Satu Kata Bahasa Jerman yang Tidak Dimengerti, Doch!

Das Essen ist nicht lecker,” kata saya dalam bahasa Jerman. Terjemahannya kira-kira, makanan itu tidak lezat, saat saya melihat teman mahasiswa tidak menghabiskan makanan yang dipesannya di kantin kampus. Jawaban dia, “Doch, doch Anna!” sambil dia merapikan sisa makanan dan menyembunyikannya dibalik serbet makanan. Biasanya teman mahasiswa asal Jerman ini selalu menghabiskan makanan yang dipesannya. Ketika dia meninggalkan sisa makanan maka saya berpikir bahwa makanan yang dipesannya tidak enak. Jawaban dia sungguh membingungkan dengan kata “doch” yang padanannya dalam bahasa Indonesia juga bingung dijelaskan.

Lain lagi, teman saya yang lain yang berasal dari Afrika Selatan. Selama saya mengenalnya kerap berkomunikasi dengan saya dalam bahasa Inggris. Dia bercerita bahwa dia baru saja putus dengan pacarnya. Dia dan pacarnya bercakap-cakap dalam bahasa Jerman. Ini dimaksudkan agar dia bisa lancar berbahasa Jerman. Karena si pacar tidak datang ke acara ulangtahunnya, yang menurutnya sangat istimewa itu. Dia berkata pada pacarnya, “Du liebst mich nicht kemudian si pacar menjawab “Doch!” Akhirnya dia bingung apa maksudnya “Doch” kemudian dia bertanya pada saya.

Saya pun bingung juga menjelaskannya dalam bahasa Inggris. Untuk jawaban ada, “ya” yang diterjemahkan dalam bahasa Inggris “yes” dan “ja” dalam bahasa Jerman atau “tidak” yang diterjemahkan dalam bahasa Inggris “no” dan “nein” dalam bahasa Jerman. Lalu apa maksudnya “doch”? Bisa jadi ini digunakan untuk menyangkal sesuatu kalimat.

Seperti contoh di atas, saya katakan makanannya tidak enak. Dia menjawab dengan kata “Doch” yang dimaksudkan makanan itu enak, hanya saja porsinya terlalu besar sehingga dia tidak menghabiskannya. “Doch” menjawab hal negatif seperti “Makanan ini sungguh enak tetapi…” Demikian pula contoh kenalan saya dengan pacarnya. “Doch” menunjukkan “Saya cinta kamu tetapi…” Rupanya si pacar dapat tugas tambahan dari si bos sehingga tidak bisa menghadiri ulangtahun kenalan saya ini.

“Doch” digunakan juga untuk menyatakan kesungguhan. Misalnya, “ich gehe doch Heute Abend zur Annas Party” yang berarti “Saya sungguh-sungguh pergi ke pestanya Anna.” Selain itu “doch” bisa digunakan untuk fakta baru yang diketahui. Misalnya, “ich habe nicht sie getroffen” yang diterjemahkan “saya sama sekali tidak bertemu dia.” Kemudian jawabannya “Doch, ich habe euch gesehen” yang diterjamahkan menjadi “Tidak benar, saya sudah lihat kalian berdua.” Jadi anda sudah membuat fakta bahwa anda melihatnya bersama orang lain.

Begitulah penjelasan sesuai pengalaman saya. Saya tahu ini memang sulit diterjemahkan namun seiring berjalan waktu maka ini menjadi terbiasa dalam komunikasi berbahasa Jerman.

Ada pendapat?

Advertisements

Langkah Menulis Surat Formal Berbahasa Jerman

Susunan menulis surat formal/resmi bahasa Jerman.

Setelah saya pernah membahas cara menulis surat elektronik (email) berbahasa Inggris, kali ini saya membahas surat formal atau resmi berbahasa Jerman. Meski anda tidak membutuhkan menulis surat berbahasa Jerman, namun mungkin ini bisa menambah wawasan bahwa tiap negara punya ragam aturan sendiri.

