Gula Kapas atau Zuckerwatte, Manisnya Tak Lekang Waktu

Hasil jadi gula kapas yang saya beli.

Jika anda datang ke Jerman dan senang mengunjungi berbagai acara festival yang diselenggarakan secara musiman, maka anda bisa jadi mendapati gerai penjual manisan. Di lapak jualan manisan ini tersedia banyak permen, cokelat, es krim hingga minuman manisan yang digemari anak-anak. Namun ternyata ada saja remaja dan orang dewasa yang masih menyukai jajanan ini. Salah satunya adalah saya yang suka sekali membeli gula kapas setiap ada pameran. Jajanan ini mengingatkan saya pada masa anak-anak. Rasa manisnya memang menggoda selera.

Mesin penggiling gula kapas yang berputar saat pedalnya ditekan oleh si penjual, sementara tangan penjual memegang bilah bambu untuk merakit kapas yang dihasilkan dari gula yang sudah dimasukkan sebelumnya.

Terakhir kali saya membeli gula kapas di Indonesia ketika saya mengunjungi pasar malam di suatu kota saat saya sedang traveling untuk tugas kantor. Saya menghampiri penjual gula kapas itu dan memesan satu tangkai untuk saya sendiri. Setelah tiba di hotel, saya menikmatinya sendirian karena saya memang sedang ada tugas kantor. Gula kapas yang saya beli berwarna merah dan membuat lidah saya ikut berwarna merah. Tak sampai habis saya menikmatinya, kepala saya sudah pusing. Rekan kerja yang sama-sama traveling adalah ahli kima. Dia segera mengecek gula kapas yang saya beli. Dia katakan gula yang dipakai mengandung unsur zat perwarna. Itu sebab kepala saya pusing berdenyut.

Di Jerman, jajanan manisan ini disebut zuckerwatte.

Tetapi jangan pikir gula kapas di sini menggunakan zat perwarna! Tidak sama sekali! Saya tidak pernah merasakan sakit kepala setiap saya membelinya. Pun begitu, lidah saya pun tidak berwarna-warni sesuai warna gula kapas yang saya beli. Artinya, gula kapas di sini aman dan terjamin. Bahkan rasa gulanya pas, tak berlebihan dan bukan dengan pemanis buatan.

Di tiap festival, harga permen gula kapas berbeda-beda tergantung besar kecilnya acara tersebut. Festival di kota kecil terdapat gula kapas seharga 1,5€ begitu pun sebaliknya festival yang diselenggarakan akbar misalnya bisa mencapai 2,5€. Pastinya, harga gula kapas atau Zuckerwate dalam bahasa Jerman tidak melebihi 5€. Namun berapa pun harganya saya tetap membelinya karena rasa manisnya yang tak lekang waktu. Ini mengingatkan masa anak-anak saya yang indah.

By the way, darimana sih asal gula kapas itu sebenarnya?

Tak ada yang bisa menebak pasti darimana permen manisan ini berasal. Namun sebagian besar meyakini bahwa jajanan gula kapas muncul pertama kali di benua biru, Eropa. Hal itu disinyalir berasal dari mesin pemintal yang muncul di kala ada karnaval, festival dan keriaan lainnya yang diselenggarakan musiman. Pada masa itu manisan dikenal sebagai jajanan termahal bagi anak-anak. Hingga kini, anak-anak pun tetap menggemari jajanan yang lembut dan manis ini.

Ada yang menyebut alat mesin pemintal permen gula kapas telah ada sejak abad 15. Tetapi informasi lain menyebutkan, alat ini sudah dipatenkan sejak penemuan yang terjadi pada abad 19.

Dari masa ke masa bisa jadi telah ada penemuan yang membuat alat ini semakin moderen dan mudah dikendalikan. Bayangkan bahwa saya yang lahir dan dibesarkan di Asia masih menjumpai jajanan manisan yang sudah beratus-ratus tahun lalu telah ada di Eropa. Bagaimana pun manisnya gula kapas itu tak lekang waktu. Semanis masa anak-anak ketika kita penuh kegembiraan dalam dunia sederhana yang dikenal seorang anak.

Advertisements

4 Kreasi Sosis Mudah dan Simpel Dicoba

Sosis goreng pakai bumbu kari.

