5 Tempat di Eropa yang Pernah Saya kunjungi dengan Mitos Bawa Keberuntungan

#StayAtHome#WirBleibenZuHause#

Koin-koin yang dilemparkan ke kolam di Fontana de Trevi, Roma sebagai mitos keberuntungan.

Berpetualang di Eropa memang mengasyikkan. Bagi petualang yang suka kultur, pastinya akan terpesona berada di satu destinasi wisata ke destinasi wisata lain yang kaya akan cerita yang diyakini masyarakat setempat. Anggapan semacam mitos berkembang dari cerita rakyat disampaikan oleh pemandu wisata. Dan itu adalah pengalaman saya saat menyambangi lima tempat di Eropa tentang mitos pembawa keberuntungan.

Melihat kebiasaan kebanyakan turis yang datang dengan melempar uang logam atau menggosokkan tangan ke benda yang jadi sumber mitos sambil mengungkapkan keinginan pun saya tiru. Entah berhasil terwujud atau tidak, nyatanya perilaku konformitas itu pasti terjadi ketika kebanyakan turis melakukannya. Sementara suami saya, dia tidak mau melakukannya dan tak percaya dengan mitos. Mungkin ada juga turis yang tak mempercayainya dan hanya mengamati saja. Itu sah-sah saja, boleh dilakukan pun boleh juga tidak dilakukan.

Lima tempat berikut adalah destinasi wisata yang pernah saya sambangi dan masih berhubungan dengan mitos pembawa keberuntungan. Kelimanya berada di area publik, yang tak dipungut biaya untuk mengunjunginya. Sebagai lokasi wisata, pastinya ada ratusan mungkin ribuan orang yang menyambanginya.

1. Fontana de Trevi, Roma – Italia

Tempat yang tak pernah sepi dikunjungi turis.

Tempat pertama adalah air mancur di Roma, Italia yang selalu dipadati wisatawan dan memang memiliki atraksi ‘lempar koin’ ke kolam. Destinasi wisata ini memang tak berbayar sehingga siapa saja pasti bisa menyambangi tempat ini. Suami saya mengingatkan saya bahwa lempar koin ke kolam hanya mitos karena nanti ada petugas di malam hari yang mengumpulkannya dan memberikan kepada pihak yang memerlukan. Namun, saya sudah terlanjur mengucap keinginan dengan berdiri mebelakangi kolam lalu melemparkan koin ke dalam kolam.

2. Everard t’Serclaes, Brussels – Belgia

Brussels, Belgia.

Everard adalah patriot dari Belgia yang melindungi warga Brussels dari serangan musuh pada abad 14. Demikian saya mendengarnya dari pemandu wisata yang mengajak kami keliling pusat kota Brussels. Untuk mengenang jasanya, dibangunlah karya seni ini di area the Grand Palace. Setiap warga Brussels yang lewat tempat ini menyentuh tangan kiri lanjut dahinya sampai ke kepala anjing di kakinya. Kini tangannya tampak berkilau karena siapa saja, termasuk turis menggosok-gosokan sambil berucap keinginan dalam hati. Mitosnya, keinginan akan terkabul dalam satu tahun. Pendapat lain, anda mungkin akan kembali ke Brussels suatu saat nanti.

3. Man at Work, Bratislava – Slowakia

Jika anda tidak memperhatikan jalan di pusat kota Bratislava, anda tidak melihatnya. Begitu kecil.

Patung Man at Work adalah karya seni yang menjadi pusat perhatian turis yang datang ke Bratislava, Slowakia. Pasalnya anda tak perlu membayar karya seni ini. Siapa saja yang lalu lalang di pusat kota Bratislava akan mengabadikan foto atau berselfie-ria di dekat patung kecil ini. Namun sebagian lain percaya bahwa siapa saja yang memegang topi mirip topi tentara dari patung ini akan mendapatkan keberuntungan. Sekedar mitos memang, tetapi anda perlu mengantri dengan sekian banyak turis yang melakukan hal yang sama atau berfoto.

4. Good Luck Statue di Jembatan Charles, Praha – Ceko

Patung santo Johannes Nepomuk di jembatan Charles.
Simbol ini yang sering dijamah turis yang datang sebagai simbol keberuntungan.

