Makanan Khas Jerman (64): Bretzel und Butter, Waktunya Makan Roti

Ilustrasi.

Jika anda melihat kue tiga lubang, maka anda akan tahu bahwa roti ini begitu populer di Jerman dan sekitarnya. Roti tiga lubang ini punya filosofi tersendiri yang konon katanya sebagai simbol keberuntungan. Ada yang mengenakan roti ini sebagai liontin di kalung dan ada pula yang meletakkan dekorasi berbentuk roti tiga lubang ini di atas pintu masuk. Dianggap keberuntungan karena ini seperti simbol tangan berdoa.

Roti yang kita bicarakan tadi disebut bretzel, yang dalam istilah internasional kadang disebut pretzel. Bentuknya sama hanya penyebutannya bisa jadi berbeda. Misal di negeri Paman Sam, roti ini disebut pretzel.

Bagaimana menikmati roti?

Ada banyak cara menikmatinya. Mulai menjadikan bretzel sebagai side dishes pada weißwurst atau kalt essen hingga menyantap bretzel sendirian dengan aneka kreasinya.

Kali ini saya perkenalkan cara lain menikmati roti ini. Sebagai restoran dan kafe terkadang menyediakan brotzeit, yakni bretzel dan butter. Awalnya saya merasa aneh untuk mencobanya saat ditawari pramusaji ketika saya katakan bahwa saya ingin menikmati sesuatu yang ringan tetapi cukup mengenyangkan. Pilihannya jatuh pada bretzel dan butter yang ternyata enak juga ya.

Butter sendiri disebut di Jerman, berbeda dengan pengucapan dalam bahasa Inggris. Padahal penulisan butter keduanya sama. Rupanya butter dalam istilah internasional berasal dari bahasa Jerman yang memang dari dulu sudah mengkonsumsi butter.

Butter ini sebenarnya berbeda dengan margarin yang dulunya sering saya pahami adalah sama. Butter ini lebih padat dan warnanya lebih cerah dibandingkan margarin yang warnanya lebih kuning. Saya senang dengan butter bila dicairkan wanginya itu harum semerbak ketimbang margarin. Margarin itu tidak banyak dikenal di sini, meskipun tersedia juga di supermarket.

Di sini butter lebih banyak digunakan untuk campuran kue dan olesan roti seperti yang saya lakukan pada bretzel. Padahal dulu di Jakarta, saya biasanya makan roti dengan margarin kadang-kadang. Mengapa? Karena saya benar-benar tidak bisa membedakan keduanya.

Setelah menikmati bretzel yang diolesi butter, saya kerap mencobanya di rumah. Bretzel yang masih hangat, keluar dari oven kemudian langsung diolesi butter maka wangi dan rasanya sudah menggoda. Penasaran ‘kan? Silahkan dicoba deh!

Dua Cara Lain Menikmati Bretzel: Makanan Khas Jerman (50)

Bretzel dengan sosis putih.

Bretzel atau Pretzel adalah salah satu roti yang mudah dijumpai di seluruh Jerman dan sekitarnya. Roti ini begitu berkesan terutama di wilayah Bavaria karena biasa ditemui saat festival minum bir. Seperti saat Oktoberfest, bretzel adalah roti yang paling mudah dikenali dan dijajakan oleh para pramusaji. Rasanya sederhana hanya asin saja.

Bretzel akhirnya juga dikenal dengan istilah pretzel di negeri Paman Sam. Saya pun menjumpainya di Indonesia dan juga restoran Jerman di Singapura. Cerita bretzel yang mendunia bisa anda cek di sini.

Saat ini saya mau berbagi dua pilihan menikmati bretzel yang dijumpai di wilayah Bavaria. Barangkali ide ini menarik anda.

Pertama, bretzel dengan sosis putih.

Selama ini saya hanya tahu sosis itu berwarna merah. Begitu tiba di Jerman, ada banyak pilihan sosis yang membuat saya takjub. Salah satunya adalah saat kolega dari suami ajak kami bertemu di restoran tradisional dengan citarasa lokal di Munich. Karena kami bertemu sekitar jam 10 pagi, ini adalah saat brotzeit.

Kami dipesankan bretzel dengan sosis putih. Untuk menikmatinya bersama bretzel, seperti yang anda lihat ada saus kacang manis. Terbayang bahwa sosis putih tanpa rasa bersama asinnya bretzel dan manisnya saus kacang bercampur di mulut.

Hmmm, silahkan ditebak rasanya!

Kedua, bretzel dengan daun rucola dan bacon.

Pilihan kedua datang dari toko roti atau kafe yang menyajikan sarapan pagi. Bretzel dibelah dua. Kedua sisi bretzel diberi olesan butter berbumbu. Kemudian salah satu sisi bretzel diletakkan daun rucola dan bacon yang sudah siap disantap. Tutup kembali sisi lain dari bretzel.

Anda bisa bayangkan rasa daun rucola yang sedikit bitter dengan asinnya bacon dan bretzel. Jika anda suka, silahkan dicoba!

Dari kedua pilihan ide di atas menikmati bretzel, mana yang anda dipilih?