Makanan Khas Asia (59): Tumis Daging Sapi dengan Nanas ala Thailand

Lihat potongan nanas tidak hanya memberi rasa asam manis yang pas saja, tetapi masakan tampak cantik!

Thailand merupakan negara yang kaya akan kuliner dengan rasa asam manis sekaligus pedas. Tak hanya tom yum saja, rupanya Thailand punya banyak varian makanan tumisan, termasuk menggunakan nanas yang ditumis bersamaan sayuran lain dan daging sapi. Jangan tanya rasanya karena ini enak sekali! Makanan ini banyak digemari dan dipesan oleh orang-orang Eropa loh.

Awalnya saya tidak menyangka bahwa nanas bisa diselipkan dalam tumisan. Anda dan saya bisa jadi hanya tahu bahwa nanas hanya sebagai buah yang biasa disantap sebagai rujak saja atau salad buah. Tetapi di belahan negara lainnya, nanas bisa disajikan di atas piring sebagai makanan tumisan berbaur dengan sayuran lainnya.

Sebelumnya saya pernah mengulas juga mangga menjadi tumisan makanan bersama daging sapi. Mangga yang saya kenal sebagai buah pun ternyata bisa dinikmati sebagai masakan. Kini lanjutannya adalah nanas dalam tumisan.

Saya memesannya di restoran khas makanan asia di sini. Namanya mungkin terdengar asing, tumis daging sapi dengan nanas yang terasa asam, manis dan menyegarkan. Seperti yang anda lihat, daging sapi yang dipilih jelas yang benar-benar daging sapi lembut tanpa lemak. Dengan irisan yang halus, daging sapi akan terasa empuk dan dipadupadankan dengan sayuran seperti paprika, seledri besar, timun jepang dan bawang bombay. Tentu, ada irisan nanas yang berwarna kekuning-kuningan. Indah terlihat.

Tak ada bumbu yang rempah seperti makanan nusantara. Ini hanya bawang putih, bawang merah dan cabai agar tampak pedas. Setelah irisan daging sapi potongan ditumis matang, masukkan sayuran yang dikehendaki dan masak bersamaan. Teman asal Thailand menjelaskan dengan baik masakan ini. Terakhir masukkan garam, merica, sedikit gula dan potongan nanas. Biarkan masak sebentar di atas wajan.

Kini anda punya ide menjadikan nanas sebagai campuran tumisan. Rasa nanas yang asam dan manis menambah citarasa tersendiri untuk masakan ini. Warna nanas pun menambah indah penampakan tumisan ini.

Makanan Khas Italia (28): Carpaccio Di Cipriani, Salad dengan Irisan Daging Sapi Mentah yang Lezat dan Keju Parmesan

Salad ini enak banget!

Senja petang yang indah di musim gugur, suami ajak makan malam di restoran Italia. Saya pun segera merapikan perlengkapan kerja dan bergegas untuk meluncur ke restoran Italia yang memang belum pernah kami sambangi. Suhu 7 derajat celcius tak menyurutkan niat saya untuk makan malam nan romantis, meski jarak parkir mobil dan restoran agak jauh.

Selesai memesan minum, mata saya langsung tertuju pada aneka menu yang tersedia. Tetapi saat ini saya hanya ingin makan yang tak terlalu besar porsinya. Saya sedang mempertimbangkan makan salat atau hanya sup saja.

Pramusaji datang meletakkan dua minuman yang dipesan. Suami menyebutkan menu yang akan disantapnya. Saya masih sibuk berpikir ingin makan apa, tiba-tiba suami menyenggol kaki saya di bawah meja agar segera memutuskan pilihan makan. Karena pramusaji berambut pirang itu masih menunggu dengan sabar pesanan saya. Tanpa berpikir panjang, saya menyebut salad carpaccio tanpa memeriksa deskripsi menu tersebut.

Hidangan pesanan carpaccio datang. Ini adalah tumpukan salad dengan daun rucola yang rasanya bitter itu. Sumpah, salad ini enak sekali! Semula saya berpikir bagaimana saya makan daging sapi mentah bersama sayuran yang juga sama-sama mentah. Tak terbayang lidah saya menyukai rasanya yang benar-benar enak sekali. Tambahkan perasan jeruk lemon, wah saya langsung jatuh cinta dengan salad ini.

