Shrove Tuesday: Faschingsdienstag in Bavaria

In according to Liturgy Agenda by Catholic Church, today is Ash Wednesday that held over the world. A day before Ash Wednesday called as Shrove Tuesday.    

Bavaria celebrated as commonly it in fancy costume and magnificent to festive yesterday by music, fairs, street parties and traditional mass dancing. Every city and every place held this famous event in partially free and another places also charged as entrance ticket.

In bahasa Indonesia.

Satu Hari Jelang Rabu Abu

Hari ini seluruh Gereja Katolik di dunia merayakan Rabu Abu untuk mengawali masa Prapaskah. 

Salah satu tradisi yang dilakukan di Bavaria adalah Fasching. Bavaria merupakan salah satu Bundesland Jerman yang memiliki umat Katolik terbesar. Sejak Sabtu, Minggu hingga Selasa kemarin sudah memeriahkan pesta rakyat di tiap kota dengan ragam perayaan tersendiri. 

Puncaknya adalah hari Selasa kemarin, yakni satu hari jelang Rabu Abu, yang disebut Faschingdienstag. Ada karnaval, pasar rakyat, panggung dan pawai dimana-mana. Banyak orang juga mengenakan kostum-kostum ajaib untuk memeriahkannya. 

Setelah kemeriahan dan keriaan ini, tak bisa lagi dilakukan karena masa prapaskah tiba yang dimulai hari Rabu Abu, hari ini. Mereka mulai melakukan pantang dan puasa seturut kebiasaan yang dianut masing-masing hingga nanti paskah datang.

Begitulah. Lain tempat lain kebiasaan. 

Advertisements

29 September, International Coffee Day. Sudahkah Ngopi?

Mari menikmati kopi pagi ini!

Hari Jumat (29/9) bertepatan dengan perayaan Internasional kopi. Kopi bukan hanya sekedar minuman saja melainkan juga gaya hidup. Berjamurnya kedai kopi menunjukkan betapa masyarakat punya kebiasaan menikmati lebih dari secangkir kopi. Apa itu? Obrolan dibalik kopi.

Apakah kopi bisa menimbulkan kecanduan? Bisa saja. Karena banyak orang memunculkan filosofi tiada power bekerja tanpa kopi. Life begins from coffee. Kandungan kafein dalam kopi dipercaya menjadi candu sehingga orang tidak terbiasa tanpa kopi di pagi hari. Itu sebab mereka bergairah bekerja dengan kopi sebagai sarapan

Kopi tidak membuat sekat gender. Baik laki-laki maupun perempuan sama-sama senang minum kopi. Lalu, bagaimana jika peminum kopi sedang hamil? Studi menunjukkan bahwa perilaku perempuan hamil meminum kopi dalam ambang batas satu atau dua gelas sehari tidak berpengaruh pada tingkat kecerdasan anak, masalah perilaku atau obesitas. Para peneliti tidak menemukan hubungan antara asupan kafein ibu mereka dengan obesitas anak yang mereka kandung.

Citarasa kopi seperti memberikan filosofi tentang hidup. Bahwa apa pun wadah yang digunakan untuk minum kopi, namun yang terpenting adalah bagaimana menikmati kualitas rasa kopi. Seumpama menikmati kualitas hidup, lupakan ‘wadah’ itu, bisa jadi jabatan pekerjaan, pendidikan, kekayaan, status sosial dan sebagainya.

Ilustrasi, Masjid Raya Aceh. Bukti otentik bahwa saya suka minum kopi gayo

Ilustrasi, Gapura perbatasan Papua dan Papua New Guinea. Bukti otentik saya juga suka minum kopi papua selama di sana.

Berbanggalah Indonesia yang kaya akan kopi. Saya pernah singgah mulai di Aceh, dengan kopi arabica  (gayo) yang khas hingga Papua dengan kopi robusta. Keren ‘kan? Indonesia punya itu semua. 

