CERPEN (31): Apa yang Anda Pikirkan Tentang Masa Lalu?

Rinai hujan turun di luar, aku duduk sore itu bersama ayahku di teras belakang rumah. Dia membawa kue coklat buatan Ibu dan sepoci teh manis hangat. Ia menuangkan teh itu dalam cangkirku. "Ini buatmu, nak" katanya padaku. Aku mengangguk perlahan dan bergumam, terimakasih. Sederet kalimat pertanyaan meluncur deras dari mulutnya, menanyakan pekerjaanku hingga kehidupanku yang … Continue reading CERPEN (31): Apa yang Anda Pikirkan Tentang Masa Lalu?