Kreasi Sendiri (32): Banana Spring Roll, Pisang Karamel dari Kulit Lumpia dan Gula Palem

Banana spring roll atau pisang karamel buatan sendiri.

Suatu kali saya memesan secara online gula merah di toko asia, persepsi gula merah dengan palm zucker itu tertulis mirip. Padahal palm zucker dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi gula palem. Kandungan gula palem dan gula merah itu juga berbeda. Gula merah itu lebih pekat jika dicairkan, sebaliknya gula palem warnanya lebih terang. Jadi saya salah membeli dan tak mungkin juga saya kembalikan.

Akhirnya saya menemukan ide, memanfaatkan gula palem untuk kreasi masakan. Pilihan saya langsung membuat banana spring roll atas saran kenalan dari Thailand. Dia berpendapat bahwa gula palem bisa dimanfaatkan untuk membuat kue yang enak. Lalu saya putuskan memanfaatkan gula palem dan pisang untuk membuat kue banana spring roll. Mudahnya, saya pakai juga kulit lumpia yang diberikan kenalan tadi.

Pembelajarannya, manfaatkan kesalahan menjadi pengalaman baru. Begitu mudahnya saya membuat pisang karamel ini sehingga saya bisa menjadikannya sebagai cemilan. Resep ini juga mudah dan bisa anda coba di rumah. Karena saya salah membeli gula palem, saya jadi belajar buat banana spring roll.

Bahan yang diperlukan

  1. Pisang
  2. Kulit lumpia
  3. Gula palem
  4. Gula putih
  5. Putih telur
  6. Minyak goreng

Langkah memasak

  1. Belah 1 pisang menjadi empat bagian yang panjang.
  2. Ambil 1 toples gelas, masukkan gula putih dan gula pasir sama banyaknya. Tutup toples dengan rapi. Kocok kedua gula hingga tercampur rata.
  3. Siapkan 1 lembar kulit lumpia dan olesi tiap sisi dengan putih telur.
  4. Masukkan 1 potongan pisang dalam toples gula. Kocok sehingga tercampur rata.
  5. Letakkan pisang yang bertabur gula di tengah kulit lumpia.
  6. Lipat kulit lumpia dengan rapi dan di sisi kulit lumpia ditekan, seperti pada foto.
  7. Panaskan wajan dan beri minyak.
  8. Goreng pisang hingga berwarna kecokelatan. Siap disajikan!

Mudah ‘kan? Selamat mencoba!

Vietnam: Menikmati Acara Minum Teh dan Tradisinya

Apakah anda suka minum teh? Jika ya, mungkin anda tertarik dengan acara minum teh yang diselenggarakan teman mahasiswa asal Vietnam. Dia mengundang saya datang ke asrama mahasiswa untuk bincang-bincang sebentar. Mendengar tawarannya, saya pun tertarik datang. Bukankah Vietnam punya citarasa teh yang juga sama nikmatnya seperti vietname iced caffe yang selama ini dikenal?

Jam 16.00 sore saya sudah tiba di asramanya. Dia sudah membuatkan racikan springroll yang istimewa. Springroll ini pernah juga saya buat sebagaimana artikel di sini. Ini semacam lumpia khas Vietnam. Setelah menyambut kehadiran saya, dia meracik teh khas negerinya. Dengan begitu saya jadi mengenal tradisi minum teh dan kebiasaan di negerinya.

Sebagai negara agraris, Vietnam punya bermacam-macam teh. Teh yang paling banyak dikenal adalah teh hijau. Teh ini dipercaya baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Itu sebab minum teh hijau dalam gelas porselen mulai dari keluarga, komunitas petani hingga masyarakat pedesaan menjadi citra masyarakat Vietnam. Mereka bisa ngobrol satu sama lain sambil minum teh untuk menciptakan pertemuan sosial. Ini semacam gaya hidup tradisional masyarakat Vietnam. Begitu ujar teman mahasiswa asal Vietnam ini.

Umumnya masyarakat Vietnam suka dengan teh aroma bunga seperti melati yang dikenal teh yasmin atau teh lotus. Teh melati disebut trà lài yang diproduksi dalam dua tingkatan yang mirip dengan teh lotus. Teh hijau Vietnam memiliki kandungan kafein yang lebih rendah dibandingkan dengan teh hijau asal Tiongkok. Konon teh hijau asal Vietnam kurang populer dibandingkan Tiongkok atau Jepang. Hal ini mendorong pemerintahnya membentuk Vietnam Tea Association agar semakin meningkat penjualannya ke mancanegara.

