Jangan Sepelekan Uang Koin! Ini Berguna Saat…

Pennies are always worth to have in my pocket. In here I have known from 1 cents Euro to 2 Euro. Never neglect the cents due to small amount of money. Based on my living in here, there are six purposes as reasons why I must keep these coins. For example, it is really needed to buy drinking into automatic machine and so on. A lesson learned is to appreciate what you have although very small amount.

****

Sekecil apa pun uang, tetaplah berguna termasuk uang koin. Di sini mata uang koin mulai dari 1 cents Euro hingga 2 Euro. Jika dinilai dalam mata uang rupiah saja, nilai uang koin 1€ sudah mencapai lebih dari lima belas ribu rupiah.

Jadi dompet terlihat tebal dan berat mungkin karena menyimpan banyak uang koin. Karena kebutuhan uang koin, akhirnya saya mensiasati dengan membuat celengan koin. Ternyata ini berguna saat saya benar-benar membutuhkannya. Lalu siasat berikutnya adalah memisahkan uang koin dan uang kertas dalam dompet berbeda. Uang kertas di sini memiliki rupa yang tidak buruk, kumal atau lecek.

Kembali ke uang koin yang begitu penting untuk aktivitas berikut di bawah ini.

1. Pergi ke Toilet Umum 

Tiap negara di Eropa yang memberlakukan Euro sebagai mata uang memiliki kebijakan retribusi toilet umum. Di wilayah pariwisata terkenal misalnya, bukan tidak mungkin kita perlu menyiapkan 1€ untuk membayar toilet umum. Jadi selalu siapkan uang koin jika kita punya kebiasaan “urusan ke belakang”.

Bersyukur jika ada petugas jaga yang bisa mengembalikan uang kertas anda. Atau ada juga mesin penukaran uang, misalnya uang kertas pecahan 5€ menjadi uang koin meski ini tidak berlaku di semua tempat. Namun bayangkan jika anda sudah kepepet harus ke toilet namun tidak ada uang koin. Begitu berartinya uang koin untuk kebutuhan biologis seperti “urusan ke belakang” yang satu ini.

2. Mencuci baju di mesin cuci umum

Di Jakarta, saya biasanya mengandalkan cuci dan setrika kiloan jika mesin cuci rusak. Lalu bagaimana di Jerman?

Suatu kali mesin cuci bermasalah, akhirnya kami harus pergi ke mesin cuci umum. Di tiap tempat harganya bervariasi, untuk mahasiwa yang tinggal di asrama bisa jadi perlu uang koin 1€ agar mesin cuci bisa berjalan. Itu harga yang paling murah. Masukkan koin agar mesin cuci umum bisa berjalan, dengan kisaran 2€ hingga 3,50€. Itu yang saya ketahui.

Selanjutnya mungkin kita butuh mesin pengering maka kita masukkan koin sesuai yang diminta agar mesin berjalan. Begitulah, rasanya begitu sulit menukar uang koin pada orang sekitar.

3. Berbelanja di Supermarket 

Bersyukurlah jika kita membayar dengan jumlah yang genap saat berbelanja di supermarket. Umumnya kita membayar dengan jumlah nominal yang memerlukan uang koin. Untuk mempercepat antrian, tak jarang kasir meminta kepada pembeli uang koin agar mudah dan cepat dikembalikan. Memang bisa saja kita dengan ringan menjawab ke kasir, tak punya uang koin.

4. Beli minuman di mesin otomatis 

Mesin otomatis minuman biasanya mudah ditemukan di kantor atau institusi pendidikan. Merasa ngantuk di kelas, datang ke mesin otomatis tersedia kopi dengan aneka rasa atau minuman hangat lainnya. Tentu mesin bisa berjalan asalkan anda punya uang koin yang diinginkan. Ada juga mesin otomatis minuman untuk aneka soft drink. Jika haus maka anda perlu menyiapkan uang koin untuk membelinya.

5. Bayar parkir di mesin otomatis 

Jika tidak punya uang koin sebaiknya cari tempat parkir gratis atau tidak usah parkir. Jangan sampai anda harus bayar denda karena kesalahan parkir seperti pengalaman saya di waktu lalu! Di kota kecil, bea parkir masih murah dengan memasukkan uang koin semisal 20 cents Euro untuk 30 menit. Di kota besar maka berlaku hal berbeda. Ada yang 30 menit gratis dan selanjutnya bayar jika di pusat perbelanjaan. Namun ada juga yang harus membayar sejak kedatangan sehingga anda perlu uang koin segera untuk mendapatkan tiket parkir. Di sini tidak ada kasir baik kasir yang memberi tiket parkir maupun kasir yang menerima uang parkir.

