Christkindlmarkt: A Christmas Market in Sparkle Night in Germany

As promised, this post meant to watch the pretty night during Christmas market. This is recommended to festive in sparkling nights. I have no words again to describe this market.

May those pictures uploaded that tell you more!

1. Entrance of a market.

2. The chocolate center.

3. German cuisine.

4. Nativity Scene or Weihnachten krippe in deutsch words.

5. The German tradition of Winter drinking. 

6. Crowds of people streamed in Christmas Market. 

7. Chilling out in Germany’s Christmas market.

8. A choir performance concert.

9. Coffee snack bar.

10. A Christmas gift shop displays.

The idea about Christkindlmarkt, please be found in links below:

  1. https://liwunfamily.com/2017/11/30/movember-christmas-markets-in-everywhere-pasar-menjelang-natal/
  2. https://liwunfamily.com/2017/12/09/christkindlmarkt-pasar-menjelang-natal-di-jerman-untuk-donasi/
  3. https://liwunfamily.com/2017/12/09/gluhwein-minuman-khas-di-musim-dingin-di-jerman/
  4. https://liwunfamily.com/2016/12/05/pasar-tradisional-khas-natal-di-jerman/

Tom Yum Suppe: Masakan Asia di Jerman (4)

Bumbu tom yum yang diimpor langsung dari Thailand. Komplit isinya, termasuk sudah ada daun jeruk, lengkuas bahkan cabai kering.

Saya memilih makanan laut terdiri dari udang, cumi, kerang dan ikan yang sudah tercampur ketimbang membeli terpisah. Kemasan ini praktis.

Sayurannya saya pakai brokoli hijau dan kol putih saja.

Jamur champignon yang digunakan.

Siap disantap dengan nasi atau mie.



Siapa yang tak kenal ‘Tom Yum suppe’ yang berasal dari Thailand ini? Saya sering makan tom yum justru saat tidak di Thailand. Di Indonesia, beberapa kali saya memesan makanan ini di restoran non Thailand. Pertama kali saya perkenalkan makanan ini pada suami saya, dia pun jadi suka. Saya pun tak segan mencoba untuk memasaknya di rumah. Kali ini saya bercerita memasak tom yum dengan semua bahan yang dibeli di supermarket di Jerman. 

Masakan ini sejenis sup yang berkuah berisi aneka makanan laut seperti udang, cumi, kerang dan ikan. Untuk sayurnya pun bisa dipilihkan jamur dan beberapa sayuran yang disukai. Kuahnya berasa sedikit masam dan pedas menyegarkan. Jika anda tak suka rasa yang demikian sebaiknya tidak usah mencoba, apalagi bila anda alergi sea food


Mari lanjutkan dengan memasaknya!

Bahan yang diperlukan:

  1. 250 Gram cumi, udang, kerang dan ikan.
  2. 450 Liter air.
  3. 100 Gram Jamur champignon.
  4. 1 Bungkus bumbu tom yum.
  5. Brokoli hijau dan kol putih secukupnya.
  6. Bubuk paprika secukupnya bila suka pedas.
  7. Jeruk nipis.
  8. Bawang bombay yang diiris halus.
  9. Kecap ikan, gula, garam secukupnya.

Cara memasak:

  1. Rebus dulu brokoli hijau dan kol putih secara terpisah sampai masak. Jika sudah matang, tiriskan airnya.
  2. Agar seafood setengah matang, saya manfaatkan air rebusan sayur untuk merendamnya beberapa saat.
  3. Masukkan 450 liter air dalam panci. Kemudian tambahkan bumbu tom yum suppe semuanya dan bawang bombay yang sudah diiris sebelumnya.
  4. Masukkan jamur champignon dan seafood ke dalam air. Masak kira-kira 5 menit dengan api sedang.
  5. Tambahkan brokoli dan kol yang sudah direbus sebelumnya. Masukkan irisan jeruk nipis ke dalam.
  6. Cicipi dulu rasa yang dikehendaki. Jika suka tambahkan sedikit garam, kecap ikan dan gula sedikit.
  7. Masak beberapa saat sampai mengental kuahnya. 
  8. Siap disajikan.

