Kreasi Sendiri (24): Variasi Panggang Sayur, Ikan, Udang Hingga Sosis

Kreasi panggang sayur dan sosis.

Musim panas hampir saja berakhir di Eropa. Sepanjang musim saya beberapa kali memanggang makanan bersama keluarga di hari Minggu. Di saat cuaca cerah, kami duduk untuk memanggang makanan yang menjadi percobaan saya. Ada sayur, ikan, udang bahkan sosis untuk diujicobakan rasa mana yang lebih enak jika dipanggang.

Seperti yang saya ceritakan alat panggang yang dibeli di sini, minim asap. Hal ini dimaksudkan agar tidak mengganggu kenyamanan tetangga sekitar.

Untuk sayur yang dipanggang, saya pilih bumbunya yakni garam, sedikit merica, daun rosemary, sedikit daun basilikum dan sedikit olive oil. Ternyata ini cukup enak. Apalagi jika sayur dipanggang bersama sosis. Jenis sayurannya bisa timun jepang, irisan bawang bombay, jamur kancing dan paprika.

Kreasi sayur panggang dengan herb butter bersama udang panggang.

Namun terkadang, saya memanggang sayur hanya berupa irisan wortel, jagung manis dan kacang polong dengan bumbu butter yang berbumbu, yang disebut juga herb butter. Ini bisa jadi pilihan

Untuk sosis, pilih yang sesuai selera anda. Kali ini saya pakai sosis yang didalamnya ada keju. Jadi ketika dipanggang, ada keju yang melted. Rasanya yummy!

Selain sayuran dipanggang, kreasi lain yakni udang. Setelah udang dibersihkan dan dibuangnya cangkang dan ekornya, tusuk dalam satu bilah bambu. Bumbunya hanya garam sedikit saja. Agar sedikit berminyak, saya tambahkan sedikit minyak zaitun. Atau anda juga bisa mengoleskan mentega saja.

Fillet ikan salmon dan ikan dori panggang.

Lanjut, makanan panggang adalah ikan. Ketimbang ikan panggang yang saya lakukan di sini, saya lebih memilih ikan bakar seperti yang biasa saya makan di Indonesia. Ikan panggang di sini adalah daging ikan tanpa duri. Ikan panggang yang saya gunakan seperti tampak foto adalah ikan salmon dan ikan dori.

Untuk bumbu panggang ikan, saya cukup oleskan herb butter. Rasanya? Silahkan anda bayangkan!

Dari pengalaman kreasi diatas, semoga menginspirasi anda memanggang di rumah.

Selamat mencoba!

Advertisements

Begini Tradisi Hari Pertama Sekolah di Jerman

Lain negara lain kebiasaan dalam menyambut tahun ajaran baru. Beberapa waktu lalu pertengahan di bulan Juli, saya mengamati kesibukan teman-teman di Jakarta yang sudah punya anak usia sekolah. Mereka sibuk menyiapkan mulai dari pendaftaran sekolah hingga membeli keperluan sekolah. Pada akhirnya di hari pertama sekolah, mereka juga meluangkan waktu untuk menemani anak di hari pertama di sekolah. Itu di Jakarta.

Nah, bagaimana di Jerman?

Pengamatan saya di sini pun demikian. Beberapa kenalan para ibu-ibu yang punya anak usia sekolah pun sibuk mengurus keperluan perlengkapan sekolah. Bedanya, anak-anak bersekolah di sini tidak diwajibkan pakai seragam sekolah. Hanya saja, berbagai keperluan sekolah tentu ingin yang terbaik untuk buah hati mereka.

Di musim panas ini, toko dan supermarket juga dipenuhi pernak-pernik keperluan dan kebutuan sekolah. Kebutuhan sekolah tidak hanya disediakan di toko buku saja tetapi terkadang supermarket menyediakan promo khusus yang menarik pembeli. Ini termasuk perlengkapan dan kebutuan sekolah.