Di sini berkirim surat masih dipandang perlu, walaupun sekarang sudah hadir surat elektronik (email). Tiap minggu pasti kami memiliki surat dengan macam-macam tujuannya mulai dari surat penting hingga surat yang berisi pesan reklame saja. Kotak surat pasti ada di tiap rumah di sini. Kita jadi terbiasa mengecek kotak surat secara rutin.

Selanjutnya, menulis surat formal atau resmi berbahasa Jerman perlu diperhatikan aturannya. Dalam penulisan kalimat yang digunakan adalah kata “Sie” atau dalam bahasa Indonesia biasa dikenal “Anda”. Perhatikan bahwa Sie dalam kata ganti bahasa Jerman, ada “sie” yang ditulis dengan huruf kecil yang berbeda artinya. Jadi penggunaan bahasa surat resmi dalam bahasa Jerman harus menggunakan kata ganti orang dengan “Sie” (=Anda).

Menulis surat resmi berbahasa Jerman dalam keperluan sehari-hari perlu dilakikan misalnya melamar kerja atau keluhan tentang sesuatu hal. Di sini kita memiliki hak untuk mengajukan surat resmi ke suatu instansi bilamana ada hal di luar prosedur. Seperti yang pernah saya lakukan ketika kereta datang terlambat dari Jerman ke Italia. Ceritanya bisa di lihat di sini. Keluhan lain misalnya pembelian barang yang tidak sesuai, pergi liburan tidak sesuai janji yang diiklankan dan masih banyak lagi.

Surat ditulis dengan rata kiri. Langkah menulis surat resmi berbahasa Jerman sebagai berikut:

1. Absender

Bagian ini ditulis pertama kali sebagai si pengirim surat. Siapa yang bermaksud mengirim surat? Anda sendiri maka dituliskan informasi diri seperti nama lengkap, alamat lengkap termasuk kode pos dan informasi lain seperti alamat email dan telepon. Tentu di bagian ini harus lengkap ditulis seperti nama yang sesuai identitas diri.

Di Jerman, nama ditulis nama depan (=vorname) dan nama belakang/nama keluarga (=nachname atau familienname). Nah, jika anda mendapatkan surat balasan maka nama yang disebut adalah nama belakang anda. Begitu pun informasi lengkap tentu anda seperti alamat dan nomor kontak karena ini menyangkut balasan surat anda nantinya.

2. Empfänger

Pada bagian kedua, ditulis tujuan surat. Tujuan surat ke instansi maka silahkan dituliskan sesuai nama tujuan. Setelah nama instansi, tuliskan nama orang yang menjadi perhatian surat, kemudian di bawahnya adalah posisi jabatan yang bersangkutan. Kemudian tuliskan juga alamat lengkap dari instansi yang dimaksud.

3. Datum

Bagian ketiga ini juga penting diperhatikan yakni tanggal dibuatnya surat. Sebagai surat resmi/formal, tanggal perlu dimasukkan. Umumnya tanggal ditempatkan di bagian kanan, rata kanan. Sebagian kecil menempatkan tanggal di bawah, di atas tanda tangan (=Unterschrift). Untuk penulisan tanggal berbahasa Jerman yakni tempat, tanggal, bulan dan tahun. Di antara tanggal, bulan dan tahun diberi tanda titik. Lihat contoh (Berlin, 20.10.2018).

4. Betreffzeile

Selanjutnya, tuliskan perihal surat! Apa maksud dan tujuan berkirim surat? Perihal tentang lamaran kerja untuk posisi guru misalnya, Bewerbung als Lehrerin. Atau perihal surat tentang keluhan, yakni reklamation. Betreff ini penting dituliskan pada surat-surat resmi.

5. Text

Sekarang masuk pada bagian tubuh surat, yang terdiri atas tiga bagian, antara lain:

A. Anrede

Ini adalah salam pembuka. Dalam surat resmi berbahasa Jerman wajib menggunakan kalimat baku Sehr geerhte Damen und Herren misalnya, yang berarti “yang terhormat ibu dan bapak.” Jika surat ditujukan pasti untuk pria maka dituliskan menjadi Sehr geehrter Herr….(nama keluarga/nama belakang) Begitu pun sebaliknya bila surat untuk perempuan maka dituliskan Sehr geehrte Frau… (nama keluarga/nama belakang).

