Pilih Hadiah Natal, Begini yang Praktis dan Sejarahnya

Anda akan pilih membeli dan membungkus hadiah di hari raya seperti ini?
Atau memberi hadiah berupa kartu belanja sesuai nilai yang tertera.

Natal tinggal menghitung hari. Supermarket dan pertokoan di Jerman sibuk didatangi pembeli. Jumlah pembeli lebih banyak dibandingkan hari-hari sebelumnya. Salah satu alasan jumlah pengunjung meningkat adalah membeli hadiah untuk orang terkasih. Tradisi natal di sini lekat dengan pemberian hadiah untuk keluarga. Demikian yang saya alami saat bingung memilihkan hadiah.

Bisa jadi anda juga mengalami kebingungan saat memilih hadiah di hari raya. Meski anda mudah mengenal kebiasaan dan karakter orang yang akan diberi hadiah, namun membelikan hadiah bisa jadi hal sulit. Ada rasa khawatir bahwa hadiah yang diberikan tidak sesuai atau hadiah yang diberikan bukan menjadi dambaannya. Dilema ini yang saya rasakan juga saat memilih hadiah.

Selama ini saya punya segudang teori untuk memilihkan hadiah untuk orang lain. Jika mengetik kata kunci pada blog saya, di link ini tampak bahwa pemberian hadiah pertama kali adalah ketulusan. Niat baik yang tulus dari pemberi kepada penerima. Itu sebab jika terjadi acara tukar kado, akan tersingkap bagaimana pribadi orang yang memberikan hadiah pada orang yang tidak dikenali sebelumnya. Bukan besar kecil nilai hadiah, tetapi ketulusan pemberi hadiah akan sungguh tercermin dalam acara tukar kado tersebut.

Kembali ke alasan praktis memilihkan hadiah, di sini saya tidak lagi dipusingkan hadiah apa yang diberikan. Di Jerman, tersedia gutschein semacam kartu voucher belanja senilai sekian Euro yang bisa dipergunakan orang yang diberi hadiah untuk membeli yang dibutuhkan dan dikehendaki. Saya sudah mendapatkan berkali-kali dari kerabat di sini voucher belanja tersebut sesuai nama tempat belanja yang dituju. Misalkan, toko kosmetik dan parfum atau toko pakaian. Dengan voucher tersebut saya bisa berbelanja yang saya butuhkan.

Kartu voucher ini memang praktis. Kita tidak perlu dipusingkan lagi apakah si penerima hadiah akan menyukai yang diberikan. Si penerima hadiah bisa membelanjakan yang dikehendaki. Cara praktis ini tentu saja tidak bisa diuangkan. Misal, saya dapat voucher senilai 50€ dari toko mebel dan perabotan rumah tangga. Saya bisa membeli barang yang saya mau tetapi saya tidak dapat menguangkannya kembali.

Cara mudahnya, cukup mengkorek bagian perak di balik kartu. Di situ tertera barcode yang bisa digunakan kasir sebagai bukti pembayaran. Mereka juga tidak perlu meminta kartu identitas sebagai bukti bahwa anda adalah pemilik sah kartu. Semua begitu mudah dan praktis.

Sebenarnya gaya hidup memberikan hadiah berupa voucher di Jerman sudah mulai menjadi trend. Trend berupa voucher dari selembar kertas. Trend ini berawal dari negeri Paman Sam. Pada tahun 1887, Asa Candler meletakkan kupon gratis satu botol Coca Cola di koran. Bila anda ingin satu botol Coca Cola, gunting potongan voucher sesuai informasi yang tertera. Kupon yang diguntingkan tersebut menjadi populer dan mulai digunakan dunia industri sebagai promosi produk. Kini di era kecanggihan teknologi, bukan tidak mungkin kupon pun bisa didapat secara elektronik via smart phone.

Di balik alasan praktis, apakah pemberian hadiah juga bisa digantikan dengan pemberian kartu voucher? Namun siapa pun pasti tidak menolak jika diberi hadiah ‘kan. Apalagi hadiah yang diberikan adalah kartu belanja sekian Euro.

So, menurut anda bagaimana?

Advertisements

10 Pilihan Hadiah Buat Ibu

wpid-IMG-20140131-WA0006.jpg
Dokumen pribadi.

 

Hari Ibu diselenggarakan pada 22 Desember di Indonesia. Sedangkan di Jerman perayaan Hari Ibu jatuh pada setiap hari Minggu di putaran kedua bulan Mei. Tentang tradisi dan sejarah Hari Ibu di Jerman, bisa dilihat di sini.

