Pichelsteiner Asli Bayerisch: Masakan Khas Jerman (10)

Pichelsteiner ala Bayerisch.

Di Austria sudah turun salju, di tempat saya belum namun udaranya seperti membuka kulkas.

Saat ini padahal musim gugur, namun suhunya dingin sekali menurut saya. Bayangkan saja jika saya berjalan keluar seperti masuk dalam kulkas. Memang di Austria, negara tetangga sudah mulai turun salju. Di tempat saya di Jerman memang belum turun salju, suhu di luar kira-kira 6 derajat sampai 10 derajat. Kadang hujan disertai angin semakin membuat saya menggigil.

Jika di Indonesia, saya bisa mampir makan bakso maka di Jerman saya akan membuat sup, tentunya berisi rebusan sayur dan daging. Makanan yang mirip dengan bakso dan sup di Jerman, dikenal dengan sebutan Pichelsteiner namun di wilayah Bavarian disebutnya ‘Pichelsteiner Eintopf’. Makanan ini juga sering dijumpai dalam jumlah besar saat prasmanan atau buffet. Jika Hungaria punya sup goulash maka Jerman punya pichelsteiner yang isiannya mirip, meski rasanya berbeda. Menurut saya ini seperti sup daging yang biasa dibuatkan oleh ibu saya di Jakarta.

Asal nama konon dari wilayah bavaria, semacam makanan tradisional yang diklaim sudah ada sejak abad 19. Tahunya darimana? Sebuah kumpulan resep abad 19 menyebutkan nama masakan ini. Saya pun punya kumpulan resep masakan khas Bayerisch ini. Katanya pichel berasal dari nama panci untuk merebus dagingnya. Itulah sejarah munculnya nama masakan ini.

Mari kita lanjutkan memasak!

Petunjuk memasak dari Buku kumpulan resep Bayerisch pemberian ibu Mertua. Kadang saya kreasikan menurut sepemahaman bahasa Jerman yang saya ketahui.

Kaldu sapi yang digunakan.

Bahan yang diperlukan:

  1. 200 – 300 Gram daging sapi dan daging asap, jika suka.
  2. Sayuran seperti kentang, wortel, kubis, seledri dan daun bawang.
  3. 30-50 Gram Fett atau minyak goreng.
  4. 1/2 Liter air.
  5. 1 Buah kaldu rasa sapi, garam dan merica bubuk.
  6. 1 Bawang bombay iris halus.

Langkah memasak:

  1. Kupas kentang dan potong-potong sayur sesuai yang dikehendaki.
  2. Potong daging menjadi dadu.
  3. Panaskan panci dan masukkan fett. Tambahkan bawang bombay di dalam panci.
  4. Masak daging yang sudah dipotong dadu.
  5. Masukkan sayuran kentang, kubis wortel ke dalam panci.
  6. Tambahkan air ke dalam panci lalu masukkan kaldu sapi 1 buah, garam dan merica secukupnya.
  7. Masak kurang lebih 1 jam dengan api kecil.
  8. Lima menit sebelum mematikan kompor, tambahkan daun bawang dan seledri.

Di wilayah Jerman bagian lain, sup dimasak juga bersama sumsum tulang sapi. Jadi terbayang bahwa makanan ini mirip bakso ‘kan? Jika anda suka, bisa mengganti bawang bombay dengan bawang merah dan bawang putih.

Selamat mencoba! 🥘

Rote Bete und Süßkirchen: Manisan Ala Jerman yang Menyehatkan

Tidak setiap hari mengkonsumsi daging. Tubuh pun perlu rehat beberapa hari. Lalu makan daging juga diselingi buah atau sayuran.

Jika tak ada buah atau sayuran, bisa juga diganti manisan seperti manisan buah bit atau manisan buah cherry.

Süßkirchen, manisan buah cherry.



Banyak hal yang bisa saya pelajari dari kebiasaan orang Jerman dalam mengkonsumsi makanan setiap hari. Misalnya nih satu minggu full tentu tak baik jika terus menerus makan daging. Jadi pasti ada jeda beberapa hari tidak makan daging. Untuk melengkapi gizi dan nutrisi makanan, kadang diselingi dengan salat atau manisan buah.

Beberapa waktu lalu saya perkenalkan salat mentimun atau salat tomat di sini. 

Baca https://liwunfamily.com/2017/07/11/buat-salad-mentimun-gurkensalat/

Baca https://liwunfamily.com/2017/08/03/masak-zigeunerschnitzel-mit-nudeln-und-tomatensalat/

Sekarang saya perkenalkan manisan buah yang sesungguhnya rasanya tak manis-manis amat seperti permen. Hanya saja untuk menguatkan rasa dari rasa aslinya ditambah gula. Contohnya buah bit. Anda pasti tahu buah yang digolongkan dalam kelompok lobak ini rasanya tak selezat buah pada umumnya. Itu yang saya alami. Dulu saat membuat jus bit dan buah naga bukan hal yang saya suka. Karena mengolah buah bit membuat tangan berwarna merah. Akhirnya saya menyerah!

