CERPEN (20): Cinta dalam Sepotong Pizza

“Was denkst du, Anna?” tanyanya. Apa yang kau pikirkan. Aku mendengarnya jadi terkejut. Aku tak percaya bahwa pria ini mengajak makan malam keluar. Oh, sulit rasanya membujuk pria Jerman ini makan di luar. Dia memilih masak dan makan di rumah, ketimbang makan di restoran. Aku gugup menjawabnya “Nicht”. Tidak ada yang aku pikirkan. Aku pun… Read More CERPEN (20): Cinta dalam Sepotong Pizza

Rate this:

10 Alasan Mengapa Perlu Menunggu Jodoh

Ini dia 10 alasan mengapa kau harus menunggu sang pujaan hati yang jadi jodohmu, 1.Kata orang bijak, tidak pernah ada yang sia-sia hanya karena menunggu. Begitu pun jodoh. Jadi si dia yang ditunggu itu berarti sangat bermakna dan berkesan sehingga tidak ada salahnya untuk menunggu dan menunggu. 2. Menunggu itu menguji kesabaran, ya kan? Jika… Read More 10 Alasan Mengapa Perlu Menunggu Jodoh

Rate this:

CERPEN (22): Kebijaksanaan Cinta

Ketika aku masih remaja, saat mengenal cinta pertama kali, pria idaman bagiku adalah dia yang pandai di sekolah. Sayangnya, aku tidak mendapatkannya. Mungkin karena aku juga tidak terlalu pintar. Beranjak dewasa muda, ketika aku memasuki dunia perkuliahan, pria idamanku pun berubah. Dia adalah pria yang rupawan. Sayangnya, aku juga tidak mendapatkannya. Mungkin karena aku juga… Read More CERPEN (22): Kebijaksanaan Cinta

Rate this:

CERPEN (17): Jadilah Terbaik Untuk Diri Sendiri, Bukan Orang Lain! 

Aku pejamkan mata saat aku ingat peristiwa itu. Oh Tuhan, aku sudah melakukan segalanya dengan sempurna. Apa yang kurang? Rintihku dalam hati. Tak terasa air mata menetes di pipi. Aku hapus air mata dengan kedua tanganku saat ibu menghampiriku. “Ada apa sayang?” tanya ibuku sambil membawa secangkir teh. Seperti biasa aku mampir sebentar di rumah… Read More CERPEN (17): Jadilah Terbaik Untuk Diri Sendiri, Bukan Orang Lain! 

Rate this:

CERPEN (39): “Tujuanmu Ada di Depan, Bukan di Belakang”

Aku terus melangkah menyusuri bibir pantai senja itu. Sayup-sayup angin melipir terasa di wajahku. Tak aku hiraukan ketika seseorang memanggil namaku untuk kembali. Percuma! “Tetaplah melangkah ke depan! Jangan pernah berjalan mundur ke belakang! Mungkin tapak kaki yang kau pijak telah kabur seiring waktu. Kembali pun belum tentu menyelesaikan penyesalan,” bisik suara hatiku. Aku mengikuti… Read More CERPEN (39): “Tujuanmu Ada di Depan, Bukan di Belakang”

Rate this:

Ini Alasan Mengapa Saat Marah Dengan Pasangan, Tak Perlu Berteriak

Apakah marah merupakan salah satu sifat seseorang? Dulu saya pernah punya rekan kerja sebut saja X yang hampir setiap hari selalu marah. Dipastikan tidak ada orang yang betah bekerjasama dengannya. Semua orang yang berada di dekatnya, paham dan menjulukinya sebagai Pemarah. Meskipun saya tidak berhubungan langsung dalam pekerjaan dengan X, tetapi saya jadi tertarik mengenali… Read More Ini Alasan Mengapa Saat Marah Dengan Pasangan, Tak Perlu Berteriak

Rate this:

Menemukan “Chemistry” Perkawinan, Sulitkah?

Tak ada yang pernah berpikir bahwa pertengkaran dalam perkawinan akan membawa kelanggengan, bahkan kini usia perkawinan mereka sudah lebih dari 25 tahun. Mereka adalah Bude dan Pakde saya yang sering bertengkar hebat, adu mulut dan tak pernah akur di hadapan orang lain. Entah bagaimana cinta tumbuh di antara mereka, toh mereka sudah memiliki 3 putri… Read More Menemukan “Chemistry” Perkawinan, Sulitkah?