Apa yang membuat salad carpaccio itu begitu enak?

Rahasia salad ada pada racikan dressing yang berbaur bersama bahan makanan di dalamnya. Salad yang dipopulerkan oleh Bapak Cipriani ini memang enak sekali. Meski jika anda tahu bahwa racikannya sederhana saja. Ada vinegar, olive oil, garam dan merica. Hanya itu. Tambahkan juga keju parmesan sehingga rasa salad menguat enak.

Irisan daging sapi ini memang istimewa. Tak ada bau amis, apalagi rasa yang menyengat di lidah seperti umumnya daging sapi mentah. Daging sapi yang dipilih pastinya berkualitas. Irisannya pun dibuat setipis mungkin dimana saya tak bisa melakukannya dengan baik.

Sejak ditemukan oleh bapak Cipriani, salad ini memang begitu populer sebagai makanan pembuka di restoran Italia nan ekslusif. Tak perlu datang ke Venice, Italia yang menjadi asal muasal salad ini. Saya bisa menikmatinya segera di restoran yang menawarkan sajian Italia istimewa.

Salad nikmat ini memang layak dijadikan makanan pembuka di menu gang, gala dinner misalnya. Atau saat anda sedang dinner romantis dengan seseorang, salad ini bisa jadi pilihan loh.

Apakah anda sudah pernah mencoba salad ini?

Bihun Daging Sapi ala Thailand: Makanan Khas Asia (37)

Bihun daging sapi ala Thailand.

Membayangkan makan bihun daging sapi ala Thailand, pikiran saya melayang ketika saya makan pad thai yang pernah saya makan di kaki lima di Bangkok. Saya memang berada di restoran selera Asia di Jerman. Nama menu terpampang di meja kasir. Namanya Glasnudeln mit fleisch, yang bisa diterjemahkan bihun dengan daging sapi.

Pad thai yang pernah saya makan juga sejenis bihun, mie yang terbuat dari beras. Ini makanan populer yang mudah ditemukan dari restoran eksklusif hingga kedai kaki lima. Makanan ini bisa dicampur dengan sayuran dan ditambahkan lainnya sesuai selera seperti daging atau makanan laut. Saya pernah mencoba keduanya.

Lalu apa bedanya dengan menu yang saya jumpai di Jerman? Itu pemikiran saya. Berhubung sudah sangat lapar di kala makan siang, keputusan pun langsung dibuat.

Selang beberapa menit, makanan saya sudah diberikan oleh pegawai restoran. Terlihat seporsi besar bihun bercampur daging sapi. Ada tampak aneka sayuran seperti wortel, brokoli, jamur, tauge dan paprika. Lengkap. Rasanya seperti tumisan biasa, tidak terlalu istimewa memang. Namun berhubung sudah lapar, saya tidak lagi mengingat apa saja bumbu penyajinya.

Di restoran ini tersedia pilihan daging yang disukai. Saya pilih daging sapi. Juga bila tak ingin makan daging, pilihan lain adalah dengan udang. Isiannya hampir sama, hanya saja daging sapi digantikan udang.

Bagaimana menurut anda?

Cah Daging Sapi Pakai Sayur: Kreasi Sendiri (8)

Makanan berikut yang diperkenalkan adalah paling mudah dibuat. Pasalnya ini adalah menu coba-coba setelah sering membeli makanan di restoran Asia. Saya pikir bahwa saya juga suatu saat bisa membuatnya sendiri di rumah. Jika anda suka, silahkan coba resep berikut.

Untuk sayuran, bisa diganti sesuai selera anda.