6. Pergi ke Gereja 

Biasanya saya datang ke Gereja maka saya juga perlu uang koin semisal membeli lilin jika saya membutuhkannya. Harga lilin bervariasi dengan memasukkan uang koin ke kotak yang disediakan. Tak hanya itu, uang koin juga dipakai bilamana ingin membeli warta/berita Gereja yang dijadikan buletin bulanan atau per kuartal. Uang koin dimasukkan dalam kotak yang disediakan.

Kesimpulan

Begitulah hasil pengalaman saya di sini. Bagaimana pengalaman anda yang lain dalam menggunakan uang koin?

Semoga bermanfaat!

Advertisements

5 Keuntungan Berbelanja Tidak Online

In despite of online shopping as life style in this time, I would like to keep doing conventional shopping on weekend. Through this following post, five reasons might be explained why I am still doing conventional shopping in according to my experiences. 

Ilustrasi. Plus City salah satu mal terbesar di Linz, Austria.

Terlepas canggihnya teknologi masa kini yang memudahkan orang berbelanja via online, namun masih ada saja orang-orang seperti saya misalnya yang masih suka berbelanja secara konvensional. Berbelanja metode ini maksudnya kita datang ke toko sebagaimana yang kita butuhkan. 

Artikel kali ini membahas keuntungan yang diperoleh dengan tetap berbelanja dengan mendatangi tempat atau toko sesuai keperluan. Artinya, ini loh keuntungan untuk berbelanja tidak online.

1. Ada staf/penjual yang paham tentang produk yang diinginkan. 

Berbelanja secara online dilakukan oleh anda sendiri dengan cara mengklik barang yang ingin dibeli. Dari sekian banyak pilihan barang yang diperlukan, bisa jadi anda bingung pilih mana. Bisa jadi anda hanya mencari informasi tentang produk melalui online juga. Tetapi apakah semua informasi itu benar? Sementara jika anda membeli secara konvensional, anda berhadapan dengan staf yang paham tentang barang yang diinginkan, apalagi saat anda mempertimbangkan banyak pilihan barang.

2. Bisa berkonsultasi soal produk dengan penjual/sales. 

Harga barang yang dijual di toko memang sedikit mahal dibandingkan online, tentu mereka perlu membayar orang-orang yang paham tentang produk yang dijualnya. Misalnya ingin membeli barang hape lalu anda bingung hape seperti apa yang ingin dibeli. Di toko hape di sini, saya mendapatan penjelasan hape yang sesuai kebutuhan dari karyawan/sales. Bahkan mereka membantu mencarikan apa yang dibutuhkan pelanggan. Setiap pelanggan dilayani dengan baik saat konsultasi. Itu artinya konsumen adalah raja. Konsultasi ini yang memang tidak terjadi saat anda membeli online.

3. Ada kesempatan untuk mencoba. 

Sebagaimana yang pernah diceritakan soal optik di sini, bahwa pembeli mendapatkan kesempatan periksa mata gratis. Tentunya anda jadi tahu apa yang dibutuhkan mata setelah diperiksa. Lalu berbagai produk kacamata yang dibeli bisa dicoba sesuai bentuk muka agar terlihat menarik. Itu adalah contoh mencari kebutuhan kacamata baca secara konvensional, mendatangi optik. Membeli secara konvensional mendapatkan kesempatan untuk mencoba produk yang ingin dibeli. Ini yang tidak didapatkan saat anda membeli secara online.

4. Barang yang diinginkan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan. 

Pernahkah membeli pakaian atau sepatu secara online? Apakah pernah mengalami barang yang diinginkan tidak sesuai seperti yang anda bayangkan? Kerap saya mengalami hal tersebut. Mungkin saja di gambar model terlihat bagus namun setelah saya beli barang tidak sesuai dengan keinginan saya. Atau bisa jadi saya tertarik membelinya karena harga murah padahal belum tentu barang tersebut sesuai yang diinginkan. Nah, jika anda membeli secara konvensional maka hampir dipastikan barang tersebut sesuai dengan kebutuhan dan keinginan anda.