Saran penyajian:

  1. Untuk seafood, saya pilih yang sudah bercampur isinya sehingga lebih murah harganya. Namun anda bisa pilih tertentu saja misal hanya udang dan cumi saja.
  2. Anda bisa tambahkan irisan cabai dalam kuah sup jika ingin pedas.
  3. Anda bisa juga tambahkan sayurnya dengan irisan tomat, daun bawang dan tauge.
  4. Jika anda tak suka berasa masam, tak usah tambahkan jeruk nipis.
  5. Anda bisa sajikan bersama nasi hangat atau mie yang sudah direbus terlebih dulu.

Selamat mencoba!

Gembok Cinta “Eiserner Steg” & Katedral St. Peter di Regensburg

 

image
(Der Eiserne Steg atau gembok cinta menurut istilah saya di Regensburg. Sumber foto: Dokumen pribadi)

 

 

Anda pernah dengar jembatan cinta atau gembok cinta dimana sepasang kekasih mengikat janji lalu memasang gembok sebagai tanda ikatan yang tak terpisahkan, seperti terkunci tak bisa dibuka lagi. Yah, itu persepsi saya. Itulah cinta bila sudah terkunci, tak akan bisa dibuka kembali. Konon kunci dari gembok dilemparkannya ke sungai di sebelahnya untuk menandakan keabadian cinta.

Rupanya Regensburg punya Der Eiserne steg atau The Love Locked Bridge. Ini adalah jembatan kecil untuk pejalan kaki yang menghubungkan utara dan selatan lalu melewati sungai Danube dimana mereka memasang gembok cinta di sepasang jembatan tersebut. Dari sini pemandangan juga cukup indah.

Oh ya, saya dengar di Jerman sendiri ada beberapa “Eiserner Steg” atau jembatan gembok cinta. Artinya, Regensburg adalah salah satunya. Sayangnya saya tidak menghitung sudah berapa banyak gembok yang terpasang dan tidak menemukan sejarah pemasangan gembok pertama kali.

Regensburg adalah ibukota dari Oberpfalz, yang menjadi pertemuan dua sungai besar yakni Donau dan Regen dan berbatasan juga dengan Hutan Bayern. Regensburg merupakan salah satu situs warisan dunia yang diakui oleh UNESCO.

 

image
(Katedral Regensburg St. Peter atau Dom St. Peter yang bergaya gothik seperti pada umumnya bangunan gereja di wilayah Bayern. Sumber foto: Dokumen pribadi)

 

 

Satu yang menjadi ciri khas kota ini adalah Gereja Katedral St. Peter yang pertama kali dibangun pada tahun 700. Katedral ini kemudian dibangun kembali dan diperluas pada abad ke-11.

Pembangunan kembali dalam gaya Gothic dimulai tahun 1273 yang katanya dibangun terus menerus dan baru rampung sekitar tahun 1538. Butuh sepuluh tahun untuk mendirikan menara gereja pada tahun 1859 hingga 1869. Oh ya, jika kita hadir misa di Katedral ini pada minggu pagi maka anda akan mendengar panduan suara yang merdu dan khas anak-anak laki yang dikenal dengan “Domspatzen” itu.

Sayangnya kunjungan singkat ini tak menjelajah setiap sudut kota ini sehingga tak banyak gambar juga untuk merekamnya.

Kebun Binatang di München: Tierpark Hellabrunn

 

image
(Tiket masuk dan informasi yang tersedia di Kebun binatang Hellabrunn. Sumber foto: Dokumen pribadi)

 

 

Siapa yang suka berkunjung ke kebun binatang? Meski tak lagi anak-anak tetapi kebun binatang selalu memiliki sisi yang menarik untuk dikunjungi. Selain melihat pola tingkah binatang yang lucu dan menggemaskan, saya pun bisa menemukan jenis binatang secara langsung yang belum pernah saya dengar atau lihat. Di setiap kebun binatang dapat dipastikan akan banyak orangtua yang mengajak anak-anak mereka mengenal jenis, kebiasaan, habitat dan bersentuhan langsung dengan binatang sehingga hal ini menarik dan menyenangkan bagi anak.

image

image

image

image

(Aneka jenis satwa. Sumber foto: Dokumen pribadi)

 

image
(Petugas sedang memberi makan ke Singa Laut. Sumber foto: Dokumen pribadi)

 

 

Tierpark Hellabrunn, kebun binatang yang terletak di München, Jerman ini telah ada sejak tahun 1911. Bagi pengunjung yang datang anda akan bisa mendapatkan informasi lewat brosur yang tersedia. Terdapat sekitar 460 spesies dan total binatang sekitar 5000 menjadikan kebun binatang ini paling menarik di München dan layak dikunjungi.