Bahan yang dipersiapkan

  • 200 gr daging sapi fillet
  • Minyak wijen
  • Wortel
  • Brokoli
  • Paprika
  • Cabai
  • Bawang putih
  • Bawang bombay
  • Timun jepang
  • Kecap manis
  • Saus teriyaki
  • Garam dan merica
  • Air dan tepung maizena

Langkah memasak

  1. Potong-potong daging fillet sapi menjadi lebih kecil. Potong-potong juga sayuran yang disuka, termasuk bawang putih dan bawang bombay.
  2. Panaskan wajan, masukkan minyak wijen. Masukkan cabai, bawang putih dan bawang bombay. Tumis sebentar.
  3. Masukkan sayuran yang dipotong-potong kecil dan diiris tipis. Masak hingga layu.
  4. Tambahkan daging sapi fillet.
  5. Masukkan saus teriyaki dan sedikit kecap manis jika suka. Tambahkan garam dan merica.
  6. Beri campuran sedikit tepung maizena dan air.
  7. Diamkan sebentar hingga berwarna kecokelatan dan daging empuk.

Setelah tumisan sapi dan sayur selesai dimasak, siapkan nasi panas! Selamat makan­čśŐ

G├▓i Du D├╣, Salad Asam Manis Pakai Daging Sapi ala Vietnam: Makanan Khas Asia (35)

Makan siang dengan salad bisa jadi pilihan baik kala musim panas. Pasalnya udara di luar yang terik tentu tak ingin membuat tubuh berkeringat lebih banyak lagi karena makan siang. Itu pemikiran saya. Akhirnya saya mampir ke salah satu restoran Asia milik orang Vietnam di pinggiran N├╝rnberg.

Saya memilih duduk di luar sambil menikmati lalu lintas di depan restoran. Ternyata pengunjung restoran pun memilih duduk di luar ketimbang di dalam. Seorang pria berperawakan Indochina datang menghampiri saya. Dia menyerahkan buku menu sembari menanyakan pesanan minum yang dikehendaki. Saya pilih jus jeruk murni. Di sini kita biasa menyebutnya “Orangensaft pure bitte” maksudnya adalah jus jeruk murni. Pure sendiri adalah bahasa Inggris.

Mata saya tertuju pada salad yang dijelaskan dalam bahasa Jerman. Nama salad tersebut dalam huruf Vietnam, G├▓i ─Ću d├╣ yang tentunya saya tidak paham apa artinya. Dari penjelasan bahasa Jerman dikatakan bahwa salad ini berasa asam manis dan menyegarkan. Semua sayuran fresh, namun hanya daging sapi saja yang dimasak. Ini mengingatkan saya pada salad ‘Yam Nua’ yang pernah saya makan di restoran Thailand – Jerman. Salad tersebut saya ceritakan di sini.

Baca https://liwunfamily.com/2018/06/30/yam-nua-thai-rindsalat-salad-asal-thailand-makanan-khas-asia-29/

Dengan begitu saya bisa membedakan kedua salad tersebut. Salad Yam Nua dari Thailand punya porsi yang cukup besar. Isinya sebagian besar sayuran ditambah daging sapi yang dipanggang sebelumnya. Kuah salad benar-benar saya suka karena asam manis dan pedas. Lalu ini juga yang membedakan dari salad Vietnam, makan ‘Yam Nua’ bisa dengan roti. Tentu harganya pun lebih mahal.

Pesanan saya di restoran Vietnam pun datang. Semangkuk ukuran sedang berisi aneka sayuran plus daging sapi yang juga dipanggang. Ada daun mint, daun ketumbar, timun, tomat dan wortel yang diiris dicampur bihun. Tak ada roti untuk menikmatinya. Sebagai topping diberi taburan kacang dan bawang merah goreng. Jangan ditanya soal rasa! Enak pastinya! Rasa asam, manis dan segar jadi satu. Salad ini tidak berasa pedas ketimbang salad Thailand.

Begitulah hasil ulasan saya pada dua salad yang mirip tetapi berasal dari kedua negara Asia Tenggara yang bertetangga.

Menurut anda, anda akan mencoba salad asal Vietnam ini atau salad Yam Nua asal Thailand sebelumnya?

“Yam Nua” Thai Rindsalat, Salad Asal Thailand: Makanan Khas Asia (29)

Salad sayuran dengan potongan daging sapi.

Makan salad dengan roti, pernah coba?

Ketika berwisata ke Thailand, saya sering mencicipi kuliner di sana. Pasalnya rasa dan citarasa masakan Thailand tak ubahnya seperti di Indonesia. Itu sebab di Jerman pun, jika rindu masakan tanah air setidaknya saya bisa mengobatinya dengan masakan khas negeri gajah putih ini. Selain ada nasi tentu masakan Thailand juga berbumbu pedas sebagaimana selera saya.