Tunggu!

Ada lagi yang berbeda, supermarket menyediakan schultüten. Bentuknya seperti yang anda lihat, terbuat dari material kertas berwarna-warni dan berbentuk kerucut. Semula saya pikir ini adalah topi yang akan dikenakan anak pada hari pertama di sekolah. Ternyata tidak.

Saya pun langsung bertanya pada suami, orang Jerman langsung yang pernah mengalami hari pertama di sekolah. Dia tertawa mengingat masa usia sekolah yang sudah lampau dilewatinya. Menurutnya, dia mendapatkan schultüte dipenuhi berbagai manisan yang diisikan di dalam tas kerucut tersebut. Jadi ini bukan topi, melainkan ‘tas sekolah’ istimewa di awal tahun ajaran baru di sekolah.

Bagaimana tradisi tersebut terjadi?

Warga Jerman memang mewajibkan anak untuk bersekolah dan mengenal pendidikan. Sekolah semacam sarana anak untuk mengenal kehidupan lebih baik lagi, tidak hanya sekedar bermain saja. Itu sebab orangtua dan keluarga dari anak yang bersekolah perlu mendukung anak bersekolah.

Bahkan saya sempat mendengar tradisi lampau, bahwa nenek, kakek, paman dan bibinya pun turut serta merayakan seorang anak yang sudah memasuki usia sekolah. Perayaan ini ingin mengingatkan kepada anak bahwa sekolah itu penting.

Simbol dukungan keluarga pada anak yang bersekolah, salah satunya adalah schultüte. Di ‘tas sekolah ajaib’ tersebut, anak dapat menemukan ‘keajaiban‘ yang dibawakan keluarga untuk mereka. Ada roti manis, gula-gula, cokelat, permen dan sesuatu yang manis yang dimasukkan dalam schultüte. Harapannya, sesuatu yang manis ini akan membangkitkan minat anak untuk bersekolah.

Pendapat lain, hari pertama di sekolah biasanya begitu menakutkan dan pengalaman yang tak menyenangkan bagi seorang anak. Dengan mendapatkan sesuatu yang ‘manis dan mengejutkan’ yang terbungkus dalam schultüte di awal hari pertama bersekolah maka anak akan mengenang pengalaman manisnya bersekolah.

Selamat berakhir pekan bersama keluarga!

Makanan Khas Yunani (10): Daging Domba dan Buncis Dalam Kuah Kari

Ini iga daging domba dengan buncis dan irisan tomat hanya sebagai dekorasi.

Akhir pekan saya dan suami menyambangi restoran Yunani yang ada di sini. Awalnya saya ingin makanan iga bakar dimana saya pernah menikmati baguett panggang yang pernah diulas di sini. Ternyata suami belum sempat memarkirkan mobil, ternyata restoran sedang tutup. Akhirnya suami saya mengajak makan siang di restoran lain yang sama-sama mengusung kulineran grillen, letaknya tak jauh juga. Yups, masakan khas Yunani.

Setibanya di restoran khas Yunani, semua tamu memilih duduk di teras luar lebih banyak ketimbang duduk di dalam restoran. Kami pun dengan berat hati duduk di dalam restoran. Si pramsaji pun dengan sigap menawarkan menu dan pertanyaan, apa yang hendak kami minum?

Seperti biasa, minuman yang kami pesan datang bersama schnaps ouzo asal Yunani.

Souflaki yang dipesan suami.

Pesanan saya berupa iga domba bersama buncis berkuah kari. Iga domba ini dipanggang terlebih dulu, kemudian dijadikan satu dengan buncis yang berkuah kari kental. Saya suka. Iga domba yang saya nikmati benar-benar lembut dan kuah karinya meresap.

Saya tidak terlalu suka buncisnya yang sudah terlalu masak. Buncis yang saya suka adalah berasa crunchy. Ini juga tampak pada irisan tomat yang jadi pelengkap, terasa terlalu empuk dinikmati.

