Kreasi Sendiri (31): Kue Pastel Pakai Puff Pastry dan Tidak Digoreng

Percobaan kue pastel tidak digoreng.

Acara kampus akan menggelar malam budaya Asia yang diinisiasi oleh mahasiswa Asia di wilayah tempat tinggal saya. Seorang mahasiswi asal Indonesia meminta saya membuatkan finger foods vegan asal nusantara yang bisa diterima di lidah. Tidak pedas, tidak ada daging dan praktis untuk kalangan mahasiswa. Saya pun mulai berpikir aneka jajanan pasar yang mudah dibuat.

Muncul ide adalah kue pastel seperti pada foto di atas. Pada akhirnya saya memutuskan buat kue nagasari, kue pisang karena kue tersebut punya makna filosofi yang dapat dijelaskan kepada warga asing di sini. Tentang kue nagasari buatan saya, akan dilanjutkan berikutnya. Sementara kue pastel itu mirip dengan samosa asal India atau Sambosa asal Afrika yang juga pernah saya bahas sebelumnya.

Untuk kulit pastel, saya bereksperimen dengan pakai blatterteig dalam bahasa jerman. Ini semacam puff pastry yang biasa dijual di supermarket. Ide ini saya dapatkan ketika saya melihat kenalan asal Persia yang membuat kue Borek yang sudah pernah saya ulas.

Sedangkan isian pastel masih sama seperti umumnya pastel yang dijajakan di Indonesia. Isian pastel tersebut adalah kentang dan wortel yang ditumis ringan. Saya juga sempat memberi isian tambahan, bihun juga. Semua tergantung selera anda. Terakhir, kreasi pastel adalah memanggang kue ini. Jika pastel umumnya digoreng dalam minyak panas, saya mengkreasikan dalam oven panas.

Bahan yang diperlukan

  1. Puff pastry/blätterteig
  2. Kentang
  3. Wortel
  4. Daun bawang
  5. Bihun yang sudah direndam air panas (jika ingin)
  6. Margarin
  7. Bawang bombay
  8. Bawang putih
  9. Garam dan merica
  10. Kuning telur

Langkah membuatnya

  1. Potong kentang dan wortel menjadi potongan kotak kecil. Iris halus daun bawang dan bawang putih. Haluskan bawang putih, merica dan garam.
  2. Panaskan wajan dengan margarin. Masukkan bawang putih yang sudah dihaluskan. Masukkan daun bawang dan bawang bombay. Masak sebentar.
  3. Masukkan potongan kentang dan wortel. Masak hingga matang.
  4. Letakkan satu lembar puff pastry. Buatlah lingkaran dengan bantuan mulut gelas.
  5. Ambil satu lingkaran puff pastry. Letakkan bihun dan adonan tumisan di tengah.
  6. Letakkan sisi yang menutup keduanya. Tekan tiap sisi yang berbentuk setengah lingkaran tersebut.
  7. Buat ulir tepian dengan mencubit sedikit agar mengunci tepian kue.
  8. Lakukan sesuai persediaan. Panaskan oven.
  9. Oleskan tiap pastel dengan kuning telur.
  10. Panggang pastel dalam suhu 150 derajat hingga matang.

Kesan dari mahasiswa yang mencoba pastel tersebut adalah pastel ini enak rasanya. Berhasil!

Apakah anda tertarik mencoba kreasi baru ini?

Advertisements

Mesir (18): Egyptian Banana Pudding, Seperti Kolak Isiannya

Ada pisang dan pacar cina warna-warni.

Setelah berbicara banyak soal wisata dan kuliner yang memang selalu menarik untuk dibagikan, negeri Mesir ini juga kaya kuliner yang rasanya cocok untuk lidah seperti saya yang dilahirkan di Indonesia. Bisa dikatakan aneka kuliner di Mesir ini enak semua di lidah saya, meski tiap orang punya selera berbeda-beda dalam hal makanan. Hanya saja ada kue dan makanan pencuci mulut yang manisnya sama seperti di Indonesia sementara saya tidak terlalu suka makanan yang sangat manis.

