Kreasi Sendiri (41): Mongolian Sweet Beef, Semacam Beef Teriyaki Super Enak

Beef Teriyaki ala Mongolia bisa disajikan dengan nasi dan rebusan sayuran.

Sebagaimana yang pernah diceritakan bahwa saya diundang teman mahasiswa asal Tiongkok sebelah utara dekat Mongolia. Selain menikmati dumpling, saya juga mendapatkan suguhan Mongolian Sweet Beef. Setelah ditelisik cara pembuatannya, saya berkesimpulan ini semacam beef teriyaki. Bagi saya, beef teriyaki tidak asing lagi karena saya bisa mendapatinya dengan mudah di Jakarta.

Berikut adalah resep pembuatannya yang mudah. Saya yakin anda bisa praktikkan di rumah dengan mengikuti langkah berikutnya. Jika ada bahan yang tak ada, tak masalah sepanjang anda punya daging sapi. Jika saya praktikkan ini mudah maka andw bisa lakukan di rumah sebagai resep pilihan kala wiken atau di hari libur. Dijamin mereka suka!

Ini enak sekali!
Ini bisa untuk bekal makan siang. Isikan dengan buncis, wortel dan telur rebus.

Bahan yang diperlukan

  1. 300 Gram daging sapi
  2. 5 sendok tepung jagung
  3. 3 siung bawang putih
  4. 2 siung bawang bombay
  5. 2 daun bawang
  6. 2 sendok makan soya sauce
  7. 1 sendok makan beef teriyaki, jika ada
  8. 2 sendok makan gula palem
  9. Sedikit jahe
  10. Setengah gelas air
  11. Minyak goreng
  12. 1 sendok teh bubuk cabai
  13. 1 sendok teh kaldu sapi
  14. Sedikit garam

Langkah memasak

  1. Iris tipis daging sapi.
  2. Lumuri daging sapi dengan tepung sehingga tercampur rata.
  3. Panaskan wajan dan beri minyak goreng.
  4. Goreng tiap daging yang sudah diberi tepung hingga berwarna kecokelatan. Tiriskan dari minyak. Singkirkan sementara.
  5. Iris bawang bombay dan daun bawang.
  6. Siapkan wadah dan masukkan daun bawang dan bawang bombay.
  7. Masukkan kecap soya sauce, kecap beef teriyaki (jika ada), cabai bubuk, kaldu sapi, gula palem dan garam. Aduk bersamaan dan beri sedikit air.
  8. Haluskan bawang putih dan jahe.
  9. Panaskan wajan dan tambahkan sedikit minyak. Masukkan bawang putih dan jahe.
  10. Masukkan adonan kecap lagi ke dalam wajan.
  11. Masukkan irisan daging sapi yang berbalut tepung.
  12. Masak dengan api kecil selama lima menit.
  13. Sajikan!

Saran praktis

1. Agar irisan daging sapi tercampur rata, saya masukkan daging ke dalam plastik. Masukkan tepung dan kocok-kocok daging agar berbaur dengan tepung.

2. Anda bisa menyajikan dengan nasi putih atau rebusan kentang.

3. Nikmati pula dengan rebusan buncis dan wortel.

4. Anda bisa menjadikannya bekal makan siang. Simpan daging dalam wadah tertutup di lemari es setelah masakan dingin.

Selamat mencoba di rumah!

Makanan Khas Jerman (69): Bayerische Brotzeitplatte, Makan Malam Dingin di Musim Dingin

Makan malam dingin ala Bavaria.

Musim dingin sedang berlangsung di tempat tinggal saya sampai Maret nanti. Bagi saya yang berasal dari wilayah tropis, makan sesuatu yang hangat seperti bakso, mie rebus, soto atau sop bisa membuat saya senang. Itu adalah pilihan saya menikmati malam yang dingin semisal hujan deras di Jakarta. Saya akan membayangkan makanan-makanan tersebut untuk dinikmati. Tetapi bagaimana jika saya tinggal di benua biru seperti ini? Rupanya ini tidak berpengaruh juga bagi suami saya. Ia lebih memilih makan malam dingin.

