Makanan Asia di Jerman (3): Restoran China ‘Lucky Seven’ 

Aksara dan interior semakin membangun suasana layaknya anda berada di Tiongkok.

Tempatnya nyaman dan bersih. Interior bergaya restoran Tiongkok.

Buku menu.

Suguhan akuarium dengan ikan yang bercorak warna-warni sambil menunggu pesanan datang.

Sup pembuka, pekkingsuppe.

Jasmintee.

Makanan dihangatkan di atas tungku.

Tintenfish Pfanne mit Gemüse.

Mengapa saya pilih nasi goreng lagi ya? Entahlah berikutnya saya mau coba menu lain. 

Rasanya makanan adalah obat penghilang rindu. Ketika saya membayangkan ingin makan nasi dan makanan selera Asia. Tak berapa lama, lamunan saya terbayarkan kala wiken suami ajak ke restoran Asia. Saya pun antusias menyambut ajakan makan siang di suatu China Restaurant di wilayah Niederbayern namanya ‘Lucky Seven.’ Kata suami saya, restoran ini sudah berdiri lama, mungkin lebih dari dua puluh lima tahun lalu. Wow!

Area parkir restoran disatukan dengan supermarket sehingga tergantung seberapa banyak area yang kosong. Lalu interior luar restoran sudah menampakkan bangunan khas Tiongkok, seperti yang pernah saya alami saat di China dulu. Begitu masuk, kami langsung disambut ramah oleh dua orang staf yang menurut suami saya adalah anak dari pemilik restoran. Jadi restoran ini adalah bisnis keluarga. 

Kursi, meja dan interior di dalam restoran semua menggambarkan suasana restoran di Tiongkok. Ini berbeda dari kebanyakan restoran Asia lainnya yang sudah mulai moderen. Lalu ada banyak aksara China yang tertempel di dinding restoran. Semakin membuat kami betah dan merasa seperti ada di Tiongkok, kami mendengarkan lantunan instrumen khas negeri Tiongkok. Kami pun memilih duduk di dekat akuarium besar. Meski cuma makan siang namun suasana restoran terlihat elegan dan ekslusif, itu pemikiran saya.

Baca https://liwunfamily.com/2017/03/01/pengalaman-urus-visa-2017-shenzhen-tiongkok/

Saat memilih menu makanan dalam daftar, wah ternyata harganya tak terbilang melejit. Saya dan suami memilih menu makanan untuk mittagessen, waktu makan siang. Saya pesan nasi goreng yang ditulis di menu ‘Gebraten reis mit Sweinfleisch’ sedangkan suami pilih cah cumi dan sayuran yang ditulis ‘Tintenfish Pfanne mit Gemüse.’ Lalu saya pesan minum ‘Jasmintee‘ yang hangat, pastinya semacam teh panas. Di luar restoran suhunya 11 derajat, jadi saya pikir perlu teh panas. Suami saya pesan ‘Apfelsaftchorle.’

Saya masih membayangkan dinginnya di luar ditambah angin yang kencang, luar biasa! Selang tak berapa lama, datang sup pembuka yakni pekkingsuppe dan minuman sesuai pesanan. Sebagai makanan pembuka, ada 2 pilihan yakni sup atau springroll. Kami sepakat pilih sup karena rasanya yang hangat. Setelah si pramusaji pergi, suami mengatakan bahwa pramusaji, seorang perempuan paruh baya berambut keriting dan berwajah oriental adalah isteri pemilik restoran. Suasana restoran seperti kekeluargaan sekali. Di sekitar banyak pria dan perempuan berwajah kaukasian dan berambut blonde tampak menikmati santapan siang. Pengunjung restoran saat kami datang tampak lumayan banyak juga.

Baca https://liwunfamily.com/2017/10/23/puas-seharian-makan-bebek-gaya-barat-dan-gaya-timur/

Sepuluh menit setelah memesan, datang pesanan kami. Si pramusaji menempatkannya di atas tungku penghangat makanan, dua menu makanan sudah tersedia di hadapan kami. Rasa makanan ini benar-benar nikmat menurut saya dan suami. Kerinduan seolah terbayarkan kala kami berdua sedang ingin makan makanan Asia. 

Menurut kami, restoran ini recommended untuk dicoba bila berkunjung ke wilayah Bayern. Berikut alasannya:

  • Berada di pusat kota dan strategis lokasinya, terutama area parkir yang luas.
  • Makanannya enak dan lezat.
  • Suasana terkesan oriental dan kekeluargaan.
  • Harganya terjangkau.
  • Tempatnya bersih, nyaman termasuk toiletnya. 