Johannes dari Nepomuk adalah seorang imam di Praha dengan kisah heroik yang pernah saya ulas di blog ini sebelumnya. Sebagai santo atau orang kudus yang berasal dari Ceko, patung santo Johannes Nepomuk banyak ditempatkan di jembatan atau dekat sungai di wilayah Bavaria, Austria dan Ceko. Penduduk Ceko mempercayai bahwa siapa saja yang menyentuh perunggu rupa Santo Johannes Nepomuk yang ditempatkan di jembatan Charles akan membawa orang tersebut kembali ke Praha. Kini anda bisa melihat perunggu tubuhnya begitu berkilau karena siapa saja datang menyentuhnya.

5. Glücksbringer, Munich – Jerman

Di Altstadt München, terdapat patung babi pembawa keberuntungan bila menyentuh hidungnya.

Terakhir adalah babi keberuntungan di Munich, wilayah tempat tinggal saya sekarang. Sebagaimana anda tahu bahwa babi disimbolkan keberuntungan setiap pergantian tahun di Jerman dengan harapan kesuksesan di tahun yang baru. Nah, babi keberuntungan yang jadi karya seni ini bertempat di pusat kota (Altstadt) Munich, tak jauh dari Munich Town Hall. Katanya, jika anda memegang patung babi keberuntungan ini maka anda akan kembali lagi ke Jerman.

Mitos tetaplah mitos, boleh percaya pun boleh tak percaya. Dengan krisis corona sekarang ini, mungkin destinasi wisata di atas perlu juga dipertimbangkan bagi siapa saja yang menyentuh dan menggosokkannya. Atau muncul ide lain agar mitos tetaplah mitos sebagai bagian dari kultur dan pariwisata. Who knows!

Happy weekend!

Kreasi Sendiri (44): Mozarella Tomato with Balsamic Dressing, Murah dan Bisa Dibuat di Rumah

Hmm, buatan sendiri di rumah.

Ingin mencoba makanan sehat ala orang Italia dengan harga terjangkau? Bisa kok. Mozarella tomatto dengan saus basilikum, dijamin anda suka. Nikmati salad ini dengan irisan roti baguette ini sudah menjadi makan malam ala orang Italia loh. Anda bisa tambahkan schinken, atau disebut juga ham. Namun jika tidak, anda bisa menikmatinya hanya roti, tomat dan keju mozarella yang diberi saus balsamico. Itu sedap sekali!

Mozarella tomato salad, dipesan di hotel di Austria.

Bahan yang diperlukan:

  1. 1 Roti baguette
  2. Saus balsamico
  3. 1 bungkus Keju mozarella
  4. 350 gram Tomat besar
  5. 100 gram daun basil

Baca: Pesan mozarella tomato with basil

Langkah membuatnya:

  • Iris roti baguette lebih tipis agar mudah dinikmati.
  • Anda bisa pilih keju mozarella yang sudah berbentuk bola-bola kecil atau potong-potong keju mozarella.
  • Cuci tomat dan daun basil. Kemudian iris tomat sedikit lebih tipis.
  • Ambil satu irisan roti, letakkan di atasnya irisan tomat. Tambahkan irisan keju mozarella.
  • Tambahkan lagi satu daun basil. Beri siraman saus balsamico di atasnya.
  • Tutup dengan irisan roti.
  • Sekarang anda bisa menikmatinya juga dengan schinken seperti yang pernah saya pesan di restoran di Roma, Italia. Saya juga memesannya sebagai makan malam di hotel di Austria.

Selamat mencoba di rumah!

Makanan Khas Italia (32): Spaghetti Frutti Di Mare Atau Spaghetti Bolognesse, Suka Mana?

Spaghetti frutti di mare, lihat tuh sea food di dalam spaghetti! Bagaimana menurut kalian?

Spaghetti tentu tak asing lagi terdengar bagi anda yang suka sekali kuliner Italia. Pecinta makanan pasta atau makanan berbentuk mie ini pasti tahu bagaimana mengetahui tekstur spaghetti terenak dengan tambahan rasa lainnya. Spaghetti sendiri sudah lama mendunia dibandingkan aneka bentuk pasta lainnya yang berasal dari Italia. Bentuknya yang khas seperti mie pada makanan asia, jelas membuat spaghetti digemari banyak orang.