Melanjutkan makan malam dingin, mungkin anda bertanya apa itu. Kalt essen pernah saya jelaskan sebelumnya, ini adalah makanan yang sudah diolah dan tidak perlu dimasak lagi. Dari rujukan nama ‘kalt essen’ jelas ini adalah makanan (=essen) dingin (=kalt). Di belahan Jerman lain, ada yang menyebut makan malam seperti ini sebagai Abendbrot. Arti Abendbrot juga seperti (makan) malam dari abend dan roti dari kata brot. Untuk menikmati makan roti adalah makanan dingin tersebut. Jadi hanya perbedaan istilah saja.

Di Bavaria, Jerman bagian Selatan adalah makanan yang fresh semisal tomat, paprika, timun dan aneka sayuran salad. Ada juga keju yang tak mungkin juga dipanggang atau dimasak lagi. Semua langsung bisa dimakan secara fresh. Keju sendiri ada macam-macam yang disajikan dalam hidangan. Kemudian ada yang menambahkan mustard, yang disebut di Jerman sebagai senf. Semua benar-benar fresh, kita berhemat listrik.

Makanan kalt essen lainnya adalah telur rebus, salami, daging yang sudah diolah sebelumnya, ham dan sosis. Semuanya itu sudah masak dan tak perlu diolah lagi. Makanan ini tentu tidak dibuat sendiri. Kami di sini bisa membelinya di supermarket dan toko daging yang dijamin kualitas dan higenitasnya. Makanan tersebut memang menjadi kebiasaan untuk dinikmati secara dingin, tanpa perlu diolah lagi.

Biasanya makanan dingin tersebut dinikmati dengan roti. Jerman adalah negeri yang kaya akan variasi roti. Setiap orang punya gaya masing-masing menikmati ‘makanan dingin’ ini dengan roti. Roti bisa diolesi butter, ada yang melakukannya begitu. Ada yang menyelipkan keju, menambahkan irisan salad, timun, tomat atau paprika sesuai selera. Kemudian makan bersamaan dengan salami, daging panggang, daging ham, bacon atau sosis.

Di Jerman bagian utara, makanan dingin biasanya adalah ikan yang sudah masak. Bisa ikan panggang atau ikan asap. Semua pun sudah harus masak dan kemudian didinginkan agar lebih awet. Tak lupa salad, tomat atau timun sebagai pelengkap menikmati abendbrot.

Jelas menikmati makan dingin tidak hanya hemat energi, tetapi juga tidak banyak perlengkapan masak diperlukan. Untuk perlengkapan makan, orang di sini punya seperti cutting board yang terbuat dari kayu atau plastik saat abendbrot. Kemudian ada pisau dan garpu. Makan malam seperti biasanya terjadi jam 18.00 sore atau menjelang malam hari.

Rupanya apa pun musimnya, menikmati makan malam dingin sudah menjadi kebiasaan. Sementara saya sendiri lebih memilih makanan hangat saat malam dingin di musim dingin seperti sup. Begitulah.

Kreasi Sendiri (39): Kroutroladen, Rolade Daging Sapi Cincang dan Nasi Berbalut Kol

Rolade sudah jadi.

Memasak di rumah dengan mencoba resep baru adalah ide yang bisa anda coba di kala akhir pekan tiba. Kami pun berunding cukup alot, makanan apa yang hendak kami coba saat itu. Diskusi soal resep dan bahan makanan itu penting sebelum berbelanja. Akhirnya diputuskan, kami memasak kroutroladen, yakni daging sapi cincang bersama nasi yang dibalut kol. Ini adalah resep asli dari kreasi saya, somay kol isi nasi dan daging sapi cincang.

Baca: Resep buat somay isi nasi dan daging sapi cincang

Bahan yang diperlukan

  1. 130 gr Beras
  2. 350 gr daging sapi cincang
  3. 1 siung Bawang Merah besar atau bawang bombay
  4. Minyak sayur
  5. 1 siung bawang putih
  6. 200 gr wortel yang diserut
  7. 3 buah tomat yang dipotong dadu
  8. 12 lembar kol
  9. 2 sendok makan pasta tomat
  10. Sedikit senf, mustard
  11. 500 ml air kaldu sapi
  12. 200 ml krim rasa asam
  13. Tali untuk mengikat kol
  14. Garam, merica
Setelah dibelah dua, daging sapi cincang dan nasi menyatu.