Setelah kue-kue manis yang pernah saya sajikan dalam artikel sebelumnya, maka saya lanjutkan pada makanan pencuci mulut yang isinya seperti kolak. Anda tahu kolak ‘kan yang biasa dijual dan disediakan saat bulan Ramadhan di Indonesia. Meski saya tidak menjalani puasa tetapi saya suka sekali menikmati kolak, mulai dari jajanan kaki lima hingga buatan ibu saya. Kolak itu bisa dikreasikan sesuai selera pembuatnya. Pastinya kolak itu manis dan ada pisang yang berkuah santan.

Pencuci mulut dari Mesir yang saya nikmati itu mirip seperti kolak. Anda bisa lihat tampilannya. Ada pisang juga yang menjadi isiannya. Warna pudding yang kuning dipermanis lagi dengan warna-warni pacar cina yang indah. Hmm, ternyata enak.

Saya tidak mendapatkan nama pencuci mulut tersebut. Saya tanya pada petugas, mereka menjawab dalam bahasa Inggris bahwa itu adalah pudding. Ya, saya pun tak enak untuk mengganggu jam bertugasnya karena beliau memang langsung segera berlalu dan merapikan meja berikutnya.

Bedanya dengan kolak, pudding ini memang tak berkuah. Teksturnya lembut sama seperti pudding umumnya. Rasa manis dan kenyal berasal dari pacar cina. Anda perlu sendok dan meletakkanya di mangkuk kecil untuk menikmati lezatnya pudding ini.

Apakah anda tertarik mencobanya?

Makanan Khas Italia (28): Carpaccio Di Cipriani, Salad dengan Irisan Daging Sapi Mentah yang Lezat dan Keju Parmesan

Salad ini enak banget!

Senja petang yang indah di musim gugur, suami ajak makan malam di restoran Italia. Saya pun segera merapikan perlengkapan kerja dan bergegas untuk meluncur ke restoran Italia yang memang belum pernah kami sambangi. Suhu 7 derajat celcius tak menyurutkan niat saya untuk makan malam nan romantis, meski jarak parkir mobil dan restoran agak jauh.

Selesai memesan minum, mata saya langsung tertuju pada aneka menu yang tersedia. Tetapi saat ini saya hanya ingin makan yang tak terlalu besar porsinya. Saya sedang mempertimbangkan makan salat atau hanya sup saja.

Pramusaji datang meletakkan dua minuman yang dipesan. Suami menyebutkan menu yang akan disantapnya. Saya masih sibuk berpikir ingin makan apa, tiba-tiba suami menyenggol kaki saya di bawah meja agar segera memutuskan pilihan makan. Karena pramusaji berambut pirang itu masih menunggu dengan sabar pesanan saya. Tanpa berpikir panjang, saya menyebut salad carpaccio tanpa memeriksa deskripsi menu tersebut.

Hidangan pesanan carpaccio datang. Ini adalah tumpukan salad dengan daun rucola yang rasanya bitter itu. Sumpah, salad ini enak sekali! Semula saya berpikir bagaimana saya makan daging sapi mentah bersama sayuran yang juga sama-sama mentah. Tak terbayang lidah saya menyukai rasanya yang benar-benar enak sekali. Tambahkan perasan jeruk lemon, wah saya langsung jatuh cinta dengan salad ini.

Apa yang membuat salad carpaccio itu begitu enak?

Rahasia salad ada pada racikan dressing yang berbaur bersama bahan makanan di dalamnya. Salad yang dipopulerkan oleh Bapak Cipriani ini memang enak sekali. Meski jika anda tahu bahwa racikannya sederhana saja. Ada vinegar, olive oil, garam dan merica. Hanya itu. Tambahkan juga keju parmesan sehingga rasa salad menguat enak.

Irisan daging sapi ini memang istimewa. Tak ada bau amis, apalagi rasa yang menyengat di lidah seperti umumnya daging sapi mentah. Daging sapi yang dipilih pastinya berkualitas. Irisannya pun dibuat setipis mungkin dimana saya tak bisa melakukannya dengan baik.

Sejak ditemukan oleh bapak Cipriani, salad ini memang begitu populer sebagai makanan pembuka di restoran Italia nan ekslusif. Tak perlu datang ke Venice, Italia yang menjadi asal muasal salad ini. Saya bisa menikmatinya segera di restoran yang menawarkan sajian Italia istimewa.

