Makanan Khas Italia (24): Fusili Saus Tomat atau Fusili Saus Krim

Pasta adalah makanan pokok masyarakat Italia. Saat saya berlibur di sana, semua paduan rasa pasta yang dibuat mereka itu benar-benar enak sempurna. Pun saat ada malam budaya Italia yang pernah saya ulas di link ini, saya pun tergoda untuk membelinya. Tak disangka dua pasta fusili ini benar-benar buat lidah bergoyang. Keduanya saya dan suami membelinya pada malam tersebut.

Penasaran dengan rasanya yang enak, saya bagikan dua fusili yang berbeda rasa ini.

Fusili saus tomat

Fusili ini memang seperti kebanyakan pasta bersaus tomat, ada rasa asam tomat yang segar ditambah bumbu khas Italia yang biasa dijumpai pada saus pasta lainnya. Karena fusili saus tomat berbumbu sederhana hanya tomat segar dan bawang sudah membuat lidah bergoyang. Pada pasta ini tidak ada daging sama sekali, melainkan hanya keju mozzarela sebagai penambah citarasa.

Tambahan lain pada fusili ini adalah irisan keju parmesan yang dibuat sebagai topping. Ada kreasi berbeda juga pada fusili saus tomat ini, yang tak pernah saya jumpai sebelumnya. Ada daun rucola segar yang ditumpuk di atas, bisa sebagai dekorasi namun juga enak untuk disantap. Basilikum kecap diberi sedikit tampak menghiasi pasta ini.

Fusili saus krim

Selanjutnya adalah fusili saus keju dan cincang daging ham. Sebagaimana yang anda lihat, ini benar-benar enak. Untuk menghasilkan saus krim yang kental dan teksturnya sesuai memang tak mudah. Terkadang saya mesti memberi sedikit tepung maizena agar sedikit mengental. Saya juga suka krim yang tak terlalu fett, kadar lemaknya hanya sekian persen.

Setelah bawang bombay dicincang dan ditumis, masukkan potongan daging ham. Lalu ditumis sebentar sebelum diberi krim. Kemudian saus krim bisa disiramkan pada fusili. Ada tambahan irisan keju parmesan dan daun rucola. Agar semakin nikmat, beri sedikit basilikum kecap di atas pasta.

Dari dua fusili ini, anda suka mana?

Advertisements

Malam Budaya Italia, Kuliner dan Kesenian yang Seru Dinikmati

Lagu berbahasa Italia yang dinyanyikan membuat pengunjung bergoyang caca.

Siapa pernah berkunjung ke Italia, setidaknya percaya bahwa kuliner di Italia itu lezat dan enak semua. Saya pernah mengulas kuliner Italia di link ini, saat saya berada di Italia yang dikenal dengan makanan-makanan enak di dunia. Syukurlah saya tidak sampai lama berlibur ke sana karena saya khawatir baju-baju yang saya bawa sudah tidak muat lagi.

Menikmati makanan khas Italia di Jerman bukan hal aneh. Anda akan mudah menemukan gerai pizza atau restoran khas Italia hampir di tiap kota di Jerman. Sejak kedatangan orang-orang Italia sebagai pekerja tamu di Jerman di era tahun 1950-an maka budaya Italia seperti melekat di sini. Tak hanya itu, Italia juga menjadi destinasi wisata saat orang-orang di sini ingin pergi berlibur.

Lihat antrian orang membeli pizza!

Dengan alasan di atas, digelar acara malam budaya Italia sekaligus untuk memeriahkan malam musim panas yang panjang baru-baru ini dilaksanakan di kota Pocking, Bavaria. Acara ini meriah yang diikuti berbagai kalangan tua, muda bahkan anak-anak. Begitu meriahnya acara ini karena diiringi aktivitas berbelanja hingga jam 22.00 malam hari. Ya, Pocking sendiri memang dijuluki Einkaufsstadt yang berarti Kota Pusat Belanja.

