Semakin Bertambah Usia, Semakin Bekurang Teman

Apakah anda percaya bahwa semakin anda bertambah usia maka semakin anda kehilangan teman? Mungkin anda menyangkalnya dengan mengatakan bahwa anda selalu punya teman sejak taman kanak-kanak hingga bersekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Itu betul sekali! Apalagi saat kita sedang berusia muda, teman adalah segalanya. Mereka adalah dunia kita bahkan memberi pengaruh pada kehidupan kita. … Continue reading Semakin Bertambah Usia, Semakin Bekurang Teman

Pelangi Kehidupan: Belajar dari Kekalahan Jerman di Piala Sepakbola Dunia 2018

Siapa yang tak sedih ketika melihat sang jagoan berjumlah sebelas orang gagal meraih kemenangan di lapangan hijau. Ya, Rabu (27/7) menjadi pukulan terberat buat timnas Jerman yang berlaga di Piala Dunia 2018. Bagaimana pun Jerman dikalahkan kesebelasan Korsel yang serta merta membuat banyak orang tak percaya. Saat itu saya dan suami menyempatkan diri nonton bareng … Continue reading Pelangi Kehidupan: Belajar dari Kekalahan Jerman di Piala Sepakbola Dunia 2018

Ada Kala Menyerah Juga Perlu. Simak Alasannya!

Bermimpi besar memang tak salah. Bisa jadi salah jika anda terlalu menghabiskan energi hanya untuk tujuan yang tak tercapai. Jika satu pintu tertutup, masih ada jendela yang tetap terbuka. Ketika saya sedang membuat mini pizza, teman saya yang jauh di sana bercerita lewat whatsapp bahwa impiannya akhirnya dihentikan. Loh kenapa? Setelah tujuh kali mencoba melamar … Continue reading Ada Kala Menyerah Juga Perlu. Simak Alasannya!

CERPEN (36): Buat Apa Pintar Jika Tidak Bijak?

"Buat apa jadi pintar hanya untuk mengusai dunia nak?" pesan ibu lewat whatsapp sore ini. Aku ingin pintar ibu. Aku lebih memilih jadi wanita pintar ketimbang wanita cantik. Aku ingin ibu tahu bahwa kepandaian akan menguasai dunia. Mereka yang menguasai dunia adalah mereka yang pintar. Itu alasanku. Aku ketik berbagai alasan untuk meyakinkan ibu bahwa … Continue reading CERPEN (36): Buat Apa Pintar Jika Tidak Bijak?

CERPEN (22): Kebijaksanaan Cinta

Ketika aku masih remaja, saat mengenal cinta pertama kali, pria idaman bagiku adalah dia yang pandai di sekolah. Sayangnya, aku tidak mendapatkannya. Mungkin karena aku juga tidak terlalu pintar. Beranjak dewasa muda, ketika aku memasuki dunia perkuliahan, pria idamanku pun berubah. Dia adalah pria yang rupawan. Sayangnya, aku juga tidak mendapatkannya. Mungkin karena aku juga … Continue reading CERPEN (22): Kebijaksanaan Cinta

Jadilah Bijaksana Usai Kesalahan

Setiap orang selalu berharap hidupnya berjalan dalam koridor yang benar, sempurna dan tanpa kesalahan. Namun apa daya, manusia tak pernah luput dari kesalahan. "Sesempurna apa pun manusia, dalam hidupnya, ia pasti pernah berbuat salah,” kata ibu mengomentari perilaku seorang kerabat kami. Ibu melanjutkan lagi, "Tak usah malu usai berbuat kesalahan dalam hidup. Salah karir, salah … Continue reading Jadilah Bijaksana Usai Kesalahan

Kita Lebih Berharga daripada Uang

Saya suka sekali menyimpan mata uang asing dari negara-negara yang pernah saya kunjungi. Atau, saya kadang dapatkan mata uang asing dengan cara "Barter" misalnya, sewaktu ada acara internasional dengan peserta dari berbagai negara Sewaktu perjalanan dinas menuju ke Jakarta dari Padang, saya bertemu dengan Pria asal Meksiko. Kami berbincang dan bertukar bahasa dan cerita lalu … Continue reading Kita Lebih Berharga daripada Uang