Kebun binatang ini menurut rekomendasi layak dikunjungi. Mengapa? Karena kebun binatang ini mengusung konsep “Geo-Zoo” pertama kali dunia, yakni binatang dibiarkan hidup menurut distribusi geografis mereka dalam komunitas mereka yang kompleks. Jadi sekilas sepertinya kebun binatang ini menawarkan habitat alami yang dilindungi dengan pendekatan spesies yang sesuai. Para pengunjung juga dapat mengamati binatang dengan mudah.

Dengan membayar karcis masuk 12 Euro untuk orang dewasa per satu kali datang, anda akan menikmati aneka jenis satwa yang menganggumkan. Ada juga tawaran untuk tiket masuk satu tahun penuh dengan ketentuan tertentu. Kebun binatang ini terpelihara dengan baik, tertib dan bersih. Luar biasa! Saya paling suka mengamati simpanse sekeluarga yang lucu dan menggemaskan.

image

 

image
(Keluarga Simpanse yang menggemaskan. Sumber foto: Dokumen pribadi)

 

 

Ada beberapa kafe, restoran dan kios es krim yang bisa anda temukan bila membutuhkan sembari rehat sejenak. Para orangtua tak perlu khawatir dengan taman bermain anak-anak karena ada sebuah taman bermain yang besar untuk segala usia anak sembari anda rehat dan menikmati sajian di kafe sekitar. Semuanya aman, menarik dan menyenangkan bagi pengunjung terutama anak-anak.

Tips untuk mengunjungi:
1. Bayarlah dengan uang tunai saat beli tiket alias mereka tidak menerima kartu kredit.
2. Jika ingin leluasa dan tidak terlalu ramai seperti kebanyakan kebun binatang lainnya, hindari hari akhir pekan atau libur karena dipastikan penuh.
3. Datanglah pagi hari sehingga bisa leluasa mengeksplor tiap jenis hewan.
4. Di dalam juga disediakan kafe dan restaurant bagi anda yang ingin santai dan takut kelaparan.
5. Sediakan payung bila musim hujan tiba karena banyak ruang area terbuka.
6. Dapat diakses dengan transportasi umum, bis atau kereta (U-Bahn). Dari Marienplatz, anda bisa naik kereta U3 langsung menuju lokasi.

Semoga bermanfaat!

Kloster Andechs: Biara Andechs

image

(Menara ini yang selalau dijadikan simbol dari Kloster Andechs. Sumber foto: Dokumen pribadi)

Kloster Andechs adalah sebuah biara Gereja Katolik dengan arsitektur bangunan bergaya khas baroque. Bagi umat Katolik berziarah menjadi pengalaman batin yang mempesona saat kita menemukan sisi-sisi spiritual kehidupan. Di Bayern ini memang banyak bangunan gereja khas bergaya baroque. Terletak sekitar 30 km sebelah barat daya dari Kota München, biara ini dapat dijangkau pula oleh kendaraan umum seperti S-Bahn jika anda tak bawa kendaraan pribadi atau ikut paket tur.

image

image

(Diapit oleh laut, tampak menara Kloster Andechs dari kejauhan. Sumber foto: Dokumen pribadi)

Sebagai tempat ziarah, biara ini dibangun dengan suasana yang menyejukkan bagi para pengunjungnya karena terletak di sebuah bukit antara Ammersee dan Starnbergersee. Dikelilingi dengan padang rumput yang luas tentu akan menjadi pemandangan yang indah bagi siapa pun yang memandangnya. Tentu, biara ini terbuka bagi siapa saja yang ingin mengunjunginya. Jadi ingat jika di Indonesia, setiap bulan rosario seperti Mei dan Oktober maka banyak kelompok umat Katolik mendatangi tempat ziarah untuk mencari suasana kedamaian batin sembari refleksi diri.

image

image

(Suasana dalam gereja berciri khas baroque. Sumber foto: Dokumen pribadi)

Berbeda dengan Indonesia, bila mengunjungi tempat ziarah, disini para Peziarah tampak datang untuk menikmati suasana gereja khas baroque ini dan rasa bir yang luar biasa populer tentunya dibandingkan pengalaman spiritual yang biasa terjadi di tempat ziarah.

