CERPEN (11): Sukses Menurut ‘Siapa’ atau ‘Apa’

Kala sore rintik di Jakarta, kami bertemu. Saya dan seorang teman lama janjian bertemu di sebuah kedai kopi ternama. Ia mengenakan tampilan kasual yang berbeda dari sebelumnya saya kenal 5 tahun lalu saat masih bersama di kantor dulu. “Apa kabar, Pak? Lama tak bersua.”, sapaku padanya yang terkesan elegan dengan penampilannya. Ia meraih tanganku dengan … Continue reading CERPEN (11): Sukses Menurut ‘Siapa’ atau ‘Apa’

CERPEN (38): Mengasah Kesempatan menjadi Impian

Aku sengaja membawa ibu ke vila terpencil yang jauh dari kebisingan kota agar bisa menikmati ketenangan bersama. Aku mengundang ibu menikmati secangkir teh dan kue buatannya. Kami duduk di balkon arah taman sambil berbincang hangat mengenai berbagai topik. Kadang aku begitu merindukan saat kebersamaan dengannya sebagai seorang gadis kecil, aku lupa bahwa kini aku sudah … Continue reading CERPEN (38): Mengasah Kesempatan menjadi Impian

CERPEN (12): Meramal Lewat Secangkir Kopi, Anda Percaya?

Rupanya tak puas sekedar minum kopi saja, kali ini teman baik saya ini mengajak minum kopi lagi. Aduh, rasanya tak puas abang satu ini berbicara soal kehidupan dengan saya. Dia ingin ajak saya untuk pergi minum kopi. “Baiklah Bang, kita ketemu di kedai kopi biasa” tuturku menjawab ajakannya lewat telpon. “Kita bertemu sore ya, An. … Continue reading CERPEN (12): Meramal Lewat Secangkir Kopi, Anda Percaya?

Mimpi Saja Tidak Cukup, Percaya!

Satu hal yang membuat setiap orang sama dalam memiliki impian adalah kesempatan. Sedangkan yang membedakannya adalah kemampuan untuk mengolah kesempatan mewujudkan impian. Ada rasa takut dan tak percayaa yang kerap menghinggapi kita menggapai impian. Itu wajar. Jadi mimpi saja tidak cukup, tetapi beri kepercayaan. Percaya yang dimaksud sebagai berikut: 1. Percaya pada kekuatan Ilahi Entah … Continue reading Mimpi Saja Tidak Cukup, Percaya!

Mengapa Mudah bagi Orang Lain tetapi Sulit buat Saya?

Pernahkah anda mengalami hal demikian, buat orang lain itu mudah tetapi kenyataannya tidak untuk diri sendiri? Usai lulus SMA saya berencana bawa mobil saat kuliah, jadi saya ambil kursus setir mobil. Ternyata sampai kursus setir mobil dua kali putaran dan punya SIM, saya masih belum bisa setir mobil hahahaha... Lalu suatu kali Mama dan saya … Continue reading Mengapa Mudah bagi Orang Lain tetapi Sulit buat Saya?

10 Cara Menuju Puncak Impian

Usai memberikan pelatihan motivasi dan "life skills" kepada sejumlah remaja tahun 2005, saya dihadiahi sebuah buku yang sangat baik dan menginspirasi. Judulnya, Everest in your life yang ditulis oleh Gary P. Scott yakni pemandu gunung dan telah menghabiskan hidup lebih dari 20 tahun untuk mendaki dan menjelajahi dunia. Everest tentu anda kenal sebagai salah satu … Continue reading 10 Cara Menuju Puncak Impian

Memenangkan Impian: Alles Hat Seine Zeit

Kemarin saya berharap negeri Jerman menorehkan sejarah kembali di dunia persepakbolaan mengingat sepak terjang lawannnya, Brazil adalah tuan rumah yang memang banyak melahirkan figur-figur pemain bola. (https://liwunfamily.wordpress.com/2014/07/08/sejarah-jerman-menang-world-cup-semoga/) Tak hanya itu, tim Brazil sudah memenangkan lima kali juara World Cup FIFA sedangkan tim Jerman baru tiga kali, 1954; 1974 dan 1990. Doa saya terkabul, Tim Jerman … Continue reading Memenangkan Impian: Alles Hat Seine Zeit

10 Alasan Pentingnya Berani Bermimpi

Setiap orang mungkin ragu dan tak percaya saat anda menyebutkan impian anda. Itu wajar. Ada dua kemungkinan penyebabnya, kemungkinan pertama, mereka ragu dengan kemampuan anda untuk meraihnya. Kemungkinan kedua, mereka bukan anda. Artinya, mimpi saja sudah mencerminkan siapa anda sebenarnya. You are what you dream about. 1. Mereka yang bermimpi memulainya dengan memvisualisasikan, bekerja keras … Continue reading 10 Alasan Pentingnya Berani Bermimpi

Menggapai Impian

"I am Dreamer." Kalimat itu yang mungkin terucap saat saya mendeskripsikan diri saya. Saya sadar betul bahwa impian membawa saya untuk mengalami kehidupan seperti sekarang ini. "You are what you dream about." Gapailah mimpi setinggi langit bukan dengan kuantitas seberapa banyak kita sudah jatuh dan bangkit tetapi kualitas seberapa lamanya kita bertahan untuk tidak menyerah. … Continue reading Menggapai Impian

CERPEN (15): Teruslah Berlari!

Alkisah diceritakan ada seorang yang memiliki fisik kecil, terlihat begitu lemah tapi bersemangat untuk ikut lomba lari di desanya. Ibunya melarang si anak untuk tampil ikut serta dalam lomba. Namun si anak tetap nekad dan gigih untuk bisa memenangkan putaran lomba lari tersebut. Sebelum lomba, ia berlatih lari agar misinya untuk mencapai garis finish tercapai. … Continue reading CERPEN (15): Teruslah Berlari!