China Green Tea: You Should Know

China green tea.

This china green tea is really good.



In China, tea drinking is part of social life. The custom of tea drinking became social tradition habits since centuries ago. The best and popular tea in China society is green tea that its good for health. The tradition of drinking tea mostly found vary in Asian countries such as China, Japan or Indonesian.

I have known two popular green tea that called as Matcha from Japan and Oolong from China. Recently matcha green tea has gained Indonesian foods and beverages market as trend consumption industry for young people as consumers.

China green tea is totally different with Matcha Japan green tea. This is a reason to drink tea when I have met my good friend who comes from China in “Chinarestaurant” in Germany. She adviced me to try ‘China Green Tea’ when we spoken about culture and life style. 

China green tea is good to improve health. The substances contain antioxidant to protect body more powerful from free radicals. Also in every green tea compounds more caffeine than normal tea to increase dopamine at brain function.

All benefits for health will get it from this green tea drinking. In according to my experience, I had have problem sleeping when I drunk three cups of green tea. Why? Drinking a cup of green tea in every day is enough in order to to improve the health.

I have got lesson learned later on. Each day I may drink coffee or green tea not more than one cup if I wanna sleep better at night time. 

Everyone is different, and some may experience side effects after drinking more than a cup of green tea. While others may be able to drink five cups with no problem such as a friend of mine from China.

***

Salah satu teh hijau di restoran Tiongkok di Jerman.

In Bahasa Indonesia

Di Indonesia, anda mungkin terbiasa mendengar Matcha, teh hijau dari Jepang. Industri minuman dan makanan di Jakarta misalnya begitu kreatif membuat aneka macam konsumsi terbuat dari teh hijau tersebut. Matcha memang populer sebagai teh hijau dari Jepang dan dipercaya baik bagi kesehatan tubuh.

Lalu bagaimana dengan teh hijau dari negeri Tiongkok? Apakah anda pernah mencobanya?

Pengalaman adalah guru terbaik. Setelah mengalaminya, maka saya menuliskan dan membagikannya lewat artikel. Suatu kali saya kedapatan tidak bisa tidur. Saya berpikir pasti ada yang salah dilakukan pada hari itu seperti mengkonsumsi sesuatu yang membuat tidak bisa tidur. Setelah diingat-ingat bahwa saya meminum tiga gelas cangkir dari teh hijau. Hari itu, saya datang bersama seorang teman dari Asia juga untuk duduk dan ngobrol di restoran Tiongkok di Jerman. Begitu asyiknya hingga saya meminta pramusaji untuk menambah cangkir teh saya.

Di Jerman, pramusaji selalu bertanya jenis teh yang anda inginkan. Mereka akan menawarkan teh yang mereka miliki. Ini menarik, sementara di Indonesia hal ini jarang terjadi. Di kafe atau restoran di Jerman, mereka akan jujur mengatakan macam-macam teh yang dimiliki seperti teh mint, teh Chamomile, teh hijau, dan sebagainya.

Rupanya teh hijau yang saya pesan pada hari itu telah membuat saya tidak bisa tidur. Sebaiknya saya hanya meminum satu cangkir saja. Namun karena keasyikan ngobrol dan menghangatkan badan membuat saya lupa untuk meminumnya hingga tiga cangkir. Teh hijau biasa juga disebut teh oolong.

Anda tahu bahwa teh hijau dari Tiongkok dikenal berkhasiat karena kandungan anti oksidan untuk melindungi tubuh dari pengaruh radikal bebas. Kandungannya begitu kuat untuk menangkal berbagai serangan penyakit. Bahkan ada yang mengatakan baik untuk membuang racun sehingga dianggap bisa menurunkan berat badan. Hal ini saya sendiri tidak tahu pembuktian medisnya. Namun hal yang pasti, teh hijau di masyarakat Tiongkok dianggap sebagai minuman kesehatan karena baik untuk tubuh.

