Antwerpen, Belgia (2): 3 Jajanan di Pasar Natal Wajib Dicoba

Ilustrasi. Minuman cokelat panas dari Belgia itu enak.

Setelah saya membahas Christmas Market di Antwerpen, kini saya membahas kuliner yang wajib dicoba. Mengapa wajib dicoba? Karena ini menjadi makanan khas lokal yang ternyata berbeda rasanya dari kota lain. Lagipula mencicipi jajanan ini seperti kita berbaur dalam keriuhan orang-orang yang menikmati pasar rakyat ini. Dan saya suka ini, menikmati street foods yang khas saat traveling.

Tiga jajanan ini menjadi rekomendasi bila anda berkunjung ke Antwerpen atau Belgia. Meskipun anda bisa mendapatkan di Indonesia atau negara lain, nyatanya tiga jajanan ini memiliki rasa yang khas dan pastinya lebih enak. Kata orang-orang di sini, mereka punya racikan rahasia. Coba saja simak di bawah ini.

1. Fish & Chips

Fillet ikan dibungkus tepung dan saus mayonnaise.

Fish and chips adalah makanan yang sudah populer dan mendunia. Tidak hanya diperkenalkan di restoran saja tetapi kuliner ini bisa dijumpai dengan mudah di Belgia. Itu sebab saya rekomendasikan bila anda berkunjung ke Belgia. Konon mereka menyajikan citarasa saus untuk ikan tepung goreng yang terbaik. Saya membelinya dengan harga 10€ dan sudah cukup membuat kenyang.

Ikan yang digunakan harus ikan segar sehingga teksturnya memang nikmat. Ada yang menyebut ini sebenarnya steak ikan karena ikan diolah dengan crispy and greasy tetapi tasty. Selain ikan berbalut tepung yang digoreng, kadang mereka masih menambahkan kentang goreng yang aduhai nikmatnya. Ini memang ada di negara lain, tetapi fish and chips di Belgia itu berbeda loh.

2. Belgian Hotdog

Meski isiannya sama seperti di Jerman, rasa hot dog ini berbeda loh.

Seharusnya saya membeli waffle di sini tetapi antrian yang mengular membuat saya urung diri. Tenang, saya akan tetap membahas waffle di Brussels nanti. Saya beralih ke hot dong rasa Antwerpen. Ini memang tak istimewa karena modelnya sama seperti di Jerman. Tetapi tunggu sosis Belgia itu punya citarasa yang pasti berbeda dibandingkan negeri tetangga, Jerman.

Jerman adalah negeri yang punya banyak sekali varian sosis, Belgia tidak banyak jenis sosisnya tetapi berbeda dengan Jerman. Soal sosis, Belgia memberi julukan Belgian Hot Dog yakni sosis warna putih dan warna gelap yang dipilih sesuai selera, kemudian dipanggang. Selesai dipanggang, sosis diletakkan di tengah sisipan roti sembari diberi sauerkraut, acar bawang dan mustard. Hmm…

3. Minum Cokelat Panas

Rasa cokelatnya itu beda sekali!
Aneka cokelat Belgia wajib dicoba juga.

Jajanan terakhir yang juga wajib dicoba adalah cokelat Belgia. Belgia terkenal sebagai surga cokelat. Selain kemasan cokelat yang dibuat menarik, ada juga minuman cokelat yang sama enaknya seperti menikmati cokelat batangan. Minum cokelat panas saat musim dingin bisa jadi pilihan, tetapi minum cokelat panas di Antwerpen itu wajib dicoba. Tentang pabrik cokelat sebagai buah tangan, saya ulas saat kunjungan di Brussels.

Meski suasana natal dan tahun baru sudah lewat, bisa jadi rekomendasi kuliner di atas menjadi informasi bila datang ke Antwerpen. Anda sendiri ingin mencoba jajanan yang mana?

Makanan Khas Jerman (68): Penne Tomatensauce mit Hähnchenbrust, Pasta dengan Dada Ayam Fillet

Mantapnya, pasta ini!