5. Bisa jalan-jalan atau kesempatan cuci mata. 

Keuntungan lainnya dengan berbelanja secara konvensional yakni kesempatan untuk jalan-jalan dan bersenang-senang menikmati suasana di luar. Berbelanja di toko menjadi ajang acara keluarga atau berkumpul bersama kerabat/teman. Berbelaja di luar menjadi sarana relaksasi setelah penat bekerja di kantor atau lelah dengan pekerjaan rumah tangga misalnya.

Kesimpulan

Demikian pendapat dan pengalaman saya berbelanja ala konvensional, mendatangi toko sesuai kebutuhan dan keinginan. Keuntungan lain sebagai tambahan, misalnya terhindar dari keraguan pencurian data lewat internet. Atau kejahatan yang mengancam lewat internet. So, balik juga dengan pilihan berbelanja maka metode berbelanja menjadi kebiasaan setiap orang saat mereka mencari barang yang diinginkan.

Semoga bermanfaat!

Postman Bags: Tips Pilih Tas yang Cocok Untuk Perempuan

Tips how to make a choice for female postman bags

As a woman, wearing a bag is a lovely part to be good-looking in every time. No doubt every woman can have more than one bag. At this moment I don’t sell out bag, but I like to share the tips based on experience especially postman bags. This bag is a kind of bag worn over one shoulder. As followed of tips are still in Bahasa Indonesia, such in bellow

  1. The price of a bag.
  2. A material of bag.
  3. The needs.
  4. The size of bag.

So please check what I’ve written here in down!


Tas bagi perempuan adalah bagian dari penampilan.

Bila sedang tak bersemangat mengenakan tas jinjing, mengapa tidak mencoba postman bag yang bisa mempercantik penampilan?

Sebagai perempuan, tas adalah bagian dari penampilan. Berpergian tanpa tas seperti memasak tanpa garam, itu pendapat saya. Sedangkan bila diperhatikan, suami saya lebih sering berpergian tanpa tas. Jadi barang elektronik hingga keperluan kerja bisa menumpuk di mobil. Bagi pria, berpergian tanpa tas bukan masalah. Sementara bagi perempuan, berpergian tanpa tas itu merasa janggal. Apalagi perempuan punya banyak perlengkapan, maksud saya peralatan yang sepenuhnya wajib dibawa untuk menunjang penampilan.

Ada banyak ragam tas perempuan yang menjadi mode dan dipamerkan di pusat perbelanjaan. Saya mengulik tas yang saya suka modelnya, yakni postman bag. Postman bag sudah terkesan dari nama saja bahwa tas ini mungkin bergaya seperti tukang pos. Betul sekali! Bahkan ada yang menyebut tas ini berjenis messenger bag yang serupa seperti tas kurir yang mengantarkan surat-surat. Postman bag ini pastinya bertali satu dan panjang. Ini bukan seperti tas jinjing dimana anda meletakkannya di tangan. Postman bag biasa dikenakan di pundak.

Sekarang lanjut dengan tips pemilihan tas tersebut berdasarkan pengalaman pribadi.

(1). Pastikan beli tas sesuai dengan ketersediaan anggaran.

 

wp-image--1339103286
Pastikan anggaran yang anda miliki sebelum memilih postman bag.

 

Ada berbagai jenis model dan merek yang menentukan. Pertama-tama berapa uang yang harus dikeluarkan untuk membeli tas tersebut? Dengan begitu, silahkan anda cari yang sesuai dengan kisaran harga yang dimaksud. Anda tidak mungkin ‘jatuh cinta’ dengan tas tetapi tak cukup uang yang hendak dibelanjakan. Postman bag mulai dari harga murah hingga mahal pun tersedia. Bagi saya, merek penting tetapi harga yang utama. Bukan tidak mungkin anda mendapatkan tas yang bermerek namun sedang ada diskon. Anda sungguh beruntung!

(2). Pastikan bahan dan material tas yang diinginkan.

Postman bag buatan FOSSIL ini terbuat dari kulit sehingga anda perlu perhatikan ekstra perawatannya. Cocok jika anda penggemar bahan kulit.

Postman bag ESPRIT ini bahannya dari bludru dengan warnanya yang feminin sangat sesuai untuk mempercantik penampilan.

