5 Alasan Mengapa Radio di Jerman Tetap Bertahan

Ilustrasi. Mendengarkan radio selama perjalanan supaya tidak membosankan.

Radio adalah salah satu saluran media komunikasi yang masih digunakan meski dunia komunikasi sekarang berkembang lebih cepat lewat internet. Tetapi tidak ada yang menggantikan radio. Radio masih menjadi saluran media yang efektif untuk menjangkau seluruh masyarakat. Di Jerman radio memiliki tempat tersendiri, begitu pengalaman saya berada di Jerman.

Baca juga: Kiat diwawancarai Radio (live report)

Selama saya masak di dapur, saya punya radio untuk menemani aktivitas memasak. Radio khusus di dapur bentuknya kecil dan praktis, yang memang ditempatkan di dapur. Namanya radio dapur. Sambil masak, saya bisa mendengar berita dan lagu-lagu agar aktivitas memasak saya menyenangkan.

Berbeda dengan kebutuhan radio di mobil, radio menemani saya selama perjalanan. Saya bisa mendengarkan musik yang memberi semangat saya memulai aktivitas. Yang utama, saya menjadi paham kondisi jalanan terkini. Lewat radio, saya jadi tahu bagaimana kondisi cuaca dan perjalanan.

Begitu praktisnya radio, saya pernah menginap di hotel berbintang di sini yang menyediakan radio di kamar mandi. Namanya juga radio kamar mandi, ada yang sebut duschradio atau badezimmer radio. Radio yang dimaksud hanya diselipkan di dinding kamar mandi, dekat wastafel. Ukurannya kecil dan praktis, hanya sebagai hiburan selama di kamar mandi. Tak bosan di kamar mandi, karena ada radio yang menemani.

Lain lagi, pengalaman saya mendengar radio saat sedang berada di klinik praktik dokter gigi. Itu artinya radio juga bisa menjadi media hiburan yang masih eksis di sini. Meski radio tidak diperdengarkan dengan suara keras, tetapi alunan musik dan berita yang diperdengarkan membuat orang perhatian dan menyimak.

Siaran radio pertama kali diperdengarkan secara resmi di Jerman tahun 1923. Hampir mendekati seratus tahun usia radio, kira-kira apa yang mendasari radio di Jerman masih tetap populer bagi para pendengarnya yang setia. Saya berusaha mencari tahu.

1. Jangkauan pendengar radio itu lebih banyak

Ya, ini diketahui setelah dilakukan survei terhadap sejumlah orang. Hasilnya menunjukkan lebih banyak orang mendengarkan siaran radio ketimbang media hiburan lain. Radio bisa didengarkan dimana saja. Radio setia menemani kala dalam perjalanan, agar bisa mengetahui titik-titik yang dihindari bilamana macet. Sementara sebagian besar orang Jerman itu memiliki kendaraan. Atau informasi terkini soal cuaca yang menentukan aktivitas berikutnya. Radio kini mudah didengar dengan aplikasi yang mudah.

2. Pesan berita yang disampaikan lebih efektif.

Mengenai suatu berita, kita perlu membacanya atau menonton siaran berita tetapi melalui radio, pesan lebih efektif terekam dalam memori. Pesan di radio cukup efektif, singkat dan padat. Berita yang disampaikan lewat radio juga terbarukan dan singkat. Memang kini sudah ada internet, yang bisa mendapatkan berbagai hal dengan dua jari. Tapi bagaimana anda bisa melakukan itu bila anda sedang menyetir mobil atau memasak makanan di dapur?

Baca juga: Bagaimana menyiapkan talk show di Radio? Berikut panduannya

3. Radio dicintai di semua kalangan usia.

Suatu kali saya dan suami berkendara sekitar malam hari. Kami menyimak radio selama perjalanan. Lalu tiba jam 20.00 malam hari, si penyiar radio sedang membacakan dongeng untuk anak-anak. Saya terkejut dan berpikir bahwa radio hanya untuk orang dewasa seperti saya. Lalu si penyiar memberi pesan bahwa waktu tidur malam sudah tiba bagi anak-anak, sambil diiringi musik pengantar tidur. Luar biasa ‘kan! Nyatanya radio itu bisa untuk semua kalangan, bahkan untuk anak-anak.

4. Radio adalah media audio dengan visualisasi yang subyektif.

Radio adalah media audio yang menginspirasi kita untuk membuat visualisasi. Jika kita mendapatkan pesan dari radio maka kita mulai membuat imajinasi visual dalam pikiran kita. Ini lebih kaya ketimbang kita melihatnya dalam tayangan tontonan. Radio yang sarat berita juga sarat akan pesan yang memang berbeda ketimbang media hiburan lain. Iklan dalam radio saja misalnya, bagaimana membuat pendengar bisa membuat visualisasi dalam benak mereka tentang produk dan model yang disampaikan. Keren kan!

5. Radio terkesan lebih akrab ketimbang media hiburan lain.

Program radio tidak hanya berisi lagu dan berita saja, ada kuis, dialog interaktif, mimbar keagamaan dan lain sebagainya. Berita saja, pendengar radio bisa terlibat menyampaikan kondisi jalan raya yang sedang terjadi dan ini membantu bagi para pengendara lainnya untuk menyimak. Atau dialog interaktif yang melibatkan pendengar radio untuk menjawab suatu tema. Ini membangun keakraban yang hidup, meski tidak saling melihat satu sama lain tetapi hubungan penyiar dan pendengarnya memang memberi nuansa hangat dan terkesan akrab.

By the way, apakah anda masih suka mendengar radio juga?