Melalui perayaan hari kopi ini, semoga bukan hanya gaya hidup minum kopi yang meningkat namun industri kopi juga. Agar dunia tahu bahwa Indonesia punya kopi berkualitas. 

Selamat Hari Kopi Internasional! Sudahkah Ngopi pagi ini? ☕

PS: Dirangkum dari berbagai artikel kopi di blog ini.

21 September: Hari Perdamaian Internasional



‘Heal the world.. make it a better place… for you and for me…And The Entire Human Race…There Are People Dying…If You Care Enough…For The Living…Make A Better Place…For You And For Me’

Saya pun hafal lirik ini karena begitu menyentuh liriknya. Secuil lirik yang dinyanyikan oleh (alm) Michael Jackson tampaknya cocok untuk mengingatkan kita bahwa perdamaian itu membawa ketentraman batin bagi siapa saja. Lagu ini berjudul Heal the World yang diambil dari album Dangerous tahun 1992. Si penyanyi pun bangga dapat menciptakan lagu ini, yang kemudian menginspirasinya untuk membuat yayasan sosial agar dunia lebih baik lagi.

Banyak cara bisa dilakukan untuk membuat dunia lebih baik dengan membuat kondisi dunia yang damai di tengah berbagai isu politik, agama, pengungsi, terorisme dan masih banyak lagi. Salah satunya adalah mendorong kaum muda untuk membuka persahabatan dengan siapa saja, bahkan dengan mereka para pengungsi dan migran. 

Pesan ini disampaikan oleh Sekjen PBB António Guterres dalam memperingati Hari Perdamaian Internasional pada hari ini (21/9). Dalam siaran pers PBB dikatakan tahun ini bertemakan ‘Together for Peace: Respect, Safety and Dignity for All.’ Peringatan Hari Perdamaian Internasional ditetapkan setiap tahun pada 21 September oleh PBB sejak 1982. 

Well, good to know!

Selamat Rayakan Hari Internet Internasional!

Adanya internet, tidak ada lagi sekat jarak dan waktu. Semua begitu mudah, termasuk traveling.

Ada yang tahu kapan kita merayakan hari internet sedunia? Saya pun baru tahu setelah para blogger pun menulis dan memberikan ucapan atas hari ini. Yups, tanggal 29 Oktober dirayakan sebagai hari internet internasional. Meski belum ramai diumumkan, namun khalayak publik pasti tanya mengapa jatuh pada hari ini, ya kan?

Tanggal 29 Oktober dianggap sebagai hari bersejarah dunia yang kemudian menjadi cikal bakal adanya internet. Tepatnya 29 Oktober 1969 berhasil ujicoba pengiriman pesan pertama antar dua komputer yang dilakukan mahasiswa Amerika, yakni Leonard Kleinrock, Charley Kline dan Bill Duval. Konon percobaan mereka dilakukan selang beberapa bulan dari mendaratnya Neil Armstrong ke bulan. 

Anda tahu pesan pertama yang dikirim untuk menunjukkan adanya transmitter data? Kata pertama adalah LOGIN.Itu mengapa kita mengenal kata ini sebagai pembuka. Kemudian internet terus berkembang sebagai kebutuhan seperti sekarang ini. Tidak hanya data saja, namun kehadiran internet mampu menghubungkan antar manusia yang membantu perkembangan dunia komunikasi.

Mari kita rayakan hari ini dengan ber-internet sehat! 

5 Manfaat Blogging Buat Kesehatan Mental


Ilustrasi.

Hari ini 27 Oktober para blogger merayakan Hari Blogger Nasional. Sudah sejauhmana blog saya yang dimulai 2008 ini berdampak positif dan bermanfaat bagi orang lain. Saya mulai intens menulis baru beberapa tahun belakangan. Terus terang saya baru menyadari bahwa saya terlambat mendokumentasikan buah pemikiran dan perjalanan traveling setelah blogwalking. Wah? 
Berikut 5 manfaat blogging buat kesehatan mental:

1. Blogging jadi media yang baik untuk mengekspresikan pemikiran dan perasaan yang dihadapi seseorang. Ada banyak orang yang tidak tahu bagaimana menyampaikan pendapat atau apa yang dialaminya. Blogging menjadi media katarsis bagi anda menuangkan apa yang dipikirkan dan dirasakan secara personal.