Kali ini saya membawa dua ulasan rasa spaghetti yang berbeda. Tentu anda tinggal memilih mana yang menjadi kesukaan anda. Keduanya saya nikmati justru saat saya sedang tidak berada di Italia. Itu sebab saya katakan spaghetti sudah populer dan bisa disajikan bagi mereka ahli kuliner masakan dari negeri Italia.

Pertama, kita membahas spaghetti yang berisi makanan laut atau disebut dalam bahasa Italia, spaghetti frutti di mare. Spaghetti ini sama seperti kebanyakan makanan Italia yang berisi sea food, yang pernah saya bahas sebelumnya. Ada pizza frutti di mare hingga salad frutti di mare yang juga sama-sama disajikan dengan hidangan laut. Bagaimana pun kuliner yang berada di tepi laut mediterania ini kaya juga dengan aneka macam hidangan laut.

Spaghetti frutti di mare dikemas dalam gumpalan mie yang dimasak secara al dante. Begitu juru masak orang Italia menyebutkan istilahnya. Jangan terlalu lembek dan tak pula keras! Hidangan laut ditumis terlebih dulu dengan menambahkan minyak zaitun dan bawang putih. Lalu beri tomat dan makanan laut yang hendak dihidangkan. Selain bumbu penyedap, tambahkan daun peterselli dan saus balsamico sebagai tambahan setelah dihidangkan bersama spaghetti.

Spaghetti bolognesse, saus tomatnya dan kejunya memang tiada duanya.

Kedua, spaghetti yang juga sudah lama dikenal di Indonesia. Spaghetti bolognesse, yang berasal dari kota kecil di Italia, Bologna. Jika anda pernah merasakan spaghetti bolognesse dan lassagna maka anda bisa menyimak bahwa saus yang dipergunakan adalah sama. Keduanya pun punya rasa yang sama dan dibuat mirip.

Orang-orang Bologna dulu kala pandai meracik saus bolognesse ini dalam masakan mereka. Menggunakan daging giling dan sedikit resep rahasia maka jadilah saus tomat yang aduhai enak ini. Sausnya memang diracik istimewa dengan rempah-rempah khas Italia. Itu sebab ada rasa berbeda jika spaghetti bolognesse buatan lain, dengan hanya saus tomat biasa.

Begitulah, anda akan pilih spaghetti yang mana dari antara keduanya?

Makanan Khas Italia (31): Salad Isi Makanan Laut dan Pizza Ikan Teri Besar

Ini salad rasa makanan laut, enak sekali!

Beralih ke makanan laut yang berasal dari Italia, saya ajak anda untuk mencoba salad dan pizza berikut ini. Keduanya memang istimewa ketika saya dan suami juga penyuka makanan laut memilih ini untuk dijadikan santapan malam. Kami pergi dinner untuk meluangkan waktu sejenak setelah seharian bekerja. Akhirnya pilihan makan di restoran Italia pun menjadi kesepakatan bersama. Restoran Italia itu bisa dipastikan ada hampir di tiap kota di Jerman.

Kami tiba di restoran Italia yang mengusung makanan istimewa yakni pizza dengan rasa terenak. Sepertinya tidak salah pilih, suami yang gemar makan pizza pun segera mencermati buku menu pada bagian pizza. Matanya tertuju pada deskripsi pizza yang ditawarkan. Lalu ia menyentakkan saya pada pilihan pesanannya. Ia mengatakan bahwa ia ingin mencoba pizza TIRRENA.

Di deskripsi menu dijelaskan pizza tirrena, saya menemukan isian pizza ada schinken atau salami atau daging ham yang biasa kita kenal. Lalu ada keju, irisan bawang bombay dan saus tomat. Plus, ada ikan sardellen dalam bahasa Jerman. Lalu saya pun segera mencari tahu nama ikan sardellen dalam bahasa Indonesia. Rupanya dalam bahasa Indonesia, ikan ini masuk dalam golongan ikan terri. Wah!