Baca https://liwunfamily.com/2014/05/09/muttertag-hari-ibu/

Kapan biasanya anda memberikan hadiah pada ibu? Saya mewawancarai beberapa teman tentang pemberian hadiah pada ibu. Mereka terbiasa memberikannya saat si ibu sedang berulang-tahun atau waktu perayaan Hari Ibu. Namun memberikan hadiah kepada orang yang melahirkan dan merawat kita tidak mesti pada kedua perayaan tersebut. Anda bisa bebas memberikannya sebagai bentuk penghormatan dan kasih sayang kepada ibu.

Dari hasil wawancara tersebut, ada 10 pilihan hadiah yang bisa diberikan kepada ibu. Hadiah ini mungkin bisa jadi inspirasi anda.

1. Makanan 

wp-image-504935446jpeg.jpeg
Ilustrasi. Seorang rekan kerja yang adalah seorang ibu mendapatkan hadiah pizza, kiriman dari anaknya saat Hari Ibu, 22 Desember dirayakan di Indonesia.

Makanan yang dimaksud bisa berupa  coklat, kue ulangtahun, makanan favorit ibu dan lain sebagainya. Tentunya anda paling memahami selera ibu anda masing-masing. Misalnya ibu saya suka makanan pedas sedangkan ibu mertua tidak suka makanan yang terlalu manis. Jika anda suka memasak, hadiah makanan akan sangat berarti buat ibu. Anda bisa katakan langsung bahwa ini adalah hasil racikan tangan anda dan latihan mencoba resep. Dijamin ibu akan terkesan dengan upaya anda memberikan hadiah tersebut.

Namun, jika anda tak punya keahlian atau memang sedang sibuk, anda bisa mampir membelikan kue ulangtahun atau coklat untuk Ibu. Biasanya toko kue bisa membantu anda menuliskan pesan di kue atau coklat tersebut.

Ide menarik lainnya adalah jika anda tahu apa makanan favorit ibu. Anda bisa buatkan makanan tersebut atau pesan lalu diantarkan ke ibu anda. Saya pernah mendapatkan pizza dari seorang rekan kerja. Dia adalah seorang ibu yang mendapatkan hadiah dari anaknya saat beliau sedang bekerja di kantor. Pizza diantar seorang kurir. Si ibu terkesan sekali sambil membagi-bagikan pizza tersebut kepada kami. Ia menceritakan kisah singkat anak perempuannya kepada kami. Menarik ya idenya?!

2. Bunga

image
Apa bunga kesukaan ibu anda? Ini bisa jadi pilihan. Dokumen pribadi.

Kebanyakan ide ini saya dapat dari para pria untuk ibu mereka. Bunga dipandang sebagai ungkapan apresiasi untuk kasih sayang Ibu. Bunga juga terkesan simpel dan mengesankan untuk seorang ibu, apalagi dari anak laki-laki. Anda tinggal mampir ke toko bunga atau pesan dan minta dititipkan kartu ucapan yang menarik untuk ibu. Bunga yang dimaksud adalah bunga hidup, bukan bunga buatan atau plastik. Atau, mungkin di benak anda adalah bunga deposito bank, hmmm… bisa jadi?!

3. Perhiasan
Bagi anda yang punya uang yang cukup untuk beli perhiasan, silahkan memilihnya di toko perhiasan. Mulai dari berlian yang berharga mahal hingga perhiasan sebagai aksesoris dengan harga terjangkau. Perhiasan bisa dibeli satu set yakni, giwang, cincin, kalung dan gelang. Atau hanya satu saja, entah gelang atau giwang. Untuk perhiasan sebaiknya dikenali dulu bagaimana karakter ibu anda, apakah beliau termasuk orang yang suka pakai perhiasan? Perhiasan seperti apa yang disukainya, emas, perak, berlian, atau imitasi perhiasan? Jangan sampai perhiasan yang diberikan akan menimbulkan alergi gatal-gatal di kulit!

4. Kupon/Voucher makan di Restaurant

Voucher makanan di restaurant untuk ibu dan ayah agar terkesan romantis juga ide yang menarik. Si ibu bisa menjalani hari romantis bersama sang suami. Atau, saya pernah memberikan voucher makanan untuk 10 orang teman ibu saya. Ini saya lakukan agar ibu bisa merayakan ulangtahun bersama rekan-rekannya. Seru bukan?!