Amsterdam (9): 5 Alasan Mengapa Banyak WNI Berkunjung

Seniman asal Belanda bernama G. Bredero yang diabadikan patungnya, dekat Niuewmarkt.
Sudut kota Amsterdam kala musim dingin.

Banyak alasan mengapa Warga Negara Indonesia (WNI) bisa berkunjung ke Belanda. Negara ini sudah dikenal ratusan tahun lalu di tanah air dan sebagian peninggalan jejak negeri Holland juga mudah ditemukan di pejuru Indonesia. Ya, negeri Belanda tak asing lagi bagi saya, warga Indonesia. Begitu melekatnya hubungan Indonesia dengan Belanda, wisatawan bisa berkunjung ke restoran Indonesia di pusat kota Amsterdam dan beberapa kota besar di Belanda.

Baca: 10 Destinasi wisata bila berada di Amsterdam

Hal menarik lainnya adalah ketersediaan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar dari sightseeing tour yang ditawarkan di sini. Mungkin pengelola wisata tahu bahwa warga negara Indonesia menjadi wisatawan dominan atau artinya jumlahnya meningkat. Sementara saya belum menemukan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar dalam sightseeing tour. Hal ini pasti ada alasan mengingat jumlah kunjungan wisatawan Indonesia yang mampir ke Amsterdam.

1. Alasan keterkaitan sejarah masa lalu

Multatuli Huis.

Siapa yang tak kenal negeri Belanda jika kita adalah warga negara Indonesia. Dalam pelajaran di sekolah atau tayangan film dokumenter sejak kita masih anak-anak tentang sejarah bangsa, Belanda adalah negara yang tak lepas dari masa lalu. Saya sendiri pernah bertemu dengan seorang anak perempuan usia dua belas tahun yang berlibur bersama keluarganya ke Penang, Malaysia. Bahasa inggrisnya bagus. Karena kami menginap di hotel yang sama maka saya mengenalnya. Lalu dia tertarik untuk bertanya banyak hal pada saya setelah dia tahu bahwa saya berasal dari Indonesia. Rupanya pelajaran di sekolahnya pun tak lepas dari sejarah di Indonesia. Saya pun mengamini bahwa saya pun belajar hal saya sama soal sejarah Indonesia yang pernah menjadi negeri koloni dari Belanda.

2. Alasan penerbangan yang langsung

Dari Jakarta tersedia penerbangan langsung ke Amsterdam.

Apa yang menyebabkan Amsterdam menjadi magnet bagi warga Indonesia? Alasan praktis adalah soal penerbangan. Dari bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng ke Amsterdam Airport Schiphol tersedia jalur penerbangan langsung. Ini yang memudahkan orang seperti saya misalnya memilih jalur pertama ke Amsterdam dulu baru kemudian melanjutkan destinasi lainnya di Uni Eropa.

3. Alasan kuliner

Kejunya itu enak sekali!

Saya sempat berpikir bahwa kuliner nusantara itu mendapatkan pengaruh juga dari negeri Holland. Sebut saja makanan perkedel, pancake, semur, kroket dan kue cubit. Begitu pun ketika saya di Amsterdam, restoran Indonesia dan toko tentang bahan pangan Indonesia itu tersebar di banyak tempat. Kenalan asal Jerman menyebutkan indonesisch rijsttafel perlu dicoba saat berada di Belanda. Rupanya ini adalah hidangan seperti kita makan di restoran padang. Sebagai orang Jerman, hidangan itu menarik disajikan secara bersamaan.

4. Alasan kunjungan keluarga

Patung Perempuan dengan Selendang di Amsterdam.

Begitu dekatnya Indonesia dengan Belanda hingga saya mendapati banyak kenalan yang punya sanak keluarga tinggal di Belanda. Itu sudah saya dengar dan dapati sejak saya masih tinggal di Indonesia. Karena alasan kekerabatan tersebut maka Amsterdam menjadi impian destinasi untuk dikunjungi setelah berkunjung ke kerabat dan sanak keluarga di Belanda.

5. Alasan wisatanya yang banyak pilihan dan ramah turis

Selalu saja ada tempat wisata baru di sini, contohnya ini.
Science Museum juga menarik untuk disambangi.

Bagi penyuka museum, rasanya anda perlu ke Amsterdam. Aneka macam museum menarik ada di sini. Tentu anda masih ingat cerita lima museum seperti museum sex atau museum canabis di sini. Banyak pilihan menarik tersedia untuk wisatawan. Kota ini ramah turis dan penduduknya pun bisa bahasa inggris dengan baik.

Baca: 5 Museum yang bisa dipertimbangkan untuk dikunjungi

Alasan lain pun mungkin masih ada lagi, seperti alasan seni misalnya. Sedangkan yang lain bisa saja menyebut alasan studi karena ada tawaran dari lembaga penyedia beasiswa yang memberi kesempatan untuk studi lanjutan di Amsterdam. Pastinya anda juga punya alasan tersendiri, mengapa perlu berkunjung ke Amsterdam?

5 Alasan Bulan Desember Memberi Nuansa Melankolis

Desember adalah bulan kedua belas dalam satu tahun yang penuh makna bagi siapa saja. Bagi yang merayakan hari Natal, jelas bulan Desember menjadi kesempatan yang ditunggu untuk berbahagia melaksanakan ibadah dan perayaan Natal. Tetapi bagi yang tidak merayakannya, Desember tetap memberi makna karena berada di penghujung tahun. Ya, akhir tahun dan menuju tahun yang baru.

