4 Sate Berikut Bisa Jadi Inspirasi Masak

Musim panas memang banyak dimanfaatkan untuk membuat barbeque bersama keluarga dan kerabat. Hal menarik di sini, barbeque dibuat dengan meminimalisir asap sehingga membuat nyaman lingkungan sekitar. Itu semua tercipta berkat kecanggihan alat pemanggangan yang beranekaragam dijual di toko perabotan rumah tangga.

Berikut saya bagikan empat kreasi sate yang barangkali anda minati. Pasalnya empat kreasi sate ini berasal dari empat negara berbeda yang tentunya diracik dengan bumbu yang berbeda pula.

Penasaran ‘kan?

1. Sate ala Yunani

Masakan berikut dikenal dengan nama souvlaki, seperti yang pernah saya bahas di link ini sebelumnya. Masakan ini tentu saya pesan di restoran khas Yunani. Ini adalah dua potong sate yang ditancapkan di bilah besi. Tentu daging tanpa lemak yang membuat sate lebih empuk dan enak untuk disantap. Ada bumbu khas mediterania di sini seperti rempah-rempah yang tak mudah saya tebak.

Untuk menikmatinya, ada nasi paprika khas Yunani. Tak lupa saus tzatziki yang menjadi kebanggaan masakan Yunani. Anda pasti tergoda untuk mencicipi masakan yang dipanggang dengan bumbu khas mediterania ini.

2. Sate ala Jerman

Sate kedua yang saya dapatkan adalah sate ayam. Awalnya saya takjub mendapati sate ayam dengan nasi di kantin kampus. Biasanya sate dimakan dengan kentang, tetapi ini dengan nasi. Rupanya kantin kampus menyuguhkan aneka kuliner dari berbagai bangsa sehingga tidak membosankan para mahasiswa yang jadi pelanggannya tiap hari.

Sate ditusuk dengan bilah bambu seperti di Indonesia. Sate terdiri atas potongan daging ayam dan beberapa potong paprika. Sepertinya sate ini tidak melalui pembakaran, tetapi dipanggang agar matang. Setelah matang, sate disiram dengan kuah pedas rasa tomat. Ada rasa asam dan segar dengan menikmati sate ini.

3. Sate ala India

Masakan sate terakhir berasal dari India. Sate ini terdiri dari aneka potong daging yang dikehendaki dan diberi bumbu khas India tentunya. Untuk menikmatinya, ada nasi kari dan aneka sayuran yang juga ikut dipanggang. Menu yang dipesan di restoran India ini yang memang dipanggang untuk daging dan sayurannya.

Porsi sate ini memang untuk dua orang. Itu sebab ada dua nasi kari dan banyaknya potongan daging. Agar lebih enak, disantap dengan perasan jeruk lemon dan irisan bawang merah. Rasanya enak!

4. Sate ala Jepang

Sate terakhir yang diulas adalah yakitori yang mungkin pernah anda dengar atau jumpai di restoran Jepang. Sate ini diberi saus teriyaki khas masakan Jepang umumnya. Sate ini terdiri atas potongan daging yang kecil-kecil yang diselipkan di bilah bambu. Rasanya cukup enak, ditaburi dengan biji wijen.

Jadi, sate mana yang akan coba?

Burger “Hans” mit Spanferkel und BBQ Kraut: Makanan Khas Jerman (36)

Lanjut dengan ulasan kuliner ala Jerman, berikut ini dijelaskan hasil kunjungan saya ke sebuah restoran tradisional di sini yang menyajikan burger. Yups, burger memang lebih populer dikenal sebagai makanan cepat saji karena banyak disajikan di gerai cepat saji. Ada yang mengatakan bahkan burger adalah makanan ala Amerika. Namun sesungguhnya di sini ada juga burger juga yang pastinya lebih lezat dan berbeda. Penasaran ‘kan?

Suatu hari di hari Minggu suami ajak makan di luar. Kami pun memilih restoran tradisional yang belum pernah dicoba. Akhirnya pilihan jatuh pada restoran di dekat perbatasan Jerman – Austria. Rupanya kami tidak mendapat tempat parkir dan sepertinya banyak tamu juga makan di situ. Jika memang tersedia tempat dan tak perlu reservasi maka kami lanjutkan pesanan. Itu pemikiran kami.

Masih ada tempat untuk kami di dalam, segera kami pun memesan makanan yang tertera di buku menu. Seperti biasa suami saya lebih memilih sajian yang sudah sekian kali dimakannya. Tak ada yang istimewa dari pesanannya. Sedangkan saya memilih burger ‘Hans’ yang terkesan menarik untuk dicoba. Menurut saya, jarang restoran tradisional yang menyajikan masakan Jerman yang menjajakan burger.

Selang tak beberapa lama, sajian saya dan suami datang. Di piring tersedia burger, kartoffelwedges dan saus tomat. Hmm, terlihat menggiurkan. Burger yang biasa ditemukan di gerai cepat saji berisi potongan daging ham, keju dan mayonnaisse. Di sini tidak. Burger berisikan potongan spanferkel yakni daging babi muda yang memiliki tektur masih lembut lalu dipanggang.

Burgernya sendiri terbuat dari roti gandum yang lembut. Kedua roti dipanggang. Bentuknya juga tak besar namun sesuai dengan ukuran daging di dalam. Untuk menambah citarasa burger diberi saus barberque yang benar-benar enak menurut saya. Tambahan selanjutnya dalam burger adalah salad.

Porsinya cukup besar dan mengenyangkan. Bayangkan menyantap burger plus kentang ini sudah membuat perut kenyang. Namun ini layak jika anda ingin menikmati burger dengan rasa yang berbeda.

McRib, McDonalds in Germany: A Delicious Barbeque Sandwich

McRib plus mineral water without gas.

It seems yummy and tasty, is it?

It is free for hand washing.



‘Ordering something in fast food such as McDonalds sounds you have no time to cook at home huh!’ That a message a popped up on my mobile phone. It was from my mother in Jakarta. 

It is true. I came to McDonalds which is located around from my home. My class was over. My classmate from Russian proposed to get lunch earlier before ‘mittagessen’ started. Mittagessen is a Deutsch word that means a time for lunch. Every restaurant normally gets fully ordering by people at that time. Sometimes we got lately food when mittagessen were happening in Germany. 

For your information, people in here called McD restaurant as Mekki. It sounds wierd for me. I just known it when my husband had a ‘termin’ with his co-workers. ‘Termin’ is a Deutsch word as such a schedule to meet in punctual time. In Indonesia we usually called McDonalds as McD. Yeah, I’d like to come to Mekki in here due to free internet for three hours. It is including kind of service in Mekki. You get tasty food then WIFI also. Good for students!

I thought to get food that never been found in McDonalds in Indonesia. Finally McRib was my option. Mekki has a lot of options for drinking. I have chosen mineral water without gas as my favorit. Plus the wet tissue given to me as free for hand-washing. Totally I paid less 5€ for all today.

McRib is a kind of sandwich with barbeque sauce. This meat is so tasty and yummy from pork ribs. It is like a cut of pork then served by grilling. Then Mekki served to barbeque sauce on top. Not only that, I found onions sliced and a bit of cucumber salad. I impressed this sandwich was ‘lecker‘ for first time I never tried before. ‘Lecker‘ is a Deutsch word that means delicious.

No wonder McRib is a popular order menu in Germany! Since 2006 as first time Mekki in here introduced to public generally where it is always sold out. Sometimes they said McRib is limited offered by Mekki in here. This recommended when you are stopping by. 

Hope it informs✌