Sate Ayam dan Chop-Suey Tintenfisch mit Gemüse: Makanan Asia di Jerman (25)

Sate ayam.

Satee 2 portionen Hühnerfleischspeiß. Begitu nama menu yang saya temukan dalam daftar di salah satu restoran Asia. Ya, sate ayam begitu kira-kira dalam bahasa Indonesia. Hmm, sebenarnya menu ini masuk dalam pilihan sajian untuk anak-anak. Namun bagi saya saat itu adalah ingin makan dengan porsi yang tidak besar. Selain itu, saya sudah lama tidak menikmati sate ayam.

Saat saya memilih makanan itu, suami saya takjub karena itu porsi untuk anak-anak. Namun saya katakan bahwa saya ingin sekali mencicipi sate ayam. Suami pun menyerah. Dia pun memilih menu cah cumi berbumbu chop-suey

Hari minggu begini kami datang ternyata restoran Asia ini begitu diminati oleh banyak orang Jerman di sini. Kami menunggu pesanan dalam waktu setengah jam karena pramusaji tampak sibuk hilir mudik melayani pengunjung. Jika hari minggu maka harga makanan prasmanan atau buffet pun meningkat. Jadi kami berpikir untuk menikmati sajian sesuai daftar menu yang tersedia, tidak prasmanan.

Makanan pertama saya datang yakni sate ayam. Dalam benak saya adalah sate sepuluh tusuk dengan bumbu kacang atau kecap manis. Akhirnya saya menikmati sate ayam dengan versi berbeda. Adalah dua tusuk fillet ayam yang dipanggang. Tak ada bumbu pelengkap seperti bumbu kacang atau kecap manis seperti yang saya pikirkan. Namun saya menikmatinya dengan baik.

Cap cay cumi.

Fortune cookies.

Selang beberapa lama pesanan suami pun datang yakni chop-suey tintenfisch mit gemüse. Ini semacam cap cay sayuran dengan cumi. 

Saya berusaha cari tahu saus chop-suey. Rupanya di Indonesia, makanan dengan dengan selera chop-suey adalah semacam cap cay yang memang populer diperkenalkan di Jakarta oleh para masyarakat Tiongkok peranakan. Saya sering membelinya karena aneka sayuran di dalam. 

Demikianlah kuliner Asia yang ditemukan di sini. Usai menyantap makanan, kami diberi schnaps dan fortune cookies

Udonnudeln, Knusprige Hühnerfleisch mit Chop Suey: Makanan Asia di Jerman (12)

Penasaran dengan mie udon tetapi bersaus chop suey, berikut saya ceritakan pengalaman saya mencicipinya di kedai Imbiss Asia. 

Imbiss ini menjual kuliner Jepang seperti miso dan sushi. Keinginan saya memuncak begitu melihat ada daftar udon di situ. Ternyata ada berbagai pilihan menu udon sendiri seperti hanya sayuran saja atau selera daging yang dikehendaki. Pilihan saya adalah udon dengan daging ayam. 

Rupanya tak hanya sekedar memilih selera saja, pramusaji merangkap kasir dan juga juru masak ini bertanya lagi saus apa yang dikehendaki. Hmm, ada pilihan saus juga. Makanan seharga 7€ ini pun akhirnya saya pilih dengan saus chop suey.

Udon boleh dibilang merupakan makanan Jepang. Namun saus chop suey rupanya berasal dari Tiongkok. Sausnya kental, cokelat kehitaman dan rasanya tak pula manis atau asin seperti kecap pada umumnya. 

Makanan yang dipesan pun datang juga. Sepiring besar udon, dengan campuran sayuran berwarna-warni. Ada daging ayam di dalam sesuai pesanan saya. Chop suey sebagai campuran rasa untuk kesemuanya.

Penasaran ‘kan?