Jika anda datang untuk makan siang, maka tamu yang datang mendapatkan sup pembuka gratis. Namun bila datang malam hari untuk makan malam, biasanya anda akan dapat China pflaumenwein, yang menghangatkan tubuh. Jika beruntung di restoran lain ditambahkan fortune cookies. Menarik ya!

Baca https://liwunfamily.com/2017/07/18/ketika-gluckskek-dan-pflaumen-schnaps-jadi-penutup-makanan/

Demikian pengalaman kami. 

Apakah anda punya pengalaman serupa makan di China Restoran?

Baca https://liwunfamily.com/2017/10/13/nasi-goreng-indonesia-digemari-di-luar-negeri-datang-ke-yuen-china-restaurant-di-salzburg-austria/

Advertisements

Ingin Makan Murah di Jerman? Datang ke Imbiss!

Gerai imbiss Asian Food menjual bakmi goreng kemasan praktis dan diberi garpu plastik. Ini ukuran kecil dengan sayuran harga kisaran kurang dari 3€.

Di imbiss Asian Food disiapkan tempat duduk sederhana jika ingin makan langsung. Total makan berdua hanya kisaran 10€ dibandingkan makan di restoran bisa mencapai 30€. 

Gerai imbiss yang menjual pizza, harga 5€ sementara di Italia mungkin hanya kurang dari 2€.

Imbiss yang jual kacang, gula-gula dan aneka manisan lainnya.

Imbiss (kanan) yang menjual döner dan burger seperti foodtruck tampak belakang.



Jika di Indonesia ada warung makan kaki lima, warung tenda atau gerobak keliling maka di Jerman ada istilah Imbiss. Imbiss semacam tempat menjual makanan kecil yang berada di jalanan, outdoor atau indoor. Anda tidak mungkin menemukan imbiss seperti layaknya restoran yang besar dan nyaman. Meski terkadang ada imbiss yang memiliki tempat duduk untuk menikmati makanan yang baru saja anda beli, namun ini tidak seperti di restoran. Kebanyakan imbiss juga tidak memiliki tempat duduk untuk menikmati makanan yang dibeli. Itu berarti pembeli menikmati makanannya tidak di tempat.

Apakah imbiss bisa disebut restoran cepat saji? Tanya saya pada beberapa teman orang Jerman. Tidak bisa disebut imbiss seperti layaknya gerai fast food seperti yang anda kenal produk dari negeri Paman Sam. Karena makanan yang tersedia di imbiss meski terbilang disajikan secara cepat namun ini bukan makanan junk food. Anda bisa menemukan gerai imbiss makanan asia seperti mie, dönner atau makanan dari Italia seperti pizza. Ada juga gerai imbiss untuk makanan Jerman seperti curry wurst, thürienger dan rost bratwurst. Intinya imbiss menyajikan pelayanan yang cepat kala banyak orang Jerman tak punya waktu untuk memasak atau di sela kesibukan bekerja saat makan siang tiba.

Jika di restoran, anda akan menemukan dekorasi mewah dan suasana yang nyaman maka di imbiss anda mungkin terpaksa makan sambil berjalan atau makan di tepi jalan. Ini menjadi pilihan bagi mereka yang bekerja dan tak punya cukup waktu untuk makan siang. Dengan perbandingan tersebut, tentu harga porsi makanan yang ditawarkan di imbiss jauh lebih murah ketimbang di restoran. Misalnya saya pesan bakmi goreng. Di sini ada bakmi goreng juga dengan rasa kurang lebih sama seperti di Indonesia. Harga di imbiss mulai dari 2,5€ hingga 7€ sedangkan di restoran bisa lebih dari 10€. Perbedaan harga seporsi bakmi goreng di imbiss bisa disebabkan ukuran porsi yang dipilih dan campuran bakmi yang dikehendaki.

Contoh imbiss di Italia, yang menjual hot dog, es krim dan lainnya.

Gerai imbiss ini mungkin juga bisa anda jumpai di wilayah Eropa lainnya. Semisal di Italia, mereka juga punya imbiss tetapi penyebutannya mungkin berbeda. Di italia, imbiss biasa menjual es krim, pizza dan minuman. Sedangkan di Swiss, penyebutan imbiss berasal dari schnellimbiss. Sebagian penduduk Swiss berbahasa Jerman. Schnell diterjemahkan menjadi ‘cepat’ dan imbiss diterjemahkan menjadi ‘snack’ atau ‘kudapan’. Karena terlalu panjang, mereka lebih suka menyebutnya imbiss saja.