Salad nikmat ini memang layak dijadikan makanan pembuka di menu gang, gala dinner misalnya. Atau saat anda sedang dinner romantis dengan seseorang, salad ini bisa jadi pilihan loh.

Apakah anda sudah pernah mencoba salad ini?

Makanan Khas Prancis (4): Créme Au Lait, Semacam Dessert Cokelat yang Wajib Dicoba Cocholate Lover

Dessert rasa cokelat yang enak sekali.

Para pecinta cokelat, apakah anda pernah menikmati dessert asal negeri ayam jantan ini? Sewaktu saya melihat foto-foto traveling di Prancis beberapa waktu lalu, mata saya langsung tertuju pada makanan pencuci mulut yang saya pesan di salah satu restoran di sana. Kemudian saya mencari tahu, barangkali saya masih bisa menemukannya di negara tetangganya, di tempat tinggal saya. Nyatanya dessert ini bisa dijumpai di gerai supermarket di sini, bersaing dengan aneka dessert enak dari negera Italia.

Makanan pencuci mulut ini semacam krim cokelat, namun kadang disebut juga yogurt cokelat. Di beberapa negara lain di Eropa disebut vla karena bahan bakunya adalah susu. Bahkan dessert cokelat ini digemari di negeri Kincir Angin. Peredaran makanan pencuci mulut sekitar Eropa barat memang mudah ditemukan di Prancis, Belgia dan Belanda.

Jika anda datang ke Jerman, anda bisa membelinya dari yang mudah di supermarket hingga yang mahal di restoran/kafe.

Saya suka dengan pencuci mulut ini karena teksturnya yang lembut dan rasa manisnya pas. Biasanya kan ada pencuci mulut yang terasa manis hingga membuat tak nyaman di lidah. Rasa cokelatnya itu tidak berlebihan atau pun bukan bitter yang tak enak di lidah.

Sejujurnya saya masih belum percaya diri pada kemampuan saya membuat dessert dan baking. Biasanya saya menjadi tester dari teman mahasiswa asal benua biru yang suka sekali meramaikan dapur mahasiswa dengan kreasi baking atau makanan pencuci mulut. Biasanya mereka meminta saya memasak makanan khas Asia yang mereka suka lalu mereka membuat makanan pencuci mulut. Salah satunya ya dessert cokelat ini yang menurut mereka mudah membuatnya, semudah saya memasakkan nasi goreng atau soto ayam untuk mereka.

Dessert cokelat ini sudah beberapa kali saya nikmati. Karena begitu enaknya, saya bagikan pada anda terutama chocolate lover untuk mencicipinya. Ataukah anda sudah pernah mencoba sebelumnya?

Kreasi Sendiri (30): Pepes Tahu Tanpa Daun Pisang Tetapi Alumunium Foil, Bisa?

Pepes tahu pakai alumunium folie.
Pepes tahu yang umumnya pakai daun pisang.

Tak ada batang, akar pun jadi. Pepatah itu ternyata benar adanya saat saya berusaha mencari akal bagaimana membuat pepes tanpa daun pisang. Seandainya ada daun pisang mungkin perkara selesai. Persoalannya daun pisang tidak tumbuh di sini. Jika saya ingin membeli daun pisang, saya harus mencarinya di toko asia. Nah, daun pisang itu kadang tersedia, kadang tidak tersedia di toko asia. Alhasil, saya mendapatkan ide untuk membuat pepes tahu tanpa daun pisang.

Tahu itu begitu mudah ditemukan di Jerman. Di banyak gerai supermarket, di bagian makanan dingin yang diletakkan di lemari pendingin, biasanya anda bisa mendapatkan tahu. Anda juga bisa mendapatkan tahu di semua toko asia di Jerman. Tahu menjadi salah satu makanan favorit, terutama bagi mereka yang vegan dan vegetaris loh.

Oh ya, pepes tahu ini menggunakan daun basil. Sebenarnya ini sebagai pengganti daun kemangi. Jika anda punya daun kemangi, silahkan dipergunakan.