Menikmati makanan lokal yang berbaur dengan kuliner lain seperti dari Italia bukan hal baru di sini. Pasta contohnya yang dulu bisa diklaim menjadi kuliner Italia, kini pasta bisa dikreasikan dengan bahan dan rasa lokal sehingga menjadi makanan yang bisa diterima di mana saja. Dunia kuliner memang dinamis seiring dengan kebutuan dan selera pemesan.

Begitu pun makanan yang dibahas berikut adalah pasta penne dengan dada ayam fillet bersauskan tomat. Selama ini saya hanya mengenal kebanyakan pasta dengan saus tomat saja, padahal kita bisa kreasikan dengan daging misalnya. Daging ayam yang dipilih pun bagian dada dengan tekstur filletnya.

Langkah membuatnya pun mudah untuk mahasiswa, ini makanan yang praktis. Keluarkan dada ayam fillet dari oven yang berisi saus tomat kemudian potong-potong selebar 2 cm. Campurkan bumbu ke dalam saus. Tiriskan pasta, campur segera dengan saus dan sajikan dengan dada ayam di atasnya. Sebagai dekorasi dan penambah rasa, letakkan irisan tomat besar dan beri irisan keju. Panaskan sebentar di microwave agar disajikan panas dan keju sedikit melted.

Makanan ini saya pesan di kantin kampus. Saat saya memilihnya, teman sebelah yang seorang mahasiswa kemudian menjelaskan bagaimana ia biasa membuatnya di asrama mahasiswa. Itu hanya menyakinkan saya bahwa makanan ini bisa dibuat dengan mudahnya di rumah. Makanan ini termasuk praktis sehingga bisa dengan waktu cepat mengolahnya.

Ini sebagai gambaran pada anda bahwa anda bisa menyediakan pasta dan saus tomat di rumah. Jika sewaktu-waktu anda begitu sibuk dan tak ingin makan di luar rumah maka resep di atas bisa dicoba.

Selamat makan!

Rekomendasi Tempat (16): Drei Goldene Kugeln, Mall Plus City Austria

Wiener Schnitzel 150 gram.

Rekomendasi selanjutnya adalah restoran yang mengusung citarasa masakan Austria. Sebagai informasi, kuliner Austria dengan Jerman itu sepertinya hampir identik. Kita bisa menemukan ragam kuliner Austria yang mirip dengan Jerman, begitu pun sebaliknya. Apalagi saya yang tinggal di negara bagian Bavaria, dapat dipastikan memiliki citarasa kuliner yang sama dengan negeri tetangga, Austria. Termasuk tiga kuliner berikut yang dipesan di restoran lokal di salah satu pusat perbelanjaan Plus City.

Di akhir pekan, pilihan menikmati kuliner negeri tetangga memang menggoda. Ini menjadi ide menarik dimana kami ingin shopping sambil menikmati waktu keluarga dengan makan siang di mall. Pilihannya jatuh pada restoran lokal, Drei Goldene Kugeln yang ada di depan pintu masuk lantai 1 mall Plus City, Austria. Restoran ini memang selalu ramai, bahkan kami beberapa kali ke situ dan tidak mendapatkan tempat. Untuk kesekian kalinya, kami berhasil mendapatkan tempat duduk sehingga kami pun memesan menu lokal di situ.

Seehect gegrillt mit Krauterbutter.
Schweinebraten mit Knödel.
Buku menu.

Tak ada yang berbeda antara menu lokal Jerman dengan Austria. Ini tampak sekilas dari buku menu yang ditawarkan. Berhubung kami sudah lapar, kami memesan tiga menu karena kami pergi bersama ibu mertua. Pramusaji pun dengan sigap mencatat tiga pesanan kami. Beruntungnya kami segera mendapatkan tempat duduk di saat jam sibuk, waku makan siang di akhir pekan.

Untuk schnitzel, ini adalah menu andalan yang ditawarkan restoran ini. Schnitzel bukan hal baru bagi kami di Jerman. Makanan ini pun sudah mendunia dan saya sudah sempat memesannya di Indonesia dan beberapa negara Asia lainnya kala kami traveling. Namun pasti ada yang berbeda dari schnitzel di sini. Ya, schnitzel di sini dibedakan dengan kategori beratnya daging yang diinginkan. Ukuran schnitzel yang paling kecil adalah 150 gram dan masih ada dua pilihan schnitzel yang berat lainnya. Seperti saya yang tak suka makan dalam porsi besar, saya memesan schnitzel dalam porsi kecil.