Buah bit itu bagus buat kesehatan. Selain untuk membuang racun dalam tubuh, buah bit baik untuk menstabilkan tekanan darah dan mencegah anemia. Kandungan antioksidan di dalam buah bit juga mencegah tubuh dari kanker atau tumor. Nah, tentu malas mengolah buah bit atau mengunyah rasanya yang menurut saya tak berasa lezat seperti buah pada umumnya. 

Manisan buah bit atau Rote Bete.

Di Jerman saya mengenal manisan Rote Bete yang dimakan di sela-sela makanan berat dan tak berserat. Rasanya tak seberapa manis dan enak membuat saya suka mengunyahnya. Siasat membuat manisan rote bete cocok juga buat orang yang malas mengolah buah bit tetapi membutuhkannya untuk keperluan nutrisi.

Lanjut manisan yang lain adalah Süßirchen. ‘Kirche’ sendiri diterjemahkan sebagai buah ‘cherry’. Karena kata jamak, sehingga menjadi ‘kirchen’. Buah cherry juga rasanya tak seberapa lezat dibandingkan buah lain. Lagi-lagi itu menurut pendapat saya. Namun saya adalah orang pertama yang berburu cherry jika diletakkan pada kue sebagai hiasan. Buah cherry sebagai hiasan kue sudah dalam bentuk manisan. Namun aslinya buah cherry yang saya dapati di sini kadang manis kadang masam.

Manisan buah cherry atau Süßkirchen.

Begitu pun cherry yang bisa juga dibuat dalam manisan. Manisan cherry dikenal namanya süßkirchen. Segala buah-buahan baik untuk tubuh, termasuk cherry. Kandungan cherry mampu menangkal radikal bebas dan memerangi berbagai kanker dalam organ tubuh. Cherry dikatakan rendah lemak namun tinggi kadar airnya. Itu sebab saya mengunyah süßkirchen saat menyantap daging. 

Rasanya cukup bermanfaat dari kedua buah yang saya tulis di atas. Andai beberapa hari dalam seminggu kita meluangkan waktu untuk menyediakan buah atau manisan tentu tubuh akan berasa fit dan menyehatkan. Setidaknya kedua buah, buah bit dan buah cherry yang aslinya dimakan tak lezat namun dibuat manisan membuat siapa saja suka. Manisnya benar-benar pas dan tidak berlebihan seperti layaknya gula-gula.

Bagaimana pengalaman anda mengkonsumsi buah?

Ingin Pelihara Anjing, Tetapi Tak Mau Repot? Ini Caranya

Tampangnya yang lucu dan menggemaskan membuat banyak orang berpikir untuk memelihara mereka di rumah untuk menurunkan tingkat stress.

Tak sekedar memelihara, anda perlu merawat mereka dengan baik. Tampak anjing dikeringkan dengan hair dryer setelah dimandikan.

Tingkah pola anjing yang lucu namun rupanya tak menjadikan mudah untuk memeliharanya di Jerman. Ada berbagai ketentuan yang harus diperhatikan.

Ini contoh aturan yang harus diperhatikan apabila membawa anjing jalan-jalan di area publik.

Membuang kotoran anjing pun tak boleh sembarangan. Aturan ini harus ditaati bagi pemilik anjing.

Hari minggu tiba. Apa yang biasa anda lakukan bersama keluarga dan orang tercinta? Di Jerman, ada kebiasaan bagi mereka membawa anjing sebagai binatang peliharaan untuk berjalan-jalan. Binatang pun perlu olahraga agar tidak stress. Pemilik binatang bertanggungjawab sepenuhnya terhadap hewan peliharaan mereka. Oleh karena itu tak mudah di Jerman memiliki anjing sebagai binatang peliharaan.

Ibu saya di Jakarta minggu lalu tiba-tiba memberi kabar usai saya selesai menyantap makan siang di Jerman. Dia mengirimkan foto dan pesan di whatsapp jika anjing di rumah tewas tertabrak mobil. Kejadian naas nan malang itu terjadi kala tak ada orang di rumah. Untung saya sudah selesai makan, karena pesan buruk ini biasanya membuat saya tak selera makan. Langsung saya teringat binatang peliharaan kami tersebut, yang sudah dipelihara lebih dari sepuluh tahun lalu. Dan saya pun menangis seperti kehilangan seorang teman karena begitu seringnya dia menemani kala di rumah tak ada siapa pun. 

Di Jerman saya tidak memiliki binatang peliharaan karena berpikir tak punya banyak waktu luang untuk merawatnya. Padahal memiliki binatang peliharaan itu memicu kebahagiaan dimana si pemilik merasakan penerimaan dan kasih sayang yang meningkatkan self-esteem seseorang. Selain itu, studi juga menunjukkan bahwa mereka yang memiliki binatang peliharaan juga lebih mudah mengelola stress dibandingkan mereka yang tidak punya sama sekali.