Selera pemilihan tas juga ditentukan oleh material yang membuat tas ini menjadi bagian dari penampilan. Jika anda ingin berbahan kulit, pastikan anda merawatnya dengan baik. Ternyata tak mudah merawat tas berbahan kulit seperti tas FOSSIL yang saya miliki. Ini pula yang membuatnya sebanding dengan harga tas tersebut. Jika hanya untuk mempercantik penampilan, tas berbahan bludru buatan ESPRIT juga cocok. Anda bisa padukan dengan baju yang berwarna senada.

(3). Pastikan tujuan atau kebutuhan mengenakan tas tersebut.

Tas yang ukurannya besar untuk menyimpan dokumen dan benda elektronik sehingga aman dan terlindungi kala hujan.

Jika anda memerlukan postman bag untuk membawa keperluan kuliah dan kerja, rasanya anda memerlukan tas yang berukuran besar sebesar ukuran kertas A4. Lalu selain ukuran, anda memerlukan tas yang punya bahan material tahan air. Ini cocok kala musim hujan turun maka perlengkapan anda di dalam tas terlindungi.

(4). Pastikan ukuran tas sesuai dengan kebutuhan anda.

Tas MANGGO yang cantik bisa digunakan untuk acara istimewa.

Postman bag buatan ESPRIT ini bentuknya mungil hanya memuat hape, lipstik dan dompet lipat. Cocok bagi yang suka praktis saat pergi ke mall, misalnya.

Jika anda ingin pergi ke pesta atau acara istimewa, postman bag seperti MANGO juga cocok. Anda tidak memerlukan postman bag yang berukuran besar ‘kan? Karena anda tidak membawa berbagai perlengkapan dalam acara istimewa. Warna tas bisa dipadupadankan dengan baju yang senada atau baju yang polos, tak bermotif. Ukuran postman bag juga menentukan penampilan anda berpergian. Jika tak terlalu besar, anda bisa pilih postman bag hitam ESPRIT ini yang mungil, untuk menyimpan hape dan dompet lipat. Tas berukuran kecil ini dinamakan sling bag

Kesimpulan

Tas menurut saya sebagai perempuan adalah bagian dari penampilan yang tak terpisahkan. Disamping tas bermanfaat menyimpan dan membawa perlengkapan yang diperlukan, tas perlu untuk mempercantik penampilan. Postman bag adalah salah satunya. Tas bertali satu ini cocok apabila anda sedang tidak ingin tas jinjing atau tas model backpack di kedua bahu.

Semoga tips berdasarkan pengalaman di atas dapat bermanfaat!

Mengapa Begitu Senang Orang Indonesia Datang ke Hong Kong?

Pertunjukan teknologi cahaya dan instrumen musik yang indah di Victoria Habour yang sayang dilewatkannya.

Kapal Ferry yang menghubungkan kedua wilayah Hong Kong.

The Peak, di sini anda bisa menyaksikan kota Hong Kong.

Ada tiket yang harus dibayarkan untuk menuju ‘The Peak’. 

Malam hari pun kota ini tak pernah sepi.

Wisata kuliner seperti street foods selalu enak menurut saya.

Peta transportasi publik MTR yang sudah tersistim dengan baik.

Bus menuju ke bandara yang memudahkan turis.

Ladies Market di siang hari.



Sebagai wilayah yang pernah menjadi koloni Inggris, Hong Kong punya beragam alasan mengapa harus dikunjungi. Bagi orang Indonesia pilihan berwisata ke Hong Kong menjadi pilihan yang mungkin dilakukan. Sebagian wilayah Hong Kong berada dekat dengan negara Tiongkok. Sebagian lagi yang menjadi pusat kota terpisah yang dapat dijangkau dengan kapal ferry. Keindahan panorama alam di antara kedua wilayah yang dipisahkan ini menimbulkan pemandangan yang unik dan menarik mata. 

Saya setuju dengan pendapat orang-orang yang datang hanya untuk bekerja atau wisata saja bahwa lahan di Hong Kong mahal. Begitu mahalnya hingga standar hotel untuk bintang dua atau bintang 3 saja membuat anda sulit untuk melonggarkan kaki di kamar hotel. Meski harga hotel di Hong Kong sesuai dengan besaran ruang di kamar, namun pilihan untuk datang ke Hong Kong begitu mudah. Apalagi promosi tiket pesawat menjadikan Hong Kong destinasi liburan yang sering dipilih orang Indonesia.

Berikut laporan pandangan mata dan mewawancari beberapa teman yang suka hilir mudik berwisata ke Hong Kong.