Ilustrasi.

Ini alasan mengapa Desember tampak melankolis.

Pertama, Desember identik dengan akhir tahun

Di awal selalu ada rencana maka di akhir tentu ada evaluasi. Begitulah kehidupan. Alfa dan Omega dalam bahasa Yunani. Ketika di awal tahun bisa jadi ada banyak rencana dan harapan yang ingin dicapai sepanjang tahun. Lalu tak terasa waktu berjalan cepat dan bulan Desember telah datang. Ada sebagian orang yang mulai galau, bingung, sedih atau malahan frustrasi karena harapan tak sesuai impian. Ini yang membuat suasana begitu melankolis.

Kedua, Desember bagi orang Kristiani adalah masa penantian datangnya natal

Desember itu identik dengan seremoni dan kemeriahan hari raya umat nasrani di seluruh dunia. Sebelum natal, umat kristen menantikan datangnya Sang Imanuel melalui empat minggu yang dikenal masa Advent. Tradisi kristen di dunia barat mengenal masa Advent sebagai masa penantian yang diisi dengan perenungan dan refleksi batin. Natal, satu minggu sebelum tahun yang baru, membuat orang kembali kepada Tuhan. Itu sebab suasana melankolis muncul di bulan ini, sebelum Natal tiba.

Ketiga, Desember di belahan dunia barat adalah awal musim dingin

Desember adalah awal datangnya musim dingin dan berakhirnya musim gugur. Suhu udara yang dingin membuat suasana semakin melankolis. Anda bisa membayangkan suasana melankolis Desember itu seperti lagu Blue Christmas yang dinyanyikan oleh Elvis Presley. Malam begitu panjang di bulan Desember yang membuat orang tampak mellow, galau suasana begitu sendu yang membuat banyak orang di belahan dunia yang menghadapi musim dingin memilih berdiam di dalam ruangan.

Keempat, Desember juga identik dengan liburan bersama orang yang dikasihi

Suasana melankolis di bulan Desember dipicu dari sebagian orang mulai memikirkan dengan siapa mereka akan menghabiskan liburan. 25 Desember itu jadi hari raya libur bagi sebagian besar orang di dunia dan satu minggu kemudian adalah hari libur awal tahun. Ada yang menghabiskan cuti tahunannya di periode ini dan mendedikasikan liburan bersama keluarga atau orang yang dikasihi. Melankolis mungkin terjadi ketika orang merasa kesepian, dan mulai memikirkan rencana berikutnya (=tahun yang baru).

Kelima, Desember identik dengan nostalgia dan memori di masa lalu

Terakhir nih, Desember menjadi identik dengan nostalgia dan kenangan bagi sebagian orang yang merayakan natal. Teman-teman saya yang merayakan natal selalu terkenang bagaimana kemeriahan natal bersama keluarga saat masa anak-anak. Siapa pun pasti punya nostalgia dan memori di masa lalu di bulan Desember, baik itu kenangan indah maupun kenangan pahit. Tetapi mengapa bulan Desember? Karena ini adalah bulan penghujung tahun dimana orang memikirkan peristiwa yang sudah terlewati.

Lepas dari lima alasan yang saya berikan, saya merasakan betul suasana melankolis di bulan Desember ketika saya sedang berada jauh dari keluarga sementara saya masih lajang saat itu. Saya bingung juga bagaimana merayakan natal sehingga memunculkan perasaan melankolis. Ditambah liburan misalnya saya tidak bisa pergi liburan dan harus menonton tayangan hiburan di rumah yang berisi film drama keluarga. Lengkap sudah perasaan melankolis saat dulu saya masih lajang. Ini pengalaman pribadi.

Apakah anda mengalami perasaan melankolis juga di bulan ini?

Ketika Orang Berhenti Ngeblog, Barangkali Ini Alasannya

Tak ada yang dapat menebak seorang yang menjadi blogger bisa begitu konsisten dan bertahan hingga bertahun-tahun lamanya. Atau justru sebaliknya, kita juga tak bisa menebak ketika seseorang berhenti ngeblog dan tidak ingin posting artikel lagi. Siapa yang bisa menebak jalan cerita kehidupan, termasuk kehidupan blogging. Ada yang mendapatkan penghasilan dan menjadikannya pekerjaan, namun ada pula yang menjadikan blog sebagai media pengisi waktu lowong, suka-suka dan hanya menyalurkan hobby. Semua itu sah-sah saja.

Ketika seorang kenalan menyimak artikel demi artikel saya yang konsisten hari ke hari, kemudian dia menyarankan kepada saya untuk menjadi youtuber. Apa itu? Saya tahu bahwa perkembangan dunia teknologi komunikasi yang semakin canggih membuat siapa saja bisa berperan sebagai video maker.

Sepuluh tahun lalu itu adalah bagian pekerjaan yang saya lakukan, kini bisa dilakukan siapa saja. Dahulu saya memang wajib membuat video singkat untuk mendokumentasikan laporan program yang saya liput. Ibarat saya harus membuat visualisasi lalu kemudian dimuat di youtube. Link video disertakan dalam laporan berbahasa Inggris. Itu dulu.

Ketika teman tadi menyarankan saya membuat konten video, saya hanya menyanggah bahwa saya punya hobby menulis dan membaca. Alih-alih itu memberikan peluang penghasilan, blogging hanya pekerjaan sampingan yang dilakukan tiap hari. Namun jika saya berhenti menulis di blog dan membuat vlog, bisa jadi mungkin alasan orang berhenti blog saat ini. Beralih dari Blogger menjadi Vloger adalah satu alasan yang menyebabkan orang berhenti menulis.

