Museum Anjing Dachshund di Passau: Dari Pablo Picaso, Olympiade Munich 1972 Hingga Segalanya Tentang Dackel

Museum tampak depan.
Ini koleksi anjing dackel yang menggemaskan.

Anjing ini menggemaskan karena kakinya pendek tetapi badannya panjang.

Koleksi anjing dackel yang tampak mewah.

Dackel berbalut emas.

Saya mengenal aneka jenis anjing sebagai binatang peliharaan sejak hijrah ke Jerman. Untuk memelihara anjing di sini itu tidak mudah, sebagaimana yang pernah saya ceritakan di artikel ini sebelumnya. Karena begitu besar tanggung jawabnya, saya belum berani memelihara anjing di rumah. Meski saya tahu bahwa punya binatang peliharaan bisa memicu kebahagiaan.

Jika anda pecinta binatang, bahkan menyukai anjing yang menggemaskan maka anda perlu datang ke museum anjing di kota Passau, Jerman. Museum ini lebih spesifik pada jenis anjing Dachshund, atau di Jerman anjing ini lebih dikenal dengan sebutan Dackels atau Teckels juga. Namun di Bavaria lebih sering mengenal jenis anjing ini dengan sebutan dackel. Anjing jenis ini biasa menjadi hewan peliharaan di Jerman. Jika menelisik riwayatnya, anjing jenis ini berasal dari Jerman.

Begitu dicintainya anjing dackel ini sehingga hewan ini terpilih sebagai maskot penyelenggaraan olahraga terbesar di dunia. Pada tahun 1972, di München berlangsung olimpiade yang mengusung maskot Anjing dackel. Nah, di museum ini anda bisa melihat pernak-pernik sovenir yang mengusung maskot anjing dackel pada saat penyelenggaraan akbar kompetisi olahraga sejagat itu.

Di Bavaria sendiri pada jaman dulu, anjing dackel dianggap sebagai hewan yang biasa dibawa saat berburu musang dan hewan sejenisnya yang merusak hasil ladang. Dackel dianggap sebagai hewan yang tak pernah membuat kesalahan untuk menangkap hasil buruan. Dia mengendus dengan baik. Ukurannya tak sebesar anjing umumnya, kakinya pendek tetapi badannya panjang. Warna bulunya kadang cokelat, hitam atau campuran keduanya. Seperti miniatur, anjing ini lincah dan memang terlihat menggemaskan.

Di museum yang terletak di Alstadt kota Passau Jerman, museum deckel menjadi salah satu incaran turis yang datang. Tingkah pola dackel yang lucu dan menyenangkan telah membuat siapa saja yang datang jatuh hati pada aneka koleksi yang disimpan di museum ini. Pendirinya memang tertarik dengan anjing dackel. Dia telah mengumpulkan koleksi tentang dackel sejak puluhan tahun. Meski lokasi museum tak besar, tetapi ada sekitar dua ribuan koleksi tentang dackel di sini.

Tokoh dunia dengan anjing dackel.
Dackel sebagai maskot olimpiade tahun 1972 di Munich, Jerman.

Dackel di Bavaria, Jerman.

Diawali dengan tokoh dunia Pablo Picaso yang ternyata dackel lover hingga tokoh dunia lainnya. Sebut saja Ratu Elizabeth II, John F Kennedy, Marilyn Monroe, Albert Einstein hingga John Wayne adalah para tokoh dunia yang berfoto bersama dackel. Anda bisa lihat dokumentasinya di sini. Lalu beranjak ke dalam, ada dackel yang dibalut emas dalam satu kotak kaca. Anda bisa menemukan pernak-pernik dackel yang dijadikan maskot olimpiade di Munich tahun 1972.

Begitu seterusnya, koleksi sovenir tentang dackel tersimpan rapi dalam museum ini. Mulai hal yang lucu, unik dan menggemaskan hingga informasi bersejarah yang melibatkan dackel di dalamnya. Di sini pengunjung juga bisa melihat bagaimana anjing dackel di USA dikaitkan dengan hot dog, makanan favorit di sana.

Anda perlu tahu bahwa museum yang baru dibuka sejak tahun 2018 ini telah berhasil menyedot perhatian masyarakat dunia pecinta anjing atau anjing dackel. Karena ini adalah museum dackel pertama di dunia. Wow!

Bagi pencinta anjing, terutama anjing dackel perlu berkunjung ke sini. Aneka aksesoris, perlengkapan rumah tangga hingga keperluan pribadi yang diberi lambang dackel benar-benar menggemaskan. Anda bisa membelinya di depan, sebelum memasuki museum.