Langkah memasak

Pertama, memasak nasi. Cuci beras. Siapkan panci berisi air dan tambahkan sedikit kaldu sapi, jika anda suka. Atau beri garam pun sudah cukup. Setelah nasi masak sekitar 15 menit, tiriskan airnya jika masih ada. Singkirkan sementara waktu hingga nasi dingin.

Kedua, siapkan kol gulung. Panaskan air dalam panci. Jika air sudah mendidih, masukkan satu per satu lembar kol hingga layu. Jika lembar kol sudah layu, tiriskan airnya dan singkirkan sementara.

Ketiga, isian rolade kol. Panaskan wajan dan beri minyak sayur. Masukkan bawang merah/bawang bombay yang sudah dicincang dan bawang putih yang dihaluskan. Beri parutan wortel dan potongan dadu tomat. Masak hingga setengah matang.

Keempat, isian rolade dengan daging sapi cincang dan nasi. Siapkan wadah. Masukkan nasi dan daging sapi cincang. Aduk bersamaan hingga tercampur rata dan halus. Tambahkan tumisan wortel dan tomat hingga menjadi satu kesatuan.

Kelima, membuat rolade kol. Ambil satu lembar kol dan letakkan isian rolade pada nomor empat di atas lembar kol. Gulung dan ikat dengan tali bila perlu sehingga menjadi satu gulungan kol. Lakukan sebanyak adonan.

Keenam, memasak rolade kol. Siapkan panci. Panaskan dengan air kaldu sapi. Masukkan rolade yang sudah tergulung. Masak hingga 30 menit.

Ketujuh, saus rolade. Manfaatkan air kaldu untuk memasak rolade untuk sausnya. Tambahkan saus tomat dan krim asam, garam, merica dan senf. Aduk dan masak hingga matang. Setelah dibumbui, rasakan sesuai selera.

Kedelapan, sajikan. Ambil satu rolade kol dengan saus pada nomor tujuh. Dijamin anda suka!

Selamat mencoba di rumah!

Rekomendasi Tempat (15): Pho 14, Passau Mie Pho Rasa Sapi yang Enak

Mie pho yang saya pesan.

Menikmati sajian mie pho asal Vietnam ini sudah tak terhitung banyaknya. Sejak saya mengenalnya pertama kali saat traveling ke Vietnam, mie pho itu memang punya tempat tersendiri soal rasa. Mungkin mie pho rasa sapi yang saya pilih mengingatkan saya akan bakso. Kuahnya yang nikmat membuat saya ingin memesannya jika saya berada di restoran Pho.

Salah satu restoran Pho yang juga menyajikan pho rasa daging sapi terenak adalah restoran Pho 14, yang terletak di pusat kota Passau. Anda bisa menjangkaunya, karena restoran ini terletak di belakang terminal bis dan mall, pusat perbelanjaan di Passau. Lokasinya sekitar dua menit dari terminal bis Passau atau lima menit dari stasiun kota Passau dengan berjalan kaki.

Baca: Restoran Mie Pho di Ho Chi Minh ini pernah dikunjungi Presiden USA

Anda bisa tambahkan irisan cabai dan perasan jeruk agar semakin “maknyus”.

Restoran Pho 14 ini tergolong baru dibuka dan berani bersaing di antara banyaknya restoran dan imbiss yang mengusung kuliner Asia. Saya dan teman-teman mahasiswa datang ke sini dikarenakan citarasa mie pho yang enak dan tasty. Banyak pengunjung terkesan dengan mie pho yang masih berharga dibawah 10€ alias terjangkau untuk kocek mahasiswa. Tentu mie pho yang dimaksud adalah mie pho original rasa daging sapi.

Porsi yang disajikan pun cukup besar dengan mangkuk yang besar dan irisan daging sapi yang banyak. Taste mie pho memang lembut dan tak terlalu lebar. Itu saya suka. Kuahnya pun terasa nikmat sekali!

Ada berbagai menu asia lainnya yang tersedia di sini. Anda bisa memesannya selain mie Pho. Pramusajinya pun ramah akan melayani anda dengan cekatan.