Tidak hanya itu, kandungan teh hijau juga dipercaya memiliki kadar kafein yang tinggi dibandingkan teh normal pada umumnya. Kafein dalam teh hijau dipercaya dapat meransang bagian dopamin sehingga mempengaruhi kerja otak. Namun bagi saya, kadar kafein yang tinggi menyebabkan saya sulit tidur. Setiap hari, saya hanya bisa minum tidak lebih dari satu cangkir kopi atau teh jika ingin tidur nyenyak pada malam hari.

Begitulah pengalaman saya. Sedangkan bagi teman saya tersebut, dia tidak bermasalah. Setiap orang itu bisa berbeda-beda. Itu semua tergantung bagaimana menikmati satu cangkir teh hijau sudah cukup atau anda butuh lebih dari itu.

Apakah anda punya pengalaman minum teh hijau dari Tiongkok?

 

11 November: Hari Lajang atau Hari Kesetiaan. Pilih Mana?

Kontak jodoh di salah satu surat kabar terbitan mingguan di Jerman. Dokumen pribadi.

Apa yang anda lakukan pada hari ini? Apa yang terjadi pada hari ini? Hari ini adalah 11 November, adakah yang spesial? Pastinya menjadi istimewa jika anda masih lajang dan sedang sendirian. Namun tak menutup juga bagi mereka yang sudah berpasangan untuk merayakan kesetiaan bersama pasangannya. 

Apa yang terjadi?

Di negara Tiongkok pada tanggal ini setiap tahun dirayakan hari lajang, sebagai kebalikan dari hari Valentin yang dirayakan 14 Februari.

Baca https://liwunfamily.com/2014/02/09/hari-valentin-valentine/

Mengapa tanggal ini jadi hari lajang? 

Coba saja lihat tanggal pada hari ini, terdapat empat angka 1 yang disebut
“Guanggun Jie” yang dalam bahasa slang setempat disebut “lajang” atau bujang. Yups, tanggal 11 November dirayakan bagi mereka yang lajang untuk bersosialisasi sambil menikmati kesendiriannya. Prinsipnya, ‘I am single and very happy‘ seperti judul lagu.

Setiap perayaan selalu ada industri kaum kapitalis yang memanfaatkannya. Benar saja, di Tiongkok sendiri pada tanggal ini dijadikan kesempatan sebagai “shopping day”. Istilahnya, silahkan menikmati kesendirian dengan berbelanja sepuas hati. Mereka bisa memanfaatkan berbelanja online yang meraup keuntungan fantastis cuma pada hari ini.

Selain pemberian hadiah, industri yang muncul dan semarak di hari lajang ini adalah restoran dan menu bagi si lajang untuk menikmati makanan istimewa. Ada restoran sampai menyediakan boneka Tedy Bear yang besar menemani si lajang menyantap hidangan istimewa. Menarik idenya!

Meningkatnya jumlah orang yang masih lajang dari tahun ke tahun, di tanggal ini juga dimanfaatkan banyak situs online biro jodoh. Sebuah situs kontak jodoh bahkan merayakan hari ini sebagai hari istimewa dan mengudang lajang untuk bertemu satu sama lain.

Jadi fenomena masih ‘jomblo’ ternyata tidak hanya berlaku di Indonesia saja ya, bahkan sampai dirayakan secara meriah di Tiongkok sana. Sebenarnya setiap negara punya tradisi masing-masing, tak melulu valentin atau pesta bagi si lajang. Namun dunia industri lagi-lagi diuntungkan secara komersial baik itu pernak-pernik maupun makanan untuk merayakannya.

Lalu memang hanya yang lajang saja merayakannya? 

Tidak juga. Banyaknya angka satu di tanggal ini menandakan dapat menyatakan cinta hanya kepada ‘satu’ orang di hari ini. Sebagai bukti cinta sejati karena hanya ‘satu-satunya’ yang dicintai di dunia. Seperti dua sisi mata uang, satu sisi angka 1 dipandang untuk lajang merayakan kesendiriannya. Sisi lain, mereka yang sudah punya pasangan merayakan kesetiaan sebagai simbol hanya satu saja pasangan yang dimiliki. 

Semua pilihan di tanggal ini tergantung anda. Kira-kira anda pilih yang mana?

Well, good to know ya
­čśë