Menurut saya harga makanan di imbiss lebih murah dibandingkan di restoran. Pertama, seperti yang saya katakan harga untuk sewa tempat tidak sebesar seperti restoran yang memerlukan tempat yang luas berikut furniture. Ini tentu sudah menghemat biaya yang tidak dikenakan pada porsi makanan. Kedua, sebagian besar imbiss tidak ada pramusaji seperti restoran. Dalam melayani pelanggan mungkin hanya satu atau dua orang dalam satu gerai. Itu pun tugas mereka kadang memasak, meracik makanan, melayani tamu, menerima pembayaran sekaligus merapihkan dan membereskan dagangan mereka. Sementara di restoran tentu butuh lebih dari dua orang untuk melakukan banyak tugas tersebut seperti koki masak, pramusaji, staf kebersihan dan mungkin manajer restoran.

Apakah anda punya pengalaman lain soal makan di gerai seperti imbiss? Silahkan berbagi di kolom komentar!

 

Puas Seharian Makan Bebek Gaya Barat dan Gaya Timur

Masakan bebek gaya barat, Ente Keule. Kiri adalah rotkraut.

Masakan bebek ala gaya timur, pekkingsuppe.
Pesanan suami saya, cukup fish fillet. Cara membuat bisa disontek di sini.

Dua orang dengan selera berbeda.

Saya rindu makan bebek goreng plus sambal dan lalapan dengan nasi hangat. Itu angan-angan saya. Wiken datang! Akhirnya kami memutuskan makan di luar. Antara percaya dan tidak bahwa sepanjang hari kecuali sarapan pagi bahwa saya makan bebek. Bebek atau ente dalam bahasa Jerman dengan gaya western (barat) dan gaya Asia (timur).

Makan siang tiba, kami berhenti di restoran ala buffet. Karena sudah tak terbayang menu western lain, pilihan jatuh pada bebek goreng. Saya pikir mereka punya nasi untuk menyantapnya. Ente Keule nama makanan yang saya pilih. Baiklah, tak ada nasi apalagi sambal. 

Si pramusaji segera menuangkan paha bebek yang besar di atas piring. Lalu dengan cekatan, dia menaruh dua kentang rebus racikan. Saya masih bengong melihatnya. Lalu menyiram kentang dengan saus berwarna kecoklatan. Wah, porsinya besar juga ya! Dan terakhir dia memberi saya sepiring kecil rotkraut

Cara membuat bebek ini sebenarnya mudah karena tak banyak bumbu yang saya rasakan. Setelah potongan bebek tanpa lemak dicuci, lumuri bebek dengan garam dan merica sebentar. Lalu panggang di oven kira-kira 30 menit atau tergantung juga besaran potongan bebek yang dikehendaki. Angkat sebentar. Lalu terakhir goreng tak lama untuk membuat warnanya kecoklatan emas. Simpel ya!

Di atas gaya barat. Puas berjalan-jalan waktu makan malam pun tiba. Makan malam memang tak perlu makan besar porsinya. Karena sudah tak banyak waktu untuk memilih, kami berhenti lagi di restoran cepat saji ala Asian Food. Pilihan jatuh pada Pekkingsuppe

Begini cara memasaknya. Potongan bebek yang sudah direbus, disuwir-suwir halus. Siapkan pula saos tomat, irisan bawang bombay, cabai iris, potongan wortel, jamur dan sedikit jahe dengan potongan memanjang tipis. Panaskan minyak di wajan lalu masukkan bawang bombay, cabai, wortel, jahe dan jamur. Tumis sebentar. Masukkan suwiran bebek, saos tomat, garam, cuka dan gula setelah diberi air sedikit. Masukkan telur yang sudah dikocok dengan garpu. Jangan diaduk terlalu cepat sehingga dapat membuat serpihan telur yang indah! Masak kembali tak lama. 

Malam yang dingin pun terasa hangat dengan makan pekkingsuppe. Oh ya, harga makan bebek ala gaya barat yakni Ente Keule sebesar 9,8€. Sedangkan makan bebek ala gaya timur yakni pekkingsuppe sebesar 1.9€. Keduanya lezat menurut saya.