Salad.

Bumbu khas mediterania tampak terasa sekali dalam gigitan daging domba. Itu sebab, ada yang mengatakan makanan ini disebut kari mediterania. Namun ada pula yang menyebutnya donner, karena makanan ini berisi iga domba seperti donner.

Sedangkan suami saya, dia memesan makanan yang sudah diketahuinya dengan baik. Suami saya memesan souflaki yang pernah diulas di sini. Untuk kedua menu yang dipesan, kami mendapatkan salad khas mediterania.

Es Krim dari Italia, Mendadak Populer di Saat Musim Panas

Amarena rasa cherry.

Kepopuleren es krim di negeri empat musim selalu berlangsung di kala musim panas. Kedai es krim dari Italia begitu diminati warga, entah karena rasa atau dekorasi es krim yang dipenuhi buah yang memikat mata. Es krim yang dibuat orang Italia memang diakui enak oleh warga di sini. Padahal supermarket juga menyediakan es krim kemasan yang terjangkau harganya.

Banana split es krim.

Es krim bisa menjadi hal mewah ketika seseorang meraciknya istimewa yang dipenuhi paduan buah warna-warni mengesankan dan pesona dekorasinya. Namun es krim sederhana yang hanya berupa satu sendok rasa buah saja sudah cukup membuat hati senang. Entah mengapa es krim itu selalu punya magnet tersendiri yang menggoda siapa saja. Apalagi es krim buatan Italia, banyak orang sudah mengantri untuk membelinya.

Apakah benar es krim itu dari Italia?

Selintas itu pemikiran saya saat menikmati es krim di kedai milik orang Italia. Akhirnya saya pun mencari tahu sendiri tentang perjalanan es krim yang berasal dari Italia. Rupanya di Italia, es krim diperkenalkan oleh Marco Polo yang menjelajah dunia timur. Dia berhasil membawa ide es krim setelah dia mendapati es krim yang rasanya mempesona itu dari negeri Tiongkok.

Jika beli es krim seperti ini, biasanya harganya dihitung satu scoop es sekian Euro.

Bila ditelisik, es krim sudah ada lama di Tiongkok karena mereka berhasil membuatnya dengan enak dari olahan susu. Selain itu, di Tiongkok juga terjadi salju yang memungkin orang mengenal makanan dingin seperti es krim yang diberi rasa seperti sirup.

Setelah di Italia, es krim begitu mengesankan maka perjalanan es krim juga berlanjut seiring dengan migrasi. Bahkan muncul resep bagaimana membuat es krim yang enak seperti gelato misalnya. Gelato yang muncul di Italia pertama kali terbuat dari bahan alami sehingga lebih sehat. Gelato juga menggunakan bahan yang rendah lemak dan rendah kalori. Ini bisa menjadi rahasia racikan es krim dari Italia memang diminati warga di sini.

Selain rasa es krim yang enak, saya juga suka cara orang Italia menata es krim yang dibuat istimewa. Ada buah-buahan yang dipadupadankan dengan rasa es krim yang dipilih. Harga es krim satu porsi bervariasi tergantung dekorasi dan keindahan tampilannya. Namun jika musim panas tiba, bisnis es krim akan mendadak populer dan menguntungkan.

Klöppeln, Seni Pekerjaan Merenda dan Belajar Kehidupan

Apakah anda pernah belajar menjahit atau membuat pekerjaan tangan dengan benang dan jarum? Jika ya, saya perkenalkan satu pekerjaan yang mungkin serupa yakni klöppeln.

Saya sendiri pernah mendapatkan keterampilan menjahit saat saya masih duduk di bangku sekolah menengah pertama. Saya bersekolah di sekolah katolik. Dahulu siswa laki-laki belajar keterampilan listrik dan siswa perempuan belajar keterampilan menjahit. Dari menjahit, saya belajar menekuni suatu pola dan berlatih kesabaran. Namun belajar merajut atau merenda, saya belum pernah melakukannya?