Baca: Schnitzel yang saya beli di Jerman

Menu lainnya yang dipesan juga bisa anda simak yakni ikan panggang. Jangan bayangkan ikan panggang dengan nasi plus lalapan sambal pedas! Seperti yang anda lihat, ini adalah ikan tanpa duri dengan kentang salad. Untuk menambahkan rasanya, ikan diberi butter yang berasa herbal atau disebut krautterbutter. Bagi penyuka makan ikan, menu seperti ini bisa menjadi kreasi tersendiri karena ini berbeda dengan menu ikan ala nusantara yang terkenal pedas.

Baca: Makan ikan tanpa nasi dan sambal

Menu lokal ketiga yang dipesan adalah schweinebraten mit knödel. Ini bukan kali pertama saya membahasnya, anda bisa lihat sendiri ini sama seperti menu lokal Jerman. Sauerkraut adalah salah satu yang menjadi ciri khas makanan lokal Jerman dan Austria.

Baca: Schweinebraten yang dipesan di Jerman

Lokasi yang strategis dan pelayanan cepat memang menjadi nilai plus di restoran ini. Restoran ini memberikan keistimewaan citarasa menu andalan lokal, di antara restoran-restoran lain di mall Plus City yang memang didominasi menu makanan non lokal.

Bagaimana pun makanan lokal di Austria tak ubahnya makanan yang didapat di Jerman. Ini bisa menjadi gambaran jika anda datang ke Austria.

Kue Khas Jerman (14): Kue Eierlikör-Erdnusskuchen dengan Kue Erdnuss Sahne Torte, Pilih Mana?

Ini kue eierlikör-erdnuss.

Kue terenak yang saya temukan lagi adalah kue eierlikör-erdnuss pada saat acara hajatan pernikahan beberapa waktu lalu. Awalnya saya hanya tahu eierlikör sebagai minuman yang disajikan di kesempatan istimewa, ternyata eierlikör bisa untuk bahan campuran kue yang enak seperti kue tart atau dessert. Nah, kue yang saya temukan ini sebagai teman minum kopi saat pembukaan acara resepsi pernikahan.

Eierlikör itu lebih dikenal sebagai eggnog dalam istilah asing. Biasanya eggnog ini mengandung kandungan rum. Terkesan dari namanya, apakah ada kaitan dengan telur? Selintas itu pertanyaan saya sambil menikmati kue ini sedikit demi sedikit karena begitu lezatnya.

Eielikör ini populer di negara-negara berbahasa ibu Spanyol sebagai minuman istimewa. Di Meksiko, eggnog punya nama khusus. Eggnog adalah campuran telur, susu, vanila dan rum. Di Jerman, eggnog masuk dalam kategori minuman alkohol. Eggnog yang saya lihat berwarna kuning seperti warna kuning telur. Tentu kue ini terasa enak karena ada campuran eggnog dan kacang, seperti yang saya nikmati di acara wedding di sini.

Ini kue erdnuss sahne torte.

Kacang memang bisa menjadi bahan campuran kue tart atau torte dalam bahasa Jerman. Erdnuss sendiri dikenal sejenis peanut, dalam bahasa Inggris. Di Jerman sendiri ada beberapa kue yang menyelipkan kacang di dalam sajiannya. Erdnuss bisa dijadikan bahan dasar kue atau dijadikan dekorasi. Itu semua ada di pilihan peracik kue.

Nah di kue kedua ini, saya mendapati kacang memenuhi isian kue. Kacang memang tidak dihancurkan dalam kue, tetapi diletakkan pada lapisan isian kue dan lapisan atas sebagai dekorasi. Hasilnya, seperti yang anda lihat, kue ini tidak hanya enak, tetapi juga cantik terlihat.

Makanan Khas Jerman (67): Spätzle mit Rahmsoße, Pasta dengan Saus Krim Merica Hitam

Pasta dengan saus krim merica hitam.
Salad pembuka.