Begitu sekelumit cerita minum teh dari teman mahasiswa di sini. Akhirnya saya jadi paham bahwa minum teh bisa mendapatkan banyak hal yang selama ini tidak saya ketahui. Selesai acara minum teh, saya mendapat buah tangan minuman kemasan rasa teh hijau produksi negeri teman saya ini. Katanya minuman kemasan ini juga dijual di Asia Shop di Jerman. Andai minuman kemasan teh Indonesia juga bisa menjangkau hingga ke sini.

Spring Roll, Biasa Disebut Lumpia: Makanan Asia di Jerman (23)

Spring roll is a kind of dim sum and literally in Indonesia called as lumpia. Indonesia claimed lumpia as rolled pastry that filled in vegetables. 

Each Asian restaurant in Germany placed spring rolls in vorspeisen or dessert. As guest of restaurant, we are able to choose it in the opening main dishes as the same as soup also. To complete the taste, spring rolls served with sweet sour sauce. Hmm, perfect delicious!

A few weeks ago, I’ve tried to make spring rolls at home. Honestly, those needed perfect hands to look tasty and pretty. For sure, a recipe how to make spring rolls shared through this post. 

***

Lumpia mungkin tak asing lagi bagi anda. Apalagi jika anda mengetahui bahwa Semarang memiliki lumpia yang terkenal enaknya. Saya sepakat dengan itu karena ada rasa dan aroma yang khas dari lumpia asal Semarang. 

Setelah saya sering traveling ke negara sekitar Asia, tak disangka bahwa lumpia tak hanya milik Semarang, Indonesia saja. Contohnya saat saya di Thailand, teman saya seorang turis asing memesan “spring roll” untuk dinikmati sebagai kudapan. 

Nah, spring roll juga disajikan di restoran Asia di Jerman sebagai vorspeisse. Artinya, lumpia ini disajikan di awal hidangan utama. Beberapa restoran Asia bahkan membuat dua pilihan sebagai hidangan pembuka, spring roll atau sup. 

Dari penjelasan di atas, sekarang lanjut dengan membuat spring roll. Bahan-bahannya mudah didapat di supermarket. 

Bihun yang bisa dibeli di supermarket.

Sausnya yang bisa dibeli di supermarket.


Bahan yang diperlukan 

  1. Wortel, tauge dan daun bambu kemasan. Tiriskan airnya.
  2. Bihun.
  3. Kulit lumpia.
  4. Minyak goreng.
  5. Tepung.
  6. Air.
  7. Saus tiram.
  8. Sambal khusus spring roll.
  9. Garam dan merica.

    Cara membuat 

    1. Siapkan air panas dalam wadah. Potong bihun menjadi lebih kecil. Masukkan bihun dan rendam dalam air panas selama 15 menit. Tiriskan airnya.
    2. Untuk sayuran, saya beli di supermarket dalam bentuk kemasan. Sayuran yang sudah tercampur tersebut, sudah terpotong dengan cantik. Tiriskan airnya.
    3. Panaskan wajan. Masukkan minyak sayur. Tumis sayuran hingga layu.
    4. Tambahkan bihun yang sudah terendam air panas. Campurkan bersamaan. Tambahkan saus tiram, garam dan merica sedikit. Tumis beberapa menit.
    5. Selesai isian lumpia. Siapkan kulit lumpia.
    6. Untuk perekatnya, campurkan 1 sendok tepung terigu dan air sedikit. 
    7. Lebarkan satu kulit lumpia. Letakkan semua satu isian sayuran dan bihun di ujung kulit lumpia.
    8. Bungkus dan bentuk kulit lumpia sebagaimana yang diinginkan. Gunakan perekat dari tepung terigu. 
    9. Jika sudah selesai, singkirkan sementara. Agar tetap terbungkus cantik, anda bisa tutupi lumpia yang terbungkus dengan plastik makanan sehingga tetap awet.
    10. Siapkan wajan. Masukkan minyak sayur dalam kondisi yang cukup untuk merendam lumpia. 
    11. Masukkan lumpia satu per satu ketika minyak sudah panas. Hal ini dilakukan agar warna kuning lumpia menjadi alami dan merata.

    Jika sudah selesai menggoreng lumpia, anda bisa menyajikan dengan saus spring rolls yang biasanya terjual di supermarket. Sekarang tak perlu datang ke restaurant Asia untuk mencicipi spring rolls atau lumpia.

    Selamat mencoba!