CERPEN (73): Jangan Pernah Berhenti Bermimpi!

Ini adalah Reblog dari artikel berjudul sama yang sudah tayang pada 3 Maret 2016. Tuhan melihat dari awal hingga akhir. Jangan menyerah! "Sesuatu itu mungkin asalkan kamu kerja keras. Hört niemals auf zu träumen! Keep your dream ya!" katanya padaku saat aku menangis tidak terima kenyataan yang sedang terjadi. Dia memberikan tisu dan melap tangisku … Continue reading CERPEN (73): Jangan Pernah Berhenti Bermimpi!

CERPEN (71): Rahasia Panjang Umur ala Kura-Kura

Ini adalah Reblog dari artikel yang berjudul sama dan sudah terbit pada 15 September 2017. "Kita bisa belajar darimana saja, Anna" kata ayahku. "Hidup ini adalah proses belajar, bahkan dari alam dan binatang yang hidup di sini," kata ayah sekali lagi sembari kami menyusuri kebun binatang. Ibu dan kedua adikku masih tertinggal di belakang, tampak … Continue reading CERPEN (71): Rahasia Panjang Umur ala Kura-Kura

CERPEN (68): Seberapa Tinggi Kita Bermimpi

  Ini adalah Reblog dari artikel berjudul sama yang sudah terbit pada 23 Januari 2015. Ada dua orang murid bertanya kepada gurunya tentang impian. Mereka berdua memperdebatkan seberapa tinggi mimpi harus kita raih dalam hidup. Mereka sepakat untuk mencari tahu kepada Guru Bijak. "Wahai Guru Bijak, kami berdua bingung tentang maksud bermimpi yang guru utarakan … Continue reading CERPEN (68): Seberapa Tinggi Kita Bermimpi

CERPEN (67): Mengapa Kita Sulit Melupakan Orang itu?

  Ini adalah Reblog dari artikel berjudul sama yang sudah ditayangkan pada 25 Januari 2015. Seorang Murid yang punya kenangan masa lalu datang kepada Guru Bijak. "Guru, mengapa aku sulit sekali melupakannya?" tanya Murid cemas kepada Gurunya yang sedang memperbaiki pagar di suatu sore hari. "Ambillah paku ini dan tancapkan pada pagar itu!" perintah Guru … Continue reading CERPEN (67): Mengapa Kita Sulit Melupakan Orang itu?

CERPEN (66): Sekali Lagi Sikap, Bukan Waktu

Ini adalah Reblog dari cerita pendek berjudul sama yang sudah ditayangkan pada 25 Oktober 2015. Percapakan ibu dan seorang anak saat minum teh di sore hari, berikut: Anak : Bu, apa yang paling jahat di dunia ini? Ibu : Apa maksudmu, nak? Anak : Kemarin ibu guru di sekolah mengajarkan bahwa kita tidak boleh sombong … Continue reading CERPEN (66): Sekali Lagi Sikap, Bukan Waktu

CERPEN (62): Lihatlah Masalah Dari Berbagai Sudut Pandang!

  Ini adalah Reblog dari artikel berjudul sama yang sudah dirilis pada 9 Maret 2016. Seorang Profesor yang bijak memberi sebuah foto dalam layar yang terpajang di dinding kelas. Ia menunjukkan sebuah foto dan bertanya kepada mahasiswanya. "Ada yang tahu ini gambar apa?" tanyanya. Seorang mahasiswa berkacamata mengacungkan jari dan menjawab, "Bunga, Pak." Professor menggeleng. … Continue reading CERPEN (62): Lihatlah Masalah Dari Berbagai Sudut Pandang!

CERPEN (52): Pengalaman Itu Mahal Harganya!

Ini adalah Reblog dari artikel berjudul sama yang sudah tayang pada 27 April 2016. Pagi itu, aku bertemu dengan seorang nenek tua di tepian desa. Dia sedang mengambil air di sumur tua milik desa. Sumur tua yang terletak jauh dari keramaian desa, sehingga setiap orang harus berjalan berkilo-kilo untuk menjangkaunya, termasuk nenek tua di sebelahku … Continue reading CERPEN (52): Pengalaman Itu Mahal Harganya!

CERPEN (40): Jangan Pernah Menjanjikan Sesuatu yang Belum Jadi Milikmu!

Setiap Sabtu saya tayangkan ulang cerita pendek yang sudah ditayangkan sebelumnya dengan judul sama pada 29 Mei 2016. Jangan pernah menjanjikan sesuatu yang belum jadi milikmu! Aku membaca tulisan yang tertempel di dinding apartemen milik teman baikku ini. Kalimat tersebut terukir indah di sebilah papan berhias sebagai penghias dinding. Tulisan tersebut tampak menohok karena tepat … Continue reading CERPEN (40): Jangan Pernah Menjanjikan Sesuatu yang Belum Jadi Milikmu!

CERPEN (38): Mengasah Kesempatan menjadi Impian

Ini adalah reblog dari artikel yang sama dan tayang pada 2 Desember 2014. ________________________ Aku sengaja membawa ibu ke vila terpencil yang jauh dari kebisingan kota agar bisa menikmati ketenangan bersama. Aku mengundang ibu menikmati secangkir teh dan kue buatannya. Kami duduk di balkon arah taman sambil berbincang hangat mengenai berbagai topik. Kadang aku begitu … Continue reading CERPEN (38): Mengasah Kesempatan menjadi Impian

CERPEN (37): Kapankah Masalah Akan Berhenti?

Ilustrasi. Ini adalah reblog dari artikel sebelumnya yang tayang pada 1 Juni 2016. __________________________________________________________ Seorang anak kecil datang pada ibunya dan bertanya, “Ibu, kapankah masalah akan berhenti?” Ia begitu sedih melihat ibunya menangis menatap jendela. Segera ibunya melap tangis dengan kedua tangannya. Ibunya sadar, anaknya memperhatikannya sedari tadi. Lalu ibu berbalik menghampiri anak kecil itu untuk menenangkannya. … Continue reading CERPEN (37): Kapankah Masalah Akan Berhenti?