Bagaimana saya bisa mengenal klöppeln?

Melalui festival budaya yang diadakan rutin tiap tahun seperti yang sudah diulas di artikel ini, saya mendapati pameran budaya yakni klöppeln.

Salah satu contoh hasil karya klöppeln.

Di area pameran budaya yang menampilkan mode dan gaya pakaian dari waktu ke waktu tampak dua orang perempuan sedang membuat klöppeln. Tangan mereka begitu terampil memainkan benang membentuk suatu pola. Sedangkan mata mereka sibuk mengikuti pola yang menjadi acuan pekerjaan mereka. Di sisi lain, ada hasil karya mereka yang juga dipajang di situ. Saya pun mengamati.

Klöppeln ini semacam teknik pekerjaan tangan yang menggunakan benang dan kayu gelondongan yang dibentuk mengikuti pola. Jalinan benang harus sistimatis, berkaitan dan saling silang antara satu benang dengan benang yang lainnya. Tak mudah memang karena diperlukan ketelitian dan kesabaran. Jika kita sudah salah dan keluar dari pola desain, harus mencari letak kesalahannya.

Seni kerajinan tangan ini bermula dari Italia di abad 16. Di Jerman sendiri, pekerjaan tangan ini sempat populer bagi para perempuan sekitar abad 19.

Ada satu pelajaran menarik dari pekerjaan tangan ini. Salah satu oma menunjukkan hasil renda setengah jadi. Saya kagum mendapatinya sangat indah untuk variasi selimut. “sehr schön, Oma!” kata saya. Oma pun balas tersenyum.

Namun si oma menunjukkan lagi sisi balik renda, tampak rumit dan tak menarik. Dia pun berpesan bahwa sesuatu yang indah itu butuh proses dan ketekunan. Saya melihat satu sisi sebagai orang lain, hasilnya sangat indah. Sedangkan di sisi lain sebagai pembuatnya, dibalik hasilnya ada proses yang rumit dan tak mudah untuk dijalani.

Saya belajar saat itu juga bukan hanya soal klöppeln, pekerjaan merenda tetapi juga tentang kehidupan.

Rice Pudding, Manis dan Lembut Jadi Alternatif Sarapan

Rice pudding rasa strawberry.

Pertama kali saya mengenal rice pudding ini justru saat saya menginap di salah satu hotel di Bratislava, Slowakia. Waktu itu, saya melihat etalase makanan untuk sarapan pagi yang disajikan secara prasmanan. Saya pun mengambilnya sedikit untuk mencicipinya, barangkali enak. Itu pemikiran saya. Ternyata saya suka.

Kembali ke Jerman, kenalan asal Slowakia membawakan rice pudding saat bekerja. Katanya ini baik untuk mengganjal perut manakala kami berdua belum sempat makan siang dan masih banyak yang harus dikerjakan. Untuk kedua kalinya, saya mencicipi lagi rice pudding dan rasanya pun tetap sama-sama enak.

Sekarang saya jadi menikmati rice pudding di saat jeda makan pagi dan makan siang. Pasalnya, ini benar-benar nikmat saat ada break aktivitas. Atau ini biasa dinikmati sebagai sarapan pagi. Kandungan karbohidrat pada puding nasi baik untuk sumber energi. Selain itu, puding nasi ini juga rendah kalori karena biasanya susu yang digunakan untuk puding nasi sebaiknya susu rendah lemak. Ini baik dibandingkan produk olahan susu lainnya.

Kenalan asal Slowakia ini menjelaskan puding nasi bisa jadi alternatif alami untuk sarapan pagi jika suka. Dia suka membuatnya sendiri di rumah. Katanya, puding nasi sebaiknya menggunakan bahan alami seperti beras, gula, telur, susu dan sedikit garam. Untuk menambah rasa puding nasi, anda bisa menambahkan kayu manis, madu atau pisang yang dihaluskan. Bahan-bahan alami tersebut sangat baik untuk tubuh tentunya.

