Linguini Calamaretti e Pesto, Mie Cumi-Cumi Saus Pesto: Makanan Khas Italia (14)

Mie cumi-cumi saus pesto.

Saya diajak makan siang bersama suami dan koleganya di sini namun berasa seperti sedang di Italia. Pasalnya restoran memiliki pramusaji yang berbicara bahasa Italia. Mereka berdua dengan ramah menyambut kami, sambil berkata “buongiorno” yang diterjemahkan dalam bahasa Jerman “Guten Tag”. Dengan aksen bahasa seperti bernyanyi, mereka menawari buku menu. Ini seperti di Italia dengan nuansa Bavaria.

Begitu mungkin citarasa yang diperkenalkan di restoran ini. Menu masakan khas Italia. Kami memilih duduk di teras restoran. Perlahan pun penuh pengunjung, entah datang bersama pasangan, rekan bisnis atau sendirian. Tak ada tempat bagi tamu yang baru datang.

Saya pun tertarik dengan menu makan siang yang sedang ditawarkan. Mie cumi-cumi bersaus pesto yang terdengar menarik.

Pesanan datang dalam hitungan 10 menit. Pramusaji meletakkannya di hadapan saya. Saya pun menikmati rasa sambil memikirkan bahan-bahan di dalamnya. Sementara suami tampak asyik dengan urusan pekerjaannya.

Untuk membuat hidangam cumi memang diperlukan teknik khusus. Jika terlalu lama memasak cumi maka rasa cumi menjadi alot seperti karet. Karena itu, siapkan mie dulu dan cumi secara terpisah dengan dimasak terlebih dulu. Mie bisa digunakan spaghetti atau mie kuning.

Saus pesto bisa dibeli dalam kemasan. Di Italia mereka memang punya aneka saus campuran pasta. Agar citarasa mie dan cumi benar-benar enak, mereka mencampurkan irisan tomat dan anggur putih. Mereka menggunakan minyak zaitun saat meracik saus. Setelah saus siap, masukkan cumi dan mie yang sudah matang. Masak hanya beberapa saat.

Bagi pecinta seafood, makanan ini layak dicoba. Jangan tanya soal rasa! Ini puas dan enak.

Bagaimana menu makan siang anda hari ini?

Grilled Calamari Lemon Sauce, Cumi-Cumi Panggang: Makanan Khas Jerman (40)

Mengunjungi objek wisata di Austria sebagaimana cerita saya. Saya mendapati kuliner yang menarik untuk dicoba. Meski kunjungan obyek wisata saya ini bukan laut, namun nyatanya makanan laut menjadi pilihan menarik sambil menikmati suasana danau.

Mencicipi kuliner laut memang tak pernah habis. Sembari menikmati suasana danau yang indah dan berjemur di teras restoran maka pilihan menu selanjutnya adalah calamari, cumi-cumi dalam bahasa Jerman. Awalnya saya berpikir makan cumi-cumi saus padang dengan nasi panas. Itu sudah membuat pikiran saya melayang ke Jakarta.

Cumi-cumi saus lemon begitu nama menu yang tersedia. Makan dengan roti. Meski di awal saya ingin makan cumi-cumi dengan nasi, namun apa daya makanan ini memamg tidak cocok disajikan dengan nasi. Dua buah roti baguette yang dipanggang dengan bawang putih, daun peterselli dan olive oil sepertinya menjadi side-dishes.

Memang diperlukan teknik khusus untuk mengolah cumi-cumi. Pasalnya jika tak pandai atau terlalu lama memasaknya maka cumi-cumi menjadi liat dan tak sedap dinikmati. Namun cumi-cumi yang saya nikmati tentu saja diolah dengan baik. Tekstur dagingnya lembut. Si koki berhasil memanggangnya dengan baik.

Sepertinya saus lemon bercampur dengan minyak zaitun sudah cukup memberi rasa pada makanan ini. Sebagai sentuhan akhir, cumi-cumi panggang ditaburi daun peterselli cincang.

Bagaimana menurut anda?

Gebraten Tintenfisch-Knoblauch: Makanan Asia di Jerman (7)

Gebraten Tintenfisch Knoblauch, Cah cumi saus bawang bila diterjemahkan.

 

Makannya bersama nasi putih hangat, nikmat sekali!

 

 

Makanan Asia yang kali ini saya perkenalkan berasal dari Asia yang mudah dijumpai di restoran di Jerman pada umumnya. Sajian ini adalah pesanan favorit suami saya jika kami makan di restoran Asia di Jerman.

Suatu kali dia meminta saya membuatkannya, sehingga muncul ide untuk berbagi resep sederhana ini. Barangkali anda ingin mencobanya di rumah.

Bahan yang diperlukan:

  1. 400 Gram cumi-cumi
  2. 3 Bawang putih 
  3. Aneka sayuran yang diinginkan seperti sayuran kemasan khas Asia. Biasanya tersedia di supermarket, yang terdiri dari wortel, brokoli, tauge dan daun bambu. 
  4. Sambal Asam Manis Khas Thailand.
  5. 70 ml minyak zaitun.
  6. Garam dan merica tabur.
  7. Saus tiram

Langkah memasak: 

1. Potong cumi lebih kecil.

2. Haluskan bawang putih. 

3. Siapkan sayuran menjadi satu dalam wadah, tiriskan dari airnya.

4. Panaskan sedikit minyak zaitun di dalam panci. Masukkan bawang putih yang dicincang halus. Tambahkan cumi yang sudah dibumbui.

5. Masukkan lagi aneka sayuran setengah matang. Tumis bersamaan dengan cumi. 

6. Jangan terlalu masak cumi terlalu lama sehingga akan menjadi alot! Masukkan sambal asam manis dan saus tiram ke dalam. Sekali lagi, tambahkan sedikit garam dan merica.

7. Aduk perlahan dan masak selama dua sampai tiga menit. Selesai!

8. Sajikan dengan nasi panas!

Catatan:

  • Untuk sayuran, anda bisa menyesuaikan dengan selera dan kebutuhan. Anda bisa pilih sayuran yang disukai lalu tumis sebentar sehingga setengah matang sebelum digabung bersama cumi.
  • Olive oil bisa diganti minyak sayur biasa.
  • Sambal asam manis bisa dikreasikan sendiri dengan cabai yang sudah dihaluskan kemudian tambahkan gula dan perasan lemon.

Selamat mencoba!