Sehubungan dengan masakan Thailand yang berasa pedas, mungkin anda pecinta pedas bisa mencicipi yang satu ini. Masakan berikut disajikan di restoran Jerman-Thailand dalam menu vorspeissen, artinya sebagai hidangan pembuka. Namun bagi saya, saya memilihnya karena sajiannya yang berisikan aneka sayuran segar dengan rasa pedas. Oh ya, pemilik restoran ini adalah sepasang suami-isteri perkawinan campur. Suami adalah seorang pria Jerman dan isteri adalah seorang perempuan Thailand.

Lanjut soal masakan Thailand, saya memang selalu tergoda dengan salad buatan mereka. Selain rasa pedas juga asam manisnya benar-benar pas di lidah saya. Bagi saya, rasa pedasnya masih wajar dan tidak membuat lidah terbakar. Contoh salad mereka yang saya suka, juga pernah saya bahas di sini.

Baca https://liwunfamily.com/2017/11/12/curryhuhn-mit-kokosmilch-und-salat-masakan-asia-di-jerman-3/

Jika di Eropa punya berbagai macam salad seperti yang pernah saya ceritakan, maka rasa salad khas Asia seperti Thailand berbeda jauh.

Baca https://liwunfamily.com/2018/05/28/tiga-ide-salad-kreatif-yang-bisa-ditiru/

Yam Nua itu semacam salad sayuran yang ditambahkan potongan daging sapi. Apa yang saya suka dari salad ini adalah saus atau dressing. Sausnya terbuat dari cabai rawit, bawang putih, sereh, kecap ikan, jeruk nipis, garam dan gula. Semua bahan dihancurkan dengan uleg batu. Lalu digunakan untuk merendam aneka sayuran seperti kol, kol merah, timun dan tomat. Ada khas masakan Indochina di sini yakni daun ketumbar yang juga dijadikan salad di sini. Sedangkan mengolah daging sapi itu seperti memasak steak, yakni dipanggang hingga kedua sisi berwarna kecokelatan. Setelah masak, daging sapi dipotong kecil-kecil. Nikmat sekali!

Hal menarik dari rindsalat ini adalah memakannya bersamaan dengan roti. Terus terang saya tidak terbiasa mengunyahnya. Namun karena saya memesannya kala makan siang, dua iris roti pun saya santap juga. Saat saya memesan salad di Thailand, tidak ada roti sebagai side-dishes. Bisa jadi rindsalat ini berada di Jerman sehingga perlu roti untuk melengkapinya. Begitulah, sementara suami saya tampak asyik menikmati sajian schnitzel yang dipesannya.

Hmm, bagaimana menurut anda?

Tortellini Pesto Roso, Tortellini Rasa Daging Sapi Saus Pesto: Makanan Khas Italia (8)

Another my created recipe is regarding ring-shaped pasta which called tortellini. I thought it is not special menu because I found sauce and a bit ingredients in my refrigerator. I made it simply and tasty by own style. If you don’t mind to try, please blend meat filled tortellini with pesto roso sauce as seen below. 

Happy trying!

***

Anda yang suka makanan Italia yang praktis boleh ditiru resep saya berikut. Disebut praktis karena sudah ada hidangan isian di dalamnya, misalnya rasa sayuran atau daging. Tortellini adalah semacam pasta yang berbentuk seperti pangsit dan berisi kantung sajian sesuai selera. Menariknya tortellini ini mudah dibuat, cukup dipanaskan dalam air panas kemudian siap dihidangkan. Jika anda malas memasak, masukkan tortellini rasa daging sapi ke dalam air mendidih, masak selama 10 menit. Kemudian beri tambahan kaldu sapi maka tortellini pun siap disantap. Praktis ‘kan?

Awalnya saya memesan tortellini rasa bayam di restoran, seperti yang saya ceritakan di sini. Lalu saya pun ingin mencoba membuatnya di rumah. Saya beli di supermarket tanpa melihat kemasan. Rupanya saya memilih tortellini rasa daging sapi. Itu artinya saya memilih tortellini daging. Tak mungkin pula saya membuat tortellini rasa daging namun berkuah sayuran. Akhirnya, saya olah tortellini rasa daging sapi ini menjadi tortellini pesto roso. 