Makanan asal Jerman selanjutnya yang saya perkenalkan adalah spätzle yang dihidangkan di restoran lokal di sini. Spätzle ini menjadi istimewa karena ada saus merica hitam yang disiramkan sebagai pendamping steak. Seperti yang anda lihat di foto, biji merica hitam tampak terlihat di atas steak panggang. Saus merica hitam ini disebut istimew karena saus kentalnya dari krim yang membuat semakin lecker. Dalam bahasa Indonesia, lecker adalah lezat.

Ngomong-ngomong, apa itu spätzle? Selintas bisa jadi anda memikirkannya. Ini semacam pasta di Jerman. Bentuknya kecil-kecil dengan bulat tak jelas. Saya sendiri pernah beberapa kali memesannya di restoran seperti käsespatzle. Di bagian wilayah Baden-Württemburg, käsespätzle menjadi menu wajib yang dipesan. Begitu pun saat saya berjalan-jalan ke Swiss yang bersebelahan dengan negara bagian Baden-Württemburg, käsespätzle juga mudah ditemukan.

Jika saya menyandingkan dengan makanan nusantara, ini serupa seperti mie telor. Pembuatannya pun sedikit mirip. Mie telor ini bisa untuk bakmi godok atau bakmi goreng. Begitu pun spätzle bisa saya dapatkan di supermarket. Saat air mendidih, masukkan spätzle yang dibeli di supermarket, lalu masak hingga 15-20 menit. Tiriskan airnya sebelum ditambahkan menu lainnya.

Setelah steak panggang siap disajikan, maka tambahkan saus lada hitam yang diberi krim. Krim tidak hanya memberi rasa enak saja tetapi mengentalkan sausnya. Biji merica yang sedikit hancur dibiarkan menjadi bagian dari sausnya. So tasty!

Rupanya saya mendapatkan tambahan salad. Salad ini sebagai pelengkap hidangan, tentu saja ini adalah complimentary. Anda bisa menolaknya jika merasa tidak butuh. Porsi makan yang benar-benar besar ya!

Bagaimana menurut anda?

Makanan Khas Asia (60): Dada Ayam Fillet Pakai Saus Kanton

Saus kanton itu terasa sedikit manis dan encer.

Makanan selanjutnya yang saya perkenalkan berasal dari Asia, tepatnya dari negeri tirai bambu. Kuliner ini terdiri atas daging ayam fillet bertepung dan digoreng kemudian diberi saus kanton. Nah saus kanton ini memberikan citarasa yang aduhai nikmat bagi pecinta makanan asia. Demikian si pramusaji menjelaskan ketika saya memesan sajian ini. Jadi hanya tinggal satu porsi lagi, dia akan membuatkannya untuk saya secara istimewa.

Saya memang belum pernah makan pesanan dada ayam fillet dengan saus kanton. Setelah saya mencicipinya, seperti yang anda lihat, saya langsung jatuh cinta. Ini enak sekali. Dada ayam dibalut tepung, diiris sedemikian rupa diletakkan di sisi nasi putih. Bersamaan saus kanton berwarna kecokelatan gelap bersama sayuran. Saus kanton pun diberi ekstra jika saya memerlukan lebih banyak lagi.

Baca: Aneka kuliner malam di Shenzhen, Tiongkok

Kanton sendiri adalah salah satu bagian di Tiongkok yang terletak di bagian Tenggara, yang terkenal dengan aneka gaya masakan yang lezat. Kini Kanton lebih dikenal Guangzhao. Selera masakan di Tiongkok bagian ini sama seperti di Hong kong. Saya sendiri pernah menyambangi wilayah ini bersama suami. Rahasia kuliner mereka adalah jahe, bawang putih dan anggur beras.

Lalu apa yang membuat saus kanton berwarna kecokelatan gelap?

Rupanya dalam saus kanton ada kecap, jamur shitake dan sedikit cuka. Agar sedikit mengental, saus yang hampir matang diberi tepung maizena. Namun rahasia lainnya adalah bawang putih, jahe dan anggur beras yang menguatkan aroma masakan dari kanton ini.

