Brussels (2): 4 Makanan Wajib Dicoba di Ibukota Belgia

Anda akan tahu mengapa wajib mencoba kentang goreng mereka?
Cokelat wajib menjadi buah tangan anda berkunjung ke Belgia.

Brussels adalah ibukota Belgia yang letaknya menjadi sentra dari Eropa Barat. Brussel begitu diminati karena lokasinya yang mudah dijangkau dari Amsterdam, Belanda atau Paris, Prancis. Rasanya tak mungkin melewati Brussels, jika kita sudah menjajaki Eropa Barat. Brussels menawarkan traveling yang berbeda lewat peninggalan bangunannya hingga kulinernya.

Berikut adalah empat kuliner di Brussels yang saya kulik setelah saya dan suami berkunjung ke sana. Boleh dikatakan empat kuliner ini wajib anda coba jika anda berkunjung ke sini. Anda bebas memilih ata mencoba dimana atau merek yang mana, asalkan itu di Brussels. Empat kuliner ini mudah tersedia di setiap sudut pusat kota yang jadi sentra turis.

1. Wafel

Kedai yang jual wafel yang selalu diminati.
Lihat tuh kreasi wafel! Memikat ‘kan?

Saya memang tak asing lagi dengan wafel mengingat makanan ini pun sudah saya jumpai di Jakarta, Indonesia pun di negara lainnya. Ngomong-ngomong darimana asal wafel? Sebagian besar orang berpendapat, tak lengkap ke Belgia tanpa mencoba wafel mereka. Ketika kami sudah tiba di Antwerpen, kami tidak sempat mencoba wafel. Tentu, kami pun tak ingin melewatkan kesempatan menikmati wafel.

Wafel itu tidak hanya terpusat pada satu tempat saja di Brussels. Ada banyak tempat yang menjajakan snack ringan. Selain banyak tempat yang menawarkan wafel, banyak pula yang membuat kreasi bentuk wafel. Anda pasti menyukainya. Belum lagi wafel dikemas dengan aneka macam rasa. Rasa asli wafel adalah gula manis saja, tetapi wafel kekinian bisa dilengkapi dengan buah-buahan, aneka selai, cokelat dan sebagainya.

Kami puas menikmati wafel hangat sembari menyelusuri pusat kota Brussels yang dingin kala itu. Begitu puasnya hingga saya lupa mendokumentasikan wafel yang dibeli. Jangan tanya harga wafel pada saya! Saya bukan penjualnya, tetapi ini pasti tidak akan merobek kantong anda.

2. Kentang goreng

Kentang goreng dikemas atraktive.
Untuk sebungkus kentang goreng pun harus antri mengular.
Di lain tempat pun, antrian kentang goreng pun masih sama.

Lagi dan lagi adalah kentang goreng yang sedang menjadi jajanan kekinian, seperti yang pernah diulas sebelumnya. Kentang goreng juga bukan hal baru bagi anda tentunya. Di Indonesia pasti anda pernah mendapati sebungkus kentang goreng. Tetapi apa yang membedakan kentang goreng buatan mereka? Jangan tanya saya lagi, pastinya anda harus mencobanya saat datang ke Brussels.

Jajanan kentang goreng itu tersebar di pusat kota di Brussels. Ada yang menjualnya seperti food truck sembari menyetel musik keren, ada pula yang makan di restoran tetapi ada pula kedai semacam imbiss di Jerman, seperti kios makanan kecil. Sebungkus kentang goreng itu sudah pasti mengenyangkan buat saya yang suka makan dalam porsi kecil. Hangat, renyah dan tambahan saus yang sesuai keinginan itu sudah membuat anda tergiur mencobanya ‘kan.

Baca: Ketika demam kentang goreng menjadi jajanan kekinian.

3. Cokelat

Salah satu pabrik pembuatan cokelat tampak kiri.
Maket cokelat, keren!