Brussels (2): 4 Makanan Wajib Dicoba di Ibukota Belgia

Anda akan tahu mengapa wajib mencoba kentang goreng mereka?
Cokelat wajib menjadi buah tangan anda berkunjung ke Belgia.

Brussels adalah ibukota Belgia yang letaknya menjadi sentra dari Eropa Barat. Brussel begitu diminati karena lokasinya yang mudah dijangkau dari Amsterdam, Belanda atau Paris, Prancis. Rasanya tak mungkin melewati Brussels, jika kita sudah menjajaki Eropa Barat. Brussels menawarkan traveling yang berbeda lewat peninggalan bangunannya hingga kulinernya.

Berikut adalah empat kuliner di Brussels yang saya kulik setelah saya dan suami berkunjung ke sana. Boleh dikatakan empat kuliner ini wajib anda coba jika anda berkunjung ke sini. Anda bebas memilih ata mencoba dimana atau merek yang mana, asalkan itu di Brussels. Empat kuliner ini mudah tersedia di setiap sudut pusat kota yang jadi sentra turis.

1. Wafel

Kedai yang jual wafel yang selalu diminati.
Lihat tuh kreasi wafel! Memikat ‘kan?

Saya memang tak asing lagi dengan wafel mengingat makanan ini pun sudah saya jumpai di Jakarta, Indonesia pun di negara lainnya. Ngomong-ngomong darimana asal wafel? Sebagian besar orang berpendapat, tak lengkap ke Belgia tanpa mencoba wafel mereka. Ketika kami sudah tiba di Antwerpen, kami tidak sempat mencoba wafel. Tentu, kami pun tak ingin melewatkan kesempatan menikmati wafel.

Wafel itu tidak hanya terpusat pada satu tempat saja di Brussels. Ada banyak tempat yang menjajakan snack ringan. Selain banyak tempat yang menawarkan wafel, banyak pula yang membuat kreasi bentuk wafel. Anda pasti menyukainya. Belum lagi wafel dikemas dengan aneka macam rasa. Rasa asli wafel adalah gula manis saja, tetapi wafel kekinian bisa dilengkapi dengan buah-buahan, aneka selai, cokelat dan sebagainya.

Kami puas menikmati wafel hangat sembari menyelusuri pusat kota Brussels yang dingin kala itu. Begitu puasnya hingga saya lupa mendokumentasikan wafel yang dibeli. Jangan tanya harga wafel pada saya! Saya bukan penjualnya, tetapi ini pasti tidak akan merobek kantong anda.

2. Kentang goreng

Kentang goreng dikemas atraktive.
Untuk sebungkus kentang goreng pun harus antri mengular.
Di lain tempat pun, antrian kentang goreng pun masih sama.

Lagi dan lagi adalah kentang goreng yang sedang menjadi jajanan kekinian, seperti yang pernah diulas sebelumnya. Kentang goreng juga bukan hal baru bagi anda tentunya. Di Indonesia pasti anda pernah mendapati sebungkus kentang goreng. Tetapi apa yang membedakan kentang goreng buatan mereka? Jangan tanya saya lagi, pastinya anda harus mencobanya saat datang ke Brussels.

Jajanan kentang goreng itu tersebar di pusat kota di Brussels. Ada yang menjualnya seperti food truck sembari menyetel musik keren, ada pula yang makan di restoran tetapi ada pula kedai semacam imbiss di Jerman, seperti kios makanan kecil. Sebungkus kentang goreng itu sudah pasti mengenyangkan buat saya yang suka makan dalam porsi kecil. Hangat, renyah dan tambahan saus yang sesuai keinginan itu sudah membuat anda tergiur mencobanya ‘kan.

Baca: Ketika demam kentang goreng menjadi jajanan kekinian.

3. Cokelat

Salah satu pabrik pembuatan cokelat tampak kiri.
Maket cokelat, keren!