Ide berikut bisa anda praktikkan apabila dalam situasi anda ingin makan pepes tahu tetapi anda tak punya daun pisang. Seperti saya yang memang kesulitan mencari daun pisang. Atau resep di bawah ini bisa anda coba, bila anda ingin mengkreasikan makanan dengan hal baru. Poinnya adalah jangan takut bereksperimen!

Bahan yang diperlukan

  1. Tahu
  2. Telur ayam
  3. Bawang merah
  4. Bawang putih
  5. Cabai
  6. Kemiri, jika ada
  7. Daun bawang
  8. Daun basil (daun kemangi)
  9. Alumunium foil secukupnya
  10. Garam, sedikit gula dan merica

Langkah memasak

Setelah pepes tahu terbungkus dalam alumunium folie, masak di atas rice cooker.
Kukus selama 25-30 menit atau hingga masak. Penampakannya seperti ini. Enak juga loh!
  1. Haluskan bumbu seperti bawang putih, bawang merah, cabai dan kemiri.
  2. Haluskan tahu menjadi hancur.
  3. Siapkan wadah. Campurkan bumbu yang dihaluskan bersama tahu. Tambahkan dengan telur ayam.
  4. Tambahkan irisan daun bawang.
  5. Beri garam, gula dan sedikit merica.
  6. Siapkan satu lembar alumunium foil.
  7. Letakkan satu sendok adonan pepes di atas alumunium folie. Beri daun basil di atasnya.
  8. Bungkus dengan rapi dan tertutup.
  9. Siapkan rice cooker dan isi air setengah panci.
  10. Letakkan pepes tahu yang terbungkus alumunium folie di wadah kukusan.
  11. Masak selama 25-30 menit.
  12. Siap dihidangkan dengan nasi hangat.

Bagaimana menurut pendapat anda?

Selamat mencoba!

Makanan Khas Jerman (62): Gnocchi mit Champignon Pfanne

Gnocchi mit champignon sauce.

Setelah sekian lama tak membahas makanan lokal di sini, kini saya membahas sejenis pasta. Makanan ini disebut gnocchi, yang berasal dari Italia, yang kaya akan aneka pasta mulai dari spaghetti, penne, macaroni, dsb.

Bentuknya kecil, agak bulat dan pipih ini menyerupai dumpling. Ini seperti di Asia, makanan ini dikenal dengan dumpling. Bentuk gnocchi yang sedikit berbeda ketimbang bentuk pasta lainnya, gnocchi menjadi mudah dikenali. Gnocchi bisa dikatakan bentuknya kecil yang membuatnya mudah juga dikunyah.

Di Jerman, gnocchi disebut dengan nama nocken. Nama internasionalnya adalah gnocchi, yang berasal dari Italia dan biasa untuk menggantikan pasta. Pembuatannya pun mirip, hanya dari tepung terigu, telur dan air. Kadang gnocchi diberi tambahan keju dan tepung roti, semua tergantung selera si pembuat.

Suatu kali saya memesannya di restoran lokal di sini. Ada beberapa saus yang tersedia, tetapi saya hanya ingin saus gnocchi dengan saus creamy jamur.

Sementara anda bisa menyimak perbedaan pasta rigatoni saus jamur yang pernah saya ulas di link ini. Di situ saya membahas pasta rigatoni yang dimasak dengan saus creamy jamur.

Tak ada yang berbeda dengan saus yang menjadi rasanya, hanya saja kali ini saya menggunakan nocken atau gnocchi untuk mencampurkan sausnya. Setelah gnocchi dimasak dalam air panas dan ditiriskan airnya maka saus bisa ditambahkan di atasnya. Segera beri irisan daun seledri sebagai dekorasi.

Anda lebih memilih saus creamy jamur dengan gnocchi atau pasta lain seperti rigatoni, penne, dsb?

Kreasi (29): Bakso Bakwan Malang Dibuat di Luar Negeri

Bahagia itu sederhana ketika saya bisa membuat makanan yang dirindukan dari tanah air. Jika saya berada di Jakarta maka saya bisa langsung membeli bakso bakwan malang, mulai dari jajanan kaki lima yang murah meriah hingga makan di restoran yang merogoh kocek lebih. Sayangnya saat saya merindukan bakso bakwan malang di saat suhu tempat tinggal saya 9 derajat celcius maka saya pun langsung membuatnya dengan bahan seadanya di toko asia di sini.