2. Di media sosial, orang bisa berkomentar apa saja termasuk negatif dan sarkasme. Dalam blog, ada peran administrator yang mengawasi dan mengendalikan semua komentar yang tidak sesuai, termasuk komentar negatif. So, bila semua positif di blog toh baik juga buat kesehatan mental kita.

3. Riset menulis untuk pasien kanker lewat blogging ternyata menunjukkan kemajuan penyembuhan yang berarti dibandingkan yang tidak melakukannya. Selengkapnya dapat dilihat di sini.

4. Blogging menjadi ajang saling mendukung dan menginspirasi antara penulis dengan pembacanya, apalagi yang memiliki keadaan yang sama. Toh dukungan sosial yang dinyatakan secara virtual ini mampu membangkitkan semangat hidup, terutama bagi mereka yang punya kisah nyata sama.

5. Blogging menjadi bagian dari bibliotherapy. Apa itu? Ini dia.  Ini semacam terapi menulis untuk pemulihan. Selain itu, blogging menjadi semacam jurnal pribadi yang membantu individu mengekspresikan apa yang dirasakan lewat tulisan. Selengkapnya di sini.

Happy Blogging!!!

Hari Bahasa Ibu Internasional

Setelah sampai di Jerman, saya sadar ternyata meski orang Jerman bisa berbahasa Inggris, mereka tetap membalas dengan Deutsch, bahasa mereka. Jangan malu berbahasa ibu, Bahasa Indonesia!

“Hey, stop it! Don’t be naughty like that!” seru seorang ibu muda memarahi anaknya saat saya dan suami sedang berjalan di pusat perbelanjaan di Jakarta. “Kamu itu jangan nakal! Nanti kamu jatuh bagaimana?” tambah ibu muda itu sekali lagi.

Tak lama dari situ, seorang pria paruh baya menghampiri ibu muda dan anak balita itu. Sepertinya pria ini adalah suami dan ayah dari anak putri yang baru saja dimarahi. Menurut pengamatan saya, pasangan suami isteri tersebut adalah sama-sama orang Indonesia. Mereka menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua setelah bahasa Indonesia. Wajarkah pasangan muda seperti yang saya lihat tersebut menanamkan bahasa asing kepada anak sedini mungkin?

Rupanya tren mengajarkan anak balita berbahasa asing juga dialami di negara Jerman yang memiliki bahasa ibu bukan bahasa Inggris. Bahasa Inggris salah satunya adalah bahasa asing yang mulai diajarkan kepada balita. Banyak ibu-ibu yang mulai khawatir akan arus globalisasi dan berpikir untuk memberikan pengajaran tambahan bagi anak-anak yang masih balita untuk mengenal bahasa Inggris. 

Fenomena ini bermunculan seiring dengan bertumbuhnya pernikahan campur, sama seperti yang dialami oleh beberapa kawan saya yang menikahi pria Jerman. Ada pula beberapa penduduk migran yang bekerja dan menetap di Jerman yang kemudian memasukkan anak mereka untuk ikut kursus bahasa Inggris untuk balita.

Tulisan ini dimaksudkan mengingat arus globalisasi sekarang hampir mengancam bahasa Ibu yang sudah banyak terkontaminasi dengan bahasa asing dan menyisipkannya saat berkomunikasi dengan orang lain. Ternyata dunia secara resmi melalui UNESCO pada 17 November 1999 mengumumkan adanya perayaan hari bahasa ibu internasional. Hari bahasa ibu internasional diperingati sebagai upaya untuk mempromosikan keanekaragaman bahasa dan budaya di dunia. Kemudian untuk meningkatkan kesadaran akan multi bahasa dan budaya, hari bahasa ibu internasional diselenggarakan pada 21 Februari setiap tahunnya.