Jika orang tahu anda akan ke Belgia, mereka biasanya menyarankan untuk mencoba cokelat dan manisan khas Belgia. Bisa jadi orang yang mengatakan tersebut, meminta buah tangan dari anda yakni cokelat. Itu pula yang saya dapati saat bermalam di Brussels. Jika saya menginap di Jerman misalnya, ada ‘Haribo’ permen buatan Jerman yang diselipkan di kartu ucapan selamat datang di kamar hotel. Sebaliknya, kami mendapati cokelat sebagai ungkapan manis dari pengelola hotel.

Tak hanya dicoba dan dibawa pulang saja, cokelat khas Belgia punya cerita tersendiri. Itu sebab anda tawaran program untuk turis mendatangi pabrik cokelat. Seperti kami mendatangi salah satu pabrik cokelat di sentra turis. Anda bisa melihat bagaimana mereka membuat cokelat yang menarik dan lezat serta anda berkesempatan membelinya untuk dibawa pulang. Cokelat di sini tak hanya rasa manis saja, saya bisa mendapati cokelat rasa buah-buahan, cokelat non alkohol hingga cokelat berasa tiramisu. Wah!

4. Kentang/Siput Rebus

Hmm, tertarik mencobanya?

Makanan terakhir yang mungkin juga tertarik buat anda adalah Brussels Mussels. Ini bukan jajanan kerang rebus seperti yang biasa saya dapati di Jakarta dulu. Brussels menawarkan kuliner mussels yang aduhai nikmatnya lewat sajian ekslusif di restoran. Saya dan suami berkesempatan menikmati makan kerang rebus dengan kentang goreng di salah satu restoran di sentra turis. Cerita soal makanan ini, saya buat terpisah.

Semakin anda penasaran dengan ulasan empat kuliner di atas, semakin anda berpikir kira-kira anda ingin makan kuliner yang mana?

Makanan Khas Prancis (4): Créme Au Lait, Semacam Dessert Cokelat yang Wajib Dicoba Cocholate Lover

Dessert rasa cokelat yang enak sekali.

Para pecinta cokelat, apakah anda pernah menikmati dessert asal negeri ayam jantan ini? Sewaktu saya melihat foto-foto traveling di Prancis beberapa waktu lalu, mata saya langsung tertuju pada makanan pencuci mulut yang saya pesan di salah satu restoran di sana. Kemudian saya mencari tahu, barangkali saya masih bisa menemukannya di negara tetangganya, di tempat tinggal saya. Nyatanya dessert ini bisa dijumpai di gerai supermarket di sini, bersaing dengan aneka dessert enak dari negera Italia.

Makanan pencuci mulut ini semacam krim cokelat, namun kadang disebut juga yogurt cokelat. Di beberapa negara lain di Eropa disebut vla karena bahan bakunya adalah susu. Bahkan dessert cokelat ini digemari di negeri Kincir Angin. Peredaran makanan pencuci mulut sekitar Eropa barat memang mudah ditemukan di Prancis, Belgia dan Belanda.

Jika anda datang ke Jerman, anda bisa membelinya dari yang mudah di supermarket hingga yang mahal di restoran/kafe.

Saya suka dengan pencuci mulut ini karena teksturnya yang lembut dan rasa manisnya pas. Biasanya kan ada pencuci mulut yang terasa manis hingga membuat tak nyaman di lidah. Rasa cokelatnya itu tidak berlebihan atau pun bukan bitter yang tak enak di lidah.

Sejujurnya saya masih belum percaya diri pada kemampuan saya membuat dessert dan baking. Biasanya saya menjadi tester dari teman mahasiswa asal benua biru yang suka sekali meramaikan dapur mahasiswa dengan kreasi baking atau makanan pencuci mulut. Biasanya mereka meminta saya memasak makanan khas Asia yang mereka suka lalu mereka membuat makanan pencuci mulut. Salah satunya ya dessert cokelat ini yang menurut mereka mudah membuatnya, semudah saya memasakkan nasi goreng atau soto ayam untuk mereka.

