Lübbenau/Spreewald (2): 6 Aktivitas yang Bisa Dilakukan Turis

https://i.postimg.cc/QdrfcJ0h/11.jpg Depan rumah tampak ada pengaturan sumur manual. https://i.postimg.cc/0NjDS6R9/12.jpg Desa yang dilalui fenomena alam ratusan tahun. Apa yang akan anda lakukan bila berkunjung ke desa wisata? Sekilas desa wisata dipandang hanya menawarkan kultur dan program budaya ala pedesaan. Itu pemikiran saya di awal. Nyatanya tidak! Saya sudah mengumpulkan 6 desa wisata dari penjuru dunia, yang … Continue reading Lübbenau/Spreewald (2): 6 Aktivitas yang Bisa Dilakukan Turis

Lübbenau/Spreewald (1): Menjangkau Desa Wisata Cantik dari Ibukota Jerman, yang Dekat Polandia

Desa cantik Lübbenau. Kano atau perahu kecil menjadi transportasi menjelajahi desa ini. Ini adalah fenomena alam yang sudah terjadi ratusan tahun. Cerita perjalanan saya selanjutnya adalah Lübbenau yang menjadi desa wisata di Jerman. Kunjungan ini sudah terjadi beberapa waktu lalu saat belum terjadi pembatasan sosial berskala besar. Sekarang kami tidak berpergian sampai waktu yang ditentukan … Continue reading Lübbenau/Spreewald (1): Menjangkau Desa Wisata Cantik dari Ibukota Jerman, yang Dekat Polandia

6 Desa Wisata nan Cantik di 6 Negara yang pernah Dikunjungi, Salah Satunya di Bali

Desa Colmar adalah satu dari enam desa wisata nan cantik yang pernah saya kunjungi. Berwisata itu banyak pilihan. Suka nature atau culture? Suka kota besar atau desa? Semua pilihan ada di tangan anda sebagai wisatawan. Bagaimana jika saya menawarkan ide desa wisata? Desa wisata adalah salah satu desa yang memang secara nature sudah memiliki keindahan … Continue reading 6 Desa Wisata nan Cantik di 6 Negara yang pernah Dikunjungi, Salah Satunya di Bali

Amsterdam (7): Begijnhof, Kisah Desa Tradisional di Pusat Kota

Sebagian besar didominasi bangunan abad 17 dan 18. Ini area yang tidak boleh dimasuki turis. Tak ada penjelasan siapa patung ini, mungkin ini adalah Cornelia Arents, the beguinage yang tidak mau dimakamkan di dekat gereja protestan. Tampak belakang adalah gereja protestan. Jika di Seoul ada desa tradisional Namsangol Hanok village seperti yang pernah saya tuliskan … Continue reading Amsterdam (7): Begijnhof, Kisah Desa Tradisional di Pusat Kota

Mesir (12): Desa Wisata Nubian Penuh Warna dan Buaya Sebagai Hewan Peliharaan

Program jam 15.00 sore hari adalah mengunjungi desa suku nubian yang unik dan penuh warna. Kapal kami masih berlabuh di Assuan atau Aswan. Setelah makan siang dan istirahat sebentar, kami pun bersiap melanjutkan acara berikutnya. Yaitu berkunjung ke desa wisata di seberang sungai nil yang juga menjadikan buaya sebagai hewan peliharaan. Dengan perahu kami menuju … Continue reading Mesir (12): Desa Wisata Nubian Penuh Warna dan Buaya Sebagai Hewan Peliharaan

Korea Selatan (7): Di Pusat Kota Seoul, Ada Desa Tradisional Korea Masa Lampau

Berkunjung ke Korea Selatan tak akan lengkap bila tidak mengetahui keseharian masyarakatnya di masa lalu, seperti yang sering ditayangkan dalam drama Korea masa lampau. Adalah Namsangol Hanok Village yang dikenal juga 'A Village of Traditional Houses in the Namsan Valley' dan berada di pusat kota Seoul. Hanok sendiri dalam bahasa Indonesia berarti rumah. Saya yang … Continue reading Korea Selatan (7): Di Pusat Kota Seoul, Ada Desa Tradisional Korea Masa Lampau