Tentunya malam budaya diiringi aneka kuliner Italia yang bisa dibeli di tempat. Pizza itu sudah pasti ada di sini. Aneka pasta dan bruschetta pun bisa anda jumpai. Makanan lain seperti crepes dan tiramisu juga tersedia di booth makanan manis. Makanan lain yang tak kalah menariknya adalah flammkuchen yang bentuknya mirip pizza dan dipanggang juga.

Flammkuchen.
Crepes.

Tampak antrian tiap booth makanan mengular. Sementara gerai es krim yang juga terbuat dari gelato khas Italia juga tak pernah surut pembeli. Pengunjung semakin padat manakala ada tayangan hiburan seperti grup band yang membawakan lagu berbahasa Italia. Pengunjung pun diajak berjoget caca, khas masyarakat Italia.

Di sudut pintu masuk dan keluar tampak booth biro perjalanan yang menawarkan paket liburan ke Italia. Ini seperti ide yang menarik untuk memperkenalkan publik tentang budaya dari negara tertentu seperti Italia dengan kuliner, lagu bahkan kesempatan berlibur. Mungkin saya hanya mengenal pizza saja, padahal ada banyak hal yang bisa diperkenalkan dari Italia.

Bagaimana menurut anda?

Kue Khas Jerman (9): Quarkbällchen dan Ausgezogene, Manis dan Simpel Untuk Dibuat

Kanan adalah kue Ausgezogene dan kiri adalah Quarkbällchen.

Kue-kue di sini tak selamanya dibuat dengan cara dipanggang dalam oven. Saya menemukan kue yang mudah dibuat bak donat jika saya mengamati pembuatannya. Atau kue Quarkbällchen misalnya, ini seperti roti bola yang berbalut gula pasir. Oleh karena itu, kedua kue ini layak saya bagikan kepada anda.

Pertama

Saya bahas kue roti bola ini yang disebut German fried cheese ball. Dari namanya yang disebutkan dalam istilah bahasa Inggris sudah terdengar jelas bahwa ini adalah kue berbentuk bola yang digoreng. Rasa manis kue roti bola ini berasal dari gula pasir yang dibalutkan di sekeliling permukaan kue. Warnanya cokelat tua adalah hasil roti yang digoreng dalam minyak panas.

Apakah ada keju di dalam pembuatannya?

Ternyata saat saya amati bahan pembuatannya, kue roti bola ini tak ada keju sama sekali. Bahan-bahan kue pun serupa dengan bahan pembuatan donat yang biasa ibu saya buat di Jakarta. Itu sebab menurut saya, kue roti bola ini cocok bila dijadikan cemilan sore hari bersama kopi di rumah. Jika donat dibuat dengan bulat dan diberi lubang di tengah, sebaliknya roti bola ini hanya dibuat seperti bola. Setelah matang, sisi bola dimasukkan wadah berisi gula pasir untuk bermandikan gula.

Quarkbällchen adalah kue tradisional Jerman yang kini hanya ditemukan di sebagian kecil toko roti. Kebanyakan kue ini juga didapati saat ada festival musim panas atau pasar malam menjelang natal. Alasannya, Quarkbällchen begitu mudah dibuat di rumah sehingga siapa pun bisa menyiapkannya.

Kedua

Adalah Ausgezogene, yang juga menjadi kue tradisional di Jerman. Kue ini juga digoreng dalam minyak panas keseluruhan, lalu ditiriskan setelah berwarna kecokelatan. Setelah minyak tiris, beri gula bubuk untuk disajikan di atas kue sebagai dekorasi. Rasa manis yang alami membuat kue buatan Oma ini memang enak disantap bersama kopi di sore hari.

Camilan kedua ini mengingatkan saya kala saya masih kecil di Jakarta. Ini adalah jajanan saya serupa kue donat yang diberi gula bubuk. Biasanya kue ini disukai anak-anak seperti saya karena kue ini manis dan rasanya yang sederhana, ketimbang kue tar yang biasanya berhias dengan berbagai macam manisan yang membuat saya tak suka rasanya.