Jika orang tahu anda akan ke Belgia, mereka biasanya menyarankan untuk mencoba cokelat dan manisan khas Belgia. Bisa jadi orang yang mengatakan tersebut, meminta buah tangan dari anda yakni cokelat. Itu pula yang saya dapati saat bermalam di Brussels. Jika saya menginap di Jerman misalnya, ada ‘Haribo’ permen buatan Jerman yang diselipkan di kartu ucapan selamat datang di kamar hotel. Sebaliknya, kami mendapati cokelat sebagai ungkapan manis dari pengelola hotel.

Tak hanya dicoba dan dibawa pulang saja, cokelat khas Belgia punya cerita tersendiri. Itu sebab anda tawaran program untuk turis mendatangi pabrik cokelat. Seperti kami mendatangi salah satu pabrik cokelat di sentra turis. Anda bisa melihat bagaimana mereka membuat cokelat yang menarik dan lezat serta anda berkesempatan membelinya untuk dibawa pulang. Cokelat di sini tak hanya rasa manis saja, saya bisa mendapati cokelat rasa buah-buahan, cokelat non alkohol hingga cokelat berasa tiramisu. Wah!

4. Kentang/Siput Rebus

Hmm, tertarik mencobanya?

Makanan terakhir yang mungkin juga tertarik buat anda adalah Brussels Mussels. Ini bukan jajanan kerang rebus seperti yang biasa saya dapati di Jakarta dulu. Brussels menawarkan kuliner mussels yang aduhai nikmatnya lewat sajian ekslusif di restoran. Saya dan suami berkesempatan menikmati makan kerang rebus dengan kentang goreng di salah satu restoran di sentra turis. Cerita soal makanan ini, saya buat terpisah.

Semakin anda penasaran dengan ulasan empat kuliner di atas, semakin anda berpikir kira-kira anda ingin makan kuliner yang mana?

Makanan Khas Asia (61): Suka Saus Pedas atau Saus Kacang? Tumisan Sayur dan Daging

Tumis daging dan sayur bersaus pedas.

Jika anda datang ke Jerman dan datang ke restoran selera asia lalu menemukan menu makanan bertuliskan ‘pikanter sauce’ maka itu dimaksudkan makanan tersebut bersaus pedas. Sedangkan jika menu yang anda pesan bertuliskan ‘nuss sauce’ maka berarti makanan tersebut menggunakan saus kacang. Nah, kini saya ulas dua makanan tersebut yang baru saja saya pesan.

Saya dan suami datang ke restoran asia yang sudah menjadi langganan kami. Kami memutuskan dua menu di atas, yang sebenarnya dua makanan yang dipesan dan suami hanya berbeda saus yang digunakan saja. Keduanya berisi tumisan atau cah daging dan sayur. Lalu ada nasi putih nan hangat untuk menikmati menu tersebut. Hmm, enaknya!

Menu pertama, tumis daging dan sayur bersaus pedas. Saus pedas yang dimaksudkan adalah berisi aneka bumbu yang dicampur jadi satu. Praktisnya, di supermarket di sini tersedia saus ‘pikanter’ di bagian bahan pangan asia. Namun jika tidak, anda bisa membuatnya sendiri di rumah.

Hasil penelusuran saya tentang pembuatan saus pikanter sebagai berikut. Pertama, anda butuh air kaldu sayur, sambal, soya sauce, sedikit arak beras, sedikit saus, kecap manis, garam dan merica sedikit. Lalu campurkan bersamaan sebagai rendaman sebelum anda memasukkannya dalam tumisan. Membuat adonan saus terlebih dulu kemudian mencobanya akan terasa lebih baik. Biarkan beberapa saat sebelum digunakan.

Tumis sayur dan daging bersaus kacang.

Selanjutnya, menu kedua yakni tumisan daging dan sayur bersaus kacang. Agar bumbu kacang benar-benar meresap, balutlah daging dalam selimut tepung. Itu berarti daging fillet dipotong kecil-kecil kemudian digoreng. Singkirkan sementara. Lanjutkan dengan tumisan sayuran sebagai pelengkap. Anda bisa menambahkan tauge dan paprika, misalnya.

Saus kacang bisa berasal dari peanut butter yang didapatkan mudah di supermarket di sini. Jika tidak, kita bisa menggilingnya dari kacang tanah biasa. Haluskan dengan kacang tanah tersebut. Tambahkan adonan saus kacang dengan sambal dan air. Beri sedikit gula, garam dan merica maka dijamin anda mendapatkan saus kacang istimewa.