Baca https://liwunfamily.com/2017/01/03/punya-binatang-peliharaan-pets-picu-kebahagiaan/

Baca https://liwunfamily.com/2014/05/23/atasi-stress-dengan-binatang-peliharaan/

Pasalnya di Jerman bukan sembarang pula jika kita ingin memelihara anjing. Selain harganya yang fantastis untuk tipe anjing yang diinginkan, si pemilik anjing juga harus bertanggungjawab penuh terhadap kebutuhan binatang peliharaan jika tidak ingin didatangi kelompok penyayang binatang. Di tepi jalan raya, kerap saya melihat orang membawa anjing peliharaan berjalan-jalan. Atau di Supermarket, anda juga bisa membeli makanan untuk hewan lalu meletakkan di box donasi sebagai pencinta binatang. Begitulah di sini. 

Tak hanya itu, memiliki anjing sebagai peliharaan itu berisiko. Apa saja? Anjing menggigit atau melukai orang lain. Atau gegara anjing peliharaan kita, sebuah mobil menabrak mobil lain. Lain lagi misalnya, anjing peliharaan menjatuhkan keramik saat berbelanja di supermarket. Itu contoh-contoh resiko kasus yang mungkin terjadi. Jadi anjing pun perlu asuransi di Jerman untuk menghindari dan mengatasi permasalahan yang muncul di kemudian hari. Repot ya?

Setelah dipikir-pikir besar manfaatnya memiliki binatang peliharaan namun besar pula risiko yang harus dimiliki. Akhirnya suami saya mengusulkan kita bisa memanfaatkan jasa Tierheim yang tersebar di beberapa kota di Jerman. Di sini anda bisa memilih anjing yang tersedia untuk diajak jalan-jalan seperti layaknya binatang peliharaan. Anda bisa registrasi lalu meninggalkan kartu identitas sebagai jaminan hingga kita membawa kembali anjing yang dipinjamkan. 

Dengan ide ini, tentu kita bisa mendapatkan manfaat sementara untuk melihat dan mengamati tingkah pola anjing yang lucu. Namun saat kita sudah selesai bermain dengan mereka, kita bisa mengembalikannya kembali. 

Selamat berhari Minggu!😊

Apakah anda punya pengalaman serupa soal memelihara dan merawat binatang?

Kafe Tchibo: Rekomendasi Tempat Minum Kopi (1)

Rasa kopinya nikmat.

Kafe Tchibo di salah satu kota di Austria.

Selain menyedikan kopi yang siap diminum, di sini dijual juga mesin pembuat kopi.

Dijual pula aneka rasa kopi dari berbagai belahan dunia.

Ada pilihan rasa lain jika ingin mencoba. Harganya juga pas di kantong. 


Tak lengkap acara windows shopping tanpa nongkrong di kafe. Betul ya? Apalagi saat musim gugur yang mellow dan suhunya antara 8 derajat hingga 10 derajat di luar seperti ini, mending ngupi-ngupi cantik sambil melihat orang yang lalu lalang berbelanja. Nah, berhentilah saya dan suami ke kafe yang tak pernah sepi baik di Jerman maupun di Austria. Lalu di negara lain bagaimana? Saya baru mencoba di dua negara tersebut.

Di Jerman, kafe Tchibo ada di banyak tempat seperti daerah wisata atau mall. Pas saya nge-mall, saya perhatikan kafe ini tak pernah sepi. Lalu saya lihat harganya di papan display di atas kasir, masih terjangkau. Menurut saya jika minum segelas cangkir kopi mahal, males juga ya. Paling enak minum kopi jika harganya pas di kantong.

Akhirnya saya pun mencicipinya pertama kali dengan suami di mall di Jerman. Suami yang pesan di kasir, saya yang pilih tempat duduk. Jika datang saat wiken, kafe ini penuh. Jadi saya segera berebut mencari tempat duduk. Done! Saya dapat tempat duduk di pojok untuk berdua.

Beberapa pelanggan saya lihat mereka menikmati kopi sambil berdiri karena kafe menyediakan hanya meja saja. Mereka cukup nyaman menikmati kopi sambil ngobrol dengan berdiri. Pelanggan lain tampak memilih kemasan kopi yang bisa dinikmati sambil keliling mall atau dibawa pulang. Namun ada juga pelanggan lain yang sabar menanti hingga ada tempat duduk yang kosong.

Sebagian dari kedai kopi ini juga menyediakan penjualan yang berkaitan dengan kopi misalnya kopi dari berbagai penjuru dunia. Saya juga melihat mesin pembuat kopi yang praktis dijual di sini. Semua yang dijual berkaitan dengan kopi. Konsep seperti ini juga sama ketika saya nongkrong dengan suami di kafe Tchibo di Austria. 

Pesanan kopi datang dalam hitungan yang tak lama. Dua cappucino untuk saya dan suami. Rasa kopinya nikmat sekali dan membuyarkan rasa kantuk kala saya belum mendapatkan barang yang dicari di Mall di Jerman. Begitulah manfaat kafein, kita jadi bersemangat lagi jalan-jalan menikmati senja di sore hari saat saya dan suami minum kopi di salah satu kedai Kafe Tchibo di Austria.