Dessert cokelat ini sudah beberapa kali saya nikmati. Karena begitu enaknya, saya bagikan pada anda terutama chocolate lover untuk mencicipinya. Ataukah anda sudah pernah mencoba sebelumnya?

Tiga Ide Pisang Cokelat Ini Buat Maniskan Hari: Kreasi Sendiri (11)

Ingin maniskan hari? Barangkali ide kreasi pisang dan cokelat di bawah ini bisa menjadi pilihan anda. Cara membuatnya mudah dan praktis. Ini bisa jadi panduan buat anda untuk membuat cemilan di sela-sela makan siang. Bagaimana pun pisang dan cokelat ternyata punya banyak kandungan gizi. Selain itu, mencoba salah satu dari tiga kreasi di bawah sudah cukup mengenyangkan.

Baiklah, kita langsung saja pada tiga kreasi makanan tersebut dan langkah membuatnya.

1. Sate Pisang Cokelat

Sate pisang cokelat mungkin terdengar aneh. Selama ini kita mengenal sate hanya daging yang ditusuk. Namun kali ini saya mencoba pisang yang dibuat sate.

Caranya mudah. Siapkan cokelat batang yang biasa digunakan untuk membuat kue. Potong-potong cokelat menjadi lebih kecil dan masukkan dalam sebuah panci. Biarkan hingga lumer dan singkirkan sementara.

Ambil satu potong pisang. Potong menjadi dua bagian sama besar. Tusuk satu potong pisang pada satu bilah tusuk bambu. Kemudian masukkan pisang ke dalam cokelat yang sudah dilumerkan. Dan pisang cokelat pun siap disantap. Mudah ‘kan!

2. Piscok

Bisa jadi buat anda piscok atau pisang cokelat bukan hal baru. Namun bagi saya menjadi hal baru ketika saya mencoba praktik membuatnya di Jerman. Dengan begitu, anda tidak perlu lagi membeli di luar, cukup membuatnya di rumah. Jika saya bisa membuatnya di perantauan, mengapa anda juga tidak coba membuatnya?

Caranya mudah. Siapkan minyak goreng, pisang, nutella cokelat dan kulit lumpia, yang disebut puff pastry untuk membuat spring roll. Saya biasa membelinya di bagian Asia Shop.

Siapkan wajan dan isi dengan minyak goreng hingga bisa merendam piscok nantinya. Sambil menunggu minyak panas, siapkan kulit lumpia. Letakkan di tepi kulit lumpia, potongan pisang dan satu sendok kecil nutella cokelat. Lipat seperti membungkus hadiah. Di ujung kulit lumpia, beri sedikit air agar bisa melekat. Masukkan dalam minyak panas dan goreng hingga kecokelatan.

3. Crepes pisang cokelat

Berikutnya ide yang mungkin sudah pernah anda coba makan. Karena makanan ini sudah populer di Jakarta dan sekitarnya. Ya, crepes adalah makanan yang juga populer sebagai jajanan festival di Jerman. Harganya bervariasi, termasuk isian yang dikehendaki dalam crepes pun bervariasi. Nah, sekali waktu saya membuatnya di rumah.

Untuk membuatnya, anda perlu membeli kulit crepes yang juga sudah terjual di supermarket di Jerman. Jika tidak menemukannya, silahkan membuatnya sendiri! Cek resep membuat kulit crepes di link ini! Lainnya, siapkan juga pisang, nutella cokelat, butter dan gula icing jika ada.

Panaskan wajan dengan butter. Ambil 1 lembar kulit crepes, tambahkan potongan pisang dan satu sendok kecil nutella. Tutup kulit crepes sesuai kreasi anda! Masak hingga 2 menit. Kemudian sajikan dengan menaburkan gula icing.

Kesimpulan

Dari tiga kreasi yang saya tawarkan, manakah yang anda suka? Satu hal menarik membuat jajanan sendiri di rumah, anda bisa mengatur kadar manisnya dan lebih sehat. Semoga hidangan di atas, membuat hari anda semakin manis.