Kue Ausgezogene ini memang menggoda selera lagi untuk menikmati gorengan ala Jerman. Jika anda suka, silahkan temukan resepnya yang berseliweran di internet! Buat kue sendiri di rumah menjadi lebih enak, karena anda bisa mengontrol bahan pembuatannya dan kadar gula sesuai yang dikehendaki.

Happy Baking!

Insalata Fruti Di Mare, Salad Sea Food, Bandingkan dengan Pizza Sea Food: Makanan Khas Italia (23)

Salad Fruti di Mare, yakni salad isian sea food.

Salad. Salad. Dan salad. Ini menjadi santapan yang mendominasi saya saat musim panas ini. Saya benar-benar suka salad apa pun asalnya. Bagaimana pun makan sayur sangat bermanfaat untuk memberi nustri tubuh agar tubuh tidak dehidrasi. Selain alasan gizi, warna-warni salad dan isianya tampak menggugah selera. Padahal salad ya hanya sayuran saja, tetapi penyajiannya membuat saya jadi lapar.

Pizza Fruti di Mare, yakni pizza dengan topping sea food.

Seperti berikut ini, saya pesan di restoran Italia yang sudah dikenal di kota tempat tinggal saya. Saya memesan salad dengan isian sea food seperti cumi-cumi, udang, kerang dan ikan. Menariknya dari salad sea food yang diracik dengan bumbu ala Italia ini adalah saus pada saladnya yang benar-benar lezat. Saya yakin pecinta sea food pasti suka salad Insalata Fruti di Mare ini.

Memang untuk menyantap bersama salad, sea food dipotong kecil-kecil seperti ikan dan cumi-cumi misalnya. Rupanya ada juga potongan daging gurita di dalam kumpulan sea food yang saya pesan. Menariknya sea food dibuat terpisah dari potongan salad sehingga rasa saus salad dan rasa aneka sea food tidak bercampur. Ide bagus!

Rasa sea food yang saya nikmati ini antara segar, tawar dan lembut. Rupanya sea food sudah dimasak terlebih dulu sehingga tidak terkesan amis dan mentah. Mungkin perlu waktu agak lama agar semua bumbu meresap dalam sea food dan juga membuat semuanya tampak segar.

Sementara daun-daun salad dipilih yang masih segar seperti daun salada air, daun letucce, kol merah dan daun feldsalat, yang saya tidak tahu penyebutannya dalam bahasa Indonesia. Ada tambahan potongan tomat merah agar tampak seperti hiasan namun bisa juga disantap jika suka. Ada irisan bawang merah besar pada tumpukan salad.

Saus merah muda dan saus basilikum ditambahkan di atas salad. Ada rasa manis dam segar yang menambah rasa nikmat bila disantap dengan sea food. Saus ini pula yang dipergunakan untuk pizza fruti di mare, yang dipesan di restoran khas Italia. Saus ini melengkapi rasa sea food yang mendominasi topping pizza. Ini benar-benar enak. Saya sering memesan keduanya jika saya rindu makan sea food. Masakan Italia mampu membuat sea food tidak berasa amis. Enak!

Ini layak direkomendasikan bagi pecinta sea food.

3 Kreasi Daging Ayam yang Tidak Membosankan Ini Bisa Ditiru

Mengolah daging ayam menjadi masakan yang enak bisa jadi mudah, tetapi bagaimana jika daging ayam tersebut diolah dengan bumbu berbeda. Berbeda itu bisa berarti asing bagi saya dan anda, yang memang mengenal masakan nusantara dengan citarasa yang sudah pasti dikenali. Oleh karena itu, saya bagikan tiga kreasi berikut yang bisa dicoba di rumah. Meski masakan berikut sedikit serupa, tetapi rasa dan penampilannya berbeda. Ini bisa kreasi masak daging ayam yang tak membosankan.