Akhirnya saya sadar, bahagia itu sederhana meski seadanya ketika suasana yang sedang dijalani begitu istimewa. Mana ada di Jerman, penjual bakso bakwan malang. Ketika saya mencicipinya, istimewa sekali rasanya. Saya yang tak pernah sekalipun memasak di Jakarta, kini saya membuktikan diri sendiri bahwa saya bisa, tanpa panci kukus dan mixer daging. Ternyata saya bisa membuatnya.

Bakso Bakwan Malang buatan sendiri saat di luar Indonesia.

Bahan yang diperlukan:

  1. 300 Gr daging sapi giling
  2. 1 sendok makan tepung tapioka
  3. 1 buah telur ayam
  4. 5 siung bawang putih
  5. Kaldu sapi secukupnya
  6. Tahu
  7. Daun bawang
  8. Bihun
  9. Roll pastry untuk bakwan goreng
  10. Garam dan merica
  11. Air
  12. Bawang goreng
  13. Tulang sapi jika ada

Langkah memasak:

Hasilnya, sebelum diberi kuah bakso.
  1. Bakso bulat
    • Siapkan adonan yang terdiri atas daging sapi giling, bawang putih yang dihaluskan, merica dan garam.
    • Karena saya tidak ada mixer daging, maka siapkan sarung tangan dan hancurkan semua bahan di atas agar lembut.
    • Tambahkan telur dan masukkan menjadi satu.
    • Hancurkan agar menjadi lembut. Setelah hancur, bulatkan adonan dengan kedua tangan sehingga menjadi bola-bola kecil.
    • Bagi adonan menjadi 2 bagian. Satu bagian besar untuk bakso dan satu bagian lagi dibagi untuk tahu bakso dan bakwan goreng.
    • Siapkan air dalam panci.
    • Hancurkan bawang putih dan beri sedikit garam. Tambahkan tulang sapi, jika ada untuk menguatkan rasa.
    • Masukkan bola-bola bakso saat air sudah mendidih.
    • Bakso matang, jika bakso sudah mengapung terangkat ke atas.
  2. Tahu bakso
    • Saya menggunakan tahu putih karena hanya itu yang tersedia. Siapkan tahu putih dan potong-potong sesuai selera.
    • Ambil 1 tahu lalu dibuang sedikit bagian tengah tahu. Isilah dengan adonan nomor 1.
    • Sambil membuat tahu bakso, siapkan rice cooker yang berisi air setengah dari panci.
    • Letakkan tahu-tahu bakso di atas kukusan rice cooker.
    • Masak selama 20-30 menit.
  3. Bakwan goreng
    • Siapkan roll pastry yang dibeli di toko asia. Ambil satu lembar, letakkan 1 sendok kecil adonan bakso nomor 1.
    • Bungkus menguncup atau sesuai selera.
    • Sambil membuat adonan bakwan goreng, siapkan panci panas berisi minyak penuh.
    • Setelah minyak panas, masukkan satu per satu adonan bakwan malang tersebut.
    • Masak hingga berwarna kecokelatan.
  4. Sajikan
    • Sebelum disajikan, siapkan bihun atau glassnudeln dalam bahasa Jerman.
    • Siram bihun dengan air panas dan rendam selama 5 menit.
    • Tiriskan bihun dari airnya.
    • Potong daun bawang.
    • Kini anda bisa sajikan dalam satu mangkuk besar semua bahan di atas.
    • Siram dengan kuah bakso, beri daun bawang, bawang goreng dan saus, jika ingin rasa pedas.

Sekarang anda tak perlu khawatir makan bakso bakwan malang jika berada di luar negeri. Anda bisa membuatnya di rumah.

Selamat mencoba!

Makanan Khas Timur Tengah (10): Konafa, Hawawashi dan Falafel yang Dinikmati di Mesir

Falafel juga saya temukan di Mesir.

Setelah saya membahas kue khas Timur Tengah di link tersebut, kali ini saya ceritakan tiga kuliner lainnya yang saya nikmati di Mesir. Tiga makanan khas ini ada yang sudah umum saya ketahui di Jerman dan saya pun pernah menuliskannya di link ini. Ya, Falafel bukan hal baru di Jerman karena saya kerap mendapatinya di imbiss makanan orientalis.