(1). Tak perlu visa

Yups, bagi orang Indonesia asal anda memiliki paspor dan tidak punya daftar cekal berpergian ke luar negeri tentunya anda bisa berpergian ke Hong Kong. Penerbangan langsung kira-kira tiga jam, namun saya memilih transit dulu di Bandara Changi, Singapura. Setelah tiba di Hong Kong, anda tinggal isi kartu kedatangan dan mengikuti prosedur pemeriksaan keimigrasian. Jika anda ingin langsung ke Macau, juga boleh memotong antrian dan mengikuti jalur khusus. Di sini anda akan mendapatkan semacam stiker sebagai bukti keimigrasian. Done! Anda bebas tinggal di Hong Kong selama 30 hari. Jika ingin tinggal lebih lama maka anda harus mengajukan visa di Konsulat Tiongkok dua minggu sebelum keberangkatan.

(2). Kulinernya enak

Begitu mudah mendapatkan makanan dari yang berkelas dan mahal hingga jajanan kaki lima. Hong Kong punya budaya wisata kuliner malam yang bisa anda temukan di pasar malam. Jika anda sering makan di restoran bergaya Tiongkok, anda perlu datang ke Hong Kong. Semua makanannya enak menurut saya. Hal menarik bagi anda yang berkocek tebal, silahkan buka daftar restoran yang sudah mendapat penghargaan terbaik! Hong Kong memberi award pada restoran-restoran terbaiknya. Jangan khawatir restoran berpredikat terbaik biasanya para staffnya berbahasa Inggris! Ada juga loh restoran Michelin di Hong Kong. 

(3). ‘Surga’ Belanja 

    Ini juga alasan menarik bagi para perempuan jika dikatakan Hong Kong adalah surga berbelanja. Di Hong Kong anda bisa mendapatkan barang bermutu dan berkelas hingga barang-barang yang sedang kekinian namun harganya terjangkau. Saya sampai datang berkali-kali hanya untuk membeli barang yang diinginkan di ‘Ladies Market.’ Di sini anda bisa menawar harga juga. Ini semacam area berbelanja tradisional dengan lapak-lapak yang memenuhi area di sepanjang jalan yang ditemukan. Meski namanya ‘Ladies Market’, ternyata banyak juga barang-barang keperluan kaum adam.

    (4). Multi-etnis

      Pemerintah Hong Kong bangga menyebutnya sebagai identitas ‘Asia’s World City’ dimana anda bisa menemukan berbagai etnis terutama Asia di sini. Di sini saya menemukan banyak juga orang Indonesia yang bekerja di sektor domestik. Pegawai hotel yang membersihkan kamar di hotel kedua yang saya tempati juga merupakan orang Indonesia. Saya mendengar sayup-sayup dia berbicara bahasa Jawa melalui telepon sembari membersihkan kamar. Dari dia, saya banyak bertanya soal transportasi atau wisata seputar kota Hong Kong. Tidak hanya etnis Asia saja di Hong Kong, banyak juga kaum migran dari berbagai bangsa yang datang untuk bekerja di sini. Sebagai wilayah yang pernah jadi ‘koloni’ Inggris, tentu bahasa Inggris juga menjadi bahasa pengantar sehari-hari kedua. Banyak aksara latin sebagai petunjuk informasi publik yang mudah bagi turis dan pendatang. Selain itu, anda juga bisa dengan mudah berkomunikasi dengan penduduk lokal dalam bahasa Inggris. 

      (5). Tempat wisata populer

      Di Hong Kong anda bisa mengunjungi Disneyland yang terkenal di dunia. Taman fantasi ini digemari sebagai wisata keluarga. Destinasi wisata yang menarik lagi adalah Victoria Park, baik malam hari maupun siang hari tempat ini menawarkan keindahan kota Hong Kong. Itu adalah sebagian lokasi wisata yang berbayar. Tempat wisata gratis juga bisa anda lakukan yakni menyaksikan cahaya lampu semacam pertunjukan dengan iringan musik di dekat pelabuhan. Anda juga bisa datang ke Avenue of Stars, dimana anda bisa berfoto di samping patung Bruce Lee yang legendaris itu. Atau mungkin tertarik dengan kemerlapan night market di Temple Street atau menikmati berbagai festival/karnaval yang kerap digelar di Lan Kwai Fong

      Kesimpulan

      Hong Kong bisa menjadi pilihan untuk berwisata bagi anda. Sekarang sudah banyak jalur penerbangan menuju Hong Kong dari Indonesia. Ada juga tawaran paket tur yang memudahkan anda di Hong Kong. Transportasi publiknya yang ramah bagi turis membuat siapa saja ingin berkeliling Hong Kong. Udaranya juga tidak terlalu terik jika siang hari, malahan anda bisa kedinginan di malam hari. Pastinya siapkan kocek anda sebelum menjelajah Hong Kong! 