Alasan lain orang berhenti blogging adalah bisa jadi sibuk dengan aktivitas utama. Aktivitas utama bisa bermacam-macak mulai dari bekerja, urusan rumah tangga hingga kepentingan pribadi. Itu artinya blogging memang aktivitas sampingan, sementara orang yang mengaku ‘the blogger’ adalah mereka yang mendedikasikan waktu untuk blogging sebagai aktivitas utama.

Di sisi lain, blogger yang mumpuni ternyata telah berhasil mengumpulkan artikel demi artikel yang dimuat di blognya. Lalu dia menyusunnya dengan baik sehingga menjadi buku. Ada kenalan blogger yang berhasil merilis buku, buah pikirannya selama di blog. Pada akhirnya dia pun berhenti menulis di blog. Alasan ini bisa jadi masuk akal, berhenti jadi blogger karena sudah berhasil menerbitkan buku.

Ada lagi bagi mereka yang berhenti blogging dikarenakan rasa bosan, tak menemukan kesenangan dalam blogging, jenuh atau tampak frustrasi. Tak ada yang bisa menebak perasaan emosional ini bisa muncul yang mendorong seseorang tak lagi ngeblog atau berhenti menulis. Jika ini terjadi, sebaiknya berhentilah blogging. Menulis itu harus dalam keadaan menyenangkan.

Alasan terakhir yang membuat orang berhenti blogging adalah sakit dan kondisi fisik yang tidak memungkinkan. Poin ini rasanya tak perlu dijelaskan lagi.

Apakah anda menemukan alasan lain dimana orang berhenti dari dunia blogging yang belum dijelaskan di atas?

5 Alasan Perlu Menggunakan Parfum

Apakah anda suka menggunakan parfum setiap hari? Atau anda lebih memilih menggunakan parfum hanya untuk acara khusus tertentu saja? Atau anda suka memberikan hadiah parfum kepada orang terdekat? Nah pertanyaan terakhir, bisa disimak dalam link bahwa mitos atau fakta tidak memberikan parfum kepada orang terdekat.

Kali ini saya berbicara soal parfum, semacam wewangian untuk tubuh yang punya konsetrat lebih tinggi ketimbang wewangian lain. Wewangian lain misalnya eau de parfum, eau de toillette, eau de cologne dan aneka macam wewangian lain untuk tubuh. Sekali semprot parfum ke bagian tertentu di tubuh, wanginya bisa bertahan lebih lama.

Mengenal berbagai orang dari berbagai negara, saya mengenal berbagai bau badan yang khas dan juga wewangian yang mencolok yang sering dikenakan. Nah, balik ke judul mengapa alasan orang menggunakan parfum.

1. Mengurangi bau badan

Sudah pasti wewangian telah ada sejak jaman dulu. Cleopatra misalnya menggunakan wewangian bunga agar tubuhnya tetap harum. Artinya manusia telah lama mengembangkan cikal bakal wewangian agar dapat mengurangi bau badan. Penggunaan parfum pun dipercaya meningkatkan rasa percaya diri karena hilangnya bau badan. Siapa sih yang bakalan betah berlama-lama dengan orang berbau badan? Tujuan utama penggunaan parfum pasti berkaitan dengan wangi tubuh yang hendak diciptakan.

2. Menunjukkan status sosial

Menurut saya, parfum menunjukkan status sosial. Harga parfum memang lebih mahal ketimbang wewangian lain. Ini sudah membuktikan seberapa wewangian mampu menunjukkan daya beli. Jangan salah juga jika ada parfum kawe! Parfum dengan konsentrat lebih rendah dengan wewangian yang sama, hanya agar bisa dibeli lebih banyak orang. Orang begitu mendambakan wewangian yang memikat dan tahan lama dari merek parfum tertentu, namun tak kuasa membeli harganya. Mereka pengguna parfum yang memikat tentu mampu membelinya. Sudah pasti status sosialnya. Ketimbang mereka yang masih berpikir ulang untuk membeli parfum, karena berpikir belum termasuk kebutuhan.

3. Menunjukkan karakter seseorang

Aneka wangi parfum ditawarkan. Konon karakter parfum yang dipilih pun berkaitan dengan karakter pribadi penggunanya. Itu sebab saat membelikan hadiah parfum pada orang terdekat, kenali dulu karakter orang tersebut agar tidak salah pilih. Misalnya jika selama ini si pengguna parfum condong pada wangi yang lembut, tentu tidak memilih wangi kayu yang kuat. Bahkan memberi parfum pada pria tentu berbeda juga selera dengan perempuan. Parfum untuk pria lebih identik dengan pengalaman keseharian dan emosi yang ditampilkan. Tentu anda tak bisa memberikan wangi parfum buah-buahan atau bunga pada pria. Begitulah, penggunaan parfum sudah menentukan karakter seseorang.

4. Terkesan elegan

Selain fashion, parfum juga menjadi citra yang memunculkan tampilan elegan. Meski cuma sekedar wangi saja yang ditebarkan namun siapa sangka semua mata bisa menoleh karena mencium wangi penggunanya. Jika seseorang sudah susah payah tampil keren dengan busana dan dandanan yang menawan, parfum menjadi pilihan yang tak mungkin terlewatkan. Citra elegan pada parfum ditampilkan berbeda antara pria dan wanita.

