Antwerpen, Belgia (2): 3 Jajanan di Pasar Natal Wajib Dicoba

Ilustrasi. Minuman cokelat panas dari Belgia itu enak.

Setelah saya membahas Christmas Market di Antwerpen, kini saya membahas kuliner yang wajib dicoba. Mengapa wajib dicoba? Karena ini menjadi makanan khas lokal yang ternyata berbeda rasanya dari kota lain. Lagipula mencicipi jajanan ini seperti kita berbaur dalam keriuhan orang-orang yang menikmati pasar rakyat ini. Dan saya suka ini, menikmati street foods yang khas saat traveling.

Tiga jajanan ini menjadi rekomendasi bila anda berkunjung ke Antwerpen atau Belgia. Meskipun anda bisa mendapatkan di Indonesia atau negara lain, nyatanya tiga jajanan ini memiliki rasa yang khas dan pastinya lebih enak. Kata orang-orang di sini, mereka punya racikan rahasia. Coba saja simak di bawah ini.

1. Fish & Chips

Fillet ikan dibungkus tepung dan saus mayonnaise.

Fish and chips adalah makanan yang sudah populer dan mendunia. Tidak hanya diperkenalkan di restoran saja tetapi kuliner ini bisa dijumpai dengan mudah di Belgia. Itu sebab saya rekomendasikan bila anda berkunjung ke Belgia. Konon mereka menyajikan citarasa saus untuk ikan tepung goreng yang terbaik. Saya membelinya dengan harga 10€ dan sudah cukup membuat kenyang.

Ikan yang digunakan harus ikan segar sehingga teksturnya memang nikmat. Ada yang menyebut ini sebenarnya steak ikan karena ikan diolah dengan crispy and greasy tetapi tasty. Selain ikan berbalut tepung yang digoreng, kadang mereka masih menambahkan kentang goreng yang aduhai nikmatnya. Ini memang ada di negara lain, tetapi fish and chips di Belgia itu berbeda loh.

2. Belgian Hotdog

Meski isiannya sama seperti di Jerman, rasa hot dog ini berbeda loh.

Seharusnya saya membeli waffle di sini tetapi antrian yang mengular membuat saya urung diri. Tenang, saya akan tetap membahas waffle di Brussels nanti. Saya beralih ke hot dong rasa Antwerpen. Ini memang tak istimewa karena modelnya sama seperti di Jerman. Tetapi tunggu sosis Belgia itu punya citarasa yang pasti berbeda dibandingkan negeri tetangga, Jerman.

Jerman adalah negeri yang punya banyak sekali varian sosis, Belgia tidak banyak jenis sosisnya tetapi berbeda dengan Jerman. Soal sosis, Belgia memberi julukan Belgian Hot Dog yakni sosis warna putih dan warna gelap yang dipilih sesuai selera, kemudian dipanggang. Selesai dipanggang, sosis diletakkan di tengah sisipan roti sembari diberi sauerkraut, acar bawang dan mustard. Hmm…

3. Minum Cokelat Panas

Rasa cokelatnya itu beda sekali!
Aneka cokelat Belgia wajib dicoba juga.

Jajanan terakhir yang juga wajib dicoba adalah cokelat Belgia. Belgia terkenal sebagai surga cokelat. Selain kemasan cokelat yang dibuat menarik, ada juga minuman cokelat yang sama enaknya seperti menikmati cokelat batangan. Minum cokelat panas saat musim dingin bisa jadi pilihan, tetapi minum cokelat panas di Antwerpen itu wajib dicoba. Tentang pabrik cokelat sebagai buah tangan, saya ulas saat kunjungan di Brussels.

Meski suasana natal dan tahun baru sudah lewat, bisa jadi rekomendasi kuliner di atas menjadi informasi bila datang ke Antwerpen. Anda sendiri ingin mencoba jajanan yang mana?

Antwerpen, Belgia (1): Kemeriahan Pasar Natal yang Tak Ingin Terlewatkan

Lokasi wisata utama kota Antwerpen menjadi Christmas Market.
Lokasinya dekat Katedral Antwerpen, yang juga sedang direnovasi.
Katedral tampak muka.
Meriah dan ramai.