Konon katanya para biarawan di tempat ini telah memproduksi bir selama lebih dari seribu tahun. Mungkin bir mereka yang dikenal seantero Bayern juga merupakan bir terbaik. Anda bisa bertanya apabila anda ingin mengunjungi produksi bir lokal buatan disini. Siapa tahu anda bisa kunjungi pusat produksinya.

image

image

Bangunan khas bercirikan baroque.

image

(Sebagai tempat ziarah seperti di Indonesia, ada sovenir benda rohani atau sekedar buah tangan yang dijual disini juga. Sumber foto: Dokumen pribadi)

Jika anda suka bir, anda bisa merasakan perbedaanya mengapa bir disini punya cita rasa yang khas. Tak jauh memang dari lokasi gereja, ada restoran yang menawarkan citarasa makanan dan camilan khas Bayern.

Nah ini dia tips bagi anda, hindari datang saat akhir pekan (wochenende) karena pastinya tempat ini penuh dengan orang yang ingin berziarah atau sekedar datang menikmati bir yang sudah terkenal seribu tahun lalu.

Sumber bacaan:
http://www.wikitravel.org

Kastil Neuschwanstein: Kastil Impian yang Tak Pernah Selesai

Foto dokumen pribadi saat awal tahun 2013. Akan lebih indah jika anda berkunjung di musim summer.
Foto dokumen pribadi saat awal tahun 2013. Akan lebih indah jika anda berkunjung di musim summer.

Anda tertarik menonton film kartun keluaran Disney? Coba amati di akhir film selalu ada seperti gambar kastil sebagai penutup. Nah, konon kastil tersebut diinspirasi oleh Walt Disney dari Kastil Neuschwanstein.

Winter awal tahun 2013 lalu, saya berkesempatan mengunjungi Kastil Neuschwanstein yang terletak di Bayern barat daya. Kebetulan, saya memang sedang mengunjungi Muenchen dan ingin sekali melihat seperti apa kastil tersebut. Sangking tergilanya dengan Jerman, saya beli buku ”Sightseeing Germany” yang khusus membahas tentang negara Jerman. Nah, sampul buku itu adalah gambar Kastil Neuschwanstein.

image

image

(Miniatur kastil Neuschwanstein. Dokumen pribadi)

Tidak usah repot untuk pergi ke sana karena rutenya yang berkelok-kelok jika anda bukan seorang penduduk Jerman. Saya ikut paket tur yang ditawarkan tak jauh dari Hauptbanhof central station. Saya berangkat bersama 2 teman pria Indonesia yang memang sedang mengunjungi saya di Muenchen. Kebetulan, mereka adalah teman baik yang memberi saya potongan harga untuk bayar paket tur yang lumayan mahal itu. Kira-kira saya membeli harga paket tur senilai kurang lebih 750 ribu rupiah.

Kita akan menggunakan bis yang eksklusif, beda ya kalau ikut paket tur di Eropa dibandingkan saya pernah ikut tur di negara Asia hehehe….

Di dalam tur ada seorang Pemandu yang ramah dan menggunakan bahasa Inggris yang cukup jelas. Dia akan bercerita tentang apa saja selama perjalanan.

Kastil ini dibangun oleh Ludwig II, raja Bavaria dari 1864 hingga kematiannya pada tahun 1886. Ada banyak mitos yang terjadi seputar pembangunannya hingga kematian Raja Ludwig II tersebut. Istana ini memang dibangun untuk menampilkan keindahan dan kemegahan dibandingkan seluruh istana di dunia. Ada kisah berujar bahwa istana ini adalah salah satu tragedi, keputusasaan, dan keanehan langsung.

Neuchswanstein berasal dari kata Neu yakni ”Baru”; Swan yakni ”Angsa” dan Stein ”Batu”, lebih pendeknya Batu Angsa Baru, kurang lebih begitu karena kastil ini dibangun dengan membentuk benteng yang paling ambisius dari niat Raja Ludwig II bermimpi dapat membuat puri paling termashyur di dunia setelah memutuskan mengundurkan diri menjadi raja dan menghibur diri dengan membangun kastil.

Kisah Raja Ludwig II pun menjadi fenomena karena kepribadian dan impiannya. Sayangnya, di usia 41 tahun Raja Ludwig II meninggal dengan penuh misterius. Sampai sekarang tidak ada yang tahu penyebab kematiannya. Sementara kastil tersebut belum sepenuhnya selesai dibangun.