Sosis adalah makanan meriah di Jerman. Disebut meriah karena sosis begitu mudah ditemukan sebagai makanan istimewa yang tersaji eksklusif hingga jajanan murah yang praktis disantap di pinggir jalan. Sosis itu ada bermacam-macam di Jerman sehingga negeri ini kaya akan citarasa sosis. Itu sebab sosis menjadi satu kerinduan suami saat beliau harus berada di luar Jerman.

Nah, ada bermacam-macam kreasi sosis yang sudah saya santap di sini. Saya pun mengkoleksikan empat olahan sosis untuk anda agar terinspirasi untuk mencobanya. Mengapa? Pembuatannya mudah dan simpel sehingga siapa pun bisa membuatnya.

Sosis Goreng Berbumbu Kari

Sosis pertama yang dibuat adalah makanan populer yang disajikan di restoran eksklusif hingga jajanan street foods. Jika datang ke Jerman, anda wajib mencoba currywurst. Bahkan makanan ini sampai dibuatkan museum karena ini benar-benar populer.

Jangan pernah berpikir sosis berbumbu kari ini ditemukan di restoran India atau restoran khas Asia! Jangan pula memesan sosis bumbu kari di restoran India di sini!

Currywurst adalah sosis yang digoreng. Sebelumnya sosis diiris beberapa bagian agar minyak panas meresap ke seluruh bagian saat menggorengnya. Setelah matang, sajikan saus tomat merah dan bubuk kari di atas sosis. Currywurst selalu disajikan dengan kentang goreng.

Sosis Rebus dengan Roti

Sosis direbus dan dinikmati dengan roti termasuk makanan murah meriah yang mudah didapatkan di sini. Ini juga termasuk makanan praktis yang biasa disantap dalam segala kalangan usia. Sosis direbus dan dinikmati dengan roti ini bisa dimakan sebagai sarapan pagi, makan siang hingga makan malam.

Untuk merebus sosis ada tekhniknya. Pertama, air direbus hingga mendidih. Setelah air mendidih, masukkan sosis hingga terendam penuh ke dalam air. Masak dalam api kecil kira-kira 10-15 menit. Sebenarnya sosis ini sudah masak dan matang, memasukkannya dalam air panas hanya untuk membuatnya terasa crunchy saat dimakan.

Sosis dibuat Salad

Ternyata sosis bisa juga dibuat seperti salad. Sosis diiris tipis dan bentuknya sama, lalu diasamkan beberapa waktu sebelum disajikan. Makanan ini disebut wurstsalat dalam bahasa Jerman. Salad yang dibuat dari sosis ini biasa disajikan saat musim panas. Saya sendiri jarang atau bahkan tak pernah menemukannya saat musim dingin.

Sosis yang dipilih tertentu dan tidak semua sosis bisa dibuat salad. Setelah sosis diiris halus, siapkan racikan rendaman air salad. Ini terdiri atas air, irisan bawang merah, garam, gula, cuka dan sedikit merica bila suka. Setelah rasanya pas, rendam sosis dalam air salad selama satu jam dan masukkan dalam lemari pendingin bersama acar mentimun. Sajikan bersama roti.

Debrizener berbalut kulit pastry

Jajanan sosis terakhir sosis debreziner yang dibungkus blätterteig, dalam bahasa Jerman. Blätterteig ini disebut puff pastry, yakni kulit kue yang bisa digunakan semisal membuat kue pastel. Jajanan sosis ini katanya begitu berasal dari Hungaria. Sementara saya sendiri baru menemukannya di sini. Sosis yang dipilih juga hanya debrizener, saus rasa pedas. Sebelumnya, saya pernah membahas sosis ini di link ini.

Namun jajanan sosis debrizener blätterteig ini berbeda. Sosis debrizener dibalut kulit kue kemudian digoreng hingga berwarna kecokelatan. Itu tanda sudah matang. Kemudian sosis ditiriskan minyak panasnya. Lalu beri bubuk kari, sama seperti sosis pada nomor 1.

Selamat mencoba!

Malam Budaya Italia, Kuliner dan Kesenian yang Seru Dinikmati

Lagu berbahasa Italia yang dinyanyikan membuat pengunjung bergoyang caca.