Siram saus kacang pada daging dan sayur setelah anda menumisnya dengan baik. Silahkan santap kedua menu di atas dengan nasi hangat!

Antwerpen, Belgia (2): 3 Jajanan di Pasar Natal Wajib Dicoba

Ilustrasi. Minuman cokelat panas dari Belgia itu enak.

Setelah saya membahas Christmas Market di Antwerpen, kini saya membahas kuliner yang wajib dicoba. Mengapa wajib dicoba? Karena ini menjadi makanan khas lokal yang ternyata berbeda rasanya dari kota lain. Lagipula mencicipi jajanan ini seperti kita berbaur dalam keriuhan orang-orang yang menikmati pasar rakyat ini. Dan saya suka ini, menikmati street foods yang khas saat traveling.

Tiga jajanan ini menjadi rekomendasi bila anda berkunjung ke Antwerpen atau Belgia. Meskipun anda bisa mendapatkan di Indonesia atau negara lain, nyatanya tiga jajanan ini memiliki rasa yang khas dan pastinya lebih enak. Kata orang-orang di sini, mereka punya racikan rahasia. Coba saja simak di bawah ini.

1. Fish & Chips

Fillet ikan dibungkus tepung dan saus mayonnaise.

Fish and chips adalah makanan yang sudah populer dan mendunia. Tidak hanya diperkenalkan di restoran saja tetapi kuliner ini bisa dijumpai dengan mudah di Belgia. Itu sebab saya rekomendasikan bila anda berkunjung ke Belgia. Konon mereka menyajikan citarasa saus untuk ikan tepung goreng yang terbaik. Saya membelinya dengan harga 10€ dan sudah cukup membuat kenyang.

Ikan yang digunakan harus ikan segar sehingga teksturnya memang nikmat. Ada yang menyebut ini sebenarnya steak ikan karena ikan diolah dengan crispy and greasy tetapi tasty. Selain ikan berbalut tepung yang digoreng, kadang mereka masih menambahkan kentang goreng yang aduhai nikmatnya. Ini memang ada di negara lain, tetapi fish and chips di Belgia itu berbeda loh.

2. Belgian Hotdog

Meski isiannya sama seperti di Jerman, rasa hot dog ini berbeda loh.

Seharusnya saya membeli waffle di sini tetapi antrian yang mengular membuat saya urung diri. Tenang, saya akan tetap membahas waffle di Brussels nanti. Saya beralih ke hot dong rasa Antwerpen. Ini memang tak istimewa karena modelnya sama seperti di Jerman. Tetapi tunggu sosis Belgia itu punya citarasa yang pasti berbeda dibandingkan negeri tetangga, Jerman.

Jerman adalah negeri yang punya banyak sekali varian sosis, Belgia tidak banyak jenis sosisnya tetapi berbeda dengan Jerman. Soal sosis, Belgia memberi julukan Belgian Hot Dog yakni sosis warna putih dan warna gelap yang dipilih sesuai selera, kemudian dipanggang. Selesai dipanggang, sosis diletakkan di tengah sisipan roti sembari diberi sauerkraut, acar bawang dan mustard. Hmm…

3. Minum Cokelat Panas

Rasa cokelatnya itu beda sekali!
Aneka cokelat Belgia wajib dicoba juga.

Jajanan terakhir yang juga wajib dicoba adalah cokelat Belgia. Belgia terkenal sebagai surga cokelat. Selain kemasan cokelat yang dibuat menarik, ada juga minuman cokelat yang sama enaknya seperti menikmati cokelat batangan. Minum cokelat panas saat musim dingin bisa jadi pilihan, tetapi minum cokelat panas di Antwerpen itu wajib dicoba. Tentang pabrik cokelat sebagai buah tangan, saya ulas saat kunjungan di Brussels.

Meski suasana natal dan tahun baru sudah lewat, bisa jadi rekomendasi kuliner di atas menjadi informasi bila datang ke Antwerpen. Anda sendiri ingin mencoba jajanan yang mana?