So penasaran ‘kan?

Bahan yang diperlukan 

  1. Tortellini 150 gram.
  2. 2 sendok makan minyak zaitun.
  3. Bawang bombay cincang halus, jika suka.
  4. 3 sendok makan saus pesto roso.
  5. Garam secukupnya.
  6. Air

Cara memasak 

    1. Panaskan air hingga mendidih. Tambahkan garam dan minyak zaitun sedikit. 
    2. Masukkan tortellini setelah air mendidih. Masak selama kurang lebih 10 menit. Setelah matang, angkat dan tiriskan airnya.
    3. Panaskan wajan. Beri minyak zaitun.
    4. Tumis bawang bombay yang dicincang.
    5. Beri saus pesto roso.
    6. Masukkan tortellini dan aduk perlahan.
    7. Beri garam jika perlu. 
    8. Masak beberapa saat. Siap dihidangkan. 

    Mudah ‘kan? 

    Saran penyajian:

    1. Jika anda suka bawang, boleh dicoba ditambahkan. Namun jika anda tak suka, saus pesto roso sudah cukup.
    2. Jika suka pedas, bisa tambahkan saus tomat atau cabai bubuk. Anda juga boleh menambahkan merica jika suka.
    3. Sebenarnya anda juga bisa menambahkam daging sapi cincang juga. Saya tidak memasukkan daging cincang lagi karena menurut saya sudah terlalu berlemak.
    4. Saat merebus tortellini, pastikan airnya merendam keseluruhan tortellini hingga matang. 

    Rindfleisch mit Gem├╝se und Hoisin So├če, Cah Daging Sapi dan Sayur Bersaus Hoisin: Makanan Asia di Jerman (24)

    On next post, I would like to introduce one of authentic Szechuan dishes usually to be inserted in menu list of Asian restaurant. This menu is named beef hoisin sauce stir fry by combining hoisin sauce. Previously I thought hoisin sauce was same flavour with teriyaki sauce, a Japan seasoning. At least, I have tried the following recipe in below then totally it was different with teriyaki sauce.

    ****

    Mari memasak lagi kuliner khas Asia. Saat bertandang ke restoran Asia di Jerman, kerap saya mendapati menu Rindfleisch mit Gem├╝se und Hoisin So├če. Kira-kira bahasa Indonesianya adalah cah daging sapi bersaus Hoisin.

    Secara harafiah, saus hoisin berasal dari Tiongkok. Sausnya berwarna coklat kehitam-hitaman, rasanya unik manis asin. Biasanya saus ini dipakai sebagai pelengkap rasa tumis daging seperti cah daging sapi dengan resep seperti di bawah ini. Saus hoisin mudah diperoleh di Asia Markt di Jerman.

    Tertarik mencobanya? Silahkan intip resep di bawah ini!

    Bahan yang diperlukan:

    1. Fillet daging sapi.
    2. Bawang bombay.
    3. Saus Hoisin.
    4. Wortel.
    5. Daun bambu (jika suka)
    6. Paprika.
    7. Kembang kol  (jika suka)
    8. Daun bawang.
    9. Sedikit tepung maizena.
    10. Minyak sayur.
    11. Cuka beras (jika suka).
    12. Garam.
    13. Kecap manis.
    14. Air (sedikit saja).

    Cara memasak: 

    1. Siapkan sayuran. Tiriskan daun bambu dari airnya jika membeli dalam bentuk kemasan. Iris wortel, paprika dan kembang kol. Potong daun bawang menjadi lebih kecil.
    2. Potong daging sapi fillet menjadi lebih kecil.
    3. Iris bawang bombay.
    4. Panaskan wajan, masukkan minyak sayur.
    5. Tumis bawang bombay dan daun bawang.
    6. Masukkan daging sapi dan masak sebentar.
    7. Masukkan sayuran.
    8. Tumis hingga bercampur. Tambahkan kecap manis, saus Hoisin, garam dan sedikit air. Masukkan cuka beras jika anda suka.
    9. Agar mengental kuahnya, saya biasanya memberi sedikit tepung maizena. Masak hingga matang.
    10. Selesai dan siap dihidangkan dengan nasi panas.