Tiga kuliner berikut disajikan secara prasmanan dalam acara makan siang atau makan malam di Mesir. Anda bisa jadi tergoda bila anda suka makanan khas Timur Tengah.

1. Konafa/Kanafeh

Konafa adalah nama makanan yang tertera di atas meja prasmanan. Untuk visualisasi, koki hotel telah membuat konafa yang sudah matang, diletakkan sebagai sampel. Konafa adalah makanan timur tengah yang juga kadang disebut kanafeh dalam bahasa Arab. Namun begitu, kenalan asal Yunani menyebut nama kanafeh menjadi kataifi. Menurut saya, kanafa itu seperti kue rambut yang manis.

Jika di Jerman, kami terbiasa makan cokelat yang manis dan enak maka di Mesir, mereka menyajikan kue-kue manis untuk disajikan sebagai pencuci mulut. Konafa adalah salah satunya. Konafa juga bisa disiram sirup yang manis biasa disajikan saat bulan Ramadhan, kala para muslim merayakan bulan yang suci. Ada yang mengatakan konafa wajib dihidangkan di hari pertama berbuka puasa.

2. Hawawashi

Sayangnya saya tidak mencoba hawawashi mengingat perut saya sudah kenyang. Saya tidak menyadari bahwa gambar yang saya ambil pun tak menarik. Hawawashi begitu nama tertulis di meja prasmanan. Jika dipikir ini seperti pizza, yakni roti yang dipanggang. Namun ternyata saya salah. Saya menyesal juga tidak mencoba makan hawawashi.

Hawawashi adalah roti pitta yang banyak disajikan untuk donner lalu diberi isian daging, petterselli, bawang dan paprika iris kemudian dipanggang di oven. Hawawashi termasuk makanan wajib dinikmati di Mesir. Asal makanan ini dari kota Aleksandria yang dibuat pertama kali oleh Ahmed al-Hawawash, seorang tukang daging.

3. Falafel

Selanjutnya falafel yang tentu sudah menjadi hal umum di Jerman. Falafel disajikan di restoran orientalis hingga imbiss yang memasukkan falafel menjadi donner vegan atau vegetaris. Falafel menggantikan daging yang menjadi isian donner. Falafel sudah menjadi ciri khas makanan timur tengah, yang kerap disajikan seperti nasi dan roti, contohnya di link ini.

Sudah cukup saya bagikan pada anda, kira-kira apakah anda pernah mencicipinya?

3 Olahan Mangga Asal Masakan Thailand, India dan Mesir

Buah mangga selama ini dikenal di Indonesia sebagai buah favorit untuk dibuat rujak. Rujak bisa dikatakan semacam salad buah yang bersaus kacang dengan rasa manis dan pedas. Selain rujak, mangga bisa dikonsumsi langsung karena rasanya yang manis dan enak. Tak hanya itu, ada juga mangga yang dijadikan campuran sambal sehingga disebut sambal mangga.

Dibalik cerita pemanfaatan mangga, anda juga bisa mendapati mangga yang digunakan untuk konsumsi lainnya berdasarkan pengalaman saya saat traveling. Dengan begitu, anda jadi tahu kreasi makanan yang dibuat dari mangga.

1. Pudding mangga, Mesir

Saya bahas pertama pudding mangga terlebih dulu. Ini saya dapatkan saat di Mesir yang ditempatkan sebagai makanan pencuci mulut. Saya menyebutnya pudding tetapi sebenarnya isiannya adalah kunafa yang dipanggang renyah dengan topping buah mangga dan krim kue. Barangkali saat saya datang sedang musim buah mangga atau mangga sebagai alternatif dekorasi.

Menurut Husein, pramusaji kami selama di kapal bahwa orang Mesir suka mengkonsumi mangga di rumah. Bisa jadi mereka memiliki pohon mangga yang memang tumbuh di area tropis karena saya sungguh belum menemukan pohon mangga di Jerman.

Untuk membuat dessert ini, anda cukup memiliki kunafa, mentega, gula, krim kental, mangga dipotong dadu dan sirup gula. Rasa kudapan mangga ini boleh dibilang manis alami dan tidak berlemak. Biasanya kudapan ini juga menjadi pilihan sajian saat bulan Ramadhan tiba.