Makanan Khas Jerman (68): Penne Tomatensauce mit Hähnchenbrust, Pasta dengan Dada Ayam Fillet

Mantapnya, pasta ini!

Menikmati makanan lokal yang berbaur dengan kuliner lain seperti dari Italia bukan hal baru di sini. Pasta contohnya yang dulu bisa diklaim menjadi kuliner Italia, kini pasta bisa dikreasikan dengan bahan dan rasa lokal sehingga menjadi makanan yang bisa diterima di mana saja. Dunia kuliner memang dinamis seiring dengan kebutuan dan selera pemesan.

Begitu pun makanan yang dibahas berikut adalah pasta penne dengan dada ayam fillet bersauskan tomat. Selama ini saya hanya mengenal kebanyakan pasta dengan saus tomat saja, padahal kita bisa kreasikan dengan daging misalnya. Daging ayam yang dipilih pun bagian dada dengan tekstur filletnya.

Langkah membuatnya pun mudah untuk mahasiswa, ini makanan yang praktis. Keluarkan dada ayam fillet dari oven yang berisi saus tomat kemudian potong-potong selebar 2 cm. Campurkan bumbu ke dalam saus. Tiriskan pasta, campur segera dengan saus dan sajikan dengan dada ayam di atasnya. Sebagai dekorasi dan penambah rasa, letakkan irisan tomat besar dan beri irisan keju. Panaskan sebentar di microwave agar disajikan panas dan keju sedikit melted.

Makanan ini saya pesan di kantin kampus. Saat saya memilihnya, teman sebelah yang seorang mahasiswa kemudian menjelaskan bagaimana ia biasa membuatnya di asrama mahasiswa. Itu hanya menyakinkan saya bahwa makanan ini bisa dibuat dengan mudahnya di rumah. Makanan ini termasuk praktis sehingga bisa dengan waktu cepat mengolahnya.

Ini sebagai gambaran pada anda bahwa anda bisa menyediakan pasta dan saus tomat di rumah. Jika sewaktu-waktu anda begitu sibuk dan tak ingin makan di luar rumah maka resep di atas bisa dicoba.

Selamat makan!

Rekomendasi Tempat (16): Drei Goldene Kugeln, Mall Plus City Austria

Wiener Schnitzel 150 gram.

Rekomendasi selanjutnya adalah restoran yang mengusung citarasa masakan Austria. Sebagai informasi, kuliner Austria dengan Jerman itu sepertinya hampir identik. Kita bisa menemukan ragam kuliner Austria yang mirip dengan Jerman, begitu pun sebaliknya. Apalagi saya yang tinggal di negara bagian Bavaria, dapat dipastikan memiliki citarasa kuliner yang sama dengan negeri tetangga, Austria. Termasuk tiga kuliner berikut yang dipesan di restoran lokal di salah satu pusat perbelanjaan Plus City.

Di akhir pekan, pilihan menikmati kuliner negeri tetangga memang menggoda. Ini menjadi ide menarik dimana kami ingin shopping sambil menikmati waktu keluarga dengan makan siang di mall. Pilihannya jatuh pada restoran lokal, Drei Goldene Kugeln yang ada di depan pintu masuk lantai 1 mall Plus City, Austria. Restoran ini memang selalu ramai, bahkan kami beberapa kali ke situ dan tidak mendapatkan tempat. Untuk kesekian kalinya, kami berhasil mendapatkan tempat duduk sehingga kami pun memesan menu lokal di situ.

Seehect gegrillt mit Krauterbutter.
Schweinebraten mit Knödel.
Buku menu.

Tak ada yang berbeda antara menu lokal Jerman dengan Austria. Ini tampak sekilas dari buku menu yang ditawarkan. Berhubung kami sudah lapar, kami memesan tiga menu karena kami pergi bersama ibu mertua. Pramusaji pun dengan sigap mencatat tiga pesanan kami. Beruntungnya kami segera mendapatkan tempat duduk di saat jam sibuk, waku makan siang di akhir pekan.

