Awali Tahun dengan Konsep Kaizen: One Small Step Can Change your Life

Satu minggu sudah kita melewati tahun baru. Masih hangat tahun baru bagi semua orang di seluruh dunia. Apa yang biasa anda lakukan?  Susun strategi baru, tulis resolusi atau cari ramalan buat lihat peruntungan di masa depan. Boleh-boleh saja, namun tiba-tiba hanya dalam sejam saya disodorkan baca buku tentang Kaizen, filsafat Jepang yang populer.  Setiap pembaca … Continue reading Awali Tahun dengan Konsep Kaizen: One Small Step Can Change your Life

29 September, International Coffee Day. Sudahkah Ngopi?

Mari menikmati kopi pagi ini! Hari Jumat (29/9) bertepatan dengan perayaan Internasional kopi. Kopi bukan hanya sekedar minuman saja melainkan juga gaya hidup. Berjamurnya kedai kopi menunjukkan betapa masyarakat punya kebiasaan menikmati lebih dari secangkir kopi. Apa itu? Obrolan dibalik kopi. Apakah kopi bisa menimbulkan kecanduan? Bisa saja. Karena banyak orang memunculkan filosofi tiada power … Continue reading 29 September, International Coffee Day. Sudahkah Ngopi?

Does Food Influence Mood?

The wisdom words say true, you are what you eat. I've tried out ate more salad vegetables and meat in restaurant. I thought healthy foods can bring you good mood as well. It's true. But now I am thinking how about poor people? They might eat less or not thinking how much nutrion inside their … Continue reading Does Food Influence Mood?

CERPEN (44): Gelas Setengah Kosong

Sebuah seminar diadakan oleh seorang dosen bijak tentang materi awal perkuliahan. Dosen senior dengan rambut putih dan kacamata nyentriknya menyentak mahasiswa yang berjumlah dua puluhan kala itu. Jika mendengar namanya saja, seluruh penghuni kampus tahu bahwa ia adalah dosen yang lebih banyak mengajarkan kehidupan dibandingkan keilmuan. Terkagum mahasiswa padanya, suatu kali ia mengawali kuliahnya dengan … Continue reading CERPEN (44): Gelas Setengah Kosong

CERPEN (46): Cinta dalam Secangkir Kopi Panas

Ini adalah Reblog dari artikel yang sudah tayang sebelumnya pada tanggal 29 September 2015. "Ayo diminum kopinya. Kalau dingin, rasanya gak enak," kata ibu penjual warung kopi membuyarkan lamunanku. Slurput. Aku meminumnya seteguk sambil menghisap rokok di tangan kananku. "Kalau ngopi, harus merokok juga ya, nak?" Aku bingung jawabnya. Aku rapikan rok mini yang sedikit … Continue reading CERPEN (46): Cinta dalam Secangkir Kopi Panas

CERPEN (50): Kopi yang Tak Pernah Manis

“Zwei Kaffee, bitte!” seru abang teman baikku. Abang datang mengajakku ngobrol di warung kopi. Meski warung kopi ini sederhana, entah mengapa ia memuji racikan kopi tempat ini. “Ok!” sahut sang pelayan yang sepertinya sudah terbiasa menerima order dari abang. Bisa jadi abang sering datang ke kedai ini. Tanpa menyebutkan spesifik kopi yang diminta, si pelayan … Continue reading CERPEN (50): Kopi yang Tak Pernah Manis

CERPEN (13): Menikmati Hidup Apa Adanya

Masih ingat cerita saya soal kopi dan cangkir? Di sini link-nya. Kali ini saya diajaknya oleh Penikmat Kopi lagi untuk ngobrol soal kehidupan. Katanya lebih nikmat jika ngobrol itu sambil minum kopi. Wah, saya tidak punya kopi di rumah. Kami pun sepakat ngopi-ngopi di luar rumah. Karena saya tidak tahu banyak soal kopi dan tempat … Continue reading CERPEN (13): Menikmati Hidup Apa Adanya

CERPEN (14): Kualitas “Kopi” atau “Cangkir”

Ada seorang murid bertanya kepada Guru bijaksana tentang tujuan hidup. "Guru, apa sebenarnya tujuan hidup anda sebenarnya?" Sang Guru pun tersipu menjawab pertanyaan muridnya dengan pertanyaan lagi, "Apa tujuan hidupmu juga, anakku?" Mereka pun diam dan saling memandang satu sama lain. Begitulah orang bijak, mereka akan merespon dengan pertanyaan atau perumpamaan agar muridnya bisa memahaminya. … Continue reading CERPEN (14): Kualitas “Kopi” atau “Cangkir”