baik.

Saya tak menyangka di pusat kota, ada sekian banyak kedai yang menjual kentang goreng. Namun ada satu tempat yang menjual kentang goreng yang perlu mengantri panjang bahkan hingga malam hari semakin panjang antriannya. Pasalnya pembeli yang kebanyakan anak muda memasang foto bersama kentang goreng ini dan memajangnya di media sosial. Ya, kentang goreng mannekinpis. Satu porsi kecil di sini sekitar 3,55 € yang sepertinya sedikit lebih mahal dibandingkan di tempat lain.

3. Kroket

Kroket yang dijual dimana saja, tidak lewat mesin.

Jajanan ketiga yang juga sedang kekinian adalah kroket. Mungkin ini adalah sudah menjadi makanan biasa seperti yang anda makan di Indonesia tetapi kroket ini tentu berbeda di negeri aslinya. Kroket berasal dari Belanda. Kroket berbahan dasar kentang ini kini bisa dibeli di mesin dan pembayarannya menggunakan kartu. Wah!

Kroket atau croquettes adalah cemilan yang digemari dari dulu hingga kini. Anda bisa melihat kroket dijual di restoran mewah, restoran cepat saji McDonalds atau jajanan street foods. Kroket ini seperti roti gulung yang didalamnya ada isian sesuai selera anda. Ada udang, daging ayam, sayur atau keju sesuai selera anda. Original kroket terbuat dari isian daging sapi muda. Rasanya yang lembut dan memecah di mulut membuat siapa saja suka makan kroket.

Nah, jajanan mana yang ingin anda praktikan sendiri di dapur anda?

Makanan Khas Jerman (64): Bretzel und Butter, Waktunya Makan Roti

Ilustrasi.

Jika anda melihat kue tiga lubang, maka anda akan tahu bahwa roti ini begitu populer di Jerman dan sekitarnya. Roti tiga lubang ini punya filosofi tersendiri yang konon katanya sebagai simbol keberuntungan. Ada yang mengenakan roti ini sebagai liontin di kalung dan ada pula yang meletakkan dekorasi berbentuk roti tiga lubang ini di atas pintu masuk. Dianggap keberuntungan karena ini seperti simbol tangan berdoa.

Roti yang kita bicarakan tadi disebut bretzel, yang dalam istilah internasional kadang disebut pretzel. Bentuknya sama hanya penyebutannya bisa jadi berbeda. Misal di negeri Paman Sam, roti ini disebut pretzel.

Bagaimana menikmati roti?

Ada banyak cara menikmatinya. Mulai menjadikan bretzel sebagai side dishes pada weißwurst atau kalt essen hingga menyantap bretzel sendirian dengan aneka kreasinya.

Kali ini saya perkenalkan cara lain menikmati roti ini. Sebagai restoran dan kafe terkadang menyediakan brotzeit, yakni bretzel dan butter. Awalnya saya merasa aneh untuk mencobanya saat ditawari pramusaji ketika saya katakan bahwa saya ingin menikmati sesuatu yang ringan tetapi cukup mengenyangkan. Pilihannya jatuh pada bretzel dan butter yang ternyata enak juga ya.

Butter sendiri disebut di Jerman, berbeda dengan pengucapan dalam bahasa Inggris. Padahal penulisan butter keduanya sama. Rupanya butter dalam istilah internasional berasal dari bahasa Jerman yang memang dari dulu sudah mengkonsumsi butter.

Butter ini sebenarnya berbeda dengan margarin yang dulunya sering saya pahami adalah sama. Butter ini lebih padat dan warnanya lebih cerah dibandingkan margarin yang warnanya lebih kuning. Saya senang dengan butter bila dicairkan wanginya itu harum semerbak ketimbang margarin. Margarin itu tidak banyak dikenal di sini, meskipun tersedia juga di supermarket.

Di sini butter lebih banyak digunakan untuk campuran kue dan olesan roti seperti yang saya lakukan pada bretzel. Padahal dulu di Jakarta, saya biasanya makan roti dengan margarin kadang-kadang. Mengapa? Karena saya benar-benar tidak bisa membedakan keduanya.

Setelah menikmati bretzel yang diolesi butter, saya kerap mencobanya di rumah. Bretzel yang masih hangat, keluar dari oven kemudian langsung diolesi butter maka wangi dan rasanya sudah menggoda. Penasaran ‘kan? Silahkan dicoba deh!

Makanan Khas Italia (32): Spaghetti Frutti Di Mare Atau Spaghetti Bolognesse, Suka Mana?

Spaghetti frutti di mare, lihat tuh sea food di dalam spaghetti! Bagaimana menurut kalian?

Spaghetti tentu tak asing lagi terdengar bagi anda yang suka sekali kuliner Italia. Pecinta makanan pasta atau makanan berbentuk mie ini pasti tahu bagaimana mengetahui tekstur spaghetti terenak dengan tambahan rasa lainnya. Spaghetti sendiri sudah lama mendunia dibandingkan aneka bentuk pasta lainnya yang berasal dari Italia. Bentuknya yang khas seperti mie pada makanan asia, jelas membuat spaghetti digemari banyak orang.

Kali ini saya membawa dua ulasan rasa spaghetti yang berbeda. Tentu anda tinggal memilih mana yang menjadi kesukaan anda. Keduanya saya nikmati justru saat saya sedang tidak berada di Italia. Itu sebab saya katakan spaghetti sudah populer dan bisa disajikan bagi mereka ahli kuliner masakan dari negeri Italia.

Pertama, kita membahas spaghetti yang berisi makanan laut atau disebut dalam bahasa Italia, spaghetti frutti di mare. Spaghetti ini sama seperti kebanyakan makanan Italia yang berisi sea food, yang pernah saya bahas sebelumnya. Ada pizza frutti di mare hingga salad frutti di mare yang juga sama-sama disajikan dengan hidangan laut. Bagaimana pun kuliner yang berada di tepi laut mediterania ini kaya juga dengan aneka macam hidangan laut.

Spaghetti frutti di mare dikemas dalam gumpalan mie yang dimasak secara al dante. Begitu juru masak orang Italia menyebutkan istilahnya. Jangan terlalu lembek dan tak pula keras! Hidangan laut ditumis terlebih dulu dengan menambahkan minyak zaitun dan bawang putih. Lalu beri tomat dan makanan laut yang hendak dihidangkan. Selain bumbu penyedap, tambahkan daun peterselli dan saus balsamico sebagai tambahan setelah dihidangkan bersama spaghetti.

Spaghetti bolognesse, saus tomatnya dan kejunya memang tiada duanya.

Kedua, spaghetti yang juga sudah lama dikenal di Indonesia. Spaghetti bolognesse, yang berasal dari kota kecil di Italia, Bologna. Jika anda pernah merasakan spaghetti bolognesse dan lassagna maka anda bisa menyimak bahwa saus yang dipergunakan adalah sama. Keduanya pun punya rasa yang sama dan dibuat mirip.

Orang-orang Bologna dulu kala pandai meracik saus bolognesse ini dalam masakan mereka. Menggunakan daging giling dan sedikit resep rahasia maka jadilah saus tomat yang aduhai enak ini. Sausnya memang diracik istimewa dengan rempah-rempah khas Italia. Itu sebab ada rasa berbeda jika spaghetti bolognesse buatan lain, dengan hanya saus tomat biasa.

Begitulah, anda akan pilih spaghetti yang mana dari antara keduanya?