Alasan kedai kopi ini direkomendasikan:

  • Kopinya enak.
  • Asyik buat nongkrong meski jika wiken atau hari libur suka penuh.
  • Harga kopi terjangkau.
  • Bisa membeli pernak-pernik kopi juga di kedainya.

Semoga bermanfaat! Sudahkah ngopi anda hari ini?☕

Makanan Asia di Jerman (3): Restoran China ‘Lucky Seven’ 

Aksara dan interior semakin membangun suasana layaknya anda berada di Tiongkok.

Tempatnya nyaman dan bersih. Interior bergaya restoran Tiongkok.

Buku menu.

Suguhan akuarium dengan ikan yang bercorak warna-warni sambil menunggu pesanan datang.

Sup pembuka, pekkingsuppe.

Jasmintee.

Makanan dihangatkan di atas tungku.

Tintenfish Pfanne mit Gemüse.

Mengapa saya pilih nasi goreng lagi ya? Entahlah berikutnya saya mau coba menu lain. 

Rasanya makanan adalah obat penghilang rindu. Ketika saya membayangkan ingin makan nasi dan makanan selera Asia. Tak berapa lama, lamunan saya terbayarkan kala wiken suami ajak ke restoran Asia. Saya pun antusias menyambut ajakan makan siang di suatu China Restaurant di wilayah Niederbayern namanya ‘Lucky Seven.’ Kata suami saya, restoran ini sudah berdiri lama, mungkin lebih dari dua puluh lima tahun lalu. Wow!

Area parkir restoran disatukan dengan supermarket sehingga tergantung seberapa banyak area yang kosong. Lalu interior luar restoran sudah menampakkan bangunan khas Tiongkok, seperti yang pernah saya alami saat di China dulu. Begitu masuk, kami langsung disambut ramah oleh dua orang staf yang menurut suami saya adalah anak dari pemilik restoran. Jadi restoran ini adalah bisnis keluarga. 

Kursi, meja dan interior di dalam restoran semua menggambarkan suasana restoran di Tiongkok. Ini berbeda dari kebanyakan restoran Asia lainnya yang sudah mulai moderen. Lalu ada banyak aksara China yang tertempel di dinding restoran. Semakin membuat kami betah dan merasa seperti ada di Tiongkok, kami mendengarkan lantunan instrumen khas negeri Tiongkok. Kami pun memilih duduk di dekat akuarium besar. Meski cuma makan siang namun suasana restoran terlihat elegan dan ekslusif, itu pemikiran saya.

Baca https://liwunfamily.com/2017/03/01/pengalaman-urus-visa-2017-shenzhen-tiongkok/

Saat memilih menu makanan dalam daftar, wah ternyata harganya tak terbilang melejit. Saya dan suami memilih menu makanan untuk mittagessen, waktu makan siang. Saya pesan nasi goreng yang ditulis di menu ‘Gebraten reis mit Sweinfleisch’ sedangkan suami pilih cah cumi dan sayuran yang ditulis ‘Tintenfish Pfanne mit Gemüse.’ Lalu saya pesan minum ‘Jasmintee‘ yang hangat, pastinya semacam teh panas. Di luar restoran suhunya 11 derajat, jadi saya pikir perlu teh panas. Suami saya pesan ‘Apfelsaftchorle.’

Saya masih membayangkan dinginnya di luar ditambah angin yang kencang, luar biasa! Selang tak berapa lama, datang sup pembuka yakni pekkingsuppe dan minuman sesuai pesanan. Sebagai makanan pembuka, ada 2 pilihan yakni sup atau springroll. Kami sepakat pilih sup karena rasanya yang hangat. Setelah si pramusaji pergi, suami mengatakan bahwa pramusaji, seorang perempuan paruh baya berambut keriting dan berwajah oriental adalah isteri pemilik restoran. Suasana restoran seperti kekeluargaan sekali. Di sekitar banyak pria dan perempuan berwajah kaukasian dan berambut blonde tampak menikmati santapan siang. Pengunjung restoran saat kami datang tampak lumayan banyak juga.

Baca https://liwunfamily.com/2017/10/23/puas-seharian-makan-bebek-gaya-barat-dan-gaya-timur/

Sepuluh menit setelah memesan, datang pesanan kami. Si pramusaji menempatkannya di atas tungku penghangat makanan, dua menu makanan sudah tersedia di hadapan kami. Rasa makanan ini benar-benar nikmat menurut saya dan suami. Kerinduan seolah terbayarkan kala kami berdua sedang ingin makan makanan Asia. 

Menurut kami, restoran ini recommended untuk dicoba bila berkunjung ke wilayah Bayern. Berikut alasannya:

  • Berada di pusat kota dan strategis lokasinya, terutama area parkir yang luas.
  • Makanannya enak dan lezat.
  • Suasana terkesan oriental dan kekeluargaan.
  • Harganya terjangkau.
  • Tempatnya bersih, nyaman termasuk toiletnya. 