5. Tiket Nonton
Tiket nonton semisal menonton konser atau menonton film di bioskop. Ide ini saya dapatkan dari teman kelas di Jerman. Saya terkejut juga saat dia cerita baru saja membelikan secara online dua tiket menonton untuk ayah dan ibunya meski yang berulang-tahun adalah si ibu. Sepertinya ibu dari teman saya punya selera musik kekinian juga. Karena tiket yang diberikan adalah tiket nonton grup musik yang sedikit rock. Mungkin grup musik itu adalah grup band favoritnya. Atau tiket nonton bioskop untuk film-film drama bertema keluarga atau film yang kebetulan dimainkan oleh artis atau aktor favorit ibu. Hmm, jadi siapa artis/aktor favorit ibu anda?

6. Buku
Buat ibu yang suka membaca, ide memberikan buku adalah hadiah terindah untuknya. Biasanya saya ajak ibu saya pergi ke toko buku dan membiarkannya untuk pilih buku kesukaan atau buku yang ingin dibaca. Ibu saya langsung memilih buku-buku rohani atau buku resep makanan. Ide lain misalnya anda bisa membelikan buku yang berisi kata-kata mutiara dan bijaksana sebagai apresiasi ke ibu. Ini semacam pengganti kartu ucapan.

7. Textile (Bahan pakaian, Scarf/Syal, Batik, Pasmina, baju)
Memberikan tekstil seperti baju, scarf/syal, bahan pakaian, batik, pasmina atau sarung juga bisa diberikan kepada ibu. Ketahuilah warna favorit ibu supaya beliau sering memakainya. Pilih bahan yang lembut dan tidak panas saat dipakai. Jika anda sedang berpergian semisal waktu traveling ke suatu tempat menarik, anda bisa belikan buat ibu. Karena biasanya bahan tekstil dari negara lain memiliki corak yang menarik. Senang rasanya sewaktu saya mendengar  teman dari ibu memuji bahan yang dipakai ibu saya. Ibu saya langsung memuji pilihan dan selera saya yang bagus. Dipuji seorang ibu sudah merupakan anugerah yang terindah untuk seorang anak, ya kan?

8. Tas

 

wp-image-1568010355
Tas untuk berbelanja di supermarket di Jerman.

 

Anda tentu mengamati bagaimana seorang ibu berpergian jika pergi beraktivitas. Apakah ibu suka mengenakan tas yang besar atau kecil? Apakah dia suka mengenakan tas dengan tali yang panjang seperti postman atau suka dengan tas hand-carry? Berbagai pilihan tas bisa anda pikirkan untuk membantu ibu membawa barang keperluan pribadinya. Tas juga benda yang bermanfaat loh untuk ibu seperti saya pernah membelikan tas dari rotan untuk ibu mertua untuknya pergi berbelanja setiap hari. Di Jerman tas semacam ini digunakan para ibu ketimbang anda harus membayar kantong belanja di supermarket. Tak mesti harus yang kekinian atau bermerek mahal, tas etnik bergaya tradisional juga bisa digunakan ibu saat ada acara resmi atau acara undangan hajatan misalnya.

9. Parfum

Ide memberikan parfum bukanlah ide yang menarik. Mengapa? Kebanyakan ibu lebih memilih selera parfum sendiri dibandingkan mendapatkan hadiah dari orang lain. Itu pendapat para ibu. Sebaiknya pilihkan parfum ibu, jika terpaksa mungkin yang wanginya lembut dan tidak mencolok seperti parfum wangi bayi atau bunga. Ide ini kebanyakan saya dapat dari kaum pria untuk para ibu.

10. Paket wisata traveling

 

wp-image--21556243
Para ibu ternyata suka juga diberikan hadiah paket traveling. 

 

Di era kekinian ternyata tidak hanya saya atau generasi milenial yang suka berpergian atau traveling, termasuk para ibu. Mungkin karena traveling menjadi aktivitas sosial berkelompok bersama para ibu lainnya, jadi ibu saya kerap ikut serta bilamana ada promosi wisata. Ibu saya lebih sering ikut paket wisata rohani yang sudah diatur dengan baik dari pihak pengelola. Nah, ide membayarkan paket wisata juga merupakan hadiah yang mengesankan loh buat para ibu. Saya sudah melakukannya dan ibu saya senang sekali. Selain membuat ibu rileks, kesempatan ini bisa menjadi hari perayaan ibu kala beliau berulang-tahun. Karena biasanya ada hal spesial dari pengelola jika ada yang sedang berulang-tahun saat penyelenggaraan wisata.

Kesimpulan

Sepuluh inspirasi hadiah di atas adalah hasil pengalaman dan wawancara beberapa teman. Anda tidak bisa menggeneralisasikannya. Sesuaikan selera dan kebutuhan orang yang ingin anda berikan hadiah, yakni ibu anda! Pastikan sesuai umur dan kesukaan yang selama ini anda ingat. Tak perlu menunggu Hari Ibu atau hari ulang-tahun ibu asalkan anda bisa berbagi sukacita dengan ibu anda, tentu pengalaman ini merupakan suatu kebahagiaan bagi seorang anak.