Untuk sayuran, mereka biasa membiarkan saus matang baru sayur dimasukkan. Itu sebab ada rasa crunchy dan segar pada sayuran. Mereka tidak benar-benar memasak sayuran sampai layu dan matang. Mereka percaya bahwa itu menjadi makanan yang sehat sebenarnya.

Ini bisa menjadi kreasi anda. Anda bisa menggantinya dengan daging ayam bagian lain atau daging sapi sesuai selera anda. Namun pastikan bahwa saus dibiarkan tidak menyatu saat memasaknya sehingga anda benar-benar bisa merasakan rasa asli saus kanton.

Hmmm, selamat makan!

Makanan Khas Meksiko (8): Empanada, Ini Mirip Pastel atau Panada dari Manado

Bentuknya mirip Pastel atau Panada ‘kan?
Ada tiga jenis yang dijual, anda suka yang mana?

Bagi anda yang suka jajan atau mencoba street foods, silahkan mencoba makanan asal Amerika Latin berikut ini. Lebih tepatnya ini berasal dari Meksiko, yang kaya akan kuliner pedasnya. Seperti yang anda lihat, bentuknya pun mirip seperti pastel atau panada sebagai jajanan nusantara.

Tebak dimana saya menemukannya?

Sewaktu saya dan suami berkunjung ke Brussels, Belgia kemudian kami mendatangi Christmas Market yang menjadi keriaan saat libur natal dan tahun baru. Seperti yang saya ungkapkan sebelumnya, pasar rakyat ini digelar sampai awal Januari tiap tahun. Isinya tidak hanya berbagai keperluan di musim dingin saja melainkan juga kuliner dari berbagai negara. Salah satu booth yang menjajakan jajanan yang menarik minat saya adalah empanada dari Meksiko.

Apakah anda pernah makan empanada sebelumnya?

Empanada yang dijual ada tiga jenis seperti yang tampak dalam foto di atas. Ada empanada vegetarian berisi sayuran saja, empanada isi chilli corn cane dan empanada isi keju. Dan yang paling ingin saya makan adalah isian chili corn cane. Namun sayangnya, jajanan ini sudah habis terjual. Saya hanya mendapati empanada isian veggie saja. Isinya adalah aneka sayuran yang ditumis. Empanada veggie pun tetap enak sama seperti pastel loh.

Saya beli satu.

Setelah saya membeli empanada, saya pun bertanya via whatsapp ke kenalan asal Meksiko. Dia studi bersama saya di Jerman. Dia pun berpendapat bahwa empanada itu sejenis pastry yang berisikan sayuran, daging atau keju sesuai selera. Empanada bisa digoreng pun bisa dipanggang. Dan ini sama seperti hasil kreasi sendiri sewaktu saya membuat pastel. Bentuknya pun serupa, hanya namanya saja yang berbeda. Saya yang berasal di Indonesia mengenalnya sebagai pastel atau panada dari Manado. Jajanan ini pun bisa ditemukan di Filipina, Malaysia dan Singapura juga.

Jika saya perhatikan empanada ini mirip seperti jajanan lain asal India dan Afrika. Ya, Samosa atau Sambusa seperti yang pernah saya ulas sebelumnya. Isian samosa dari India adalah kentang dan kacang lentil yang dihaluskan dan berbumbu. Sedangkan sambosa pun hampir mirip seperti samosa.

Baca: Antara Samosa dari India atau Sambusa dari Afrika

Sekarang anda jadi paham bahwa kuliner dari berbagai negara itu bisa punya kemiripan, hanya perbedaan nama dan sebutan saja. Migrasi antar penduduk telah memberi pengaruh pada dunia culinary.

Ssstt, empanada ini bentuknya lebih besar dari pastel loh. Makan 1 saja sudah membuat saya kenyang.

Makanan Khas Jerman (66): Burgunderbraten, Daging Sapi Panggang Warna Merah Kehitaman

Burgunderbraten di salah satu restoran yang saya pesan.