Jika anda datang untuk makan siang, maka tamu yang datang mendapatkan sup pembuka gratis. Namun bila datang malam hari untuk makan malam, biasanya anda akan dapat China pflaumenwein, yang menghangatkan tubuh. Jika beruntung di restoran lain ditambahkan fortune cookies. Menarik ya!

Baca https://liwunfamily.com/2017/07/18/ketika-gluckskek-dan-pflaumen-schnaps-jadi-penutup-makanan/

Demikian pengalaman kami. 

Apakah anda punya pengalaman serupa makan di China Restoran?

Baca https://liwunfamily.com/2017/10/13/nasi-goreng-indonesia-digemari-di-luar-negeri-datang-ke-yuen-china-restaurant-di-salzburg-austria/

Mah Mee mit Gebratenem Hühnerfleisch: Makanan Asia di Jerman (2)

Penampilan makanan setelah dipanaskan di microwave 650 Watt selama 4 menit.

Setelah kemasan dibuka. 

Karton sampul muka.

Saran penyajian di karton kemasan.

Sesekali saya ingin perkenalkan makanan Asia di Jerman sehingga bagi anda yang hendak ke Jerman bisa dengan mudah mendapatkannya di supermarket. Untuk Imbiss Asian Food juga mudah ditemukan hampir di tiap kota di Jerman, tak usah khawatir ya! 

Namun jika ingin yang lebih murah, anda bisa beli di supermarket dengan kisaran harga 1€-3€ atau bahkan lebih mahal, namun tidak melebihi 5€ maka silahkan membeli di supermarket. Makanan Asia ini dibuat dalam bentuk kemasan praktis dengan aneka rasa dan informasi sehingga anda bisa membayangkan sebelum membeli. Anda tinggal memanaskan di microwave beberapa menit kemudian langsung disantap. Mudah ‘kan?

Baca https://liwunfamily.com/2017/10/28/ingin-makan-murah-di-jerman-datang-ke-imbiss/

Satu makanan yang berasal Asia kali ini adalah Mah Mee mit Gebratenem Hühnerfleisch. Beli di Jerman tentu namanya terdengar asing, namun sesungguhnya ini adalah mie dengan daging ayam, jika diterjemahkan. Makanan ini ketika saya cari informasinya rupanya berasal makanan peranakan Chinnesse Cuisine, semacam mie goreng jika di Indonesia. 

Makanan selera Asia dengan nama Mah Mee jika ditelusuri bisa jadi semacam makanan khas Malaysia atau Singapura. ‘Mah’ merujuk pada kata ‘Mamah’ atau ibu sedangkan ‘Mee’ merujuk pada mie. Betul saja bahwa mie ini dalam karton informasi juga dikatakan Nudel-Gemüsemischung mit gebratenen Hühnerfleisch. Cukup dipanaskan di microwave selama 4 menit dengan suhu 650 Watt.

Isi makanan ini terdiri atas mie kuning, potongan daging ayam dan sayuran. Untuk sayuran, ada campuran irisan wortel yang dipotong panjang, sedikit jamur merang dan kacang polong. Selain potongan daging ayam, mie ini juga mencampurkan semacam cakwe yang dipotong halus. Untuk bumbu sedikit mengental, berbeda dengan mie goreng yang saya bayangkan adalah mie goreng kering. Jadi mie ini sedikit berkuah kental ketika sudah matang. Agak mirip mie Aceh, jika anda pernah mencoba makan mie Aceh. Mungkin masakan ini mirip jika dipandang kedekatan geografis antara Aceh, Medan dan Singapura atau Malaysia misalnya.


Sekarang kembali soal rasa dan kelezatan, jujur ini bukan selera saya. Saya lebih baik beli bakmi goreng di Restoran Asia atau  Asian Imbiss. Hanya karena saya tak ada waktu pergi ke sana, jadi saya mampir ke supermarket untuk membeli apa yang tersedia di sana ketika saya berkeinginan makan, makanan Asia. Pilihan pun jatuh pada makanan ini seperti yang diperlihatkan dalam tampilan grafis di muka karton kemasan.

Ini saran saya:

  1. Jika anda tak suka makanan kemasan yang dihangatkan sebaiknya anda tidak usah membeli.
  2. Perhitungkan apakah anda punya microwave untuk menghangatkannya! Saya pernah sewaktu di asrama mahasiswa, tak punya microwave dan mencoba menghangatkan makanan kemasan dengan kompor. Ternyata hasilnya berbeda karena saran penyajian memang dihangatkan di microwave, kecuali ada pilihan lain dengan kompor misalnya.
  3. Perhatikan tanggal kadaluarsa yang berlaku mengingat makanan ini sebenarnya makanan yang sudah matang.
  4. Untuk mereka yang tak punya waktu memasak, seperti mahasiswa atau traveller rasanya makanan seperti ini tepat.