B. Brieftext

Di bagian ini dituliskan maksud anda menulis surat. Mengapa anda menulis surat? Jelaskan informasi lain yang menunjang maksud anda. Tulisan harus benar-benar sesuai tata baku resmi (grammatik) bahasa Jerman.

C. Schlusssatz

Ini adalah bagian penutup yang terdiri atas harapan dan apreasiasi, bila diperlukan. Misalnya “Für eine schnelle Antwort wäre ich Ihnen sehr dankbar (=Saya ucapkan terimakasih untuk respon cepat anda). Atau “Über Ihre Einladung zu einem persönlichen Gespräch würde ich mich sehr freuen.” (=Saya akan berterimakasih jika anda mengundang saya dalam wawancara kerja). Kalimat lainnya misalnya “Vielen Dank im Voraus!” (=Terimakasih sebelumnya).

6. Grußzeile

Bagian ini menuliskan tentang yang biasa kita lakukan untuk memberi salam penutup. Dalam bahasa Indonesia, kita menulis “Hormat Kami” maka dalam bahasa Jerman dituliskan “Mit freundlichen Grüßen“.

7. Unterschrift

Setelah Grußzeile, beri jarak sedikit untuk bagian berikutnya. Di bagian ini adalah untuk tanda tangan sehingga perlu diberi jarak. Surat resmi berbahasa Jerman harus ditandatangani yang meyakinkan originalitas surat tersebut.

8. Anlagen

Bagian terakhir surat resmi bilamana diperlukan yakni lampiran. Apa saja yang diperlukan untuk menunjang keperluan surat anda? Cantumkan seperti daftar riwayat hidup jika anda ingin melamar kerja. Atau sampaikan nomor kuitansi pembelian bila menyangkut keluhan beli barang.

Semoga ulasan di atas bermanfaat dan menambah wawasan.

Toi, Toi, Toi! Semoga Anda Beruntung

“Toi… toi.. toi… Anna!” seru seorang teman Jerman sambil mengepalkan tangan. Ia menyampaikannya saat saya bercerita bahwa sebentar lagi giliran saya yang masuk ke ruangan ujian dan presentasi. Sebenarnya saya tidak tahu artinya, saya hanya membalasnya dengan senyuman meski hati cemas membayangkan ujian.

Di kesempatan lain saya juga mendapati seorang ibu di sini sebagai seorang admin yang memberikan saya kalimat yang sama pada saya. Saya sudah sering bolak-balik menemuinya untuk mengurus keperluan surat administrasi. Ketika saya hampir menyerah mengurus adminstrasi surat-surat, si ibu ini pun mengucapkan hal yang sama. Karena sudah dua kali mendapatkan kalimat yang sama maka saya pun bertanya artinya pada suami dan mertua.

Biasanya di Jerman untuk mengatakan ‘semoga beruntung’ dengan mudahnya hanya berucap “viel Glück” atau “viel Erfolg.” Namun saya mendengar hal yang berbeda dan membuat saya penasaran apa maksudnya.

“Toi…toi…toi!” Bukan sebuah kalimat umum kebanyakan orang Jerman untuk menyampaikannya.

Kalimat ini konon diperkenalkan pada saat abad pertengahan kala Eropa dilanda demam opera. Para artis opera biasanya dilanda kegugupan dan kekhawatiran saat manggung di teater. Khawatir gagal atau penampilan tidak optimal adalah perasaan yang mungkin muncul dan itu wajar.

Katanya artis yang khawatir gagal ini bisa jadi mungkin saja gagal. Untuk menghilangkan hal buruk, kesialan atau bahkan kegagalan maka dimunculkan kalimat “toi…toi…toi…” kepada artis yang khawatir itu. Dengan harapan bisa membuang kesialan dan nasib buruk yang mungkin terjadi.