      Semoga bermanfaat!

            666 Angka Sial, Takhayul?

            Ilustrasi. 

            Hari ini adalah Jumat, 13 Oktober 2017. Sebagian ada yang beranggapan angka 13 merupakan angka ketidakberuntungan. Mereka yang percaya itu mengkaitkan angka 13 sebagai pembawa petaka. Konon pada malam kamis, sebelum Jumat tanggal 13 menjadi malam menyeramkan. Benarkah itu? Kini saya menuliskan pengalaman yang berhubungan dengan angka lain yakni triple 6 atau 666. 

            Ada yang tahu mengapa angka 666 disebut angka sial atau membawa ketidakberuntungan? Informasi ini saya dapat dari teman sebaya saat masih bersekolah dulu di Indonesia. Kata teman saya, hindari angka 666 meski saat saya tanya alasannya, teman saya tidak bisa menjawab.

            Apakah ini takhayul juga? Boleh percaya boleh juga tidak percaya.

            Suatu kali, saya berbelanja di sebuah toko sovenir di Jerman, saya dapat coklat sebatang. Saya katakan bahwa saya tidak mengambil coklat ini tetapi kasir yang sudah terlihat sepuh itu memaksa saya menerimanya. Lalu tiba-tiba pemuda Jerman yang lain, sepertinya anak dari si Kasir mengatakan bahwa saya membayar total belanja 66,6€ sehingga coklat ini sebagai hadiah. Ini semacam keberuntungan atau membuang kesialan ya? Saya tidak paham. Jelasnya saya dapat coklat karena berbelanja dengan jumlah tepat 66,6€. 

            Tidak semua orang Jerman paham tentang takhayul bahwa angka 666 membawa ketidakberuntungan. Saya bertanya kepada orang Jerman, sebagian malahan mentertawakan kejadian saya dapat coklat karena berbelanja 66,6€. Mari kita selidiki alasannya!

            Dari literartur diceritakan angka 666 dipercaya orang Kristen kuno sebagai lambang anti kristus. Ini dikenal dengan phobia ‘Hexakosioihexekontahexaphobia’ yang berarti ketakutan pada angka 666. Jika merujuk dalam Alkitab di bab Wahyu, Santo Yohanes menunjuk pada 666 sebagai “jumlah binatang” yang ditafsirkan sebagai Anti Kristus pada akhir jaman. Jumlah tersebut merupakan tanda iblis. Boleh percaya boleh juga tidak percaya. Namanya Takhayul.

            Berdasarkan pengalaman saya membeli dengan jumlah 66,6€, tidak ada unsur kesengajaan bahwa saya berbelanja dengan nominal segitu. Jika coklat jadi bala untuk membuang ketidakberuntungan, terima saja! Bahwa keberuntungan atau ketidakberuntungan kembali diserahkan pada kekuasaan Tuhan semata. 

            Ada pendapat?

            Räumungsverkauf: Strategi Toko Agar Barang Laris Terjual

            Ilustrasi. Beberapa contoh papan informasi pemberitahuan diskon toko. Kiri adalah ‘Räumungsverkauf.’

            Ilustrasi. Räumungsverkauf di toko aksesoris perempuan.



            “Schaut, sonderangebot!” seru saya pada suami. Saya mengatakan bahwa ada penawaran promosi sale di suatu toko sambil menunjuk papan informasi di tengah jalan. Di situ tertulis ‘Räumungsverkauf‘ dan ada beberapa pesan sponsor bahwa harganya akan diskon. Sebagai perempuan yang punya naluri senang berbelanja, harga diskon adalah kemujuran. 

            Rupanya toko yang menggelar acara diskon tersebut adalah toko perhiasan aksesoris perempuan. Suami saya mana tertarik, jadi dia menunggu di luar toko. Sebagian barang ditulis harga nominalnya dan sebagian lagi ditulis persentase harga diskon yang ditawarkan. 