Siapa pernah berkunjung ke Italia, setidaknya percaya bahwa kuliner di Italia itu lezat dan enak semua. Saya pernah mengulas kuliner Italia di link ini, saat saya berada di Italia yang dikenal dengan makanan-makanan enak di dunia. Syukurlah saya tidak sampai lama berlibur ke sana karena saya khawatir baju-baju yang saya bawa sudah tidak muat lagi.

Menikmati makanan khas Italia di Jerman bukan hal aneh. Anda akan mudah menemukan gerai pizza atau restoran khas Italia hampir di tiap kota di Jerman. Sejak kedatangan orang-orang Italia sebagai pekerja tamu di Jerman di era tahun 1950-an maka budaya Italia seperti melekat di sini. Tak hanya itu, Italia juga menjadi destinasi wisata saat orang-orang di sini ingin pergi berlibur.

Lihat antrian orang membeli pizza!

Dengan alasan di atas, digelar acara malam budaya Italia sekaligus untuk memeriahkan malam musim panas yang panjang baru-baru ini dilaksanakan di kota Pocking, Bavaria. Acara ini meriah yang diikuti berbagai kalangan tua, muda bahkan anak-anak. Begitu meriahnya acara ini karena diiringi aktivitas berbelanja hingga jam 22.00 malam hari. Ya, Pocking sendiri memang dijuluki Einkaufsstadt yang berarti Kota Pusat Belanja.

Tentunya malam budaya diiringi aneka kuliner Italia yang bisa dibeli di tempat. Pizza itu sudah pasti ada di sini. Aneka pasta dan bruschetta pun bisa anda jumpai. Makanan lain seperti crepes dan tiramisu juga tersedia di booth makanan manis. Makanan lain yang tak kalah menariknya adalah flammkuchen yang bentuknya mirip pizza dan dipanggang juga.

Flammkuchen.
Crepes.

Tampak antrian tiap booth makanan mengular. Sementara gerai es krim yang juga terbuat dari gelato khas Italia juga tak pernah surut pembeli. Pengunjung semakin padat manakala ada tayangan hiburan seperti grup band yang membawakan lagu berbahasa Italia. Pengunjung pun diajak berjoget caca, khas masyarakat Italia.

Di sudut pintu masuk dan keluar tampak booth biro perjalanan yang menawarkan paket liburan ke Italia. Ini seperti ide yang menarik untuk memperkenalkan publik tentang budaya dari negara tertentu seperti Italia dengan kuliner, lagu bahkan kesempatan berlibur. Mungkin saya hanya mengenal pizza saja, padahal ada banyak hal yang bisa diperkenalkan dari Italia.

Bagaimana menurut anda?

Kue Khas Jerman (9): Quarkbällchen dan Ausgezogene, Manis dan Simpel Untuk Dibuat

Kanan adalah kue Ausgezogene dan kiri adalah Quarkbällchen.

Kue-kue di sini tak selamanya dibuat dengan cara dipanggang dalam oven. Saya menemukan kue yang mudah dibuat bak donat jika saya mengamati pembuatannya. Atau kue Quarkbällchen misalnya, ini seperti roti bola yang berbalut gula pasir. Oleh karena itu, kedua kue ini layak saya bagikan kepada anda.

Pertama

Saya bahas kue roti bola ini yang disebut German fried cheese ball. Dari namanya yang disebutkan dalam istilah bahasa Inggris sudah terdengar jelas bahwa ini adalah kue berbentuk bola yang digoreng. Rasa manis kue roti bola ini berasal dari gula pasir yang dibalutkan di sekeliling permukaan kue. Warnanya cokelat tua adalah hasil roti yang digoreng dalam minyak panas.

Apakah ada keju di dalam pembuatannya?

Ternyata saat saya amati bahan pembuatannya, kue roti bola ini tak ada keju sama sekali. Bahan-bahan kue pun serupa dengan bahan pembuatan donat yang biasa ibu saya buat di Jakarta. Itu sebab menurut saya, kue roti bola ini cocok bila dijadikan cemilan sore hari bersama kopi di rumah. Jika donat dibuat dengan bulat dan diberi lubang di tengah, sebaliknya roti bola ini hanya dibuat seperti bola. Setelah matang, sisi bola dimasukkan wadah berisi gula pasir untuk bermandikan gula.