Bagaimana tertarik memasaknya? Atau apakah anda ingin membeli langsung di Jerman? 

Rösti, Kentang Pengganti Nasi dari Swiss

Tak usah repot, ada juga kemasan yang praktis tanpa mengupas kentang. Anda tinggal panaskan selama 10 menit di wajan panas.

Rösti dengan schnitzel. 

Rösti dengan salmon.

Beberapa resep masakan saya yang dimuat di blog tentang kentang seperti Kartoffelsalat atau Kartoffelbrei dalam bahasa Inggris dikenal Mashed Potato (kentang tumbuk) rupanya banyak digemari. Karena kentang pengganti nasi sebagai makanan pokok, baik kandungan karbohidratnya. Itu sebab mereka yang sedang diet dinilai cukup berhasil mengganti nasi dengan kentang.

Kali ini saya memperkenalkan makanan yang terbuat dari kentang juga namanya Rösti. Pernah satu kali saya makan di Grand Indonesia, Jakarta untuk area western, Rösti cukup populer disajikan sebagai makanan pokok. Makanan ini jadi makanan khas di Swiss, tetangga Jerman juga. Namun di Perancis makanan ini disebut Röstis Bernois. Bisa dimakan kala sarapan atau makan siang. Namun saya lebih memilih untuk makan siang. 

Rösti yang berasal dari kentang jelas mudah ditemukan di Jerman yang juga punya makanan pokok kentang, selain roti. Ada berbagai varian cara memasak kentang, salah satunya rösti ini. Sebenarnya mudah memasak rösti, mudah pula jika malas mengupas kentang maka sudah tersedia rösti dalam kemasan praktis di supermarket.

Kadang malas juga memilih kentang yang baik dan bukan. Ketika dikupas juga belum tentu itu kentang yang baik. Memang benar bahwa kentang tidak bisa ditebak dari tampak luar saja. Baca juga tulisan saya tentang kentang di sini.

Lanjut cara memasak rösti:

Cara pertama ala saya:

  • Rebus empat buah kentang selama 30 menit, tidak terlalu matang sehingga kentang lembek. 
  • Iris kentang-kentang menjadi potongan kecil. Iris bawang bombay dalam irisan halus.
  • Masukkan 3-4 sendok margarin. Ketika mencair, masukkan bawang hingga harum lalu masukkan kentang yang dipotong-potong kecil.
  • Masak hingga kentang kecoklatan sekitar 10 menit. Tak usah dibolak balik, biarkan bagian bawah mengeras. Lalu matikan kompor, anda bisa memotong kecil-kecil.

    Cara kedua yang sebenarnya:

    • Iris kentang panjang secara halus dengan alat bantu. 
    • Masak 4 sendok margarin dalam wajan.
    • Masukkan kentang yang diiris hingga membaur satu sama lain sehingga seperti kue bulat. Biarkan kentang menyatu, tak usah dipisahkan. 
    • Tutup kentang ketika kentang sudah berwarna coklat. Tidak usah dibolak-balik biarkan bawah kentang mengeras. Masak selama 10 menit.

    Baik cara pertama maupun cara kedua, anda bisa tambahkan sayuran jika suka seperti bayam. Atau anda bisa masukkan irisan daging bacon. Silahkan sesuaikan dengan selera anda. Mudah bukan?

    Dönnerteller: Doner Tanpa Roti, Lalu Apa?

    Satu porsi Dönnerteller buat saya begitu besar. Namun makanan menyehatkan ini bisa tanpa kentang goreng. Mau coba?

    Lain Ladang, Lain Belalang. Lain Lubuk, Lain Ikan. Pepatah itu mungkin tepat adanya bilamana saya membandingkan jenis makanan sama namun penyajian dan rasa berbeda. Apa contohnya? Döner Kebab. Makanan asal Turki ini bisa dijumpai dengan mudah baik di Jerman maupun di Indonesia. 

    Dalam ulasan sebelumnya, saya menjelaskan bagaimana penyajian dönner yang berbeda dengan doner kebab yang biasa dijual di Indonesia. Dan saya suka dönner di sini. Karena rasa sausnya yang memikat, irisan daging ayam kalkun yang lezat plus saladnya yang ditambahkan dalam isian. Jadi beda ‘kan dengan yang tersaji di Indonesia. 

    Jika anda datang ke Jerman, anda akan menemukan banyak gerai dönner yang menjual. Maklum generasi dari Turki banyak yang menetap di sini. Merek dagang dönner pun bermacam-macam. Jadi ini bukan semacam gerai franchise yang berbagi resep olahan bumbu dan penyajian yang sama. 

