CERPEN (64): Seberapa Berat Bebanmu?

  Ini adalah Reblog dari artikel yang sudah dimuat pada 2 Juni 2016. Ada seorang murid yang datang kepada guru bijaksana. Dia mengeluh tentang beban hidupnya. Menurut si murid, ia sudah tidak tahan lagi. "Guru, saya merasa hidup ini tidak adil. Beban hidup yang saya pikul terlalu berat, sementara adik saya yang punya pekerjaan mapan … Continue reading CERPEN (64): Seberapa Berat Bebanmu?

CERPEN (17): Jadilah Terbaik Untuk Diri Sendiri, Bukan Buat Orang Lain!

Ilustrasi. Ini adalah reblog dari artikel sebelumnya yang bisa dicek di link ini. Aku pejamkan mata saat aku ingat peristiwa itu. Oh Tuhan, aku sudah melakukan segalanya dengan sempurna. Apa yang kurang? Rintihku dalam hati. Tak terasa air mata menetes di pipi. Aku hapus air mata dengan kedua tanganku saat ibu menghampiriku. “Ada apa sayang?” tanya … Continue reading CERPEN (17): Jadilah Terbaik Untuk Diri Sendiri, Bukan Buat Orang Lain!

CERPEN (7): Tukang Cukur dan Guru Bijak

Ilustrasi. Ini adalah reblog dari https://liwunfamily.com/2009/01/07/mengapa-mereka-tidak-datang-pada-ku/ Date: January 7, 2009Author: Anna Liwun0 Comments Suatu kali, seorang Guru Bijaksana datang ke seorang Tukang Cukur. Guru ini meminta kepada Tukang Cukur untuk merapikan rambutnya yang sedikit mulai tidak rapi dan tidak nyaman bagi Sang Guru.  Si Tukang Cukur menerima dengan senang hati kedatangan Sang Guru. Sambil mencukur, Tukang Cukur bertanya, “Apa … Continue reading CERPEN (7): Tukang Cukur dan Guru Bijak

CERPEN (70): Berbungalah Dimana pun Kau Berada

Tiba-tiba hapeku bergetar, tanda sms masuk. Aku cek di layar monitor tertera 'mother', Oh Mama sms aku rupanya. Aku tak sempat baca di kereta. Pasti sekarang di Indonesia sudah jam 5 sore, sementara di München masih jam 11, perbedaan waktu 6 jam saat musim dingin tiba. Aku mesti bergegas menuju kelas bahasa Jerman, jangan sampai … Continue reading CERPEN (70): Berbungalah Dimana pun Kau Berada