Quarkbällchen adalah kue tradisional Jerman yang kini hanya ditemukan di sebagian kecil toko roti. Kebanyakan kue ini juga didapati saat ada festival musim panas atau pasar malam menjelang natal. Alasannya, Quarkbällchen begitu mudah dibuat di rumah sehingga siapa pun bisa menyiapkannya.

Kedua

Adalah Ausgezogene, yang juga menjadi kue tradisional di Jerman. Kue ini juga digoreng dalam minyak panas keseluruhan, lalu ditiriskan setelah berwarna kecokelatan. Setelah minyak tiris, beri gula bubuk untuk disajikan di atas kue sebagai dekorasi. Rasa manis yang alami membuat kue buatan Oma ini memang enak disantap bersama kopi di sore hari.

Camilan kedua ini mengingatkan saya kala saya masih kecil di Jakarta. Ini adalah jajanan saya serupa kue donat yang diberi gula bubuk. Biasanya kue ini disukai anak-anak seperti saya karena kue ini manis dan rasanya yang sederhana, ketimbang kue tar yang biasanya berhias dengan berbagai macam manisan yang membuat saya tak suka rasanya.

Kue Ausgezogene ini memang menggoda selera lagi untuk menikmati gorengan ala Jerman. Jika anda suka, silahkan temukan resepnya yang berseliweran di internet! Buat kue sendiri di rumah menjadi lebih enak, karena anda bisa mengontrol bahan pembuatannya dan kadar gula sesuai yang dikehendaki.

Happy Baking!

The Wurzburg Residence dan Sekitarnya: Würzburg (2)

Begitu megahnya tempat ini, ada 40 kamar yang didesain istimewa.

Melanjutkan cerita saya yang melipir sebentar di Würzburg saat berkunjung ke Frankfurt, maka berikut ini tentang tempat terindah di sana yang bercirikan bangunan baroque. Bangunan ini disebut Würzburg Residence atau bisa juga disebut Bavarian Palace Adminstration. Begitu sampai di Würzburg maka bangunan bergaya baroque dan rococo ini tampak megah dengan ciri khas baroque yang mempesona di tiap detil kubahnya dan pola tumbuhan merambat khas neo-klasik.

Menurut informasi, the residence ini dibangun pada abad 18. Butuh dua puluh tahun lebih menyelesaikan kondisi infrastruktur bangunan dan butuh enam puluh tahun sejak pendiriannya untuk membuatnya sempurna dengan dekorasi interior. Itu sebab bangunan ini juga masuk menjadi situs warisan dunia dari UNESCO sejak tahun 1981.

Jika melihat keseluruhan bangunan, pemikiran saya benar bahwa bangunan ini mirip dengan kastil di Wina, Austria yang pernah saya ulas di link ini. Sepertinya Bavaria di era abad 18 ingin juga punya kastil yang lebih megah dari itu. Jangan heran pula begitu besar uang dikeluarkan untuk pembangunannya. Padahal Bavaria saat itu sudah punya Munich Residence yang juga sama megahnya.

The Würzburg residence itu sempat mempesona Napoleon saat Prancis menguasai Jerman. Konon Napoleon pun sempat tiga kali beristirahat di tempat ini kala ia mampir melewati Würzburg.

Begitu megahnya the residence maka anda bisa melihat di dalam interiornya yang indah hingga taman di sekitarnya yang luas. Sayangnya pada perang dunia kedua, bangunan ini pun tak luput dari korban perang.

Saya pun tak sampai menjejakkan kaki ke dalam. Saya dan suami hanya menikmati secangkir kopi di kafe yang masih dalam satu kompleks bangunan. Saya ingin foto keseluruhan bangunan, ternyata susah karena begitu besar dan megahnya bangunan the residence ini.

Di depannya kami bisa manfaatkan untuk parkir mobil. Dan tak jauh dari situ, ada pos informasi turis. Anda bisa memesan paket wisata keliling kota Würzburg selama satu jam.

Selamat berhari Minggu!

Mengapa Kita Mudah Menyerah?