Untuk schnitzel, ini adalah menu andalan yang ditawarkan restoran ini. Schnitzel bukan hal baru bagi kami di Jerman. Makanan ini pun sudah mendunia dan saya sudah sempat memesannya di Indonesia dan beberapa negara Asia lainnya kala kami traveling. Namun pasti ada yang berbeda dari schnitzel di sini. Ya, schnitzel di sini dibedakan dengan kategori beratnya daging yang diinginkan. Ukuran schnitzel yang paling kecil adalah 150 gram dan masih ada dua pilihan schnitzel yang berat lainnya. Seperti saya yang tak suka makan dalam porsi besar, saya memesan schnitzel dalam porsi kecil.

Baca: Schnitzel yang saya beli di Jerman

Menu lainnya yang dipesan juga bisa anda simak yakni ikan panggang. Jangan bayangkan ikan panggang dengan nasi plus lalapan sambal pedas! Seperti yang anda lihat, ini adalah ikan tanpa duri dengan kentang salad. Untuk menambahkan rasanya, ikan diberi butter yang berasa herbal atau disebut krautterbutter. Bagi penyuka makan ikan, menu seperti ini bisa menjadi kreasi tersendiri karena ini berbeda dengan menu ikan ala nusantara yang terkenal pedas.

Baca: Makan ikan tanpa nasi dan sambal

Menu lokal ketiga yang dipesan adalah schweinebraten mit knödel. Ini bukan kali pertama saya membahasnya, anda bisa lihat sendiri ini sama seperti menu lokal Jerman. Sauerkraut adalah salah satu yang menjadi ciri khas makanan lokal Jerman dan Austria.

Baca: Schweinebraten yang dipesan di Jerman

Lokasi yang strategis dan pelayanan cepat memang menjadi nilai plus di restoran ini. Restoran ini memberikan keistimewaan citarasa menu andalan lokal, di antara restoran-restoran lain di mall Plus City yang memang didominasi menu makanan non lokal.

Bagaimana pun makanan lokal di Austria tak ubahnya makanan yang didapat di Jerman. Ini bisa menjadi gambaran jika anda datang ke Austria.

Kue Khas Jerman (14): Kue Eierlikör-Erdnusskuchen dengan Kue Erdnuss Sahne Torte, Pilih Mana?

Ini kue eierlikör-erdnuss.

Kue terenak yang saya temukan lagi adalah kue eierlikör-erdnuss pada saat acara hajatan pernikahan beberapa waktu lalu. Awalnya saya hanya tahu eierlikör sebagai minuman yang disajikan di kesempatan istimewa, ternyata eierlikör bisa untuk bahan campuran kue yang enak seperti kue tart atau dessert. Nah, kue yang saya temukan ini sebagai teman minum kopi saat pembukaan acara resepsi pernikahan.

Eierlikör itu lebih dikenal sebagai eggnog dalam istilah asing. Biasanya eggnog ini mengandung kandungan rum. Terkesan dari namanya, apakah ada kaitan dengan telur? Selintas itu pertanyaan saya sambil menikmati kue ini sedikit demi sedikit karena begitu lezatnya.

Eielikör ini populer di negara-negara berbahasa ibu Spanyol sebagai minuman istimewa. Di Meksiko, eggnog punya nama khusus. Eggnog adalah campuran telur, susu, vanila dan rum. Di Jerman, eggnog masuk dalam kategori minuman alkohol. Eggnog yang saya lihat berwarna kuning seperti warna kuning telur. Tentu kue ini terasa enak karena ada campuran eggnog dan kacang, seperti yang saya nikmati di acara wedding di sini.

Ini kue erdnuss sahne torte.

Kacang memang bisa menjadi bahan campuran kue tart atau torte dalam bahasa Jerman. Erdnuss sendiri dikenal sejenis peanut, dalam bahasa Inggris. Di Jerman sendiri ada beberapa kue yang menyelipkan kacang di dalam sajiannya. Erdnuss bisa dijadikan bahan dasar kue atau dijadikan dekorasi. Itu semua ada di pilihan peracik kue.

Nah di kue kedua ini, saya mendapati kacang memenuhi isian kue. Kacang memang tidak dihancurkan dalam kue, tetapi diletakkan pada lapisan isian kue dan lapisan atas sebagai dekorasi. Hasilnya, seperti yang anda lihat, kue ini tidak hanya enak, tetapi juga cantik terlihat.