Slovenia (2): Ljubljana The Butcher Bridge, Tetapi Kini Jadi Jembatan Penuh Cinta

Ada hal menarik saat kami sedang menuju central market di Ljubljana, kami melewati aneka karya seni. Sebetulnya jembatan yang kami lalui disebut "the butcher bridge" atau dalam bahasa Indonesia dikenal "jembatan jagal". Namanya begitu menyeramkan, karena dahulu di sini adalah tempat berjualan daging. Apalagi tempat ini sendiri tak jauh dari central market. Jembatan jagal sudah … Continue reading Slovenia (2): Ljubljana The Butcher Bridge, Tetapi Kini Jadi Jembatan Penuh Cinta