Ingin Pelihara Anjing, Tetapi Tak Mau Repot? Ini Caranya

Tampangnya yang lucu dan menggemaskan membuat banyak orang berpikir untuk memelihara mereka di rumah untuk menurunkan tingkat stress.

Tak sekedar memelihara, anda perlu merawat mereka dengan baik. Tampak anjing dikeringkan dengan hair dryer setelah dimandikan.

Tingkah pola anjing yang lucu namun rupanya tak menjadikan mudah untuk memeliharanya di Jerman. Ada berbagai ketentuan yang harus diperhatikan.

Ini contoh aturan yang harus diperhatikan apabila membawa anjing jalan-jalan di area publik.

Membuang kotoran anjing pun tak boleh sembarangan. Aturan ini harus ditaati bagi pemilik anjing.

Hari minggu tiba. Apa yang biasa anda lakukan bersama keluarga dan orang tercinta? Di Jerman, ada kebiasaan bagi mereka membawa anjing sebagai binatang peliharaan untuk berjalan-jalan. Binatang pun perlu olahraga agar tidak stress. Pemilik binatang bertanggungjawab sepenuhnya terhadap hewan peliharaan mereka. Oleh karena itu tak mudah di Jerman memiliki anjing sebagai binatang peliharaan.

Ibu saya di Jakarta minggu lalu tiba-tiba memberi kabar usai saya selesai menyantap makan siang di Jerman. Dia mengirimkan foto dan pesan di whatsapp jika anjing di rumah tewas tertabrak mobil. Kejadian naas nan malang itu terjadi kala tak ada orang di rumah. Untung saya sudah selesai makan, karena pesan buruk ini biasanya membuat saya tak selera makan. Langsung saya teringat binatang peliharaan kami tersebut, yang sudah dipelihara lebih dari sepuluh tahun lalu. Dan saya pun menangis seperti kehilangan seorang teman karena begitu seringnya dia menemani kala di rumah tak ada siapa pun. 

Di Jerman saya tidak memiliki binatang peliharaan karena berpikir tak punya banyak waktu luang untuk merawatnya. Padahal memiliki binatang peliharaan itu memicu kebahagiaan dimana si pemilik merasakan penerimaan dan kasih sayang yang meningkatkan self-esteem seseorang. Selain itu, studi juga menunjukkan bahwa mereka yang memiliki binatang peliharaan juga lebih mudah mengelola stress dibandingkan mereka yang tidak punya sama sekali.

Baca https://liwunfamily.com/2017/01/03/punya-binatang-peliharaan-pets-picu-kebahagiaan/

Baca https://liwunfamily.com/2014/05/23/atasi-stress-dengan-binatang-peliharaan/

Pasalnya di Jerman bukan sembarang pula jika kita ingin memelihara anjing. Selain harganya yang fantastis untuk tipe anjing yang diinginkan, si pemilik anjing juga harus bertanggungjawab penuh terhadap kebutuhan binatang peliharaan jika tidak ingin didatangi kelompok penyayang binatang. Di tepi jalan raya, kerap saya melihat orang membawa anjing peliharaan berjalan-jalan. Atau di Supermarket, anda juga bisa membeli makanan untuk hewan lalu meletakkan di box donasi sebagai pencinta binatang. Begitulah di sini. 

Tak hanya itu, memiliki anjing sebagai peliharaan itu berisiko. Apa saja? Anjing menggigit atau melukai orang lain. Atau gegara anjing peliharaan kita, sebuah mobil menabrak mobil lain. Lain lagi misalnya, anjing peliharaan menjatuhkan keramik saat berbelanja di supermarket. Itu contoh-contoh resiko kasus yang mungkin terjadi. Jadi anjing pun perlu asuransi di Jerman untuk menghindari dan mengatasi permasalahan yang muncul di kemudian hari. Repot ya?

Setelah dipikir-pikir besar manfaatnya memiliki binatang peliharaan namun besar pula risiko yang harus dimiliki. Akhirnya suami saya mengusulkan kita bisa memanfaatkan jasa Tierheim yang tersebar di beberapa kota di Jerman. Di sini anda bisa memilih anjing yang tersedia untuk diajak jalan-jalan seperti layaknya binatang peliharaan. Anda bisa registrasi lalu meninggalkan kartu identitas sebagai jaminan hingga kita membawa kembali anjing yang dipinjamkan. 

Dengan ide ini, tentu kita bisa mendapatkan manfaat sementara untuk melihat dan mengamati tingkah pola anjing yang lucu. Namun saat kita sudah selesai bermain dengan mereka, kita bisa mengembalikannya kembali. 

Selamat berhari Minggu!😊

Apakah anda punya pengalaman serupa soal memelihara dan merawat binatang?