Selamat berburu hadiah!!!

Mitos: Kasih Kado Minyak Wangi, Apa Tidak Boleh?

 

dav

Apakah anda percaya bahwa berpacaran bisa putus hanya karena minyak wangi? Boleh percaya, boleh juga tidak. Namanya mitos. Mitos adalah sesuatu yang diyakini namun melebihi dari logika atau nalar. Misalnya seperti tadi, apa hubungan minyak wangi dan relasi berpacaran?

Begitulah mitos, boleh percaya boleh juga tidak percaya. Saya tahu mitos dari rekan kerja dulu di Jakarta bahwa tidak baik memberikan hadiah minyak wangi kepada pacar atau sahabat. Suatu kali saya beli kemasan mini minyak wangi EDT 10 ml dari merek ternama di Singapura. Karena harganya murah hanya 10$ maka saya membeli beberapa dengan maksud untuk sovenir saat tiba di Indonesia.

Saat tiba di Indonesia, saya berikan minyak wangi tersebut sebagai sovenir kepada rekan kerja. Sisanya saya pakai saja karena ternyata saya suka aromanya. Hanya kepada rekan kerja yang saya pikir dia akan berulang tahun maka saya berikan minyak wangi mini sebagai kado. Minyak wangi ini saya beli dengan merk ternama. Dengan begitu saya yakin wanginya baik dan dapat diterima oleh rekan kerja saya itu.

Apa yang terjadi setelahnya?

Sahabat saya kaget. Saya pikir dia senang dengan hadiah yang saya berikan. Rupanya dia berpikir bahwa memberikan parfum akan berdampak buruk pada relasi persabatan kami. Lalu dia mempertanyakan alasan saya berikan kado tersebut. Saya tidak bermaksud buruk. Saya berpikir dia suka dengan kado saya dari Singapura, lagipula wanginya juga baik. Dia pun diam sesaat di depan komputernya.

Saat makan siang tiba, dia berikan dua ribu rupiah kepada saya. Katanya “Dua ribu ini sebagai simbol bahwa maksud pemberian parfum seolah-olah saya membeli parfum darimu.” Saya bingung. Setelah dijelaskan ini untuk kebaikan relasi persahabatan bersama maka saya terima uang dua ribu rupiah.

Begitulah mitos.

Sambil mengunyah makan siang, tangan saya sibuk mencari informasi kebenaran mitos itu. Ada beberapa informasi yang mengatakan bahwa pemberian minyak wangi akan menyebabkan berakhirnya suatu relasi. Namun informasi lain mengatakan itu hanya mitos.

Saya hanya membayangkan banyak industri mengemas parfum dengan kemasan hadiah terutama menjelang hari Valentine. Lalu apa yang terjadi selanjutnya jika mitos itu benar sementara mereka membeli hadiah itu untuk kekasih atau orang yang dikasihi?

Semua harus logis tetapi mitos tidak bisa diterima oleh nalar. Menurut saya, berakhirnya suatu hubungan tidak ditentukan oleh parfum. Jika memang bukan sahabat baik, atau tidak berjodoh, yah mungkin memang begitu adanya. Bukan ditentukan oleh minyak wangi.

Begini pertimbangan mitos atau tidak memberi hadiah berupa minyak wangi:

Pertama.
Saya pikir tidak semua suka dengan selera dan wangi yang kita berikan untuk hadiah kepada orang itu. Jadi kenali terlebih dulu karakter orang yang akan diberi hadiah!

Kedua.
Belum tentu maksud baik kita memberikan parfum diterima baik. Bisa saja orang tersebut tersinggung dan berpikir bahwa dia memiliki bau badan yang tak sedap. Karena saya pernah punya pengalaman teman kelas sewaktu sekolah dulu. Sewaktu dia ulangtahun, saya dan beberapa teman kelas patungan memberikan minyak wangi. Jadi yakinkan apakah minyak wangi adalah kebutuhannya saat ini? Jika memang dia menyukai wangi dari merek tertentu, anda bisa mencari yang sejenis supaya tepat sasaran.

Hal yang bisa disimpulkan adalah faktor keberlangsungan suatu relasi tidak ditentukan oleh bentuk dan jenis hadiahnya. Kadang dalam memberikan, kita berujar, “Jangan dilihat barangnya ya! Tapi lihat ketulusannya.”