Minggu lalu saya harus melewati ujian lisan di salah satu mata kuliah yang menurut saya sulit. Ujian ini untuk menutup perkuliahan summer semester. Kuliah akan berlanjut winter semester pada bulan Oktober nanti. Tentu, apa pun yang namanya ujian bukan perkara mudah untuk siapa pun mahasiswa, termasuk saya yang berbahasa ibu bukan bahasa Jerman. Ini adalah ujian lisan.

Saya pun sudah stress menyiapkan materi yang diberikan profesor. Di saat stress itu, muncul rasa dalam diri sendiri yakni menyerah.

Partner hidup saya yakni suami yang mengetahui hal itu, mengajak saya makan malam di luar rumah. Kami pun berbincang dan membahas tema “Menyerah” pada saat makan malam. Ini bukan tema ujian saya. Dari obrolan tersebut, saya pikir ini bagus untuk saya bagikan dalam bentuk artikel.

Mengapa kita mudah menyerah?

1. Kita takut akan mengalami kegagalan

Di dunia ini kita sudah belajar sejak masih anak-anak untuk berhasil dalam melakukan sesuatu. Padahal kita juga tahu bahwa semuanya itu butuh proses belajar dan waktu agar apa yang kita inginkan tercapai. Masalahnya, saat kita menjadi dewasa maka kita lebih sulit menerima kegagalan. Kegagalan itu seperti momok yang menakutkan dan mengerikan sepanjang hidup. Bahkan ada yang tak bisa memaafkan diri sendiri ketika gagal. Daripada terjadi kegagalan, kata “menyerah” itu begitu mudah diucapkan.

2. Kita takut pemikiran orang lain yang akan menghakimi jika kita gagal

Manusia adalah makhluk sosial. Seberapa pun lingkup pertemanan dan hubungan kekerabatan yang dimilikinya tak luas, tetapi gagal itu seolah-olah menakutkan karena kita khawatir cap buruk yang mungkin diberikan orang-orang di sekitar kita. Padahal itu semua belum tentu terjadi. Kita begitu khawatir orang lain akan menghakimi jika kita gagal.

3. Kita berpikir menyerah itu lebih mudah daripada melanjutkan

Siapa pun di dunia ini akan memilih hal termudah dibandingkan hal tersulit. Padahal kita juga tahu bahwa seseorang yang berhasil itu harus melewati kesulitan terlebih dulu. Nyatanya kita memilih untuk menghindari kesulitan dan mengambil hal termudah, yakni menyerah. Kita berpikir bahwa menyerah itu akan menghentikan kesulitan. Kita tidak ingin melanjutkannya hanya karena kita ingin hal termudah dalam hidup.

4. Kita ingin berhenti untuk berjuang keras mencapai tujuan

Manusia itu begitu mudah menyerah ketika dia merasa bahwa harapannya itu pupus. Kita mudah menyerah ketika perjuangan yang gigih dilakukan tampak sia-sia. Menyerah muncul ketika kita merasa perjuangan untuk mencapai tujuan tak mungkin terjadi. Kita lupa bahwa keajaiban adalah hal mustahil yang mungkin saja terjadi jika kita percaya.

5. Pada dasarnya kita berharap lebih dari apa yang kita pikirkan

Menjadi orang sukses dan berhasil dalam hidup adalah harapan tiap orang. Namun siapa yang ingin gagal? Tak ada. Harapan hidup itu selalu melebihi kenyataan. Ketika kita takut akan terjadi kegagalan karena kita tidak siap untuk kehilangan harapan. Menyerah itu akhirnya menjadi begitu mudah. Kita ingin membiarkan usaha perjuangan kita berhenti daripada mengetahui ketidakpastian, apakah kita gagal atau berhasil?

Setiap orang dalam hidup pasti pernah mengalami kegagalan dan menyerah. Namun tiap orang punya cara yang berbeda untuk menerima, mengatasi dan bangkit dari kegagalan. Pengalaman yang berbeda-beda ini pun mengajari tiap orang, apakah ia begitu mudah untuk menyerah dalam hidup?

Lepas dari tema “menyerah” di atas, akhirnya saya berhasil melewati ujian lisan dengan baik. Nilai saya pun sangat baik. Bisa anda bayangkan jika saya sudah menyerah di awal sebelum ujian? Jadi, jangan pernah mudah menyerah di awal!