Saya jadi ingat ketika ada seorang Biarawati katolik yang pernah mengikuti konferensi internasional yang diselenggarakan oleh PBB. Di setiap sudut meja saat mereka sedang makan siang, terpampang tulisan bahwa jangan pernah malu untuk berbicara dengan menggunakan bahasa anda. Mengikuti arus globalisasi boleh tetapi ingat bahwa bahasa ibu adalah bahasa pertama saat kita mengenal dunia pertama kali.

Selamat merayakan Hari Bahasa Ibu Internasional, teman!

Sumber bacaan:

http://www.dw.de/tren-kursus-bahasa-inggris-untuk-bayi/a-15808466

http://en.wikipedia.org/wiki/International_Mother_Language_Day

International Coffee Day: Perayaan Hari Kopi Sedunia

 

blog2
Dokumen pribadi.

 

 

 

Jika anda pecinta kopi, anda tahu kapan dirayakan Hari Kopi Sedunia? Awalnya saya tidak tahu jika ternyata ada perayaan hari kopi sedunia yang konon jatuh tanggal 29 September setiap tahunnya. Hal ini berawal dari inbox dalam e-mail saya yang masuk dengan subjek, “Happy coffee day”. Duh iseng banget kawan saya ini yang suka kopi, dia ajak saya untuk minum kopi lagi padahal saya tidak hobi minum kopi karena sesudahnya pasti saya tidak bisa tidur. Tetapi buat kawan saya ini, minum atau tidak minum kopi, tidur tetap tidak bermasalah. Ajaib!

Melalui pertemuan kopi sore hari, saya jadi tahu tentang perayaan hari kopi sedunia yang memang sudah mulai ramai diselenggarakan di tiap negara. Di Indonesia tercatat dirayakan setiap tanggal 17 Agustus setiap tahunnya sedangkan dunia internasional merayakannya setiap tanggal 29 September sebagai hari promosi industri kopi. Di Jerman sendiri juga tercatat dirayakan setiap Sabtu pertama dalam bulan September setiap tahunnya. Meski perayaannya tidak semegah dan semeriah yang saya pikirkan. Padahal pencinta kopi di Jerman terbilang banyak.

Sejarah mencatat awal mula perayaan hari kopi bermula dari Asosiasi industri Kopi di Jepang yang sudah merayakannya sejak tahun 1983. Dunia Internasional mengakui perayaan hari kopi berawal dari Amerika yang mempublikasikan hari kopi nasional sejak tahun 2005. Sejak saat itu, banyak juga negara-negara yang sudah mempopulerkan perayaan hari kopi yang umumnya diperingati sekitar bulan September.

Bagaimana dengan Indonesia?

Sejak dulu kopi sudah dikenal sebagai minuman lokal yang dicintai dan dinikmati oleh berbagai kalangan. Negara Indonesia sendiri memiliki varian kopi yang terbentang dari mulai Aceh hingga ujung Indonesia timur. Saya pikir Indonesia memiliki lahan yang subur untuk mengelola tanaman kopi. Bahkan istilah “nongkrong di warung kopi” tidak hanya digandrungi anak muda tetapi juga berbagai kalangan yang memang menjadikan topik hangat soal politik dan ekonomi juga asyik dibicarakan sembari ngopi.

Alangkah hebat jika Indonesia mampu menjadi produsen yang bisa mengembangkan produk-produk kopi untuk dinikmati pecinta kopi dunia.