Masih dalam suasana natal dan tahun baru, saya bagikan kemeriahan pasar natal yang sudah berakhir di beberapa tempat. Di Jerman pasar jelang natal sudah selesai dua atau tiga hari menjelang tanggal 25 Desember, Hari Raya Natal itu sendiri. Ini diterapkan juga di negara lain seperti saat saya berkunjung ke Zürich, Swiss dan Amsterdam, Belanda. Sementara ada sebagian negara yang masih menggelar pasar natal seperti di Budapest, Hungaria yang pernah saya sampaikan sebelumnya. Atau di Wina, Austria yang juga masih menggelar Christkindlmarkt di depan Istana Schonbrunn. Rupanya Belgia masih menggelar pasar natal sampai awal Januari tahun berikutnya.

Dari Rotterdam, Belanda kendaraan kami melaju sekitar satu setengah jam lebih menuju Antwerpen, Belgia. Kami berpikir untuk berhenti di Antwerpen untuk mengetahui keindahan kota tersebut. Sayangnya hari sudah gelap, meski kami tiba masih sekitar jam 5 sore. Ini musim dingin setelah hari raya natal berlalu. Kami segera mencari lokasi parkir umum di pusat kota. Tiga puluh menit parkir umum untuk mobil berbayar 2€, letak parkiran dekat dengan Grote Markt, pusat kota.

Begitu keluar parkir, kami melihat banyak orang lalu lalang menuju ke Altstadt atau sekitar katedral. Lokasi ini disebut Grote Markt dalam bahasa setempat dimana banyak butik, area pertokoan pusat perbelanjaan dan menariknya pasar natal masih berlangsung. Christmas market di Antwerpen masih berlangsung sampai 5 Januari dan kami tak ingin melewatkannya. Suami saya tahu bahwa saya ingin mencoba kuliner yang meriah di sini.

Di dekat Katedral, jangan lewatkan die Krippe yakni kandang natal yang berisi figur drama kelahiran Yesus Kristus. Sebagaimana di Jerman, die Krippe biasanya berada di dekat Katedral, Dom atau Gereja utama pusat kota. Selain itu beranjak ke halaman gereja, terdapat instrumen yang dihiasi dekor bertema khusus yang membangkitkan suasana magis. Di situ terdapat restoran eksklusif bagi wisatawan menikmati sajian lokal, dengan suasana lampu temaram.

Christmas Market di Belgia menawarkan ice skating yang menjadi wahana keluarga, anak-anak dan remaja senang menikmatinya. Di Antwerpen saya tidak menemukannya tetapi di Brussels, saya mendapati area ice skating yang berdekatan dengan Christmas Market. Ini yang membedakan Christmas Market di Belgia dengan negara lainnya.

Kandang natal atau disebut die Krippe.
Kiri adalah mistletoe raksasa yang dihiasi cahaya kebiruan yang membuat banyak orang berdiri di bawahnya.
Ini adalah mistletoe raksasa.
Api unggun elektrik raksasa, tempat orang duduk menghangatkan diri.
Kios yang menjual pernak-pernik natal.

Ada berbagai booth yang menjual aneka kebutuhan natal, pernak-pernik natal dan musim dingin hingga kuliner yang sayang jika dilewatkan. Ini seperti umumnya Christmas Market. Namun di sini kami bisa menemukan api unggun besar elektrik dengan tempat duduk yang bisa menghangatkan orang-orang yang menikmati dinginnya malam. Tak kalah menariknya adalah mistletoe raksasa yang didesain mengagumkan. Riuh orang lalu lalang membuat semarak pasar natal ini.

Hal menarik lainnya adalah permainan cahaya dari lampu yang bersamaan dengan instrumen yang membuat suasana semakin indah. Cahaya yang indah dari lampu kelap-kelip membuat banyak orang berfoto. Di sini ternyata ada photo booth juga yang membuat orang bisa berselfie ria. Meski natal baru saja berlalu, namun di sini anda masih bisa menyaksikan semaraknya sebelum Hari Raya Tiga Raja atau dalam bahasa Jerman, Heillige Drei König.

Lalu kuliner apa saja yang saya nikmati di Christmas Market Antwerpen, simak cerita selanjutnya.