Makanan di Jerman memang punya nama yang unik, tetapi tentu berkaitan mengapa diberi nama tersebut? Sementara makanan nusantara semisal sayur asem saja, saya tidak bisa menjelaskan alasannya mengapa disebut sayur asem saat ditanya suami. Jawaban mudah saya adalah sayur tersebut berasa asem sehingga disebut sayur asem. Begitu pun nama-nama makanan di Jerman terkadang membuat saya berpikir, mengapa diberi nama tersebut. Seperti ulasan makanan berikut, yakni burgunderbraten.

Saya mendapati dua sajian burgunderbraten di dua tempat berbeda. Pertama, saya makan siang bersama suami. Kami memesan menu yang sama dan sesungguhnya saat itu, saya tidak tahu apa nama menu masakan yang saya makan. Saya pikir itu sama saja dengan schweinebraten. Hingga saya tahu ini berbeda ketika saya mendapati hidangan kedua di hotel, saat ada acara makan malam keluarga.

Warna burgundi membuat nama masakannya disebut demikian. Ini adalah makanan istimewa di Jerman yang terbuat dari irisan daging sapi muda yang dipanggang. Untuk rempah-rempah yang digunakan adalah thymian yang memberikan aroma khas pada sapi panggang tersebut. Begitu istimewanya di Jerman hingga hidangan ini terbawa ke Austria sebagai hidangan daging sapi ala Burgundy.

Burgunderbraten lain sebagai makanan utama, yang saya dapatkan dalam menu 5 macam.

Sebetulnya apa itu burgundy?

Burgundy adalah nama anggur yang berasal dari bagian timur Prancis. Lembah ini terkenal dengan anggurnya yang lezat. Di situ terdapat penyulingan anggur yang diminati bagi para wine lovers dunia. Warna wine burgundy adalah merah tua gelap. Meski ada juga anggur putih dari lembah ini, tetapi untuk masakan burgunderbraten lebih cocok anggur merah sehingga menampilkan warna yang khas.

Warna merah juga dilengkapi dengan warna kubis merah gelap sebagai pendamping makanan. Buktinya dua makanan yang sama yang satu, dinikmati di Jerman dan satu lagi dipesan di Austria menghasilkan sajian yang sama. Mereka selalu memberikan kubis merah sebagai sajian pendamping. Rasa kuliner ini enak pastinya. Sekarang anda jadi tahu mengapa masakan ini disebut burgenderbraten.

Tips Untuk Anda (9): Membuat Tahu Pong Sendiri di Rumah

Tahu pong buatan sendiri.

Apa jadinya jika anda merindukan makan tahu gejrot atau tahu isi yang berasal dari tahu pong. Selintas keinginan saya muncul ketika saya ingin makan jajanan tersebut yang saya kenal di Jakarta.

Tahu kini mudah dijumpai di restoran umum atau supermarket di Jerman. Bagaimana pun gaya hidup vegan dan vegetaris pasti mengenal tahu sebagai salah satu panganan di Eropa. Namun, saya belum menemukan tahu pong yang saya sukai. Rupanya tahu pong hanya dipesan khusus bila ada permintaan di toko asia.

Saya pun mencari informasi bagaimana membuat tahu pong dari tahu putih biasa yang umumnya dijual di toko asia. Alhasil saya berhasil membuatnya sendiri sehingga bisa digunakan sebagai jajanan tahu gejrot, tahu isi sayur dan semacamnya. Tanpa pengawet, tahu pong ini bisa awet selama disimpan di lemari pendingin. Hasil pengalaman saya tersebut, saya bagikan kepada anda di bawah ini.

Tahu gejrot olahan tahu pong buatan sendiri.

Langkah pertama, potong tahu sesuai selera yang sudah dibeli dari toko asia. Anda bisa memotong tahu menjadi persegi atau segitiga, sesuai keinginan. Goreng tahu dalam minyak panas sampai menutupi keseluruhan tahu. Tahu yang masak adalah tahu yang sudah berwarna kuning kecokelatan seluruh permukaannya. Setelah masak, tiriskan minyaknya. Tunggu tahu hingga menjadi dingin.

Langkah kedua, membuat tahu pong. Masak air dalam panci hingga mendidih. Beri satu sendok garam. Saat air sudah mendidih, masukkan tahu ke dalam air mendidih dan matikan kompornya. Biarkan tahu terendam selama beberapa jam lamanya atau hingga air menjadi dingin. Setelah tahu terendam, peras tahu dengan tangan untuk mengeluarkan airnya. Jika tahu kering, anda sudah siap membuat tahu gejrot atau tahu isi sayur.

