Donau Flammen, Festival Datangnya Musim Panas

Pesta kembang api mewarnai datangnya musim panas.
Pusat keriaan kembang api di jembatan kota Vilshofen.
Tampak kapal wisata berhenti sesaat saat pesta kembang api. Sementara di pinggir sungai terlihat banyak tenda untuk festival.

Masihkah anda ingat cerita saya soal datangnya musim panas yang dirayakan oleh masyarakat di Austria? Linknya ada di sini. Seolah tak mau kalah dengan negeri tetangga, minggu lalu dirayakan festival di sungai Donau atau yang dikenal Donau Flammen pada 6-7 Juli lalu.

Baca https://liwunfamily.com/2018/06/25/indahnya-festival-awal-musim-panas-di-austria/

Acara meriah ini diadakan di kota Vilshofen. Tidak hanya masyarakat yang tinggal di situ saja, namun para wisatawan dapat menyaksikan keindahan pesta kembang api di atas kapal wisata. Pastinya kembang api memberikan keindahan tersendiri di malam itu. Namun suara ledakan kembang api tidak mengelegar sehingga nyaman terdengar.

Di pinggir sungai tampak festival musim panas yang dihadiri banyak orang. Saya yakin setelah ini akan bermunculan festival-festival lainnya di kota lain. Ya, musim panas memberikan keriaan tersendiri.

Sedangkan di sungai donau sendiri terlihat berbagai kapal wisata. Di situ para penumpang disuguhi sajian kuliner istimewa hingga hiburan di tiap kapalnya. Acara festival donau flammen diadakan rutin tiap tahun dalam menyambut awal musim panas.

Menikmati Menu Ikan Zander di Kapal Wisata, Kota Passau

Bosan dengan wisata keliling kota tua di Eropa? Atau bosan menyantap makanan di restoran? Nah ide berikut bisa dicoba dimana anda bisa menikmati wisata tanpa berlelah-lelah berjalan kaki dan menyantap sajian dengan pemandangan alam yang indah. Ya, berwisata dengan kapal wisata di kota Passau.

Pasalnya di kota Passau ada pilihan wisata dengan menggunakan kapal menyusuri sungai donau. Sungai donau atau yang biasa dikenal danube dalam istilah asing membuat suasana wisata anda semakin semarak. Di sini anda bisa menyusuri sungai sambil menikmati pemandangan indah juga tempat-tempat bersejarah lainnya. Di dalamnya tersedia pemandu wisata yang menjelaskan tentang tempat-tempat yang dilewati. Ada juga buku petunjuk yang menyediakan informasi dalam bahasa Jerman dan bahasa Inggris.

Harga tiket wisatanya bervariasi tergantung lama dan pilihan atraksi yang anda kehendaki. Namun pastinya kapal wisata ini memiliki nuansa yang tak membosankan. Suasana di dalam bak restoran berkelas dengan suguhan sajian istimewa seperti yang saya pilih berikut. Di kapal wisata ini tersedia hidangan tradisional ala Bavaria dan berbagai menu western lezat yang bisa menemani perjalanan anda.

Saya memesan Zanderfillet und Kartofelln seperti yang terlihat pada foto. Zander memiliki tubuh yang panjang seperti tombak dan siripnya yang tajam seperti duri. Ikan zander memang ditemukan di perairan Eropa, bahkan ikan ini juga hidup di sungai danube ini. Namun anda pastinya tidak akan melihat orang memancing atau nelayan menangkap ikan selama berwisata di sini. Karena sesuai peraturan pemerintah Jerman dilarang tanpa ijin menangkap hewan untuk dikonsumsi apalagi dijual.

Hidangan datang setelah saya memesan. Ikan ini berasa tawar dan tak ada duri. Ikan dibungkus tepung dan digoreng. Untuk menikmati ikan, diberi sentuhan rasa kräuterbutter, yakni butter dengan tambahan daun peterselli. Plus ada irisan lemon yang bisa menguatkan rasa segar ikan. Sebagai side-dishes ada kentang yang berbentuk kecil dan diberi daun peterseli. Dan tentunya salad yang diberi dressing yoghurt. Mantap!

Sambil menikmati sajian ikan zander, kita disuguhi suasana alam sungai danube atau donau. Untuk hidangan makan dan minum terpisah dari harga tiket kapal wisata. Di sini pula mungkin anda terinspirasi seandainya di Jakarta kelak bisa tersedia pilihan wisata menyusuri sungai yang bersih. Bukan mustahil ya. Memang diperlukan kesadaran dari warga dan peraturan yang ketat agar tidak membuang sampah ke sungai.

Semoga bermanfaat!

Indahnya Festival Awal Musim Panas di Austria

Tampak di atas lereng perbukitan cahaya seperti lilin di gelapnya malam.
Di sisi kiri berwarna hijau dan kanan berwarna merah adalah kembang api sementara penumpang di atas kapal tampak menyaksikan dan mengabadikannya.
Tampak empat kapal di seberang berhenti untuk menyimak festival, sementara di bukit ada sejumlah api yang menghiasi gelapnya malam.

Menyusuri keindahan sungai donau, atau yang dikenal juga dengan danube, tak habis. Beberapa kali saya menampilkan keindahan alam sungai ini dari berbagai sudut kota dan negara. Indahnya alam memang memperlihat perbedaan dari empat musimnya, termasuk musim panas. Kali ini saya memotret bagaimana masyarakat di sekitar sungai Donau di Austria merayakan awal musim panas.

Tiap musim memang memiliki kisahnya sendiri sesuai tradisi leluhur yang mungkin belum ditinggalkan meski sudah memasuki dunia yang katanya moderen ini.

Sabtu malam (23/7) festival awal musim panas digelar di lereng perbukitan yang melibatkan pasukan pemadam kebakaran setempat. Dimana tampak cahaya yang indah dan sengaja dibentuk di tengah gelapnya malam. Di sisi lain di pinggir sungai donau ada kerlap-kerlip kembang api yang indah dan menawan di langit. Indah tentunya di gelap malamnya. Semakin romantis ketika banyak orang menyaksikan keindahan festival api ini dari atas kapal yang melintasi sungai donau, termasuk saya. Luar biasa!

Penumpang dari sejumlah kapal baik berbendera Jerman maupun Austria tampak asyik menyimak keindahan festival ini. Sebagian lagi tampak mengabadikannya lewat ponsel. Di lereng bukit di atas hutan dan di sekitar sungai dengan nuansa warna-warni kembang api. Musim panas telah datang! Masing-masing kapal menghibur setiap penumpangnya dengan suguhan istimewa. Hmm, indah!

Festival awal musim panas menurut pendapat beberapa orang di sana memang selalu digelar setiap tahun. Biasanya diselenggarakan di minggu ketiga bulan Juni. Menariknya kita bisa ikut menyaksikan sembari menikmati hiburan di kapal.

Romantisme Sungai Danube di Linz, Austria

Hari ini WordPress mengingatkan saya sudah memposting 1000 artikel. Bukan sebuah prestasi yang mudah, mengingat ini semacam candu bagi saya untuk menulis. Lanjut dengan pengalaman saya minggu lalu, di Linz, Austria. 

Sungai Danube atau dalam bahasa Jerman dikenal dengan Donau melalui Regensburg dan Passau yang berada di Jerman. Seperti yang saya ceritakan 

Ternyata sungai danube juga melalui Linz, salah satu kota terbesar ketiga di Austria. Sebagai kota besar tentu banyak tempat bisa menjadi tujuan wisata. Salah satu tujuan wisata saya kali ini adalah menikmati wisata dengan menggunakan kapal. Apakah anda berminat?

Tak hanya Passau dan Regensburg yang punya wisata melintasi sungai Danube sebagaimana yang saya ceritakan, Budapest di Hungaria juga demikian. Simak cerita saya menyusuri indahnya sungai Danube di malam hari di Budapest di sini. Nah, tak mau ketinggalan di Linz pun saya melakukan hal yang sama. Indah dan layak dicoba jika anda berkunjung ke sini.

Datang ke dermaga atau Linz Habour maka ada berbagai pilihan paket tur yang bisa dipilih. Paket wisata seperti ini memang hanya pada periode tertentu, yakni tidak saat musim dingin. Tepat saat menyusuri sungai Danube di musim panas seperti sekarang. Ada pemandangan alam yang menawan menyusuri sungai danube. Banyak wisatawan memilih duduk di luar atau di atas kapal agar bisa menikmati sinar matahari sembari mengamati pemandangan sekitar.

Meski sekedar sungai namun alam memang selalu memberi ketenangan dan kedamaian jika dinikmati sungguh-sungguh. Menikmati wisata dengan kapal seperti ini tak perlu khawatir lapar dan haus, pasalnya tersedia aneka minuman dan makanan bak kafe dan restoran. Anda bebas memilih selera anda. Meski harus membayar, namun harga makanan dan minumannya masih terjangkau dompet. Sembari menikmati makan malam, kita bisa mengamati pemandangan yang indah. Luar biasa!

Ini yang membuat anda perlu membawa pasangan ke sini. Selain anda bisa menikmati makan malam romantis berdua dengan pasangan, ada sungguhan entertainment yang juga menyenangkan para tamu. Ada grup musik yang bisa membuat anda berdansa dengan pasangan. Romantis ‘kan seperti opa dan oma yang berada di sekitar saya. 

Tak hanya itu rupanya, kita sebagai tamu kapal akan disuguhi keindahan kembang api di seberang sungai. Di tengah kelap kelip kota Linz di malam hari dan percikan kembang api, mata saya tertegun bahwa ini sungguh wisata yang romantis. Bisa jadi ini pilihan wisata anda bersama pasangan.

Bagaimana?

Photos Galery: Menyusuri Sungai Donau, Passau

Last week, we were been around Danube river in Passau. As known, Passau is called “Bavarian Venice” due to the confluence of beautiful three rivers. One of them is Danube that literally in German as Donau. After Wolga river, Danube is the second of largest river in Europe that passed through some countries.

***

Minggu lalu (11/3) cuaca di sini begitu cerah dan tidak dingin, diatas 13 derajat celcius. Kami berjalan-jalan menyusuri keindahan sungai Donau, di Passau. Sungai Donau dalam istilah Internasional dikenal dengan nama Danube. Sungai ini adalah sungai terbesar kedua di Eropa setelah sungai Wolga. 

Pinggir sungai Donau. 

Promenade di pinggir sungai

Dengan ikut paket tur dari ferry ini, anda bisa menyaksikan keindahan sungai ini yang melintasi beberapa negara. 

Dia adalah Emerenz Meier, seorang warga Passau yang cukup disegani sebagai seorang seniman di awal abad 20.

Jangkar sebagai penanda bahwa kota ini selalu jadi persinggahan pelancong, tidak hanya Jerman. 

Sepasang muda-mudi bermain kano di Donau.

Tepat di sini, sungai Donau bertemu dengan dua sungai lainnya, Ilz dan Inn.

Catatan ketinggian air yang menjadi momentum bersejarah.