Insalata Fruti Di Mare, Salad Sea Food, Bandingkan dengan Pizza Sea Food: Makanan Khas Italia (23)

Salad Fruti di Mare, yakni salad isian sea food.

Salad. Salad. Dan salad. Ini menjadi santapan yang mendominasi saya saat musim panas ini. Saya benar-benar suka salad apa pun asalnya. Bagaimana pun makan sayur sangat bermanfaat untuk memberi nustri tubuh agar tubuh tidak dehidrasi. Selain alasan gizi, warna-warni salad dan isianya tampak menggugah selera. Padahal salad ya hanya sayuran saja, tetapi penyajiannya membuat saya jadi lapar.

Pizza Fruti di Mare, yakni pizza dengan topping sea food.

Seperti berikut ini, saya pesan di restoran Italia yang sudah dikenal di kota tempat tinggal saya. Saya memesan salad dengan isian sea food seperti cumi-cumi, udang, kerang dan ikan. Menariknya dari salad sea food yang diracik dengan bumbu ala Italia ini adalah saus pada saladnya yang benar-benar lezat. Saya yakin pecinta sea food pasti suka salad Insalata Fruti di Mare ini.

Memang untuk menyantap bersama salad, sea food dipotong kecil-kecil seperti ikan dan cumi-cumi misalnya. Rupanya ada juga potongan daging gurita di dalam kumpulan sea food yang saya pesan. Menariknya sea food dibuat terpisah dari potongan salad sehingga rasa saus salad dan rasa aneka sea food tidak bercampur. Ide bagus!

Rasa sea food yang saya nikmati ini antara segar, tawar dan lembut. Rupanya sea food sudah dimasak terlebih dulu sehingga tidak terkesan amis dan mentah. Mungkin perlu waktu agak lama agar semua bumbu meresap dalam sea food dan juga membuat semuanya tampak segar.

Sementara daun-daun salad dipilih yang masih segar seperti daun salada air, daun letucce, kol merah dan daun feldsalat, yang saya tidak tahu penyebutannya dalam bahasa Indonesia. Ada tambahan potongan tomat merah agar tampak seperti hiasan namun bisa juga disantap jika suka. Ada irisan bawang merah besar pada tumpukan salad.

Saus merah muda dan saus basilikum ditambahkan di atas salad. Ada rasa manis dam segar yang menambah rasa nikmat bila disantap dengan sea food. Saus ini pula yang dipergunakan untuk pizza fruti di mare, yang dipesan di restoran khas Italia. Saus ini melengkapi rasa sea food yang mendominasi topping pizza. Ini benar-benar enak. Saya sering memesan keduanya jika saya rindu makan sea food. Masakan Italia mampu membuat sea food tidak berasa amis. Enak!

Ini layak direkomendasikan bagi pecinta sea food.

3 Kreasi Daging Ayam yang Tidak Membosankan Ini Bisa Ditiru

Mengolah daging ayam menjadi masakan yang enak bisa jadi mudah, tetapi bagaimana jika daging ayam tersebut diolah dengan bumbu berbeda. Berbeda itu bisa berarti asing bagi saya dan anda, yang memang mengenal masakan nusantara dengan citarasa yang sudah pasti dikenali. Oleh karena itu, saya bagikan tiga kreasi berikut yang bisa dicoba di rumah. Meski masakan berikut sedikit serupa, tetapi rasa dan penampilannya berbeda. Ini bisa kreasi masak daging ayam yang tak membosankan.

1. Ayam Bakar Khas Timur Tengah

Waktu makan siang tiba. Saya pun bergegas menuju kantin kampus. Tak disangka, menu makan siang kali itu adalah ayam panggang. Saya yang sudah membaca daftar menu di website, segera mengantri bersama mahasiswa lainnya di depan etalase makanan.

Tampak menu yang saya ambil adalah nasi kuning dan ayam bakar. Itu pemikiran saya, namun bagaimana rasanya?

Nasi kuning itu di sini dikenal dengan nasi berbumbu kunyit. Mungkin nasi ini memang diolah dengan kunyit dan sedikit rempah sebelum disajikan. Rasa nasi kuning ini tentu berbeda dengan nasi kuning nusantara yang citarasanya ada daun salam, sereh dan santan. Nasi kuning ini berbeda tekstur pun rasanya.