Bila industri kopi mampu dikelola dengan baik, kelak hal ini akan menguntungkan bagi petani yang menggantungkan hidupnya pada tanaman ini. Dulu saya punya pengalaman, tidak usah sebut nama lokasinya, tetapi kebetulan saya berada di suatu negara bukan penghasil kopi. Terbayang bahwa kopi yang disajikan adalah kopi impor. Anda tahu bahwa untuk mendapatkan segelas kopi saja, mereka hanya menaruh sedikit kopi dengan air banyak, sungguh rasa kopinya tidak terlalu nikmat. Beruntunglah jika saya di Indonesia, saya bisa sepuasnya menikmati minum kopi jika mau.
Semoga dengan perayaan hari kopi, semakin banyak kepedulian untuk mengelola industri kopi dengan sistim regulasi yang tepat dan mensejahterakan para petani.

“Let’s have a coffee outside, would you? hehehehe…”

Hari Persahabatan Internasional: 5 Tips Merayakannya

image

(Every one comes into your life for a reason. Happy International Friendship Day. Foto adalah sekelompok anak dari Suku Baduy, Banten. Sumber foto: Dokumen pribadi)

Ada yang tahu kapan International Friendship Day? Di Indonesia memang tidak diselenggarakan secara khusus tetapi di berbagai belahan dunia yang lain mereka merayakannya secara nyata dan mengikuti tradisi. Seperti yang saya alami baru-baru ini, saya mendapatkan ucapan persahabatan elektronik lewat pesan di website traveller tentang perayaan hari persahabatan sedunia, kebanyakan mereka yang memberi ucapan berasal dari India. Sedangkan di Jerman sendiri, juga tidak ada hari khusus persahabatan. Tercatat memang mengacu pada International Friendship Day oleh United Nations pada tanggal 30 Juli. Namun ada juga yang merayakannya pada hari minggu pertama di bulan Agustus setiap tahunnya seperti yang terjadi di India.

Setiap orang pasti memiliki teman dalam hidupnya. Mengapa? Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain dalam hidupnya.

Hari Persahabatan Internasional adalah hari untuk merayakan persahabatan yang diselenggarakan di beberapa negara Amerika Selatan selama bertahun-tahun. Konon usulannya berasal dari Paraguay pada 30 Juli 1958. Baru kemudian 27 April 2011 PBB menyatakannya sebagai Hari Persahabatan Internasional.

Dimana pun di seluruh dunia, perayaan dan peringatan berbagai hari keagamaan dan tradisi budaya selalu melibatkan dan menguntungkan industri seperti kartu ucapan, hadiah atau makanan. Seiring dengan meningkatnya komunikasi dan teknologi yang lebih mudah maka minat untuk merayakan Hari Persahabatan Internasional semakin melebar lagi. Ini bukti berhasilnya situs jejaring sosial dimana orang saling terhubung bahkan mendapatkan teman virtual.

Di Asia Selatan sendiri seperti India, kata teman virtual saya melalui pesan elektroniknya bercerita bahwa mereka sudah memiliki tradisi dan budaya untuk merayakan persahabatan dengan memberikan gelang persahabatan. Di India sendiri dilaksanakan pada hari minggu pertama di bulan Agustus. Nah, kini maraknya media sosial dan telepon genggam, ucapan persahabatan cukup bisa dilakukan secara elektronik saja.

Oh ya sebagai informasi tambahan, di Amerika Serikat juga memiliki hari untuk menghormati persahabatan dengan melakukan pertukaran hadiah yang sudah dimulai sejak tahun 1919. Tetapi tradisi pemasangan gelang persahabatan ternyata memang lebih populer dan menyentuh. Setelah saya cek ke teman saya asal Amerika, mereka malah tidak tahu adanya Hari Persahabatan hihihi…

Bukan seberapa banyak teman yang dimiliki dalam hidup tetapi seberapa baik mereka, teman telah memberikan arti dan makna dalam hidup.

Berikut 5 hal yang bisa dilakukan bersama sahabat dan teman-teman terbaik untuk merayakannya:

1. Atur pertemuan untuk merayakannya.
Jangan pilih hari dan jam yang membuat anda terpaksa melakukannya tetapi buat kesepakatan agar terbebas dari gangguan atau urusan keluarga, pekerjaan atau percintaan sementara waktu.

