CERPEN (1): Mata, Mulut, Telinga

Ilustrasi. Berikut adalah Reblog untuk cerita fiksi yang pernah dimuat pada 30 Januari 2014 dan 13 Juni 2020. Cerita ini adalah hasil refleksi dan imajinasi saya. Selamat membaca! Suatu hari Iblis datang hendak menggoda manusia. Ia melihat bahwa orang-orang berikut ini memerlukan bantuannya. Pertama, Iblis datang kepada orang buta. “Hey, aku tahu kau tidak bisa melihat … Continue reading CERPEN (1): Mata, Mulut, Telinga

CERPEN (76): Menikmati Perjalanan Hidup

Ini adalah Reblog dari artikel berjudul sama yang sudah terbit sebelumnya pada 17 Januari 2015. Alkisah ada dua orang murid berkelana menuju perguruan untuk bertemu Guru sejati. Mereka memulai perjalanan langkah demi langkah, hari demi hari, mengarungi lembah dan bukit. Mereka berdua diminta untuk melakukan perenungan selama perjalanan yang mereka tempuh, tak boleh banyak bicara … Continue reading CERPEN (76): Menikmati Perjalanan Hidup

CERPEN (75): Mengapa Sulit Jadi Pendengar yang Baik?

Ini adalah Reblog dari cerita fiksi yang sudah ditayangkan sebelumnya dengan judul yang sama pada 14 Desember 2015. Di suatu sore, seorang anak bertanya pada ibunya: Anak : Ibu, mengapa kau selalu mendengarkan saat aku berbicara? Ibu : Karena aku ingin tahu tentang keseharianmu dan apa saja yang kau lakukan, nak. Anak : Mengapa temanku … Continue reading CERPEN (75): Mengapa Sulit Jadi Pendengar yang Baik?

CERPEN (74): Menikmati Perjalanan Dua Cangkir Teh

Ini adalah Reblog dari artikel yang pernah terbit pada 11 Desember 2015. "Berhentilah menilai, Nak. Apa yang kau lihat bisa jadi hanya persepsi. Bahkan apa yang baru saja kau dengar mungkin opini," kata ibu sore itu kala minum teh bersama. "Lalu apa yang harus aku lakukan? Aku bingung, Bu." "Ikuti kata hatimu. Itulah kebenaran yang … Continue reading CERPEN (74): Menikmati Perjalanan Dua Cangkir Teh

CERPEN (73): Jangan Pernah Berhenti Bermimpi!

Ini adalah Reblog dari artikel berjudul sama yang sudah tayang pada 3 Maret 2016. Tuhan melihat dari awal hingga akhir. Jangan menyerah! "Sesuatu itu mungkin asalkan kamu kerja keras. Hört niemals auf zu träumen! Keep your dream ya!" katanya padaku saat aku menangis tidak terima kenyataan yang sedang terjadi. Dia memberikan tisu dan melap tangisku … Continue reading CERPEN (73): Jangan Pernah Berhenti Bermimpi!

CERPEN (71): Rahasia Panjang Umur ala Kura-Kura

Ini adalah Reblog dari artikel yang berjudul sama dan sudah terbit pada 15 September 2017. "Kita bisa belajar darimana saja, Anna" kata ayahku. "Hidup ini adalah proses belajar, bahkan dari alam dan binatang yang hidup di sini," kata ayah sekali lagi sembari kami menyusuri kebun binatang. Ibu dan kedua adikku masih tertinggal di belakang, tampak … Continue reading CERPEN (71): Rahasia Panjang Umur ala Kura-Kura

CERPEN (68): Seberapa Tinggi Kita Bermimpi

  Ini adalah Reblog dari artikel berjudul sama yang sudah terbit pada 23 Januari 2015. Ada dua orang murid bertanya kepada gurunya tentang impian. Mereka berdua memperdebatkan seberapa tinggi mimpi harus kita raih dalam hidup. Mereka sepakat untuk mencari tahu kepada Guru Bijak. "Wahai Guru Bijak, kami berdua bingung tentang maksud bermimpi yang guru utarakan … Continue reading CERPEN (68): Seberapa Tinggi Kita Bermimpi

CERPEN (67): Mengapa Kita Sulit Melupakan Orang itu?

  Ini adalah Reblog dari artikel berjudul sama yang sudah ditayangkan pada 25 Januari 2015. Seorang Murid yang punya kenangan masa lalu datang kepada Guru Bijak. "Guru, mengapa aku sulit sekali melupakannya?" tanya Murid cemas kepada Gurunya yang sedang memperbaiki pagar di suatu sore hari. "Ambillah paku ini dan tancapkan pada pagar itu!" perintah Guru … Continue reading CERPEN (67): Mengapa Kita Sulit Melupakan Orang itu?

CERPEN (66): Sekali Lagi Sikap, Bukan Waktu

Ini adalah Reblog dari cerita pendek berjudul sama yang sudah ditayangkan pada 25 Oktober 2015. Percapakan ibu dan seorang anak saat minum teh di sore hari, berikut: Anak : Bu, apa yang paling jahat di dunia ini? Ibu : Apa maksudmu, nak? Anak : Kemarin ibu guru di sekolah mengajarkan bahwa kita tidak boleh sombong … Continue reading CERPEN (66): Sekali Lagi Sikap, Bukan Waktu

CERPEN (62): Lihatlah Masalah Dari Berbagai Sudut Pandang!

  Ini adalah Reblog dari artikel berjudul sama yang sudah dirilis pada 9 Maret 2016. Seorang Profesor yang bijak memberi sebuah foto dalam layar yang terpajang di dinding kelas. Ia menunjukkan sebuah foto dan bertanya kepada mahasiswanya. "Ada yang tahu ini gambar apa?" tanyanya. Seorang mahasiswa berkacamata mengacungkan jari dan menjawab, "Bunga, Pak." Professor menggeleng. … Continue reading CERPEN (62): Lihatlah Masalah Dari Berbagai Sudut Pandang!