5. Sebagai pengingat tentang seseorang

Terakhir nih, alasan pengguna parfum adalah sebagai pengingat untuk orang lain. Ada pepatah bilang “Perfume is the most intense form of memory.” Tuh ‘kan. Tentu anda pernah mengalami mencium wangi parfum lalu pikiran anda melayang pada seseorang yang dikenal dengan wangi yang sama. Ya, siapa sangka citra parfum juga sebagai memori yang tak terlupakan. Begitu kuatnya pesona parfum sampai-sampai si pengguna parfum sudah tidak ada, namun wanginya masih tertinggal. Nah jika anda ingin diingat oleh sekitar anda, penggunaan parfum yang berkualitas bisa jadi pilihan loh.

Dari kelima alasan di atas yang saya sampaikan, kira-kira mana alasan anda menggunakan parfum? Atau anda punya alasan lain yang bisa dibagikan di kolom komentar.

Sudahkah Anda Berlibur Tahun Ini? Ini 8 Alasannya

Semangat hari Senin! Di tengah kesibukan beraktivitas, tunggu! Apakah anda sudah menyempatkan berlibur tahun ini? Maksudnya adalah mengambil cuti sejumlah hari dan pergi meninggalkan aktivitas harian kemudian memilih aktivitas yang menyenangkan diri. Nah, apakah anda sudah melakukannya?

Di sini sebagian besar orang sedang pergi berlibur. Liburan musim panas dan liburan agenda akademik menjadi alasan orang mengambil cuti. Liburan bukan lagi menjadi kebutuhan tersier. Liburan adalah kebutuhan yang penting. Penting untuk diperjuangkan oleh seorang karyawan. Liburan adalah hak karyawan agar performa kerja kembali prima.

Kembali ke judul, berikut alasan pentingnya liburan bagi orang-orang yang bekerja.

1. Meningkatkan keseimbangan hidup

Balance up your life! Hidup itu harus seimbang, ada saat bekerja dan ada saat berlibur. Itu sebab saat benar-benar bekerja, kita memang harus fokus dan bertanggungjawab pada tugas yang diberikan. Begitu pun sebaliknya. Saat memang sedang break liburan, manfaatkan itu dengan tidak pernah menyentuh pekerjaan dan tugas. Totalitas keduanya memang perlu agar hidup ini seimbang.

2. Meningkatkan kesehatan mental

Berbagai studi menyatakan bahwa liburan berdampak pada kesehatan mental. Berlibur tentu memiliki waktu ‘me time’ yang menyenangkan jiwa. Tentu ini mengurangi sakit jantung dimana saat bekerja kita terbiasa mengejar target pekerjaan. Belum lagi saat bekerja, kita punya pola hidup tak sehat seperti tidur larut, kurang tidur, kurang olahraga dan lain sebagainya. Liburan adalah cara mengembalikan semuanya itu.

3. Meningkatkan ikatan batin dalam keluarga

Saat sibuk bekerja, mungkin tak banyak waktu dengan pasangan atau keluarga. Liburan menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi hati ke hati dalam keluarga. Liburan menjadi sarana untuk mendekatkan diri dengan pasangan dan buah hati, yang selama ini terlupakan saat sibuk beraktivitas.

4. Meningkatkan performa kerja usai berlibur

Bahkan seorang boss pun menyarankan karyawannya untuk mengambil waktu berlibur. Alasannya pun penting. Liburan akan membantu si karyawan termotivasi kembali bekerja. Dengan motivasi yang penuh bukan tidak mungkin akan meningkatkan performa yang jadi tuntutan pekerjaan. Memberikan kesempatan karyawan berlibur berarti menghargai hak karyawan untuk memiliki kebutuhan personal.

5. Meningkatkan kreativitas usai liburan

Lain cerita teman saya yang lain, dia memanfaatkan liburan agar bisa mendapatkan banyak insipirasi untuk pekerjaannya. Dia adalah pemilik restoran eksklusif. Dia mengambil dua minggu hingga satu bulan liburan dengan menjalani “wellness urlaub” yakni liburan yang menyehatkan jiwa raga. Dia memilih liburan ekslusif, banyak rileks seperti pijat dan spa. Setelah liburan yang membuat tubuh rileks, dia mengatakan bahwa dia akan menemukan beberapa menu kreativ terbaru yang disajikan di restorannya. Liburan itu bisa membuat orang yang bekerja lebih kreatif karena terinspirasi dengan banyak hal yang dialami saat liburan. Mungkin saat sibuk bekerja, waktunya tak cukup untuk berkreativitas.

6. Mengurangi stress dan ketegangan bekerja

Jika saat berlibur, anda justru mengalami stress dan ketegangan maka bisa jadi anda salah menentukan liburan. Liburan seharusnya membuat diri lebih rileks dan menyenangkan jiwa raga. Jika setiap hari anda berkejar-kejaran dengan waktu dan target maka liburan adalah kesempatan untuk mengurangi itu semua. Dengan begitu tubuh lebih bugar, sehat dan prima. Liburan jadi mood booster sekembalinya bekerja.

7. Meningkatkan kesuksesan dalam karir

Liburan menjadi kesempatan untuk merevitalitas hidup. Bisa jadi liburan memberi energi baru menjadi pribadi yang baru. Sekembalinya dari liburan, pekerja diharapkan lebih produktif dari sebelumnya. Banyak orang terinspirasi liburan saat musim panas atau sekitar pertengahan tahun. Ini menjadi reviu atas karir pekerjaan yang dibuat. Dengan begitu kesempatan liburan menjadi cara meraih sukses hidup.

