Warme Leberkässemmel und Braten Semmeln: Bavarian Cuisine

Schweinsbraten semmeln or Braten semmeln.

Warme Leberkässemel. 

Who loves Bavarian cuisine? You don’t have time to make lunch while lunch breaking. Or you want only simple food due to cheaper price. No worries! I introduce you one of tasty sandwiches by Bavarian butcher. This price won’t break your wallet. 

When you are busy at work, then come to Metzgerai around Bavarian. Metzgerai is deutsch word that means butcher and surely you can find the tasty sandwich as I mentioned. I found Metzgerai Königsbauer which sells out Bavarian fresh meat and variant of ready to eat foods.

Leberkässe.

Firstly I have chosen Warme Leberkässemel, such a kind of sandwich with a warm meatloaf. This is really tasty but unfortunately fatty for me. Surely this sandwich has a lot of calories that needed by our body. Leberkässemel is a slice of Leberkässe roll as the most popular of Bavarian cuisine. This is a kind of fast food, but not junk food. One sandwich for me is just enough, well it depends on your consumption at lunch. Also leberkässe can be served with potato salad or hard boiled egg.

Leberkässe served with potato salad.

Read https://liwunfamily.com/2017/07/24/aneka-jajanan-festival-ala-bayerish/

Schweinsbraten.

The day after eating Schweinsbraten semmeln, I tried the other sandwich that named as Braten Semmeln. Semmeln is a roll bread from Bavarian cuisine. Braten or Schweinsbraten is a piece of pork meat prepared by roasting in high heat. This popular cuisine is in South Germany, Austria and Swiss. When you bite this braten, you can feel crispy in the rind. To cook and sell out this braten in Bavarian, they have standard instead of simple cuisine.

As I mentioned above, two sandwiches sound tasty and simply. I recommend to try out those when you want cheap and traditional cuisine in Bavaria around. At last, don’t forget to order a beer!🍻

 

Pichelsteiner Asli Bayerisch: Masakan Khas Jerman (10)

Pichelsteiner ala Bayerisch.

Di Austria sudah turun salju, di tempat saya belum namun udaranya seperti membuka kulkas.

Saat ini padahal musim gugur, namun suhunya dingin sekali menurut saya. Bayangkan saja jika saya berjalan keluar seperti masuk dalam kulkas. Memang di Austria, negara tetangga sudah mulai turun salju. Di tempat saya di Jerman memang belum turun salju, suhu di luar kira-kira 6 derajat sampai 10 derajat. Kadang hujan disertai angin semakin membuat saya menggigil.

Jika di Indonesia, saya bisa mampir makan bakso maka di Jerman saya akan membuat sup, tentunya berisi rebusan sayur dan daging. Makanan yang mirip dengan bakso dan sup di Jerman, dikenal dengan sebutan Pichelsteiner namun di wilayah Bavarian disebutnya ‘Pichelsteiner Eintopf’. Makanan ini juga sering dijumpai dalam jumlah besar saat prasmanan atau buffet. Jika Hungaria punya sup goulash maka Jerman punya pichelsteiner yang isiannya mirip, meski rasanya berbeda. Menurut saya ini seperti sup daging yang biasa dibuatkan oleh ibu saya di Jakarta.

Asal nama konon dari wilayah bavaria, semacam makanan tradisional yang diklaim sudah ada sejak abad 19. Tahunya darimana? Sebuah kumpulan resep abad 19 menyebutkan nama masakan ini. Saya pun punya kumpulan resep masakan khas Bayerisch ini. Katanya pichel berasal dari nama panci untuk merebus dagingnya. Itulah sejarah munculnya nama masakan ini.

Mari kita lanjutkan memasak!

Petunjuk memasak dari Buku kumpulan resep Bayerisch pemberian ibu Mertua. Kadang saya kreasikan menurut sepemahaman bahasa Jerman yang saya ketahui.

Kaldu sapi yang digunakan.

Bahan yang diperlukan:

  1. 200 – 300 Gram daging sapi dan daging asap, jika suka.
  2. Sayuran seperti kentang, wortel, kubis, seledri dan daun bawang.
  3. 30-50 Gram Fett atau minyak goreng.
  4. 1/2 Liter air.
  5. 1 Buah kaldu rasa sapi, garam dan merica bubuk.
  6. 1 Bawang bombay iris halus.

Langkah memasak:

  1. Kupas kentang dan potong-potong sayur sesuai yang dikehendaki.
  2. Potong daging menjadi dadu.
  3. Panaskan panci dan masukkan fett. Tambahkan bawang bombay di dalam panci.
  4. Masak daging yang sudah dipotong dadu.
  5. Masukkan sayuran kentang, kubis wortel ke dalam panci.
  6. Tambahkan air ke dalam panci lalu masukkan kaldu sapi 1 buah, garam dan merica secukupnya.
  7. Masak kurang lebih 1 jam dengan api kecil.
  8. Lima menit sebelum mematikan kompor, tambahkan daun bawang dan seledri.

Di wilayah Jerman bagian lain, sup dimasak juga bersama sumsum tulang sapi. Jadi terbayang bahwa makanan ini mirip bakso ‘kan? Jika anda suka, bisa mengganti bawang bombay dengan bawang merah dan bawang putih.

Selamat mencoba! 🥘