Demikian dengan ayam panggang, yang biasanya saya nikmati ayam panggang kecap atau ayam panggang madu. Justru sebaliknya, ini adalah ayam panggang berbumbu dengan tidak ada rasa manis. Ayam cukup empuk, tetapi ada hal yang membedakannya. Saya pikir mereka tidak membakarnya, melainkan memanggangnya di oven.

2. Salad daging ayam, Vietnam

Makanan kedua adalah salad daging ayam ala Vietnam yang dipesan di restoran khas Vietnam. Ini adalah aneka salad, terdiri atas daun-daun segar yang diberi bumbu segar dan asam, kemudian direndam sebentar agar bumbu menyerap. Sayurannya ada kol, daun mint, tomat cheri, buah zaitun, tauge dan irisan wortel.

Seperti judulnya, salad daging ayam. Daging ayam dimasak terlebih dulu kemudian didinginkan hingga tak berasa panas. Potongan daging ayam diiris lebih kecil kemudian disajikan di atas tumpukan salad. Sebagai dekorasi dan penutup hidangan, ada daun mint yang masih segar sebagai topping.

3. Kari ayam pedas, India

Makanan olahan daging ayam terakhir tentu anda pernah dengar sebelumnya, yakni chicken tika masala. Saya pernah mengulas menu ini di link ini. Namun jika anda melihat kedua foto dengan nama yang sama, maka ternyata keduanya berbeda.

Chicken tika masala yang saya tampilkan sekarang benar-benar berasal dari restoran khas India. Masakan ini super pedas dibuat bagi pecinta makanan kari dan pedas. Level kepedasannya pun bisa diatur sesuai pesanan pembeli. Masakan kari ayam super pedas ini layak dicoba bagi pecinta masakan pedas.

Dari ketiga makanan olahan daging ayam di atas, manakah yang anda suka?

Membayangkan Sungai Jadi Pantai, Mengapa Tidak?

Untuk menunjukkan bahwa ini sungai, kita bisa melihat di seberang sana masih terjangkau pandangan mata.

Beberapa kali saya sudah mengulas bagaimana sungai bisa menjadi wahana aktraksi yang menarik. Sungai memang kondisi nature yang diciptakan Tuhan. Namun nyatanya ada saja orang yang kreatif yang membuat sungai menjadi bermakna. Sungai yang bersih, tak berbau dan ditata dengan penuh artistik tentu akan mengundang warga untuk menikmatinya.

Ada saung dari bambu juga.

Contohnya, sungai di Seoul. Di sekitar sungai, siapa saja bisa berkunjung secara gratis dan menjadi aktraksi kota saat ada festival lampion. Cerita saya di link ini.

Food trucks tampak belakang dengan pemandangan pasir putih.

Lain lagi, sungai dijadikan pilihan wisata untuk mengenali keindahan arsitektur kota. Sungai danube yang membelah kota Buda dan Pest di Hungaria menjadi pilihan saya dan suami untuk menyaksikan keindahan bangunan di sisi sungai. Cerita saya bisa ditemukan di link ini.

Serasa di pantai ya, padahal ini sungai.

Dan masih banyak cerita kunjungan saya ke sungai-sungai lain yang bersih dan bisa dinikmati warga.

Olahraga air pun bisa dilakukan di sini.

Masih soal sungai, kali ini saya ajak anda ke salah satu kota di Bavaria, yakni Vilshofen yang mengkondisikan sungai seperti layaknya pantai. Di sungai donau atau danube ini, pemerintah setempat mengkondisikan lahan yang tak luas, kira-kira sekitar 300-500 meter yang berada di tepi sungai sebagai wahana keluarga layaknya di pantai. Tak ada tiket masuk untuk menikmatinya. Gratis!

Menikmati es krim buatan orang Italia.

Di kala musim panas, atraksi di tepi sungai ini bisa menjadi pilihan warga untuk berjemur di bawah teriknya matahari. Apalagi musim liburan sekolah, beberapa keluarga membawa anak-anaknya merasakan keceriaan di sini. Belum lagi, di dekat situ ada arena bermain untuk anak-anak yang membuat anak-anak semakin betah. Saya melihat anak-anak bermain air, membuat pasir hingga tertawa merasakan keceriaan bersama orangtuanya.