8. Meningkatkan kebahagiaan hidup

Bagaimana pun bahagia dalam hidup tidak pernah dilupakan. Banyak cara juga menjadi bahagia. Salah satunya memanfaatkan kesempatan liburan untuk tetap berbahagia. Bisa pergi kemana pun yang disuka. Atau melakukan apa pun yang membuat anda bahagia. Itu adalah liburan. Liburan pasti disukai siapa pun, tua, muda dan anak-anak. Karena liburan itu membahagiakan.

Kesimpulan

Demikian delapan alasan yang saya buat menjelang liburan musim panas. Apakah anda punya alasan lain? Liburan itu penting sebagai cara menyeimbangkan beban pekerjaan.

Ini 5 Alasan Untuk Tidak Berhenti Berbuat Baik

A following post tells about five reasons why we have to do good things in life. It alerts me to understand that things happen to every one. Good nor bad is only option in our hands. It is just to be true that good things brings positive energy, grateful feeling and surely good health. 

Happy weekend!

Pada umumnya kita ingin mendapat kebaikan dari banyak orang. Untuk mendapatkan kebaikan tentunya kita harus juga berbuat baik. Itu pesan banyak orang. Namun sebagai manusia, kita akan kesal juga jika kita sudah berbuat baik tetapi malah mendapat ketidakbaikan. Kita kecewa dan jengkel bahkan menyesal mengapa sudah berbuat baik, karena hasil yang kita dapatkan sebaliknya.

Apakah jika demikian yang terjadi maka kita berhenti berbuat baik? Tentu saja tidak, pesan orangtua saya. Berbuat baik itu tidak boleh berhenti. Mengapa?

Ini 5 alasan untuk tetap berbuat kebaikan.

1. Berbuat baik akan tetap mendatangkan kebaikan 

Alam bekerja dengan caranya. Ada yang menyebut karma. Ada pula yang mengatakan hukum alam. Berbuat baik itu pastinya mendapatkan berkah kebaikan juga. Jangan merasa bosan berbuat baik, meski terkesan kita merasa dimanfaatkan orang lain. Ingat saja bahwa berbuat baik itu baik buahnya. 

2. Bentuk pengakuan diri 

Citra diri seseorang juga ditentukan dari apa yang dilakukannya. Jika orang tersebut kerap berbohong, berbuat semena-mena pada sesamanya atau tidak menghargai orang lain misalnya maka cap tak baik pun melekat padanya. Tanpa perlu diakui sebagai orang baik, perbuatan baik yang dilakukan sudah menunjukkan siapa kita sesungguhnya. Menunjukkan siapa diri kita sesungguhnya lewat perbuatan baik tanpa pamrih tentu sudah menunjukkan jati diri kita di hadapan orang lain.

3. Disukai semua orang 

Tidak ada orang yang tidak suka berteman dengan orang baik. Orang baik lebih mudah tersenyum, ramah dan dicintai siapa saja. Orang baik memberikan energi positif dan tampak bersyukur dalam hidup. Orang baik seperti berhati malaikat yang menjadi berkat bagi banyak orang. Jika anda ingin disukai banyak orang, tetaplah berbuat baik. 

4. Berbuat baik membuat panjang umur dan lebih sehat 

Dalam sebuah penelitian tentang perilaku altruisme pada relawan, orang yang bekerja sukarela, ditemukan bahwa mereka berbuat baik karena menemukan kenyamanan. Ini yang memicu hormon dopamin dan endorfin. Dimana kedua hormon tersebut menurunkan tingkat stress dan peradangan dalam tubuh manusia. Berbuat baik itu mendatangkan kesejahteraan batin dan lebih sehat ‘kan.

5. Tidak ada yang sia-sia dengan berbuat baik.

Terakhir, mungkin kita tahu bahwa tidak ada yang sia-sia dalam hidup ini termasuk berbuat baik. Sekecil apa pun perbuatan baik akan tetap bernilai bagi kehidupan. Jangan remehkan perbuatan baik yang sudah dilakukan! Mungkin dampak perbuatan baik yang sudah dilakukan tidak langsung dirasakan. Namun banyak orang sudah membuktikan berkah perbuatan baik yang pernah dilakukannya dalam hidup.

Kesimpulan

Lima alasan di atas sekedar menjadi pengingat diri sendiri bahwa berbuat baik itu tanpa pamrih. Meski terkesan dimanfaatkan karena telah berbuat kebaikan, nyatanya Tuhan terus memberikan berkat melimpah bagi mereka yang percaya pada kebaikan hidup. Berani berbuat baik itu perlu meski susah dilakukan.

Selamat berakhir pekan semua!

5 Alasan Rasa Malas Muncul di Hari Senin

Hello, welcome to Monday! How are you today? Are you feeling dizzy, lazy nor sleepy? No wonder people need mood booster on Monday. Some people agree why they don’t like to work on Monday. I thought I feel fatigue and lazy on Monday. It might be reasons why people don’t like Monday. 

There are a few reasons such below why I feel lazy on Monday. Anyway, Happy Monday Everyone!

***

Akhir pekan datang, semua senang kecuali orang-orang yang memang tetap harus bekerja di kala wiken. Sebaliknya banyak orang mengalami rasa malas ketika hari pertama setelah wiken datang. Ya, hari Senin adalah hari pertama setelah akhir pekan.

Itu sebab ada tagline muncul, I like Monday hanya untuk memacu semangat dan motivasi memulai hari di hari Senin. Apakah anda mengalami rasa malas saat hari Senin tiba? Guys, lepas dari berbagai profesi pekerjaan yang digeluti, kira-kira mengapa orang mengalami rasa malas di hari Senin?

Ini hasil pengalaman.

