Kue Khas Jerman (10): Stollen, Kue Tradisi Advent Jelang Natal

Irisan dalam kue setelah dipotong, anda bisa melihat ada marzipan, kacang mede bahkan apel kering.

Biasanya kue tersebut dalam satu loyang utuh, ditaburi gula pasir atau gula bubuk.
Selamat Memasuki Masa Advent bagi yang merayakannya!

Advent pertama akan dirayakan pada 1 Desember di tahun ini. Gaung perayaan Advent sudah mulai terlihat dari pernak pernik dekorasi natal yang menandakan Advent akan segera dimulai. Tentu masyarakat di Bavaria, tempat tinggal saya tak akan luput dari keriaan ini. Salah satunya adalah menikmati kue yang menjadi ciri khas bahwa natal sudah mulai dekat. Ya, Advent adalah masa persiapan sebelum Hari Raya Natal datang tanggal 25 Desember nanti.

Kue stollen adalah kue yang biasanya beredar menjelang natal, atau saat Adven sudah mulai berlangsung. Jika dulu warga di sini masih membuat kue stollen hasil rahasia resep Oma, kini kue stollen bisa ditemukan di supermarket dan toko roti. Begitu mudah, tanpa kita perlu sibuk di dapur membuatnya. Namun masih banyak juga yang membuat kue stollen di dapur sendiri. Biasanya mereka punya resep khusus atau mereka memang golongan orang yang harus menghindari beberapa bahan makanan seperti mereka yang diet gula misalnya.

Bagaimana pun kue stollen ini dibungkus dengan gula pasir seperti pada foto di atas yang saya makan. Ada juga yang dibalut gula bubuk seperti “bedak” begitu. Ini mengesankan kue ini manis rasanya, meski rasa di dalam kue itu sesungguhnya tak manis. Kue ini berisi buah-buah kering, kacang-kacangan dan marzipan. Marzipan itu terbuat dari kacang. Seperti kue stollen yang saya nikmati, ada buah kering apel dan aprikot yang disisipkan di dalam.

Kue stollen menjadi ciri khas kue yang berasal dari Jerman. Kue ini umumnya dinikmati menjelan natal atau selama masa Advent. Itu sebab kue ini disebut weihnachtsstollen, dimana weihnacten adalah kata bahasa Jerman untuk menyebut kata ‘natal’. Setelah natal, kue stollen juga kadang masih terjual di supermarket. Ada yang menyebut kue ini christstollen, karena setelah natal (:baca Christ) pun masih tersedia.

Jika anda datang langsung ke Dresden, anda bisa mencicipi kue stollen ini, yang konon kabarnya sangat enak. Kue stollen ini memang rasanya sederhana saja, tak seperti kue-kue yang kaya rasa yang dijual di toko kue. Pastinya ada sejarah mengapa kue ini muncul menjelang natal dengan rasanya yang khas.

Jaman dulu ada kebiasaan warga Jerman yang taat untuk berpantang saat Advent datang. Ini dimaksudkan sebagai perilaku beragama menjelang natal. Bahkan umat katolik masih meyakini bahwa Advent adalah masa persiapan untuk tidak membuat keriaan, pesta atau berpantang sebelum Hari Raya Natal. Kue stollen dianggap mewakili masa Advent. Rasanya tidak semanis kue-kue yang dijual di toko kue. Tampilannya pun tak menarik. Tak ada bahan kue seperti butter di dalam. Rasanya hambar dan sedikit keras. Itu mengingatkan orang tentang Advent untuk menyiapkan diri sebelum natal.

Di dunia, kue stollen dijuluki sebagai kue khas dari Jerman menjelang natal. Dahulu kue stollen punya rasa yang khas karena mengandung filosofi Advent, menjelang natal. Tetapi kini kue stollen bisa dinikmati selagi terjual umum. Biasanya kami menikmati kue stollen sebagai kudapan setelah sarapan pagi. Atau kadang kami menikmati kue stollen saat kaffeetrinken dalam keluarga-keluarga di Jerman.

Selamat berhari Minggu bersama keluarga!

Minggu Advent Ketiga di Jerman: 6 Hal Pernak-pernik Natal

Shopping center.

