Ternyata Sukses Itu Direncanakan

Adakah orang yang sukses tanpa proses sehingga begitu dilahirkan sudah sukses? Ada saja, tetapi pasti hanya sebagian kecil secara statistik di dunia ini. Namun sebagian besar orang-orang sukses di dunia ini sudah mengakui bahwa kesuksesan yang mereka raih itu butuh proses yang panjang.

Suatu kali saya datang ke seminar yang mendatangkan pembicara orang yang cukup sukses di bidangnya. Dia bertanya pada kami semua yang hadir di situ dengan mata tertutup dan kepala tertunduk, siapa yang ingin sukses dalam hidup? Rupanya seluruh peserta di seminar tersebut ingin sukses dalam hidup. Itu artinya sukses itu PENTING.

Kemudian pembicara seminar itu bertanya beberapa dari kami sebagai peserta seminar. Pertanyaannya, bagaimana caranya menjadi sukses?

Setelah lima orang menjawab pertanyaannya, dia langsung mengatakan bahwa semua yang dikatakan oleh peserta seminar itu benar. Tetapi ada yang dilupakan untuk menjadi sukses, menurut si pembicara seminar. Hal yang dilupakan itu padahal begitu essential untuk mencapai kesuksesan. Si pembicara seminar kembali bertanya, apakah itu? Tak ada yang bisa menjawab.

RENCANA SUKSES. Jawabannya!

Kita ingin ini dan itu. Kita mimpi akan sukses ini dan itu. Tetapi kita kadang lupa bagaimana merencanakan secara spesifik atau langkah-langkah mencapainya. Kita berpikir otak akan menyimpan memori sukses yang kita inginkan.

Padahal saat kita ingin mencapai suatu tempat saja, kita butuh rencana agar tiba di destinasi tujuan. Mengapa kita butuh rencana sebelum pergi ke destinasi tersebut? Ya, mungkin saja kita tak ingin tersesat atau kita belum pernah (=tidak tahu) menuju ke sana. Atau kita ingin cepat sampai di destinasi tujuan. Intinya, kita tidak ingin gagal.

Siapa yang ingin GAGAL dalam hidup? Atau siapakah yang berencana GAGAL dalam hidup?

Saya sendiri pernah coba berkendara dengan suami tanpa rencana, ternyata itu tidak nyaman sekali. Kita bingung. Kita beberapa kali putar jalan. Kita berpikir ulang, bahwa kita hanya menghabiskan bensin saja.

Menurut si pembicara seminar sukses itu, buat apa kita menghabiskan tenaga, waktu dan sumber daya hanya karena kita lalai membuat rencana untuk sukses? Lalu dia melanjutkan lagi bahwa dia berhasil menjadi sukses karena dia sudah merencanakannya saat dia berusia 17 tahun.

Memiliki rencana sukses itu berarti kita punya kendali atas hidup kita. Bukankah pepatah bijak mengatakan SUKSES itu ada di TANGAN anda? Dengan begitu sukses ditentukan oleh rencana yang anda buat.

Menutup seminar, si pembicara tersebut melanjutkan bahwa rencana sukses itu PERLU. Rencana akan membuat kita fokus pada prioritas sukses yang diinginkan. Saat kita merencanakan SUKSES, bukankah alam raya akan mengarahkan kita untuk mencapainya?

Saya yang mendengarnya terangguk sepakat.

Ternyata SUKSES itu butuh RENCANA.

Jika SUKSES itu penting dalam hidup maka RENCANA itu yang utama.

Tahukah Anda, Apa Kunci Kesuksesan?

Memasuki 608 hari daily blogging, saya sedang berpikir tentang makna kesuksesan. Saya memang belum bisa mengakui bahwa saya adalah blogger yang sukses tetapi saya cukup sukses untuk tidak malas blogging tiap pagi. Dan itu tidak mudah. Begitu pun makna sukses yang sedang saya jalani. Jika anda ingin tahu kunci sukses, pertama-tama temukan apa makna sukses menurut anda?

Saya menemukan kata “sukses” ketika saya memahami apa yang ingin dikerjakan. Jika kita mengerjakan apa yang kita inginkan dengan penuh cinta, itu sudah sukses. Sekecil apa pun tanggungjawab anda saat ini, percayalah suatu saat itu akan menjadi besar. Sukses itu datang dari perkara kecil untuk mendapatkan tanggungjawab besar.

Itu sukses menurut saya, melakukan apa yang dicintai. Karena jika kita melakukannya tanpa cinta maka kita tidak bahagia. Lalu apa kuncinya untuk mendapatkan kesuksesan?

Sukses menurut saya bukan ditentukan oleh bakat apalagi kepintaran. Bahkan bakat dan talenta hanya 10 persen mengisi kesuksesan dan sisanya kerja keras. Sukses juga bukan berarti dipengaruhi oleh kekayaan atau keturunan. Jadi anda tak perlu khawatir bila anda tak kaya, tak pintar atau tak berbakat. Karena kunci sukses bukan itu semua.

Sukses ditentukan dari kegigihan atau dalam bahasa Inggris dikenal persistensi. Saya belajar memahami, ketika seorang atlit sukses menang ternyata disebabkan ia punya daya tahan yang lebih lama dibandingkan atlit yang kalah. Daya tahan juga disamakan dengan kegigihan. Daya tahan yang dimaksudkan kemampuan untuk bertahan lebih lama untuk terus melanjutkan apa yang sudah dimulai. Atlit ini gigih berlatih tak kenal lelah hingga saat pertandingan dimulai, ia tetap bertahan untuk menyelesaikannya. Perkara menang atau kalah, itu adalah hasilnya. Karena mereka yang gigih, buahnya akan diperoleh.

Sukses itu tidak pernah di awal. Sukses itu akan mengikuti jika kita sudah memulainya dengan gigih.

Mereka yang berkarakter gigih atau berdaya juang tinggi adalah mereka yang tidak pernah putus asa, tidak mudah menyerah ketika gagal dan terus bangkit menyelesaikannya. Ini kunci sukses ketika orang berani memulai maka dia pun berani untuk bertahan hingga menyelesaikannya.

Sudah gigihkah saya menyelesaikan apa yang diinginkan untuk sukses?