1. Sebagian besar waktu di akhir pekan lebih banyak menguras tenaga. 

Jika anda merasa malas di akhir pekan, ingat kembali apa yang anda lakukan di akhir pekan! Kebanyakan orang menghabiskan akhir pekan dengan olahraga, melakukan hobi, bersih-bersih rumah, bermain bersama keluarga atau pesiar keluar rumah. Kalau saya, akhir pekan biasa melakukan semua itu. Pastinya ini menguras tenaga. Meski pekerjaan saya di hari Senin sampai Jumat tidaklah berat namun melakukan sesuatu di akhir pekan itu seperti menghabiskan energi. Itu sebab saat bangun di hari Senin, rasa malas itu muncul.

2. Harus mengubah jam biologis.

Akhir pekan memang hanya dua hari namun saya telah terbiasa untuk mengubah ritme biologis tubuh misalnya bangun lebih siang, makan sesukanya dan lain sebagainya. Karena sudah terbiasa di akhir pekan untuk santai maka hari Senin, hari pertama mesti mengubah jam biologis. Ini menjadi sulit sehingga saya jadi malas menghadapi hari Senin.

3. Waktu tidur berubah dan berbeda.

Seperti yang saya katakan di atas, jam tidur di akhir pekan berubah. Saya biasanya bangun lebih siang. Saya juga bisa tidur siang di akhir pekan jika ada kesempatan. Sementara di hari Senin, saya harus bangun lebih pagi mengikuti jadwal suami yang selalu ada janji di hari Senin. Rasanya saya pun tak ada waktu tidur siang lagi. Terkadang berpikir saya tidak punya waktu untuk membayar waktu tidur. Itu sebab saya sudah mengeluh malas di hari Senin karena kurang waktu tidur. 

4. Ada “deadline” di hari Senin. 

Entah mengapa saya mendapati banyak janji pertemuan atau komitmen melengkapi pekerjaan di hari Senin. Ini tentu membuat rasa malas menghadapi muncul. Andai saya punya kuasa untuk menolak, pasti sudah saya lakukan. Namun kebanyakan mereka membuat deadline di hari Senin karena mungkin orang lebih bersemangat setelah akhir pekan. Anda bagaimana?

5. Macet di jalan

Saat tinggal di Jakarta, tiap hari saya harus menghadapi kemacetan kecuali di hari libur panjang. Apakah kemacetan hanya terjadi di hari Senin saja? Kemacetan biasa terjadi jika anda tinggal di kota. Kemacetan tentu perlu diantisipasi dengan bangun lebih awal. Lebih baik mengurangi stress di jalan dengan mengurangi waktu tidur di hari Senin. Itu pemikiran saya. Dengan dasar itu, saya pun jadi malas di hari Senin.

Kesimpulan

Lain orang lain pula pengalaman menghadapi hari Senin. Bisa jadi anda begitu bersemangat di hari Senin usai rileks di akhir pekan. Atau malahan anda lebih malas dibandingkan saya karena ada banyak alasan lain yang jadi pemicunya. So daripada berbicara kemasalan, mari kita tetap bersemangat memulai aktivitas di minggu ini. 

Semangat hari Senin, teman!

5 Alasan Orang Senang Dipuji

As human beings, we would love to get appreciation by others due to it encourages us so much to be better. No doubt, to be appreciated is necessary way to prove how we are perceived in social group. 

There are five reasons to explain why we should appreciate people around. It leads to recognize and admit what they did. Happy weekend!

Again thanks for always following my blogÔŁĄ

***
Siapa yang tak suka dipuji? Pastinya semua orang senang mendapatkan pujian ketimbang cacian dan makian. Betul begitu ya? Pujian itu tidak memandang status sosial, ras dan kebangsaan apalagi pendidikan. Tua muda, besar kecil dan siapa pun kita senang jika kita mendapatkan pujian. 

Pujian yang tulus dan tidak berlebihan rasanya perlu disematkan dan diberikan jika memang layak. Namun nyatanya ada saja pikiran negatif yang memandang pujian itu tidak baik dan berbagai alasan negatif lainnya. 

Diluar alasan negatif bagi mereka yang tak suka memuji, berikut ada sekian alasan yang nyatanya membuat orang senang mendapatkan pujian yang tulus.

1. Pujian menunjukkan apresiasi. 

“Terimakasih kepada bapak-ibu panitia yang telah menyiapkan acara pada malam hari ini sehingga pesta kita bisa berjalan lancar. Kita beri tepuk tangan yang meriah kepada…” kata seseorang di suatu acara. Bayangkan bahwa mereka yang disebut namanya dipuji dengan kata “terimakasih” bahwa acara bisa berjalan dengan lancar. Segudang pujian diberikan sebagai bentuk apresiasi atas capaian prestasi dan kinerja. Pujian itu bahkan melebihi hadiah. Jadi mengapa kita pelit memuji jika pujian tulus sungguh bermakna bagi yang berhak menerimanya?

2. Pujian menyatakan perasaan positif. 

Jika caci maki adalah bentuk perasaan negatif maka pujian justru sebaliknya. Pujian yang tulus menyatakan perasaan positif, tentu membahagiakan. Jika baru berpacaran atau baru menikah, pastinya anda merasakan bagaimana pasangan sering memuji. Mengapa? Karena pujian yang tulus menyatakan perasaan positif. “Wah, kamu cantik sekali malam ini!” Contoh pujian yang diberikan pacar/pasangan sudah mengarahkan betapa perasaannya bergelora melihat penampilan anda. 