Dahulu kala ketika si artis opera ini khawatir gagal penampilannya, bisa jadi gagal pada akhirnya. Karena roh jahat membuatnya sial, gagal dan buruk. Padahal sih jika dipikir, pikiran negatif maka akan mendatangkan hal negatif juga. Hanya saja memunculkan kalimat inspirasi dari seseorang yang berkata “Toi…toi…toi..” semacam memberikan semangat, dukungan dan memecahkan mitos kesialan. Katanya ini semacam mantra untuk mengusir roh jahat yang membawa kesialan.

Namanya mitos, boleh percaya boleh juga tidak. Pastinya saat saya mendengarkan orang lain memberikan semangat dan dukungan dapat diartikan itu adalah doa agar saya berhasil. Bukankah orang lain adalah berkat untuk saya?

Menurut anda sendiri, apa maksudnya jika seseorang memberikan kalimat “semoga sukses” atau “semoga beruntung”?

Einen brauchst Du: Puisi Bahasa Jerman (5)

Indahnya musim gugur.

Bagunan yang dimaksud di pinggiran Jerman-Austria.

Sepertinya sedang direnovasi karena bangunan baru tampak dibangun di depannya.

Sebenarnya bukan tentang bangunan yang diceritakan tetapi puisi yang indah yang saya temukan di sini.

Musim gugur tiba. Warna sekitar menjadi berwarna dan terlihat cantik sekali. Betapa hebat keagungan Tuhan melalui aneka warna yang indah ini. Bahwa hidup ini indah jika ada banyak warna yang kita lihat. Kita membutuhkannya agar hidup tidak membosankan.

Tak jauh dari situ, saya menemukan sebuah sekolah Realschule yang tampak sedang direnovasi di pinggiran perbatasan Jerman-Austria. Tampak bangunan yang sudah lama namun masih indah terlihat. Anda tahu bahwa keindahan itu sejatinya bukan soal bagaimana melihat dengan mata tetapi mengalami dengan hati. Ya, saya menemukan sesuatu yang indah terpampang di sini. Sebuah puisi berbahasa Jerman yang maknanya luar biasa dalam, jika anda bisa berbahasa Jerman tentunya.

Berikut kutipan puisi tersebut:

 

Einen brauchst Du

Auf dieser Welt,

der mit Dir weint und lacht,

einen, der unbeirrt  zu Dir hält,

der Deine Probleme zu seinen macht.

 

Einen brauchst Du

Einen, der Dich in die Arme nimmt,

wenn eine Hoffnung zerbricht,

einen, der Deine Saiten stimmt.

Einen brauchst Du als Licht.

Di situ tertulis oleh Emmy Grund.

Saya mau menerjemahkannya cuma rasanya puisi ini lebih indah untuk dimengerti saja. Bahwa dalam hidup, kita tidak bisa hidup seorang diri. Kita membutuhkan seseorang, entah itu pacar, kekasih, suami/isteri, sahabat, ibu/ayah, kakak/adik, atau siapa pun yang tepat untuk menggambarkannya menurut anda sesuai puisi di bawah ini. Saya maksudkan puisi tersebut dalam bahasa Indonesia sebagai berikut:

Siapa yang kamu butuhkan di dunia ini?

Seseorang yang selalu menemani kala menangis dan tertawa.

Seseorang yang selalu mendukungmu.

Seseorang yang menjadikan masalahmu adalah masalah bersama.

Ya, kamu membutuhkan seseorang.

Seseorang yang siap memelukmu.

Seseorang yang ada saat harapan itu hilang.

Seseorang ibarat sebuah gitar yang harus menguatkan senarnya agar suara terdengar merdu.

Seseorang ibarat sebuah cahaya yang menuntunmu dalam kegelapan.

Romantis ya?

 Selamat berhari Minggu! ❤ Jadikan ini sebagai hari dengan orang yang anda kasihi!