1. Ayam Bakar Khas Timur Tengah

Waktu makan siang tiba. Saya pun bergegas menuju kantin kampus. Tak disangka, menu makan siang kali itu adalah ayam panggang. Saya yang sudah membaca daftar menu di website, segera mengantri bersama mahasiswa lainnya di depan etalase makanan.

Tampak menu yang saya ambil adalah nasi kuning dan ayam bakar. Itu pemikiran saya, namun bagaimana rasanya?

Nasi kuning itu di sini dikenal dengan nasi berbumbu kunyit. Mungkin nasi ini memang diolah dengan kunyit dan sedikit rempah sebelum disajikan. Rasa nasi kuning ini tentu berbeda dengan nasi kuning nusantara yang citarasanya ada daun salam, sereh dan santan. Nasi kuning ini berbeda tekstur pun rasanya.

Demikian dengan ayam panggang, yang biasanya saya nikmati ayam panggang kecap atau ayam panggang madu. Justru sebaliknya, ini adalah ayam panggang berbumbu dengan tidak ada rasa manis. Ayam cukup empuk, tetapi ada hal yang membedakannya. Saya pikir mereka tidak membakarnya, melainkan memanggangnya di oven.

2. Salad daging ayam, Vietnam

Makanan kedua adalah salad daging ayam ala Vietnam yang dipesan di restoran khas Vietnam. Ini adalah aneka salad, terdiri atas daun-daun segar yang diberi bumbu segar dan asam, kemudian direndam sebentar agar bumbu menyerap. Sayurannya ada kol, daun mint, tomat cheri, buah zaitun, tauge dan irisan wortel.

Seperti judulnya, salad daging ayam. Daging ayam dimasak terlebih dulu kemudian didinginkan hingga tak berasa panas. Potongan daging ayam diiris lebih kecil kemudian disajikan di atas tumpukan salad. Sebagai dekorasi dan penutup hidangan, ada daun mint yang masih segar sebagai topping.

3. Kari ayam pedas, India

Makanan olahan daging ayam terakhir tentu anda pernah dengar sebelumnya, yakni chicken tika masala. Saya pernah mengulas menu ini di link ini. Namun jika anda melihat kedua foto dengan nama yang sama, maka ternyata keduanya berbeda.

Chicken tika masala yang saya tampilkan sekarang benar-benar berasal dari restoran khas India. Masakan ini super pedas dibuat bagi pecinta makanan kari dan pedas. Level kepedasannya pun bisa diatur sesuai pesanan pembeli. Masakan kari ayam super pedas ini layak dicoba bagi pecinta masakan pedas.

Dari ketiga makanan olahan daging ayam di atas, manakah yang anda suka?

4 Sate Berikut Bisa Jadi Inspirasi Masak

Musim panas memang banyak dimanfaatkan untuk membuat barbeque bersama keluarga dan kerabat. Hal menarik di sini, barbeque dibuat dengan meminimalisir asap sehingga membuat nyaman lingkungan sekitar. Itu semua tercipta berkat kecanggihan alat pemanggangan yang beranekaragam dijual di toko perabotan rumah tangga.

Berikut saya bagikan empat kreasi sate yang barangkali anda minati. Pasalnya empat kreasi sate ini berasal dari empat negara berbeda yang tentunya diracik dengan bumbu yang berbeda pula.

Penasaran ‘kan?

1. Sate ala Yunani

Masakan berikut dikenal dengan nama souvlaki, seperti yang pernah saya bahas di link ini sebelumnya. Masakan ini tentu saya pesan di restoran khas Yunani. Ini adalah dua potong sate yang ditancapkan di bilah besi. Tentu daging tanpa lemak yang membuat sate lebih empuk dan enak untuk disantap. Ada bumbu khas mediterania di sini seperti rempah-rempah yang tak mudah saya tebak.