 Selamat makan!

Pernak-Pernik Halloween

Halloween identik dengan labu kuning atau pumpkins.

Kostum untuk anak remaja perempuan.

Tak lengkap kostum menyeramkan tanpa make up yang menyeramkan pula.

Malas berkosmetik seram, bisa dicoba dengan topeng.

Jangan lupa kalung atau anting tengkorak!

Ini juga unik tissue toilet bertema Halloween.

Semakin menyeramkan untuk aksesoris di ruangan atau kamar tidur, boleh dicoba.

Kostum untuk anak laki-laki.

Aneka hiasan untuk di rumah.

Ini apa ya?

Halloween bukan menjadi tradisi di Jerman, banyak orangtua berpendapat demikian. Perayaan yang mengundang antusias orang muda nyatanya menjadi meriah sepuluh tahun belakangan ini. Itu karena maraknya industri kapitalis menjadikannya sebagai sumber pendapatan. Semakin banyak orang merayakan, semakin tinggi pengeluaran konsumsi untuk berbelanja pernak-pernik. Begitu hukum ekonominya.

Selain itu, akses gaya hidup yang semula hanya milik sebagian masyarakat kini bisa dibuat sedemikian rupa seolah-olah ini adalah tren yang sedang terjadi. Pengaruhnya memang lebih besar pada remaja untuk meniru dan menyelenggarakan secara khusus pada tanggal 31 Oktober. Inilah Halloween. 

Secara kebetulan, 31 Oktober di Jerman tahun ini memang libur. Tentu ini menjadikan beberapa pihak untuk membuat pesta kostum atau melaksanakan acara khusus sebagai bagian gaya hidup. Dengan demikian, sejak sebulan lalu toko dan supermarket di Jerman yang saya amati mulai memeriahkan berbagai pernak-pernik Halloween. 

Lepas anda merayakan atau tidak, saya hanya berbagi keunikan produk yang dijadikan bagian dari perayaan Halloween. 

Apakah anda tertarik?

Ingin Makan Murah di Jerman? Datang ke Imbiss!

Gerai imbiss Asian Food menjual bakmi goreng kemasan praktis dan diberi garpu plastik. Ini ukuran kecil dengan sayuran harga kisaran kurang dari 3€.

Di imbiss Asian Food disiapkan tempat duduk sederhana jika ingin makan langsung. Total makan berdua hanya kisaran 10€ dibandingkan makan di restoran bisa mencapai 30€. 

Gerai imbiss yang menjual pizza, harga 5€ sementara di Italia mungkin hanya kurang dari 2€.

Imbiss yang jual kacang, gula-gula dan aneka manisan lainnya.

Imbiss (kanan) yang menjual döner dan burger seperti foodtruck tampak belakang.



Jika di Indonesia ada warung makan kaki lima, warung tenda atau gerobak keliling maka di Jerman ada istilah Imbiss. Imbiss semacam tempat menjual makanan kecil yang berada di jalanan, outdoor atau indoor. Anda tidak mungkin menemukan imbiss seperti layaknya restoran yang besar dan nyaman. Meski terkadang ada imbiss yang memiliki tempat duduk untuk menikmati makanan yang baru saja anda beli, namun ini tidak seperti di restoran. Kebanyakan imbiss juga tidak memiliki tempat duduk untuk menikmati makanan yang dibeli. Itu berarti pembeli menikmati makanannya tidak di tempat.

Apakah imbiss bisa disebut restoran cepat saji? Tanya saya pada beberapa teman orang Jerman. Tidak bisa disebut imbiss seperti layaknya gerai fast food seperti yang anda kenal produk dari negeri Paman Sam. Karena makanan yang tersedia di imbiss meski terbilang disajikan secara cepat namun ini bukan makanan junk food. Anda bisa menemukan gerai imbiss makanan asia seperti mie, dönner atau makanan dari Italia seperti pizza. Ada juga gerai imbiss untuk makanan Jerman seperti curry wurst, thürienger dan rost bratwurst. Intinya imbiss menyajikan pelayanan yang cepat kala banyak orang Jerman tak punya waktu untuk memasak atau di sela kesibukan bekerja saat makan siang tiba.

Jika di restoran, anda akan menemukan dekorasi mewah dan suasana yang nyaman maka di imbiss anda mungkin terpaksa makan sambil berjalan atau makan di tepi jalan. Ini menjadi pilihan bagi mereka yang bekerja dan tak punya cukup waktu untuk makan siang. Dengan perbandingan tersebut, tentu harga porsi makanan yang ditawarkan di imbiss jauh lebih murah ketimbang di restoran. Misalnya saya pesan bakmi goreng. Di sini ada bakmi goreng juga dengan rasa kurang lebih sama seperti di Indonesia. Harga di imbiss mulai dari 2,5€ hingga 7€ sedangkan di restoran bisa lebih dari 10€. Perbedaan harga seporsi bakmi goreng di imbiss bisa disebabkan ukuran porsi yang dipilih dan campuran bakmi yang dikehendaki.