2. Berikan kado untuk sahabat dan teman-teman.
Tak harus mahal, setidaknya anda punya sesuatu yang bermakna untuk mereka, misalnya jepit rambut bersejarah atau pasmina yang dibeli hasil tawar menawar di India, atau buat gelang sederhana yang memang mudah ditiru langkah-langkahnya di internet.

3. Tentukan biaya bersama atau biaya ditanggung sendiri-sendiri.
Ada yang merasa nyaman jika pengeluaran ditanggung bersama, namun ada pula yang tidak suka sehingga biaya sendiri-sendiri. Silahkan diskusikan pengaturannya.

4. Dokumentasikan kebersamaan dengan mereka lewat foto-foto yang menarik dan jika perlu pasang di media sosial.

5. Syukuri kebersamaan dalam persahabatan itu dengan doa bersama misalnya. Atau, berikan ucapan apresiasi satu sama lain

Selamat merayakan hari persahabatan!!!

10 Cara Rayakan Hari Valentin (=Valentine) yang Berbeda

image
Salah satu contoh kartu valentin dalam bahasa Jerman. Sumber foto: Dokumen pribadi

Buat sebagian orang yang merayakan hari Valentin, hari khusus tanggal 14 Februari tiap tahun dijadikan istimewa bersama orang terkasih.

Nah, saya mau berbagi inspirasi buat para wanita bagaimana jika hal-hal di bawah ini menjadi pertimbangan untuk dilakukan diluar kebiasaan merayakan hari valentin bersama pasangan terkasih.

Berikut perlu disimak 10 cara tersebut:

1. Mengirim sms kepada orangtua dengan ungkapan sayang.
Jika biasanya dengan orangtua, ayah atau ibu, hanya ber-SMS atau telpon untuk bertanya kabar. Sekarang selipkan kalimat, misalnya, “Kakak sayang mama.” Itu contoh sms saya ke Ibu saya. Selipkan apresiasi dan kalimat sayang kepada ayah atau ibu atau keduanya, bila selama ini kita jarang atau tidak pernah menyampaikannya. Memang sih sedikit aneh, tapi sampaikan rasa itu bila kesempatan masih ada. Lihat, respon dari orangtua usai menerima SMS kita!

2. Merayakan bersama sahabat.
Sahabat ada dikala susah dan senang, yang kadang terlupakan perannya saat valentin datang. Diskusikan bersama dengan sahabat lokasi dan waktu terbaik untuk merayakannya, minum kopi bareng, makan bersama, nonton film, atau bertukar kado. “Thanks for being my best friend!” Dapat disampaikan di akhir pertemuan atau di kartu ucapan kado. Tak perlu mewah, yang terpenting maknanya adalah dapat berbagi tentang arti persahabatan.

3. Berbagi coklat/makanan dengan rekan kerja.

image
Menjelang hari Valentin, banyak toko di Jerman menjual pernak-pernik termasuk coklat. Sumber foto: Dokumen Pribadi

Jika selama ini makanan atau snack di kantor selalu jadi rebutan, apa salahnya saat ini anda bawakan coklat yang diberikan kepada rekan kerja, satu level atau satu departemen, misalnya. Tidak harus coklat juga, anda bisa buat sendiri pisang goreng istimewa, kue bolu atau beli jika anda punya uang dan ada waktu. Saat anda berbagi, selalu ada hal istimewa yang bisa anda dapatkan bersama orang lain, tawa, senyum, cerita yang menarik atau bantuan dari rekan kerja.