Untuk menikmatinya, ada nasi paprika khas Yunani. Tak lupa saus tzatziki yang menjadi kebanggaan masakan Yunani. Anda pasti tergoda untuk mencicipi masakan yang dipanggang dengan bumbu khas mediterania ini.

2. Sate ala Jerman

Sate kedua yang saya dapatkan adalah sate ayam. Awalnya saya takjub mendapati sate ayam dengan nasi di kantin kampus. Biasanya sate dimakan dengan kentang, tetapi ini dengan nasi. Rupanya kantin kampus menyuguhkan aneka kuliner dari berbagai bangsa sehingga tidak membosankan para mahasiswa yang jadi pelanggannya tiap hari.

Sate ditusuk dengan bilah bambu seperti di Indonesia. Sate terdiri atas potongan daging ayam dan beberapa potong paprika. Sepertinya sate ini tidak melalui pembakaran, tetapi dipanggang agar matang. Setelah matang, sate disiram dengan kuah pedas rasa tomat. Ada rasa asam dan segar dengan menikmati sate ini.

3. Sate ala India

Masakan sate terakhir berasal dari India. Sate ini terdiri dari aneka potong daging yang dikehendaki dan diberi bumbu khas India tentunya. Untuk menikmatinya, ada nasi kari dan aneka sayuran yang juga ikut dipanggang. Menu yang dipesan di restoran India ini yang memang dipanggang untuk daging dan sayurannya.

Porsi sate ini memang untuk dua orang. Itu sebab ada dua nasi kari dan banyaknya potongan daging. Agar lebih enak, disantap dengan perasan jeruk lemon dan irisan bawang merah. Rasanya enak!

4. Sate ala Jepang

Sate terakhir yang diulas adalah yakitori yang mungkin pernah anda dengar atau jumpai di restoran Jepang. Sate ini diberi saus teriyaki khas masakan Jepang umumnya. Sate ini terdiri atas potongan daging yang kecil-kecil yang diselipkan di bilah bambu. Rasanya cukup enak, ditaburi dengan biji wijen.

Jadi, sate mana yang akan coba?

Thunfisch Salad, Salad dengan Ikan Tuna: Makanan Khas Jerman (58)

Kembali lagi saya membahas salad yang tak pernah habis diulas. Saya tergila-gila makan salad mengingat suhu udara yang terik dan cocok untuk membuat tubuh tidak mengalami dehidrasi. Sebelumnya, saya sudah mencoba menikmati salad tuna dengan racikan khas masakan Italia di link ini. Tak hanya itu, saya juga pernah menyantap salad tuna dengan gaya khas Asia di restoran Vietnam di link ini.

Nah, kedua salad ini diracik dengan gaya berbeda tetapi salad tersebut tetap enak. Selanjutnya, bagaimana jika salad diracik secara lokal khas masakan Jerman?

Saya memesannya di restoran di rest area jalur bebas hambatan, tol. Anda pasti kenal nama restoran Jerman ini. Paulaner. Ya, di Jerman ada beberapa rest area di autobahn yang menempatkan restoran Paulaner untuk disinggahi. Restoran yang mengusung masakan Jerman ini memang bergaya moderen dengan masakan yang klasik, seperti salad yang dibuatkan untuk saya.

Untuk salad terasa enak atau tidak bergantung bagaimana juru masak membuatkan saus yang dicampurkan di antara sayuran segar di dalamnya. Saus salad ini menjadi rahasia dapur tiap restoran. Saus pada salad tuna ini terasa asam manis dengan sedikit saus tomat di dalam. Jangan lupa anda perlu mengaduknya agar saus salad tercampur aduk! Kadan9g kala ada restoran yang meletakkan saus salad sebagai topping, tetapi topping salad ini adalah potongan daging ikan tuna.