Christmas almost comes now. Today is began third of Sunday Advent that meant in traditionally Catholic to rejoice on the spiritual preparation for Christmas on the coming of Our Lord. We are intense to prepare all things in related Christmas celebration as personally and communally to be busy and hectic as well as the expected Christmas.

In following article, I written in Bahasa Indonesia that explains how to prepare all things in connecting with Christmas in Germany. We tend to focus these weeks, what are obvious such as shopping, gathering with family and friends in Christkindlmarkt, putting up decorations then continued to plan up holiday season in New Year.

****

In Bahasa Indonesia

Dekorasi Natal di tempat publik.

Hari minggu ini sudah memasuki Minggu Advent ketiga, semua orang sudah terlihat sibuk mempersiapkan Natal. Mulai dari berbelanja di supermarket hingga menyiapkan pernak-pernik di rumah.

Mayoritas penduduk Jerman merayakan Natal, bahkan libur untuk hari kerja perkantoran, sekolah, dan kuliah/kursus sebelum Natal hingga melewati Tahun Baru. Segala pernak-pernik sudah marak dijual sejak akhir Oktober lalu. Dekorasi Natal pun meramaikan semua tempat publik seperti pusat perbelanjaan, restoran bahkan kelas saya pun tak luput dari dekorasi Natal.

Berikut hasil pengamatan saya selama di sini:

1. Berbelanja

Parcel di supermarket.

Tak hanya di Indonesia saat orang sibuk berbelanja menjelang hari raya, di Jerman juga. Sabtu lalu saat saya dan suami pergi ke salah satu mall, kami tidak dapat tempat parkir. Begitulah! Berbelanja bisa identik dengan kebutuhan berhias diri semisal pakaian dan alas kaki. Toko dan tenant di mall memberikan diskon untuk menarik atensi pembeli.

Berbelanja lain bisa juga untuk hadiah orang lain. Natal juga dirayakan dengan memberikan hadiah kepada orang yang dikasihi atau orang yang dikenal. Itu sebab banyak juga kemasan pernak-pernik dibungkus menyerupai kado. Misalnya kosmestik, parfum, cokelat dan sebagainya.

2. Christkindlmarkt atau Pasar menjelang Natal

Salah satu Christkindlmarkt yang dikunjungi.


Salah satu sudut keramaian di Christkindlmarkt.



Beberapa kali saya juga membahas pasar menjelang Natal ini yang sudah dimulai sejak minggu terakhir November. Selain menyediakan kebutuhan Natal bagi warga, sebenarnya pasar ini menjadi ajang keriaan warga untuk bertemu satu sama lain. Ini bisa dikatakan pasar rakyat.

Keindahan kemerlap lampu warna-warni di gelap malam menambah keindahan pasar ini. Christkindlmarkt adalah simbol masyarakat Jerman memeriahkan Natal. Ini juga terlihat indah kala malam hari, semacam pasar malam.

3. Menghiasi ruangan dengan dekorasi Natal

Dekorasi Natal yang dijual.

Bunga ini juga identik dengan dekorasi Natal di Jerman.

Der Krippe.



Dekorasi Natal tak hanya menghiasi area publik. Rumah-rumah di Jerman diwarnai berbagai hiasan dekorasi Natal. Apa saja? Der Krippe yakni gambaran Natal berisi drama kelahiran Yesus Kristus. Pohon Natal (Der Christbaum) dengan berbagai hiasannya. Hingga berbagai dekorasi menghiasi seluruh rumah dengan lampu berhias kerlap kerlip. Tak hanya rumah saya yang berhias, namun juga kelas tempat saya belajar juga diwarnai hiasan dan dekorasi Natal.

4. Menyediakan kue Natal

Contoh kue-kue yang dijumpai di supermarket. 

Kue buatan sendiri.



Hari raya di Indonesia identik dengan kue-kue, begitu pun di Jerman. Berbagai kue dan pengananan tersedia di berbagai supermarket. Tak hanya itu, mereka yang punya kepandaian membuat kue juga sudah mulai sibuk membuatnya seperti ibu mertua saya. Dia sudah membuatkan kue-kue tersebut sejak dua minggu lalu.