Saat berkunjung ke tempat wisata ini, semua dalam keadaan tertib. Lagi-lagi begitulah Jerman. Kita akan mendapatkan nomor antrian sesuai tiket yang dipegang dan akan masuk sesuai kelompok nomor. Kita juga tidak boleh mengambil foto selama dalam kastil. Sayang sekali ya.

Saya pun sempat bertanya kepada Pemandu Tur, apa kaitan pembangunan kastil dengan misteri inspirasi kastil Walt Disney? Tidak ada jawaban yang pasti, yang jelas Walt Disney mengambil inspirasi kisah Cinderella yang terkenal di seluruh dunia dengan menjadikan kastil ini sebagai legenda dongeng. Saya pun berpikir, seperti apa yang diimpikan oleh Walt Disney bahwa ia pun sudah memiliki impian yang besar sekali dan dikenal di dunia meski pada akhirnya ia pun tidak bisa menikmatinya. Sama seperti Ludwig II yang bermimpi ingin membangun kastil yang paling menganggumkan tetapi sayangnya tidak tercapai. Namun kastil ini begitu melegenda sama seperti kisah Cinderella.

Jika anda berkunjung di musim winter tentu pemandangan di luar kastil tertutup salju dan tidak jelas seperti kastil yang dilambangkan untuk menandai negara Jerman. Coba datang di musim summer, barangkali anda akan melihat danau angsa yang dikenal penuh misterius dan konon menjadi legenda bagi pembuatan kastil ini.

Setiap orang yang datang hanya bisa tiba di bawah puncak kastil dan kita harus berjalan mendaki untuk mencapai puncak kastil. Ada juga sewa semacam “dokar” yang ditarik dengan kuda. Tetapi luar biasa, anda tidak akan menyesal melihat kemegahan kastil dan pemandangan disekelilinginya di wilayah Bavaria.

image

(Pemandangan di sekitar kastil. Dokumen pribadi)

Usai dari mengunjungi kastil, saya kirim sms dengan orang tercinta betapa saya senang tiba di tempat yang saya impikan. Tidak mudah memang mewujudkan impian. Tetapi lihat bahwa suatu saat orang akan berdecak kagum dengan impian kita.

*direvisi

6 Tempat Wisata Gratis di München (Munich)

1
Frauenkirche yang menjadi landmark kota Munich. Dokumen pribadi.

Siapa yang tak kenal klub sepak bola Bayern Muenchen yang sedang “naik daun” akhir-akhir ini? Atau, kenal dengan produk mobil BMW? Atau, tahu Oktoberfest yang biasa digelar setahun sekali di akhir September hingga awal Oktober? Atau, apakah anda peminum Bir, tentu tahu bagaimana rasa dan jenis Bir yang terkenal enak di dunia? Atau biar lebih mudah, apa anda sempat nonton film “Ainun & Habibie” yang sempat menjadi “box office” di Indonesia?

Nah, jika anda mengenal beberapa dari pertanyaan tersebut, anda pasti mengenal Muenchen atau Munich yang biasa dikenal dalam international terms.

Kali ini, saya mau berbagi pengalaman wisata gratis selama di München yang mungkin menarik hati anda untuk mencoba.

1. Frauenkirche

image
(Suasana dalam Frauenkirche. Sumber foto: Dokumen pribadi)

Biasa dikenal sebagai “church woman” atau “Gereja Perempuan” Frauenkirche dijadikan simbol bagi kota Muenchen. Dengan dua tower kembar yang bisa diambil dari puncak kota München. Di sini, kita bisa melihat keagungan dan kemegahan gereja katolik dengan sejarah yang menyertainya. Di kota ini ada pahatan gambar Paus Benediktus XVI yang sempat menjadi uskup disini.

Gereja ini menjadi seperti museum dan tak pernah sepi dari turis yang datang, baik untuk berdoa atau ikut misa maupun yang datang untuk melihat dan mempelajari arsitekturnya. Selain itu, gereja ini dipenuhi beragam mitos dan informasi seputar Muenchen masa lalu. Gereja ini menjadi salah satu lokasi wajib dikunjungi apabila ingin ke Muenchen.

2. Marienplatz atau sentral Muenchen

image
(Marienplatz tampak dari atas dan tampak dua menara Frauenkirche. Sumber foto: Dokumen pribadi)

Sebagai sentral Muenchen, tentu akan banyak orang lalu lalang di tempat ini. Marienplatz seperti tugu dengan patung Bunda Maria dibalut warna kuning emas di atasnya. Lokasinya berada di depan Rathaus Muechen sehingga tentu akan menjadi lokasi sentral.