Apa yang membedakan salad khas Jerman adalah irisan bawang entah bawang merah atau bawang bombay. Sebagaimana anda perlu tahu bahwa bawang merah di sini berukuran besar, jadi jika diiris pun tampak serupa seperti bawang bombay. Irisan bawang merah segar itu menambah nikmat salad ini. Jika anda tak suka bawang merah yang sebenarnya tak terlalu menyebabkan bau mulut seperti bawang merah kecil, anda bisa memesannya pada pramusaji agar salad tanpa irisan bawang.

Tak hanya potongan sayur segar seperti daun salada air, wortel dan irisan tomat tetapi ada juga potongan telur yang bisa anda nikmati bersamaan. Tentu daging ikan tuna ini sudah ready to eat yang sudah matang. Rasa tuna dengan aneka sayuran bercampur satu di mulut. Ini enak!

2 Makanan Vegetaris, Pilih Mana? Spanyol Omelette Tortila atau Italia Antipasti

Kuliner dari Spanyol.

Melanjutkan aneka kuliner dari Spanyol, saya berikan ide makanan vegetaris bagi anda yang sedang diet makan daging. Jika anda berpikir makanan asal Spanyol ini dipesan di restoran khas masakan Spanyol, maka anda salah besar. Tak selamanya juga saya makan di restoran atau hotel, saya mendapatkan makanan ini di kantin kampus saya. Di sini kampus menyajikan aneka kuliner yang bisa dilihat di website kampus menunya tiap hari, kecuali Sabtu dan Minggu.

Kantin kampus menyajikan makanan vegan, vegetaris dan normal umumnya. Karena mahasiswa yang belajar di sini juga berasal dari berbagai bangsa maka menu pun bisa berasal dari macam-macam kuliner juga. Salah satunya, makanan asal Spanyol. Nama kuliner tersebut adalah Omellete Tortilla yang pernah saya bahas di link ini. Bedanya, tortila tersebut dalam link dipesan di restoran khas Meksiko.

Omelette tortila ini seperti telur dengan isian sayuran yang dipanggang. Sayurannya bisa dipilih sesuai selera, seperti pada foto. Ada wortel, kentang, buncis, kacang polong dan kacang merah. Sebelum disajikan, omelette tortila disantap dengan paprikadip. Ini adalah saus khas Meksiko dan Spanyol. Paprikadip terdiri atas potongan paprika merah yang dimasak dengan saus tomat dan berasa asam.

Kuliner dari Italia.

Kuliner vegetaris kedua yang dibahas berasal dari Italia. Makanan ini dipesan saat saya berada di kapal Kristal Swaroski yang diceritakan di di link ini. Sebenarnya, saya juga pernah memesan antipasti juga saat saya sedang di Regensburg. Ceritanya dapat dilihat di link ini.

Antipasti bisa menjadi pilihan bila anda sedang diet daging. Anda bisa mendapati aneka sayuran yang dipanggang dengan gaya khas masakan Italia umumnya. Antipasti yang saya pesan kali ini diselipkan keju di dalam sayuran panggang. Misalnya paprika atau peperoni pun terdapat keju juga. Ada saus balsamico untuk menyempurnakan rasanya.

Untuk menikmati antipasti atau antipasto, nama yang dikenal di Italia maka ada roti baguette. Salad pun tak pernah lupa diselipkan di restoran di Jerman. Tak hanya itu, ada tambahan di antipasti yakni breadstick. Ini semacam dekorasi dan pelengkap juga untuk menyantap antipasti.

Dari kedua kuliner asal Spanyol dan Italia, manakah yang anda suka?

Ethiopian Sambusa, Sebutan Gorengan Isi Daging Sapi Cincang: Makanan Khas Afrika (2)

Sambusa, buatan Afrika.