Dia menjelaskan pula, pudding nasi bisa disajikan dalam kondisi hangat saat musim dingin tiba. Hal menariknya lagi, pudding nasi bisa disimpan yang kemudian dikonsumsi di kemudian hari jika masih ada stoknya.

Sementara saat ini, saya masih menikmati pudding nasi dengan membelinya. Terbukti di kantin kampus beberapa minggu lalu menyediakan pudding nasi sebagai pilihan menu. Kadang saya juga membeli pudding nasi kemasan di supermarket. Satu mangkuk kecil pudding nasi sudah membuat saya kenyang karena satu cup bisa berisi 300 kalori.

Apakah anda sudah pernah mencoba pudding nasi juga?

Makanan Khas Asia (52): Tumis Cumi ala Kong Pao

Apakah anda bisa melihat bahwa daging cumi seperti terukir indah dalam tumisan?

Memasak cumi bukan hal yang mudah pada prakteknya. Saya sempat beberapa kali memasak cumi dan menjadikannya rasa cumi seperti ‘sandal jepit’ kenyal dan tak bisa dimakan. Saya ingin memasak cumi-cumi, namun apa daya, saya tidak tahu cara mengolahnya dengan benar. Saya salut juga jika ada yang memasak daging cumi-cumi dengan baik.

Daging cumi yang berbeda ukirannya, tampak indah dalam tumisan.

Kekaguman saya mencicipi cumi-cumi kembali pada selera masakan Asia. Baru-baru ini saya mencobanya di dua tempat yang berbeda. Cumi-cumi yang dipesan berasal dari dua restoran Vietnam yang berbeda, tetapi dua porsi pesanan saya tampak berbeda. Anda bisa melihat dengan jelas, bagaimana keduanya memiliki saus cokelat kehitaman yang sama? Ya, saus ini bernama kong pao. Itu sebab nama masakan ini adalah tumis cumi-cumi pakai saus kong pao.

Apa itu saus kong pao?

Saus kong pao berasal dari masakan yang berawal dari salah satu provinsi di Tiongkok. Saus ini berwarna cokelat kental dan pekat. Saus ini terbuat dari campuran sayur, kacang tumbuk, cabai dan sari daging ayam. Rasa saus ini gurih dan enak menurut saya. Saus ini pas dipadupadankan dengan aneka kuliner yang dikehendaki seperti tumis cumi dan aneka tumisan lain.

Seiring migrasi orang-orang Vietnam ke sini, muncul restoran yang menjajakan masakan khas Asia. Di restoran selera Asia seperti ini biasanya nama makanan dideskripsikan dengan detil dalam bahasa Jerman. Misal tumis cumi saus kong pao berarti cumi ditumis diberi saus bumbu kacang sedikit pedas bersama sayuran. Atau, makanan juga diberi visual gambar sehingga memudahkan pelanggan memahami makanan yang akan dipesannya. Untuk pemesanan, tiap menu makanan diberi nomor sehingga pelanggan bisa menyebutkan nomor pesanan kepada pramusaji, untuk memudahkannya.

Bagi saya, saus kong pao mengingatkan pada makanan sambal kacang yang kadang disajikan di pecel atau gado-gado. Hanya saja, bumbu saus kong pao berbeda sehingga berbeda pula rasanya.

Bagaimana menurut anda?

Ketika Kebohongan Terjadi, Kejujuran Akan Membuktikannya Sendiri

Judul ini terinspirasi dari sebuah film yang saya tonton di sini. Film berbahasa Jerman ini menceritakan tentang seorang pria yang dipenjara atas tuduhan perkara yang sebenarnya tidak dibuatnya. Seorang perempuan rekan kerjanya, menginginkan posisi pekerjaan yang dijabat pria ini. Hingga akhirnya, perempuan ini membuat sebuah cerita kebohongan yang menyebabkan pria ini dipenjara selama lima tahun. Ada saksi yang bisa membuktikan bahwa pria ini tak bersalah, malangnya saksi ini meninggal tiga hari setelah perempuan ini melaporkan pria ini ke polisi.