Yang menarik bagi wisatawan apabila melewati atau berada di Marienplatz jam 12 siang tepat, maka akan melihat patung-patung yang berada di gedung Rathaus akan menari mengikuti lonceng gereja yang dibunyikan. Biasanya wisatawan akan berhenti sejenak dan mengamati patung-patung tersebut menari. Lokasi ini dikelilingi bangunan menarik dan sayang untuk dilewati.

3. Englischer Garten

Datanglah saat musim panas atau semi, dijamin anda akan menyukai tempat ini. Kita bisa melihat danau dengan taman disekelillingnya. Banyak orang duduk di sekitarnya, membaca buku atau ngobrol. Disitu juga ada restaurant bergaya Bavarian dimana kita bisa minum bir dengan berbagai jenis rasa dan warna.

Jika anda pernah menonton film “Ainun & Habibie” Englischer Garten adalah lokasi dimana pasangan Ainun & Habibie berjalan di taman tersebut sebagai sepasang kekasih yang mesra sekali. Dari namanya saja, Englishcer Garten, sudah terdengar seperti lokasi taman dengan tawaran mata yang sejuk dan indah mengamati tanaman-tanaman di sekitarnya.

4. BMW Museum

image
Menara BMW.

Ingin tahu mobil-mobil BMW dan detil sejarah hingga model
Modelnya, datanglah ke BMW museum. Selain mobil-mobil BMW juga
terdapat motor buatan BMW dan aneka merchandise BMW. Sir Henry Royce
memang brilian dalam menciptakan branding mobil ini. “Strive perfection in
everything you do” begitu kutipan Sir Henry Royce yang menginspirasi bahwa
buatannya selalu menjadi yang terbaik di dunia.
Di sini jika anda punya uang, anda bisa membeli produk-produk
mereka secara langsung. Petugas penjualannya selalu ramah dalam melayani
pertanyaan dan melakukan uji coba terhadap produk mereka. Di depan
Museum terdapat pabrik pembuatannya. Sayangnya, saya tidak mencoba
untuk masuk ke dalam pabrik tersebut.

5. Olympiazentrum

2

Olympizentrum seperti arena olahraga di Muenchen. Tak jauh letaknya dari BMW Museum, anda bisa turun dalam satu stasiun yang sama. Dikelilingi dengan besi-besi yang menyerupai sarang laba-laba, Olympiazentrum menjadi lokasi menarik untuk dikunjungi oleh siapapun, sekedar bermain skating di kala musim salju atau musim panas, atau jogging di sekitar areal lahan yang luas sekali.
Saya suka sekali di puncak dari Olympiazentrum dimana kita bisa melihat kota Muenchen secara keseluruhan, menarik sekali. Sambil duduk di bangku dan mengamati kota München, saya merasakan keindahan kota dan perasaan damai menyadari bahwa pada akhirnya saya tiba di Jerman. Atau, anda juga bisa melihat kota Müchen secara keseluruhan dari tower di sana.
Jika ada festival pertunjukan musik atau konser, Olympiazentrum selalu dijadikan tempat pelaksanaannya.

6. Allianz Arena

 

image
(Stadion Alianz Arena. Sumber foto: Dokumen pribadi)

 

 

Nah, buat anda pencinta sepak bola atau fans dari klub “Bayern München” silahkan luangkan waktu untuk berkunjung ke arena stadion yang terkenal di dunia itu. Jika memang tidak ada pertandingan, kita bisa dengan leluasa untuk pergi ke sana sambil berfoto ria. Karena apabila ada pertandingan maka kereta pun akan penuh sesak dengan penonton dan fans dari klub bola. Datanglah malam hari saat tidak musim salju, dijamin anda akan memotret gedung ini dengan sinar lampu yang menakjubkan. Fantastis dan menarik!

 

Ada banyak lokasi wisata atau sightseeing semacam city tour yang bisa anda lakukan di kota ini. Saya mencoba berwisata sendiri tanpa ikut tur. Untuk Oktoberfest, saya akan lanjutkan tulisan saya di waktu lain. Pastinya menarik terutama bagi anda penyuka jenis bir dan festival perayaan Jerman.

Selamat berkunjung ke Kota München!