Tahu isi sayur.

Selanjutnya, pembuatan tahu gejrot yang mudah.

1. Air gula asam diperoleh dari asam jawa ditambah gula merah yang dimasak dalam air panas. Setelah matang, air gula asam disaring.

2. Haluskan garam, cabai dan bawang merah. Kemudian potong-potong tahu pong dan letakkan di atas piring. Letakkan cabai yang dihaluskan di atas potongan tahu.

3. Siram potongan tahu dengan air asam jawa.

Selamat mencoba!

Kue Khas Jerman (11): Kaiserschmarrn, Pancake Manis nan Berantakan Kesukaan Kaisar

Kaiserschmarrn disebut juga shredded pancake, yang ditaburi gula bubuk.

Melanjutkan kue khas asal Jerman, saya bagikan sejenis pancake yang saya susah menyebutkannya dengan benar. Saya selalu menyebut kue ini sebagai kaisarmann, padahal yang benar adalah kaiserschmarrn. Dan ternyata sejarah pancake ini ada kaitan dengan kaisar juga. So, ini membuat anda makin penasaran ‘kan.

Dalam riwayat penamaan dessert ini, kaiserschmarrn berasal dari dua kata. Kata pertama ‘Kaiser‘ diambil dari gelar Kaisar Austria Franz Josep, yang ternyata suka sekali makanan penutup yang berasa manis. Selanjutnya kata kedua yakni schmarrn yang mengacu pada dialek bahasa Bayern dan Austria yang agak mirip. Schmarrn dimaksudkan kacau, berantakan, sampah bahkan ini semacam gosip tak menarik.

Demikian nama kue ini karena memang pancake dikacaukan sebelum diberi taburan gula bubuk.

Saya kenal kue ini sebagai hidangan menemani minum kopi di suatu kafe. Saat saya datang ada tawaran paket menarik yakni kaiserschmarrn dan kopi dengan harga terjangkau. Akhirnya saya putuskan untuk mencobanya. Seperti yang anda lihat, ada kekacauan pancake yang berantakan, kemudian diberi taburan gula bubuk sehingga tampilan dan rasanya makin manis.

Pancake ini memang berbeda tak hanya soal tampilan saja tetapi pembuatannya yang dikacaukan saat pancake hendak matang di wajan teflon. Lalu rasa pancake memang berbeda karena ada selai buah yang menemaninya. Sebut saja selai apel, buah cherry atau buah plum seperti yang anda lihat di foto. Ini hanya pelengkap saja. Bahkan isian pancake juga kadang sudah dilengkapi kacang nuss, selai apel atau buah anggur yang dikeringkan.

Bahan pembuatan pancake ini pun mudah. Seorang kenalan asal Bavaria mengatakan bahwa siapa pun bisa membuatnya. Bahannya hanya tepung terigu, gula, garam dan susu yang dicampur bersamaan. Setelah wajan panas, beri butter dan mentega sebelum adonan dituang.

Kreasi tiap orang berbeda-beda. Ada yang meletakkan selai buah apel sebelum adonan. Kemudian dicampurkan dalam adonan pancake saat hendak dituang di wajan. Ada pula yang membuat pancake terlebih dulu matang. Saat pancake setengah matang, beri taburan kacang almond misalnya atau potongan buah yang disuka. Lalu kacaukan pancake seperti yang anda lihat pada foto.

Hasil akhir pancake adalah pancake matang yang kacau kemudian diberi taburan puderzucker atau gula icing. Gula yang tampak seperti bedak ini disaring di atas pancake sehingga tampak indah. Mudah ‘kan! Saya percaya anda bisa membuatnya di rumah.

Kue kaisarschmarrn ini biasa dihidangkan saat hari raya Natal di wilayah Bavaria dan Austria. Tetapi kini pancake ini bisa dibuat kapan saja seperti kaffeetrinken, untuk menemani minum kopi di beranda rumah. Hmm…