4. Menyapa  orang yang dianggap “Musuh”.
Satu kantor sudah tahu bahwa anda bermusuhan dengan si anu. Akan sangat mengejutkan jika di hari valentin, anda menyapanya bisa secara langsung dan menghampiri sembari bawa coklat atau mengirimkan lewat sms/email untuk sekedar minta maaf dan menanyakan kabar atau mengajaknya makan siang bareng. Bukankah kejutan di hari valentin tidak harus dengan orang yang kita kasihi atau yang sepaham dengan kita tapi juga orang lain yang mungkin selama ini “bermusuhan” dan beda paham dengan kita?

5. Ringan tangan alias suka menolong.
Jika selama ini anda adalah orang yang minta dilayani oleh pembantu di rumah, atau oleh bawahan anda. Atau, anda biasa pasif dan permisif terhadap tugas kantor. Kini coba diubah. Buatkan sarapan untuk diri sendiri dan keluarga.  Mengantarkan anak atau adik ke tempat tujuan. Bertanya kepada atasan, “ada yang bisa saya bantu?” Jadikan pribadi kita sebagai pribadi yang penuh cinta dan menyenangkan bagi banyak orang. Jika 365 hari begitu sulit menjadi orang yang penuh cinta dan menyenangkan, maka satu hari saja buktikan bahwa anda bisa.

6. Mengunjungi/bertemu sahabat lama.
Selama ini kita mengabaikan sahabat lama yang tidak diketahui keberadaannya atau kondisinya. Saya pernah mencoba ide ini, luar biasa menyentuh. Saya telpon rupanya ia berada di rumah sakit, sedang terbaring sakit. Beberapa bulan setelahnya, saya mendapat kabar bahwa dia sudah meninggal. Syukurlah, saya masih ada kesempatan untuk bertemu dengannya.

7. Memberi kejutan kepada diri sendiri.
Beri kejutan pada diri sendiri melalui berbagai cara, misalnya beli coklat, bunga, atau kartu buat diri sendiri. Kejutan lain misalnya ambil waktu cuti saat valentin dan berlibur ke tempat wisata. Atau, nonton film yang lucu dan inspiratif. Mendengarkan musik, melukis, membaca atau aktivitas yang memang berbeda dari sekedar merayakannya bersama kekasih.  Jika biasanya diantar dengan mobil pribadi, lakukan dengan kendaraan umum dan amati orang sekitar. Hal yang paling mengejutkan adalah apabila anda dapat melakukan diluar kebiasaan. Pengalaman saya pribadi, saya pesan tempat di suatu kafe untuk sendiri dan menikmati alunan musik sekitar sambil mengamati pasangan yang memadu kasih. Tidak harus iri sepanjang anda suka dan nyaman melakukannya.

8. Mempercantik diri.
Bagaimana jika anda mengubah tatanan rambut anda, berpakaian berbeda dari yang biasanya dan terlihat feminin dengan penampilan ke kantor atau kampus? Siapa tahu, usai dari kantor anda dapat undangan untuk makan malam bersama “idola” anda.

9. Mengirimkan kartu valentin.
Rasanya ucapan valentin bisa dilakukan lewat elektronik atau kecanggihan telpon. Padahal yang paling mengesankan adalah kartu, yang dapat disimpan dan dikenang oleh penerimanya. Kirimkan pada orangtua, sahabat, supervisor atau atasan, kakak/adik, atau “idola” yang sedang ditaksir. Lakukan hal yang berbeda, jika selama ini ucapan hanya diberikan lewat elektronik.  Atau, jika anda cukup kreatif bisa juga membuat kartu ucapan sendiri.

10. Melakukan hal yang paling diimpikan.
Apa yang paling anda impikan saat valentin tiba? Kirim sms kepada orang yang sedang ditaksir. Mengajak makan siang “idola” kantor. Atau, memaknai kebersamaan kakak dan adik atau ayah dan ibu dengan makan bersama. Jika memang belum bisa terwujud sekarang, silahkan dilakukan lain waktu. Misalnya berbenturan dengan anggaran, sementara anda ingin belikan hadiah untuk ibu. Atau, anda ingin merayakan di suatu tempat, silahkan menabung dari sekarang.

Semoga membantu!