2. Tumis saus mangga, Thailand

Kreasi kedua soal mangga adalah tumis saus mangga asal Thailand. Thailand menjadikan mangga sebagai campuran tumisan dalam masakan mereka. Saya kerap mendapati menu saus mangga saat menyambangi restoran yang menjajakan masakan Thailand. Seperti yang anda lihat, saya memesan tumis daging sapi saus mangga yang dikemas untuk dimakan di rumah.

Untuk sajian ini, saya bertanya sama teman saya orang Thailand langsung yang juga bekerja sebagai Küchenhilfe di sini. Dia pun terbiasa membuat saus mangga untuk dicampurkan dalam masakan. Caranya pun mudah.

Begini membuat saus mangga, masukkan jahe cincang, cabai, bawang putih, garam, rempah asal Thailand dan sedikit tomat. Hancurkan dan haluskan sehingga menjadi pasta yang indah dan enak. Selanjutnya anda tinggal menumis sayuran bersama potongan daging yang dikehendaki. Masukkan pasta mangga sebagai pelengkap rasa. Mudah ya!

3. Kari saus mangga, India

Kreasi makanan aroma mangga terakhir adalah makanan asal India. Anda pasti mengenal bahwa masakan India selalu beraroma kari. Kebetulan saya memesan kari ayam saus mangga di restoran India. Karena rasanya yang enak, saya cari resepnya di internet dan mungkin bisa dicoba di rumah.

Tumis pasta tomat, mangga yang dihaluskan dan tika masala. Tambahkan bawang putih, kunyit dan jinten. Kemudian masukkan santan sedikit, yoghurt plain dan krim. Aduk hingga masak. Tambahkan pada potongan daging ayam yang sudah matang dan dibumbui terlebih dulu.

Baca juga: Makasan India yang enak dengan olahan pisang dan daging kambing di link ini!

Nah, dari tiga kreasi masakan di atas maka silahkan dipilih yang bisa dicoba di rumah!

Makanan Khas Asia (54): Tumis Saus Kong Po yang Bervariasi Pada 3 Masakan Berikut

Tumis saus kong pao pertama.

Tumis kong pao kedua.

Tumis kong pao ketiga.

Mengenal masakan Asia di Jerman memang tak pernah terpuaskan. Apalagi saya belajar langsung dari teman asal Vietnam yang punya usaha keluarga, restoran Asia. Dia mengajak saya menikmati masakan selera Asia yang membuat saya tergiur mencobanya setelah dia merekomendasikan judul masakan tumis dengan kreasi berbeda.

Kami menyambangi restoran keluarga miliknya yang tak begitu besar. Waktu makan siang memang sudah tiba. Dua orang tampak sedang menikmati pesanan mereka. Saya memilih duduk dekat sudut akuarium kemudian dia merekomendasikan tumis saus kong pao. Menurutnya, tumis saus kong pao itu pedas dan gurih yang layak dicoba.

Lima belas menit berlalu. Selama itu dia membantu keluarganya di dapur. Dia datang memberi saya minuman teh dan perlengkapan makan. Setelah itu, pesanan saya tiba yakni tumis saus kong pao. Anda bisa melihat tumisan yang berbeda pada 3 kreasi masakan di atas.

Saus kong pao sesungguhnya bisa dilafalkan menjadi saus kung po. Hanya tiap juru masak bisa menyajikan dengan cara berbeda. Saus kong pao sendiri berasal dari Shezuan, Tiongkok yang terdiri atas sayur, daging, bawang putih, kaldu dan kemudian Shaoxing wine. Anggur masakan asal Tiongkok ini yang meningkatkan rasa kuat pada tumisan ini. Warna tumisan menjadi cokelat kehitaman yang kental.

Rasa tumisan tidak hanya gurih dan enak, tetapi ada rasa manis di situ. Menariknya saus kong pao sedikit pedas dengan ada chilli peppers yang dicampurkan dalam masakan. Sedangkan daging atau sea food yang dipilih hanya sekedar pelengkap saja sesuai selera si pemesan. Tetapi saus kong pao original adalah anda memesannya dengan daging ayam.

Hmm, tertarik mencobanya?