Siapa yang bisa menerima pil pahit kehidupan?

Siapa yang bisa menerima kenyataan bahwa sesungguhnya kita tidak bersalah sedangkan tak ada orang lagi yang bisa mempercayainya?

Bersandar kepada siapa ketika seluruh dunia seolah percaya pada cerita si pembohong?

Hanya kemarahan dan jiwa yang berontak yang terjadi pada pria yang sebenarnya tak bersalah ini. Ia merelakan dirinya dipenjara, dihakimi rekan kerja bahkan dijauhi isteri dan anaknya. Begitulah ulah pembohong yang bisa menghancurkan karir, keluarga dan harapan hidup seseorang.

Rupanya salah seorang rekan kerja dari pria tak bersalah ini mencari tahu dari kebohongan-kebohongan kecil yang dibuat wanita pembohong yang telah menjerumuskan pria malang itu ke dalam penjara. Akhirnya cerita terkuak kembali bahwa sesungguhnya perkara itu tak pernah ada, hanya kisah bualan dari seseorang yang menginginkan jabatan di kantor. Akhirnya pria tak bersalah ini dibebaskan setelah hampir tiga tahun mendekam di penjara. Pil pahit itu harus diterima hanya karena sebuah kebohongan besar yang dilakukan seseorang.

Kebohongan itu tidak hanya menyakitkan bahkan menyandera pria ini dalam penjara, tidak bersama isteri dan anak yang ditinggalkannya dalam tahun-tahun dia dipenjara. Film ditutup dengan kebebasan pria ini dari perkara yang tak dibuatnya. Dia merasa lebih bahagia daripada sebelum dia dipenjara. Begitu bahagianya, dia mengalami sakit jantung tiba-tiba saat dia mengendarai sepeda. Dia pun pada akhirnya meninggal dunia.

Mengapa seseorang berbohong? Silahkan cari jawabannya di sini.

Pesan moral dari film tersebut ada banyak, tergantung bagaimana penonton bersikap. Ada nilai kehidupan selain kejujuran seperti keluarga, persahabatan, kerjasama, keadilan, dan sebagainya. Namun bagaimana pun kejujuran itu tak ternilai harganya. Ketika kebohongan terjadi, kejujuran akan membuktikannya sendiri. Tuhan itu melihat dari awal hingga akhir. Ia tak pernah menutup mata.

Selamat berhari Minggu!

Festival Budaya, Gäuboden Volkfest 2019 di Straubing

Musim panas adalah musim perhelatan festival budaya yang hampir di adakan di tiap kota di Bavaria, wilayah tempat tinggal saya sekarang. Puncak festival budaya nanti saat Oktoberfest, akhir September di Munich. Volkfest, biasa disebut demikian dalam bahasa Jerman merupakan perayaan keriaan warga dengan bernyanyi, makan bersama, bermain dengan berbagai atraksi hiburan yang tersedia hingga menikmati bir yang membuat warga rileks berkumpul bersama. Itu adalah hasil pemahaman dan pengamatan saya selama ini.

Baru-baru ini saya dan suami datang ke Gäuboden Volkfest yang diselenggarakan tiap tahun di Straubing. Tahun ini sudah digelar sejak tanggal 9 sampai 19 Agustus di lokasi yang bernama Gäuboden di Straubing. Volkfest yang juga masuk terbesar di Bavaria, selain Oktoberfest juga berisi pameran. Pameran sendiri tidak hanya soal budaya Bavaria itu sendiri, ada juga kerajinan, industri rumahan hingga teknologi yang bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari. Total ada 16 gedung pameran disediakan panitia. Pengunjung pun puas, termasuk saya. Menurut saya, ini memang acara budaya terbesar setelah Oktoberfest.