Satu lagi makanan khas Afrika yang saya cicipi di salah satu restoran yang mengusung kuliner Afrika di kota Frankfurt. Nama makanan yang saya pesan adalah sambusa, yang sebenarnya ini adalah vorspeisse atau makanan pembuka. Hanya saja saya saya memesannya karena saya sedang tidak ingin makan dalam porsi besar. Di situ tertulis bahwa sambusa dalam satu porsi terdiri atas tiga potong. Itu sudah membuat saya kenyang.

Samosa, buatan India. Bandingkan!

Sambusa itu sudah saya bahas dalam makanan khas India. Silahkan cek linknya! Di situ saya jelaskan samosa yang berasal dari India berisikan kentang dan kacang lentil yang diolah jadi satu. Samosa yang saya perkenalkan dari India adalah makanan vegan. Jika anda ingin menyantapnya lebih lagi seperti samosa diberi kuah kari, makanan ini cocok untuk para vegetarian. Di artikel tersebut, saya jelaskan pula bahwa samosa juga terdapat di negara-negara di luar India. Karena migrasi di jaman dulu, samosa dari India pun bisa terpengaruh dari negara lain.

Akhirnya saat saya berada di restoran Afrika, samosa di sini disebut sambusa. Namun bentuk dan tekstur kulit pastry tetap sama. Bentuknya pun sama-sama segitiga seperti samosa dari India. Sedangkan yang membedakan adalah isiannya. Sambusa dari Afrika sering disajikan dengan olahan daging sapi. Sambusa lagi-lagi berasal dari Ethiopia seperti kuliner sebelumnya yang saya tulis di sini.

Sambusa dari Ethiopia ini juga digoreng setelah isian daging sapi cincang yang diberi sedikit bumbu sederhana. Baik sambusa maupun samosa merupakan kue pastry yang digoreng keseluruhannya dengan minyak panas. Setelah berwarna kecokelatan, itu berarti sudah matang. Lalu anda bisa menyantapnya dengan salad dan sambal khas Ethiopia. Rasa sambusa sedikit asam dibandingkan samosa. Saya sendiri tidak tahu apa yang membuatnya asam.

Bagi anda penggemar gorengan, silahkan cek resepnya dan bisa dibuat di rumah! Ini memang menarik apalagi makanan ini menjadi lintas negara dan benua. Jika anda berhasil membuatnya di rumah, isiannya pun tergantung selera anda bisa hanya kacang lentil saja, daging ayam cincang atau daging sapi cincang.

Apakah anda tertarik mencobanya?

Tagliatelle Salmone, Mie Lebar Creamy Pakai Ikan Salmon: Makanan Khas Italia (22)

Kuliner selanjutnya asal Italia adalah seputar pasta. Pasta yang dibahas kali ini jika dilihat seperti mie lebar. Dalam kuliner Italia, pasta ini disebut tagliatelle yang menurut saya seperti mie lebar, kira-kira lebarnya 6 sampai 10 milimeter. Pasta ini jika dilihat dari kejauhan seperti fettucini, tetapi tagliatelle lebih panjang, tak putus-putus.

Saya memesannya di restoran khas Italia di kota saya yang sudah ternama dengan masakannya yang enak. Saya pesan tagliatelle dengan salmon. Namanya adalah tagliatelle salmone. Dimana mie lebar ini sedikit creamy dengan rasa yang enak disantap. Cukup memuaskan dan kenyang tentunya.

Di atas mie lebar diberi topping ikan salmon yang empuk dan enak juga. Untuk ikan salmonnya seperti ikan asap yang dipanggang sehingga terasa di lidah. Setiap gigitan potongan salmon disantap bersama mie lebar yang tak berujung.

Untuk saus tagliatelle adalah fein tommaten sahnesauce dalam deskripsi menu. Artinya, makanan tersebut dimasak dengan saus krim yang berasa tomat. Enak sekali!

Penasaran ‘kan ingin mencobanya? Saran saya, coba anda kreasikan mie lebar dengan salmon filet. Dengan begitu, citarasa nusantara menjadi kreasi yang istimewa. Coba yuk!