Contoh imbiss di Italia, yang menjual hot dog, es krim dan lainnya.

Gerai imbiss ini mungkin juga bisa anda jumpai di wilayah Eropa lainnya. Semisal di Italia, mereka juga punya imbiss tetapi penyebutannya mungkin berbeda. Di italia, imbiss biasa menjual es krim, pizza dan minuman. Sedangkan di Swiss, penyebutan imbiss berasal dari schnellimbiss. Sebagian penduduk Swiss berbahasa Jerman. Schnell diterjemahkan menjadi ‘cepat’ dan imbiss diterjemahkan menjadi ‘snack’ atau ‘kudapan’. Karena terlalu panjang, mereka lebih suka menyebutnya imbiss saja.

Menurut saya harga makanan di imbiss lebih murah dibandingkan di restoran. Pertama, seperti yang saya katakan harga untuk sewa tempat tidak sebesar seperti restoran yang memerlukan tempat yang luas berikut furniture. Ini tentu sudah menghemat biaya yang tidak dikenakan pada porsi makanan. Kedua, sebagian besar imbiss tidak ada pramusaji seperti restoran. Dalam melayani pelanggan mungkin hanya satu atau dua orang dalam satu gerai. Itu pun tugas mereka kadang memasak, meracik makanan, melayani tamu, menerima pembayaran sekaligus merapihkan dan membereskan dagangan mereka. Sementara di restoran tentu butuh lebih dari dua orang untuk melakukan banyak tugas tersebut seperti koki masak, pramusaji, staf kebersihan dan mungkin manajer restoran.

Apakah anda punya pengalaman lain soal makan di gerai seperti imbiss? Silahkan berbagi di kolom komentar!

 

Gulaschsuppe mit Nudeln: Masakan Khas Jerman (7)

Gulaschsuppe siap disantap.

Agar menyehatkan, makan dengan acar kol yang segar.

Ini bumbu gulasch yang bisa dibeli di supermarket. Mudah ya?

Ini pemanis cair yang digunakan untuk acar kol. Tampak belakang nudeln/mie yang ditiriskan.

Kol yang digunakan untuk acar, dibersihkan terlebih dulu lalu ditiriskan.

Masak lagi! Nama makanan selanjutnya adalah Gulaschsuppe mit nudeln, terdengar nama Jerman ya. Untuk nama Internasionalnya barangkali anda pernah dengar, Goulash. Makanan ini mungkin anda jumpai di restoran Jerman di Asia atau makanan western lainnya. Otentiknya sajian bernama goulash itu berasal dari Hungaria yang berisi makanan berkuah dengan isian daging dan sayuran. Ada yang bilang lagi goulash sudah ada di Eropa sejak lama. Variasi makanan ini pun bermacam-macam, ada yang dikasih paprika dan ada yang hanya daging saja tanpa sayuran.

Bacahttps://liwunfamily.com/2017/09/17/ternyata-paprika-bisa-untuk-kecantikan/

Sebagai bukti bahwa makanan ini juga menyebar di daratan Eropa bagian tengah maka menu goulaschsuppe juga ada di Jerman. Masaknya amat mudah karena menurut saya, ada bumbu sudah jadi yang dibeli di supermarket. Selain itu agar lebih menyehatkan, saya siapkan acar kol putih pada sajian ini.

Bahan yang diperlukan:

  • 500 Gram daging sapi.
  • Fett/Minyak sayur.
  • 500 Ml air.
  • 150 Gram nudeln/mie.
  • 2 Liter air untuk merebus mie.
  • 1 Buah kol putih untuk acar.
  • Gula, Garam, Cuka secukupnya.
  • Gula cair Süßstott, jika ada. Bilamana tidak ada, bisa diganti dengan gula pasir biasa.

Cara memasak:

Pertama, memasak nudlen/mie.

  1. Rebus air 2 liter di panci hingga mendidih.
  2. Masukkan mie/nudeln ketika airnya sudah mendidih. Beri garam sedikit!
  3. Masak hingga 10 menit dalam api sedang. Kemudian tiriskan mie dan singkirkan.

Kedua, menyiapkan acar kol.

  1. Belah-belah kol putih menjadi lebih kecil dan bersihkan.
  2. Siapkan dalam wadah air sesuai porsi kol lalu tambahkan pemanis Süßstott secukupnya, garam sedikit dan cuka 2 sendok. Masukkan sesuai takaran seberapa banyak kol yang ingin dijadikan acar sayuran.
  3. Rendam kol ke dalam campuran air tersebut selama 10 menit saat makanan mau dihidangkan.

Ketiga, memasak gulaschsuppe.

  1. Panaskan wajan lalu masukkan fett/minyak sayur sesuai porsi daging sapi yang dikehendaki.
  2. Tumis daging sapi selama beberapa menit kemudian masukkan air. Tambahkan bubuk gulasch sehingga daging terlihat di rendam.
  3. Masak dalam api kecil selama satu jam setengah hingga daging meresap.