            Saya tidak terlalu tertarik dengan barang yang dijual, namun tertarik bertanya kepada penjaga toko mengapa melakukan diskon harga. Katanya, toko kami akan kedatangan banyak koleksi dan model terbaru. Jadi menurut dia, agar bisa mendapatkan space yang muat untuk koleksi terbaru maka dilakukanlah acara diskon tersebut. Oh, begitu.

            Di Jerman istilah ‘Räumungsverkauf’ mungkin di Indonesia ‘cuci gudang’ barangkali. Untuk melakukan penjualan diskon ini, perusahaan atau toko harus melewati ketentuan atau prosedur yang berlaku. Artinya, tidak sembarangan melakukan cuci gudang begitu, harus ada ijinnya. 

            Mengapa toko melakukan ‘cuci gudang’ atau memberikan diskon penjualan untuk semua barang? Pertama, seperti yang dijelaskan pada penjual di atas, misalnya kapasitas luas toko sudah tidak memadai lagi untuk koleksi dan model terbaru. Ini yang menyebabkan mereka menarik atensi pelanggan untuk membeli barang-barang mereka.

            Kedua, toko akan direnovasi dan ditutup sementara. Pengalaman ini juga saya dapatkan ketika ada dua supermarket dengan nama sama dalam satu kota. Supermarket yang lama menjual semua stok barangnya tanpa terkecuali 10%. Senangnya saya bisa berbelanja barang-barang sembako murah di situ.

            Ketiga, toko akan direlokasi atau ditutup. Bisa jadi bangkrut dan sebagainya. Mungkin ini alasan ketika teman saya di media sosial posting berbelanja di retail terbesar di Indonesia. Saat saya tanya mengapa dia berbelanja banyak barang. Katanya, toko retail tersebut akan pindah dan tutup di situ. 

            Jadi begitulah, ibu-ibu yang suka berbelanja. Silahkan tunggu kode diskon ya! Semoga bermanfaat😄

            Keterangan:

            Schaut, sonderangebot! = Lihat, ada penawaran khusus!

            Percayakah Berbelanja Kosmetik Via Online? Ini Saran Saya

            Ilustrasinya majalah perempuan saja. Jika kosmetik yang sebenarnya, nanti iklan lagi.

            Di era kemudahan bertransaksi di masa kini, banyak orang dimudahkan untuk berbelanja via online. Dulu saya ragu apakah segala keperluan bisa dilakukan hanya dengan mengklik tombol di layar komputer lalu melakukan pembayaran kemudian mengirimkan bukti pembayaran. Terakhir anda mendapatkan persetujuan bahwa transaksi anda berhasil maka anda mendapatkan apa yang anda inginkan. Mudah? Itu pengalaman saya memesan tiket dan hotel secara online.

            Lalu bagaimana berbelanja kosmetik?

            Suatu kali saya berbelanja baju di toko mode perempuan di Jerman. Kemudian si kasir memasukkan booklet ke dalam tas jinjingan. Saya pikir hal itu biasa sebagai promosi toko. Saat tiba di rumah saya penasaran ternyata booklet tersebut tawaran berbelanja kosmetik merek ternama asal Perancis. Wow!

            Booklet berisi berbagai produk kecantikan perempuan namun yang menarik adalah anda tinggal mengisi formulir menyerupai kartu pos jika memesannya. Artinya apa? Anda tidak perlu beli perangko untuk mengirimkannya atau bea pengiriman gratis.

            Dalam formulir pembelian semua sudah terstruktur tentang daftar barang yang akan dibeli termasuk kodenya yang memudahkan pembeli. Hal menarik adalah jika anda mengirimkan daftar pembelian, anda mendapatkan beberapa hadiah menarik lainnya. Siapa sih perempuan yang tidak suka dikasih hadiah?

            Setelah mengamati dan meminta pendapat suami, akhirnya diputuskan membeli beberapa daftar barang melebihi 20€. Mengapa? Jika anda membeli produk melebihi 20€ maka dijamin tidak dikenakan ongkos kirim paket. Bila belanja kurang dari 20€, paket dikenakan sebesar 3€-4€. Ini pun memancing perempuan seperti saya untuk berbelanja lebih 20€.

            Saya pikir 20€ saya mendapatkan berbagai produk kecantikan yang layak dari Perancis. Artinya kualitas produknya terjamin pula. Lalu di sebelah balik formulir pembelian yang dibentuk menyerupai kartu pos, saya mendapatkan notifikasi bahwa pembayaran dilakukan setelah barang tiba maksimal 1 bulan. Wow!!!