3. Pujian menunjukkan kesukaan pada apa yang sudah dibuat.

“Masakan ibu enak sekali. Apa rahasianya?” Demikian pujian dari seorang pelanggan kepada ibu penjual. Kalimat pujian tulus dari pembeli menunjukkan kesukaan pada masakan yang dibuat penjual. Jika seseorang memuji anda, perhatikan bahwa mungkin dia senang berteman atau bekerja dengan anda. Jadi tingkatkan apa yang sudah anda buat/lakukan, agar semakin banyak pujian datang pada anda. Itu menunjukkan anda memang layak dipuji secara tulus. 

4. Pujian juga bentuk pengakuan diri. 

“Penampilan anda sempurna sekali dalam drama tadi. Selamat atas penampilan anda yang memukau penonton!” Kata seorang reporter televisi kepada seorang artis. Pujian reporter TV adalah bentuk pengakuan atas penampilan artis yang prima dan menakjubkan penonton. Dengan begitu artis tersebut layak mendapatkan pengakuan sebagai artis drama yang hebat dan sebagainya. Jika seseorang memuji pekerjaan anda, bisa jadi anda hasil kerja anda memang layak diakui.

5. Pujian itu memberikan motivasi. 

“Cerpen yang Mbak Anna tulis bagus sekali. Meski sudah menjadi juara, tetaplah berkarya dan menulis lagi” kata seorang juri lomba. Pujian yang diberikan juri lomba bisa jadi memotivasi Anna untuk semakin sering menulis lebih baik lagi. 

Kesimpulan

Jika pujian tulus begitu disenangi banyak orang. Mengapa kita pelit memberikannya pada mereka yang layak? Ucapan “terimakasih” yang sederhana saja sudah membuat orang merasa dihargai. 

Dari sekian alasan di atas, kira-kira alasan mana yang tepat dan sesuai menurut anda sehingga anda senang dipuji?

5 Alasan Orang Suka Pamer di Media Sosial

Some people on social media like showing off in different ways. This post aims to explain five reasonable that might be people showoff or do overposting through social media. Instead of positive sharing, sometimes we feel uninterrested or weary by dullness posting. 

Happy weekend­čąé

Apakah anda setuju jika dikatakan bahwa media sosial menjadi ajang pamer? 

Pendapat ini muncul ketika beberapa teman menutup akun mereka. Sebagian mengatakan bahwa mereka melihat terlalu banyak orang pamer terhadap apa yang dimiliki dan dilakukan. Sebagian lagi merasa jengah karena perilaku mereka yang show off untuk menarik atensi disukai. 

Pendapat di atas adalah murni subyektif dari sekian orang yang saya kenal. Namun saya tertarik bukan tentang media sosial, tetapi perilaku pamer yang salah satunya dilakukan lewat media sosial. 

Berikut alasannya:

1. Ingin mendapatkan pengakuan sosial.

Untuk fokus pada alasan ini, pernahkah anda menyimak salah satu teman yang punya kecenderungan mirip untuk setiap postingan. Misalnya segala hal yang terkesan mewah, eksklusif dan elegan seperti berbagi lokasi keberadaan, foto-foto atau status yang kurang lebih ingin menunjukkan “siapa saya?” Jati diri ditujukan dengan pamer segala hal lewat dunia maya. 

2. Ingin disukai.

Dulu kita mengenal si A sebagai pribadi yang berbeda seperti yang ditunjukkan di media sosial. Apa yang terjadi? Postingan di media sosial bisa menggiring orang yang melihatnya agar disukai. Ada banyak cara virtual agar orang disukai, pamer terhadap hal-hal yang mungkin menjadi trend misalnya. Pamer terhadap gaya hidup kekinian bisa jadi. Pamer terhadap posisi jabatan pekerjaan atau pamer terhadap gelar pendidikan yang disandang. Ujung-ujungnya pamer ini itu karena ingin disukai. Disukai adalah cara yang menunjukkan bahwa kita diterima oleh orang lain.

3. Ingin menarik atensi sekitar.

Pamer terhadap apa yang terjadi semacam over posting. Tiap waktu dia bisa mencari atensi lewat status, foto atau bahkan berbagi hal-hal yang membuat orang cukup jengah. Mereka pamer saat baru pacaran, pamer relationship semacam menunjukkan kemesraan dengan pasangan secara publik. Mereka pamer punya mobil baru sehingga orang berkomentar. Pamer baru saja potong rambut supaya orang lain memuji. Pamer ini itu sehingga orang lain memperhatikan.

4. Ingin menunjukkan betapa indahnya hidup mereka.

Mereka yang pamer di media sosial katanya sih ingin menunjukkan betapa hebatnya dia sekarang. Ada yang mengatakan bahwa media sosial menjadi ajang sosial bahwa hidup mereka begitu indah. 

5. Ingin membuat orang lain iri.

Pernahkah terpikirkan oleh anda bahwa mereka yang pamer hanya karena ingin membuat anda sebagai teman maya merasa iri pada mereka? Seyogyanya tahu bahwa apa yang dibagikan di media sosial akan diketahui dan dikonsumsi banyak orang. Itu sebab mereka pamer agar orang yang melihatnya merasa iri.

Kesimpulan

Tiap orang punya berbagai kepentingan di media sosial, salah satunya juga pamer. Lepas dari berbagai hal positif yang dibagikan orang lain lewat media sosial, namun juga ada hal negatif yang kerap membuat kita jengah. Ada teman lain berpendapat “Unfriend saja teman begitu atau unfollow sehingga tidak terlihat.” 

Anda sendiri bagaimana?