    Sebagai contoh, saya suka dönner di tempat langganan, di kota saya karena bumbu sausnya itu yang enak sekali. Suatu kali saya membeli dönner di beda tempat dan tentu lain kota, menurut saya rasa saus dönnernya tidak selezat di tempat langganan saya. Namun sekali lagi semua gerai dönner punya ciri khas masing-masing. Sama seperti begitu banyaknya gerai makanan yang menjual pizza di sini. Tentang pizza, ceritanya lain kali.

    Ketika saya berhenti di gerai dönner di kota lain di Jerman, saya pun khawatir rasanya tidak selezat seperti yang saya inginkan. Akhirnya saya memutuskan memilih menu berbeda. Namanya Dönnerteller. Penasaran ‘kan?

    Dönnerteller adalah salah satu makanan cepat saji, serupa dengan dönner pada umumnya namun tidak menggunakan roti atau dürum. Dürum itu seperti apa? Silahkan simak di ulasan saya sebelumnya. Dönnerteller katanya nih lebih sehat meski makanan fast food loh. Jika anda suka dönner namun anda ingin menghindari karbohidrat maka anda bisa memilih dönnerteller. Karena anda bisa menghilangkan roti, dürum, kentang atau nasi yang biasanya jadi makanan pendamping. 

    Dönnerteller yang saya pesan seperti dalam gambar, saya menambahkan kentang goreng. Porsi dönnerteller ternyata besar sekali. Benar saja, saya tidak bisa melahap semuanya karena saya sudah terlanjur kenyang. Si pramusaji mengatakan bahwa mereka membuat sendiri sausnya sehingga lezat.

    Isian dönnerteller ada irisan daging ayam kalkun tentunya, ada salad yang menyegarkan yakni irisan bawang bombay, irisan kol putih, kol merah, tomat dan timun. Ini tentu menyehatkan. Ditambah saus yang menurut mereka racikan rahasia, rasanya sedikit asam dan ada campuran bawang. Rasanya? Luar biasa lezat! 

    Saran saya, jika anda terbiasa makan dalam porsi kecil sebaiknya hindari tawaran dengan sajian kentang goreng. Sedapat mungkin minta tambahan saus yang lebih karena ini yang membuat semuanya terasa enak. Ingat pula, jika anda suka pedas, kadang mereka tidak memasukkan itu dalam makanan anda. Anda perlu mengingatkan untuk ditambahkan dalam piring anda. Menurut saya, tidak ada biaya tambahan untuk bubuk cabai atau tambahan saus Tabasco.

    Semoga bermanfaat!

    Mie Pho, Khas Vietnam Ini Pernah Dicoba Presiden Amerika

    Sumber foto: Dokumen pribadi.
    Foto saat mantan Presiden Amerika sedang makan mie Pho. Sumber foto: Dokumen pribadi.

    Konon jika anda mampir ke Ho Chi Minh City, hidangan mie Pho wajib dicoba. Mengapa? Mie pho itu semacam hidangan di Vietnam yang bisa dimakan sebagai sarapan, makan siang hingga makan malam. Wow!

    Mie Pho terdiri atas untaian mie kuning ditambah bumbu khusus lalu punya kuah kaldu dan tambahan daging cincang. Pilihan daging ayam juga tersedia. Jika diaduk kuahnya maka ada sayuran yang ditambahkan bisa tauge, wortel, kentang atau sesuai selera. Ada lagi yang diletakkan terpisah daun ketumbar dan jeruk nipis, jadi bebas sesuai selera bisa ditambahkan dalam mie pho juga. Rasanya mantap bila anda suka mie berkuah seperti mie ramen Jepang, cuma bumbu kaldunya beda.

    Konon sejarah mie Pho berasal dari Vietnam Utara namun sekarang sudah menyebar ke seluruh Vietnam, termasuk Ho Chi Minh City. Jadi jika berkunjung ke Vietnam, jangan heran bila berjamur restoran yang menjajakan mie pho! Bahkan mie ini juga dijual di pedagang kaki lima yang mangkal, tak jauh dari area penginapan saya. Asyik, harganya murah! 