Lihat itu ikan sardellen yang menyempurnakan rasa pizza, juga sama-sama enak!

Italia juga termasuk negara yang kaya akan kuliner makanan laut. Tak salah jika kami berdua memilih restoran Italia hanya untuk menikmati makanan lautnya. Saya sendiri memilih menu salad makanan laut. Salad ini tertulis dalam insalata frutti di mare dalam bahasa Italia. Dan saya sudah menikmati salad ini untuk kesekian kalinya. Penyajian salad makanan laut ini pun berbeda-beda tergantung sang juru masak.

Hal yang membedakan untuk rasa salad adalah dressing sauce yang dipergunakan untuk menguatkan rasa makanan. Sebenarnya salad saja hanya terdiri atas tumpukan sayuran yang dikehendaki. Pada salad berisi makanan laut maka tumpukan sayur diberi topping makanan laut. Ada ikan, kerang, udang dan gurita. Ini enak sekali!

Dressing sauce pada salad yang saya pesan tak hanya ada rasa asam, manis dan asin saja tetapi ada rasa segar ketika saya menyebarkan perasan jeruk lemon yang diberikan. Ini menambah citarasa tersendiri untuk salad ini. Plus ada balsamico sauce yang bisa anda lihat pada warna kehitaman melingkari salad. Saus ini memang cocok untuk menyempurnakan rasa salad makanan laut.

Semoga anda semakin penasaran untuk mencoba dua makanan laut asal Italia ini. Bagi para sea food lover, saya pastikan anda akan menyukainya.

Makanan Khas Italia (30): Pizza Prosciutto yang Dipesan Bukan di Italia

Pizza prosciutto pertama.

Pizza prosciutto kedua.

Pizza adalah makanan asal Italia yang sudah mendunia. Pizza ada dimana saja saat saya traveling. Pizza begitu mudah dijumpai, meski kita tidak sedang berada di Italia. Rasa pizza begitu mudah diterima banyak orang sehingga anda seperti tak pernah lihat seperti apa wujud asli pizza sesungguhnya.

Kreasi pizza itu menyebabkan pizza menjadi makanan murah meriah, yang artinya begitu mudah ditemukan dari harga termurah hingga yang perlu berkantong tebal. Itulah pizza yang diterima orang mulai dari pizza vegan sampai aneka rasa bisa diletakkan sebagai topping.

Sebagai topping, pizza yang saya bahas kali ini adalah pizza prosciutto yang memang sudah dikenal di gerai pizzeria di Jerman. Prosciutto sudah dikenal di sini sebagai kalt essen atau pelengkap isian sandwich. Karena prosciutto adalah irisan daging ham kering yang memang diperlukan tekhnik khusus untuk mengirisnya setipis mungkin dan fresh. Makanan ini berasal dari Italia.

Menurut orang Italia, prosciutto itu paling enak dinikmati sama keju mozzarela dan tomat. Beri sedikit saus balsamico dan dimakan bersama roti panini, itu sudah nikmat. Jangan sampai juga anda salah membedakan prosciutto dengan bacon dan pancetta. Karena prosciutto itu biasanya lebih kering dan lebih tipis.

Kini kembali pada dua pizza yang saya pesan. Saya pikir pizza yang benar-benar ada prosciutto tampak pada pizza foto pertama. Banyak daging ham yang mirip seperti prosciutto padahal itu bukan sebenarnya. Ini jelas pada pizza prosciutto foto kedua.

Kreasi pizza prosciutto bisa ditempatkan daun rucola atau daun rocket segar. Ada juga yang menempatkan buah zaitun seperti pada foto pizza kedua. Namun, lagi-lagi semua kembali pada selera anda sebagai pembeli.

Apakah anda juga suka makan pizza prosciutto?

Makanan Khas Italia (29): Tortellini Prosciutto Di Parma, Pasta nan Creamy

Tortellini saus creamy dengan prosciutto.

Setelah saya membahas salad carpaccio, tentu anda ingin bertanya apa yang dipesan suami saya saat itu. Yups, dia memesan pasta tortellini. Tortellini sudah beberapa kali saya bahas seperti pada masakan tortellini dengan bayam atau tortellini dengan saus pesto roso buatan saya sendiri. Tentu kali ini saya menyajikan tortellini yang berbeda pula berikut ini.