    Apakah anda ingin mencobanya?

    W├╝rstlgulasch mit Reis: Masakan Khas Jerman (20)

    Goulash atau gulash sudah sering saya bahas dalam blog ini. Masakan yang sebenarnya dari negara Hungaria ini juga populer di Jerman dan beberapa wilayah Eropa Tengah. Kepopulerannya terlihat dari banyaknya restoran menawarkan menu ini. Atau di supermarket, anda bisa menemukan bumbu kemasan yang sudah jadi.

    W├╝rstgoulash adalah sup goulash yang dibuat dengan menggunakan sosis. Biasanya goulash dibuat dengan irisan daging sapi. Nah di tempat kami, goulash bisa juga dibuat dalam versi sosis karena begitu banyaknya jenis sosis. 

    Namun saat ini saya bagikan resep dari ibu mertua yang sederhana dan mudah. Siapa tahu anda bisa membuatnya di rumah!

    Sosis sapi.

    Bumbu kemasan.

    Bahan yang diperlukan:

    1. Fleischwurst, sosis daging sapi.
    2. Paprika merah dan besar.
    3. Paprika bubuk.
    4. Bawang bombay.
    5. Beras 1 cup kecil.
    6. Fett/minyak goreng.
    7. Kaldu rasa sapi.
    8. Bumbu kemasan.
    9. Air 2 liter.

      Cara memasak:

      1. Iris halus bawang bombay. Iris memanjang paprika merah. Potong sosis menjadi lebih kecil sebagaimana yang diinginkan.
      2. Masak beras hingga menjadi nasi selama 10-15 menit. Setelah selesai, singkirkan.
      3. Panaskan fett/minyak goreng dalam wajan. Tumis bawang bombay hingga harum. Masukkan paprika yang sudah diiris. Masak bersamaan. 
      4. Tambahkan air sehingga membentuk sup, masukkan paprika bubuk dan bumbu kemasan ke dalam. Ketika sudah mendidih, masukkan sosis yang sudah dimasak. Beri kaldu sapi sedikit saja. Masak dalam api sedang selama 2 menit.
      5. Masukkan nasi bersamaan. Masak dalam api kecil hingga 5 menit. Selesai!
      6. Makanan pun siap disajikan.

        Selamat mencoba!

        Rindfleisch mit Gem├╝se und Dillso├če: Masakan Khas Jerman (15)

        Sup pembuka, nudeln.

        Rindfleisch (bawah kecoklatan) mit gem├╝se yang terdiri atas wortel, petersiliewurzel dan paskernat. Potong-potong daging dan sayuran sebelum disiram saus dill. Silahkan sesuaikan sayuran dengan selera anda!  

        Saus dill sebagai topping akhir. Jika masih belum kenyang bisa makan bersama roti.

         

        wp-image-1111539005
        Daun dill bisa jadi tanaman di kebun belakang.


         

         

        Suatu kali ayah-ibu mertua mengundang saya makan siang di rumah mereka. Tentu ini menyenangkan bagi saya karena pasti menu masakannya berbeda dan menarik untuk dibagikan di sini. Benar saja! Saat saya sudah memasuki rumah mereka, wangi harum masakan tercium sehingga membuat saya semakin lapar. Semua anak yang diundangnya datang dan menyediakan waktu khusus untuk sajian istimewa ibu ini.

        Melihat semua anak-anaknya sudah berkumpul di meja makan untuk makan siang bersama, ibu semakin panik bahwa makanan belum selesai disajikan. Namun masakan ini memang memerlukan waktu yang lama. Akhirnya, kami semua makan dulu sup pembuka, serasa makan di restoran saja. Sembari menunggu masakan selesai, sup pembuka dihidangkan.

        Sup pembuka yakni nudeln, sejenis mie kecil dengan kaldu sapi. Sup ini membuat kami semua menahan lapar sejenak dan menghangatkan tubuh karena di luar udara terasa dingin. Sup ini dibuat dari kaldu sapi hasil dari masakan utama, Rindfleisch yang akan disajikan. Rindfleisch bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti daging sapi. Untuk menyantap Rindfleisch ini perlu waktu yang lama dengan merebusnya di dalam air hingga daging sapi terasa empuk untuk disantap. Memasaknya mungkin sekitar 1,5 jam hingga 2 jam tergantung besarnya api dan ukuran daging. 