Seperti biasa, jika acara Volkfest seperti ini anda akan menemukan banyak orang mengenakan pakaian tradisional untuk perempuannya adalah drindl dan laki-laki mengenakan celana lederhose. Tiap harinya ada berbagai macam hiburan yang disediakan panitia yang membuat pengunjung tak pernah sepi. Ini tampak dari ribuan mobil terparkir dan banyaknya bis yang difasilitasi untuk melayani pengunjung. Kami saja sulit mencari lokasi parkir karena begitu penuh di saat wiken dan hari libur.

Agar menarik bagi semua kalangan, tentu ada hiburan warga yang meriah terutama bagi anak-anak dan remaja melalui wahana permainan yang moderen dan menggembirakan. Tersedia aneka kuliner khas Bavaria, restoran dan kafe yang melayani pengunjung. Bagi para ibu seperti saya bisa membeli aneka perlengkapan rumah tangga dan hasil makanan industri rumahan. Lengkap!

Bagaimana sejarah Gäuboden Volkfest ini sebenarnya?

Dikutip dari laman http://www.bavaria.by yang menyatakan bahwa acara ini telah ada sejak tahun 1812. Ini merupakan festival budaya terbesar kedua di Bavaria. Dahulu ini menjadi acara pameran hasil produksi pertanian tahunan di sekitar Bavaria. Namun berangsur-angsur keikutsertaan pengisi pameran beragam, seperti tahun ini saja ada pameran produksi industri rumahan dan aneka teknologi yang membantu meringankan pekerjaan rumah tangga sehari-hari.

Makanan Khas Italia (24): Fusili Saus Tomat atau Fusili Saus Krim

Pasta adalah makanan pokok masyarakat Italia. Saat saya berlibur di sana, semua paduan rasa pasta yang dibuat mereka itu benar-benar enak sempurna. Pun saat ada malam budaya Italia yang pernah saya ulas di link ini, saya pun tergoda untuk membelinya. Tak disangka dua pasta fusili ini benar-benar buat lidah bergoyang. Keduanya saya dan suami membelinya pada malam tersebut.

Penasaran dengan rasanya yang enak, saya bagikan dua fusili yang berbeda rasa ini.

Fusili saus tomat

Fusili ini memang seperti kebanyakan pasta bersaus tomat, ada rasa asam tomat yang segar ditambah bumbu khas Italia yang biasa dijumpai pada saus pasta lainnya. Karena fusili saus tomat berbumbu sederhana hanya tomat segar dan bawang sudah membuat lidah bergoyang. Pada pasta ini tidak ada daging sama sekali, melainkan hanya keju mozzarela sebagai penambah citarasa.

Tambahan lain pada fusili ini adalah irisan keju parmesan yang dibuat sebagai topping. Ada kreasi berbeda juga pada fusili saus tomat ini, yang tak pernah saya jumpai sebelumnya. Ada daun rucola segar yang ditumpuk di atas, bisa sebagai dekorasi namun juga enak untuk disantap. Basilikum kecap diberi sedikit tampak menghiasi pasta ini.

Fusili saus krim

Selanjutnya adalah fusili saus keju dan cincang daging ham. Sebagaimana yang anda lihat, ini benar-benar enak. Untuk menghasilkan saus krim yang kental dan teksturnya sesuai memang tak mudah. Terkadang saya mesti memberi sedikit tepung maizena agar sedikit mengental. Saya juga suka krim yang tak terlalu fett, kadar lemaknya hanya sekian persen.

Setelah bawang bombay dicincang dan ditumis, masukkan potongan daging ham. Lalu ditumis sebentar sebelum diberi krim. Kemudian saus krim bisa disiramkan pada fusili. Ada tambahan irisan keju parmesan dan daun rucola. Agar semakin nikmat, beri sedikit basilikum kecap di atas pasta.

Dari dua fusili ini, anda suka mana?