Atur irisan roti di atas loyang; sikat kedua sisi sedikit dengan minyak zaitun dan taburi dengan peterseli. Panggang roti sampai berwarna cokelat keemasan, 10 hingga 15 menit, berputar sekali selama memanggang. Menyisihkan.

Suami ingin makan pasta yang creamy. Saat dia membaca buku menu, tortellini prosciutto di parma yang menggunakan sahne dan schinken maka dia pun memesannya. Sejujurnya saya tidak suka pasta yang creamy karena porsi dan rasanya sudah terdengar mengenyangkan. Namun tidak untuk suami saya. Dia memesannya karena dia ingin makan pasta yang creamy.

Jika anda suka, membuat pasta tortellini ini sangat mudah. Di supermarket di sini terdapat tortellini dengan dua rasa, ada yang vegan berisi bayam misalnya dan ada yang berisi daging. Anda tinggal memilih salah satunya. Setelah anda memasukkan dalam panci berisi air panas dan biarkan sampai matang.

Tortellini sendiri berbeda dengan pasta lain yang tak ada rasanya. Anda makan tortellini saja sudah cukup mengenyangkan. Jika tortellini diberi krim, maka siapkan saus creamy di wajan panas. Beri sedikit bumbu agar rasanya menguat. Selanjutnya bisa juga ditambahkan keju parmigiano-reggiano yang saya sendiri sulit menemukan pandanan keju lainnya. Setelah kaldu krim selesai dimasak, masukkan tortellini yang sudah ditiriskan airnya.

Agar mengesankan seperti menu yang dipesan suami. Jika anda suka, tambahkan irisan prosciutto. Lagi-lagi di sini prosciutto itu mudah diperoleh di supermarket. Letakkan beberapa di atas pasta yang berkaldu creamy. Prosciutto bisa digantikan schinken atau daging ham yang sudah ready to eat.

Begitulah, anda bisa menikmatinya di rumah atau memesannya di restoran seperti yang kami lakukan.

Makanan Khas Italia (28): Carpaccio Di Cipriani, Salad dengan Irisan Daging Sapi Mentah yang Lezat dan Keju Parmesan

Salad ini enak banget!

Senja petang yang indah di musim gugur, suami ajak makan malam di restoran Italia. Saya pun segera merapikan perlengkapan kerja dan bergegas untuk meluncur ke restoran Italia yang memang belum pernah kami sambangi. Suhu 7 derajat celcius tak menyurutkan niat saya untuk makan malam nan romantis, meski jarak parkir mobil dan restoran agak jauh.

Selesai memesan minum, mata saya langsung tertuju pada aneka menu yang tersedia. Tetapi saat ini saya hanya ingin makan yang tak terlalu besar porsinya. Saya sedang mempertimbangkan makan salat atau hanya sup saja.

Pramusaji datang meletakkan dua minuman yang dipesan. Suami menyebutkan menu yang akan disantapnya. Saya masih sibuk berpikir ingin makan apa, tiba-tiba suami menyenggol kaki saya di bawah meja agar segera memutuskan pilihan makan. Karena pramusaji berambut pirang itu masih menunggu dengan sabar pesanan saya. Tanpa berpikir panjang, saya menyebut salad carpaccio tanpa memeriksa deskripsi menu tersebut.

Hidangan pesanan carpaccio datang. Ini adalah tumpukan salad dengan daun rucola yang rasanya bitter itu. Sumpah, salad ini enak sekali! Semula saya berpikir bagaimana saya makan daging sapi mentah bersama sayuran yang juga sama-sama mentah. Tak terbayang lidah saya menyukai rasanya yang benar-benar enak sekali. Tambahkan perasan jeruk lemon, wah saya langsung jatuh cinta dengan salad ini.

Apa yang membuat salad carpaccio itu begitu enak?

Rahasia salad ada pada racikan dressing yang berbaur bersama bahan makanan di dalamnya. Salad yang dipopulerkan oleh Bapak Cipriani ini memang enak sekali. Meski jika anda tahu bahwa racikannya sederhana saja. Ada vinegar, olive oil, garam dan merica. Hanya itu. Tambahkan juga keju parmesan sehingga rasa salad menguat enak.

