Nama Baru, Keberuntungan Baru

Is it a good luck to change name? How do you think? This is not related with personally name, but business purpose. In following story, I told that I didn’t find the store as requested. This store has already changed name. So it is really hard process to change name for business purpose. Another reason I heard changing name meant bringing fortune. Hmmm… the sure thing I learned that business is trust. So new name can lead new trust in publicity. 

How do you think?

Ilustrasi.

Apakah anda percaya pada judul di atas bahwa nama baru maka keberuntungan yang baru?

Tidak, saya tidak ganti nama. Nama saya tetap Anna sejak saya kecil hingga sekarang. Namun ada sebagian teman yang mengganti nama panggilan mereka untuk suasana yang baru. Saya sendiri lupa menanyakan alasan dibalik penggantian nama panggilan mereka. Apakah nama panggilan baru terdengar lebih baik? Bisa saja. Mungkin nama panggilan lama terlalu banyak atau mereka yang berganti nama panggilan ingin sesuatu yang berbeda. Bisa jadi.

Saya tidak membahas nama baru untuk seseorang tetapi dalam dunia bisnis. Wow!

Suatu kali saya dan suami mencari toko hingga beberapa kali kami salah menduga. Kembali lagi suami memutarkan mobilnya dan mencari nama toko itu. Kami sungguh tidak menemukannya. Karena ini amanat mertua bahwa kami harus ke toko tersebut maka kami pun tak menyerah. Begitu memarkirkan mobil, kami mendatangi toko yang berbeda nama tetapi punya alamat yang sama dan menjadi tujuan kami. Pikir kami, barangkali kami bisa bertanya kemana toko itu pindah.

Akhirnya kami bertemu dengan karyawan yang ramah di toko itu. Kami bertanya tentang maksud pencarian toko itu. Alangkah terkejutnya kami bahwa toko itu adalah toko yang sama hanya saja berganti nama. Toko yang kami cari berganti nama. Ada sejarah dibalik penggantian nama termasuk kepemilikannya. Meski tak mudah diterima dengan nama yang baru namun proses bisnis dengan ketekunan mendatangkan kepercayaan.

Yups, nama dalam bisnis adalah kepercayaan. Sampai-sampai mertua saya meminta kami harus mencari toko yang sesuai dengan nama yang diminta. Bisa jadi mereka mempercayai service atau pelayanan yang diberikan toko dengan nama tersebut. Jangan bilang apalah arti sebuah nama! Nama dalam bisnis sangat berarti. Bayangkan bahwa tercoreng nama maka rugilah bisnis yang menyandang nama tersebut.

Nama juga menjadi citra tentang apa yang dijual dalam bisnis tersebut. Kita pun tahu bagaimana nama begitu kuat membentuk citra dan menarik pelanggan. Ini lagi-lagi berkaitan dengan bisnis. Bisnis yang sudah punya “nama” rasanya sulit berganti nama. 

Kembali ke soal nama baru yang menjadikan keberuntungan, apakah anda percaya? Mungkin saja ada alasan kuat dibalik perubahan nama semisal kepemilikan. Atau nama baru menjadi doa dan harapan yang baru. Semua ada di tangan sang pemilik bisnis.

Ada pendapat?

Strategi Marketing: Mengapa Banyak Orang Ingin Jadi Kaya?

Ilustrasi. Siapa ingin jadi kaya?

Mungkin anda pernah menemukan satu dari sekian slogan di bawah ini:

  • Siapa mau jadi kaya dalam waktu singkat? 
  • Anda tidak perlu bekerja terlalu giat, uang akan bekerja untuk anda.
  • Segera bergabung bersama kami, jika anda ingin kaya! 

Dan mungkin masih banyak lagi kalimat yang berseliweran menawarkan cara atau trik untuk menjadi kaya. Mengapa trik atau cara menjadi kaya begitu menarik minat banyak orang? Jangan katakan bahwa anda tidak ingin kaya! Dan mengapa pula banyak orang ingin menjadi kaya?

Banyak strategi marketing menawarkan cara ‘menjadi kaya’ untuk memikat massa. Misal memasarkan apartemen. “Jika anda membeli apartemen kami, anda membeli suatu investasi. Lima tahun ke depan apartemen yang anda beli bisa menjadi peluang bisnis menjanjikan.” Bagaimana perasaan anda saat sales menawarkannya sambil berkata demikian?

Bahwa ternyata menjadi kaya adalah impian banyak orang. Dan itu wajar! Cara ini ampuh bagi marketing untuk mengikat pelanggannya. 

Strategi menjual properti dengan menjanjikan masa depan yang cerah juga salah satu cara yang mujarab. Ini alasan yang dapat ditemukan dalam buku ‘Why we want you to be rich’ yang ditulis Trump dan Kiyosaki. Anda pun tahu siapa Trump saat ini? Yups, Presiden USA.

Menjadi kaya bukan pilihan, bukan pula takdir, bukan pula keharusan namun tawaran. Ini kunci dari strategi marketing bisnis yang menjanjikan massa bahwa kaya akan terjadi bilamana anda melakukan proses sebagaimana yang ditawarkan. Jangan berpikir anda akan mendapatkan hasil menjadi kaya bilamana anda tidak melewati proses kesabaran tahap demi tahap. So menjadi kaya bukan instan, seperti mantra tentunya. Tetapi apakah menjadi kaya nantinya? Belum tentu. Dan ini juga belum tentu dijawab mudah oleh para sales marketing. 

Menurut pendapat saya, siapa pun adalah normal dan naluriah bilamana ingin menjadi kaya. Cara strategi marketing ini sudah baik. Namun bagaimana menjadi kaya bilamana tidak bahagia, ya ‘kan? 

Sebaiknya saat memutuskan menjadi kaya, pertama-tama jadilah bahagia. Ini yang seharusnya diperhitungkan dalam melakukan strategi marketing. Buatlah pelanggan anda bahagia sebelum memutuskan memenuhi tawaran anda! Apa itu? Menjual apa yang dibutuhkan pelanggan, bukan menjual keinginan menjadi kaya.

Ada pendapat?