Bagaimana mungkin sungai disulap jadi pantai?

Tepi sungai sekitar 500 meter diberi pasir putih seperti pantai. Lalu ada dua saung yang terbuat dari bambu seperti mengingatkan pada wisata di pantai-pantai di Indonesia umumnya. Di depannya ada kursi malas yang biasa digunakan di pantai. Ada juga kursi-kursi dari kayu yang dibuat artistik dengan pohon palma di dekat situ. Ini semua buatan, tetapi semua mengesankan layaknya di pantai.

Beberapa warga bisa melakukan olahraga air seperti kano, jetski dan yacht kecil. Sebagian warga lain tampak asyik duduk di kursi malas, untuk membakar tubuh. Mereka menikmati ice cream di tangan mereka atau minuman. Ya, di situ juga tersedia food trucks yang menyediakan makanan ringan, minuman dan es krim untuk pengunjung.

Apa saja hal menarik menurut saya?

  1. Atraksi pilihan warga di musim panas ini hanya berlaku sementara dan gratis buat siapa saja.
  2. Sungainya benar-benar bersih.
  3. Tak ada sampah. Jika pengunjung datang membeli makanan dan minuman dari food trucks, maka mereka secara sadar membawa kemasan ke tempat sampah yang tersedia.
  4. Tentu ini menjadi peluang usaha juga bagi pengelola food trucks.
  5. Atraksi ini bisa menjadi pilihan keluarga.
  6. Sebagai bentuk kesadaran warga masyarakat untuk menjaga sungai tetap bersih sehingga bisa dinikmati sebagai hiburan warga.

Dari cerita saya di atas, semoga ini bisa menginspirasi Indonesia yang kaya alamnya.

Nikmatnya Minuman Rasa Raspberry, Daun Mint dan Jeruk Nipis: Minuman (2)

Kali ini saya promosikan minuman kala terik matahari masih menyelimuti Jerman saat ini. Minuman ini dijamin tanpa alkohol alias alkoholfrei dalam bahasa Jerman. Minuman ini menjadi begitu nikmat karena kandungan nutrisi yang berasal dari buah asli. Karena rasa minuman yang enak ini, saya bertanya apa saja bahan minuman racikan ini.

Jika anda suka, silahkan dicoba di rumah!

Minuman ini terdiri atas buah raspberry, daun mint dan jeruk nipis. Sebagaimana anda tahu bahwa ketiga bahan tersebut mengandung vitamin C yang baik untuk nutrisi kulit di saat musim panas seperti sekarang ini. Rasa asam, manis dan segar berpadu jadi satu. Apalagi ada tambahan es batu untuk membuatnya tetap dingin di kala saya memesannya saat suhu di luar mencapai 32 derajat celcius.

Buah raspberry tentu berbeda dengan buah strawberry yang selama ini banyak saya konsumsi. Buah yang banyak mengandung vitamin C ini dipercaya baik untuk pencernaan dan meningkatkan imunitas tubuh. Manfaat serupa juga ditemukan pada jeruk nipis yang diperas dan dimasukkan ke dalam minuman. Rasa asam segar menjadi nikmat tersendiri dalam minuman ini.

Sedangkan daun mint yang mudah dijual di supermarket di sini ternyata juga banyak digunakan dalam minuman dan makanan, lebih dari sekedar dekorasi. Daun mint banyak mengandung vitamin C juga. Manfaatnya juga baik untuk meningkatkan imunitas tubuh agar tidak dehidrasi kala panas menyengat. Selain itu, manfaat yang sama juga pada daun mint adalah menjaga kesehatan pencernaan.

Lanjut ke bahan-bahan yang diperlukan!

Adalah daun mint yang masih segar, buah raspberry, jeruk nipis, sedikit sirup raspberry untuk warna merahnya dan air soda. Semua bahan dicampur menjadi satu. Sebaiknya diracik untuk beberapa lama sebelum disajikan. Beri es batu untuk membuatnya tetap dingin.

Selamat mencoba!