Irisan daging sapi ini memang istimewa. Tak ada bau amis, apalagi rasa yang menyengat di lidah seperti umumnya daging sapi mentah. Daging sapi yang dipilih pastinya berkualitas. Irisannya pun dibuat setipis mungkin dimana saya tak bisa melakukannya dengan baik.

Sejak ditemukan oleh bapak Cipriani, salad ini memang begitu populer sebagai makanan pembuka di restoran Italia nan ekslusif. Tak perlu datang ke Venice, Italia yang menjadi asal muasal salad ini. Saya bisa menikmatinya segera di restoran yang menawarkan sajian Italia istimewa.

Salad nikmat ini memang layak dijadikan makanan pembuka di menu gang, gala dinner misalnya. Atau saat anda sedang dinner romantis dengan seseorang, salad ini bisa jadi pilihan loh.

Apakah anda sudah pernah mencoba salad ini?

Apakah Egyptian Pancake Sama dengan Pancake Lain?

Pancake dari Mesir.

Salah satu pancake asal Eropa.

Bahkan pancake bisa dibuat sup juga loh.

Mengenali kuliner yang beragam dari seluruh dunia memang menarik. Tidak sekedar mencoba, saya pun kadang mendapati adanya persamaan dan perbedaan mulai dari bentuk, rasa hingga penyajian. Meski saya bukan orang yang ahli dalam kuliner, tetapi sebagai orang yang suka bertualang rasa maka mencicipi, mencari resepnya dan mengulasnya bisa menjadi kepuasan tersendiri. Siapa tahu pembaca di sini terinspirasi membuatnya?

Sarapan pagi selama di Mesir memiliki variasi yang beragam, ada nasi, roti hingga kue-kue. Semua bisa anda pilih sesuai selera anda.

Kemudian mata saya tertuju pada egpytian pancake yang tertera di meja etalase. Apa itu?

Pancake dari Mesir bisa dikatakan renyah dan garing. Jika anda mencicipi, anda pasti terkejut bahwa pancake asal Mesir ini rasanya agak mirip dengan croissant yakni roti asal Prancis.

Melalui sejarah yang panjang bahwa egyptian pancake ini pernah menjadi sesajen persembahan bagi para dewa jaman dahulu kala. Ketika orang Mesir telah mengenal Tuhan, hidangan istimewa ini menjadi konsumsi siapa saja. Karena pembuatannya yang mudah dan rasa yang istimewa, egyptian pancake menyebar hingga ke benua biru saat terjadi migrasi.

Perkara benar atau tidak cerita saya maka anda bisa mencoba sendiri saat datang ke Mesir.

Sedangkan italian pancake sudah sering saya kupas. Apalagi jika bukan crepes yang juga mudah dibuat.

Sebenarnya italian pancake juga diakui sebagai makanan tradisional beberapa negara Eropa. Contohnya Jerman yang mengenal pancake sebagai pfannkuchen. Rasa dan bentuknya pun sama. Ini hanya terdiri tepung, telur dan air saja. Untuk isian, anda bisa sesuaikan dengan selera dan kebutuhan.

Bahkan italian pancake juga merambah ke area bisnis yang menjadi street foods di sebagian negara. Di Jakarta misalnya kini anda bisa melihat kuliner pancake berbagai dunia. Menurut saya pancake punya persamaan, sama-sama dibuat flat dan rasa yang manis dinikmati.

Pancake nusantara adalah serabi. Dibuat dengan flat dan rasa yang manis sudah terasa istimewa.

Makanan Khas Italia (27): Caprese Salad, Mozarella dengan Saus Basilikumpesto

Makanan asal Italia yang saya bahas adalah sejenis salad yang biasanya dijadikan sebagai makanan pembuka untuk gala dinner. Salad ini saya pesan saat makan malam dengan suami di restoran masakan Italia. Salad serupa pernah saya bahas di link ini. Bedanya pos sebelumnya bercerita sandwich yang berisi isian mozarella dan tomat sedangkan kali ini bukan sandwich.