    Tidak hanya di Vietnam, mie Pho sekarang sudah mendunia. Beberapa mall di Jakarta sudah menjual sensasi makanan khas Vietnam ini. Silakan dicoba tanpa perlu ke Vietnam langsung! Di Indonesia ada mie Pho, di Jerman juga ada. Ingat cerita saya di sini. Di München, saya menemukan orang Vietnam yang tinggal menetap dan buka usaha kuliner. 

    Mie Pho versi berbeda. Sumber foto: Dokumen pribadi.
    Mie Pho versi Mie Pho 2000 yang pernah dikunjungi Presiden Amerika. Sumber foto: Dokumen pribadi.

    Namun jika anda penasaran, ingin tahu mie Pho yang enak dan populer, datang langsung ke Kota Saigon atau HCMC ini. Ada 1 restoran mie yang kabarnya pernah dikunjungi salah satu Presiden USA. Wah! Gegara saya dapat informasi dari warga lokal, ada restoran mie Pho favorit yakni Mie Pho 2000. Tempatnya sangat strategis jalan, pojok dan dekat dengan Ben Tanh Market. Habis nge-mie, bisa langsung belanja oleh-oleh. Seru! Infonya bisa dilihat di sini.

    Sebagai bukti bahwa mie Pho 2000 pernah dikunjungi Presiden Bill Clinton, si empunya restoran memajang fotonya di dinding restoran. Keren! Harganya juga layak dengan rasanya yang sedikit berbeda dibandingkan mie Pho lainnya. 

    Does Food Influence Mood?

    The wisdom words say true, you are what you eat. I’ve tried out ate more salad vegetables and meat in restaurant. I thought healthy foods can bring you good mood as well. It’s true. But now I am thinking how about poor people? They might eat less or not thinking how much nutrion inside their food due to no much money they have. Aren’t they still on good mood?

    Then my mind flies to monks or people who make less food due to some tradition reasons. Do they keep on good mood when they are picky food? 

    Well, does your food influences your mood? Recently study finds the role food plays in boosting mood. 

    My opinion said it depends on how you respect your food. This means you have value to eat and consider about life. And also making the comfortable and not feel worse then, please consider to select what you eat. 

    In reality we thought we pay more money to get food what we want. Instead of prestige or social status, this is not in line to your mood or nutrion. To have good mood, respect your food! It is a preciously advice. Food can be more than energy, such as positive powerful when you have time to choose that. Again food is not related with how much money you must spent then it can influence your mood.

    When you have respect and value to food, your mood will fit to be good on you. 

    Just two cents from me😎

    In Bahasa Indonesia

    Kalimat bijak mengatakan benar, Anda adalah apa yang Anda makan. Saya sudah mencoba makan lebih banyak salad sayuran dan daging di restoran. Saya pikir makanan sehat juga dapat memberi Anda suasana hati yang baik. Itu benar. Tapi sekarang saya berpikir bagaimana dengan orang miskin? Mereka mungkin makan lebih sedikit atau tidak memikirkan berapa banyak nutrisi di dalam makanan mereka karena tidak banyak uang yang mereka miliki. Bukankah mereka masih dalam mood yang baik?

    Lalu, pikiran saya melayang membayangkan biarawan atau orang yang kurang makan karena beberapa alasan tradisi. Apakah mereka juga tetap menjaga suasana hati saat mereka memilih makanan?

    Nah, apakah makanan Anda mempengaruhi mood Anda? Studi baru-baru ini menemukan peran makanan dalam meningkatkan mood.

    Pendapat saya mengatakan itu tergantung pada bagaimana Anda menghargai makanan Anda. Ini berarti Anda memiliki nilai untuk makan dan mempertimbangkan kehidupan. Dan juga untuk membuat nyaman dan tidak merasa lebih buruk setelah makan, mohon pertimbangkan untuk memilih apa yang anda makan.

    Pada kenyataannya kita berpikir kita membayar lebih banyak uang untuk mendapatkan makanan apa yang diinginkan. Daripada prestise atau status sosial, ini tidak sesuai dengan mood atau gizi Anda. Memiliki mood yang baik, hargai makananmu! Ini adalah nasihat yang sangat berharga. Makanan bisa lebih dari sekadar energi, seperti perasaan positif  yang kuat bila Anda punya waktu untuk memilih itu. Sekali lagi makanan tidak berhubungan dengan berapa banyak uang yang harus Anda keluarkan maka itu bisa mempengaruhi mood Anda.

    Bila Anda memiliki rasa hormat dan menghargai makanan, suasana hati Anda akan sesuai untuk menjadi baik pada Anda.