Rate this:

Tips Agar Pernikahan Langgeng: Jatuh Cintalah

Anda ingin tahu apa rahasia agar pernikahan langgeng hingga maut memisahkan?Berikut hasil studinya. Anda yang pernah jatuh cinta pasti pernah merasakan makna bahwa cinta itu buta karena kita mengagungkan sosok orang yang kita cintai. Hal ini diperkuat oleh pernyataan Dr Viren Swami, dari University of Westminster di London, Inggris bahwa sosok yang anda cintai adalah… Read More Tips Agar Pernikahan Langgeng: Jatuh Cintalah

Rate this:

Puisi Cinta dalam Bahasa Jerman: Liebesgedicht

Karena banyaknya kata kunci yang masuk ke sini tentang kalimat romantis dalam bahasa jerman https://liwunfamily.wordpress.com/2014/02/14/kalimat-romantis-bahasa-jerman/, saya kembali mengutip puisi cinta yang saya dapatkan. Singkat, padat namun maknanya dalam. Bagi anda yang sedang merayu dan ingin menggunakannya, saya persilahkan. Du bist mir nahe Du bist mir nahe, auch wenn Ich Dich nicht sehe. Du bist bei… Read More Puisi Cinta dalam Bahasa Jerman: Liebesgedicht

Rate this:

Apa Kaitan Rasa Asin dan Jatuh Cinta? Ternyata Ini Dia

Saya suka sekali memasak, meski memasak bukan hobby tetapi buat saya memasak adalah seni meracik masakan dengan rasa dan hati. Jika hati sedang tak baik, marah-marah dan jengkel, bukan tidak mungkin rasa masakan juga ajaib. Beberapa kali saya sempat dikomplen karena rasa masakan yang ajaib, misalnya membuat sambal yang terlalu pedas lalu mama akan bilang… Read More Apa Kaitan Rasa Asin dan Jatuh Cinta? Ternyata Ini Dia

Rate this:

5 Pertanyaan, Apakah Benar Cinta Butuh Logika?

Sewaktu membuat karya ilmiah seputar perkawinan, saya pernah menghadiri sebuah seminar perkawinan. Hal yang saya kenang sampai sekarang adalah cerita berikut: Ada seorang Pastor mendapati seorang wanita yang baru saja menikah minggu lalu, sedang datang ke Gereja untuk berdoa. Pastor pun menghampiri dan memberi ucapan selamat atas pernikahannya. Namun sebelum memberi ucapan selamat dengan menyodorkan… Read More 5 Pertanyaan, Apakah Benar Cinta Butuh Logika?

Rate this:

Puisi (8): Monolog Menunggu

Perempuan : “Aku bosan menunggu. Pekerjaan yang paling membosankan itu adalah menunggu. Tak pasti, aku tak suka itu.” Malaikat : “Sabarlah sayang. Kau tahu saatnya kan tiba.” Perempuan : “Sabar, Sabar, Sabar. Sampai kapan sabar? Sudah habis kesabaranku.” Malaikat : “Menunggu itu adalah sebuah proses untuk menguji kesabaran setiap orang. Jika kamu bisa melewatinya, buah… Read More Puisi (8): Monolog Menunggu

Rate this:

CERPEN (19): Kidung Cinta Pangeran Kodok

Rupa wajah yang tak setampan Romeo dalam Shakespeare. Mata yang tajam seperti elang dengan sorot seperti surya di pagi hari. Sesungging senyum seperti wangi bunga di pagi hari, meluluhkan hati. Wanita mana yang tak terpesona oleh mata dan senyum yang memanah hati? Pangeran Kodok. Kuberanikan diri menyapa keangkuhan hatinya. Ia hanya mengganggukan kepala. Sopan dan… Read More CERPEN (19): Kidung Cinta Pangeran Kodok

Rate this:

CERPEN (4): Merajut serpihan hati

Kala mentari menghiasi hari dengan terang, Perempuan itu berjalan mengais serajut mimpi. Tak ditemukan apa yang dicarinya. Ia mengiba pada mentari. Wajahnya peluh oleh keringat, hatinya penuh oleh gelora harapan tapi mimpi tak kunjung datang. Matanya terus mencari, tangannya bergerak-gerak mengais sesuatu yang ditemuinya di jalan. Kosong. Hampa. Perempuan itu tidak menemukan apa pun. Mentari… Read More CERPEN (4): Merajut serpihan hati

Rate this:

Puisi (1): Seperti Malaikat dan Iblis

Kamu seperti Malaikat, Hatimu menyentuhku dengan pesona ketegaranmu menghadapi hidup Kamu seperti Iblis, Kamu menggodaku dengan sejuta rayu meluluhkan jiwa Kamu seperti Malaikat, Bayanganmu hadir menyelamatkan kerapuhan jiwaku Kamu seperti Iblis, Rayuanmu siap menerkam kelemahan diriku Kamu seperti Malaikat, Kebijaksanaanmu meluluhkan pikiranku Kau seperti Iblis, Memperlakukan diriku bak seorang Ratu Iblis Kamu seperti Malaikat, Hadirmu… Read More Puisi (1): Seperti Malaikat dan Iblis

Rate this:

Puisi (10): Cinta dan Benci

Setiap orang diciptakan untuk saling mencintai. Tetapi, mengapa ada kebencian? Perasaan benci berarti bukan cinta. Perasaan benci pasti berbeda dengan cinta. Bentuk perlakuan membenci pasti berbeda dengan mencinta. Tuhan senantiasa mencintai manusia. Apakah Tuhan membenci manusia? Jika Tuhan menciptakan hati untuk mencintai, mengapa hati yang diciptakan bisa menumbuhkan perasaan benci. Benci bukan berarti Benar-benar Cinta.… Read More Puisi (10): Cinta dan Benci

Rate this: