Hähnchenbrustfilet mit Reis und Salat: Makanan Khas Yunani (2)

Hähnchenbrustfilet mit Djuvec reis und pommes.


Makanan khas Yunani selanjutnya yang dikupas adalah Hähnchenbrustfilet, ini semacam fillet daging ayam yang diberi bumbu sederhana dan dipanggang seperti layaknya souvlaki. Untuk daging ayam yang dipilih adalah bagian dada, tanpa lemak dan tulang. Penampakannya pun mirip seperti yang kemarin saya bahas.

Cara memasaknya bila diperhatikan pun mudah. Setelah daging ayam dicuci bersih, potong daging ayam menjadi lebih kecil. Taburi daging ayam dengan oregano, daun rosemary, paprika bubuk, daun thymian, garam dan merica. Kemudian panggang dalam api kecil selama lima menit kedua sisi. Mudah ‘kan?

Untuk menyantapnya, bisa digunakan bersama kentang goreng atau pommes dalam bahasa Jerman. Atau anda bisa juga menyajikan bersama Djuvec reis, yakni nasi pedas yang biasa disebut begitu di Jerman. Nasi ini seperti nasi goreng dimana dimasak lagi setelah nasi matang. Nasi diberi bumbu paprika, saus tomat dan bawang. Djuvec reis ini semacam nasi berbumbu khas Mediterania.

Sebagai penyedap rasa, makan Hähnchenbrustfilet bersama dengan mayonaise yang diberi perasan jeruk lemon. Tambahkan oregano bila suka dalam mayonaise.

Salat.

Sedangkan salat biasa dimakan sebelumnya. Salat terdiri dari aneka sayuran yang diinginkan, bisa daun selada air, daun selada merah, irisan wortel, mentimun, tomat dan bawang merah besar. Untuk penambah rasa, bisa diberi paprika bubuk dan kecap asin. Rasanya tentu saja tidak berlebihan, enak.

Sederhana, mudah dan sehat!

Bagaimana menurut anda? Tertarik mencobanya?

Tintenfisch mit Gemüse Und Schweinefleisch mit Erdnusssoße: Masakan Asia di Jerman (5)

Mari memasak lagi dengan menu Asia yang ditemukan di restoran Tiongkok di Jerman. Satu masakan yakni ‘Tintenfisch mit Gemüse’ sudah pernah dibahas pada pos sebelumnya. Tetapi kali ini saya akan membahasa bagaimana cara memasak kedua masakan tersebut. Tertarik ya? Kalau begitu, kita lanjutkan!

Baca https://liwunfamily.com/2017/10/31/makanan-asia-di-jerman-3-restoran-china-lucky-seven/

Tintenfisch mit gemüse.

Masakan pertama adalah ‘Tintenfisch mit Gemüse.’ Tintenfisch dalam bahasa Jerman adalah cumi-cumi sedangkan gemüse adalah sayuran. Ini menurut saya semacam cap cay seafood, hanya bedanya seafood diganti menjadi cumi-cumi saja. Untuk memasak cumi-cumi memang perlu kehati-hatian jika tidak ingin rasanya seperti ‘sandal jepit’ rasanya, alias alot saat dimakan. Pilih juga cumi-cumi yang masih terbilang segar. 

Bahan yang diperlukan:

  1. 200 Gram cumi yang sudah dibersihkan dan diiris seperti cincin.
  2. Wortel secukupnya yang sudah diiris.
  3. Daun bawang sudah diiris.
  4. Sayur ambu dalam kemasan.
  5. Brokoli diiris tipis.
  6. Jamur tiram diiris tipis.
  7. Bawang putih dihaluskan.
  8. Bawang bombay iris halus.
  9. Jahe sedikit saja dan iris halus.
  10. Kaldu sayur rasa ayam.
  11. Kecap ikan secukupnya.
  12. Saus tiram secukupnya.
  13. 1 sendok teh tepung maizena.
  14. Minyak sayur secukupnya.


Cara memasak:

  1. Cumi yang sudah dibersihkan dan diiris halus seperti cincin kemudian direndam dalam air panas selama sepuluh menit, kemudian ditiriskan.
  2. Sayur bambu biasanya saya beli dalam kemasan, saat akan digunakan keluarkan dari botolnya lalu tiriskan airnya. Sayuran lain tak perlu banyak, sesuaikan juga dengan selera dan kebutuhan anda.
  3. Panaskan wajan, masukkan minyak sayur. Tumis bawang putih dan jahe terlebih dulu setelah harum masukkan bawang bombay dan daun bawang.
  4. Kemudian masukkan semua sayuran seperti wortel, jamur tiram, sayur bambu dan brokoli. Masak hingga layu. 
  5. Setelah itu, tambahkan kecap ikan dan saus tiram ke dalam tumisan sayur, tutup beberapa saat.
  6. Masukkan cumi dan aduk perlahan.
  7. Beri air sedikit saja, agar mengental tambahkan tepung maizena.
  8. Tambahkan kaldu sayur. Masak beberapa saat. Selesai!

    Schweineflesich mit Erdnussoße, sayuran di dalam tumpukan daging sehingga tidak terlihat.

    Masakan kedua yang akan dibahas adalah ‘Schweinefleisch mit Erdnusssoße’. Karena begitu banyak S, sampai saya memastikan kembali nama menu ini, ternyata memang benar begitu penulisannya. Schweinefleisch adalah daging babi, sedangkan Erdnusssoße adalah saus kacang, seperti bumbu sate rasanya. Lanjut memasaknya, jika anda berkenan mencobanya!

    Bahan yang diperlukan:

    1. 200 Gram daging fillet babi.
    2. 100 Gram sayuran Asia kemasan.
    3. Tepung terigu.
    4. Telur.
    5. Minyak sayur.
    6. Bumbu kacang buatan Asia. 
    7. Garam, gula, merica secukupnya.
    8. Air secukupnya.


      Cara memasak:

      1. Iris tipis daging seperti lembaran. Buat wadah pertama berisi telur yang sudah dikocok. Wadah kedua adalah tepung. Ketiga adalah wajan yang berisi minyak sayur, usahakan minyak merendam semua fillet daging. Celupkan lembaran daging ke wadah pertama kemudian wadah kedua dan selanjutnya digoreng di wajan. Begitu seterusnya. Jika sudah terdapat daging dalam potongan tepung. Singkirkan sementara.
      2. Lanjutkan dengan membuat saus kacang! Masak sedikit air hingga panas kemudian tambahkan saus kacang sesuai kebutuhan. Biarkan saus kacang mengental, beri garam, merica dan gula secukupnya. Masak dua menit dan matikan kompor.
      3. Siapkan wadah, atur sayuran kemasan yang berisi irisan wortel dan tauge di tengah. Tutup sayuran dengan lembar daging bertepung. Siram dengan saus kacang. Selesai!

      Saran penyajian:

      1. Kedua masakan tersebut disajikan dengan nasi hangat.
      2. Untuk menu tintenfisch mit gemüse, bisa disesuaikan dengan sayuran yang disukai misal kapri, kacang polong, kol putih dan lain.
      3. Untuk menu schweinefleisch mit Erdnussoße, dipastikan lembaran daging tidak gosong saat menggorengnya. Sayurannya pun bisa digunakan, bisa juga tidak. Saus kacang biasanya dipesan di toko Asia di Jerman.

      Selamat mencoba!