Salad berikut bernama caprese salad atau dalam bahasa Italia disebut insalata caprese. Salad terdiri atas irisan dua buah tomat dan irisan mozarella yang diletakkan selang-seling. Beri garam sedikit dan saus basilikum, yang berwarna cokelat kehitaman.

Untuk menikmatinya, ada saus basilikumpesto. Warnanya hijau kental yang ditaruh di atas salad.

Cara membuat saus basilikumpesto mudah. Ambil beberapa lembar daun basil. Cuci daun tersebut dan keringkan. Kupas dan potong kasar bawang putih. Kemudian panggang kacang pinus selama beberapa menit, tanpa minyak goreng. Siapkan food processor, masukkan daun basil, bawang putih dan kacang pinus. Tambahkan minyak zaitun dan garam. Haluskan semua bahan.

Salad ini bisa jadi pilihan bagi mereka yang menjalani diet sehat. Mozarella menjadi salah satu keju yang kaya akan vitamin B yang baik untuk kebutuhan kalsium. Dengan begitu keju ini menguatkan tulang sehingga tak mudah rapuh. Mozarella juga sumber protein yang baik untuk tubuh.

Sedangkan tomat sudah tentu memiliki kandungan vitamin C yang tinggi dan anti oksidan yang baik untuk kesehatan tubuh. Baik mozarella maupun tomat tersebut baik untuk nutrisi tubuh, mengapa tidak membuat caprese salad sendiri di rumah.

Makanan Khas Italia (26): Minestrone, Sup Sayur Pakai Pasta atau Nasi

Sup minestrone.

Makan malam ke sekian di hotel di Hurghada, Mesir bertajuk Italian Buffet. Pasta dan pizza sudah dipenuhi antrian. Sepertinya saya juga sudah sering mengulasnya di blog. Saya pun berpindah mencari sesuatu yang berbeda dan belum pernah diulas di blog. Ups, saya melewati bagian sup pembuka.

Sup pertama adalah sup wortel. Ini berisikan wortel berbumbu yang diperas hingga menjadi sari wortel. Saya sudah mencoba sebelumnya dan rasanya hanya wortel saja. Saya hanya menambahkan sedikit daun koriander. Pandangan saya beralih ke sup sebelahnya, sup minestrone.

Apa itu?

Sup wortel.

Saya pun mengambilnya di mangkuk. Rupanya isian sup beragam. Saya suka, ini seperti sup sayur di Indonesia. Ada wortel, buncis, tomat, seledri, kacang merah dan bawang bombay. Namun ada yang berbeda, yakni pasta. Bentuknya sebesar spaghetti hanya saja tidak panjang, bentuknya patah-patah. Biasanya sup minestrone memang ditempatkan sebagai makanan pembuka dalam gala dinner.

Sup minestrone kesempatan lain saat dinner di restoran Italia di Mesir.

Sup sayuran memang sudah menjadi hal lumrah sebagai makanan nusantara yang saya kenal sejak saya masih kecil. Bumbunya pun sederhana, hanya bawang putih, merica dan kaldu sayur. Rasanya sudah nikmat menurut saya.

Namun bagimana rasa sup minestrone asal Italia?

Semakin lengkap saya mencoba sup minestrone kedua kalinya saat suami mengajak saya makan malam di restoran Italia di Mesir. Isian sup minestrone pun tetap sama. Begitu pun rasanya.

Di Jerman, sup minestrone lebih besar porsinya dan isian pastanya lebih bervariasi. Sayurannya pun bervariasi dan lebih banyak. Kuahnya pun lebih kental. Bahkan ada juga nasi yang dimasukkan dalam sup, menggantikan pasta.

Nama minestrone sendiri diartikan sebagai sayuran. Jelaslah bahwa sup ini berisikan sayuran yang beraneka ragam dan kaya nutrisi. Sup ini sudah ada sejak abad 19. Namun tidak ada yang menjamin bagaimana resepnya karena semua tergantung pembuatnya. Rasa sup yang hangat sudah cukup enak dengan kaldu sayur.

Pendapat lain mengatakan kita bisa juga menambahkan daging yang dipotong kecil-kecil. Atau anda bisa memasukkan suwiran daging ayam sesuai selera anda.

Tertarik mencobanya?