5. Acara televisi program istimewa Natal

Sebagaimana hari raya yang identik dengan hari libur bersama keluarga maka program televisi di Jerman pun tak luput dari tayangan istimewa. Tayangan istimewa bertemakan Natal atau film-film box office menghiasi layar televisi. Iklan televisi bertemakan Natal juga mendominasi program tayangan. Sepanjang perjalanan dengan mobil saya juga mendengarkan radio sering memutar lagu-lagu Natal. Semua meriah.

6. Program liburan 

Hari raya juga identik dengan keriaan liburan bersama keluarga di tempat istimewa. Ini pula yang disebut sebagai peak season, ketika semua harga bisa terkesan lebih mahal dari waktu hari biasa. Hotel penuh dipesan orang. Transportasi umum pun mahal karena orang hilir mudik di hari libur. Natal di Jerman seperti dimanfaatkan sebagai tradisi kebersamaan bersama keluarga secara istimewa. Liburan adalah salah satu cara mereka melewatkannya.

Demikian hasil pengamatan saya di Jerman. Hari Raya Natal menjadi meriah bukan hanya milik umat Kristiani saja. Natal menjadi tradisi dan bagian gaya hidup pada sebagian orang. Apalagi Natal selalu dirayakan menjelang Tahun Baru yang tentu menjadi musim liburan bagi semua orang di dunia.

Semoga bermanfaat!

MOVEmber! Christmas Markets in Everywhere: Pasar Menjelang Natal

What’s on your mind when November runs almost end now? I’d thought that is end of year when Christmas will come slowly.

To see how it’s going the stuffs in related with Christmas, I’ve visited Christkindlmarkt, one of Christmas markets in Bavaria. This market opened ahead on last Sunday. Christkindlmarkt or Weihnachmarkt is a such Christmas market held by the local government in Germany as traditionally to provide all goods for Christmas celebration. You will also festive the atmosphere how huge this tradition in hundreds year happening in Germany.

In here, you can find cookies, candles, foods, home decorations until the lovely gifts. This sounds fantastic and hectic market. But actually you can meet and greet people around then trying some snacks and drinkings in cold season like glühwein, goulashsuppe, weißbier, lebkuchen, etc. 

I recommend you to come at the night when all lights put on looking sparkle and artistic in beautiful dark. I will come again in another city with a marvellous market at night. You will get it what I write about again.

 

wp-image-176491324

*****

In Bahasa Indonesia

Advent datang pada tanggal 3 Desember nanti. Periode dimana umat Kristiani di seluruh dunia mempersiapkan diri menjelang Natal, hari kelahiran Yesus Kristus. Salah satu hal menarik yang selalu dijumpai di Jerman saat menjelang Natal adalah pasar malam yang diadakan setiap malam di tengah musim dingin dan rinai salju menyelimuti.

Pasar malam menjelang Natal menjadi ciri khas masyarakat Jerman, yang mayoritas penduduknya merayakan Natal. Pasar ini konon dimulai sejak ratusan tahun lalu untuk menjual segala kebutuhan persiapan perayaan Natal seperti kue-kue, lilin, makanan, dekorasi hiasan Natal hingga hadiah Natal untuk anak-anak. Makin berkembangnya pasar ini setiap tahun, akhirnya hampir di setiap kota pun rutin menggelar pasar musiman bagi penduduknya menjelang hari raya Natal

Konon pasar malam menjelang Natal yang tertua ada di Nürnberg, yang sudah digelar sejak lebih 300 tahun lalu. Christkindlesmarkt yang menjadi sebutan lain pasar malam menjelang Natal, yang terbesar termasuk di kota Nürnberg. Selanjutnya ada juga di kota Dresden dan kota Munich.

Warna-warni lampu menghiasi temaram berselimut salju menambah keindahan pasar malam ini. Bagi anda yang ingin berlibur ke Jerman menjelang Natal, anda wajib berfoto dibalik kemeriahan penduduk Jerman yang mempersiapkan diri sebelum Natal. Saya datang pada siang hari, lain waktu saya akan datang di kota lain saat malam hari.

Nantikan laporan pandangan mata selanjutnya!