            Biasanya nih saat di Indonesia, kebanyakan transaksi bayar dulu baru kemudian dapat barang yang dibeli. Di sini tidak, ada sistim trust padahal online loh! Dua minggu kemudian paket tersebut datang setelah saya mengirimkan daftar berbelanja tanpa bea perangko. Bisa bayar setelah gajian tiba, luar biasa!

            Berdasarkan pengalaman tersebut, ini saran saya untuk berbelanja kosmetik secara online:

            1. Lihat dulu asal produknya! Cari tahu dan riset berbagai testimoni orang tentang produk tersebut sebelum memutuskan berbelanja online!
            2. Jika masih konsumen baru, pilih barang yang tidak langsung bersentuhan dan menimbulkan alergi atau jerawat. Biasanya anda sudah paham jenis kulit anda, jika memakai bedak sembarang bisa menimbulkan jerawat atau alergi maka pilih barang lain semisal pensil alis atau lipstik.
            3. Pilih pembayaran yang memudahkan anda! Jangan hanya tergiur harganya namun membebani anda dengan tagihannya di kemudian hari! Kebetulan pembayaran yang saya lakukan bisa melalui transfer antar bank setelah barang tiba. Tidak pakai kartu kredit pula.
            4. Pikirkan apa (bonus) yang bisa saya dapatkan selain produk yang saya beli! Misalnya irit bensin/transportasi ketimbang berbelanja di mall, ada hadiahnya, gratis bea pengiriman, dsb.
            5. Bagaimana pengirimannya? Sebaiknya pikirkan pula biaya pengirimannya. Misal nih anda membeli pensil alis sekian rupiah, namun biaya pengirimannya lebih mahal dari harga pensil alis. Jika kondisi demikian, sebaiknya tidak usah berbelanja online. Saya senang jika tidak ada biaya pengiriman misalnya.

            Begitulah pengalaman saya berbelanja kosmetik online. Bagaimana pengalaman anda?😁

            Ketika di Jerman, Pembayaran Gunakan Tunai

            Pluscity, salah satu mall terbesar di kota Linz, Austria. 

            Pertama kali tinggal di Indonesia, suami saya ribut ketika kami jalan keluar rumah tak ada uang cash. Saya pun tersenyum, saya tunjukkan kartu sakti, maksudnya kartu debit bank saya di Indonesia. Saya katakan bahwa dengan kartu ini bayar apa saja mudah. Senangnya juga saat saya di Jakarta terutama banyak ATM berseliweran. Jadi jika butuh uang cash, bisa jalan kaki tinggal pilih yang dekat dari rumah.

            Nah bagaimana di Jerman? Pertama kali datang tahun 2013, saya sudah diwanti-wanti untuk tidak bawa kartu kredit. Siapa juga punya kartu kredit? Meski saya sering traveling, tetapi hingga saat ini saya belum tertarik untuk apply kartu kredit. 

            Mengapa? Di Jerman segala pembayaran seperti restoran, kafe dan berbelanja di Supermarket kebanyakan dilakukan secara tunai. Untuk berbelanja di supermarket bisa gunakan kartu debit. Saya punya kartu debit bank di Jerman. Namun yang berbeda saat di Indonesia, si kasir minta kita menunjukkan kartu identitas sebagai bukti bahwa kita adalah pemegang kartu tersebut. 

            Ada pula kasir yang tidak hanya meminta penunjukkan kartu identitas diri tetapi juga meminta saya tanda tangan di belakang struk belanja. Struk ini kemudian disimpan oleh si kasir. Begitulah, lain negara, lain aturan. 

            Belum lagi dulu saya menggampangkan apa saja, tidak bawa uang tunai tetapi bawa kartu debit dan tinggal tarik tunai. Nah di sini, pernah kali waktu berbelanja barang dan pas bayar di kasir, kata kasir mesin EDC offline. Hadeh, saya mesti cari ATM yang tak semudah di Indonesia. 

            Pernah suatu kali saya traveling sama suami ke negara tetangga pakai mobil. Sudah sampai di negara tetangga, suami saya minta kita kembali lagi ke Jerman karena lupa bawa uang cash. Akhirnya tidak kejadian kembali ke Jerman karena kartu debit dilengkapi maestro atau visa. Jadi bisa ditarik dari ATM negara tetangga, dengan charge sekian Euro. 

            Begitulah, jika anda ingin ke Jerman pastikan bawa uang tunai di tangan! Karena itu lebih baik.