        Air rebusan daging sapi menjadi kaldu yang enak dan tidak disia-siakan untuk dibuang. Kaldu sapi ini dibuatnya menjadi sup pembuka. Tambahkan nudeln yang kecil lalu dimasak bersama kira-kira 3-5 menit. Tambahkan penyedap rasa sapi untuk membuatnya semakin nikmat. Saat disajikan, anda juga bisa menambahkan lada bubuk.

        Rindfleisch mit Gem├╝se adalah daging sapi yang sudah direbus terlebih dulu ditambah sayuran yang juga sudah direbus. Untuk daging sapi, pilih yang masih segar di tukang daging. Sedangkan sayuran, anda bisa pilih sesuai selera anda seperti yang terlihat ada wortel, wurzelpetersilie dan paskernat. Kedua jenis sayuran yang saya sebutkan mungkin terdengar asing di Indonesia. Ini sejenis lobak yang berasa manis dan lembut, terasa seperti wortel saja namun keduanya memang berwarna putih. Tentu anda bisa variasikan dengan sayuran lain yang anda suka.

        Untuk menyantap masakan tersebut, tentu anda perlu saus yang wanginya sudah tercium saat dimasak. Dill adalah sejenis tumbuhan yang sudah pernah saya bahas sebelumnya. Daun dill ini dipercaya bisa untuk mengobati masuk angin dan khasiatnya baik untuk menghangatkan tubuh saat udara sedang dingin di sini. Daun dill di Eropa banyak digunakan untuk penyedap masakan, misalnya daun dill dicampur dalam butter untuk roti pun rasanya jadi semakin lezat.

        Mari lanjutkan memasak!

        Bahan yang diperlukan:

        1. Nudeln/mie
        2. Daging sapi sesuai kebutuhan
        3. Sayuran sesuai selera
        4. Air.
        5. Garam.
        6. Daun dill yang diiris halus 2 sendok makan.
        7. 1/2 liter air.
        8. Sedikit cuka.
        9. 40 gram fett atau bisa diganti minyak sayur/margarin.
        10. 40 gram tepung terigu.
        11. 1 kaldu penyedap rasa (fleish suppe Knorr).
        12. 2 Sendok makan krim asam.

        Cara memasak:

        (1). Sup pembuka, Nudeln

        • Manfaatkan air merebus daging sapi dan masak di atas panci sebanyak 200 ml.
        • Setelah mendidih, masukkan nudeln.
        • Tambahkan penyedap rasa sapi dan paprika bubuk.
        • Masak hingga 3-5 menit tergantung kematangan nudeln.
        • Setelah matang, dihidangkan dengan menaburi lada bubuk jika suka.

        (2). Rindfleisch mit Gem├╝se

        • Cuci bersih daging sapi yang sudah dipilih.
        • Rebus daging sapi dan beri garam dalam air.
        • Masak daging sapi hingga empuk kira-kira 1,5 jam hingga 2 jam.
        • Setelah matang, singkirkan daging sapi dari air sementara.
        • Cuci bersih sayuran yang akan disajikan.
        • Rebus dalam air hingga sayuran terasa empuk.
        • Jika sudah matang, tiriskan airnya dan singkirkan sementara.
        • Sebaiknya daging dan sayuran dipotong-potong saat disajikan.

        (3). Dillso├če atau saus dill

        • Panaskan fett dalam wajan panas hingga mencair.
        • Masukkan tepung terigu hingga mengental lalu dilanjutkan air.
        • Aduk perlahan, setelah itu masukkan penyedap rasa, sedikit cuka dan krim asam.
        • Terakhir campurkan daun dill.
        • Masak selama 10 menit.

        Ada banyak cara memasak saus dill, ada yang menggunakan mayoinase dan ada pula yang menggunakan susu cair. Silahkan kreasikan sesuai keinginan dan kebutuhan anda!

        Selamat mencoba!