Cara penyajian:

  • Ambil piring dan letakkan nudlen/mie sesuai selera. Siram ke atas nudeln/mie, gulaschsuppe yang dikehendaki.
  • Siapkan dalam mangkuk kecil acar kol berikut kuahnya.
  • Dimakan bersamaan dengan gulaschsuppe atau setelah selesai makan gulaschsuppe.

Saran:

  • Anda juga bisa menambahkan kentang rebus di dalam sajian gulaschsuppe jika suka. Hanya bagi saya porsi tersebut terlalu besar.

Selamat mencoba!

Ayo Masak, Nudeln mit Tomatensauce!

Setuju jika dikatakan tomat kaya akan vitamin dan nutrisi yang baik untuk tubuh.

Caranya mudah untuk membuat saos tomat. Hancurkan tomat sehingga menjadi daging tomat yang halus lalu tambahkan berbagai bumbu yang anda suka saat dimasak dalam wajan panas.

Saos tomat diletakkan di atas nudeln/pasta.

Begini tampilannya setelah saos tomat diaduk rata ke dalam mie.

Inspirasi traveling membawa saya pada keinginan untuk mencoba resep lain asal Italia. Masakan selanjutnya adalah Nudeln mit Tomatensauce. Meski namanya terdengar Jerman, namun sesungguhnya bila ditelisik makanan ini berasal dari Italia. Masakan Italia sudah mendunia, begitu pendapat saya. Contohnya makanan ini yang menurut saya tidak jauh berbeda dengan ‘Pasta Saus Tomat.’ Setelah saya telusuri riwayat makanan ini, pasta saus tomat juga dibuat di negara lain semisal Amerika, Perancis, Inggris dan beberapa negara lain, bahkan hingga di Jerman. Hanya di sini, penyebutannya menjadi Nudeln mit Tomatensauce.

Tomat kaya akan nutrisi dan vitamin yang baik untuk tubuh. Tomat dipercaya mengandung antioksidan yang kuat sehingga tubuh mampu menangkal radikal bebas yang menyebabkan penyakit kanker misalnya. Siapa pun setuju jika dikatakan tomat punya banyak manfaat untuk kesehatan, kecantikan dan kebugaran tubuh. Ini pula yang mendasari mereka yang suka masak, membuat saus tomat agar menambah kelezatan pasta. Pasta saos tomat sudah diklaim dalam buku resep dari seorang koki Italia pada sekitar abad 18.

Saos tomat sesungguhnya bagi saya mudah, saya bisa membeli yang sudah tersedia dalam bentuk kemasan di supermarket. Namun ada pula yang membuatnya secara khusus dari bahan dasar tomat. Daging tomat yang dipilih, dihancurkan secara halus. Panaskan wajan dengan minyak zaitun kemudian masukkan daging tomat yang sudah halus tersebut. Tambahkan garam dan sedikit gula sebagai penyedap rasa. Done! Namun ada pula saat memasak saos tomat, mereka menambahkan bawang putih atau bawang bombay sesuai selera anda lalu hancurkan dan masukkan sebelum daging tomat dimasak. Lain lagi untuk menambah rasa saos tomat, orang lain memasukkan lada, daun basil dan oregano yang dihancurkan setelah saos tomat setengah masak.

Selanjutnya, ayo kita masak!

Bahan yang diperlukan:

  • 3 liter konsentrat saus tomat yang bisa dibeli di supermarket.
  • 1 sendok teh kaldu sayur.
  • Bawang putih bubuk secukupnya.
  • Oregano bubuk secukupnya.
  • Garam dan merica.
  • Gula.
  • 150 Gram nudeln/pasta
  • Air.
  • Minyak sayur secukupnya.

Cara memasak:

  1. Masak air hingga mendidih kemudian masukkan nudeln. Tunggu hingga 10 menit baru matikan kompor. Tiriskan nudeln dan singkirkan.
  2. Panaskan wajan dan masukkan minyak sayur. Masukkan 3 liter kosentrat saus tomat ke dalam wajan dan kaldu sayuran penyedap rasa. Tambahkan bawang putih bubuk, oregano bubuk, garam, merica dan sedikit gula. Namun itu semua tergantung selera anda. Tambahkan air sedikit. Masak hingga mengental baik.
  3. Siap disajikan. Siapkan nudeln ke dalam piring lalu tuang saus tomat sebagai topping.

Catatan dari saya:

  • Untuk bubuk penyedap rasa sebagai tambahan, disesuaikan dengan selera anda. Jika anda suka pedas, maka anda bisa tambahkan bubuk paprika atau irisan cabai misalnya.
  • Anda juga bisa menambakan irisan daun basil dan tidak menambahkan bubuk oregano.
  • Jika rasa saos tomat terlalu masam, saya tambahkan gula tabur sebelum disantap.
  • Mungkin bagi anda, makanan ini terasa hambar. Anda bisa menambahkan daging cincang giling sebelum dimasukkan konsentrat saos tomat.

Selamat makan!