Ini 5 Manfaat Jalan-jalan ke Hutan

Do you like to enjoy walking in the woods? I did it sometime in weekend when the weather was pretty good. This trip could be magnificent experience and necessary thing to be considered doing to get benefits in weekend. 

In my following post, I had written some benefits to improve mental health, to reduce stress and surely to feel grateful. How great our God is? I thought walking across the woods is the great idea to find peaceful into my heart. 

Would you mind to share your experience regarding walking in the woods?

***

Apakah anda suka dengan suasana alam pegunungan, rimbun pepohonan dan perjalanan di tengah hutan? Saat masih aktif dengan kelompok kepemudaan, saya sering ikut kegiatan berkemah atau pergi ke gunung. Tentunya saya adalah orang yang paling sibuk menjadi bagian seksi acara.

Setelah tidak lagi muda, apakah saya melupakan aktivitas menyusuri alam pegunungan? Tentu saja tidak. Sesekali hidup di perkotaan perlu juga menyingkirkan diri ke hutan dan rimbun pepohonan. Beberapa kali saya melakukannya di saat cuaca bagus dan saat tidak sibuk di akhir pekan. Ternyata ini bermanfaat sekali. 

Apa saja manfaatnya?

1. Mengurangi stress

Sebagian orang Jerman yang suka alam, menyempatkan untuk berjalan ke hutan setiap kali ketika bukan musim dingin. Ternyata tidak hanya orang-orang di sini. Orang Jepang juga punya kebiasaan untuk “mandi hutan” dimana mereka bisa berjalan-jalan ke hutan menghirup udara segar. Bagaimana pun berjalan menikmati keindahan pepohonan di hutan dapat mengurangi stress. Karena perhatian kita teralihkan sementara waktu dengan mengamati kehidupan makhluk hidup lain seperti pohon dan burung. 

2. Memberikan dampak positif untuk tubuh dan pikiran.

Salah satu faktor terjadinya gangguan mental adalah terpicunya pikiran negatif. Nah, berjalan di tengah pepohonan ternyata memberikan dampak positif bagi tubuh. Tubuh lebih segar karena mencium aroma alam dan melihat pemandangan sekitar. Jika tubuh merasakan dampak positif tentu pikiran pun sama positifnya. Saya melihat karya keagungan Tuhan yang nyata berupa keindahan alam di sekitar yang memicu pikiran untuk positif. 

3. Meningkatkan imunitas tubuh.

Sebuah penelitian di Jepang mengatakan berjalan di pepohon dalam hutan selama dua jam dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Nyatanya saat kita berjalan di dalam hutan, tekanan darah menurun ketimbang berjalan di tengah hiruk pikuk lalu lintas tengah kota. Sepertinya kebisingan dan polusi memang membuat stress tersendiri.

4. Mengajarkan anak tentang kehidupan alam.

Siapa bilang berjalan di hutan hanya untuk orang dewasa saja? Saat saya melakukannya bersama suami, saya berjumpa beberapa keluarga yang membawa anak-anak mereka menikmati perjalanan di tengah hutan. Sebagai orangtua, anda bisa mengajarkan sekolah alam kepada anak-anak. Selain memberikan suasana alam yang menyenangkan bagi anak-anak, tentu banyak hal bermanfaat yang membantu anak lebih mencintai alam sejak dini.

5. Menemukan kedamaian batin. 

Selain empat manfaat di atas yang sudah saya sebutkan, saya mendapati sesuatu yang saya suka. Selain tempat ibadah, hutan dan berjalan di pepohonan memberikan kedamaian batin. Saya bisa mendengarkan kicauan burung, menghirup udara segar dan melihat keindahan sekeliling yang membuat saya kagum pada karya Sang Pencipta. Saya merasa tenang dan damai dekat dengan alam. Bukankah ini pengalaman luar biasa?

Kesimpulan

Setiap orang punya minat yang berbeda-beda saat menghabiskan akhir pekan. Saya menawarkan salah satu ide saat wiken adalah berjalan di pepohonan hutan dan alam yang punya banyak manfaat. Jika anda tak percaya, silahkan mencobanya!

Semoga bermanfaat❤

Advertisements

5 Manfaat Blogging Buat Kesehatan Mental


Ilustrasi.

Hari ini 27 Oktober para blogger merayakan Hari Blogger Nasional. Sudah sejauhmana blog saya yang dimulai 2008 ini berdampak positif dan bermanfaat bagi orang lain. Saya mulai intens menulis baru beberapa tahun belakangan. Terus terang saya baru menyadari bahwa saya terlambat mendokumentasikan buah pemikiran dan perjalanan traveling setelah blogwalking. Wah? 
Berikut 5 manfaat blogging buat kesehatan mental:

1. Blogging jadi media yang baik untuk mengekspresikan pemikiran dan perasaan yang dihadapi seseorang. Ada banyak orang yang tidak tahu bagaimana menyampaikan pendapat atau apa yang dialaminya. Blogging menjadi media katarsis bagi anda menuangkan apa yang dipikirkan dan dirasakan secara personal.

2. Di media sosial, orang bisa berkomentar apa saja termasuk negatif dan sarkasme. Dalam blog, ada peran administrator yang mengawasi dan mengendalikan semua komentar yang tidak sesuai, termasuk komentar negatif. So, bila semua positif di blog toh baik juga buat kesehatan mental kita.

3. Riset menulis untuk pasien kanker lewat blogging ternyata menunjukkan kemajuan penyembuhan yang berarti dibandingkan yang tidak melakukannya. Selengkapnya dapat dilihat di sini.

4. Blogging menjadi ajang saling mendukung dan menginspirasi antara penulis dengan pembacanya, apalagi yang memiliki keadaan yang sama. Toh dukungan sosial yang dinyatakan secara virtual ini mampu membangkitkan semangat hidup, terutama bagi mereka yang punya kisah nyata sama.

5. Blogging menjadi bagian dari bibliotherapy. Apa itu? Ini dia.  Ini semacam terapi menulis untuk pemulihan. Selain itu, blogging menjadi semacam jurnal pribadi yang membantu individu mengekspresikan apa yang dirasakan lewat tulisan. Selengkapnya di sini.

Happy Blogging!!!